Tag: desain rumah

  • Alasan Rumah Hook Jadi Rebutan Ternyata Bukan Cuma soal Luas Tanah



    Jakarta

    Rumah hook kerap menjadi primadona di pasar perumahan modern. Di berbagai kompleks hunian, posisi di sudut jalan justru menjadi incaran karena dianggap memberikan nilai lebih dari sisi tampilan maupun fungsi.

    Tren ini tidak muncul tanpa alasan. Banyak pembeli melihat rumah hook sebagai simbol status dan fleksibilitas desain. Dengan dua sisi yang terbuka, rumah jenis ini menawarkan pencahayaan alami lebih baik sekaligus peluang tata ruang yang lebih dinamis.

    Menariknya, rumah hook memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding unit lain di blok yang sama. Fenomena ini membuat rumah hook tidak hanya diminati sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset investasi jangka panjang yang menjanjikan.


    Selain beberapa keunggulan tersebut, rumah hook juga memiliki keistimewaan dibanding unit lainnya dalam satu kawasan. Berikut beberapa kelebihan rumah hook yang bikin banyak orang kepincut dilansir dari Property Thrive, Senin (10/11/2025).

    Ruang Luar Lebih Besar

    Salah satu rahasia utama rumah hook adalah karena ukuran dan wujud lahan. Rumah hook biasanya menawarkan luas pekarangan rumah yang lebih besar. Selain itu, bentuk rumah juga memudahkan penataan sisi samping dan muka rumah, sehingga bagian ini dapat digunakan sebagai teras samping, garasi sisi samping, taman, atau bahkan bagian lainnya yang dibutuhkan sesuai kondisi rumah. Bagi pengembang dan pembeli yang ingin rumah dengan fasad yang menonjol, rumah hook dapat menjadi pilihan karena memberi peluang desain yang lebih luas dan fleksibel.

    Cahaya Alami dan Sirkulasi Udara Lebih Baik

    Karena memiliki dua sisi yang terbuka ke arah luar, rumah hook cenderung mendapatkan pencahayaan alami lebih banyak dan pasokan udara yang lebih baik. Sehingga hal tersebut akan mengurangi kebutuhan penerangan dan ventilasi buatan. Berdasarkan artikel Better Homes & Garden, rumah hook adalah rumah yang mendukung desain ramah lingkungan (passive design) dan digemari pemilik rumah modern.

    Nilai Jual Lebih Premium

    Rumah hook relatif lebih langka, karena hanya tersedia beberapa unit saja di setiap bloknya. Hal tersebut membuat saat permintaan naik, harga dan waktu penjualan juga seringkali menunjukkan keunggulan. Artikel Property Thrive, menunjukkan bahwa pengembang dan investor menilai rumah hook lebih tinggi karena potensi return (lebih premium 20-30% pada pasar tertentu), sehingga membuat rumah hook menjadi aset menarik untuk jangka menengah hingga panjang.

    Branding Rumah yang Lebih Kuat

    Rumah hook mudah terlihat karena rumah ini memiliki akses dari dua arah jalan, sehingga fasad dan lanskapnya memiliki peluang lebih besar untuk menampilkan visual rumah. Hal itu juga menjadi penting di era media sosial dan listing properti secara online. Desain fasad yang dirancang baik pada rumah hook, berpeluang menjadikannya unggulan dalam listing, dan berdampak pada minat pembeli.

    Berpeluang Untuk Fungsi Ganda

    Di beberapa kawasan yang memiliki peraturan fleksibel, akses jalan ganda memberikan peluang rumah untuk difungsikan secara komersial ringan, misalnya untuk kantor di rumah, toko kecil, studio, dan lainnya tanpa mengganggu tata letak kompleks. Sehingga hal ini dapat dijadikan pertimbangan bagi pembeli untuk menambah nilai ekonomi.

    Itulah beberapa keunggulan rumah hook dari segi fungsi dan desain yang menjadikannya ramai diminati. Semoga bermanfaat.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 6 Aturan Desain Rumah Anti Ketinggalan Zaman


    Jakarta

    Tren selalu berubah setiap waktu, termasuk dalam hal desain rumah. Namun, ada beberapa aturan desain yang ternyata tidak akan pernah lekang oleh waktu. Aturan ini diaplikasikan oleh orang yang tidak ingin repot menggonta-ganti desain rumah agar tidak ketinggalan zaman.

    Melansir The Spruce, Jumat (22/12/2023), berikut 6 aturan desain rumah anti ketinggalan zaman yang harus kamu ketahui.

    Gunakan Desain yang Simetris

    Saat ingin menciptakan tampilan rumah yang anti ketinggalan zaman, salah satu hal utama yang harus dipertimbangkan adalah pola simetris. Mata manusia cenderung tertarik pada sesuatu yang simetris dan seimbang.


