Tag Archives: detikers

5 Barang Elektronik Ini Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak Usai Dipakai


Jakarta

Ada banyak perangkat elektronik yang terhubung ke stop kontak agar bisa menyala, mulai dari lemari es hingga komputer. Namun, ada sejumlah barang elektronik yang sebaiknya dicabut dari stop kontak setelah dipakai.

Seperti kita tahu, barang-barang elektronik di rumah akan memakan daya listrik ketika dinyalakan. Bahkan, sejumlah benda elektronik punya watt yang cukup besar sehingga listrik cepat boros.

Daripada tagihan listrik membengkak setiap bulannya, sebaiknya detikers mulai menerapkan hemat energi, salah satunya dengan mencabut barang-barang elektronik dari stop kontak usai dipakai. Apa saja barang-barang tersebut? Simak dalam artikel ini.


Barang Elektronik yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

Dilansir situs Trulia, barang-barang elektronik yang selalu terhubung ke stop kontak dapat menambah tagihan listrik. Bahkan dalam kondisi mati sekalipun barang elektronik dapat memakan daya hanya dengan mencoloknya ke stop kontak, meski dayanya tidak sebesar saat menyala.

Maka dari itu, disarankan untuk mencabut barang elektronik dari stop kontak setelah digunakan. Berikut daftar barang-barangnya yang dilansir Better Home & Gardens:

1. Beberapa Peralatan Dapur

Ada sejumlah peralatan dapur yang wajib terhubung ke listrik agar berfungsi optimal, seperti lemari es. Namun, ada juga peralatan dapur lainnya yang sebaiknya dicabut dari stop kontak ketika sudah digunakan.

Beberapa peralatan dapur tersebut di antaranya microwave, coffee maker, rice cooker, hingga pemanggang roti. Jika sudah digunakan, sebaiknya cabut saja barang-barang tersebut dari stop kontak.

Sebagai contoh, microwave yang tidak digunakan untuk memanaskan makanan masih tetap memakan daya. Sebab, terdapat jam digital yang selalu menyala selama 24 jam.

2. Pengisi Daya atau Charger

Pengisi daya atau charger smartphone dan laptop terkadang tidak dicabut dari stop kontak setelah digunakan. Beberapa orang menganggap jika hal itu tidak masalah, padahal secara tidak sadar dapat memakan daya listrik yang besar.

Selain mengemat uang, mencabut charger dari stop kontak dapat mencegah terjadinya kerusakan pada charger itu sendiri. Sebab, charger yang digunakan untuk mengisi daya HP dan laptop mengeluarkan suhu cukup panas kalau tidak segera dicabut dari stop kontak.

3. TV

Banyak orang membiarkan TV tetap terhubung ke stop kontak, padahal barang elektronik tersebut jarang digunakan. Untuk menghemat energi, sebaiknya cabut TV dari stop kontak jika sedang tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Selain itu, jangan membiarkan TV tetap menyala saat tidur di malam hari. Beberapa orang sengaja menghidupkan TV agar dapat menemani tidur, akan tettapi mereka lupa jika langkah tersebut bikin boros listrik.

4. Komputer

Barang elektronik berikutnya adalah komputer. Apabila kamu berencana pergi dalam waktu lama dan meninggalkan komputer di rumah, sebaiknya cabut kelistrikan dari stop kontak untuk menghemat listrik. Cara ini juga bisa dilakukan setelah menggunakan komputer di malam hari.

Membiarkan komputer dalam mode “Sleep” atau “Hibernate” pada dasarnya tidak membuat komputer benar-benar mati. Meski daya listrik yang dikeluarkan tidak besar, tetapi jika dibiarkan dalam waktu lama bisa memicu tagihan listrik membengkak.

5. Peralatan Multimedia dan Hiburan

Sebagian orang memiliki peralatan multimedia seperti home speaker dan soundbar di rumah. Jika memang tidak digunakan, sebaiknya cabut peralatan tersebut dari stop kontak.

Selain itu, peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop kontak jika tidak digunakan dalam waktu yang lama. Langkah ini guna menghemat daya listrik sekaligus menjaga perangkat tetap awet.

Itulah lima perangkat elektronik di rumah yang sebaiknya dicabut dari stop kontak usai digunakan. Semoga bermanfaat!

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Pasir 1 Colt Terbaru 2025 Sesuai Jenisnya


Jakarta

Pasir merupakan salah satu bahan material yang penting dalam membangun rumah. Saat membeli pasir, biasanya dihitung dalam jumlah satuan colt. Berapa kisaran harga pasir 1 colt?

Sebagai informasi, pasir 1 colt merupakan istilah untuk membeli pasir dalam jumlah satu mobil pikap. Penggunaan kata “colt” sendiri merujuk pada salah satu merek mobil pikap komersial dari sebuah brand otomotif ternama.

