Tag: desain

  • 14 Kriteria Rumah yang Baik Menurut Islam


    Jakarta

    Rumah merupakan tempat untuk bernaung, beristirahat hingga berkumpul bersama keluarga. Tentu penghuni rumah ingin memiliki rumah yang nyaman dan juga enak dipandang.

    Bagi setiap muslim rumah idaman yaitu yang mampu membawa penghuninya lebih dekat dengan Allah SWT. Jadi, alangkah baiknya jika seorag muslim membangun rumah sesuai dengan kriteria yang baik menurut Islam.

    Ada beberapa anjuran untuk memiliki rumah yang baik menurut Islam. Mulai dari menjaga kebersihan, tidak berlebih-lebihan hingga menghindari pemajangan patung. Berikut penjelasannya:


    1. Bersih

    Kebersihan berpengaruh pada kesehatan para penghuni rumah. Rumah dan juga kesehatan menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat.

    Mengutip buku Setan Selalu Bersemayam di Setiap Sudut Rumahku Berdasarkan Al-Quran dan As Sunnah oleh Indah Permatasari, S.Pd, ketika ingin membangun rumah yang sehat, perlu dipikirkan bentuk dan desain rumah yang memenuhi standar kesehatan. Sehingga, penghuni rumah bisa terhindar dari berbagai penyakit.

    Allah SWT pun menyukai tempat-tempat yang bersih. Rasulullah SAW bersabda:

    “Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi).

    Selain itu, terdapat pula hadits menganjurkan untuk membersihkan halaman rumah. Rasulullah SAW bersabda:

    “Bersihkan halaman kamu, karena sesungguhnya orang Yahudi tidak membersihkan halamannya.” (HR. Thobroni).

    2. Tidak Menghiasi Rumah secara Berlebihan

    Menghiasi rumah memang merupakan hal yang wajar bagi setiap pemilik rumah. Namun alangkah baiknya jika tidak menghasinya dengan cara yang berlebihan. Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

    يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

    Artinya: Hai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

    Rasulullah pun pernah melarang seseorang bersikap sombong. Beliau bersabda:

    “Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada seberat zarrah dibanding kesombongan. Lalu ada seorang laki-laki bertanya:”Ya Rasulallah, Seseorang itu biasa senang kalau pakaiannya baik dan sandalnya baik pula, apakah itu termasuk sombong?” Nabi menjawab,”Sesungguhnya Allah baik, Ia suka kepada yang baik.” (HR. Muslim).

    3. Menghias Rumah dengan Barang yang Halal

    Selain tidak berlebihan, ada hal lain yang perlu diperhatikan dalam menghias rumah. Menurut buku 31 Inspirasi Rumah Islami oleh Anddys Firstanty, ST, MA.LA dan Ade Hidayat, Lc, pemilik rumah harus menghiasi rumah dengan barang-barang halal.

    3. Tidak Memajang Patung

    Rumah yang di dalamnya terdapat patung akan menyebabkan malaikat menjauh. Padahal malaikat datang untuk menyebarkan rahmat. Rasulullah SAW bersabda:

    “Sesungguhnya malaikat tidak akan masuk suatu rumah yang di dalamnya terdapat patung,” (HR. Bukhari dan Muslim).

    4. Memiliki Tata Ruang yang Islami

    Kriteria rumah yang baik menurut Islam lainnya adalah memiliki tempat khusus untuk sholat berjamaah, misalnya mushalla. Jika tidak ada, ruang tamu bisa difungsikan sebagai tempat sholat berjamaah.

    Mengutip buku Membedah Keberagaman Umat Islam Indonesia Menuju Masyarakat Madani karya Abdullah Hehamahua, untuk musholla, baiknya tidak menempatkan pintu di arah kiblat. Disarankan masuk mushola dari belakang, sehingga tidak mengganggu orang yang sedang sholat. Rasulullah SAW bersabda:

    “Sebaik-baik sholat kalian adalah di rumah, kecuali sholat yang sudah ditentukan (seperti fardhu dan tahiyyatul masjid).”

