Tag Archives: deteksi

Catat! Ini Senjata Rahasia Para Trader Profesional Tetap Cuan di Pasar


Jakarta

Banyak trader kerap bingung menentukan momen terbaik untuk membeli atau menjual aset. Salah satu strategi yang populer dipakai profesional adalah kombinasi indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) dengan Stochastic Oscillator.

Sepanjang 2025, pasar global penuh gejolak akibat fluktuasi harga emas, kebijakan suku bunga The Fed, hingga isu geopolitik. Kondisi ini membuat volatilitas meningkat, terutama menjelang akhir tahun.

Menjelang akhir tahun, pasar biasanya mengalami peningkatan volatilitas dan volume. Momen ini menjadi kesempatan tepat bagi trader untuk mengevaluasi serta memperbaiki strategi trading demi menghadapi Q4 dengan lebih siap.


Dalam kondisi seperti ini, dibutuhkan alat bantu yang mampu memberikan sinyal pergerakan pasar secara cepat dan akurat. Salah satu strategi indikator yang kerap diandalkan trader profesional adalah kombinasi MACD dengan Stochastic, yang terbukti ampuh membaca arah tren maupun potensi titik balik harga.

Mengenal MACD & Stochastic

(Foto: dok. Valbury)

(Foto: dok. Valbury)

MACD (Moving Average Convergence Divergence) merupakan indikator teknikal yang digunakan untuk menganalisis pasar keuangan. Fungsinya membantu trader mengidentifikasi tren, mendeteksi potensi pembalikan arah, sekaligus menentukan peluang masuk atau keluar pasar. Dengan indikator ini, trader dan investor dapat memahami momentum serta kekuatan tren suatu aset.

Indikator ini digemari karena mudah dipahami, bahkan oleh pemula, efektif untuk menganalisis tren jangka pendek hingga menengah, serta fleksibel dikombinasikan dengan strategi teknikal lainnya.

Sementara itu, Stochastic digunakan untuk membaca momentum pergerakan harga. Alat ini kerap dipakai oleh Day Trader maupun Swing Trader dalam mengambil keputusan. Stochastic bekerja dengan membandingkan harga penutupan aset pada periode tertentu dengan rentang pergerakan harga dalam kurun waktu yang sama. Hasilnya, indikator ini menampilkan sinyal apakah suatu aset berada pada kondisi jenuh jual (oversold) atau jenuh beli (overbought), dengan skala nilai 0 hingga 100.

Mengapa Banyak Trader Pakai MACD & Stochastic?

MACD menjadi favorit para trader karena :

  • Multi-fungsi : Bisa digunakan untuk trading harian, swing, hingga jangka panjang

  • Cocok untuk semua instrumen : Forex, emas, saham, hingga crypto

  • Bisa deteksi reversal lebih awal lewat sinyal divergence

  • Mudah dipahami oleh pemula, tapi tetap tajam di tangan expert

  • Mudah dikombinasikan dengan strategi teknikal lain seperti Stochastic

Banyak trader menggabungkan MACD dan Stochastic untuk mendapatkan gambaran pasar yang lebih menyeluruh. Kombinasi ini memberikan double confirmation: MACD menunjukkan arah tren, sementara Stochastic membantu menentukan apakah momen tersebut tepat untuk masuk atau keluar. Dengan begitu, trader bisa mengambil keputusan dengan tingkat keyakinan yang lebih tinggi.

Meski populer, MACD tetap memiliki kelemahan. Indikator ini sensitif terhadap noise pasar, terutama saat kondisi sideways atau konsolidasi. Dalam situasi seperti itu, MACD berpotensi menghasilkan sinyal palsu yang tidak selalu diikuti oleh pergerakan harga signifikan.

Cara Menggunakan MACD & Stochastic

MACD bekerja dengan prinsip konvergensi dan divergensi. Konvergensi terjadi saat dua moving average bergerak saling mendekat, sementara divergensi adalah kondisi ketika keduanya saling menjauh.

Dalam penggunaannya, terdapat pula konsep histogram yang menunjukkan selisih antara garis MACD dan garis sinyal. Jika histogram berada di atas nol (positif), berarti garis MACD berada di atas garis sinyal, umumnya ditafsirkan sebagai sinyal bullish atau tren naik. Sebaliknya, histogram negatif (di bawah nol) mengindikasikan sinyal bearish atau tren turun.

Sementara itu, indikator Stochastic terdiri dari dua garis utama, yakni %K dan %D. Keduanya membantu trader membaca momentum pasar dengan lebih detail. Untuk memahami penerapannya dalam strategi trading, tersedia panduan lebih lengkap dalam ebook “Cari Momentum dengan Stochastic.”

Stochastic memiliki dua area yaitu :

  • Overbought, ketika garis stochastic berada di level > 80, artinya harga telah naik terlalu tinggi dan mungkin akan mengalami koreksi.

