Tag: detikcom

  • Daftar Cara Diet Artis Populer di 2024, Aurel Hermansyah Turun 21 Kg

    Jakarta

    Sepanjang tahun 2024, sejumlah selebriti menjadi perbincangan setelah sukses menurunkan berat badannya. Beberapa dari mereka memiliki cara diet tersendiri yang menjadi kunci penurunan berat badan.

    Cara diet yang dilakukan oleh para selebriti ini beragam, ada yang memilih intermittent fasting atau diet puasa sampai menjalani clean eating demi mendapatkan bobot yang ideal.

    Dirangkum detikcom, berikut daftar cara diet artis yang populer di 2024.


    Cara diet artis 2024

    1. Prilly Latuconsina

    Prilly Latuconsina sukses turun 12 kg, membuat berat badannya dari 49 kg menjadi 37 kg. Pemeran Sisi di Ganteng Ganteng Serigala itu menerapkan pola makan clean eating, yakni memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses serta minim penggunaan pengawet dan bahan kimia.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15.

    Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM mengatakan clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    “Clean eating sendiri artinya makanan makanan ‘real’ atau tidak diproses. Biasanya seperti makanan-makanan organik, plant-based, home-cooked. Tetapi terkadang ada yang lebih ekstrim seperti menghindari gluten, grains, atau dairy,” kata dr Raissa.

    2. Marshanda

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermiten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.

    3. Aurel Hermansyah

    Selebriti Aurel Hermansyah membagikan perjuangannya menurunkan berat badan yang ternyata penuh lika-liku. Dalam waktu kurang lebih lima bulan, Aurel menurunkan berat badan hingga 21 kg.

    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV.

    Saat diet, Aurel membatasi asupan makanannya. Meski tak menyetop nasi, ibu dua anak ini mengurangi jumlah karbo yang masuk ke tubuhnya.

    “Nasi itu cuma tiga sendok makan, sama lauknya yang sehat-sehat saja,” ungkap Aurel.

    4. Amel Carla

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Dia memulai diet sejak tahun 2019 dengan bantuan dokter gizi.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” kata Amel Carla.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Wanti-wanti Dokter Gizi Buat yang Pingin Coba Diet Tiongkok di 2025


    Jakarta

    Diet ‘Tiongkok’ menjadi salah satu metode untuk menurunkan berat badan yang sempat viral di media sosial TikTok pada tahun 2024. Metode diet ini diklaim mampu membantu menurunkan berat badan hingga 10 kg hanya dalam waktu lima hari saja.

    Video diet itu awalnya viral di Xiao Hong Shu, platform media sosial mirip Instagram di China. Dalam unggahan video, seorang wanita mengaku berat badannya berkurang hingga 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu.

    Seseorang yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi satu jenis makanan dalam satu hari. Setiap harinya selama lima hari, pelaku diet menyantap satu jenis makanan yang berbeda-beda, baik itu protein, sayuran, buah, atau cairan.


    Meskipun menawarkan hasil yang terbilang menggiurkan, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan diet ini sebenarnya tidak direkomendasikan.

    “Sebenarnya berbahaya. Nanti ada hari yang kira-kira cukup (nutrisinya) dan ada hari-hari yang kurang. Kemudian badan kita itu didesain untuk menerima semua nutrisi itu setiap hari, jadi nggak dibagi-bagi kayak gitu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    “Makanan yang masuk ke dalam mulut kita itu seharusnya selalu ada dagingnya, ada karbohidratnya, ada sayurnya, lengkap,” sambungnya.

    dr Oki menambahkan, memang diet ‘Tiongkok’ ini bisa menurunkan berat badan yang cepat. Namun, ketidakseimbangan nutrisi juga bisa berisiko mengganggu aktivitas harian.

    “Iya bisa dikatakan ekstrem. Nanti juga nggak memuaskan hasilnya. Misalnya ada hari yang makan kentang aja, nanti ada hari yang makan daging aja, mungkin senang ya kan. Tapi besoknya yang dimakan apa? Sayur seharian,” katanya.

    “Terus nggak masuk kerja dong, bisa lemas. Tenaganya dari mana?” sambungnya.

    Menurut dr Oki, kekurangan nutrisi ini dapat membuat seseorang terkena anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal ini bisa berakibat pada tubuh yang menjadi pucat.

