Tag Archives: detikers

Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal agar Terlihat Estetik


Jakarta

Hampir setiap rumah memiliki pagar yang berfungsi sebagai pembatas antara area hunian dengan jalan raya. Pagar juga berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi penghuninya dari lingkungan luar.

Oleh sebab itu, beberapa hunian seperti rumah mewah dan besar sengaja membangun pagar yang tinggi. Cara ini dilakukan untuk memberikan keamanan ekstra dari orang yang berniat jahat, binatang liar, hingga suara bising dari luar.

Namun bagi sebagian orang, membangun pagar rumah yang tinggi memberikan kesan seperti ‘penjara’, kaku, dan terlihat tidak estetik. Lantas, berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal

Fungsi utama pagar adalah untuk memberikan keamanan bagi para penghuni rumah. Namun, haruskah pagar dibangun setinggi mungkin?

Mengutip laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup untuk memberikan perlindungan dari bahaya tindak kejahatan, suara bising, hingga binatang liar.

Namun, ada beberapa rumah yang memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter. Biasanya, rumah tersebut merupakan hunian mewah yang dihuni pejabat, artis ternama, hingga orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan.

Pada intinya, kamu bisa menyesuaikan tinggi pagar rumah dengan luas bangunan. Apabila rumah kamu mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter dirasa sudah cukup. Namun jika memiliki rumah mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

Tips Memilih Pagar yang Cocok dengan Rumah Kamu

Saat ini, ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Jika kamu bingung ingin pilih yang mana, detikers bisa menentukan yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan rumahmu.

Mengutip catatan detikProperti, berikut tips memilih pagar yang cocok dengan rumah kamu:

1. Privasi

Tips yang pertama terkait dengan privasi. Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, maka disarankan untuk meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

2. Keamanan

Kamu juga harus memperhatikan soal keamanan sebelum memilih jenis atau bentuk pagar. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

3. Lokasi Pemasangan

Lokasi pemasangan pagar juga harus diperhatikan, lho. Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Lalu, pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

4. Faktor Lingkungan

Jika detikers tinggal di daerah yang berangin, sebaiknya pertimbangkan pagar apa yang kuat menahan kondisi saat berangin. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

5. Kualitas Material

Tips yang terakhir adalah memperhatikan kualitas material. Sebaiknya, selalu mencari pagar yang menggunakan bahan material kokoh sehingga bisa bertahan lama.

Demikian pembahasan mengenai tinggi pagar rumah yang ideal. Semoga dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Cara Bayar PBB Online Mudah: Lewat M-Banking hingga Marketplace


Jakarta

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kini dapat dilakukan secara online. Caranya mudah, cukup diakses melalui ponsel dan tidak perlu sampai datang ke kantor pos, kelurahan setempat, atau bank.

Berdasarkan UU nomor 12 tahun 1985, PBB merupakan pungutan wajib berupa pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik aset properti seperti rumah, gedung, kebun, sawah, hingga tanah. Pajak ini mesti dibayarkan setiap tahunnya.

Bayar PBB kini bisa dilakukan dengan mudah secara online lewat situs resmi otoritas pajak daerah, mobile banking (m-banking), dan marketplace.


Cukup siapkan nomor objek pajak (NOP) serta pilih metode pembayaran, maka PBB dapat langsung dibayarkan. Tata cara lebih lengkapnya cek di bawah ini.

Cara Bayar PBB Online

Membayar PBB secara online dapat dilakukan lewat: situs resmi otoritas pajak daerah, aplikasi m-banking, maupun e-commerce. Simak penjelasannya berikut, sebagaimana dikutip dari catatan detikcom.

Melalui Situs Resmi Otoritas Pajak Daerah

Pembayaran PBB online bisa dilakukan lewat situs resmi otoritas pajak milik daerah masing-masing. Wilayah yang memiliki situs resmi, antara lain:

  • Jakarta: pajakonline.jakarta.go.id
  • Surabaya: pbb.surabaya.go.id
  • Makassar: bapenda.makassarkota.go.id
  • Depok: pbb-bphtb.depok.go.id
  • Bogor: bappenda.bogorkab.go.id
  • Dan lainnya.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi otoritas pajak yang ada di wilayahmu.
  2. Buka halaman e-SPPT PBB dan lakukan pendaftaran.
  3. Isi data diri, meliputi: Nama, NIK, NPWP, nomor ponsel, dan alamat email.
  4. Masukkan data verifikasi, seperti: Nomor Objek Pajak (NOP) serta nama wajib pajak pada SPPT.
  5. Sistem akan melakukan pengecekan data verifikasi.
  6. Jika proses verifikasi berhasil, link pengunduhan e-SPPT akan dikirim melalui email.
  7. Tagihan PBB yang harus dibayarkan akan tertera di SPPT.
  8. Lakukan pembayaran dengan QRIS atau metode lainnya.