  • Oversold, garis stochastic berada di level < 20, harga telah turun terlalu rendah dan mungkin akan mengalami rebound.

Tips Menggunakan Indikator MACD & Stochastic

  • Bersabarlah dan sesuaikan dengan rencana trading Anda.Strategi menjadi efektif ketika digunakan bersama dengan indikator teknis lainnya dan dalam konteks tren pasar secara keseluruhan.

  • Gunakan Manajemen Risiko: Seperti halnya strategi trading lainnya, sangat penting untuk mengelola risiko dengan tepat. Tetapkan stop-loss untuk membatasi potensi kerugian serta untuk memastikan setiap transaksi sesuai dengan toleransi risiko Anda.

  • Sebelum menggunakan uang sungguhan, disarankan untuk menguji coba dengan akun Demo. Hal ini akan membantu Anda memperoleh kepercayaan diri terhadap strategi dan sesuai gaya trading Anda.

Kombinasi antara MACD dan Stochastic bisa menjadi strategi yang efektif di pasar yang bergerak cepat dan penuh dinamika seperti tahun ini. Dengan memadukan analisis tren dari MACD dan pembacaan momentum melalui Stochastic, trader dapat mengurangi potensi sinyal palsu sekaligus meningkatkan ketepatan saat menentukan titik masuk (entry).

Bagi Anda yang ingin memahami strategi ini lebih dalam, tersedia panduan lengkap dalam ebook Trading Akurat dengan MACD dan Cari Momentum dengan Stochastic. Kedua ebook ini dilengkapi dengan study case yang bisa membantu Anda menyusun strategi trading yang lebih terarah dan percaya diri.

Disclaimer: Perdagangan berjangka komoditi memiliki potensi keuntungan tinggi, namun juga mengandung risiko kerugian yang besar. Sebelum berinvestasi, pastikan Anda memahami dengan baik mekanisme perdagangan berjangka serta isi perjanjian dan peraturan yang berlaku.

(copr/Valbury)



Sumber : finance.detik.com

Penyebab, Pencegahan, hingga Cara Pulihkan Akun DANA yang Dibekukan


Jakarta

Akun DANA yang dibekukan tentu bisa menjadi masalah besar, terutama jika saldo dan transaksi penting Anda tersimpan di dalamnya. Pembekuan akun biasanya terjadi karena alasan keamanan seperti aktivitas mencurigakan, pelanggaran kebijakan, atau kesalahan dalam verifikasi data.

Jika mengalami hal ini, sebaiknya Anda tidak panik karena ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memulihkan akun DANA. Nah, ini cara memulihkan akun DANA yang dibekukan agar Anda dapat kembali menggunakan layanan dompet digital ini dengan lancar tanpa kendala.

Faktor Penyebab Akun DANA Dibekukan

Pembekuan akun DANA dapat terjadi karena berbagai faktor yang berkaitan dengan keamanan dan kebijakan penggunaan. Sistem DANA sendiri sudah dilengkapi dengan fitur keamanan canggih yang secara otomatis mendeteksi aktivitas mencurigakan atau pelanggaran tertentu.


1. Salah PIN

Beberapa penyebab umum pembekuan akun yakni salah memasukkan PIN tiga kali berturut-turut. Hal ini dapat memicu pembekuan akun sementara, sebagai upaya perlindungan DANA untuk akun pengguna dari akses tidak sah.

Selain itu, verifikasi identitas yang belum lengkap juga bisa menjadi faktor pembekuan akun, karena Know Your Customer (KYC) merupakan langkah penting dalam memastikan keabsahan data pengguna.

2. Transaksi mencurigakan

Indikasi penipuan dalam penggunaan akun seperti transaksi yang mencurigakan atau terkait dengan aktivitas ilegal juga dapat menyebabkan akun dibekukan demi keamanan pengguna.

Selanjutnya transaksi yang tidak normal, misalnya nominal yang sangat besar atau pola penggunaan yang tidak biasa. Hal itu bisa memicu sistem untuk melakukan tindakan pencegahan.

3. Penyalahgunaan akun

Pelanggaran kebijakan pengguna seperti penyalahgunaan akun untuk transaksi yang dilarang dapat berujung pada pembekuan sebagai bentuk penegakan aturan DANA.

Setelah memahami penyebab pembekuan akun, Anda dapat mengambil langkah pencegahan agar tetap bisa menggunakan layanan DANA dengan lancar. Namun bila Anda termasuk salah satu pengguna yang mengalami pembekuan akun DANA, coba simak cara memulihkan akun DANA berikut ini.