    “Bisa juga mudah sakit, gampang batuk pilek biasanya. Kalau ada luka sulit sembuh, kemudian kalau saya perhatikan itu rambut gampang rontok. Kalau pada perempuan, menstruasinya terganggu, bisa nggak menstruasi,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Food Blogger Bekasi Berhasil Pangkas BB hingga 20 Kg, Ini Makanan yang Dikonsumsi

    Jakarta

    Adhe Tora, seorang food blogger di Bekasi, berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kg dari total bobotnya 100 kg. Ia berhasil menurunkan berat badan dengan melakukan diet puasa atau intermittent fasting dan rutin berolahraga ringan hampir setiap hari.

    Tora mulai menjalani diet pada 28 November 2023. Pada tiga bulan pertama, ia berhasil menurunkan 15 kg.

    “Karena diet IF jendela makan 13.00-20.00, olahraga juga hampir tiap hari, cuma ringan aerobik dari youtube 30 menit. Sisanya jaga makan defisit kalori,” ucapnya kepada detikcom, Minggu (26/1/2025).


    Makanan yang Dikonsumsi

    Tora mengaku tak memiliki pantangan apapun saat menjalani diet. Terlebih pekerjaannya sebagai food blogger membuat konten kuliner yang tak lepas dengan mengonsumsi makanan mengandung gula hingga tepung. Meski begitu, saat tidak membuat konten, Tora mengonsumsi makanan clean food. Berupa:

    • 3 hingga 5 telur
    • 2 hingga 3 potong ayam
    • tahu
    • tempe
    • sayur
    • buah.

    Olahraga yang Ditekuni

    Selain menjalani diet puasa atau intermittent fasting, Tora juga rutin menjalani olahraga. Pada awal diet, ia melakukan olahraga ringan aerobik dari YouTube selama 30 menit.

    Namun setelah berat badannya berhasil turun hingga 79 kg, Tora memutuskan menaikkan massa otot dengan olahraga angkat beban.

    “Jadi mulai beli dumbell barbell, pull bar, karena gue emang HOME WORKOUT, ga pernah kepikiran ke gym so far. Buat 1 hal ini agak unik sih, gue diajarin pas paskibraka dulu, PUSH UP biar kuat setiap habis sholat,” kata Tora.

    “Jadi dulu nggak push up sama sekali, gue push up deh 1x setiap habis sholat, sampe lama-lama ringan dan bisa 30x setiap habis sholat, 30x push up dikali 5 waktu sholat, ya sehari 150x in total. Target sih masih pengen bisa tambah jumlah push upnya,” lanjutnya.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Sesimpel Ini Rahasia Diet Food Blogger Bekasi yang Berhasil Pangkas BB 20 Kg


    Jakarta

    Seorang food blogger di Bekasi Adhe Tora membagikan pengalamannya yang berhasil menurunkan berat badan 20 kg. Sebelumnya, berat badan Tora sempat mencapai 100 kg. Dirinya juga mengalami sejumlah kondisi imbas berat badan tersebut.

    “Gue sempat kena asam urat tinggi, bengkak tangan kanan dan di check sama adik di rumah hasilnya nggak normal,” kata Adhe Tora saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/1/2025).

    Adapun perjalanan diet yang dilakukan Tora dimulai dari November 2023. Pada tiga bulan pertama, pria berusia 30-an tahun itu menjalani diet intermittent fasting atau diet yang mengatur pola makan dengan berpuasa selama waktu tertentu, yang membuatnya berhasil turun 15 kg di tahap awal.


    Tora mengaku menerapkan intermittent fasting dengan jendela makan pada jam 13.00-20.00 WIB. Dirinya juga melakukan olahraga ringan aerobik selama 30 menit untuk membantu proses penurunan berat badannya.

    Namun semenjak dirinya berhasil menurunkan berat badan hingga 79 kg, Tora memutuskan untuk menaikkan massa otot lantaran merasa terlalu kurus. Menurut Tora, diet bukanlah membatasi makanan tertentu, terlebih profesinya sebagai food blogger yang biasa mengonsumsi makanan tinggi kalori.

    “Sisanya jaga makan defisit kalori. Sekarang (berat badan) di 82kg, cuma gue blm ukur lagi update muscle, body fat dan sebagainya, karena selain udah nggak ada konsul dokter, nggak ke gym juga,” katanya.

    “Gue nggak ada pantangan sama sekali. Makan secukupnya ya apalagi keseharian gue emang suka bikin konten kuliner jadi nggak jauh dari makanan tinggi gula, tepung,” lanjutnya.

    Meski begitu, saat dirinya tak ngonten, Tora justru mengonsumsi makanan clean food hingga tinggi protein. “misal 3-5 telur, 2-3 potong ayam, tahu, tempe, sayur dan buah,” jelas dia.

