Tag: desain dapur

  • 10 Warna Keramik yang Cocok untuk Lantai Dapur agar Tampak Luas dan Aesthetic


    Jakarta

    Ada berbagai pilihan ubin yang dapat dipasang untuk lantai dapur, salah satunya keramik. Keramik termasuk pilihan ubin terpopuler yang paling umum digunakan.

    Terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan bahan lain lalu dibakar, keramik cukup awet dan tahan dari goresan, air, noda, serta suhu panas. Jenis ubin ini juga mudah dibersihkan sehingga terbilang ideal untuk lantai dapur yang rawan terkena tumpahan dan cipratan dari masakan.

    Selain itu, harganya yang terjangkau dan desain beragam juga jadi alasan ubin keramik banyak dipilih. Kalau kamu tertarik dengan keramik, cek inspirasi warna dan motif keramik yang cocok untuk lantai dapur di bawah ini.


    Ide Warna Keramik untuk Lantai Dapur

    Berikut beberapa inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur agar tampak luas dan aesthetic, dikutip dari laman Martha Stewart dan Real Simple.

    1. Putih Polos

    Putih Polos.Putih Polos. Foto: dok. Maite Granda

    Area dapur tak begitu lebar yang dipasangkan ubin putih polos jelas memberikan kesan luas. Meski tak semua furnitur berwarna putih, sentuhan warna abu-abu, hitam, dan cokelat kayu juga tetap membuat dapur tampak lengang.

    2. Krem

    Krem.Krem. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Keramik warna krem dengan semburat motif lembut jadi pilihan yang bagus untuk lantai dapur. Lemari kabinet abu-abu dan beberapa furnitur berwarna hitam justru berpadu sempurna dengan nuansa dapur yang krem. Warna putih juga boleh disematkan pada beberapa bagian untuk dapur lebih segar.

    3. Abu-abu

    Abu-abu.Abu-abu. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Abu-abu juga cocok dipilih untuk ubin dapur agar terlihat leluasa. Lantai abu yang dipadukan dengan furnitur cokelat kayu tak disangka-sangka menciptakan area dapur yang cantik nan nyaman dipandang.

    4. Cokelat Muda

    Cokelat Muda.Cokelat Muda. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Motif kayu cokelat muda termasuk warna yang bagus untuk lantai dapur. Warna ini tidak bertabrakan dan menciptakan kesan luas meski dirangkaikan dengan lemari kabinet abu-abu dan meja konter hitam. Ini mungkin terbantu dengan dinding, langit-langit, serta jendela dan tirainya yang berwarna putih.

    5. Hitam-Putih

    Hitam Putih.Hitam-Putih. Foto: Sarah Winchester/Erin Gates Design

    Ubin hitam putih bak papan catur bisa jadi ide untuk memberi kesan luas di area dapur sempit. Kombinasi warna keramik ini cocok untuk lantai dapur.

    Di sisi lain, kamu yang kurang suka dapur serba putih juga bisa coba motif ini. Dengan begitu, dapur tidak akan tampak terlalu polos.

    6. Cokelat Tua

    Cokelat Tua.Cokelat Tua. Foto: Max Vakhtbovycn/Pexels

    Siapa sangka lantai cokelat tua justru bikin dapur terlihat leluasa? Warna cokelat tua khas kayu yang dipadukan dengan kabinet biru keabu-abuan serta meja makan dan dinding putih ternyata bisa membuktikannya.

    Untuk mempermanis area, hiasan berwarna ungu, biru, dan hijau dapat diletakkan di beberapa sudut dapur.

    7. Biru Tua Motif

    Biru Tua Motif.Biru Tua Motif. Foto: Meghan Beierle O’brien/Kelly Martin Interior

    Setelah hanya ubin-ubin polos, dapur juga cocok kok jika dipasangkan ubin biru bermotif seperti foto di atas. Kalau bagian lantai sudah bermotif, usahakan area dapur lainnya tidak ya. Hal ini agar motifnya tidak bertabrakan satu sama lain.

    8. Cokelat dan Putih Gading

    Cokelat dan Putih Gading.Cokelat dan Putih Gading. Foto: studio.thanasis/Instagram

    Lagi-lagi keramik bak papan catur tampak bagus untuk lantai dapur. Kali ini warna yang dapat dipilih yaitu cokelat dan putih gading. Furnitur dapur lainnya juga dapat disamakan warnanya agar tercipta perpaduan yang senada. Warna biru dan merah muda keunguan bisa diselipkan untuk mempermanis.

