Tag: dekorasi interior

  • 12 Warna Cat Rumah Minimalis untuk Kesan Lebih Luas hingga Elegan


    Jakarta

    Pemilihan palet warna cat adalah salah satu hal penting untuk menciptakan kesan dan nuansa pada setiap ruangan rumah. Selain untuk dinding ruangan, pemilihan warna ini juga bisa untuk interior maupun eksterior.

    Selain memperindah tampilan rumah, pemilihan warna cat yang sesuai juga bisa meningkatkan kenyamanan bagi penghuninya. Simak berbagai ide warna cat rumah minimalis terbaru di bawah ini.

    Rekomendasi Warna Cat Rumah Minimalis

    Konsep rumah minimalis umumnya mengutamakan ruang terbuka, garis-garis yang bersih, dan palet warna netral. Hal-hal tersebut akan membantu menciptakan rasa tenang, rapih, dan teratur di rumah.


    Berikut adalah beberapa pilihan warna cat rumah minimalis:

    1. Beige

    Bohemian living room interior 3d render with  beige colored furniture and wooden elementsRuang tamu dengan furniture warna beige berpadu elemen kayu. Foto: Getty Images/CreativaStudio

    Mengutip laman Filo Painting, beige jadi salah satu warna netral yang bisa menciptakan rasa nyaman dan sederhana. Warna ini cenderung cocok dipakai pada rumah minimalis di ruangan mana pun.

    2. Hijau Hutan (Forest Green)

    Warna tanah yang pekat ini menambahkan sentuhan alam ke rumah, menghadirkan rasa ketenangan dan keseimbangan.

    3. Abu-abu Lembut (Soft Gray)

    Ilustrasi ruangan dengan warna cat dinding soft gray.Ilustrasi ruangan dengan warna cat dinding soft gray. Foto: Getty Images/hellonage

    Warna abu-abu lembut menciptakan kanvas netral untuk elemen lain di ruangan. Warna ini bisa dipilih, jika kamu menginginkan sesuatu yang sedikit lebih hangat daripada warna putih.

    Abu-abu lembut menciptakan kesan yang bersih dan netral dan jadi warna ideal untuk latar belakang dekorasi interior yang lebih berani. Palet abu-abu ini juga menciptakan aksen monokromatik.

    4. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Warna cerah seperti biru muda akan menambahkan kesan terbuka dan tenang pada rumah.

    5. Blush Pink

    Jika ingin menambah sentuhan feminitas, blush pink bisa jadi pilihannya. Warna ini juga akan membantu memberi kehangatan pada ruangan.

    6. Lilac

    Warna lilac membantu menciptakan kesan rasa tenang pada ruangan. Selain itu, warna ini juga cocok dijadikan cat dinding untuk kamar.

    7. Biru Dongker

    Jika ingin memberikan kesan gelap dan pekat untuk rumah minimalis, detikers bisa menambahkan warna biru dongker. Warna ini bisa memberi kesan dramatis, tapi tanpa mendominasi ruangan.

    8. Hitam Klasik

    Mengutip laman Selain mampu menampilkan gaya minimalis, hitam klasik adalah warna cat yang membuat kesan ruangan yang elegan. Warna ini cocok jika dipadukan dengan warna cat putih bersih untuk tampilan dramatis namun ramping.

    9. Warna Putih

    Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih.Ilustrasi ruang kamar rumah minimalis dengan nuansa cat putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/runna10

    Warna putih adalah warna klasik yang akan mendukung nuansa minimalis, sekaligus membuat elemen ruangan nampak indah. Untuk membuat ruangan tampak terlihat puas, pakailah warna putih. Selain itu, cat warna putih juga cocok dipadukan dengan banyak warna lainnya.

    10. Cokelat Muda

    Untuk menambahkan sentuhan alami pada desain rumah minimalis, pilihlah warna cokelat muda. Warna netral ini menciptakan kesan kehangatan dan kedalaman, sehingga membuat suasana yang nyaman dan ramah.

