Tag: denah lantai

  • Rumah 2 Lantai, Lokasi Kamar Utamanya Bagus Dimana Ya? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Saat ini banyak rumah yang terdiri ditinggikan karena lahan terbatas. Biasanya hunian di perumahan bisa menaikkan rumahnya 2-3 lantai. Susunan kamar dan ruangan lain bisa berbeda-beda. Untuk kamar tidur misalnya ada yang berada di lantai pertama, ada pula yang berada di lantai dua. Namun, kamu perlu mempertimbangkan dengan cermat posisi kamar utama.

    Kamar utama adalah kamar orangtua atau kamar paling lengkap dan besar. Kamar ini harus ditempatkan di tempat paling nyaman. Selain itu, apabila rumah tersebut hendak dijual lagi, lokasi kamar utama adalah pertimbangan utama calon pemilik rumah.

    Jika ada 2 lantai di rumah, bagian mana yang lebih baik? Kamar di lantai bawah atau atas? Melansir dari newhomescc.com, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.


    Kamar Utama di Lantai Bawah

    Kelebihan

    1. Kemudahan Akses

    Keuntungan paling utama untuk kamar yang berada di lantai bawah adalah kemudahan aksesnya. Kamu tidak perlu naik ke tangga. Kamar tidur utama di lantai pertama mempermudah orang tua atau manula yang sulit naik dan turun tangga. Jika kamu berencana untuk menempati rumah tersebut dalam jangka waktu lama, lebih baik untuk menempatkan kamar utama di lantai bawah. Semakin bertambah umur, kita cenderung akan mudah lelah jika harus menaiki tangga, jadi kamar di lantai pertama akan lebih baik.

    2. Nilai Properti Bisa Meningkat

    Seperti yang sudah dikatakan di awal, kamar utama di lantai bawah bisa meningkatkan nilai jual rumah. Hal ini dikarenakan kamar di lanta bawah menarik bagi banyak pembeli, terutama mereka yang mementingkan kenyamanan di rumahnya.

    3. Menghemat Energi

    Dengan posisi kamar di dekat pintu utama, kamu tidak perlu waktu lama untuk sampai ke kamar apalagi naik dan turun tangga. Selain itu, jika dalam keadaan terburu-buru kamu bisa lebih hemat energi. Menempatkan kamar utama di lantai pertama bisa mengurangi kebutuhan akan pendingin udara terutama bagi kamu yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum mempunyai anak. Hal ini karena hanya satu lantai yang ditempati, sehingga bisa mengurangi tagihan listrik secara keseluruhan.

    Kekurangan

    1. Lebih Berisik

    Penghuni kamar tidur utama di lantai bawah akan lebih mudah terganggu karena di lantai bawah biasanya terdapat ruang tamu dan ruang keluarga.

    2. Luas Kamar Terbatas

    Jika kamu membeli rumah siap dihuni, luas kamar utama di bawah tidak akan mengalami banyak perubahan karena bergantung pada denah lantai dan ukuran lahan rumah. Jika lahan rumahnya sempit, lokasi kamar utama di lantai satu bisa membuat area halaman luar atau carport lebih sempit.

    Kamar Utama di Lantai Dua (Atas)

    Kelebihan

    1. Kenyamanan dan Privasi

    Keuntungan utama untuk penghuni kamar utama di lantai dua atau lantai atas adalah privasi. Menempatkan kamar tidur utama di lantai dua bisa memberikan privasi yang lebih baik karena jauh dari kebisingan ruang tamu atau dapur di lantai pertama. Kamu bisa juga menempatkannya di ujung untuk suasana yang lebih hening dan nyaman.

    2. Pemandangan yang Bagus

    Lokasinya yang berada di tempat yang tinggi menawarkan pemandangan yang lebih bagus, terutama jika rumah kamu memiliki pemandangan yang menarik. Seperti taman, atau pemandangan alam yang bagus.

    3. Fleksibilitas Ruang

    Biasanya kamar utama di lantai 2 dibuat atas keinginan pemilik rumah bukan desain awal dari kontraktor.

    Kekurangan

    1. Harus Naik-Turun Tangga

    Kamar utama di lantai dua satu-satunya akses hanya melalui tangga. Ini dapat menjadi masalah bagi yang memiliki masalah pada kaki atau lansia.