    9. Putih Motif

    Putih Motif.Putih Motif. Foto: Emily Followill/Gordon Dunning Interior

    Kalau ingin dapur nuansa putih tapi tidak ingin terlalu serba putih, bisa pasang ubin motif custom seperti di atas. Motifnya bisa dimainkan sesuai selera dengan pilihan warna putih dan hitam. Tempatkan juga furnitur berwarna hitam agar tampak senada.

    10. Merah-Putih Geometris

    Merah Putih Geometris.Merah Putih Geometris. Foto: dok. Blakes London

    Bukan cuma hitam yang dapat dipadukan dengan putih, tapi merah juga cocok lho. Contohnya pada lantai dapur di atas. Ubin merah putih bermotif geometris ternyata juga bagus untuk mempercantik area dapur rumah.

    Agar warna merah bisa kian menonjol, furnitur seperti lemari yang dipilih dengan warna sama tampak manis untuk dipandang.

    Nah, itu dia sederet inspirasi warna keramik yang cocok untuk lantai dapur. Dari contoh di atas, mana nih warna yang kamu suka?

    (azn/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rencanakan 8 Hal Ini Sebelum Mendesain Dapur biar Nggak Nyesal


    Jakarta

    Mendesain dapur bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan karena kamu bisa bebas berkreasi mewujudkan dapur impian. Namun, proyek ini tidak semudah itu karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan mulai dari peletakan wastafel hingga sirkulasi udara.

    Apalagi kalau memiliki ruang yang terbatas untuk membangun dapur. Mengutip dari Kitchen Warehouse UK, Selasa (18/6/2024), membangun dapur itu harus disesuaikan dengan kebutuhan serta mencapai keseimbangan.

    Bukan cuman menarik dan atraktif, kamu juga harus memikirkan fungsi dan estetika dapur, sehingga hasil bisa kondusif mendukung kehidupan dan aktivitas di dapur. Nah, kalau nggak mau terlanjur membangun dapur, simak tips merencanakan dapur cocok buat kamu.


    Tips Bikin Dapur

    1. Rencanakan Tata Letak

    Sebelum terjun ke detail komponen utama dapur, sebaiknya mulai dengan mempertimbangkan ukuran dan bentuk dapur. Hal ini membantu kamu supaya lebih terstruktur dan efisien terhadap tata letak kamu agar tidak menghalangi efisiensi, aliran, dan fungsionalitas dari impian dapur kamu.

    Desain dapur yang baik bisa memanfaatkan sudut-sudut ruangan secara maksimal. Ini akan menggunakan setiap inci ruang yang tersedia sekalipun menjadi berguna dan fungsional.

    2. Penyimpanan

    Scandinavian style kitchen with geometric backsplash and blue and white cupboardsKitchen Set Foto: iStock

    Selain tata letak, kamu juga perlu menentukan struktur penyimpanan juga hal yang harus diperhatikan selanjutnya. Ruang penyimpanan adalah prioritas utama untuk membuat dapur kamu lebih memadai dan tidak membuat area menjadi berantakan sehingga kamu memerlukan penyimpanan lemari atau laci tambahan.

    3. Pencahayaan

    Potret Dapur Denny Sumargo yang Jadi Awal Kesuksesan PodcastnyaDapur Foto: YouTube Taulany TV

    Selanjutnya, kamu perlu mengatur pencahayaan di dapur sesuai suasana yang diinginkan. Pertimbangkan pencahayaan yang bisa menciptakan suasana yang hangat dan estetika. Biasanya untuk memilih pencahayaan dapur, banyak yang merekomendasikan jenis lampu yang bisa diatur keredupannya. Dapur seringkali menggunakan lampu sorot yang digantung di bawah lemari dinding atau plafon yang bisa diatur untuk mengubah suasana pencahayaan.

    4. Lantai

    Lantai di dapur salah satu aspek lain yang tidak boleh dianggap remeh. Pilihlah warna yang lebih terang agar menciptakan kesan terang dan lapang. Karena jika memilih lantai dengan kualitas buruk, ini bisa mempengaruhi keseluruhan efek dapur mana pun.