    Bagaimana mencapainya? Duplikasi item-item tertentu untuk menciptakan kesamaan di kedua sisi ruangan. Penting untuk diingat bahwa tidak semua elemen harus berpasangan. Namun, titik fokus utama perlu ditetapkan dan didekorasi dengan elemen-elemen berpasangan di sekitarnya. Pola yang simetris memberikan rasa keseimbangan alami dan membiarkan mata menentukan di mana setiap unsur seharusnya berada.

    Ciptakan Titik Fokus

    Setiap ruangan memerlukan titik fokus yang kuat. Titik fokus memberikan mata tempat untuk beristirahat dan menyajikan tatanan yang memikat.

    Poin menarik seringkali hadir secara alami, seperti sofa atau jendela besar. Namun, jika tidak ada, ciptakan titik fokus dengan seni, elemen arsitektur, atau furnitur tertentu. Tentukan tempat di ruangan mana mata kamu ingin beristirahat dan bangunlah titik fokus di sekitar area tersebut.

    Pastikan semua furnitur diatur dengan memperhatikan titik fokus ini. Penting untuk memastikan hanya ada satu titik fokus agar tidak menciptakan kekacauan visual yang membingungkan.

    Gunakan Pola Klasik

    Rahasia ruangan yang anti ketinggalan zaman lainnya terletak pada penggunaan pola klasik, seperti garis-garis, motif bunga, dan kotak-kotak. Hindari cetakan tren yang mungkin cepat basi, seperti motif binatang dan geometris yang kuat.

    Penting untuk menggunakan setidaknya tiga pola dalam satu ruangan dan bervariasi dalam ukurannya. Gunakan pola secara merata di seluruh ruangan untuk menghindari ketidakseimbangan visual.

    Jangan Ikut-Ikutan Tren

    Tren adalah sesuatu yang tidak pernah abadi. Ruangan yang didesain mengikuti tren cenderung cepat ketinggalan zaman dalam beberapa tahun. Meskipun demikian, kamu masih bisa mengadopsi tren dalam porsi yang kecil, seperti menggunakan warna yang sedang tren dalam aksesori yang bisa diganti dengan mudah.

    Sembunyikan Alat-Alat Elektronik

    Alat-alat elektronik yang terlihat bisa mengganggu estetika ruangan. Meskipun ukuran alat-alat elektronik semakin kecil, TV tetap menjadi tantangan tersendiri. Belajarlah untuk menyembunyikannya atau mendekorasi sekitarnya agar tidak menjadi fokus utama yang mengganggu pandangan mata.

    Gunakan Barang Berkualitas

    Tanpa diragukan lagi, penggunaan perabot, kain, dan aksesori berkualitas tinggi adalah langkah utama menuju ruangan yang anti ketinggalan zaman. Barang-barang berkualitas tentu akan tahan lama sehingga bisa digunakan selama bertahun-tahun.

    Demikianlah aturan desain yang bisa kamu aplikasikan untuk menciptakan ruang yang anti ketinggalan zaman. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Rumah Dibuka ke Dalam Atau ke Luar, Pilih Mana?


    Jakarta

    Apakah kalian menyadari ke arah mana pintu rumah kamu saat dibuka? Kebanyakan pasti akan menjawab ke dalam. Tapi tahukah kalian alasan mengapa kebanyakan pintu didesain untuk dibuka ke arah dalam?

    Meski demikian, bukan berarti semua pintu harus didesain agar bisa dibuka ke dalam. Lantas bagaimana seharusnya pintu dibuka? Simak artikel ini untuk mengetahui beberapa faktornya, mulai dari keamanan, cuaca, keselamatan, hingga feng shui.

    Alasan Pintu Rumah Dibuka ke Dalam

    Ada sejumlah faktor yang membuat pintu rumah dibuka ke dalam. Berikut penjelasannya:


    1. Keamanan

    Dilansir dari situs Vivid Doors, pintu sebaiknya dibuka ke dalam rumah demi alasan keamanan, misalnya mencegah penyusup masuk ke dalam rumah.

    Pintu yang terbuka ke luar memiliki engsel di bagian luar. Ini memberi kesempatan penyusup untuk mencopot pintu dari tempatnya.

    Memang saat ini ada pelindung engsel agar tidak mudah dilepas. Namun tetap saja bukaan ke dalam lebih aman daripada ke luar. Pintu ke dalam juga lebih mudah dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan, seperti kait atau rantai.

    2. Cuaca

    Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan mengapa pintu lebih baik dibuka ke dalam. Jika pintu dalam keadaan terbuka ke luar, tiba-tiba datang angin kencang, maka pintu dapat terhantam keras dan menimbulkan kerusakan, terlebih jika pintu dilengkapi dengan kaca.

    Dalam cuaca hujan, pintu yang dibiarkan terbuka akan kehujanan. Kondisi ini membuat pintu kayu akan mudah rusak.

    3. Keselamatan

    Pintu rumah yang dibuka ke dalam dipilih dengan alasan faktor keselamatan. Misalnya dalam kasus kebakaran, petugas akan lebih mudah menerobos masuk melalui pintu yang terbuka ke dalam.