Untuk jumlah volume pasir dalam 1 colt umumnya berisi sekitar 1-2 meter kubik (m3). Namun, volume pasir dapat berbeda-beda tergantung dari jenis pikap dan muatannya. Semakin besar muatan pikap maka dapat menampung pasir dalam jumlah banyak.


Beberapa orang lebih memilih untuk membeli pasir 1 colt agar memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan. Lantas, berapa harga pasir 1 colt terbaru? Simak kisaran harganya dalam artikel ini.

Kisaran Harga Pasir 1 Colt di 2025

Ingin membeli pasir 1 colt? Sebaiknya detikers perlu mengetahui kisaran harganya terlebih dahulu. Langkah ini dapat membantu kamu dalam menyusun anggaran dalam membangun rumah.

Sebagai catatan, harga pasir 1 colt bisa berbeda-beda tergantung dari jenis pasir, lokasi penjualan, dan total muatannya. Berikut kisaran harga pasir 1 colt terbaru di 2025 berdasarkan pantauan detikProperti:

1. Pasir Bangka

Pasir bangka adalah jenis pasir yang asalnya dari Bangka Belitung. Pasir ini diklaim punya kualitas yang sangat bagus dan terdiri dari berbagai warna, mulai dari putih bersih, cokelat, cokelat keputihan, dan kuning kecokelatan.

Untuk kisaran harga pasir bangka 1 colt sekitar Rp 400.000-850.000 di berbagai toko bangunan online.

2. Pasir Mundu

Pasir mundu jadi salah satu jenis pasir yang umum digunakan dalam pekerjaan konstruksi. Pasir ini punya tekstur yang kasar dan warnanya agak kecokelatan.

Pasir mundu banyak dijual di toko-toko bangunan, sehingga tak perlu susah saat mencarinya. Kisaran harga pasir mundu 1 colt sekitar Rp 585.000-630.000 di toko bangunan online.

3. Pasir Beton

Pasir beton memiliki ciri khas warna kehitaman, tekstur halus, dan bersifat tidak mudah menggumpal. Sesuai namanya, pasir ini digunakan sebagai campuran bahan beton karena karakteristiknya sangat pas untuk membuat bangunan lebih kokoh.

Pasir beton juga banyak dijual di berbagai toko bangunan. Untuk harganya sendiri berkisar antara Rp 360.000-450.000 per 1 colt.

4. Pasir Urug

Jenis pasir berikutnya adalah pasir urug. Pasir ini terbuat dari hasil penyaringan limbah pasir seperti sisa ayakan atau sisa pasir yang dicuci. Pasir urug memiliki tekstur lebih kasar daripada pasir jenis lainnya.

Kisaran harga pasir urug di berbagai toko bangunan online dijual sekitar Rp 425.000-550.000 per 1 colt.

5. Pasir Pasang

Pasir pasang merupakan jenis pasir yang lebih halus daripada jenis lainnya. Tekstur pasir pasang yang cenderung halus menjadikan kualitas dan sifat rekatnya sangat bagus untuk proses konstruksi.

Mengenai harganya, 1 colt pasir pasang di berbagai toko bangunan online dijual sekitar Rp 350.000-450.000

6. Pasir Rangkas

Pasir jenis ini berasal dari sebuah daerah bernama Rangkasbitung, Provinsi Banten. Maka dari itu pasir ini kerap disebut pasir rangkas.

Pasir rangkas punya ciri khas warna putih ke abu-abuan dengan teksur yang lembut. Namun, pasir ini terdiri dari butir-butir besar sehingga tidak halus seperti pasir pasang.

Pasir rangkas punya harga yang lebih terjangkau dari jenis pasir lainnya. Di sejumlah toko bangunan online, harga pasir rangkas dibanderol Rp 280.000-320.000 per 1 colt.

Demikian harga pasir 1 colt terbaru 2025 berdasarkan jenis-jenis pasir. Semoga membantu detikers!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

8 Tips Menjaga Halaman Rumah Tetap Bersih dan Nyaman


Jakarta

Halaman rumah wajib dijaga agar tetap bersih dan nyaman. Jangan sampai ada sampah hingga daun-daun berserakan karena dapat mengganggu kenyamanan dan kecantikan hunian.

Sayangnya, tidak semua orang mau membersihkan halaman depan secara rutin. Padahal, jika tidak dirawat bisa mengakibatkan tumbuhnya rumput liar hingga tanaman hias akan rusak akibat pemiliknya yang cuek.

Ada sejumlah tips dalam menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.


Tips Menjaga Halaman Rumah agar Tetap Bersih

Menjaga kebersihan rumah tak hanya bagian interiornya saja, tapi halaman rumah juga wajib diperhatikan. Mengutip laman Nicholas Design Build, berikut sejumlah tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih:

1. Rutin Menyapu Daun-daun yang Berguguran

Tips yang pertama adalah rutin mneyapu daun-daun yang berguguran. Sebab, halaman rumah kerap dipenuhi oleh daun-daun yang berguguran hingga sampah yang terbawa angin.