    5. Ventilasi

    Biru Tua Motif.Dapur Foto: Meghan Beierle O’brien/Kelly Martin Interior

    Dapur yang efisien itu harus mempertimbangkan aliran dan sirkulasi udara untuk menghilangkan bau tak sedap. Ini sangat penting saat kamu menyiapkan makanan dan memasak sehingga kualitas dapur tetap terjaga dan baik dan tidak ada bau yang terlalu lama mengendap dan menyebar ke seluruh rumah.

    6. Soket Listrik

    Sebelum memasang komponen dapur seperti pipa dan peralatan, pikirkan berapa banyak soket listrik yang ingin kamu pasang dan perhatikan keselamatan stopkontak kamu dari air seperti di area wastafel. Perhatikan stopkontak yang kamu butuhkan sesuai dengan pemasangan peralatan yang memerlukan listrik, misalnya seperti pemanggang roti, ketel, mesin kopi, dan sebagainya.

    7. Arus Dapur

    Setelah kamu mengetahui aspek apa yang perlu diperhatikan, kali ini kamu perlu mengetahui bagaimana membuat desain dapur tidak ada kendala dengan desain yang buruk. Praktiknya kamu bisa menggunakan teori ‘Golden Triangle’.

    Pada dasarnya, teori ini juga dikenal sebagai ‘Working Triangle’ atau ‘Kitchen Triangle’ yang telah diterapkan selama abad 20. Sederhananya teori ini digambarkan untuk membentuk arus kerja utama seperti segitiga antara wastafel, kompor, dan lemari es. Apalagi selain area memasak, dapur kini sudah berfungsi sebagai ruang sosial dan hiburan.

    Pastikan arus setiap titik-titik segitiga ini tidak terlalu sempit atau berjauhan. Hasilnya adalah dapur kau memiliki pergerakan rotasi untuk area penyimpanan (lemari es), memotong dan mencuci (wastafel), dan memasak (kompor atau oven). Agar tidak mengganggu arus ini, pastikan meja makan atau dapur tidak menghalangi aliran ini sehingga akan menciptakan area bekerja jadi efisien dan nyaman.

    8. Ukuran Elemen

    Terakhir, pastikan ukuran elemen dapur kamu seperti meja, pintu,dan sebagainya tidak salah ukuran sebab fungsi seluruh ruangan bisa terganggu. Kurangnya perencanaan akan membuat dapur kamu tidak fungsional dan terasa sempit dan membatasi.

    Itulah tips merencanakan desain dapur yang baik. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dasar Renovasi Dapur yang Wajib Diketahui



    Jakarta

    Renovasi dapur adalah proyek yang dapat meningkatkan fungsi dan estetika ruang memasak kamu. Namun proyek ini harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tak menyesali hasilnya.

    Dengan perencanaan yang tepat dan langkah-langkah yang sistematis, kamu dapat menciptakan dapur impian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien.

    Menilai Kebutuhan dan Keinginan

    Melansir The Spruce, pada (13/11/2024), banyak proyek renovasi dapur berakhir dengan kekecewaan bagi pemilik rumah, atau bahkan membuat mereka terkejut dengan biayanya. Hanya karena mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mengidentifikasi apa yang mereka inginkan dan berapa banyak yang dapat mereka belanjakan.


    Kebutuhan vs Keinginan

    Mulailah dengan mempertanyakan masalah-masalah yang sering kamu hadapi dengan dapur kamu saat ini. Apakah ruangnya terlalu sempit untuk memasak dengan efektif? Apakah kamu kekurangan area untuk makan? Atau apakah dapur kamu hanya membuat kamu merasa tidak nyaman karena tampilannya yang sangat ketinggalan zaman dan tidak menarik?

    Buatlah daftar prioritas yang mencakup hal-hal yang kamu inginkan di dapur baru kamu, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sangat berguna untuk membedakan antara elemen yang benar-benar kamu butuhkan dan yang sekadar kamu inginkan.

    Pemeriksaan Realitas Model

    Pada tahapan awal perencanaan, kamu harus menghadapi dua aspek utama proyek renovasi dapur, yakni logistik pekerjaan sendiri dan biaya yang terkait.

    Jika kamu memutuskan untuk bekerja sama dengan subkontraktor yang dikelola kontraktor umum, rumah kamu akan dijejalkan oleh orang-orang asing yang akan menciptakan kekacauan dan keributan selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

    Sebaliknya, jika kamu berniat melakukan renovasi sendiri, waktu henti di dapur pasti akan lebih lama. Pastikan kamu punya cukup waktu dan keterampilan DIY untuk menyelesaikan proyek tersebut.