    4. Kepercayaan

    Sebagian kepercayaan menyebut pintu dibuka ke dalam memiliki banyak keberuntungan. Salah satunya adalah feng shui, seperti yang dilansir dari situs Favourite Homes.

    Dikatakan bahwa pintu terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Pintu yang seret dan perabot yang menghalangi pintu akan mengganggu energi positif yang akan masuk ke rumah.

    Bolehkah Pintu Dibuka ke Luar?

    Ternyata tidak semua pintu harus dibuka ke dalam. Berikut ini beberapa contoh pintu yang dibuka ke luar:

    1. Pintu Darurat

    Pintu darurat harus bisa dibuka ke luar karena alasan keselamatan. Dalam situasi darurat, orang biasa memutuskan sesuatu dengan cepat. Termasuk ketika membuka pintu, mereka akan lebih mudah mendorongnya daripada menariknya.

    Selain itu, pintu darurat juga harus bisa terbuka penuh tanpa terhalang sehingga orang bisa lewat dengan lebih mudah. Termasuk di rumah, jika kamu memiliki pintu darurat, buatlah pintu tersebut terbuka ke luar.

    2. Pintu Bangunan Publik

    Berbeda dengan rumah pribadi, bangunan publik lebih sering menggunakan pintu yang terbuka ke luar. Alasannya juga sama dengan yang dijelaskan di atas.

    Bangunan publik biasanya diakses banyak orang. Orang yang ingin menyelamatkan diri dari dalam, maka akan lebih mudah mendorong pintu tersebut daripada menariknya.

    3. Rumah-rumah di Swedia

    Rumah di beberapa negara juga kebanyakan didesain terbuka ke luar, seperti di Swedia. Ada beberapa teori yang menjelaskan alasannya.

    Teori pertama adalah adanya cerita tentang sekelompok orang mati dalam kebakaran. Ini membuat rumah-rumah dibuka ke luar sehingga memudahkan penghuni melarikan diri.

    Teori lain menyebut bahwa rumah Skandinavia berbentuk kecil sehingga ruangan dalam penuh dengan perabotan, sehingga pintu dibuat mengarah ke luar.

    Teori selanjutnya mengenai iklim di Swedia yang dingin dan sering turun salju. Dengan pintu terbuka keluar, mereka yang membuka pintu akan sekaligus mendorong salju ke luar sehingga membersihkan depan rumah dari tumpukan salju.

    Nah, itulah tadi sejumlah faktor dan alasan pintu rumah didesain mengarah ke dalam maupun ke luar. Kalau kamu pilih mana?

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Terapkan 9 Trik Ini Agar Rumah Tak Terlihat Kecil


    Jakarta

    Kamu punya rumah luas tapi terlihat kecil atau sempit? Atau kamu hendak membangun rumah dan tak ingin terlihat sempit?

    Coba simak dulu 9 trik agar rumah tak terlihat sempit berikut ini. Trik ini mulai dari penataan furnitur, pemilihan warna, dan pemilihan material.

    Trik Desain Agar Rumah Tak Terlihat Kecil

    Berikut ini 9 trik desain agar rumah kamu tidak terlihat kecil atau sempit, seperti dilansir dari familyhandyman.com:


    1. Dinding Cerah

    Pilihlah warna dinding yang cerah. Memilih warna gelap bisa membuat ruangan terasa lebih kecil. Warna gelap hanya digunakan sebagai aksen. Atau jika kamu benar-benar suka gelap yang dramatis, tambahkan cermin untuk membantu memantulkan cahaya.

    2. Jangan Pakai Ubin Kecil

    Jangan memakai ubin berukuran kecil di kamar mandi karena bisa membuat ruangan tampak lebih sempit. Kamu bisa menggunakan ubin persegi panjang ukuran 30×60 cm atau ubin persegi berukuran 40×40 cm.

    3. Pemasangan Tirai

    Pemasangan tirai atau gorden yang sembarangan bisa membuat ruangan tampak lebih kecil, terutama jika tirai berwarna gelap dan material yang tebal.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggantung gorden panjang lebih tinggi hingga mendekati langit-langit. Ini dapat menarik mata ke atas dan menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.

    4. Bersihkan Jendela

    Jangan lupa untuk selalu membersihkan kaca jendela. Selain masalah kebersihan, cahaya alami yang masuk ke ruangan juga bisa membuat ruangan terlihat lebih luas. Selain itu, cahaya matahari yang masuk juga menjadi tanda rumah yang sehat.

    5. Longgarkan Akses Masuk

    Pintu atau akses masuk selalu memberi kesan pertama bagi seseorang yang masuk ke rumah. Jika orang disuguhi banyak barang saat masuk, maka rumah akan terlihat sempit. Hindari menaruh jaket di dekat pintu. Kamu bisa menyimpannya di lemari interior.

    6. Jangan Terlalu Banyak Furnitur

    Jangan berlebihan membeli furnitur. Perabotan yang terlalu banyak akan membuat ruangan sempit. Terlebih jika ukuran rumah kamu sempit, maka lebih baik gunakan furnitur yang multifungsi, misalnya kursi yang sekaligus sebagai tempat penyimpanan barang, sofa yang bisa dilipat, dan sebagainya.