Cara Memulihkan Akun DANA yang Dibekukan

1. Lapor ke Live Chat DIANA

DIANA merupakan layanan asisten digital DANA yang akan membantu menyelesaikan berbagai masalah Anda dan tersedia selama 24 jam. Untuk melapor ke DIANA, Anda perlu membuka aplikasi DANA dan masuk ke halaman ‘Saya’, kemudian pilih ‘Pusat Resolusi’, dan pilih ‘Bantuan’. Selanjutnya Anda akan menemukan live chat DIANA.

Anda juga bisa mengakses DIANA melalui ‘Riwayat Transaksi’ pada aplikasi DANA. Setelah menemukan DIANA, bisa langsung melaporkan kendala yang dialami seperti akun Anda dibekukan. Lalu jelaskan juga kronologi secara jelas agar tim DANA bisa membantu Anda dengan cepat.

Jika sudah menjelaskan kronologinya, Anda hanya perlu mengikuti instruksi dari DIANA. Biasanya Anda akan diminta untuk melengkapi dokumen tambahan atau mengikuti proses verifikasi ulang.

Setelah laporan diterima, maka DANA akan memverifikasi akun dan mengkonfirmasi apakah bisa segera diaktifkan kembali atau membutuhkan waktu yang lebih lama.

2. Lengkapi Verifikasi Identitas

Jika pembekuan akun Anda disebabkan oleh verifikasi identitas yang belum lengkap, maka sebaiknya segera selesaikan proses KYC dengan benar.

Pastikan Anda memasukkan data yang valid dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar proses verifikasi dapat berjalan lancar. Dengan demikian, akun Anda bisa segera dibuka kembali dan digunakan lagi.

3. Pastikan Tidak Ada Pelanggaran Kebijakan

Jika akun Anda dibekukan karena dugaan pelanggaran kebijakan, maka segera lakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada pelanggaran lebih lanjut. Tinjau kembali aturan dan kebijakan DANA agar Anda memahami ketentuan yang berlaku.

Ketika memastikan kepatuhan terhadap kebijakan tersebut, Anda dapat menghindari masalah serupa di masa depan dan menjaga akun tetap aktif serta dapat digunakan dengan aman.

4. Hubungi Layanan Pelanggan DANA

Jika kendala yang Anda hadapi tidak dapat diselesaikan melalui DIANA, maka segera hubungi layanan pelanggan DANA untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Anda dapat menghubungi layanan pelanggan DANA melalui email atau media sosial resmi, seperti Twitter/X di @danawallet, Facebook di facebook.com/danawallet, atau Instagram di @ dana.id.

Pastikan untuk menyampaikan detail permasalahan serta nomor telepon Anda agar proses penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.

Cara Mencegah Pembekuan Akun DANA

Mencegah pembekuan akun tentu akan lebih baik daripada harus mengatasinya setelah terjadi. Untuk mencegahnya, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar akun DANA Anda terjaga. Berikut cara mencegahnya:

  1. Selalu ingat PIN Anda dan hindari kesalahan berulang saat memasukkannya. Jika lupa, segera gunakan fitur reset PIN di aplikasi.
  2. Pantau aktivitas transaksi agar tidak ada aktivitas yang mencurigakan. Jika berencana melakukan transaksi dalam jumlah besar, sebaiknya lakukan secara bertahap untuk menghindari deteksi sebagai aktivitas abnormal.
  3. Lengkapi verifikasi identitas (KYC) dengan benar agar tidak ada pembatasan di kemudian hari.
  4. Pastikan penggunaan akun sesuai dengan kebijakan DANA dengan membaca dan memahami syarat serta ketentuannya. Hindari aktivitas yang melanggar aturan agar akun tetap aman dan dapat digunakan tanpa kendala.

Memulihkan akun DANA yang dibekukan memang memerlukan langkah-langkah yang tepat dan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Namun dengan memahami penyebab pembekuan akun, melengkapi verifikasi identitas Anda, serta memastikan kepatuhan terhadap aturan, Anda dapat mengembalikan akses ke akun dengan lebih cepat.

Jika masih mengalami kendala, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan DANA melalui email atau media sosial resmi seperti tercantum di atas.

Bila akun sudah pulih, Anda bisa kembali lagi bertransaksi menggunakan DANA seperti untuk membayar berbagai tagihan, belanja, hingga investasi. Anda juga bisa saling transfer ke sesama pengguna DANA maupun ke rekening bank secara gratis.

Yuk, aman bertransaksi pakai DANA!

(akn/ega)



Sumber : finance.detik.com

Mengenal Ajaib Protect, Layanan Ajaib yang Memastikan Keamanan Investasi


Jakarta

Ajaib menghadirkan layanan Ajaib Protect sebagai pendekatan keamanan menyeluruh untuk mencegah kejahatan finansial digital seperti phishing dan rekayasa sosial. Ajaib Protect dihadirkan sebagai solusi perlindungan yang proaktif dan menyeluruh bagi para investor.