Kamu bisa menyapu daun-daun dengan sapu lidi yang kokoh. Siapkan juga pengki untuk mengangkat sisa-sisa daun dan sampah agar bisa dibuang ke dalam tempat sampah.

2. Potong Rumput Liar yang Tumbuh Panjang

Halaman rumah yang tidak dirawat bisa memicu tumbuhnya rumput liar. Semakin dibiarkan maka rumput liat bisa tumbuh tinggi. Selain mengganggu pemandangan, rumput liar juga bisa mengacaukan pertumbuhan tanaman lain.

Agar halaman rumah tetap terlihat rapi dan bersih, usahakan rutin memotong rumput liar setiap seminggu sekali. Tak perlu mesin pemotong rumput, kamu bisa menggunakan gunting untuk memotong rumput liar.

3. Siram Tanaman dan Rumput

Selain itu, pastikan kamu rutin menyiram tanaman dan rumput yang tumbuh di halaman rumah. Kamu bisa menyiram tanaman sehari sekali agar tumbuhan tidak layu. Apabila turun hujan di hari itu, detikers tak perlu menyiram tanaman lagi.

4. Sediakan Tempat Sampah

Pastikan kamu memiliki tempat sampah khusus di area luar rumah dan sebaiknya diletakkan agak jauh dari teras. Sebab, bau busuk dari sampah bisa mengganggu penghuni hingga tamu yang datang.

Selain itu, pastikan jadwal pengambilan sampah dilakukan secara tepat waktu. Sampah yang dibiarkan menumpuk secara terus-menerus bisa mengeluarkan bau tidak sedap.

5. Rutin Membersihkan Selokan

Jika terdapat selokan di depan rumah, pastikan kamu rutin mengeceknya secara rutin. Apabila ada sampah yang menumpuk di selokan, segera bersihkan agar tidak mengganggu aliran air. Sebab, jika sudah turun hujan bisa mengganggu saluran air sehingga menyebabkan banjir.

6. Membersihkan Lantai Teras

Tips berikutnya adalah dengan membersihkan lantai teras secara rutin. Sebab, lantai teras dapat dengan mudah terkena debu hingga air hujan. Jika jarang dibersihkan maka keramik lantai akan cepat rusak dan warnanya cepat pudar.

7. Tanam Berbagai Tanaman Hias

Agar halaman rumah tidak terlihat “polos” dan membosankan, kamu bisa menanam berbagai tanaman hias sebagai dekorasi. Adapun sejumlah tanaman hias yang cocok di luar ruangan, seperti bougenville, kaktus, lidah mertua, hingga sirih gading.

8. Letakkan Perabotan Secara Teratur

Tips yang terakhir adalah meletakkan perabotan secara teratur. Sebab, beberapa orang kerap meletakkan perkakas secara sembarangan sehingga mengganggu pemandangan rumah.

Cobalah untuk membeli lemari khusus guna menyimpan berbagai macam perkakas. Posisikan lemari tersebut di tempat yang aman agar tidak terkena sinar matahari langsung atau air hujan.

Itulah delapan tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Semoga bermanfaat!

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

10 Hal yang Wajib di Cek Sebelum Meninggalkan Rumah


Jakarta

Menjelang akhir pekan, beberapa orang memilih untuk menghabiskan waktu dengan liburan ke luar kota. Sebelum pergi meninggalkan rumah, ada sejumlah hal yang wajib dicek agar rumah tetap aman ketika pulang nanti.

Rumah yang kosong ditinggal penghuninya selama beberapa hari menjadi sasaran empuk para komplotan maling. Meski hanya ditinggal selama 2-3 hari saja, bukan berarti rumah akan aman dari para penjahat.

Selain itu, risiko lain jika rumah ditinggal pergi adalah terjadinya hal-hal yang diinginkan, seperti korsleting listrik karena ada perangkat elektronik yang lupa dicabut dari stop kontak. Sangat berbahaya bukan?


Maka dari itu, penting untuk mengecek kondisi rumah terlebih dulu sebelum ditinggal pergi selama beberapa hari. Apa saja hal yang perlu dicek? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Hal yang Wajib Dicek Sebelum Meninggalkan Rumah

Ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama. Dikutip dari Family Handyman, berikut sejumlah hal yang wajib dicek:

1. Cabut Perangkat Elektronik dari Stop Kontak

Tips yang pertama adalah mencabut perangkat elektronik dari stop kontak. Namun, tak semua barang elektronik harus dicabut, seperti kamera CCTV yang harus tetap menyala untuk memantau segala aktivitas saat rumah ditinggal pergi.

Adapun sejumlah perangkat elektronik yang bisa dicabut dari stop kontak, di antaranya:

  • TV
  • Soundbar atau speaker
  • Gim konsol
  • Router WiFi
  • Komputer
  • Printer
  • Coffee maker atau alat pembuat kopi
  • Microwave
  • AC
  • Mesin cuci.