    Selain itu, selalu sediakan sajadah dan mushaf Al Quran. Lengkapi pula rak-rak dengan kitab-kitab, hadits dan buku mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW.

    5. Tempat Wudhu Dipisah dari WC

    Agar bisa leluasa membaca doa sebelum dan sesudah wudhu, alangkah baiknya tempat wudhu dipisah dari WC. Usahakan untuk menyediakan keran air atau shower, sehingga penghuni rumah bisa wudhu atau mandi lebih sempurna menggunakan air mengalir.

    6. Kamar Anak Laki-laki dan Perempuan Dipisah

    Salah satu ciri rumah yang membawa keberkahan adalah ruangan yang cukup. Arti cukup dalam hal ini adalah memenuhi kebutuhan, seperti adanya kamar tidur orang tua, kamar tidur anak laki-laki dan perempuan yang terpisah

    “Perintahkanlah anak-anak kalian sholat tatkala mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka bila masih enggan sholat tatkala mereka berusia sepuluh tahun, dan pisahkanlah mereka pada tempat-tempat tidurnya.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Al-Hakim).

    7. Posisi Toilet

    Mengutip buku 31 Inspirasi Rumah Islami, letak kloset baiknya tidak menghadap atau membelakangi kiblat. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

    “Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar.” (HR. Muslim).

    8. Mengusahakan untuk Menempatkan Barang Fungsional di Sebelah Kanan

    Seorang muslim baiknya mendahulukan hal-hal yang berada di kanan untuk memulai semua kegiata yang baik, seperti melangkah dan bersuci. Kebiasaan ini sebaiknya dimlaidari anak-anak.

    Dengan desain rumah yang tepat, sedari dini anak-anak bisa membiasakan mengutamakan penggunaan tangan kanan. Contohnya yaitu:

    • Menempatkan arah bukaan pintu ke kanan arah tutupan pintu
    • Menempatkan meja dan rak buku di sebelah kanan. Sehingga memudahkan tangan kanan untuk meraihnya.
    • Menempatkan bak atau semprotan air di kanan, sementara WC di sebelah kiri.
    • Menempatkan hiasan atau penarik perhatian di sebelah kanan.

    9. Tidak Memelihara Binatang yang Diharamkan

    Menjaga diri dan lingkungan dari hal yang diharamkan adalah kewajiban bagi seorang muslim. Salah satunya adalah tidak memelihara binatang yang diharamkan, seperti anjing dan babi. Sebab, keduanya merupakan binatang yang mengandung najis.

    Air liur anjing juga mengandung bakteri-bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Persatuan Dokter Kesehatan anak di Munich, Jerman telah melakukan penelitian mengenai bahaya air liur anjing.

    Menurut hadits riwayat Ibnu Umar RA. Rasulullah bersabda,”Barang siapa memilikia anjing selai anjing penjaga ternak dan anjing pembuuru, maka setiap hari, pahala berkurang dua qirath.”

    10. Ruangannya Bermanfaat dan Fungsional

    Sebuah ruangan seharusnya memiliki manfaat dan bisa digunakan dengan maksimal. Tentunya selain memandang unsur estetika dan keindahannya. Pemilik rumah bisa menyiasati ruangan lebih dari satu fungsi agar manfaatnya maksimal.

    Rasulullah mengingatkan umatnya untuk meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat. Beliau bersabda:

    Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,” Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorang adalah meniggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat,” (HR Tirmidzi dan lainya).

    11. Memiliki Tetangga yang Baik

    Salah satu hal yang membawa kebahagiaan menurut Nabi Muhammad adalah memiliki tetangga yang baik. Tetangga yang baik bisa ikut memberikan suasana yang menyenangkan, tidak membuat was-was dan memberi banyak persoalan. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk melihat kualitas tetangga sebelum memilih rumah. Rasulullah SAW bersabda:

    Di antara kebahagiaan seorang muslim adalah mempunyai tetangga yang baik, rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman (HR Ahmad dan Al Hakim).