    Kompromi Dengan Tenaga Ahli

    Jika kamu ingin berkreasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lemari bekas dan bahan lain untuk menciptakan tampilan dapur antik yang unik dan terjangkau.

    Sejak awal perencanaan, penting untuk mengadopsi pola pikir yang terbuka terhadap cara-cara mengurangi biaya dalam proyek renovasi dapur kamu.

    Salah satu metode yang paling mudah namun juga paling mahal untuk merenovasi dapur adalah dengan menyerahkan sebagian besar perencanaan, desain, dan pengelolaan kepada kontraktor umum.

    Namun, menggunakan jasa kontraktor dapat menguras anggaran kamu, dan kamu bisa menghemat banyak uang jika bersedia menjadi kontraktor untuk diri sendiri dengan mempekerjakan serta mengawasi subkontraktor individu untuk pekerjaan langsung.

    Penghematan biaya akan semakin meningkat jika kamu dapat menangani beberapa tugas sendiri. Siapkan diri kamu untuk berkompromi mengenai bahan-bahan di dapur baru kamu.

    Meskipun mudah untuk terpesona oleh lemari dapur kustom dan ubin lantai marmer, kamu akan menemukan bahwa ada pilihan lemari standar dengan pelapis kayu keras dan ubin lantai porselen yang diproduksi secara massal yang juga terlihat sangat baik.

    Pertimbangkan apakah kompor gas kelas restoran benar-benar diperlukan, atau apakah kompor berkualitas baik untuk konsumen sudah cukup memadai.

    Perencanaan Dapur dan Desain

    Dengan pandangan realistis tentang apa yang kamu perlukan di dapur baru dan mentalitas fleksibel, kamu dapat memulai proses reflektif dan menyempurnakan rancangan konkret yang dapat direalisasikan untuk dapur baru kamu.

    Rencana Dapur Dasar

    Meskipun kamu memiliki berbagai pilihan, sebaiknya pertimbangkan salah satu dari lima rencana desain dapur klasik yang mewakili model alur kerja segitiga dapur yaitu, desain satu dinding, desain koridor, desain bentuk L, desain L ganda, dan desain bentuk U.

    Karena salah satu dari rencana ini kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang logis untuk dapur baru kamu. Dari situ, kamu dapat menggunakan berbagai sumber daya seperti perangkat lunak desain dapur gratis.

    Paket desain fisik dengan potongan karton untuk visualisasi ruang, desainer dapur yang menawarkan layanan gratis atau berbayar, serta kontraktor umum yang dapat memberikan saran dan sketsa rencana sebagai bagian dari proposal mereka untuk membantu mengembangkan gambar rencana dan cetak biru yang konkret.

    Sewa Profesional atau Lakukan Sendiri

    Setelah menentukan tata letak dapur dan mengembangkan gambar, saatnya membuat keputusan penting tentang siapa yang akan kamu pekerjakan untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dengan tiga pilihan utama yaitu menyewa kontraktor umum atau GC yang dapat berkisar dari perusahaan kecil hingga besar.

    Di mana GC kecil biasanya memiliki biaya overhead lebih rendah dan tidak mengenakan komisi atau melakukan semua pekerjaan sendiri.

    Jika kamu adalah seorang DIYer berpengalaman dengan cukup waktu atau mempekerjakan subkontraktor sendiri dengan bertindak sebagai GC untuk menghemat biaya, meskipun ini memerlukan usaha ekstra dalam mengelola alur kerja dan pengawasan.

    Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

    Ketika kamu sudah siap untuk menyewa kontraktor umum atau memulai pekerjaan sendiri, saatnya untuk mengajukan izin. Izin ini perlu diperoleh dari berbagai lembaga, termasuk izin listrik, perpipaan, dan bangunan yang biasanya dikelola oleh kota atau daerah kamu.

    Selain itu, perusahaan air mungkin juga perlu memberikan izin untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasokan air dan drainase.

    Jika kontraktor umum yang menangani renovasi, mereka akan mengurus semua izin yang diperlukan. Namun, jika kamu melakukannya sendiri, langkah pertama adalah menghubungi lembaga perizinan setempat.

    Rencanakan Dapur Pengganti

    Siapkan rencana darurat untuk makanan selama dapur kamu tidak berfungsi. Dalam beberapa proyek renovasi dapur, pipa ledeng dan peralatan mungkin masih dapat digunakan pada beberapa bagian proyek.