    11. Hijau Sage

    Untuk menciptakan suasana yang tenang dan harmonis, pilihlah warna hijau sage. Warna ini akan cocok dipadukan dengan warna netral lainnya.

    Selain warna hijau sage dan hijau hutan, hijau muda juga membantu menciptakan kesan segar dan alami pada ruangan. Warna ini cocok digunakan di ruang kerja atau ruang belajar.

    12. Taupe

    Taupe merupakan warna netral yang hangat dan menarik, untuk menambah kesan nyaman pada interior minimalis. Warna ini cocok untuk kamar tidur, ruang keluarga, atau ruangan yang ingin kamu ciptakan nuansa nyaman dan rileks.

    Tips Memilih Cat Rumah Minimalis

    Berikut adalah faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sat rumah minimalis dilansir dari laman Pexio:

    • Perhatikan ukuran ruangan, pilihlah warna terang untuk menciptakan kesan ruangan terlihat lebih luas.
    • Perhatikan dekorasi dan furniture. Kamu bisa sesuaikan warna cat yang sesuai dengan dekorasi dan furniture.
    • Hindari penggunaan warna aksen yang berlebihan, agar tidak terlihat ramai. Pasalnya, hal ini bisa mengganggu estetika minimalis. Pilihlah 1-2 aksen yang bisa memberikan kesan virtual menarik.
    • Sesuaikan dengan pencahayaan, pakailah warna-warna cerah untuk ruangan dengan akses cahaya alami yang minim. Sementara, pilihlah warna-warna gelap untuk ruangan yang terkena terlalu banyak sinar matahari.

    Untuk dekorasi minimalis, pilihan pasangan cat yang dipilih bisa warna putih bersih dan segar, warna netral yang hangat. Abu-abu lembut dalam jumlah banyak juga akan memberikan gaya minimalis klasik.

    Itu tadi rekomendasi warna cat rumah minimalis, yang mengutamakan warna-warna lembut dan kalem. Warna-warna yang kamu pilih juga bisa dipadukan atau disesuaikan dengan selera kamu lho detikers.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Ruang Tamu Kecil? Jangan Lakukan 5 Hal Ini!



    Jakarta

    Ruang tamu berukuran kecil tidak harus mengabaikan gaya dekorasinya. Dengan kreativitas, tata dekoratif yang cerdas, dan pemilihan furniture ruang tamu yang tepat, ruang tamu kecil juga bisa terlihat cantik.

    Kamu dapat mengaplikasikan gaya interior yang sesuai dengan pilihan kamu, dari pola yang unik dan dinding aksen yang menarik perhatian.

    Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (18/11/2024), berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mendekorasi ruang tamu kecil agar mendapatkan hasil yang maksimal.


    Jangan Mengabaikan Ruang Vertikal

    Bila tidak banyak ruang, mungkin akan terlihat mustahil untuk mendekorasi dan melengkapi rumah. Namun, kamu bisa menata dekorasi secara vertikal, seperti memasang gorden tepat di bawah langit-langit yang akan membuat ruangan terasa lebih besar.

    “Konsol dan rak yang dipasang di dinding membuat lantai terlihat dan membantu memperluas ruang. Saya juga merekomendasikan penggunaan cermin untuk membuat ruangan terasa lebih besar dan berfokus pada vertikalitas,” kata Gideon Mendelson, dari Mendelson Group.

    Jangan Mengandalkan Satu Sumber Pencahayaan

    Pencahayaan di atas kepala tidak selalu menjadi yang paling ideal. Gunakan lampu ramping dan lampu yang dipasang di dinding untuk mencerahkan ruangan dan membuatnya terasa lebih besar.

    “Pencahayaan berlapis adalah kuncinya, gunakan kombinasi lampu langit-langit, lampu lantai, dan lampu meja untuk mencerahkan ruangan,” kata Amanda Leigh, dari House of Rolison.

    Disarankan juga untuk memasang cermin untuk memantulkan cahaya alami, sehingga ruangan akan terasa lebih luas.