“Kepercayaan jutaan pengguna adalah fondasi utama kami,” ujar Direktur Utama Ajaib Sekuritas, Juliana, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8/2025).

Juliana menerangkan inisiatif ini mencerminkan komitmen Ajaib dalam menciptakan ekosistem investasi yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga aman dan berorientasi pada perlindungan investor.


Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa kerugian masyarakat akibat investasi ilegal dan kejahatan finansial digital mencapai triliunan rupiah setiap tahun. Ajaib Protect hadir sebagai sistem perlindungan menyeluruh yang mengintegrasikan aspek teknologi, edukasi, dan layanan untuk menjaga keamanan pengguna dalam berinvestasi

“Ajaib Protect adalah bentuk tanggung jawab kami untuk tidak hanya menyediakan akses investasi, tapi juga mengawal setiap langkah penggunanya. Dengan teknologi yang Aman, edukasi yang Pintar, dan dukungan penuh Care, kami ingin membangun ekosistem investasi paling aman di Indonesia,” tambahnya.

Ajaib Protect dibangun di atas tiga pilar utama yang saling memperkuat:

1. Pilar AMAN (Keamanan Teknologi Terdepan)

Ajaib memperkuat infrastruktur keamanannya dengan teknologi canggih, termasuk enkripsi data berlapis, otentikasi biometrik, Two-Factor Authentication (2FA), serta sistem deteksi anomali berbasis AI yang memonitor aktivitas mencurigakan secara real-time untuk mencegah akses tidak sah.

2. Pilar PINTAR (Edukasi Finansial Terstruktur)

Menyadari bahwa investor yang teredukasi adalah benteng pertahanan terbaik, pilar ini menjadi payung bagi gerakan literasi keuangan #SIAPinvestasi. Melalui gerakan ini, Ajaib secara masif menggelar webinar keamanan, menyajikan konten edukasi di aplikasi, serta menjalankan program literasi sejak dini.

3. Pilar CARE (Program Dukungan Responsif)

Melalui Ajaib Care Program, Ajaib mendedikasikan jalur layanan khusus bagi pengguna yang menghadapi kendala keamanan atau memiliki pertanyaan. Tim Ajaib Care dilatih untuk memberikan bantuan yang responsif, empatik, dan solutif, memastikan setiap pengguna merasa didengar dan didampingi saat mereka membutuhkan bantuan.

“Teknologi ‘Aman’ kami mencegah masalah, edukasi ‘Pintar’ kami memberdayakan pengguna, dan ‘Ajaib Care’ hadir untuk membantu jika masalah tetap terjadi. Kombinasi ketiganya adalah janji kami untuk mengawal setiap langkah investor di platform Ajaib,” papar Juliana.

Dengan Ajaib Protect, pengguna akan menerima notifikasi keamanan secara berkala, akses mudah ke pusat edukasi, serta akses prioritas ke layanan Ajaib Care untuk semua pertanyaan terkait keamanan akun.

“Tujuan kami adalah menjadikan investasi sebagai kegiatan yang aman dan nyaman bagi semua orang,” tutup Juliana.

(ega/ega)



Sumber : finance.detik.com

Saldo Simpanan Tokocrypto Tembus Rp 5,8 T, Terbanyak dari Bitcoin


Jakarta

Bursa perdagangan aset kripto Indonesia, Tokocrypto mencatat Bukti Cadangan/Saldo Simpanan (Proof of Reserves/PoR) mencapai US$ 345.379.785 atau Rp 5,8 triliun (kurs Rp 16.869) per 1 Januari 2026. Angka tersebut tumbuh hampir dua kali lipat dibanding periode awal peluncuran pada tahun 2023 silam.

Aset utama dalam PoR berasal dari token berkapitalisasi besar yang mapan secara global, termasuk yang paling aktif diperdagangkan. Token-token tersebut di antaranya, Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, dan Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

“Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$ 345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” ungkap CEO Tokocrypto, Calvin Kizana dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/1/2026).


Calvin menjelaskan, transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang. Tokocrypto sendiri mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna.

Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri untuk memastikan saldonya tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Teknologi zk-SNARKs juga digunakan untuk membuktikan total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

Tokocrypto juga menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Sejalan dengan itu, Tokocrypto membukukan nilai transaksi sebesar Rp 150 triliun hingga Desember 2025.

“Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip
cakupan aset 1:1,” pungkas Calvin.

Tonton juga video “Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,8 M, Apa Penyebabnya?”

(ahi/ara)



Sumber : finance.detik.com

Belajar dari Kasus di Malang, Ini 4 Cara Deteksi Penyewa Kos ‘Red Flag’


Jakarta

Ramai di media sosial, seorang pemilik kos di Kota Malang membuka paksa sebuah kamar kos karena tidak membayar biaya sewa selama 2 bulan. Saat dibuka, di dalamnya justru hanya ada sebuah tambak lobster dan berbau tidak sedap. Penyewa kamar tersebut tidak terlihat di sana, bahkan barang-barang pribadinya tidak ada di kamar tersebut.