    Namun, lebih sering, kompor, wastafel, dan peralatan lainnya akan terputus dan tidak dapat digunakan setidaknya untuk sementara waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

    Rencanakan untuk hidup tanpa dapur selama beberapa minggu. Kamu mungkin bisa bertahan dengan memindahkan beberapa peralatan ke ruang lain dan menyiapkan dapur sementara.

    Ruang rekreasi atau bar rumah yang dilengkapi dengan wastafel bisa berfungsi sebagai area memasak dan makan selama periode ini.

    Jika kamu memasak beberapa makanan sebelumnya dan menyimpannya di dalam freezer, kamu hanya perlu oven microwave untuk memanaskannya kembali.

    Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk makan lebih banyak di restoran atau bergabung dengan teman dan keluarga yang bersedia mengundang kamu ke rumah mereka, mungkin mereka akan menawarkan undangan jika kamu bersedia memasak untuk mereka.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menghadirkan Warna ke Dapur Rumah agar Terlihat Cantik



    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling banyak kegiatan di rumah. Seperti untuk memasak, bersantap hingga menyiapkan makanan untuk keluarga atau tamu di rumah.

    Dengan menciptakan desain fungsional yang juga menginspirasi kehidupan sehari-hari menjadi lebih penting. Warna dapat berperan, meskipun terasa menakutkan untuk menggunakan banyak warna di dapur.

    Melansir Ideal Home, Berikut beberapa cara sederhana menghadirkan warna ke dapur rumah agar terlihat menarik dan nyaman saat berada di dapur.


    Pilih Dua Warna

    Berpegang pada satu warna yang mencolok terkadang terasa seperti keputusan yang lebih besar daripada memilih beberapa corak. Dengan satu blok warna, kamu bebas memilih warna tertentu yang disukai dan yang akan bertahan lama.

    Sedangkan memilih tampilan dua warna akan memberi kamu lebih banyak fleksibilitas saat menerapkan skema warna itu ke seluruh rumah dan akan mengurangi tekanan pada keputusan kamu.

    Gunakan Pola

    Salah satu tren terbesar tahun ini adalah mewarnai seluruh ruangan dengan satu warna mencolok, termasuk semua bagian dari papan pinggir hingga langit-langit. Ini adalah tren yang terlihat sangat mengesankan tetapi membuat penggunaan warna lebih mudah.

    Pertimbangkan untuk menambah beberapa pola ke dalam warna agar lebih menarik dan berkilau. Melakukan hal itu akan menambah dimensi pada skema tetapi juga memudahkan kamu untuk mengambil warna dari ide wallpaper dapur untuk digunakan.

    Cat Dinding Bukan Lemari

    Ide cat merupakan salah satu cara paling serbaguna untuk menambahkan kepribadian ke rumah dan dapat menggantinya sesering yang diinginkan. Baik itu satu dinding atau seluruh dapur, warna ini akan menambahkan corak warna yang tegas.

    Jangan Takut Mencoba Warna Gelap

    Jika kamu memutuskan untuk mengecat lemari dapur atau membeli warna tertentu saat sedang dalam proses desain, memilih warna gelap mungkin merupakan pilihan terbaik.

    Memilih cat harus mencerminkan tampilan dan nuansa yang disukai dan warna yang bagus untuk menutupi tumpahan, cipratan, benturan, dan noda sehari-hari di dapur.

    “Warna hijau sedang hingga tua mungkin merupakan warna yang paling serbaguna untuk dipadukan dengan setiap gaya dekorasi interior dan memberikan kesan tenang di ruangan yang paling sibuk dan paling banyak digunakan,” kata Marianne Shillingford.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini Posisi Dapur yang Paling Dianjurkan dalam Islam



    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki dapur di dalamnya. Ruangan ini mempermudah penghuninya untuk memasak dan menyimpan persediaan makanan.

    Saat mendesain dapur, hal pertama yang harus ditentukan adalah menentukan letaknya. Dapur tidak bisa diletakkan di sembarangan tempat karena area ini mudah sekali lembap, menimbulkan bau, sering berserakan sampah, dan lantainya licin dari percikan air.

    Bahaya jika dapur berada dekat dengan kamar tidur atau ruang bermain anak. Saat kamu lengah, khawatirnya anak pergi ke dapur tanpa pengawasan.


    Umumnya dapur berada di belakang rumah, jauh dari pintu masuk. Ukuran rumah besar atau kecil, pasti berada di belakang. Namun, ada juga yang berada di tengah dan samping rumah. Lantas, posisi dapur mana yang lebih baik?