    7. Pilih Perabotan Ringan

    Selain jumlah, pilih juga perabotan yang ringan. Jangan menaruh lemari besar yang kokoh di ruangan sempit. Pilih kursi yang kaki-kakinya tipis, atau pilih perabotan yang berbahan transparan sehingga seakan-akan ruangan tidak penuh.

    8. Tanaman Secukupnya

    Menghias ruangan dengan tanaman tentu membuatnya tampak sejuk. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, maka ini bisa membuat ruangan terlihat sempit. Jangan biarkan tanaman tumbuh terlalu tinggi, dan jangan menggantungkan pot terlalu rendah.

    9. Tanpa Pintu

    Adanya pintu sebagai pembatas ruang-ruang bisa membuat rumah terlihat kecil. Lebih baik berikan akses terbuka agar pandangan semakin luas. Atau jika menginginkan tetap memakai pintu, pilihlah pintu kaca atau pintu Prancis yang membuat ruangan lebih luas.

    Demikian tadi 9 trik yang bisa kamu coba untuk membuat rumah tidak terlihat kecil. Selamat mencoba!

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Desain Rumah Sesuai Arah Kiblat


    Jakarta

    Kiblat merupakan arah yang suci bagi umat Islam karena menghadap ke Ka’bah yang dijadikan patokan ketika beribadah. Hal ini yang membuat arah kiblat mesti dihormati serta diperhitungkan dalam kehidupan seorang muslim.

    Melansir dari laman SeekersGuidance, sebagaimana adanya adab terhadap Al-Qur’an, ternyata muslim juga perlu menjaga adab terhadap kiblat. Untuk itu, muslim dianjurkan untuk mempertimbangkan arah kiblat bahkan ketika mendesain rumah.

    Hal ini turut menentukan arah dan letak kamar mandi, tempat tidur, serta berbagai elemen rumah lainnya. Berikut ini beberapa cara mendesain rumah sesuai arah kiblat.


    Kamar Mandi

    Dalam Kitab Al Umm Imam Syafi’i mengatakan, “Abu Ayyub mengetahui larangan tersebut dan dia melihatnya sebagai larangan yang bersifat mutlak. Ibnu Umar mengetahui menghadapnya Rasulullah SAW ketika buang hajat ke Baitul Muqaddas, dan dia tidak mengetahui larangan beliau.”

    Larangan menghadap kiblat saat buang hajat ini juga disebutkan dalam Kitab al-Muwatha’ karya Imam Malik, yaitu menceritakan kepadaku dari Malik dari Nafi dari seorang laki-laki dari Anshar, bahwa Rasulullah SAW melarang menghadap kiblat bagi orang yang buang air besar atau kecil.

    Oleh karena, muslim dianjurkan membangun kamar mandi dengan tempat mandi dan kloset WC yang tegak lurus dengan arah kiblat. Sebaliknya, wastafel untuk wudhu sebaiknya diposisikan menghadap kiblat.

    Kamar Tidur

    Selain itu, kamar tidur sebaiknya didesain kamar agar tempat tidur dapat diletakkan tegak lurus dengan arah kiblat. Tempat tidur sebaiknya diposisikan sedemikian rupa, sehingga orang yang tidur miring ke kanan menghadap kiblat.

    “Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan” (HR al-Bukhari dan Muslim).”

    “Rasulullah memerintahkan ‘Aisyah untuk menyiapkan tempat tidurnya. Tempat tidurnya pun disiapkan, lalu Rasulullah menghadap kiblat. Dan apabila beliau merebahkan diri di atasnya, beliau jadikan telapak tangan kanannya sebagai bantal.” (HR Abu Ya’la)

    Sedangkan Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, Maraqi al-‘Ubudiyah menjelaskan terkait hadits tersebut bahwa jika hendak tidur. Maka gelarlah tempat tidur dengan menghadap kiblat dengan bertumpu pada bagian kanan dengan menghadapkan wajah dan bagian depan tubuh pada arah kiblat.

    Musala

    Lalu, bila hendak membuat musala, maka semua penataan tempat duduk dan sajadah sebaiknya disesuaikan ke arah kiblat. Hal itu untuk memastikan orang-orang menghadap kiblat tidak hanya ketika mereka sedang salat, tetapi juga buat ibadah lainnya seperti berdzikir, berdoa, atau membaca Al-Qur’an.

    Dengan niat yang benar, mendesain rumah sesuai arah kiblat dapat menambah berkah dari Allah SWT. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Duh, 4 Kesalahan di Rumah Ini Bisa Mempengaruhi Kesehatan


    Jakarta

    Kesalahan memilih desain ruangan maupun barang-barang di rumah ternyata bisa berujung pada gangguan kesehatan lho. Maka dari itu, kamu perlu memilih barang-barang yang tidak memicu alergi atau mempengaruhi kesehatanmu.