    Jangan Membeli Furniture Besar dan Hanya Satu Fungsi

    Tidak semua furniture memiliki banyak fungsi, penting untuk memilih beberapa furniture yang menyediakan ruang penyimpanan ekstra. Sesuaikan ukuran furniture dengan ukuran ruangan agar tidak terasa sempit.

    Jangan Takut dengan Warna atau Pola Tertentu

    Mungkin kamu pernah mendengar untuk menjauhi warna cat gelap saat di ruangan kecil. Hal itu memang pilihan yang aman, namun tidak mustahil untuk dicoba dengan pengaplikasian yang tepat.

    “Baik warna cat gelap maupun terang dapat bekerja dengan baik jika kamu menyeimbangkannya dengan dekorasi yang tepat,” ujar Mendelson.

    Pilih dekorasi yang melengkapi estetika, seperti memilih warna cat yang lebih gelap untuk dinding, karpet bermotif, atau mendekorasi dengan furniture berwarna cerah.

    Jangan Mendorong Furniture ke Dinding

    Mendorong furniture sedekat mungkin dengan dinding untuk membuka lebih banyak ruang di tengah ruangan, disarankan untuk tidak melakukannya.

    “Letakkan furniture sedikit menjauh dari dinding untuk menciptakan tampilan yang lebih terbuka. Biarkan jalur tetap kosong agar aliran udara lebih lancar,” kata Leigh.

    Meskipun mendorong sofa terlalu dekat ke dinding dapat membuat ruangan tampak sempit, mendorongnya terlalu jauh dapat membuatnya terasa terpisah. Disarankan untuk memposisikan furniture sedikit menjauh dari sudut dan tepi ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memilih dan Meletakkan Lampu Kamar untuk Suasana yang Nyaman


    Jakarta

    Pencahayaan merupakan salah satu elemen yang menciptakan kenyamanan dan keindahan dalam sebuah kamar. Tak hanya berfungsi sebagai sumber cahaya, lampu juga bisa memberikan suasana yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter penghuninya.

    Sehingga, pemilihan lampu yang tepat penting untuk diketahui. Simak cara memilih dan meletakkan lampu kamar berikut ini.

    Cara Memilih dan Meletakkan Lampu Kamar

    Saat mendekorasi kamar, lampu menjadi salah satu bagian yang bisa dirancang untuk mempercantik tampilan kamar. Ada beberapa lampu yang biasa digunakan dalam kamar yaitu yang diletakkan di atas, untuk membaca, dan berhias (make up).


    Lampu Atas

    Lampu atas berfungsi sebagai sumber penerangan utama yang menerangi seluruh ruangan. Berikut cara memilih lampu atas untuk kamar tidur:

    1. Pemilihan Lampu

    Desainer Anna Franklin dalam laman The Spruce menjelaskan, pada ruangan yang besar sebaiknya menggunakan lampu berukuran sama misal lampu gantung anyaman rotan. Jika ruang berukuran kecil dengan langit-langit rendah, bisa dipilih lampu yang lebih kecil dan tidak menempel di atas ruangan. Terkait model, situs Family Handyman menyarankan pemilihan lampu berdesain rata untuk ketinggian kamar 2 meter atau kurang (flush mount light).

    2. Posisi Lampu

    Posisikan lampu di tengah ruangan untuk pencahayaan yang seimbang. Pastikan ada jarak yang cukup antara langit-langit dan dinding. Mengutip laman Rejuvenation, untuk ruangan dengan langit-langit yang tinggi bisa menggunakan lampu gantung untuk menambah daya tarik visual serta mengisi ruangan.

    Lampu Baca

    Lampu baca memberi pencahayaan yang terfokus untuk membaca atau bekerja di tempat tidur. Cara memilih dan meletakkan lampu baca adalah sebagai berikut.

    1. Pemilihan Lampu

    Untuk ruangan tidur yang kecil, gunakan lampu dinding atau lampu gantung di samping tempat tidur yang bisa dicolokkan ke stopkontak. Sementara, untuk ruangan yang lebih besar bisa menggunakan lampu meja. Pastikan lampu bisa disesuaikan dan memberi pencahayaan yang memadai.