Melalui M-Banking

Aplikasi mobile banking dari sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan pembayaran PBB secara online dengan mudah.

Mulai dari bank Mandiri di Livin’ by Mandiri, BRI lewat BRImo, BNI di BNI Mobile Banking, hingga BCA melalui BCA Mobile. Simak tata cara lengkapnya di bawah ini.

1. BRImo

  • Login BRImo dengan menggunakan username dan password atau sidik jari.
  • Pada halaman utama, pilih menu Tagihan.
  • Pilih Bayar PBB.
  • Pilih Pembayaran Baru jika belum pernah melakukan pembayaran PBB melalui BRImo.
  • Masukkan daerah, tahun bayar pajak, dan NOP.
  • Cek detail tagihan, lalu pilih sumber dana.
  • Lanjutkan pembayaran dan konfirmasi transaksi dengan memasukkan pin BRImo.
  • Struk transaksi akan muncul jika pembayaran berhasil.

2. BCA mobile

  • Login ke BCA mobile.
  • Pilih menu m-Payment.
  • Pilih Pajak.
  • Pilih Input No. Objek Pajak, lalu masukan NOP.
  • Pilih Tahun Pembayaran Objek Pajak.
  • Cek detail tagihan yang muncul, klik OK.
  • Masukkan PIN.
  • Akan muncul konfirmasi pembayaran berhasil.

3. Livin’ by Mandiri

  • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri.
  • Masukkan userID dan password.
  • Pilih menu Bayar/VA, lalu klik Pajak.
  • Pilih wilayah pembayaran PBB.
  • Masukkan NOP dan tahun bayar pajak, lalu klik Lanjutkan.
  • Akan muncul informasi tagihan pajak yang harus dibayar.
  • Lakukan pembayaran dengan memasukkan pin Livin’ by Mandiri.
  • Struk akan muncul dan bayar PBB selesai.

4. BNI Mobile Banking

  • Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
  • Login dengan userID dan password.
  • Pilih menu Pembayaran.
  • Klik Pajak dan klik PBB.
  • Pada Nama Biller PBB, pilih rekening debet.
  • Masukkan tahun pajak dan NOP.
  • Informasi tagihan pajak yang harus dibayar akan muncul.
  • Lanjutkan pembayaran dengan memasukkan password BNI Mobile Banking.
  • Bukti pembayaran akan muncul jika pembayaran sukses.

Melalui Marketplace

Detikers juga bisa membayar PBB secara online lewat marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee. Aplikasi e-commerce bisa diunduh melalui Play Store atau App Store. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

1. Tokopedia

  • Buka aplikasi Tokopedia.
  • Pada layanan kategori Pajak & Pendidikan, pilih Pajak PBB.
  • Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun bayar PBB.
  • Masukkan NOP pada kolom yang tersedia.
  • Rincian pembayaran akan muncul secara otomatis, harap periksa data dan jumlah tagihan.
  • Klik Bayar dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.
  • Klik Bayar Sekarang.
  • Pembayaran PBB diproses dan notifikasi akan muncul jika pembayaran berhasil.

2. Shopee

  • Buka aplikasi Shopee.
  • Pilih layanan Pulsa, Tagihan, dan Tiket.
  • Pada kategori Tagihan, pilih layanan PBB dengan ikon rumah.
  • Pilih wilayah, tahun, dan masukkan NOP.
  • Klik Lihat Tagihan.
  • Rincian biaya PBB yang harus dibayar akan muncul.
  • Pilih metode pembayaran untuk lanjut membayar PBB.

Nah, itu tadi sederet cara membayar PBB online dengan mudah. Jadi, jangan lupa bayar pajakmu ya!

(azn/inf)



Sumber : www.detik.com

6 Ciri-ciri Rumah Tahan Gempa yang Perlu Diketahui, Cek di Sini


Jakarta

Rumah tahan gempa adalah solusi penting untuk mengurangi dampak kerusakan akibat gempa bumi, khususnya di wilayah rawan bencana. Dengan konstruksi yang tepat, rumah tahan gempa mampu melindungi penghuninya dari risiko keruntuhan bangunan.

Sehingga, memahami ciri-ciri rumah tahan gempa menjadi langkah awal untuk menciptakan hunian yang aman. Lantas apa saja ciri-cirinya?