    12. Posisi Rumah

    Baiknya rumah seorang muslim menghadap ke arah kiblat. Sebab, ini akan memudahkan penghuni atau tamu melaksanakan sholat.

    Selain itu, perhatian arah angin dan juga cahaya. Tujuannya adalah agar mendapat penerangan yang cukup dan sirkulasi udara yang bak.

    13. Posisi Tempat Tidur

    Pemilik rumah juga dapat memperhatikan posisi tempat tidur. Sebaiknya, tempat tidur tidak membujur ke arah kiblat, namun bagian kepala yang menuju kiblat.

    (elk/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bikin Ruang Kerja Nyaman & Produktif buat WFH


    Jakarta

    Bekerja dari rumah atau WFH sudah banyak dilakukan oleh pekerja saat ini, sehingga mempunyai ruang kerja di rumah sangat dibutuhkan. Apalagi ruang kerja yang efisien dan nyaman tentunya akan membantu meningkatkan fokus dan motivasi saat bekerja di rumah.

    Desain dan penataan ruang kerja akan mempengaruhi produktivitas. Oleh karena itu, kamu perlu membuat ruang kerja yang fungsional dan nyaman di rumah.

    Melansir dari Kosmo, Jumat (17/5/2024) begini cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH.


    Cara Bikin Ruang Kerja buat WFH

    1. Pilih Tempat

    Langkah pertama membuat ruang kerja adalah memilih tempat yang tenang dan minim gangguan. Kamu bisa menggunakan kamar yang tidak terpakai atau sudut ruang keluarga. Kuncinya adalah menemukan tempat untuk fokus bekerja untuk jangka waktu yang panjang.

    2. Pencahayaan

    Sebaiknya memilih tempat yang memungkinkan kamu mendapat pencahayaan alami dari jendela. Lalu, tambahkan lampu untuk mendukung pencahayaan yang kurang. Ruang kerja dengan pencahayaan yang baik bisa mencegah mata lelah dan bikin kamu makin kreatif dan produktif.

    3. Ruang

    Jangan sampai kamu merasa sempit dan sumpek ketika bekerja dari rumah. Pastikan ada ruang yang cukup untuk bergerak dan menaruh barang-barang dengan rapi. Ruang kerja yang rapi dan lebar akan mendukung kamu lebih fokus dan produktif.

    4. Meja

    Meja kerja menjadi poin penting saat membuat ruang kerja. Perhatikan tinggi meja yang memungkinkan kamu untuk menekuk siku 90 derajat.

    Tinggi ini pas agar tangan terasa nyaman ketika mengetik atau menulis. Lalu, lebar dan ruang penyimpanan meja juga harus cukup buat menampung alat-alat kerja dengan tertata rapi.

    5. Kursi

    Pemilihan kursi juga penting untuk menjaga postur dan kenyamanan selama bekerja. Carilah kursi yang ketinggian dan sandaran yang bisa disesuaikan, memiliki penyangga pinggang yang baik, serta kedalaman dan lebar tempat duduk yang nyaman. Kursi dengan armrest juga sangat bagus untuk melengkapi ruang kerja.

    6. Meja Teratur

    Pastikan meja rapi dan teratur dengan barang-barang esensial saja agar bisa fokus kerja. Singkirkan atau simpan benda yang tidak sering kamu gunakan supaya nggak memenuhi meja.

    7. Dekorasi

    Tunjukkan kepribadian dan seleramu dengan dekorasi untuk ruang kerja yang lebih menyenangkan. Kamu bisa memajang foto keluarga, karya seni, quotes motivasi, atau tanaman hias di atas meja kerja.