    Pilih lampu baca yang sesuai dengan gaya kamar tidur. Kamu bisa memilih desain yang modern atau tampilan yang lebih tradisional. Pastikan lampu bisa meningkatkan suasana d dalam ruangan

    2. Posisi Lampu

    Letakkan lampu baca di ketinggian yang nyaman untuk membaca di tempat tidur. Lampu dinding harus dipasang sekitar 76 cm-92 cm di atas kasur, sementara lampu meja diletakkan setinggi mata saat duduk di tempat tidur.

    Lampu Hias

    Lampu hias dapat mempercantik ruangan kamar tidur. Pilih lampu yang sesuai dengan skala kamar tidur.

    1. Pemilihan Lampu

    Ketika memilih lampu, baik lampu meja atau lampu lantai, pilih desain yang cocok dengan kamar tidur. Pastikan lampu tersebut selaras dengan estetika kamar secara keseluruhan.

    2. Posisi Lampu

    Tempatkan lampu hias secara strategis untuk menciptakan titik fokus dan meningkatkan suasana ruangan. Gunakan lampu meja di meja rias atau meja tulis dan lampu lantai di sudut kamar. Jika berminat, kamu juga bisa menggunakan lampu tempel untuk yang menyorot sebuah karya seni untuk menarik perhatian ke area tertentu

    Itulah cara memilih dan meletakkan lampu tidur agar kamar nyaman. Selamat mencoba detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Manfaat Memiliki Tanaman Bambu Hoki di Rumah yang Jarang Disadari



    Jakarta

    Tanaman bambu hoki tak hanya sekedar cantik, tapi juga membawa berbagai manfaat yang jarang disadari banyak orang. Mulai dari menciptakan lingkungan yang sehat hingga memberikan nuansa alami.

    Adanya tanaman bambu hoki di rumah bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman. Jika diletakkan rumah, tanaman ini bisa ditanam di taman atau di dalam pot. Berikut penjelasan mengenai manfaat memiliki tanaman bambu di rumah.

    7 Manfaat Memiliki Tanaman Bambu Hoki di Rumah

    Mengutip Magic Bricks hingga Ambient, terdapat beberapa manfaat memiliki tanaman bambu hoki di rumah. Berikut di antaranya


    1. Meningkatkan Nilai Estetika Rumah

    Bambu bisa tumbuh dengan baik di dalam maupun luar ruangan. Jika menanam bambu hoki di air, kamu bisa membentuk batangnya yang lunak dengan berbagai cara untuk membuat tampilan yang lebih estetis.

    2. Mudah Dirawat

    Tanaman bambu hoki bisa bertahan hidup di berbagai kondisi, termasuk di cahaya yang redup dan kekurangan air. Sehingga, tanaman ini tidak memerlukan banyak perawatan.

    Namun, dengan sinar matahari yang cukup, air yang cukup, dan nutrisi atau kompos rumah yang cukup, tanaman bambu bisa tumbuh subur selama bertahun-tahun. Kalaupun lupa menambahkan air, tanaman kuat ini tidak akan layu selama beberapa minggu bahkan berbulan-bulan.

    3. Menciptakan Lingkungan yang Sehat

    Manfaat tanaman bambu di rumah lainnya adalah kemampuannya dalam memurnikan udara. Sama dengan tanaman dalam ruangan lainnya, tanaman bambu hoki dipercaya bisa membantu membersihkan udara di rumah. Sehingga, tanaman ini bisa menciptakan lingkungan yang sehat.

    4. Teh Bambu Bisa Membantu Melancarkan Pencernaan

    Tanaman bambu juga dapat memberi manfaat untuk kesehatan. Daun bambu segar bisa dihancurkan dan direbus untuk dijadikan teh. Minuman ini kaya akan silika yang membantu melancarkan pencernaan dan menguangi kembung. Selain itu, teh ini juga dapat membantu mengatur kadar kolesterol dan membersihkan aliran darah.

    5. Memberikan Energi Positif

    Bambu yang sehat terlihat rimbun dan hijau. Sehingga, dengan melihatnya, tanaman ini bisa memberikan energi yang positif.