Ciri-ciri Rumah Tahan Gempa

Ciri-ciri rumah tahan gempa bisa dilihat dari pondasi dan beton yang kokoh hingga beban material rumah yang minimal. Begini penjelasannya.


1. Pondasi yang Kokoh

Menurut laman DPU Kulon Progo, pondasi menjadi bagian penting dari struktur sebuah bangunan, terutama pada rumah tahan gempa. Berada di bagian paling bawah, pondasi berfungsi menyalurkan beban ke tanah.

Kedalaman minimum pembuatan pondasi adalah 60-80 cm. Untuk faktor akurasi dari kedalaman, atau jenis pondasi, bisa dilakukan uji sondir tanah pada lokasi yang akan dibangun.

2. Beton yang Kokoh

Penggunaan beton umum dilakukan pada bangunan. Namun dalam bangunan tahan gempa, beton dibuat kokoh dengan standar tertentu, sehingga lebih aman.

Beton bertulang merupakan bagian penting dalam membuat rumah tahan gempa. Pembuatan alat bantu seperti vibrator atau molen disarankan untuk menghasilkan beton bertulang yang berkualitas tinggi.

3. Tanahnya Memiliki Komponen Kasar

Kualitas tanah di mana bangunan berdiri juga harus mampu menahan tekanan gempa. Menurut laman Homify, contoh dari tanah dengan komponen kasar yaitu pasir lempung dan kerikil berpasir.

Tanah ini biasanya mampu terpapar benturan yang padat dan keras sehingga sangat bagus untuk bangunan tahan gempa. Sebaliknya, tanah yang lunak, berpasir, liat, dan gembur tidak cocok untuk konstruksi.

4. Bangunan Simetris

Desain rumah yang simpel dan simetris tanpa ornamen atau aksen yang berlebihan, baik untuk rumah tahan gempa.

Menurut salah satu situs penjualan furniture dan dekor rumah, bentuk rumah yang simetris bisa membantu memperkokoh struktur dan membuat penyebaran gayanya merata. Sehingga struktur tersebut bisa menahan gaya gempa yang lebih baik.

5. Setiap Komponen dalam Rumah Terikat

Pada rumah tahan gempa, setiap komponen-komponen elemen bangunan, baik struktural dan non-struktural terikat dengan baik satu sama lain. Hal tersebut akan memperkokoh bangunan dan membantu bangunan menyalurkan beban gempa lebih merata.

6. Beban Material Rumah yang Minimal

Saat melakukan pembangunan rumah tahan gempa, langkah tepatnya yaitu meminimalisir material bangunan yang bisa menambah beban bangunan saat terjadi gempa.

Contohnya, mengganti konstruksi atap konvensional dengan atap baja ringan. Jika material yang digunakan tepat, maka efek gempa pada hunian bisa diminimalisir.

Itulah enam ciri-ciri rumah tahan gempa. Semoga artikel ini membantu detikers yang ingin membangun rumah ya.

(elk/inf)



Sumber : www.detik.com

5 Warna yang Bikin Ruangan Kecil Terasa Lebih Sempit


Jakarta

Ilusi bisa diciptakan dengan warna cat, misalnya bisa memberikan kesan langit langit yang lebih tinggi atau ruangan lebih luas. Sebaliknya, pemilihan warna cat yang salah juga bisa membuat ruangan yang kecil terasa semakin sempit.

Jadi, kamu perlu mengetahui beberapa warna cat yang harus dihindari agar ruang kecil di rumah tidak terasa semakin sempit. Lantas, apa saja warna tersebut?

Warna yang Bikin Ruangan Ruangan Terasa Sempit

Warna yang bikin ruangan terasa sempit yaitu biru tua, merah, kuning cerah, putih bersih, dan abu-abu. Simak penjelasannya.


1. Biru Tua

Warna biru tua sering digunakan untuk dekorasi rumah. Namun, jangan pilih warna ini di ruangan yang kecil karena bisa membuat ruangan terasa sesak.

Alternatifnya, kamu bisa memilih warna biru muda atau biru langit di ruangan kecil. Menurut brand ambassador Farrow & Ball, Patrick O’Donnell dalam Homes And Gardens, nuansa biru langit bisa menambah keceriaan pada rumah sederhana. Padukan juga dengan warna netral agar warna birunya bisa menonjol.

2. Merah

Ruang tamuCat merah tua Foto: (Phototropic/Getty Images)

Warna merah memiliki sifat yang kuat dan agresif. Secara fisik, warna merah bisa memicu reaksi dalam tubuh yang mirip dengan respon stres, seperti peningkatan detak jantung dan suhu tubuh yang lebih tinggi.