    “Gue mau menerapkan fun diet yang bikin gue nggak malas untuk olahraga yang berulang terus dan jadi lifestyle,” tutur Tora.

    Mengenal Metode Diet Intermittent Fasting

    Dikutip dari Medical News Today dan Mayo Clinic, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermittent fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermittent fasting bersifat individual, dan metode yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Beberapa metode intermittent fasting meliputi:

    • Puasa selang-seling. Makan makanan normal pada suatu hari dan berpuasa total atau makan satu kali dalam porsi kecil (kurang dari 500 kalori) pada hari berikutnya.
    • Puasa 5:2. Makan makanan normal lima hari seminggu dan berpuasa dua hari seminggu.
    • Puasa harian dengan batasan waktu. Makan seperti biasa, tetapi hanya dalam rentang waktu delapan jam setiap hari. Misalnya, melewati sarapan, tetapi makan siang sekitar tengah hari dan makan malam sebelum pukul 8 malam.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Perjalanan Diet Food Blogger Bekasi yang Sukses Pangkas 20 Kg, Tetap Makan Enak


    Jakarta

    Seorang food blogger di Bekasi Adhe Tora menceritakan pengalamannya berhasil menurunkan berat badan 20 kg. Awalnya dia bertekad menurunkan berat badan karena bobotnya sempat berada di angka 100 kg.

    “Gue sempat kena asam urat tinggi, bengkak tangan kanan dan di check sama adik di rumah hasilnya nggak normal,” kata Adhe Tora saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/1/2025).

    Di umurnya yang masih 30-an, Tora sudah mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Bukan cuma asam urat tinggi, dia juga mengalami debar dan detak jantung tidak normal padahal tak beraktivitas berat.


    Perjalanan dietnya dimulai di November 2023. Di tiga bulan pertama, Tora menjalani diet intermitten fasting yang membuatnya berhasil turun 15 kg di tahap awal.

    Diet menurut Tora bukan berarti membatasi makanan tertentu, terlebih profesinya sebagai food blogger yang biasa mengonsumsi makanan tinggi kalori.

    “Gue nggak ada pantangan sama sekali. Makan secukupnya ya apalagi keseharian gue emang suka bikin konten kuliner jadi nggak jauh dari makanan tinggi gula, tepung,”

    “Tapi kalau lagi nggak konten, gue emang clean food. Makan tinggi protein misal 3-5 telur, 2-3 potong ayam, tahu, tempe, sayur dan buah,” jelas dia.

    Program penurunan berat badannya juga tak akan sukses jika tidak dibarengi aktivitas fisik. Tora rutin berolahraga di rumah dan menggunakan smartwatch untuk memantau pembakaran kalori tubuhnya.

    “Gue mau menerapkan fun diet yang bikin gue nggak males untuk olahraga yang berulang terus dan jadi lifestyle,” tutur Tora.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Wanita di Belitung Pangkas BB 16 Kg dalam 3 Bulan, Begini Diet yang Dijalani


    Jakarta

    Melakukan diet yang benar dan konsisten, serta memilih program yang cocok untuk tubuh tentu akan sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Bahkan, mungkin tanpa disadari, berat badan sudah turun cukup banyak dalam waktu yang terbilang singkat.

    Hal ini yang dirasakan oleh Putri Perona (22) perempuan dari Provinsi Bangka Belitung. Dirinya tidak menyangka bahwa baju-baju yang sebelumnya terlihat ‘jelek’ saat dia kenakan, hingga membuatnya badmood, kini terlihat pas dan memunculkan rasa percaya diri.

    Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, tepatnya pada 8 Desember 2024 hingga 6 Maret 2025, Putri telah memangkas berat badan sebanyak 16 kg.


    “Sebenarnya niat diet itu udah dari lama banget ada, tapi selalu disangkal sama rasa pesimis, ngerasa kalau nggak bakalan pernah bisa konsisten, soalnya aku ngerasa belum ada alasan dan motivasi yang kuat,” kata Putri saat dihubungi detikcom, Jumat (7/3/2025).

    Sama seperti kebanyakan orang, Putri juga sempat gagal dalam proses awal-awal dirinya melakukan diet. Banyak faktor menurutnya, salah satunya adalah tidak tahan untuk makan di waktu-waktu yang seharusnya tidak diperbolehkan.

    Putri sadar bahwa kondisi obesitas tersebut berdampak buruk pada kesehatannya, terutama pada wajah yang mulai muncul jerawat dan bruntusan. Beruntung, saat dirinya bermain media sosial, dia menemukan program diet Intermittent Fasting (IF).