    Itulah cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Desain Rumah yang Cocok buat Si Introvert, Ekstrovert & Ambivert



    Jakarta

    Desain rumah bisa mencerminkan kepribadian penghuninya. Pemilik rumah tentu akan memilih desain yang sesuai dengan selera dan gaya hidup yang dimiliki.

    Apalagi sekarang sudah banyak orang yang mengetahui jenis kepribadiannya, seperti introvert, ekstrovert, maupun ambivert. Nah, hal ini bisa menjadi pertimbangan ketika merancang desain rumah.

    Arsitek Denny Setiawan menjelaskan orang sudah mulai menyebut diri sendiri introvert atau ekstrovert. Menurutnya, hal ini merupakan cara seseorang untuk mencoba menilai atau mengenali diri sendiri,


    “Ternyata banyak juga orang yang mengaku diri mereka introvert karena mereka ternyata nggak nyaman di tengah keramaian atau mereka nggak nyaman di tengah sorot kamera atau sorot mata orang,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Senin (20/5/2024).

    Ia mengatakan kepribadian introvert akan lebih memilih tampak rumah yang lebih tertutup, salah satunya dengan tidak banyak jendela yang memungkinkan orang lain melihat masuk ke dalam. Selain itu, pagar rumah terkadang dibuat lebih tinggi yang lebih menjaga privasi.

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Denny menyarankan untuk menyesuaikan desain rumah dengan kebutuhan keluarga atau penghuni. Jangan sampai memasang jendela besar di rumah yang anggota keluarganya introvert.

    Meski tertutup, Denny menyebut rumah seorang introvert juga perlu difasilitasi dengan kenyamanan hidup yang baik. Ia biasanya mendesain vista, yakni pemandangan yang bagus untuk penghuni rumah. Salah satu caranya dengan membuat taman yang cantik yang bahkan bisa ada di tengah rumah.

    “(Tampak rumah) Dari depan boleh tertutup, tapi dari dalam mereka harus terbuka terhadap taman, misalnya terhadap pohon. Dan itu yang harus kita sesuaikan,” katanya.

    Sebaliknya, penghuni rumah yang berkepribadian ekstrovert senang bersosialisasi, sehingga cenderung banyak menerima tamu. Maka, desain rumah harus bisa memfasilitasi tamu-tamu yang mengunjungi rumah.

    Orang ekstrovert juga tidak terlalu masalah dengan terlihat oleh orang lain, sehingga pemandangan ke luar atau pun ke dalam rumah sebaiknya dirancang agar tampak bagus.

    Lalu, bagi orang ambivert yang memiliki kepribadian di antara ekstrovert dan introvert bisa mencari keseimbangan di antara kedua tipe rumah tersebut. Denny mengatakan pemilik rumah harus melihat seberapa ‘introvert’ dan ‘ekstrovert’ rumah akan dirancang untuk mendapat keseimbangan buat seorang ambivert.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan 3 Hal Ini Kalau Mau Bikin Rumah Idaman biar Jadi Kenyataan


    Jakarta

    Setiap orang tentu memiliki gambaran seperti apa rumah idaman yang mereka impikan. Pastinya sebagai pemilik pengin merancang desain rumah yang sesuai dengan kesenangan dan harapannya.

    “Rumah sebenarnya adalah personifikasi dari bagaimana yang mempunyai atau yang menghuni hidup. Jadi mereka punya hak untuk memilih mereka hidup di rumah seperti apa,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Senin (20/5/2024).

    Namun, membangun atau merenovasi rumah bukan hal mudah, sehingga jangan sampai asal-asalan. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat membangun rumah idaman? Berikut ini penjelasannya.


    Tips Membangun Rumah Idaman

    1. Kenali Diri Sendiri

    Langkah pertama ketika membangun rumah idaman adalah mengenali kepribadian dan kebutuhan penghuninya. Denny menyarankan agar pemilik rumah jujur pada diri sendiri agar mengetahui rumah yang sesuai untuknya.