Menurut laman The Good Painter, cara orang memandang warna merah seringkali bergantung pada intensitasnya. Warna merah terang mungkin bisa menyebabkan sakit kepala dan membuat ruangan tampak lebih kecil.

Mengutip laman House Digest, warna merah tua juga bisa membuat ruangan terasa lebih tertutup, terutama karena warna gelap menyerap cahaya alami. Sehingga, merah sebaiknya dihindari untuk menjadi warna utama ruangan yang sempit.

3. Kuning Cerah

Ruang tamuRuang tamu Foto: (Asbe/Getty Images)

Warna-warna cerah cenderung mengalihkan perhatian dari furnitur dan aksesoris, serta seringkali terasa membahayakan dan mengkhawatirkan.

Meski menjadi warna ceria dan menyenangkan, warna cerah seperti kuning cerah dengan cepat menyebabkan kelelahan dan ketegangan mata. Warna kuning cerah juga bisa membuat ruangan terasa lebih sempit.

Menurut desain interior Shea McGee, meski kuning memiliki kualitas yang bagus, tapi jika warna tersebut cerah maka bisa terasa terlalu agresif di dalam ruangan.

4. Putih Bersih

Warna putih sebenarnya adalah pilihan yang populer untuk aneka ruangan. Tapi, ada beberapa jenis warna putih yang tidak cocok di ruangan kecil.

Ada perbedaan antara jenis warna putih, misalnya sifon dan gading. Warna putih bersih (pure white) akan menonjolkan bayangan di ruangan dan akibatnya membuat ruangan terasa lebih kecil.

5. Abu-abu

Abu-abu adalah warna netral yang menenangkan. Tapi, pilihan abu-abu yang salah, seperti abu abu hangat (warm grey) bisa membuat ruangan kecil terasa lebih sempit.

Untuk menghindari hal tersebut, menurut Patrick O’Donnell, padukan warna abu-abu dengan warna biru atau hijau untuk memperluas ruangan.

Kamu juga bisa memilih warna abu-abu kehijauan untuk menciptakan kesan tenang di ruangan kecil. Warna ini begitu elegan dan menenangkan.

Itulah warna yang bikin ruangan kecil terasa lebih sempit. Jadi, kamu perlu menghindari beberapa warna ini ya detikers.

(elk/inf)



Sumber : www.detik.com

8 Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet


Jakarta

Tentu akan sangat mengagetkan jika tiba-tiba ular muncul di dalam toilet. Ular bisa masuk dari berbagai lubang toilet, misalnya ventilasi, pipa yang mengarah ke luar, saluran pembuangan, atau bahkan bersembunyi di lubang WC.

Dalam artikel ini akan kita ulas penyebab ular masuk ke toilet, termasuk 8 tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet.

Penyebab Ular Masuk Toilet

Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa penyebab ular bisa masuk ke toilet melalui lubang-lubang yang ada:


1. Menyesuaikan Suhu

Alasan pertama ular masuk ke toilet atau WC adalah karena mereka menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan. Ular memang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu lingkungan sesuai kebutuhan. Saat ular merasa kepanasan, insting mereka adalah mencari tempat sejuk, salah satunya adalah toilet yang lembap.

2. Mengejar Mangsa

Ular juga mungkin masuk ke toilet karena mengejar mangsa yang mengarah ke toilet. Mangsa mereka antara lain tikus. Indra penciuman ular akan mengejar ke mana tikus bersembunyi. Jika ular masuk ke toilet, mungkin saja ada tikus yang sempat melintas di situ.

Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet

Berikut ini sejumlah tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet yang dikutip dari catatan detikProperti dan Gladesville Plumbing Service:

1. Tutup Tempat Duduk WC

Ular bisa masuk ke rumah lewat banyak jalan, tidak selalu langsung melalui lubang toilet. Mereka bisa masuk lewat pintu rumah, baru kemudian bersembunyi di dalam WC.

Jika detikers menggunakan toilet duduk, maka tutuplah ketika tidak menggunakannya. Kamu juga bisa menerapkan penutup untuk WC jongkok dengan penutup apapun.

2. Kendalikan Mangsa Ular

Salah satu penyebab ular masuk rumah adalah mengejar mangsa. Jika rumahmu sering ditemukan tikus, maka harus waspada. Segera cari pembasmi tikus untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke rumahmu.

3. Kenali Masalah Sumbatan WC

Ular mungkin bersembunyi di dalam lubang toilet rumahmu. Jika ular cukup besar, maka mungkin akan menyumbat saluran pembuangan. Kenali masalah sumbatan yang mungkin terjadi. Jangan-jangan penyebabnya adalah ular.