    “Di awal diet cobaannya tuh bukan soal nahan lapar, tapi tentang respons orang-orang pas aku bilang aku diet dan bilang kalau jam makan aku nggak kayak dulu,” katanya.

    “Ada juga yang ngasih komentar, ‘Alah dikira diet gampang apa, kamu dapatin badan kaya kita aja belum tentu bisa (posisinya dia juga gendut, tapi lebih gendut aku) apalagi jadi kurus kaya orang-orang,” sambungnya.

    Putri awalnya memilih diet IF dengan metode 16/8, atau membagi waktu menjadi 16 jam puasa dan 8 jam jendela makan. Namun, karena berat badannya dirasa tak turun dengan signifikan, dirinya mengubahnya menjadi 20/4 atau 20 jam puasa dan 4 jam jendela makan.

    “Diet IF sebenernya bisa makan apa aja, tapi aku menghindari makanan berminyak, contohnya aku masak tempe tapi dipanggang, telur direbus, kalaupun ada masakan yang harus pake minyak, minyaknya dikit banget,” kata Putri.

    “Sama aku ngurangin banget minum manis, dulu minum es teh itu tiap hari bisa bergelas-gelas, sekarang cukup air putih aja, kalau lagi kepengen minuman berasa ya aku minum minuman dalam kemasan,” lanjut dia.

    Tidak hanya menjaga pola makan, Putri juga aktif bergerak untuk membantu dirinya mengurangi lemak. Dirinya memilih olahraga kardio, angkat beban, dan rutin berjalan kaki. Pasalnya, olahraga ini menurutnya efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

    Menurut Putri, program diet IF ini memang banyak digemari oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu yang terbilang singkat. Namun, memang tidak sedikit para pejuang diet yang melakukan kesalahan, sehingga programnya tidak berjalan dengan maksimal.

    “Biasanya kegoda sama nafsu makan, terus susah menyesuaikan sama kegiatan lainnya. Kalian boleh makan apapun, tapi ingat porsinya dan jangan terlalu sering. Kalau sudah masuk jam puasa IF, jangan makan apapun bahkan satu biji kacang,” katanya.

    “Soalnya di jam puasa itulah lemak kita terbakar. Banyakin minum juga dan pandai-pandai memilih jam jendela makannya biar gak lemas,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Sengaja Skip Sahur Biar Cepat Kurus? Bisa Begini Efeknya Kalau Keseringan


    Jakarta

    Sahur menjadi waktu makan yang penting saat puasa agar tubuh bisa tetap berenergi di siang hari. Tapi ada juga loh yang sengaja skip sahur biar cepat kurus.

    Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno SpPD-KGEH mengatakan jika seseorang tidak makan sahur, terutama setelah makan malam terakhir pada pukul 21.00 WIB, maka tubuh akan mengalami waktu puasa yang terlalu panjang.

    Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena lambung dibiarkan kosong terlalu lama. Jika takut gemuk saat puasa, disarankan memilih makanan yang tidak terlalu tinggi kalori.


    “Sebenarnya kalau kita sahurnya terlalu manis pun, sebentar aja kita udah lapar, karena gula itu akan cepat diserap oleh tubuh,” ucap dr Aru kepada detikcom, Senin (17/3/2025).

    Terpisah, penyakit dalam dr Rudy Kurniawan, SpPD mengatakan tubuh akan lebih mudah dehidrasi jika melewatkan makan sahur. Ia menambahkan bahwa perut kosong yang lebih lama juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Orang-orang yang memiliki masalah maag atau GERD kondisinya mungkin akan lebih buruk jika sedang kambuh.

    “Melewatkan sahur dapat menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah), lemas, sulit berkonsentrasi, serta dehidrasi, terutama jika aktivitas fisik tetap tinggi,” kata dr Rudy.

    Untuk itu agar tubuh tetap sehat dan bertenaga selama puasa, dianjurkan tidak melewatkan makan sahur. Pilihan menu makan saat sahur juga tak kalah penting agar tidak lemas di siang hari.

    Makanan sahur terbaik mencakup sumber protein, karbohidrat kompleks, dan sayuran, buah-buahan, atau kacang-kacangan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Wanti-wanti Dokter Gizi, Kesalahan Ini Bisa Bikin Gendut Usai Lebaran


    Jakarta

    Rayuan dari opor ayam dan rendang di Hari Raya Idul Fitri agaknya sulit untuk ditolak. Tidak sedikit yang termakan rayuannya dan memilih untuk los-losan mencicipi piring demi piring.