Pemilik kos, Zidan mengatakan penyewa kamar tersebut memang sejak awal belum membayar uang sewa dan mengisi data diri. Pemilik kos tetap memperbolehkannya dia menempati kamar tersebut karena memang sistem pembayarannya di akhir.

“Belum, belum (bayar uang sewa). Boleh (bayar di akhir), kalau di kita memang gitu. Yang penting tahu tanggung jawabnya,” jelasnya kepada detikProperti belum lama ini.


Setelah 2 bulan tanpa kabar, bahkan saat ditelpon tidak diangkat, sesuai peraturan kos, kamar tersebut harus dikosongkan untuk penyewa baru.

Menilik dari kejadian kos-kosan di Malang ini, penting bagi pemilik usaha kos-kosan memastikan calon penyewa agar tidak tertipu. Apalagi jika kasusnya kamar tersebut sampai disalahgunakan yakni dipakai untuk tambak lobster.

Pengamat properti sekaligus Direktur Investment PT Global Asset Management, Steve Sudijanto mengatakan penyewa seperti ini termasuk calon penyewa red flag.

“Red flag itu penyewa yang kita ingin hindari dan kita tidak mau dia ada di properti kita,” jelas Steve saat dihubungi detikProperti, Sabtu (17/8/2024).

Dia menyampaikan ada 4 cara untuk menghindari calon penyewa red flag seperti yang terjadi di kos-kosan Malang yakni sebagai berikut.

1. Minta Isi Formulir

Cara untuk mengenali calon penyewa adalah mengetahui identitasnya terlebih dahulu. Pemilik kos wajib memberikan formulir data diri yang harus diisi. Bentuknya bisa berupa lembaran kertas atau digital (e-form).

“Untuk mengetahui calon penyewa ini red flag atau tidak. Pertama minta untuk mengisi formulir,” ujarnya.

Dengan mereka bersedia mengisi formulir ini, secara tidak langsung calon penyewa sudah terikat dengan pihak pemilik kos meskipun itu belum keputusan final.

“Form adalah langkah awal. Di dalamnya ada nama, NIK, alamat, nomor telepon, e-mail, dan unit sewa yang dipilih. Apakah dia bekerja? Di mana? Posisinya apa? Kalau kuliah, kuliah di mana? Orang tuanya siapa?” sebutnya.

2. Minta Bayar Deposit

Langkah kedua adalah minta calon penyewa untuk membayar deposit atau uang muka. Jika masa sewanya cukup panjang seperti 12 bulan, maka uang deposit yang harus diberikan setara dengan biaya sewa 1 bulan. Hal ini untuk menghindari penyewa kabur.

“Minta mereka membayar deposit. Biasanya yang red flag atau yang memiliki itikad tidak baik, biasanya kapasitas keuangannya terbatas dan tidak mau membayar deposit karena itikadnya mau kabur. Jika calon penyewa benar-benar menginginkan unit, mereka bersedia membayar uang muka atau deposit,” paparnya.

3. Buat Kontrak Tata Tertib

Pemilik kos harus memiliki peraturan atau tata tertib di kos-kosan tersebut. Di dalamnya disebutkan kegiatan apa yang boleh dan tidak boleh. Sebagai contoh, penyewa tidak boleh melakukan tindakan melanggar hukum, dilarang membawa orang di luar jam yang ditentukan, atau tidak boleh menggunakan kamar sebagai gudang.

Kemudian, setiap penyewa harus menandatangani dan menyetujui isi dari tata tertib tersebut.

“Pada saat mereka datang, coba diberikan suatu kontrak tata tertib. Pada saat mereka mau menandatangani tata tertib, berarti mereka memiliki itikad baik,” tambahnya.

4. Pembayaran di Awal

Terakhir, agar tidak tertipu pemilik kos harus meminta bayaran sewa di awal. Untuk menghindari penyewa menunggak, pemilik kos bisa mengingatkan pembayaran sejak pertengahan bulan.

“Kos itu minimal ada deposit 1 bulan. Pembayaran harus di depan. Kalau di belakang akan menimbulkan polemik,” tegas Steve.

“Sistem penagihan. Unit kos itu dibayarnya bisa bulanan atau per 3 bulanan. Jadi kita bisa mulai gencar menagih itu di pertengahan atau akhir minggu ketiga, awal minggu keempat,” tambahnya.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Rayap Diam-Diam Mengancam! Kenali Tanda, Bahaya, dan Cara Mencegahnya



Jakarta

Jangan menganggap keberadaan rayap hanya ancaman kecil. Sebab kenyataannya rayap bisa menimbulkan dampak yang besar. Bahkan jika dihitung total kerugian akibat serangan rayap di Indonesia mencapai triliunan rupiah.