4. Pasang Jaring Kawat

Detikers bisa memasang jaring kawat untuk menutup celah-celah yang ada di toilet, seperti pada ventilasi, pipa, atau saluran pembuangan. Selain mencegah ular masuk, Ini juga berfungsi menghalangi tikus atau reptil lain.

5. Pasang Multi-Flap

Multi-flap adalah katup yang berfungsi satu arah. Pasanglah penutup dengan sistem kerja multi-flap di saluran-saluran pembuangan. Dengan demikian, binatang dari luar tidak bisa masuk melalui saluran tersebut.

6. Siram Toilet Sebelum Pakai

Untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset saat kita buang air, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya. Ular kemungkinan akan ikut arus dan mencegah keluar dari lubang.

7. Bersihkan Kloset Secara Rutin

Selalu bersihkan toilet dengan rutin, termasuk lubang kloset. Ular tidak suka bau menyengat. Dia akan menjauhi toilet jika baunya menyengat.

8. Panggil Profesional

Jika ular sudah dipastikan masuk toilet, maka detikers bisa memanggil profesional, seperti petugas pemadam kebakaran atau pawang ular.

Nah, itulah tadi berbagai tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet. Meski kasus ini cukup jarang terjadi, kita sebaiknya tetap waspada agar keluarga dijauhkan dari bahaya.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Bagusan Kanopi Spandek atau Alderon? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Ketika memilih kanopi, banyakan dihadapkan dengan pilihan antara kanopi spandek dan alderon.

Keduanya menawarkan keunggulan tersendiri dalam hal estetika, ketahanan, dan fungsionalitas.

Kanopi sendiri adalah struktur atap yang digunakan untuk memberikan perlindungan area outdoor. Selain fungsinya sebagai pelindung, kanopi juga jadi elemen estetika yang bisa mempercantik tampilan bangunan.


Perbedaan karakteristik material, daya tahan terhadap cuaca, dan biaya pemasangan membuat pilihan ini semakin menarik untuk dianalisis.

Mengenal Atap Spandek

Spandek adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran metal modern terdiri dari campuran zinc dan alumunium. Bentuknya lembaran bergelombang persegi.

Atap spandek cenderung tipis, sehingga mudah penyok (apalagi ketika diinjak pada saat pemasangan)

Biasanya, kanopi spandek digunakan untuk bangunan komersial, gudang, dan rumah hunian.

Atap jenis ini memungkinkan variasi dalam penampilan dari yang minimalis hingga modern, karena desainnya sederhana. Terlebih, tampilan spandek kontemporer menarik secara estetika.

Kelebihan Kanopi Spandek

  • Ketahanan terhadap benturan
  • Ekonomis
  • Banyak variasi tampilannya
  • Spandek ringan namun kuat dan kokoh
  • Tahan karat

Kekurangan Kanopi Spandek

  • Punya daya serap panas yang tinggi
  • Tidak tahan korosi terhadap adukan semen atau mortar
  • Tidak tahan bahan kimia
  • Spandek cenderung tidak dilengkapi lapisan pelindung UV
  • Kurang bisa meredam suara, sehingga bisa bising saat hujan.

Mengenal Atap Alderon

Mengutip situs Alderon (PT Impack Pratama Industri Tbk), alderon adalah atap yang terbuat dari bahan Unplasticizide Polyvinyl Chloride (uPVC) yang diformulasikan dan direkayasa ulang.

Umumnya, atap alderon punya ketebalan sekitar 10 mm. Struktur atap alderon berongga, rongga udara tersebut mampu meredam panas sangat baik. Tak heran jika jenis atap ini membuat ruangan di bawahnya menjadi lebih sejuk.

Kelebihan Alderon

  • Sangat kuat dan kokoh
  • Mudah dibersihkan
  • Biaya perawatannya rendah
  • Ramah lingkungan
  • Mudah dipotong
  • Tidak merambatkan api dan tidak mudah terbakar
  • Mampu untuk meredam panas
  • Tidak mudah luntur dan tahan lama
  • Tidak berkarat
  • Tahan bahan kimia
  • Alderon kedap suara sehingga tidak berisik saat hujan.

Kekurangan Alderon

  • Harga yang relatif mahal
  • Pilihan warnanya sedikit

Dalam memilih antara kanopi spandek atau Alderon, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor seperti kebutuhan fungsional, estetika, dan anggaran yang tersedia.

Dengan memahami perbedaan dan kelebihan masing-masing, semoga detikers bisa membuat keputusan yang tepat.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

8 Cara Agar Ruangan di Dalam Rumah Tidak Lembap


Jakarta

Beberapa ruangan di dalam rumah rentan mengalami lembap. Perlu diketahui, kelembapan udara yang tinggi pada ruangan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti alergi hingga kesulitan bernapas.