    Salah satu contohnya adalah pemilihan lampu. Penggunaan lampu yang terlalu terang di kamar tidur bisa mengganggu atau membuat tidurmu tidak nyenyak. Hal ini bisa mempengaruhi suasana hati maupun kesehatanmu dalam jangka waktu panjang.

    Tak hanya lampu, ada berbagai contoh lainnya kesalahan-kesalahan dalam pemilihan barang atau desain ruangan yang bisa mempengaruhi kesehatanmu. Dilansir dari Real Simple, Senin (1/4/2024), berikut ini contohnya.


    1. Selimut

    Kesalahan memilih selimut ternyata bisa mempengaruhi kesehatanmu lho detikers. Sebab, ada beberapa selimut yang bisa memicu alergi.

    “Selimut bulu halus sedang tren tetapi juga bisa menjadi pemicu alergi. Sebaiknya pilihlah selimut alternatif lainnya dan lapisi tempat tidur dengan selimut tenun tebal untuk menciptakan tampilan volume serupa yang membuat kamu ingin langsung masuk ke tempat tidur,” ujar founder dan principal designer di North+Fair Interior Design, Marisa Bettencourt.

    2. Pencahayaan

    Pencahayaan merupakan salah satu hal penting di rumah karena bisa menciptakan suasana tertentu. Namun, tidak semua ruangan bisa memiliki pencahayaan yang sama. Misalnya pada ruang keluarga, ruang kerja, dan kamar tidur sebaiknya menggunakan teknik pencahayaan layering.

    “Pilihlah lampu gantung di tengah dengan nuansa hangat, sebaiknya yang memiliki peredup dan tambahkan beberapa lampu aksen seperti lampu meja dan lampu lantai,” kata Bettencourt.

    3. Jendela

    Memiliki jendela yang terang dan lebar di kamar tidur memang terlihat cantik dan bisa membuat banyak sinar matahari masuk ke dalam. Namun, terlalu banyak cahaya masuk ke dalam ruangan bisa mengganggu tidur kamu.

    “Membiarkan terlalu banyak cahaya masuk ke kamar tidur kamu di malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian yang mempengaruhi suasana hati, tekanan darah, bahkan hormon,” tutur Bettencourt.

    “Sebaliknya, pilihlah tirai penghalang cahaya yang lebih tebal untuk membantu menghalangi cahaya dari luar dan bahkan meredam kebisingan yang dapat mempengaruhi tidur malam yang nyenyak,” sambungnya.

    4. Tidak Ada Area Luar Ruangan

    Ada banyak manfaat kesehatan dari menghabiskan waktu di luar ruangan, seperti mendorong kita untuk berolahraga sekaligus meningkatkan konsentrasi. Namun, tak banyak orang melakukan aktivitas di luar ruangan karena sampai saat ini masih ada kebijakan bekerja dari rumah atau work from home. Nah, adanya area luar ruangan di rumah bisa bermanfaat untuk aktivitas tersebut.

    “Dengan menciptakan ruangan di luar, kita bisa mendapatkan sedikit udara segar dan menikmati alam terbuka,” kata Jessica Vegliacich dari J Layne Designs.

    Itulah beberapa kesalahan memilih desain ruangan dan pemilihan barang yang bisa mempengaruhi kesehatan. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Contoh Ide Rumah Minimalis yang Nyaman dan Estetik


    Jakarta

    Desain minimalis merupakan konsep yang mengutamakan efisiensi dan fungsi. Begitu juga dengan rumah minimalis yang arsitekturnya berfokus pada pengurangan aspek dekorasi dan ornamen, tetapi pada fungsi dari rumah tersebut.

    Melansir dari Zenhabits, rumah minimalis mencakup perabotan yang minimalis, mengedepankan kualitas daripada kuantitas serta tampilan yang bersih dan rapi.

    Nah buat kamu yang punya idaman hunian minimalis, berikut 5 ide untuk membangun rumah minimalis dengan desain modern dan menarik


    Contoh Inspirasi untuk Rumah Minimalis

    Jika kamu ingin membangun rumah yang minimalis, setidaknya berikut bisa menjadi tips yang membantu kamu melengkapi ide untuk hunian idamanmu.

    1. Pilihlah Cat yang Memberi Kesan Tertentu

    Warna cat rumah tentu memberikan kesan tertentu terlebih lagi untuk rumah minimalis yang tidak terlalu besar, warna cat merupakan elemen utama dalam pemberian kesan rumah minimalis.

    Kamu bisa menggunakan cat dinding dengan warna putih, abu-abu muda, krem, dan warna-warna netral yang cerah dipilih karena dapat menciptakan kesan ruangan yang bersih dan terbuka.

    Warna-warna terang ini juga memungkinkan untuk digabungkan dengan warna-warna cerah yang berani sebagai aksen dalam ruangan, menambahkan kehidupan dan mencegah kesan monoton.