    “Rumah adalah cerminan dari bagaimana seseorang hidup. Jadi sebenarnya sebelum kita memilih kita harus meng-asses diri kita sendiri dulu. Kita tuh suka atau hidupnya seperti apa sih?” ungkapnya.

    Ia memisalkan penghuni rumah berprinsip seperti hotel, yakni jarang ada di rumah pada siang hari tetapi pulang di malam hari. Kondisi seperti itu berarti rumah perlu dirancang agar less maintenance atau perawatan minim.

    Sebaliknya, kalau penghuni sering menghabiskan waktu di rumah, maka sebaiknya perindah hunian. Salah satunya dengan membuat taman, sehingga semua orang termasuk tamu bisa menikmati suasana berada di rumah. Desain rumah pun bisa menjadi statement kehidupan penghuninya.

    “Kalau kita bicara rumah idaman, saya nggak mau bicara gaya. Tapi saya mau bicara bagaimana seorang hidup dan sesuaikan dengan rumah yang akan didesain,” ucapnya.

    2. Pastikan Ada Ruang yang Cukup

    Selain itu, pastikan ketika membeli atau membangun rumah dengan ruangan yang cukup untuk kehidupan penghuninya. Maka, jangan terlalu mendahulukan gaya rumah tetapi malah merepotkan pemilik karena ruangnya tidak cukup.

    Dikhawatirkan nanti pemilik rumah perlu merenovasi rumah yang tentunya akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

    “Jadi kita jangan terlalu ngoyo, sehingga kita nggak bisa menikmati rumah itu karena kita (merasa) kayak kekecilan gitu ya (rumahnya),” imbuhnya.

    3. Gunakan Jasa Arsitek

    Selanjutnya, Denny menyarankan agar menggunakan jasa arsitek berapa besar pun ukuran rumah. Ia menjelaskan arsitek membantu pemilik rumah untuk menyesuaikan dengan kondisi hidup penghuni yang sebenarnya.

    Arsitek yang akan membantu pemilik mendapatkan rumah idaman versi mereka sendiri. Misalkan pemilik berkepribadian introvert, maka arsitek dapat mewujudkan yang cocok untuk mereka, salah satunya dengan membuat taman yang cantik di tengah rumah.

    “Bicara kepada arsiteknya. Bicaralah bagaimana kehidupan anda sehari-hari. Jadi dari situlah kita bisa mendesain,” pungkas Denny.

    Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika membangun rumah idaman. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Desain Rumah yang Nyaman buat Work From Home



    Jakarta

    Tren bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sudah banyak diterapkan sejak masa pandemi. Apalagi sekarang ada profesi-profesi baru yang memungkinkan bekerja dari rumah, sehingga ruang kerja yang memadai menjadi nilai plus.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, desain rumah harus memudahkan penghuni untuk work from home. Ia mengatakan ketika mendesain, arsitek harus mengenali personalisasi atau kepribadian penghuni rumah untuk membangun hunian yang sesuai kebutuhan.

    “Jangan sampai rumah tersebut justru malah merepotkan (pemilik) atau rumah tersebut menjadi antitesis daripada bagaimana sebenarnya kehidupan dia. Rumah adalah cerminan bagaimana mereka (hidup),” ujar Denny kepada detikcom, Senin (20/5/2024).


    Tips Desain Rumah buat Work from Home

    1. Penuhi Kebutuhan Profesi

    Ia menyebut rumah sebenarnya adalah personifikasi dari bagaimana penghuni hidup. Oleh karena itu, pemilik bisa bebas berkreasi dengan desain hunian yang sesuai kesukaan dan mendukung profesi yang dijalani.

    “Sekarang ini banyak profesi-profesi baru. Yang pertama, content creator (dan) YouTuber dan itu biasanya mereka butuh sound absorber khusus supaya suaranya nggak terlalu banyak keluar. Itu juga menjadi sangat normal ketika kita melihat yang itu,” katanya.