Selain itu, ruangan yang terlalu lembap juga bisa menyebabkan kerusakan pada tembok, mulai dari cat yang terkelupas hingga muncul jamur. Terkadang, jamur yang tumbuh di tembok juga beracun, lho.

Oleh sebab itu, jika terdapat ruangan di dalam rumah yang kelembapannya tinggi maka perlu diatasi secepatnya. Lantas, bagaimana cara agar ruangan tidak lembap? Simak tipsnya dalam artikel ini.


Cara Agar Ruangan Tidak Lembap

Ruangan di dalam rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penghuninya. Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara agar ruangan tidak lembap.

Mengutip laman Courtina, berikut beberapa cara agar ruangan di dalam rumah tidak terlalu lembap:

1. Menambah Ventilasi

Cara yang pertama adalah dengan menambah ventilasi. Hal ini menyebabkan udara dapat bersirkulasi dengan baik, sehingga mencegah ruangan terlalu lembap.

Kamu bisa menghitung jumlah ventilasi yang sesuai dengan mempertimbangkan luas ruangan. Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak memasang ventilasi karena juga tidak baik untuk kondisi ruangan.

2. Membuka Jendela dan Pintu Rumah

Agar ruangan tidak terlalu lembap, detikers juga perlu membuka jendela atau pintu rumah secara rutin di pagi hari. Langkah ini dilakukan agar matahari dapat masuk ke dalam rumah, sehingga udara yang masuk akan bergantian.

Perlu diketahui, udara yang tidak mengalir bisa menyebabkan kondensasi, sehingga memicu kelembapan tinggi di dalam ruangan. Hal tersebut juga bisa menimbulkan jamur dan lumut di tembok.

3. Meletakkan Silica Gel

Silica gel merupakan alat penyerap lembap berbentuk butiran-butiran kecil. Agar ruangan di dalam rumah tidak lembap, kamu bisa meletakkan beberapa silica gel di tiap sudut-sudut ruangan yang dirasa paling lembap.

Harga silica gel yang relatif murah bisa menjadi solusi alternatif bagi detikers yang ingin menghilangkan kelembapan.

4. Pakai Cat Dinding Anti Lembap

Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan cat dinding anti lembap. Cat ini banyak dijual di toko-toko bangunan maupun toko online.

Selain mempercantik rumah dengan warna cat yang bagus, penggunaan cat dinding anti lembap juga membantu menjaga tingkat kelembapan, terutama pada bagian dinding.

5. Meletakkan Tanaman yang Menyerap Lembap

Untuk menghilangkan kelembapan tinggi di dalam ruangan, kamu bisa meletakkan tanaman yang berfungsi menyerap lembap. Beberapa tanaman yang ampuh untuk mengurangi kelembapan di antaranya tanaman ivy, chamomile, dan sepatu filum.

Akar, daun, hingga pori-pori dari ketiga tanaman tersebut dapat menyerap polutan serta mengendalikan tingkat kelembapan di dalam ruangan.

6. Menggunakan Dehumidifier

Ada sebuah alat yang bisa mengurangi kelembapan pada ruangan, yaitu dehumidifier. Alat elektronik ini bisa menghilangkan kelembapan dengan cara menyerap kandungan air di udara, sehingga menjadikan ruangan lebih sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan.

7. Memasang Hygrometer

Cara selanjutnya adalah dengan memasang hygrometer di ruangan yang lembap. Alat ini dapat mengetahui tingkat kelembapan pada suatu ruangan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol dan menjaga agar tingkat kelembapan berada di batas normal, yakni sekitar 40-60%.

Dengan memasang hygrometer, detikers juga lebih hemat biaya karena bisa mengontrol penggunaan dehumidifier, AC, atau alat pemanas sesuai kebutuhan.

8. Menyalakan Kipas Angin di Area Lembap

Jika kamu tidak memiliki dehumidifier di rumah, solusi alternatifnya adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Alat ini bisa digunakan untuk mempercepat proses pembuangan udara, terutama di ruangan lembap seperti kamar mandi atau dapur.

Caranya cukup mudah, yakni dengan mengarahkan kipas angin ke arah luar rumah untuk membuang udara lembap yang terperangkap di dalam ruangan.

Itu tadi delapan cara agar ruangan tidak lembap. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Merapikan Barang tanpa Harus Membuangnya


Jakarta

Memiliki terlalu banyak barang membuat rumah berantakan dan terkesan sempit. Tumpukan barang perlu dirapikan agar hunian bisa terlihat lebih rapi dan kembali nyaman ditempati.