    2. Gunakan Parabot Serbaguna

    Perabotan multifungsi adalah solusi praktis yang sangat tepat untuk mengatasi keterbatasan ruang dalam ruang tamu yang sempit karena dapat menyediakan banyak ruang penyimpanan. Kamu bisa memilih rak penyimpanan yang juga berfungsi sebagai pembatas ruangan.

    Pilihlah perabotan penyimpanan dengan desain yang ringan, sederhana, dan minimalis untuk mencegah kesan ruangan yang terlalu penuh, tapi tetap memberikan fleksibilitas dan fungsionalitas. Hal ini juga bisa untuk mencegah rumah minimalis yang mudah terlihat berantakan.

    3. Maksimalkan Penataan Ruang Tamu

    Ruang tamu biasanya berada di area paling depan rumah. Dari sini, kamu perlu menatanya dengan maksimal karena menjadi kesan pertama saat memasuki rumah.

    Memilih sofa yang cocok bisa menjadi tips pertamamu saat akan menata ruang tamu.

    Pilihlah sofa yang sesuai dengan proporsi luas ruangan dan cocok dengan meja tamu serta lampu yang memiliki desain yang ringan untuk menciptakan kesan ruangan yang terbuka dan lapang.

    Sebuah sofa minimalis dengan desain yang simpel adalah pilihan ideal untuk ruang tamu yang terbatas.

    4. Manfaatkan Fungsi Dinding

    Meskipun ruangan di rumah minimalis kecil, kamu masih bisa menyimpan banyak barang dengan baik menggunakan dinding.

    Pasang beberapa rak gantung, rak ambalan, dan kotak display dengan pintu kaca untuk menaruh buku, dekorasi, dan tanaman.

    Sertakan juga bingkai foto untuk gambar favoritmu. Jangan lupa tambahkan lampu yang cocok agar ruangan terlihat cantik. Semuanya ini bisa jadi bagian dari dekorasi keseluruhan ruanganmu.

    5. Tambahkan Karpet untuk Membuat Suasana Lebih Nyaman

    Pasang karpet supaya ruangan lebih nyaman dan hangat. Karpet juga membantu melindungi lantai dari barang-barang keras. Selain itu, karpet bisa bikin ruangan jadi lebih cozy, cocok untuk duduk-duduk santai.

    Selain dipilih karena fungsinya, kamu juga bisa memilih karpet dengan motif, warna, atau bahan karpet yang sesuai dengan ruanganmu. Ini akan memberikan kesan ruangan di rumah minimalismu lebih luas dan nyaman.

    Kekurangan dan Kelebihan Rumah Minimalis

    Sebelum membangun rumah minimalis, kamu perlu mengetahui kekurangan dan kelebihan rumah minimalis. Berikut adalah penjelasannya.

    Kelebihan Rumah Minimalis

    1. Harga Terjangkau

    Rumah minimalis mengutamakan kemudahan, fungsi, dan sederhana tapi tetap menarik. Karena ukurannya yang tidak terlalu luas, harga yang diperlukan untuk membeli atau membangun rumah ini pun terjangkau.

    Oleh karenanya, apabila kita masih memiliki penghasilan yang belum cukup besar, rumah ini menjadi pilihan yang tepat.

    2. Mudah Dijual Kembali

    Tidak seperti rumah besar pada umumnya, rumah minimalis sangat mudah untuk dijual kembali karena harga yang terjangkau dan desain rumah yang menarik.

    Hal ini juga cocok dijadikan sebagai investasi. Selain karena harga properti yang selalu naik tiap tahunnya, tetapi juga banyak diminati masyarakat.

    3. Lebih Mudah Mengurusnya

    Rumah minimalis lebih mudah dikelola karena ruangannya yang tidak terlalu besar dan banyak. Selain itu karena perabotannya juga tidak terlalu banyak, kamu akan lebih mudah untuk membersihkan dan merawatnya.

    4. Suasana Lebih Nyaman

    Suasana rumah minimalis jauh lebih nyaman karena memiliki kesan yang sederhana dan kamu tidak akan dipusingkan oleh banyak perabotan.

    Kekurangan Rumah Minimalis

    1. Terlihat Membosankan

    Karena rumah minimalis terlihat kosong dan polos terkadang akan terlihat biasa dan membosankan. Karenanya, kamu harus pandai memilih furnitur yang estetik atau interior yang modern.

    2. Akan terlihat Sempit Jika Tak Bisa Mengaturnya

    Jika kita tidak pandai mengatur atau memilih perabotan untuk rumah minimalis, mungkin saja bisa terlihat sempit dan tidak nyaman.

    Oleh karena itu, isian dari rumah minimalis juga harus tetap diatur agar memberikan kesan yang luas dan nyaman.

    3. Hanya Bisa Dihuni oleh Keluarga Kecil

    Karena luas tanah dan ukuran rumahnya tidak terlalu luas, rumah ini mungkin hanya bisa dihuni oleh keluarga kecil saja, mungkin di dalamnya hanya terdapat 2-3 kamar tidur. Sehingga kurang cocok ditinggali oleh banyak anggota keluarga.