    6. Menciptakan Nuansa Alami pada Ruangan

    Jika kamu mempunyai lantai bambu di rumah, tanaman bambu hoki bisa menjadi tambahan yang cantik untuk dekorasi interior bergaya interior. Diletakkan sebagai hiasan utama atau di atas rak buku, tanaman ini menambah pesona alami pada ruangan.

    7. Mengurangi Tingkat Stres

    Ketika memelihara suatu, hewan atau tanaman, seseorang akan melakukan aktivitas meditatif yang menghilangkan stres. Sehingga, memiliki tanaman bambu hoki bisa memberikan efek baik ini.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Sunnah Nabi yang Jadi Inspirasi Desain Interior



    Jakarta

    Sadarkah kamu dekorasi interior ala Arab identik dengan permadani dan bantal di lantai alias lesehan? Ternyata itu bukan sekadar tradisi Arab saja, tetapi juga anjuran bagi muslim untuk duduk, tidur, dan makan di lantai.

    Nabi Muhammad SAW biasa melakukan kegiatan tersebut, sehingga merupakan sebuah sunnah. Perbuatan dan gaya hidup Nabi SAW menjadi panduan dan anjuran bagi umat Islam untuk mengikuti kebiasaannya.

    Dilansir dari laman Home Synchronize, tak jarang keluarga muslim memilih untuk duduk di lantai beralaskan karpet dan dilengkapi bantal. Hal tersebut terinspirasi dari kebiasaan Nabi SAW yang selalu makan dengan lesehan di lantai.


    Diketahui Nabi SAW sering duduk, makan, dan tidur lesehan di lantai. Akan tetapi, bukan berarti seorang muslim dilarang punya kursi di rumah.

    Hadits riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu mengatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Lalu, Nabi SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini juga sesuai dengan posisi duduk Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadist.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Kebiasaan lesehan juga terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.

    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan kasur. Sebab, Nabi SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam. Matras Nabi SAW berupa kulit yang diisi dengan sabut ataupun alas wol kasar yang dilipat dua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Patung hingga Lukisan, Ini Aturan Pajang Karya Seni di Rumah Menurut Islam



    Jakarta

    Karya seni sering digunakan sebagai dekorasi interior rumah. Karya itu bisa berupa patung, lukisan, hingga foto.

    Hiasan tersebut bermaksud menambah estetika pada rumah. Namun, tak jarang benda-benda itu menggambarkan makhluk hidup, seperti manusia dan hewan.

    Lantas, bagaimana pandangan Islam terkait dekorasi rumah itu? Berikut ini penjelasannya.


    Hukum Memajang Karya Seni di Rumah

    Inilah sejumlah karya seni yang biasa di pajang di rumah beserta ketentuan hukumnya dalam Islam.

    1. Patung

    Patung suka disimpan di sudut-sudut rumah sebagai dekorasi. Nah, sebenarnya keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam tidak dianjurkan.

    Meski hanya pajangan sekali pun, patung dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    2. Lukisan

    Lukisan juga termasuk karya seni yang dilarang dalam Islam kalau menggambarkan manusia dan hewan yang terlalu detail. Sebab, karya tersebut menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    3. Foto

    Daripada memajang patung atau lukisan, kamu bisa menghias interior rumah dengan karya seni.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang yang Sebaiknya Jangan Dibeli untuk Rumah Pertama


    Jakarta

    Saat memiliki rumah pertama, tentunya ingin segera membeli perabotan agar kehidupan sehari-hari bisa lebih nyaman. Namun, ada barang-barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Salah satunya adalah furniture yang tidak disukai. Sebaiknya pemilik rumah tidak membeli furniture yang tidak disukai karena bisa saja di kemudian hari mereka membeli furniture dengan fungsi yang sama namun lebih disukai. Hal ini bisa berujung membuang uang yang bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

    Selain itu masih ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli untuk rumah pertama. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Tempat Tidur King Size

    Menurut desainer profesional Amber Kamat, berinvestasi pada tempat tidur ukuran king dirasa kurang tepat saat menempati rumah pertama. Alih-alih membeli tempat tidur ukuran king, pemilik rumah bisa membeli tempat tidur ukuran queen yang jauh lebih terjangkau namun tetap nyaman.