Membuang bisa dibilang cara terbaik untuk merapikan barang yang menumpuk di rumah. Namun barang yang dibuang sembarangan justru berisiko mencemari lingkungan sekitar.

Detikers bisa kok merapikan barang di rumah tanpa harus membuangnya. Simak caranya di bawah ini.


Cara Merapikan Barang di Rumah

Dilansir Bob Vila dan The Spruce, berikut cara merapikan barang yang berantakan di rumah tanpa harus membuangnya:

1. Gunakan Kontainer untuk Sortir Barang

Barang yang menumpuk di rumah belum tentu semuanya masih digunakan. Beberapa mungkin jarang dipakai dan lainnya bahkan tidak lagi diperlukan.

Detikers dapat menyiapkan beberapa wadah kontainer atau kotak. Setiap wadah bisa diberi label “barang disukai”, “barang sering digunakan”, “barang jarang digunakan”, dan “barang tidak lagi digunakan”.

Saat beres-beres rumah, rapikan barang dan letakkan dalam kotak sesuai dengan kategorinya.

2. Simpan Barang dengan Rapi

Barang yang masih digunakan hendaknya disimpan rapi pada tempatnya. Tata dan letakkan barang di area yang mudah dijangkau sehingga tidak sulit dicari saat memerlukannya.

Simpan barang yang jarang dipakai di ruang penyimpanan atau gudang. Kelompokkan barang dalam wadah sesuai fungsinya agar lebih mudah dicari. Ruang di bawah ranjang tidur, sofa, hingga laci juga dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat penyimpanan.

Pada beberapa titik rumah, wadah dapat diletakkan khusus untuk menyimpan barang-barang kecil. Saat membutuhkannya, kamu bisa langsung mencarinya di tempat tersebut.

3. Perbaiki Barang yang Rusak

Apabila ada barang yang rusak, hendaknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum disimpan. Perbaikan bisa dilakukan mandiri jika bisa melakukannya atau bawa ke tempat servis untuk meminta bantuan tukang servis.

Kalau barang sudah benar-benar rusak dan tidak dapat diperbaiki, tak ada opsi lagi selain membuangnya.

4. Ubah Menjadi Barang Berguna

Furnitur atau barang lama bisa dimodifikasi menjadi barang yang berguna. Misalnya, laci yang tidak terpakai lagi dapat diubah menjadi rak penyimpanan atau pot tanaman. Kamu dapat mengoleskan cat atau menambahkan hiasan supaya menjadi lebih bagus.

5. Daur Ulang

Jika ada barang terbuat dari plastik atau kardus bekas, detikers dapat membawanya ke tempat daur ulang terdekat. Plastik bisa dibuat menjadi barang layak jual seperti paving block hingga meja kecil. Bahkan sampah plastik dapat diubah menjadi energi listrik.

Detikers juga dapat mendaur ulang sendiri barang dari plastik atau kardus menjadi kerajinan tangan cantik, seperti tas, dompet, keranjang, wadah, hingga hiasan dan mainan.

6. Sumbangkan ke Orang Lain

Barang tak lagi digunakan yang masih dalam kondisi baik dapat didonasikan ke orang lain. Contohnya, baju yang ukurannya kekecilan, kebesaran, atau modelnya sudah tidak trendi maka bisa disumbangkan ke orang yang membutuhkannya.

7. Jual Barang yang Tidak Dibutuhkan

Opsi lain untuk barang yang sudah tidak dipakai tapi kondisinya masih bagus yaitu dijual kembali. Kamu dapat menjualnya ke orang-orang sekitar atau secara online lewat platform jual beli barang bekas.

Nah, itu tadi sederet cara merapikan barang tanpa membuangnya. Detikers bisa mengawalinya dengan merapikan barang-barang berukuran kecil, kemudian aneka barang dengan ukuran besar setelahnya.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan jika KPR Lunas Lebih Awal?


Jakarta

Saat membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR), detikers tidak hanya menyetorkan cicilan pokok dan bunga bulanan. Nasabah juga membayar asuransi jiwa sebagai salah satu komponen KPR.

Asuransi jiwa dalam KPR adalah langkah antisipasi apabila terjadi hal yang tak diinginkan selama pembayaran cicilan. Misalnya, debitur meninggal selama pelunasan KPR yang biasanya memiliki masa tenor panjang.

Seiring penerapan aturan tersebut, muncul pertanyaan terkait klaim asuransi jiwa. Jika KPR lunas lebih cepat, apakah asuransi jiwa bisa segera dicairkan? Simak penjelasannya berikut.


Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan jika KPR Lunas Lebih Awal?