    2. Beri Pemandangan Bagus

    Lalu, ia juga menyarankan agar memastikan menyajikan pemandangan yang bagus selama bekerja. Mengingat penghuni juga menghabiskan banyak waktu di dalam rumah. Salah satunya bisa dengan membuat taman yang indah, sehingga penghuni bisa sekali-kali menikmati pemandangan ke luar jendela.

    “Ketika kerja jangan sampai kita cuma melihat tembok-tembok. Kalau bisa di depannya ada taman, sehingga orang nggak merasa bosan (dan) orang merasa nyaman tinggal di situ, lalu mereka mereka bisa kerja secara produktif,” imbuhnya.

    3. Personalisasi sesuai Selera

    Lalu, pemilik bisa mempersonalisasi rumah ataupun ruang kerja sesuai selera. Denny memberi tips tambahan, yakni menyajikan coffee machine atau fitur-fitur pelengkap lainnya yang bisa menambah kenyamanan selama bekerja.

    Kemudian, pemilik juga dapat menghias ruangan berdasarkan hobi dengan memajak benda koleksi favorit. Misalkan pecinta sepeda bisa memajang sepeda di satu sisi ruangan.

    “Rumah adalah cerminan dari bagaimana seseorang hidup. Jadi sebenarnya sebelum kita memilih (desain rumah) kita harus meng-asses diri kita sendiri dulu. Kita tuh suka atau hidupnya seperti apa sih?” pungkasnya.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menambah kenyamanan di rumah ketika work from home. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kamar Terasa Sempit


    Jakarta

    Mempunyai rumah dengan ruangan yang luas merupakan dambaan banyak orang. Meski sudah memiliki ruang yang luas, terkadang desain interior yang kurang cocok malah bikin kamar sempit.

    Kamu harus bereksperimen dalam mengatur peletakan barang dan furniture supaya ruangan terasa lebih lega. Apalagi kalau memiliki banyak barang di rumah, makin banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan.

    Jangan sampai desain kamar malah bikin kamar terasa sempit. Yuk, simak apa saja yang perlu dihindari biar rumah tidak terkesan kecil dan sempit, dikutip dari Real Simple, Jumat (14/6/2024).


    Kesalahan Desain Bikin Kamar Terlihat Kecil

    1. Ruangan Penuh Furniture

    Desainer Interior, Sarah Stacey mengatakan tata letak furnitur yang tidak sesuai bisa menjadi alasan rumah terlihat kecil. Bukan hanya penataan furnitur saja, tetapi jumlah furnitur yang ditambahkan ke suatu ruangan bisa menjadi masalah juga.

    “Saya mendapati klien menjadi cemas ketika mereka melihat ruang terbuka dan merasa perlu mengisinya dengan ruang duduk sekunder (atau barang lainnya),” ungkapnya, dikutip dari Real Simple.

    Misalnya, di ruang tamu kamu masih ada tempat kosong, kamu bisa menambahkan meja fungsional atau hanya menambahkan hiasan gantung agar ruang kosong di dinding terasa lengkap.

    2. Memilih Furniture Tanpa Mengukurnya

    Menurut Stacey, memilih furniture tanpa mengukurnya adalah masalah yang serius. Maka, pastikan mengukur ruangan terlebih dahulu sebelum membeli suatu barang.

    “Bahkan ruang tamu terbesar pun bisa terlihat kecil jika Anda memiliki sofa berukuran besar tanpa mengukurnya,” katanya.

    3. Dekorasi Berantakan

    Pada rumah yang kecil dengan luas yang lebih sedikit, kamu pasti akan memilih dekorasi yang lebih kecil juga untuk di dinding dan permukaan sebagai saluran berekspresi. Akan tetapi, terlalu banyak pernak-pernik bisa membuat ruangan mau terlihat ramai dan sempit.

    Daripada mengisi ruangan dengan banyak barang kecil, pilihlah barang yang agak besar namun lebih sedikit, yang tetap memungkinkan kamu untuk berekspresi.