2. Buang Seluruh Sampah

Apabila ada sampah di dapur atau ruang makan, pastikan langsung dibuang ke dalam tempat sampah utama. Jangan biarkan sisa makanan dan minuman saat pergi meninggalkan rumah karena bisa mengalami pembusukan serta mengeluarkan bau tak sedap.

3. Cuci Piring

Beberapa orang terkadang malas untuk mencuci piring dan gelas kotor sebelum berangkat pergi liburan. Padahal, tumpukan piring kotor yang tak dicuci selama berhari-hari dapat mengeluarkan bau serta mendatangkan serangga seperti lalat, belatung, hingga kecoak.

4. Periksa Jendela dan Pintu

Sebelum pergi meninggalkan rumah, jangan lupa untuk mengecek pintu dan jendela terlebih dahulu. Pastikan telah tertutup secara rapat dan dikunci agar tidak bisa dibuka dari luar. Soalnya, komplotan maling bisa saja masuk ke dalam rumah melalui pintu dan jendela yang tidak terutup.

5. Titipkan Hewan Peliharaan

Apabila kamu memiliki hewan peliharaan di rumah, seperti kucing atau anjing, cobalah untuk titipkan ke saudara atau teman yang sesama pecinta binatang. Jika tidak mau repot, kamu bisa menitipkannya di pet hotel terdekat dari rumah.

6. Siram Tanaman

Langkah berikutnya adalah menyiram tanaman dan tumbuhan di halaman rumah. Beberapa tanaman yang kamu miliki mungkin membutuhkan perawatan khusus, sehingga jangan lupa disiram air terlebih dahulu sebelum berangkat liburan.

7. Aktifkan CCTV 24 Jam

Demi meningkatkan keamanan rumah, jangan lupa mengaktifkan kamera CCTV selama 24 jam. Saat ini sudah ada sejumlah CCTV yang terhubung ke WiFi, sehingga pemilik rumah bisa memantau huniannya dari jauh melalui aplikasi di smartphone.

8. Pasang Lampu Otomatis

Lampu otomatis saat ini sudah banyak dijual di pasaran. Lampu ini dapat hidup dan mati secara otomatis dengan cara diatur jadwalnya melalui smartphone.

Penggunaan lampu otomatis dapat menghemat energi karena tidak harus menyala sepanjang hari. Selain itu, lampu jenis ini juga dapat mengelabui maling karena mengira ada penghuni di rumah tersebut.

9. Simpan Barang-barang Berharga

Saat liburan, detikers tentu tidak akan membawa seluruh barang berharga ke dalam koper. Sebagai bentuk antisipasi, kamu bisa membeli brankas untuk meletakkan barang-barang tersebut. Selain itu, simpan brankas di tempat yang aman agar tidak mudah dilacak orang lain.

10. Beri Tahu Tetangga

Langkah yang terakhir adalah memberitahu tetangga jika kamu dan sekeluarga akan pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Selain itu, kamu bisa meminta bantuan tetangga untuk mengecek dan memantau hunianmu jika ada aktivitas yang mencurigakan.

Itu dia 10 hal yang wajib dicek sebelum pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Segini Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter untuk Kanopi


Jakarta

Ada berbagai jenis bahan material yang digunakan untuk kanopi, salah satunya spandek pasir. Dikenal juga sebagai spandek zinc atau seng berpasir, material atap ini begitu populer di Indonesia.

Dikutip dari Sinar Mas Land, spandek pasir terbuat dari baja galvanis yang dilapisi pasir berwarna agar terlihat lebih estetis. Fungsi pasir tersebut juga diklaim mampu tahan api.

Spandek pasir memiliki harga yang berbeda-beda, tergantung dari ukuran, ketebalan, merek, hingga lokasi penjualannya. Lantas, berapa harga spandek pasir ukuran 6 meter untuk kanopi rumah? Simak kisaran harganya dalam artikel ini.


Kisaran Harga Spandek Pasir Ukuran 6 Meter

Berencana membangun kanopi rumah dari material spandek pasir? Pastikan detikers sudah mengetahui harganya. Selain di jual di toko bangunan, spandek pasir juga bisa dibeli dari berbagai toko online.

Berikut kisaran harga spandek pasir ukuran 6 meter yang tergantung dari ketebalan materialnya:

1. Ketebalan 0,30 mm

Spandek pasir dengan ketebalan paling tipis berada di ukuran 0,30 mm. Untuk harganya berkisar antara Rp 350.000-450.000 per 6 meter di berbagai toko bangunan online.

2. Ketebalan 0,35 mm

Spandek pasir dengan ketebalan 0,35 mm punya harga berkisar Rp 420.000-510.000 per 6 meter di sejumlah toko bangunan online.