    Jika menilik ajaran Islam, dilansir dari islamicity.org, posisi dapur yang dianjurkan adalah berada di belakang rumah. Dapur yang berada di belakang lebih tertutup dan tidak terlihat oleh orang di luar atau tamu. Seperti yang kita tahu, dapur merupakan ruang di mana perempuan paling banyak menghabiskan waktu. Dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaga pandangan dari luar ke dalam rumah.

    Kemudian, dalam Islam juga dianjurkan dibuat sekat atau penutup antara dapur dengan ruangan lain. Tujuannya untuk mempermudah penghuni rumah leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Paling penting adalah dapur harus memiliki ventilasi. Bentuknya boleh jendela atau hanya lubang bukaan. Fungsinya untuk sirkulasi udara dan penerangan tambahan. Apabila kamu tinggal di apartemen biasanya sudah ada cerobong khusus di atas dapur untuk menghisap asap. Model penyedot asap ini juga banyak digunakan di dapur-dapur restoran.

    Jika dapur berada di dekat kamar mandi, pastikan pintu kamar mandi selalu dalam keadaan tertutup. Dalam sebuah Hadits riwayat Ibnu Majah, dijelaskan Rasulullah SAW pernah buang hajat di tempat yang jauh dan tidak terlihat oleh orang lain. Sikap Rasulullah SAW melandasi letak kamar mandi harus tertutup dan tidak di dekat area yang banyak dilalui orang.

    خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِىالْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى

    Artinya: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.” (HR Ibnu Majah).

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bingung Tata Letak Dapur? Ini Dua Tipe Populer yang Bisa Dicoba



    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan penting di rumah. Bahkan dapur menjadi salah satu ruangan yang cukup banyak aktivitas yang terjadi.

    Nah untuk memaksimalkan ruang dalam rumah, mendesain tata letak dapur tidak bisa sembarangan. Sebab, tata letak dapur harus menyesuaikan kebutuhan dan ukuran lahan agar memberikan manfaat yang maksimal.

    Merujuk pada buku berjudul ‘Membuat Dapur Idaman’ karya Gilly Love yang diterbitkan pada tahun 2007, terdapat dua tipe tata letak dapur yang bisa diterapkan di rumah sesuai kebutuhan.


    Dapur Pulau (Kitchen Island)

    Inspirasi kitchen island.Inspirasi kitchen island. Foto: Douglas Friedman via Elle Decor

    Jika kamu menyediakan ruang yang cukup luas untuk dapur, maka bisa gunakan tata letak dapur pulau (kitchen island). Tata letak dapur ini terkesan tradisional karena mengingatkan kita pada dapur di rumah-rumah petani yang luas yang letaknya di bawah tangga. Selain itu, tata letak ini mirip dengan dapur yang biasa digunakan oleh pabrik-pabrik kue.

    Tata letak dapur pulau (kitchen island) memiliki konsep meja dapur yang luas. Biasa dipilih juga oleh para koki untuk memudahkan pekerjaan mereka karena memiliki ruang gerak yang leluasa. Tata letak ini juga bisa dilengkapi dengan sink mungil untuk mencuci sayuran atau bahkan kompor yang tentu saja membutuhkan cooker hood tambahan.

    Selain itu, tipe dapur pulau (kitchen island) juga bisa menjadi “perhatian” para anggota keluarga. Hal ini disebabkan karena siapapun yang memasak akan lebih terlihat di dapur dan menjadi tontonan semua orang. Jika memiliki rumah yang luas serta banyak anggota keluarga, maka tipe dapur ini menjadi asyik untuk bercengkrama seperti makan sembari mengobrol.

    Dapur L atau U

    ilustrasi dapur minimalis dengan batu alam/Nicole Lanteri Design via Homes & Gardensilustrasi dapur minimalis dengan batu alam/Nicole Lanteri Design via Homes & Gardens Foto: Nicole Lanteri Design via Homes & Gardens

    Tata letak dapur U atau L juga banyak dijumpai pada rumah-rumah. Pada tipe ini biasanya membutuhkan dua atau tiga dinding sebagai titik segitiga kerja dapur. Adapun, segitiga kerja dapur adalah posisi wastafel, kompor, dan kulkas. Tipe ini sebetulnya cocok untuk dapur sempit maupun dapur luas. Namun, perlu diingat, seluas apapun dapur, segitiga kerja ini tidak boleh melebihi jarak yang optimum.