    4. Lampu Lantai di Ruang Tamu Kecil

    Lampu lantai memakan tempat di ruangan kecil. Jika kamu punya ruang tamu yang kecil, benda ini justru memakan terlalu banyak ruang.

    Apabila kamu menggunakan lampu lantai hanya untuk mengisi ruang di samping benda di ruang tamu, dapat dipertimbangkan untuk mengosongkan saja atau tambahkan meja kecil yang tidak terlalu makan tempat.

    5. Tempat Tidur di Sudut Ruangan

    Lalu, meletakkan tempat tidur di sudut ruangan dapat membuat ruangan terasa penuh dan menghalangi pandangan mata. Kamu bisa coba menempatkan tempat tidur di tengah ruangan agar tempat tidur sebagai titik fokus dan memberi ruang di sekitar tempat tidur. Hal ini bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman dan tidak terlalu sempit.

    Itulah hal-hal yang bisa membuat ruangan tampak lebih sempit. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


    Jakarta

    Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

    Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

    Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


    Cat dengan Hasil Akhir Glossy

    Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

    Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

    Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

    Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

    “Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

    Kabinet Terbuka

    Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

    Gorden Berlapis-lapis

    Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

    Terlalu Banyak Dekorasi

    Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

    “Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Menyesal! Ini 6 Kesalahan Desain Interior yang Harus Diperhatikan



    Jakarta

    Desain bersifat sangat pribadi, terutama dalam hal desain interior yang terkadang menggambarkan sifat dari pemilik rumah tersebut. Bisa saja bagi kamu cocok, namun bagi yang lain tidak terasa cocok dengan desain yang kamu inginkan.

    Kesalahan desain interior bisa terjadi dari masalah seperti lantai yang tidak terpasang dengan sempurna, hingga masalah kecil seperti ukuran karpet ruangan yang tidak sesuai.

    Dilansir The Spruce, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa kesalahan desain interior yang akhirnya membuat kamu kecewa dengan desain yang diinginkan.


    Memilih Pencahayaan yang Buruk

    Pencahayaan menjadi masalah umum dalam mendesain rumah. Pencahayaan sangat mempengaruhi dan penting dalam menentukan suasana hati serta nuansa suatu ruangan, seperti menggunakan lampu besar dan hanya mengandalkan satu pencahayaan.

    Solusinya untuk mengutamakan kehangatan dan individualitas, daripada hanya menggunakan lampu tersembunyi atau lampu langit-langit, gunakan pencahayaan berlapis. Campuran pencahayaan akan mempercantik dan menonjolkan rumah kamu.

    Melupakan Ukuran, Skala, dan Proporsi

    Kesalahan selanjutnya adalah membeli furniture dan dekorasi yang terlalu kecil untuk ruangan. Skala sangat penting untuk menyempurnakan desain kamu, dengan barang-barang yang kecil dapat membuat ruangan terasa berantakan.

    Mengukur dan menata seperti apa tampilan furniture agar ruangan tidak terasa sesak, hal ini juga mencegah pengeluaran berlebihan dalam jangka panjang.

    Kurangnya Skema Warna yang Melekat

    Penting untuk memilih warna yang tepat agar membuat keselarasan, seringkali rumah yang memiliki warna yang tidak sesuai.

    Jika kamu ingin warna-warna terlihat lebih serasi, kamu harus memulai dengan warna-warna dasar netral dan membangun skema warna di sekitarnya. Hal ini akan bekerja paling baik jika kamu menggunakan warna-warna yang berseberangan.

    Meninggalkan Kepribadian

    Masalah lain yang penting dalam desain rumah tetapi hampir terlalu mudah dilupakan adalah memasukkan selera pribadi kamu. Kebanyakan orang meniru tampilan yang mereka lihat di media sosial.

    Akan lebih baik jika desain pribadi dimasukkan ke dalam desain interior rumah. Hal ini akan membuat rumah terasa seperti yang kamu inginkan.