3. Ketebalan 0,40 mm

Jika ingin membeli spandek pasir dengan bahan material yang lebih tebal, tersedia juga ukuran 0,40 mm. Soal harga, spandek pasir ini dibanderol sekitar Rp 465.000-750.000 per 6 meter.

4. Ketebalan 0,45 mm

Tersedia juga spandek pasir dengan ketebalan 0,45 mm. Di berbagai toko bangunan online, harga per 6 meternya dibanderol sekitar Rp 600.000-750.000.

6. Ketebalan 0,50 mm

Jika ingin memasang kanopi yang lebih kokoh, kamu bisa pilih ketebalan 0,50 mm. Untuk kisaran harganya mulai dari Rp 720.000-800.000 per 6 meter.

Kelebihan dan Kekurangan Spandek Pasir

Spandek pasir memiliki berbagai kelebihan, seperti kokoh dan elastis. Meski begitu, material ini juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan.

Berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari spandek pasir:

Kelebihan Spandek Pasir

  • Awet dan tidak mudah berkarat
  • Cocok digunakan saat cuaca ekstrem
  • Ringan
  • Punya tampilan yang estetis
  • Hemat biaya jika dibandingkan atap genteng atau beton
  • Ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

Kekurangan Spandek Pasir

  • Rentan penyok karena terbuat dari logam yang cukup tipis
  • Menyerap panas sehingga ruangan di bawahnya terasa lebih panas.

Itulah kisaran harga spandek pasir untuk atap kanopi dari berbagai jenis ketebalan. Semoga membantu detikers!

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Rumput Vs Batu Kerikil, Mana yang Lebih Pas untuk Halaman Rumah?


Jakarta

Memiliki halaman rumah berarti detikers harus merawatnya secara rutin. Pada umumnya, orang-orang menggunakan rumput jenis gajah mini yang ditanam di halaman rumah. Hal ini dipilih agar hunian terlihat lebih asri dan adem.

Meski begitu, ada juga pemilik rumah yang memilih menggunakan batu-batu kerikil di halaman rumah. Meski tidak terlihat hijau, tapi penggunaan batu punya kelebihan tersendiri daripada rumput.

Alasan utama kerikil dipilih untuk halaman rumah karena dianggap mudah dirawat. Sebab, beberapa orang kerap malas merawat halaman rumah dan dibiarkan berantakan.


Lantas, mana yang lebih pas untuk halaman rumah, apakah rumput hijau atau batu kerikil? Simak tipsnya dalam artikel ini.

Halaman Rumah Lebih Cocok Pakai Rumput atau Kerikil?

Penggunaan rumput memang jadi pilihan menarik untuk mempercantik halaman rumah. Namun, batu kerikil juga banyak digunakan orang-orang karena lebih gampang perawatannya.

Pada dasarnya, penggunaan rumput atau batu kerikil untuk halaman rumah bisa tergantung dari keinginan si pemilik rumah itu sendiri. Namun, ada juga yang memperhatikan dari segi kelebihan dan kekurangannya.

Dilansir situs True Level dan Ryno Lawn Care, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah.

Rumput

Jika tertarik menggunakan rumput, pastikan detikers rutin menyiramnya secara rutin. Namun, khusus rumput gajah mini jika terlalu disiram banyak air dapat menyebabkan akar membusuk. Alhasil, rumput jadi cepat mati dan halaman rumah terlihat gundul.

Karena rumput merupakan tanaman hidup, maka perlu diberikan pupuk secara teratur untuk menjaga kekayaan nutrisi tanah. Pilih pupuk yang kaya nitrogen karena membantu dalam pertumbuhan rumput yang subur dan memberikan warna hijau intens.

Rumput yang tidak dirawat secara rutin akan menjadi tinggi dan terlihat tidak estetis. Pastikan kamu memotong rumput secara rutin, baik menggunakan mesin pemotong rumput atau secara manual menggunakan gunting.

Salah satu risiko menggunakan rumput untuk halaman rumah adalah munculnya hama. Jika ditemukan tanda-tanda infestasi, segera ambil tindakan pengendalian yang sesuai. Pembersihan taman secara berkala juga membantu meminimalisir risiko serangan hama.

Batu Kerikil

Memasang batu kerikil sebagai pengganti rumput untuk halaman rumah dapat menjadi pilihan terbaik. Sebab, kerikil mudah dirawat dan tidak perlu dipotong atau disiram seperti rumput. Selain itu, kerikil juga dapat membantu mengurangi gulma dan hama, erosi, serta masalah lumpur.

Penggunaan batu kerikil untuk halaman rumah juga tidak mengurangi estetika hunian. Kamu bisa memilih kerikil yang sesuai dengan keinginan dari segi jenis dan pilihan warnanya.

Kerikil punya sejumlah kelebihan dari rumput, salah satunya memungkinkan air mengalir dengan mudah dan mencegah terjadinya genangan air di halaman rumah. Sebab, kerikil dinilai punya sifat drainase yang sangat baik.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang kerikil di rumah. Pertimbangkan kondisi cuaca dan seberapa banyak area tersebut akan dilalui manusia.