    Jika kamu mau meletakkan meja makan di dapur, maka tata letak dapur U atau L ini cocok karena bagian tengah dapur masih ada ruang. Namun, peletakkan meja makan di dapur juga harus cermat agar tidak membuat dapur menjadi semakin sempit. Meja makan di dapur juga harus diatur posisinya agar tidak mengganggu area kerja dapur untuk memasak.

    Itulah dua tipe tata letak untuk mendesain dapur rumah kamu. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Desain Dapur Cantik dan Elegan yang Bisa Jadi Inspirasi


    Jakarta

    Dapur tak hanya ruang belakang rumah untuk masak dan melakukan kegiatan domestik lain. Dengan sentuhan yang tepat, dapur tidak hanya fungsional tapi bisa terlihat estetis.

    Dapur yang bisa menampilkan kepribadian pemilik rumah ini bisa menjadi pusat perhatian, serta memunculkan semangat memasak. Simak sejumlah inspirasi dapur cantik dan elegan berikut ini.

    7 Inspirasi Dapur Cantik di Rumah Minimalis

    Dapur di rumah minimalis bisa dibuat dengan desain modern hingga ala kafe. Menurut buku 43 Inspirasi Dapur dan Pantry karya Dyah Ariani Pratiwi dkk dan buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus, berikut berbagai desainnya.


    1. Dapur Terbuka Modern Minimalis

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk)

    Dapur ini bersinggungan dengan ruangan keluarga. Sehingga, penghuni rumah bisa memasak sambil menonton TV yang ada di ruangan keluarga.

    Pemilihan cookerhood yang bertipe hanging pada tengah ruang sengaja di expose oa adanya mengisi konsep minimalis. Warna khas ruangan minimalis, hitam, putih, abu-abu ditambah sentuhan unsur stainless steel turut memperkuat kesan minimalis.

    2. Dapur dengan Layout L dan Breakfast Table

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Rancangan dapur modern minimalis ini mempunyai layout L dengan breakfast table. Konfigurasi L yang merapat ke dua sisi dinding menjadi pengisi ruang dapur.

    Sisi dinding yang panjang dibuat untuk area memasak hingga area saji. Sementara, susu dinding yang pendek berfungsi sebagai area mencuci dan area khusus kulkas.

    Breakfast table disisipkan di dalam dapur ini dan berfungsi sebagai meja persiapan. Area tersebut juga bisa dibuat untuk meja sarapan jika ditambahkan kursi-kursi di sekelilingnya.

    3. Dapur dengan Meja yang Bisa Dipindahkan

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Berbentuk L, dapur berikut mempunyai meja tambahan yang bisa dipindah-pindah. Cookerhoodnya berdiri sendiri dengan backpanel stainless steel, atau tidak terikat built in dengan kabinet atas.

    Kombinasi warna merah, putih, unsur stainless, serta warna kontras pada kayu dinding dapur menciptakan tampilan yang sangat modern dan hangat. Shocking red pada dapur mendominasi, sebab warna kayu di dinding dapur bisa meredamnya.

    4. Dapur Mungil Single Line

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: 43 Inspirasi Dapur dan Pantri karya Dyah Ariani Pratiwi dkk

    Dengan ruangan yang kecil, rancangan dapur harus dilakukan dengan cermat. Sehingga, pemiliknya bisa memiliki dapur yang memadai.

    Dapur ini dirancang single line dengan sink di bagian tengah, diapit dengan kulkas dan kompor. Lemari dapur dibuat simpel dari plywood atau kayu lapis dengan adanya variasi lemari tertutup berkaca sandblast di bagian atas. Hal tersebut membuat dapur bisa menampung banyak perangkat masal.

    Untuk memaksimalkan kebutuhan area simpan, bagian atas kulkas yang lazimnya terbuka ditambahkan lemari berpintu kaca. Sehingga, area tersebut bisa digunakan sebagai area simpan.

    5. Dapur ala Kafe

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Ingin memiliki dapur ala kafe di rumah? Kamu bisa memilih desain ini. Untuk membuatnya terkesan seperti di kafe, bentuk dapur letter U dengan pola kitchen set yang lengkung di bagian sudut.

    Meja makan dibuat lebih tinggi agar area bawah meja bisa digunakan untuk menyiapkan makanan. Kitchen set pada dapur terdiri dari area memasak dengan kompor dan cookerhood, serta area mencuci di bidang lengkung kitchen set.