    Mendapatkan Ukuran Karpet yang Salah

    Karpet adalah sesuatu yang sulit untuk ditata dengan tepat, sehingga hal ini menjadi kesalahan yang paling umum. Jika karpet terlalu kecil, furniture akan diletakkan terlalu rapat sehingga membatasi gerakan dan menghasilkan tampilan yang sempit.

    Pelajari cara memilih karpet yang tepat agar ruangan terlihat lebih indah dan cantik, juga tidak membahayakan penghuni rumah seperti tersandung sisa karpet yang tidak terpasang.

    Jarak dan Ketinggian Dekorasi yang Tidak Tepat

    Jarak dan ketinggian yang tepat sangat penting untuk membuatnya terasa menyatu. Terkadang dekorasi yang salah akan membuang waktu dan biaya yang kamu keluarkan, sehingga ukuran jarak untuk dekorasi sangat penting untuk dipikirkan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pentingnya Bangun Rumah Tak Hanya Asal Lihat Desain Bagus di Internet



    Jakarta

    Banyak masyarakat yang mendambakan hunian nyaman dengan mengusung konsep sesuai keinginan. Saat ini, ada beberapa konsep rumah yang sedang jadi tren, mulai dari minimalis, modern, hingga industrial.

    Sebenarnya, sah-sah saja seseorang untuk memiliki sebuah rumah yang sesuai dengan keinginannya. Ide tersebut bisa disampaikan kepada arsitek agar bisa merancang dan membangun hunian sesuai kebutuhan pemilik, sekaligus mengutamakan nilai estetika.

    Wildan selaku Tim Konstruktor Rebwild Construction mengatakan, terkadang ada beberapa orang yang mendapatkan ide menarik dari internet dan ingin diaplikasikan pada huniannya. Meski hal itu tidak salah, tetap penting untuk berkonsultasi dengan arsitek agar menyesuaikan dengan konsep rumah yang tengah dibangun.


    “Kalau dari saran kami ya, karena banyak kejadian orang tahunya dari sosmed, dia mau mengaplikasikan ke rumahnya. Biasanya itu nggak akan ketemu nantinya, kurang ideal lah,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (9/6/2025).

    “Misalnya dari sisi pemasangan jendela aja, oh dia maunya yang setinggi ini padahal itu menurut kami nggak bagus. Karena kami sering bangun, jadi kita bisa tahu pas apa enggaknya,” jelasnya.

    Meski begitu, Wildan mengungkapkan kalau desain yang ada di internet nggak semuanya tidak cocok untuk diaplikasikan ke hunian. Ada beberapa desain yang memang cocok karena sesuai dengan konsep hunian.

    Wildan mengingatkan, jika ingin mengambil ide-ide seperti desain interior rumah sebaiknya cari yang sesuai dengan konsep hunian. Langkah ini agar tidak melenceng dari konsep awal rumah dan akhirnya tempat tinggal jadi tidak terlihat estetis.

    “Jadi rumahnya berantakan karena konsepnya beda. Mau minimalis jadi industrial, dari industrial mau dijadikan rumah sederhana. Konsep rumahnya jadi nggak terstruktur,” jelasnya.

    Selain itu, Wildan kerap menemukan beberapa konten yang keliru di media sosial terkait konstruksi rumah. Menurutnya, sebagian konten itu hanya mengincar viral saja sehingga tidak memberikan informasi penting kepada masyarakat.

    “Karena banyak konten-konten sekarang yang menurut saya mereka itu hanya kasih ‘kulit’ nya saja, tapi informasinya nggak dikasih secara benar. Karena ilmu (konstruksi) itu kan lumayan mahal ya, jadi nggak bisa sembarangan orang,” ungkapnya.

    “Misalnya saya pernah lihat ada konten tentang konstruksi rumah yang sloof-nya bagus, ukurannya besar, tapi saya lihat besinya itu kurang. Wah, ini bahaya sebenarnya,” pungkas Wildan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com