Serangga ini tidak hanya merusak perabotan, tetapi juga dapat melemahkan struktur bangunan secara perlahan tanpa disadari. Banyak pemilik rumah baru menyadari keberadaan rayap ketika kerusakan sudah cukup parah, yang tentunya membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Menurut laporan Asosiasi Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI), lebih dari 30% bangunan di Indonesia mengalami infestasi rayap dalam lima tahun pertama setelah dibangun. Data ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman rayap terhadap properti di Indonesia.


Ketua Umum ASPPHAMI, Boyke Arie Pahlevi menjelaskan bahwa kondisi iklim tropis Indonesia dengan kelembapan tinggi (70%-90%) serta tanah yang kaya bahan organik sangat mendukung pertumbuhan populasi rayap.

“Kondisi lingkungan di Indonesia sangat ideal bagi rayap untuk berkembang biak. Hampir 70% wilayah di Indonesia memiliki potensi serangan rayap,” ungkap Boyke dikutip Minggu (16/3/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa infestasi rayap tidak hanya terjadi pada perumahan, tetapi juga pada bangunan komersial, perkebunan, dan sektor kehutanan. “Kerugian ekonomi akibat serangan rayap di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 2,8 triliun per tahun,” tambahnya.

Kenapa Rayap Begitu Merusak?

Rayap hidup dalam koloni besar dan bekerja tanpa henti. Jenis yang paling sering menyerang bangunan adalah rayap tanah (subterranean termites) dan rayap kayu kering (drywood termites).

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Economic Entomology (2021), rayap tanah memiliki kemampuan menggali terowongan hingga 100 meter untuk mencari sumber makanan. Hal ini membuat mereka sangat sulit dikendalikan tanpa metode pengendalian yang tepat (Lewis et al., 2021).

Kerugian akibat infestasi rayap meliputi:

  1. Kerusakan struktur bangunan – Rayap dapat melemahkan fondasi rumah, lantai, dan dinding kayu secara bertahap.
  2. Merusak furnitur dan dokumen penting – Perabotan berbahan kayu hingga buku dan kertas bisa menjadi sasaran utama.
  3. Biaya perbaikan yang tinggi – Jika infestasi rayap tidak segera diatasi, perbaikan dapat memakan biaya yang sangat besar. Data dari National Pest Management Association (NPMA) menunjukkan bahwa kerusakan akibat rayap di seluruh dunia mencapai lebih dari USD 5 miliar per tahun.

Bagaimana Mengetahui Keberadaan Rayap?

Mendeteksi rayap lebih awal bisa mencegah kerusakan lebih parah. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  1. Kayu terdengar kosong atau rapuh saat diketuk – Menandakan bagian dalamnya telah dimakan rayap.
  2. Muncul serbuk kayu di sekitar perabotan – Bisa jadi rayap telah aktif di dalamnya.
  3. Terowongan tanah di dinding atau lantai – Biasanya dibuat oleh rayap tanah untuk menghubungkan sarang dengan sumber makanan.
  4. Sayap rayap yang berjatuhan – Sering ditemukan di dekat pintu atau jendela, menandakan adanya koloni baru yang sedang berkembang.

Pencegahan Rayap yang Tepat

Langkah pencegahan sederhana dapat membantu melindungi rumah dari serangan rayap. Dirangkum dari berbagai sumber berikut Beberapa metode yang direkomendasikan oleh para ahli meliputi:

  1. Menjaga kelembapan rumah – Menurut penelitian dalam International Journal of Pest Management (2020), rayap lebih aktif di lingkungan dengan kelembapan tinggi (Evans & Forschler, 2020). Ventilasi yang baik membantu mengurangi risiko infestasi.
  2. Menggunakan kayu yang diawetkan – Kayu yang telah diberi perlakuan khusus lebih tahan terhadap serangan rayap.
  3. Rutin memeriksa area rumah – Deteksi dini sangat penting agar rayap tidak berkembang biak. Laporan dari Building and Environment (2019) menyebutkan bahwa inspeksi tahunan dapat mengurangi risiko infestasi hingga 60% (Buczkowski & Bertelsmeier, 2019).

Namun, dalam beberapa kasus, rayap bisa tetap muncul meskipun langkah pencegahan sudah dilakukan. Jika tanda-tanda infestasi mulai terlihat, tindakan yang lebih efektif perlu diambil.

Metode Efektif untuk Mengatasi Rayap

Beberapa teknik yang umum digunakan dalam penanganan rayap antara lain:

  1. Metode umpan (baiting system) – Cara ini melibatkan penggunaan umpan khusus yang menarik rayap dan secara bertahap mengendalikan populasi mereka.
  2. Penyemprotan termitisida – Larutan ini membantu membentuk penghalang perlindungan untuk mencegah rayap masuk kembali.
  3. Perlakuan fumigasi – Digunakan untuk menangani infestasi rayap dalam skala besar.