Selain itu, pertimbangkan ukuran kerikil dan warna yang digunakan. Jangan sampai membeli batuan kerikil yang ukurannya terlalu besar atau tidak sesuai dengan cat rumah, sehingga mengurangi nilai estetika.

Jika tidak ingin meletakkan seluruh batu kerikil di halaman rumah, kamu bisa menggunakan pembatas yang kokoh di sekeliling taman. Misalnya, kamu bisa menambahkan batu-batu yang ukurannya besar atau bebatuan karang ukuran sedang sebagai pembatas alami pada halaman.

Itulah perebedaan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah. Jadi, tertarik untuk menggunakan yang mana?

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture


Jakarta

Pernah lihat bubuk kayu di sekitar perabotan? Itu bukan sekadar bubuk kayu, tapi merupakan kotoran berbentuk bubuk dari kumbang bubuk kayu.

Kumbang bubuk kayu ini merujuk pada beberapa spesies kumbang perusak kayu yang termasuk pada tiga famili berbeda dalam kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Seperti namanya, kumbang ini menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Serangga ini mirip rayap yang bisa merusak furniture kayu.

Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang yang menyebabkan adanya lubang. Beberapa spesies hanya memakan kayu keras, namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


Lantas, bagaimana caranya untuk menghilangkan serangga ini? Berikut ini informasinya.

1. Beri Lapisan Kayu

Salah satu cara untuk mencegah kayu keropos karena dimakan kumbang bubuk kayu adalah melapisinya. Lapisi permukaan kayu dengan lak, cat, atau pernis agar kumbang bubuk kayu betina enggan bertelur di permukaan benda.

2. Jaga Kelembapan Kayu

Cara lain yang bisa dilakukan adalah menjaga kayu agar tidak terlalu lembap. Serangga ini sangat menyukai kayu yang lembap, maka dari itu kelembapan kayu kalau bisa dijaga di bawah 20 persen. Beberapa ahli percaya, jika kayu dijaga tetap kering maka tidak perlu menggunakan insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu.

3. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti Kumbang Bubuk Kayu

Dilansir dari The Spruce, apabila furniture kayu di rumah sudah ada kumbang bubuk kayu, sebaiknya segera disingkirkan dan ganti kayu apabila yang dimakan kayu struktural. Saat mengganti kayu, jangan lupa untuk memeriksa bahan bangunan sebelum membawanya ke rumah.

4. Pakai Insektisida

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan insektisida. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang di dalam kayu maupun yang masuk atau keluar di permukaan kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

Itulah beberapa cara mencegah dan menghilangkan kumbang bubuk kayu. Semoga membantu ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

2 Cara Ampuh Bersihkan Wastafel Keramik yang Berkerak


Jakarta

Bagi detikers yang punya wastafel keramik di rumah, tentu harus dibersihkan secara rutin. Sebab, wastafel yang jarang dibersihkan bisa berubah warna menjadi kekuningan.

Selain itu, wastafel yang tak pernah dirawat bisa memicu timbulnya kerak. Jika sudah terjadi, maka detikers harus segera membersihkannya sebelum kerak makin menyebar ke seluruh permukaan wastafel.

Nah, ada sejumlah cara yang diklaim ampuh dan mudah untuk membersihkan wastafel keramik. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Membersihkan Wastafel Keramik dengan Mudah

Ada beberapa cara yang dinilai ampuh untuk membersihkan wastafel keramik. Bahan yang digunakan untuk membersihkan wastafel juga mudah didapat. Dikutip dari The Spruce, Senin (19/5), berikut sejumlah tipsnya:

1. Baking Soda

Tips yang pertama adalah dengan menggunakan baking soda atau soda kue. Bahan ini diklaim ampuh mengangkat kerak dan membersihkan noda kuning yang menempel di wastafel keramik.

Untuk cara penggunaannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Siapkan air panas sekitar 500 Ml atau 2 gelas
  • Tuang air panas tersebut ke seluruh wastafel keramik
  • Lalu tambahkan 1/2 cangkir soda kue dan biarkan selama 3-5 menit
  • Setelah itu, campur 1 cangkir cuka dengan 2 gelas air yang sangat panas, kemudian siram ke seluruh permukaan wastafel
  • Biarkan larutan tersebut selama 5-10 menit
  • Kemudian bersihkan dengan spons secara perlahan dan menyeluruh
  • Jika sudah, siram air panas ke wastafel untuk membersihkan dan menghilangkan bau cuka.

2. Sabun Cuci Piring dan Air Panas

Apabila tidak ada baking soda di rumah, kamu bisa menggunakan bahan lainnya yakni sabun cuci piring. Zat yang terkandung di dalam sabun itu dapat membersihkan kotoran dan kerak yang menempel di wastafel.

Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan 2 gelas air panas, lalu tuang ke permukaan wastafel
  • Tambahkan 1/4 cangkir sabun cuci piring ke wastafel, lalu biarkan selama minimal 10 menit. Lebih idealnya sekitar 30 menit
  • Kemudian bersihkan dengan spons secara perlahan dan menyeluruh
  • Jika sudah, siram wastafel dengan air panas.

Seberapa Sering Harus Mencuci Wastafel?

Sama seperti perabotan di kamar mandi lainnya, wastafel juga harus dirawat dan dibersihkan secara rutin. Dianjurkan untuk membersihkan wastafel sebulan sekali agar tetap terawat dengan baik.

Untuk mencegah saluran air di wastafel mampet karena rambut dan lain sebagainya, kamu bisa menggunakan 1 cangkir soda kue, 1 cangkir cuka, dan segelas air hangat. Campurkan cairan tersebut ke dalam wadah, lalu tuang ke saluran pembuangan di wastafel.

Demikian tips ampuh membersihkan wastafel kamar mandi yang berkerak dengan mudah. Semoga bermanfaat!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Penyebab Piring Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berkali-kali


Jakarta

Setelah makan, piring dan gelas wajib dicuci sampai bersih. Namun terkadang, bau sisa makanan masih suka menempel di piring walau sudah dicuci berkali-kali.

Secara tampilan, piring dan gelas mungkin terlihat bersih dan kinclong dan siap diletakkan ke lemari makan. Namun jangan terkecoh, sebab piring tersebut belum sepenuhnya bersih karena masih mengeluarkan aroma tak sedap.

Lantas, apa penyebab piring masih bau walau sudah dicuci berkali-kali? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Piring Masih Bau Walau Sudah Dicuci

Ada sejumlah hal yang membuat piring tetap bau meski sudah dicuci. Dilansir situs Real Simple, Senin (12/5/2025) berikut penyebabnya:

1. Dishwasher dan Kitchen Sink Kotor

Penyebab yang pertama bisa diakibatkan mesin pencuci piring (dishwasher) sudah kotor. Sebab, bau dari dishwasher bisa menempel di piring meski sudah dicuci.

Maka dari itu, sebaiknya bersihkan dishwasher setidaknya empat kali dalam setahun, terutama pada bagian filternya. Pastikan juga saluran pembuangan air tidak tersumbat.

Selain itu, kitchen sink yang kotor juga dapat menyebabkan piring menjadi bau. Sebelum mencuci piring, segera bersihkan kitchen sink agar tidak ada sisa makanan atau piring kotor yang menumpuk. Tak hanya mencegah bau, cara ini juga bisa membunuh bakteri dan kuman yang menempel.

2. Spons Sudah Kotor

Spons digunakan untuk mencuci piring dan gelas yang kotor. Seiring penggunaan, spons juga akan menjadi kotor dan harus diganti dengan yang baru.

Jika piring sudah dicuci tapi masih mengeluarkan bau, mungkin dikarenakan spons cuci piring sudah jelek dan kusam. Satu-satunya cara adalah dengan membeli spons yang baru.

3. Piring Tidak Dicuci dengan Benar

Faktor berikutnya karena piring tidak dicuci dengan benar. Mungkin saat itu kamu sedang malas atau terburu-buru untuk pergi, sehingga piring tidak dicuci sampai bersih. Alhasil, masih ada sisa noda makanan yang menempel di permukaan. Hal itulah yang membuat piring mengeluarkan aroma tak sedap.

4. Noda Membandel

Ada sejumlah noda membandel di piring yang sulit dibersihkan, seperti sisa bumbu kari atau saus sambal yang sudah mengering. Meski sudah dicuci dengan sabun dan menggunakan spons, biasanya noda tersebut tidak mudah hilang. Jadi, detikers harus mencucinya berulang kali dan pastikan noda sudah hilang.

Cara Menghilangkan Bau di Piring

Bau tak sedap yang menempel di piring tentu bikin kesal. Namun jangan khawatir, berikut sejumlah cara untuk menghilangkan bau di piring:

1. Pakai Air Panas

Air panas diklaim ampuh untuk mengatasi bau tak sedap di piring. Selain itu, air panas juga dapat menghilangkan sisa-sisa minyak dan kotoran yang menempel.

Namun, jangan mengandalkan air panas saja untuk mencuci piring karena bau tak sepenuhnya menghilang. Lakukan pencucian ulang dengan air mengalir dan sabun agar baunya hilang.

2. Pilih Sabun Cuci Piring yang Berkualitas

Mungkin selama ini kamu menggunakan sabun cuci piring yang harganya terjangkau, tapi kualitasnya kurang bagus. Alhasil, piring masih tetap bau meski sudah dicuci berkali-kali.