    4. Mudah Terlihat Berantakan

    Rumah minimalis lebih mudah terlihat berantakan karena ruangannya yang tidak terlalu luas. Perlu menata perabotan dengan benar supaya isi rumah tetap rapi dan tidak mudah terlihat berantakan.

    Itu dia beberapa contoh ide rumah minimalis beserta tipsnya untuk kamu yang ingin membangun rumah minimalis estetik dan nyaman. Semoga membantu.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilih Atap Genteng Atau Dak Beton? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Sebelum membangun atau merenovasi rumah, kamu perlu mempertimbangkan desain atap rumah. Ada dua pilihan atap yang umum. Pertama yaitu atap genteng, kedua adalah tanpa genteng atau atap datar dengan dak beton.

    Sebelum memutuskan, kalian bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya. Untuk itu, simak dulu ulasan berikut yang dirangkum dari situs GJ Gardner dan Able Roof:

    Kelebihan Atap Dak Beton daripada Genteng

    Beberapa kelebihan rumah tanpa genteng atau atap datar dari dak beton adalah sebagai berikut:


    1. Hemat Biaya Pembangunan

    Atap tanpa genteng cenderung lebih hemat karena tidak perlu memasang kerangka besi baja hollow dan genteng. Atap datar hanya memerlukan adonan semen, besi, dan pasir.

    Waktu pembangunannya pun biasanya harus diselesaikan dengan cepat, sehingga biasanya rampung dalam sehari. Sementara genteng bisa beberapa hari, sehingga biaya harian tukang tidak terlalu besar.

    2. Estetika

    Bagi penggemar model minimalis dan modern, rumah tanpa genteng mungkin akan lebih estetik karena bentuknya simetris, sehingga terlihat jauh lebih rapi, klasik, dan indah dari luar.

    3. Perawatan Mudah

    Karena atap berbentuk datar dan lebih kuat daripada genteng, atap dak beton lebih mudah dirawat dan dibersihkan. Pengecekan pun dilakukan lebih mudah.

    Sementara untuk naik ke atap genteng harus sangat berhati-hati agar tidak jatuh atau atap tidak ambrol.

    4. Bisa Memasang Panel Surya

    Atap yang datar bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya dipasangi panel surya. Panel surya dapat menyimpan tenaga matahari dan listriknya bisa dimanfaatkan untuk sumber energi.

    5. Bisa Dibuat Rooftop

    Fungsi lain dari atap datar adalah bisa dibuat rooftop. Rooftop dapat digunakan untuk banyak hal, seperti taman, tempat bersantai, tempat jemuran, dan sebagainya.

    Kekurangan Atap Dak Beton daripada Genteng

    Berikut ini beberapa kekurangan atap dak beton daripada menggunakan genteng:

    1. Masalah Drainase

    Masalah paling utama dari atap datar adalah drainase. Saat hujan, air tidak segera mengalir ke saluran drainase, bahkan bisa menggenang. Hal ini membuat atap rawan bocor. Lapisi dengan cat antibocor sebagai pengaman dari hujan.

    2. Mudah Kotor

    Kotoran yang beterbangan lebih mungkin hinggap di atap datar daripada di atap genteng yang miring. Kotoran yang sering ditemukan di atap antara lain daun. Kamu harus sering-sering membersihkan atap ini agar selalu bersih.

    3. Rawan Berlumut

    Masalah perairan juga memungkinkan atap dak beton berlumut. Selain itu, rooftop yang digunakan sebagai taman juga berisiko menumbuhkan tanaman liar, bahkan akarnya mungkin merusak atap.

    4. Perlu Ditambahi Pelapis

    Agar lebih awet, atap datar perlu ditambahi pelapis, biasanya berupa dek kayu atau bahan atap gulungan. Namun bahan-bahan ini jenisnya terbatas, seperti TPO, EPDM, karet, dan bitumen.

    Itulah tadi kelebihan dan kekurangan atap datar dak beton dibandingkan atap genteng. Nah, sekarang kamu bisa menentukan mau pilih yang mana.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Jakarta Lagi Panas-panasnya, Begini Cara Desain Rumah Adem Tanpa AC


    Jakarta

    Jakarta dan wilayah sekitarnya tengah sedan diterpa cuaca panas beberapa hari belakangan ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan alasan beberapa pemicu cuaca panas ini.

    “Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 10 – 15 Mei 2024 di wilayah Jakarta berkisar antara 34,5 – 36,6 °C pada siang hari, dimana suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut mencapai hingga 36,6 °C,” kata Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani dikutip dari detikNews, Kamis (16/5/2024).

    Salah satu pemicu fenomena suhu panas terik di Jakarta adalah minimnya pertumbuhan awan. Hal ini membuat penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan oleh awan.


    Lalu, faktor lain yang menyebabkan cuaca panas di wilayah Jakarta dan sekitarnya karena musim kemarau. BMKG memonitor bahwa wilayah Jabodetabek telah masuk musim kemarau.