Asuransi jiwa KPR bisa saja dicairkan lebih cepat, jika cicilan sudah lunas sebelum jatuh tempo dan pemegang polis belum meninggal dunia. Menurut pengamat asuransi Dedy Kristianto, hal tersebut bergantung polis dan asuransi yang diambil nasabah.

“Sebenarnya tergantung produk yang diambil apakah misalnya ada nilai tunainya atau tidak. Kalau ada nilai tunai walaupun nggak meninggal bisa diambil,” ujarnya dikutip dari catatan detikProperti.

Asuransi jiwa ini umumnya dibayarkan hanya sekali pada saat akad KPR. Besaran premi asuransi jiwa yang disetorkan berbeda-beda antara debitur satu dan lainnya, meski harga rumahnya sama. Perbedaan premi disebabkan berbagai faktor, misalnya usia debitur saat mengambil KPR.

Bagaimana jika Debitur Meninggal Dunia dan KPR Belum Lunas?

Apabila pemegang polis meninggal dunia dan KPR belum selesai, maka perusahaan asuransi akan melunasi cicilan yang tersisa. Selain itu, utang KPR juga otomatis akan diputihkan atau dianggap lunas seandainya debitur tutup usia.

“Biasanya KPR itu sudah kerjasama dengan asuransi jiwa. Jadi seandainya konsumen meninggal dunia, otomatis diputihkan utangnya. Rumah akan dianggap lunas,” jelas perencana keuangan Andy Nugroho dikutip dari pemberitaan detikProperti.

Kerja sama tersebut bersifat opsional, sehingga pembeli rumah dengan skema KPR bisa saja tidak memiliki asuransi jiwa. Namun, debitur tersebut tidak bisa mengalami pemutihan utang. Sisa cicilan KPR akan diberikan pada ahli waris, yang harus membayar hingga lunas.

Sebagai contoh, jika nasabah adalah seorang suami yang tutup usia maka cicilan dibebankan kepada ahli warisnya yaitu istri dan anaknya. Jika suami dan istrinya meninggal bersamaan maka kewajiban membayar cicilan diturunkan kepada anaknya.

Namun bila anaknya masih di bawah umur, bank akan menunjuk wali yang berhak untuk mereka melalui pengadilan. Apabila tidak mampu melanjutkan pembayaran cicilan KPR, maka pilihan terakhir adalah menjual rumah tersebut.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Berapa Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis Ukuran 3 X 6 Meter?


Jakarta

Perkiraan (estimasi) pembangunan dapur dan rumah ternyata hampir sama. Karena itu, detikers yang hendak membangun atau memperluas dapur harus punya pertimbangan yang matang agar kebutuhan dana tidak jebol dan berlebih.

Dapur adalah area penting dalam rumah untuk masak, makan, atau lokasi penyimpanan kebutuhan domestik. Sayangnya luas dapur di rumah minimalis umumnya hanya muat meja untuk meletakkan kompor, tempat cuci piring, dan keran air. Sehingga tak jarang penghuni ingin membangun dapur yang lebih luas.

Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis 3 X 6 Meter

Biaya pembangunan dapur dan rumah tidak jauh beda, seperti penjelasan profesional kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki. Budget bangun rumah di Jabodetabek saat ini sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi.


Belum lagi jika ingin menambahkan kitchen set, biayanya bisa lebih besar. Menurut Panggah, kabinet penyimpanan dengan banyak bukaan ini cukup mahal. Namun harganya memang tergantung bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

“Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ujar Panggah.

Sementara Wahyu selaku Project Manager Gradasi Design & Build mengatakan, perkiraan biaya bikin kitchen set lengkap berukuran 3-4 meter berkisar Rp 25 juta. Kitchen set sudah termasuk kabinet atas, bawah, top table, dan backsplash.

Selain itu sudah tersedia ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom. Kitchen set ini bisa langsung digunakan sesuai kebutuhan konsumen untuk menyimpan berbagai peralatan dan kebutuhan rumah tangga.

Estimasi biaya pembangunan dapur tentunya harus menyertakan jasa tukang bangunan. Tarif jasanya bervariasi tergantung wilayah tempat tinggal. Estimasinya kisaran Rp 100.000-200.000 per orang, bergantung kesepakatan dengan tukang bangunan.

Detikers yang ingin membangun dapur tentunya wajib menyiapkan dana darurat. Nantinya dana ini untuk pembiayaan jika terjadi hal-hal di luar rencana. Menurut Panggah, estimasi biaya bangun dapur 3 x 6 m sebaiknya menyiapkan 10-15% dana untuk biaya tak terduga.

(row/row)



Sumber : www.detik.com