Salah satu solusinya adalah dengan membeli sabun cuci piring yang berkualitas baik. Baca label produk untuk mengetahui kandungan zat aktif seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang diklaim efektif menghilangkan lemak dan minyak.

3. Simpan Piring dengan Benar

Setelah dicuci, simpan piring di tempat yang aman dan benar. Pastikan piring telah dilap dan disimpan dalam kondisi kering. Sebab, menyimpan piring dalam keadaan masih basah dapat menyebabkan timbulnya jamur dan lumut.

4. Buang Piring yang Retak

Piring yang sudah retak, pecah, atau rusak sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Sebab, retakan pada piring bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang menyebabkan bau.

Itulah empat penyebab piring masih bau meski sudah dicuci berkali-kali. Semoga bermanfaat!

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

5 Kelebihan Tinggal di Apartemen, Nggak Kalah Nyaman dari Rumah Tapak


Jakarta

Banyak orang masih mempertanyakan apa kelebihan dari tinggal di apartemen. Padahal apartemen sama seperti rumah tapak pada umumnya yakni menjadi tempat tinggal yang nyaman dengan berbagai fasilitasnya.

Hunian vertikal ini banyak ditemui di kota-kota besar sebagai solusi keterbatasan lahan di perkotaan. Selain keterbatasan lahan, harga tanah di perkotaan juga sudah tinggi sehingga bagi beberapa orang yang penghasilan per bulannya UMR atau kurang dari itu, sepertinya sulit untuk membeli rumah tapak yang layak di tengah perkotaan.

Apartemen dan hotel adalah bentuk rumah yang berbeda. Jadi saat mempertimbangkan membeli apartemen, jangan berfikir seakan hidup di hotel karena dari segi harga, fasilitas, dan bentuk unitnya pun berbeda.


Untuk lebih jelasnya, dilansir Mint Homes, berikut beberapa keuntungan tinggal di apartemen yang perlu detikers ketahui.

1. Lokasi Strategis

Keuntungan pertama yang jarang orang sadari adalah lokasi apartemen di perkotaan sangat strategis, melebih rumah tapak. Saat ini banyak hunian yang dibangun dengan konsep transit oriented development (TOD) di mana hunian akan dibangun menempel dengan transportasi umum seperti kereta api dan bus. Sebab, apartemen tidak perlu benar-benar berdiri di atas tanah. Banyak apartemen berdiri di atas mal, stasiun, atau bahkan bercampur dengan gedung perkantoran dan hotel. Oleh karena itu, lokasinya bisa di tengah kota dan dekat dengan pusat-pusat bisnis, hiburan, dan keramaian.

2. Fasilitas Lengkap

Meskipun tidak ada halaman seperti di rumah tapak, jangan membayangkan tinggal di apartemen seperti hidup di penjara karena tentu tidak demikian. Pengembang tidak hanya memikirkan konsep hunian yang nyaman melainkan fasilitas yang dapat menunjang gaya hidup penghuninya. Fasilitas yang disediakan pun beragam dan kebanyakan gratis untuk penghuni apartemen seperti terdapat gym, kolam renang, taman, dan lapangan basket atau bola. Lokasinya yang strategis juga menguntungkan penghuni ketika berangkat kerja, berbelanja, atau ke rumah sakit.

3. Pemeliharaan Mudah

Saat tinggal di rumah tapak, hal yang mungkin saja terjadi adalah atap bocor, rembes, atau banjir. Dengan tinggal di apartemen, risiko seperti itu akan minim sekali terjadi. Lokasinya yang tinggi tentu akan melindungi apartemen dari banjir. Selain itu, apartemen memiliki pengurus khusus yang bertanggung jawab dalam manajemen apartemen. Setiap fasilitas di apartemen akan dirawat oleh manajemen termasuk lift, tangga, dan fasilitas penunjang. Berbeda halnya dengan tinggal di rumah yang perlu dirawat halaman dan eksterior rumahnya supaya tampak rapi.

4. Keamanan Terjamin

Sama seperti perumahan, apartemen juga memiliki petugas keamanan di depan. Lalu, bentuk keamanan lainnya adalah akses lift yang terbatas. Hanya penghuni apartemen yang memegang kartu akses saja yang bisa ke atas. Biasanya untuk tamu yang ingin berkunjung harus menunggu di lobby hingga penghuninya menjemput di bawah. Lalu, di setiap sudut sudah terpasang CCTV sehingga semua pergerakan di dalam gedung terekam.

5. Ukuran

Lalu, banyak juga yang memandang sebelah mata ukuran apartemen. Saat ini banyak apartemen yang ukurannya setara bangunan rumah tapak, bahkan ada pula yang besar. Ruangannya bukan seperti hotel yang langsung tempat tidur, apartemen ada yang susunannya seperti rumah biasanya dengan sekat pada kamar, dapur, kamar mandi. Ukuran ini sangat cocok untuk keluarga dengan anggota 2-8 orang, tergantung pada tipe apartemen yang dibeli.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com