Karena sifatnya yang sulit dideteksi, rayap sering kali baru terlihat setelah menyebabkan kerusakan serius. Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar pemeriksaan dan perlindungan dilakukan secara berkala untuk menghindari risiko yang lebih besar di kemudian hari.

“Pencegahan dini selalu lebih baik daripada perbaikan. Rayap bisa bekerja tanpa terdeteksi selama bertahun-tahun, sehingga pemeriksaan rutin sangat dianjurkan untuk memastikan bangunan tetap aman,” ujar Reza Gusta, Marketing Manager di AAG Pest Control.

“Selain inspeksi rutin, pemilik rumah bisa bekerja sama dengan jasa pengendalian hama profesional untuk memastikan perlindungan yang lebih optimal. Dengan metode yang tepat, risiko kerusakan akibat rayap bisa ditekan secara signifikan.” imbuh Reza.

Untuk memastikan rumah tetap bebas rayap dalam jangka panjang, banyak pemilik rumah kini memilih jasa anti rayap seperti AAG Pest Control yang dapat memberikan perlindungan menyeluruh. Dengan metode yang tepat, pengendalian rayap tidak hanya mengatasi masalah yang ada, tetapi juga mencegah infestasi baru di masa mendatang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

CCTV Rentan Jadi Sasaran Serangga-Tikus, Begini Cara Rawatnya biar Tetap Aman



Jakarta

CCTV merupakan kamera pengawas yang berfungsi untuk mengawasi dan merekam segala kejadian pada suatu tempat. Perangkat elektronik ini sudah banyak dipakai di rumah-rumah sebagai alat keamanan tambahan.

Pemilik rumah bisa jauh lebih nyaman meninggalkan rumah karena ada CCTV. Penghuni rumah juga bisa menyaksikan secara langsung hasil rekaman dari aplikasi yang terhubung langsung dengan CCTV tersebut.

CCTV bukanlah barang murah sehingga harus dijaga dengan baik. Kamera CCTV harus selalu dalam keadaan aktif, tidak boleh berembun, dan kameranya harus bebas dari penghalang apa pun agar objek yang di rumah bisa terekam dengan jelas.


Menurut Solution Advisor Prayudo CCTV sebenarnya tidak membutuhkan banyak perawatan dan tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan per bulan. Kuncinya adalah pemasangannya harus benar dan sesuai standar.

Sebab, salah satu faktor yang dapat merusak sistem instalasi CCTV adalah serangga seperti semut dan hewan pengerat seperti tikus.

Instalasi CCTV bukan hanya kamera, melainkan terdapat kabel yang menghubungkan dengan instalasi listrik di rumah. Kabel tersebut terbuat dari plastik yang mudah digigit tikus. Selain itu, kabel yang hangat atau panas menarik perhatian serangga.

“Kalau perihal kabel, mungkin pakai pipa supaya mencegah digigit tikus misalnya, atau seperti apa. Jadi yang pasti yang pertama dari awal adalah instalasi (pemasangan harus benar). Begitu instalasinya benar, maka maintenance bisa lebih fleksibel,” ujar pria yang disapa Yudo dalam acara pembukaan Axos Solution Center di Jakarta, pada Kamis (14/8/2025).

Yudo mengatakan belum ada cara untuk mendeteksi CCTV yang diserang hewan. Oleh karena itu, pemasangan CCTV harus sesuai standar dan kabel-kabel harus aman dengan dipasang pipa tambahan sepanjang kabel.

Selain perlindungan pada kabel, penempatan CCTV juga harus berada di tempat yang bersuhu normal. Yudo mengatakan tiap produk CCTV memiliki batas berbeda-beda, tetapi untuk produk dari Axis Communications bisa tahan dari suhu paling rendah -40 derajat celcius dan paling tinggi 65 derajat celcius.

Yudo mengatakan CCTV milik Axis Communications dapat bertahan selama 5 tahun. Akan ada pengecekan berkala setelah CCTV dipasang dalam 6 bulan atau setahun sekali. Cara ini sudah diterapkan pada perawatan instalasi CCTV di kawasan perkantoran dan perindustrian.

“Kondisi yang mungkin terlalu ekstrim, perubahan suhu karena terkadang ada musim pancaroba misalnya, sehingga muncul mungkin embun dan lain-lain. (Perawatan) lebih ke di-checking, lebih ke preventive maintenance. Ini juga mungkin suatu yang menjadi key fokusnya AXIS di sini,” jelasnya.