    Jika Anda tinggal di rumah pertama dan bukan rumah selamanya, mungkin bukan saat yang tepat untuk berinvestasi pada tempat tidur ukuran king.

    “Jika menyangkut perabotan rumah pertama, fleksibilitas adalah kuncinya-dan itu terutama berlaku untuk barang-barang mahal seperti tempat tidur. Memilih tempat tidur ukuran queen daripada ukuran king adalah langkah cerdas jika Anda tidak yakin dengan ruang di masa mendatang,” kata Kamat, dikutip dari Southern Living, Kamis (8/5/2025).

    Set Perabotan yang Sama

    Membeli satu set perabotan yang serasi terkadang menjadi pilihan karena lebih mudah dilakukan. Namun, di kemudian hari bisa saja pemilik rumah bosan dengan tampilan hunian yang serasi.

    Alih-alih membeli satu set perabotan senada, sebaiknya kumpulkan barang-barang uang menarik dan istimewa bagi pemilik rumah. Walaupun tidak semuanya cocok, namun akan terasa lebih personal dan tidak bisa ditemukan di rumah mana pun.

    Dekorasi Pasaran

    Dekorasi seperti vas, karya seni, maupun rak kerap ditemukan di rumah. Dekorasi seperti ini sebaiknya dipilih sesuai kepribadian pemilik rumah agar lebih personal dan unik.

    Kamat juga menyarankan untuk tidak terburu-buru untuk mendekorasi rumah. Isi rumah sedikit demi sedikit dan berikan sentuhan personal di setiap bagiannya.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Dekorasi Agar Ruangan Kecil Terasa Lega


    Jakarta

    Ruangan kecil di dalam rumah bisa dibuat terasa lebih lega. Penghuni rumah bisa melakukannya tanpa harus merombak bangunan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat ruangan kecil terasa lega. Salah satu caranya adalah dengan pencahayaan.

    Cahaya merupakan kunci untuk membantu ruangan terasa dan tampak lebih besar. Pemilik rumah bisa pertimbangkan untuk menggunakan lampu di plafon dengan lampu dinding atau lampu meja.


    Jika di ruangan tersebut ada jendela, jangan pakai gorden yang tebal. Cukup pakai yang tipis agar memungkinkan banyak cahaya yang masuk.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih besar. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Pertimbangkan Permukaan yang Memantulkan Cahaya

    Agar ruangan kecil terasa luas bisa dengan memainkan peran cahaya. Kalau hanya ada jendela kecil di ruangan tersebut, penghuni rumah bisa mempertimbangkan permukaan yang memantulkan cahaya untuk menerangi ruangan, misalnya cermin.

    Posisi cermin bisa digantung di dinding, ditaruh di lantai, dan posisikan menghadap jendela atau lampu agar efeknya lebih maksimal. Selain itu, bisa juga dengan mengecat dinding dan langit-langit ruangan dengan warna putih untuk membantu memantulkan cahaya.

    Simpan Barang-barang

    Penghuni rumah bisa menyimpan barang-barang agar tidak terlihat berantakan, misalnya ditaruh di kursi yang memiliki ruang penyimpanan atau di laci meja.

    Pakai Perabotan yang Bisa Disimpan

    Hal ini tentunya bisa menghemat ruang karena perabotan yang ada bisa disimpan untuk menghemat ruang. Misalnya pada sebuah ruangan, tempat tidur yang ada bisa dinaik-turunkan dari dinding. Jadi ketika ada tamu, pemilik rumah bisa langsung menurunkan kasur yang disandarkan ke dinding.

    Bisa juga dengan menggunakan sofabed. Sofa bisa digunakan untuk duduk-duduk santai tapi bisa juga digunakan sebagai kasur apabila dibutuhkan.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan kecil terasa lega. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com