    Kabinet atasnya digunakan untuk meletakkan piring, gelas, dan aksesori dapur lainnya. Sementara itu, rak kaca di atas cookerhood digunakan untuk meletakkan piring atau gelas hias.

    6. Dapur Aerodinamis

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Desain dapur ini bisa digunakan untuk ruangan berukuran 3 x 3 m. Aerodinamis yaitu bentuk yang seolah terdapat pergerakan di dalamnya.

    Hal ini terlihat dari tidak adanya sudut pada desain kitchen set. Proporsi bentuk kabinet bawah dibuat lebih besar dari kabinet atas.

    Aerodinamis tak hanya diaplikasikan pada bentuk kitchen set, tapi juga pada bentuk aksesori dapur, seperti kitchen sink dengan lengkungan di bagian sudut. Lampu yang digunakan begitu banyak mengikuti alur plafon. Selain itu, permainan efek cahaya juga digunakan pada kabinet atas.

    7. Dapur Mungil Elegan

    Inspirasi dapurInspirasi dapur Foto: (Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil karya Tim Maximus)

    Ruangan dapur mungil yang elegan juga bisa ditempatkan di ruangan dengan luas 3 x 2,5 m. Letak dapur ini menyatu dengan ruang keluarga, sehingga tidak ada batas yang masif antara ruangan satu dan lainnya.

    Untuk membedakan fungsinya, ditempatkan meja bar. Selain untuk pembatas ruang, area meja bar bisa digunakan sebagai area ruang makan kecil.

    Penggunaan material kayu, dengan finishing coating masih memperlihatkan tekstur kayu, sehingga bisa memberikan suasana hangat. Sementara, adanya meja bar dengan material marmer dan aksesori penggantung gelas memberi kesan yang elegan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 4 Hal Ini Karena Bisa Bikin Dapur Kelihatan Makin Sempit!


    Jakarta

    Dapur yang terasa sempit nggak melulu karena ukuran. Dapur dengan ukuran yang luas bisa juga terasa sempit.

    Hal itu bisa saja karena tata letaknya yang salah, desain yang nggak tepat, dan lainnya. Tapi nggak usah khawatir karena penghuni rumah bisa bikin dapur terasa luas dengan tanpa renovasi. Cukup jangan lakukan beberapa hal ini saja.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini hal-hal yang bisa bikin dapur terasa sempit.


    1. Terlalu Banyak Barang Berserakan

    Ini merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Jangan letakkan banyak barang di atas meja dapur karena akan terlihat berantakan. Hal ini juga bisa membuat area dapur terasa sempit karena terlalu banyak barang.

    Cukup taruh peralatan yang sering dipakai di atas meja dapur. Sisanya, taruh di dalam laci.

    2. Pencahayaan yang Buruk

    Pencahayaan juga bisa mempengaruhi kesan luas pada suatu ruangan. Pencahayaan yang buruk bisa membuat ruangan terasa sempit.

    Cara yang mudah untuk mengatasinya adalah dengan mengganti lampu bohlam dengan yang lebih terang. Bisa juga menambahkan lampu di bawah kabinet atau lemari dapur di bagian yang gelap.

    3. Lemari Dapur yang Berantakan

    Lemari dapur yang berantakan dan terlalu banyak barang bisa membuat penghuni rumah berpikir tak punya cukup ruang di dapur. Untuk mengatasinya adalah dengan mengatur isi lemari dapur.

    4. Pilihan Zonasi yang Buruk

    Setiap dapur memiliki zona khusus untuk mengeluarkan makanan, menyiapkan makanan, memotong dan mengiris sayuran, dan lainnya. Namun, ketika zona-zona ini ditumpuk, rasa sempit dapat muncul. Bahkan, seluruh ruangan terasa sempit.

    “Zonasi yang buruk-hal-hal seperti menyiapkan makanan, memasak, dan membersihkan-menciptakan ‘kemacetan’ yang tidak perlu dan membuat dapur terasa lebih sempit daripada yang sebenarnya,” kata managing director di Jewel Toned Interiors, Jaclyn Szerdi Morrison, dikutip dari The Spruce.

    Atasi masalah ini dengan memperlebar jarak antar zona, terutama di meja dapur di mana barang-barang yang berantakan terasa lebih terlihat dibandingkan area dapur lainnya.

    Itulah beberapa hal yang bisa membuat dapur terasa sempit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com