    2. Biaya dan Modifikasi

    Menambahkan kamar tidur utama di lantai dua memerlukan biaya. Gangguan selama proses konstruksi juga perlu dipertimbangkan karena bisa berpengaruh hingga ke lantai bawah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bangun Rumah Bentuk A-Frame? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Rumah berbentuk A-Frame atau rangka huruf A memiliki gaya yang ikonik. Gayanya yang keren dan unik didefinisikan oleh bagian depannya yang berbentuk seperti huruf kapital A dengan atap bersudut tajam yang dimulai di dekat garis pondasi dan bertemu di bagian atas.

    Gaya rumah ini menjadi populer, terutama untuk rumah liburan seiring dengan kemampuannya untuk mencerminkan alam. Maka dari itu, rumah dengan bentuk seperti ini sangat cocok untuk kawasan pegunungan dan pantai.

    Sebelum memutuskan untuk membangun rumah berbentuk A-Frame, melansir Modern Cabin Living, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan membuat rumah dengan bentuk A-Frame.


    Keuntungan Rumah A-Frame

    Dirancang Hemat Uang dan Energi

    Kemiringan atap rumah berbentuk A-Frame memberi banyak area untuk digunakan jika ingin memasang panel surya. Hal ini membuat rumah tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.

    Selama musim panas, rumah ini cenderung lebih mudah didinginkan karena sebagian besar ruang tinggal berada di lantai bawah dan tidak ada dinding vertikal yang menghalangi aliran udara.

    Bentuk yang Kuat

    Bentuk segitiga rumah A-Frame membuatnya lebih kuat daripada desain lain yang dapat membantunya bertahan terhadap iklim yang keras seperti, hujan, angin, dan salju.

    Namun, karena gaya rangka A segitiga pada rumah ini merupakan ciri khas yang berarti rumah tersebut tidak fleksibel dalam hal desain dan tampilan.

    Memiliki Denah Lantai Terbuka

    Denah lantai terbuka merupakan salah satu permintaan terbesar yang dicari dan rumah A-Frame menyediakan hal itu, Ruang-ruang ini memiliki dinding vertikal yang terbatas, sehingga ada sedikit ruang yang memotong garis luar di seluruh rumah.

    Denah ini memenuhi beberapa permintaan lain, seperti langit-langit yang tinggi, jendela besar yang indah, dan desain yang tidak rumit.

    Cocok untuk Rumah Liburan

    Rumah berbentuk A-Frame sangat populer karena memungkinkan kamu menikmati pemandangan tanpa gangguan. Pada saat yang sama, kurangnya tempat penyimpanan dan lebih sedikit kamar sehingga tidak cocok untuk menjadi rumah utama.

    Rumah ini bisa menjadi pilihan untuk menjadi rumah liburan yang menyenangkan sehingga dapat dikunjungi setiap tahunnya.

    Kekurangan Rumah A-Frame

    Atap yang Mahal

    Bila atap rangka A rusak, biaya penggantinya bisa mahal. Pada saat yang sama, bila tidak diisolasi dengan baik maka atap tersebut dapat menyedot energi dan membuat rumah tidak memiliki kontrol suhu yang tepat.

    Tidak Ada Ruang Penyimpanan Konvensional

    Ruang penyimpanan merupakan masalah besar bagi banyak keluarga, dan tampaknya hal ini sangat diperlukan. Jika ruang penyimpanan merupakan masalah besar, rumah A-Frame bukan menjadi pilihan.

    Hal ini karena A-Frame memiliki banyak dinding vertikal dan membatasi ruang untuk membangun lemari, yang berarti kamu harus kreatif dalam menambahkan area penyimpanan ke rumah A-Frame kamu.

    Tidak Cocok untuk Keluarga Besar

    Dinding vertikal yang terbatas, ruang penyimpanan yang terbatas, dan jumlah kamar yang terbatas menjadi hal yang kurang nyaman untuk keluarga besar. Rumah A-Frame menjadi rumah utama yang bagus untuk individu atau pasangan yang masih sendiri.

    Meskipun rumah A-Frame telah melonjak popularitasnya, gaya dan desain yang tak lekang oleh waktu tidak akan pernah ketinggalan zaman.

    Itulah kelebihan dan kekurangan rumah bentuk rangka huruf A atau A-Frame.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com