Selain itu, Yudo menyarankan untuk mencari CCTV yang memiliki sistem pemberitahuan apabila kamera tidak berfungsi. Produk Axis Communication terdapat sistem analitik untuk mendeteksi kamera dapat menangkap gambar atau tidak. Dengan begitu apabila CCTV tidak berfungsi dapat langsung dicek dan diperbaiki.

“Kadang kan kalau tidak ada deteksi dari kamera, kita anggap semua baik-baik saja. Oh ini nggak ada pop-up (nggak ada objek yang muncul) nih, oke aman. Padahal bisa jadi nggak ada pop-up karena memang kameranya nggak lihat apa-apa. Jadi begitu kameranya dapat view yang tidak sesuai, akan dapat ke-allert (memperingati) dengan analitik dan itu free diinput di dalam kamera,” ungkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kemenag Jamin Hak Kebebasan Beribadah di Garut Usai Insiden Penutupan Rumah Doa



Jakarta

Beberapa waktu lalu tersiar kabar mengenai penutupan rumah doa umat Kristen di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menanggapi hal itu, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menyampaikan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenag Jabar dan Kabupaten Garut agar masalah bisa selesai secara dialogis dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kemenag menyatakan komitmennya terkait hak setiap warga negara dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Konstitusi menjamin kebebasan beragama dan beribadah bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi. Kementerian Agama berkewajiban memastikan hal tersebut terlaksana, termasuk di Garut,” ujar Gugun dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (16/8/2025).


Stafsus Menag itu juga mengunjungi Kecamatan Caringin sebagai bentuk keseriusan sekaligus melihat situasi di lapangan. Di sana, ia berdiskusi dengan warga setempat, tokoh agama, dan pemerintah setempat guna mendengarkan aspirasi dan mencapai solusi terbaik.

“Saya mendengar langsung pandangan warga dan tokoh setempat. Prinsipnya, semua pihak menginginkan suasana damai dan saling menghormati. Kami akan memfasilitasi agar hak beribadah tetap terjaga, sekaligus memperkuat kerukunan,” sambung Gugun.

Kemenag mengajak seluruh pihak mengedepankan musyawarah dan saling menghormati demi terciptanya kerukunan umat beragama. Proses mediasi akan terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, dan perwakilan jemaat rumah doa.

“Kerukunan adalah modal penting bangsa ini. Perselisihan harus diselesaikan dengan jalan damai, bukan pembatasan hak ibadah,” tegas Stafsus Menag Gugun Gumilar.

Kemenag berharap masyarakat Garut dan sekitarnya bisa terus menjaga suasana kondusif, serta memberikan ruang bagi semua pemeluk agama untuk beribadah dengan aman dan nyaman. Selain itu, Gugun juga menyampaikan bahwa Kemenag akan menyiapkan regulasi yang lebih jelas dan terperinci terkait pendirian dan penggunaan rumah doa.

“Kami ingin memastikan regulasi ini mampu melindungi semua pihak, memberikan kepastian hukum, dan mencegah terulangnya peristiwa seperti di Garut,” ungkapnya.

Kemenag juga mendorong pemerintah daerah untuk membuka ruang komunikasi antara seluruh pihak, sehingga penyelesaian dapat dilakukan secara damai tanpa mengorbankan hak-hak dasar masyarakat.

“Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan kerukunan umat beragama tetap terjaga,” terang Gugun.

Kemenag menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah tak hanya untuk penyelesaian masalah saat ini, melainkan juga dalam jangka panjang demi membangun mekanisme yang mampu mencegah terulangnya konflik serupa di masa depan.

“Kita akan terus berkoordinasi guna memperkuat sistem deteksi dini agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak awal,” jelas Stafsus Menag.

Melansir dari detikJabar, informasi mengenai penutupan paksa rumah doa umat Kristen di Garut ini mencuat ke publik usai unggahan di media sosial beberapa waktu lalu.

“Penginjil Dani Nataniel yang melayani puluhan umat Kristen di Rumah Doa Imanuel, Caringin, Garut diusir oleh Forkopimcam pada 2 Agustus 2024. Seluruh aktivitas ibadah juga dilarang rumah doanya ditutup paksa,” tulis unggahan tersebut.

Melalui unggahan itu, pengunggahnya menyebut jika penutupan rumah doa itu menjadi polemik. Pertama, karena rumah doa diduga ditutup paksa oleh pemerintah.

Hal itu tertuang dalam sebuah surat kesepakatan bersama yang diteken Kapolsek Caringin Ipda Indra Koncara, Kasi Kesra Kecamatan Caringin Suat Setiawan dan perwakilan TNI, Peltu Rosidin.

Surat tersebut, intinya menyatakan bahwa Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimda) telah bersepakat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pengurus Gereja Beth-El Tabernakel Rumah Doa Imanuel (Pos Pelayanan Gereja Beth-El Tabernakel Suka Bungah).

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com