    Nah, kalau pengin rumah terasa adem tanpa AC bisa disiasati dari desain rumah. Desain rumah yang tepat bisa mengurangi terpaan hawa dari cuaca panas. Berikut ini caranya dilansir dari Harmony.

    Cara Desain Rumah Adem Tanpa AC

    1. Warna Rumah

    Warna cat yang gelap pada atap maupun tembok akan meningkatan serapan panas di rumah. Semakin reflektif warna cat, maka rumah akan semakin sejuk. Kamu bisa coba menggunakan warna terang seperti biru dan putih untuk suasana adem di rumah.

    2. Kipas Angin Plafon

    Biar ruangan terasa sejuk, kamu bisa memasang kipas angin plafon. Menggunakan AC di rumah bisa cukup menguras biaya, maka kipas angin bisa menjadi alternatif terjangkau. Apalagi buat di ruang keluarga atau ruang makan yang luas.

    3. Jendela

    Jendela menjadi aspek penting yang memengaruhi kondisi udara di rumah. Jendela memungkinkan cahaya dan udara segar masuk, tetapi juga bisa menjadi alasan utama peningkatan panas di dalam rumah.

    Saat membangun rumah, perhatikan penempatan jendela supaya tidak terpapar sinar matahari langsung berlebihan tanpa penghalang. Lalu, desain jendela yang memudahkan membuka sehingga udara mudah masuk.

    4. Sirkulasi Udara

    Pastinya sirkulasi udara tak boleh ketinggalan buat diperhatikan saat pembangunan rumah. Ingatkan arsitek agar membuat desain yang mendukung sirkulasi yang baik.

    Layout rumah bisa mempengaruhi aliran udara di dalam rumah. Kemudian, peletakan berbagai ventilasi rumah termasuk pintu dan jendela perlu direncanakan dengan strategis supaya ada ventilasi silang yang bikin rumah adem.

    5. Material Lantai

    Beberapa jenis lantai bisa lebih menahan panas, sehingga suasana rumah terasa lebih sejuk. Pilihlah bahan lantai yang bagus untuk iklim panas seperti keramik dan porselen yang cukup terjangkau.

    Itulah beberapa cara desain rumah yang adem tanpa AC. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Cerdas Beli Dekor Rumah dengan Budget Terbatas


    Jakarta

    Harga barang-barang yang kian melambung dapat menjadi halangan bagi pemilik rumah yang ingin mendekorasi rumah. Sebab, membeli furniture bakal menguras kantong.

    Meski demikian, penulis buku desain ‘Live Beautiful’ Athena Calderone mengungkapkan ada cara untuk memanfaatkan budget yang ada walau terbatas.

    “Meskipun bisa terasa sangat menegangkan untuk mendekorasi dengan anggaran kecil, kabar baiknya adalah bahwa kendala bukan akhir dari segalanya. Faktanya, kendala justru sering menjadi sumber kreativitas sejati,” ucap Calderone dikutip dari CNBC, Kamis (27/6/2024)


    Lalu, bagaimana cara hemat dekorasi rumah dengan anggaran terbatas? Yuk, simak caranya berikut ini.

    Tips Hemat Beli Dekor Rumah

    1. Ketahui Kapan Harus Belanja dan Kapan Harus Menabung

    Desainer di Decorist, Elizabeth Herrera menyarankan agar orang-orang mengabaikan siklus tren dan mengikuti kata hati saat membeli furniture.

    “Dengan cara ini mereka tidak ingin mendekorasi ulang setiap beberapa tahun,” kata Herrera.

    Selain itu, orang-orang juga harus tahu barang mana yang layak untuk dibelanjakan.

    “Nggak apa-apa untuk membeli aksesori trendi dengan harga lebih rendah untuk menyegarkan ruangan, tetapi pertahankan potongan yang lebih besar tetap klasik,” tambah dia.

    Lebih mudah mengetahui kapan perabot inti, seperti sofa dan meja ruang makan Anda, dibeli dengan harga murah, kata para ahli.

    2. Pilih Barang yang Awet

    Pastikan juga furnitur yang kamu inginkan bertahan lama.

    “Pikirkan jangka panjang,” kata Becki Owens, seorang desainer interior di California.

    “Jika Kamu sabar dengan prosesnya dan berinvestasi dalam barang berkualitas saat Kamu bisa, Kamu akan memiliki barang yang bisa Kamu bangun. Saya memiliki barang-barang yang berusia 20 tahun di rumah saya,” tambah dia.

    Jika tujuannya adalah umur panjang, Owens juga merekomendasikan untuk membeli furnitur inti dengan bahan yang tahan lama dan warna netral.

    “Kamu selalu dapat mengubah lapisan dekoratif seperti tekstil saat tren berubah,” kata Owens.

    3. Beli Barang Bekas

    Calderone mengatakan dia pendukung besar membeli furniture bekas dari toko antik, secara langsung dan online.

    “Kamu akan terkejut betapa berharganya harta yang bisa kamu dapatkan dengan harga terjangkau,” katanya.

    Itulah beberapa tips membeli dekor rumah dengan budget terbatas. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com