    Gurihnya kuah santan dari opor dan lembutnya daging sapi di rendang membuat seseorang kadang lupa diri. Tanpa disadari sudah habis lebih dari tiga piring dalam satu hari. Rasa takut akan berat badan naik pun datang bersamaan dengan perut yang kenyang.

    Tapi, apakah memang bisa berat badan tiba-tiba naik hanya karena los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri yang hanya beberapa hari tersebut?


    Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan bahwa ‘kalap’ saat Lebaran bisa memengaruhi berat badan seseorang.

    “Pengaruh kalau kalap. Kan makanan yang kita konsumsi itu ada beratnya, kalau dalam jumlah besar itu akan menambah ke berat badan kita, pasti itu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

    dr Oki menambahkan bahwa los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri meskipun hanya beberapa hari saja, itu bisa merusak program diet selama satu bulan selama Ramadan.

    “Iya, kita ada penelitian di RSCM kira-kira selama bulan puasa seseorang bisa turun satu sampai dua kilogram. Nah, ketika respondennya dipanggil lagi dua minggu setelah puasa, itu berat badan mereka kembali lagi kayak sebelum puasa. Beberapa bahkan lebih tinggi,” katanya.

    Sebenarnya, opor ayam, rendang, atau makanan lain yang selalu ada di meja makan saat Lebaran bisa-bisa saja dinikmati tanpa takut akan berat badan naik.

    “Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki.

    “Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Selebgram Ayu Puspa Sukses Turunkan BB 15 Kg dalam 6 Bulan, Rahasianya Simpel


    Jakarta

    Ayu Puspa menceritakan perjalanan dietnya berhasil menurunkan berat badan dari sebelumnya 64 kg hingga menjadi 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge itu menceritakan dirinya sempat mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

    Berat badannya sempat melonjak dari 50 kg ke 64 kg hanya dalam waktu 2 bulan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya kebiasaan konsumsi minuman manis.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” kata perempuan berusia 30 tahun tersebut ketika ditemui detikcom di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).


    Karena menyadari berat badannya naik drastis, Ayu Puspa memutuskan untuk menjalani diet sehat. Selama proses tersebut, ia fokus membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Meski sedang diet, Ayu Puspa tetap mengonsumsi nasi putih, namun hanya sekali sehari. Ia mengaku belum bisa sepenuhnya lepas dari nasi putih.

    “Puspa tetap makan nasi tapi sehari paling sekali ya. Malamnya nggak makan. Kalau lapar, malam hari Puspa ganti pakai buah gitu ya, sama air putih, gimana caranya perut kenyang sama air,” ceritanya.

    “Akhirnya lama-lama terbiasa, terbiasa nggak makan. Jadi nggak kayak pengin makan terus,” tambah Ayu Puspa.

    Ia mengaku merasakan perubahan besar setelah berhasil menurunkan berat badan 15 kg. Ia merasa tubuhnya terasa lebih ringan dan tidak mudah capek.

    Hal ini membuatnya bisa lebih aktif untuk beraktivitas sehari-hari.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Kenapa Berat Badan Naik Pasca Lebaran? Ini Kemungkinan Penyebabnya


    Jakarta

    Setelah sukses menurunkan berat badan pasca berpuasa selama satu bulan penuh, tidak sedikit yang mengeluh berat badannya naik beberapa hari setelah Lebaran. Kok bisa ya?

    Kecenderungan berat badan naik pasca lebaran dipicu makan terlalu banyak di hari-hari sebelumnya. Penyebab berat badan naik setelah lebaran dipicu perubahan pola makan.

    “Siapa sih yang tidak mau selebrasi pada keadaan yang kemenangan, yang mutlak pada waktu kita menyelesaikan Ramadan? Ya, semua kepingin. Tapi, kita pasti akan ajarkan bagaimana caranya melakukan selebrasi dengan sehat,” ujar spesialis penyakit dalam dari Mayapada Hospital, dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, FES saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/3/2025).


    Menjadikan Lebaran sebagai ajang ‘balas dendam’ juga bisa memicu kenaikan berat badan ini. Belum lagi sudah tidak ada batasan waktu makan, seperti saat berpuasa, yang membuat seseorang kalap makan.

    Makanan yang disajikan saat lebaran cenderung bersantan dan manis yang bisa memicu penumpukan lemak di dalam tubuh. Oleh karena itu tetap dianjurkan berolahraga di sela-sela waktu Lebaran.

    “We have responsibities to whatever we do. Jadi kalau kita memang mau makan banyak, kita mau selebrasi, kita mau pesta, kita mau senang-senang, harus ada bayarannya. Apa itu? Gerakan tubuh,” ucap dia.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied