Tag: detikproperti

  • Ada Percikan Api saat Pasang Kabel ke Stopkontak? Bisa Jadi Ini Sebabnya


    Jakarta

    Barang elektronik seperti TV, kulkas, hingga mesin cuci wajib dicolok ke stopkontak agar bisa menyala. Meski sederhana, ada sebagian orang yang khawatir saat mencolok kabel karena sering muncul percikan api.

    Api yang muncul dari stopkontak bikin sebagian orang kaget sekaligus takut. Munculnya percikan api sering dianggap ada masalah pada kabel atau stopkontak itu sendiri dan dikhawatirkan jadi pemicu korsleting listrik.

    Apakah muncul percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak merupakan hal normal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Muncul Percikan Api saat Mencolok Kabel ke Stopkontak Apakah Aman?

    Dikutip dari situs Angi, Jumat (11/7/2025), muncul percikan api kecil saat mencolok kabel ke stopkontak merupakan hal normal dan mirip dengan listrik statis.

    Ketika kamu mencolokkan kabel ke stopkontak, sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik yang terhubung. Saat arus listrik beralih cepat maka terjadi perpindahan daya yang juga cepat. Hal itu yang menyebabkan ada percikan api kecil di stopkontak.

    Meski begitu, dalam beberapa kasus percikan api dari stopkontak dapat berbahaya. Jika melihat percikan api yang terus berlanjut, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, maka segera cabut kabel dari stopkontak atau matikan aliran listrik rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB).

    Penyebab Muncul Percikan Api Besar saat Mencolok Kabel ke Stopkontak

    Ada beberapa hal yang memicu percikan api besar saat mencolok kabel ke stopkontak. Berikut penjelasannya:

    1. Kelebihan Beban

    Kelebihan beban sirkuit dapat terjadi ketika arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Saat sirkuit kelebihan beban maka kabel listrik menjadi terlalu panas sehingga dapat merusak isolasi di sekitar kabel.

    Kondisi ini tak hanya menimbulkan percikan api besar pada stopkontak tapi berdampak fatal pada peralatan elektronik karena bisa memicu kerusakan total. Jika tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan kebakaran.

    2. Korsleting Listrik

    Stopkontak yang memunculkan percikan api besar dapat disebabkan korsleting listrik. Hal ini bisa dipicu oleh sejumlah hal, seperti sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

    Ketika salah satu penyebab di atas memengaruhi sirkuit, arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Kondisi ini dapat merusak stopkontak hingga memicu kebakaran.

    3. Stopkontak Sudah Aus

    Stopkontak juga memiliki usia pakai karena bisa mengalami aus seiring waktu. Jika stopkontak sudah aus maka sambungannya akan mengendur sehingga meningkatkan risiko terjadinya arus pendek listrik.

    4. Pemasangan yang Tidak Tepat

    Kabel yang dicolok ke stopkontak dengan tidak tepat dapat memicu percikan api. Misalnya, mencolok kabel charger HP tapi dalam kondisi terlilit atau berantakan.

    Kabel yang sudah terkelupas juga dapat memicu api pada stopkontak. Kondisi itu dapat menyebabkan busur listrik yang dapat merusak kabel dan memicu kebakaran.

    Itulah penyebab muncul percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak Susah Dibersihkan? Begini Cara Ampuh biar Kinclong Lagi



    Jakarta

    Keran air yang jarang dibersihkan bisa muncul kerak berupa bercak-bercak putih. Meski sering terkena air dan sabun, ternyata keran air tetap bisa kotor sampai berkerak, lho.

    Noda itu membuat keran air tampak kotor dan kusam. Hal ini dapat merusak estetika kamar mandi.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan keran air. Apalagi kalau sudah muncul kerak, penghuni perlu bekerja ekstra buat membersihkan noda membandel itu.


    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air berkerak. Namun, sebelum itu ketahui dulu penyebabnya.

    Penyebab Keran Air Berkerak

    Dikutip dari SFGATE, kerak atau noda putih pada keran adalah sisa air sadah yang mengandung banyak mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah tidak berbahaya, tetapi berisiko menimbulkan efek samping pada kulit sensitif. Cara mengatasinya dengan menggunakan filter pada keran air.

    Selain itu, kerak bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral, sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering. Oleh karena itu, sebaiknya mengelap keran air setelah digunakan agar selalu kering.

    Cara Bersihkan Kerak pada Keran Air

    Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerak pada keran air.

    1. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

    • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

    Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah cara membersihkan kerak yang menempel pada keran air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pasang Outdoor AC Nggak Bisa Asal, Ini Posisi yang Tepat!


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) di rumah sering kali tidak dingin meski sudah diatur ke suhu rendah? Bisa jadi permasalahannya bukan karena jarang dirawat tapi akibat posisi outdoor AC yang salah.

    Perlu diketahui, AC terdiri dari dua komponen yaitu AC dalam (indoor) dan AC luar (outdoor). AC dalam berfungsi untuk menghembuskan udara dingin ke seluruh ruangan agar terasa sejuk.

    Sementara outdoor AC adalah bagian kipas yang berbentuk kotak dan dipasang di luar ruangan. Supaya indoor AC dapat berfungsi optimal maka perlu disambungkan dengan outdoor AC.


    Sayangnya, masih ada pemilik rumah yang tidak memerhatikan posisi outdoor AC karena hanya fokus memasang AC dalam. Padahal, posisi outdoor AC juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi udara dingin yang keluar dari AC dalam.

    Agar tidak salah dalam memasang outdoor AC di rumah, simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Posisi yang Tepat untuk Menaruh Outdoor AC

    Outdoor AC memang dipasang di luar, tapi bukan berarti diletakkan secara asal. Dikutip dari All Purpose Air Conditioning, Jumat (11/7/2025), berikut posisi yang tepat:

    1. Tempat yang Sejuk dan Terhindar Sinar Matahari

    AC luar sebaiknya dipasang di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Pastikan outdoor AC dipasang di tembok yang menghadap ke utara atau selatan karena arah ini cenderung tidak terpapar cahaya matahari.

    Hindari memasang AC luar yang menghadap ke arah timur atau barat. Sebab, posisi ini langsung menghadap sinar matahari ketika pagi dan sore yang berisiko membuat AC bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan ruangan.

    Kalau kamu baru pindah ke rumah baru, pastikan sudah menentukan tempat yang pas untuk memasang outdoor AC. Jika belum, cobalah amati sekitar rumah untuk mencari tempat yang paling minim terkena sinar matahari.

    2. Tempat Terbuka dan Datar

    Agar dapat mendinginkan udara secara maksimal, outdoor AC sebaiknya dipasang di tempat yang datar, kering, dan terbuka. Pastikan juga AC luar dipasang di tempat yang punya ventilasi udara baik dan tidak terhalang benda apapun, seperti tembok rumah atau bangunan besar lainnya.

    Perlu diketahui, AC luar yang terhalang apapun dapat menghambat proses pendinginan AC. Alhasil, AC tidak mampu bekerja secara efisien dan bisa mengakibatkan boros listrik.

    3. Tempat yang Mudah Dijangkau

    Tips berikutnya adalah memasang outdoor AC di tempat yang mudah dijangkau. Cara ini dilakukan agar AC dapat diakses dengan mudah ketika ingin dibersihkan atau dicek secara berkala. Posisi AC luar yang terlalu tinggi atau sulit dijangkau membuat proses perawatannya jadi sulit.

    Sebagai catatan, sebaiknya cuci AC rumah setidaknya 2-3 bulan sekali. Meski tidak ada kerusakan pada AC, bukan berarti AC tidak dicuci hingga berbulan-bulan.

    Meski begitu, frekuensi mencuci AC bisa berbeda-beda tergantung dari pemakaian dan kondisi ruangan tempat AC dinyalakan. Kalau kondisi udara di ruangan termasuk kotor dan banyak debu, maka AC perlu dicuci lebih sering lagi.

    4. Jauh dari Pohon Tinggi

    Meski disarankan dipasang di tempat yang sejuk, tapi hindari memasang outdoor AC di bawah pohon tinggi dan rindang. Sebab, AC luar dapat menyedot daun, debu, hingga kotoran ke dalam unit AC. Hal itu membuat AC jadi cepat kotor dan jika tidak segera dibersihkan maka berisiko cepat rusak.

    Selain itu, jangan memasang outdoor AC di tempat rendah atau dekat dengan tanah. Soalnya, saat terjadi hujan dan terdapat genangan di sekitar AC luar maka dapat memicu kerusakan. Sebaiknya pasang AC di tempat yang agak tinggi supaya lebih aman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lupa Cabut 5 Benda Ini dari Stopkontak biar Nggak Boros Listrik


    Jakarta

    Rumah biasanya diisi dengan berbagai perangkat elektronik seperti TV, lemari es, dan mesin cuci. Benda elektronik akan menyala kalau mendapat aliran listrik dari stop kontak.

    Benda tersebut memakan daya listrik ketika dinyalakan. Apalagi kalau perangkat mempunyai watt yang cukup besar, semakin banyak listrik terpakai.

    Penggunaan listrik yang berlebihan dapat membuat tagihan listrik membengkak. Oleh karena itu, penghuni perlu bijak dalam menggunakan benda elektronik.


    Selain mematikan perangkat ketika tidak digunakan, penghuni rumah sebaiknya mencabut aliran listrik dari stop kontak juga. Sebab, aliran listrik masih bisa terserap selama benda tersambung ke stop kontak.

    Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

    Inilah sederet benda elektronik yang sebaiknya dicabut aliran listriknya ketika tidak digunakan, dilansir dari Better Homes & Gardens.

    1. Pengisi Daya atau Charger

    Sebagian orang masih punya kebiasaan meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tetap tersambung ke stop kontak. Padahal, penghuni tidak sedang mengisi daya perangkatnya. Meski terkesan sepele, sebenarnya charger menguras daya listrik yang besar. Hal ini pun bisa membuat charger cepat rusak.

    2. TV

    Kemudian, TV juga sering kali dibiarkan tersambung ke stop kontak saat tidak digunakan. Belum lagi, ada saja penghuni meninggalkan TV terus menyala semalaman ketika sedang tidur. Kedua hal tersebut bikin boros listrik.

    3. Peralatan Dapur

    Sejumlah peralatan dapur memang harus terus mendapat aliran listrik, seperti lemari es dan freezer. Akan tetapi, beberapa peralatan dapur lebih baik dicabut dari stop kontak setelah selesai digunakan. Peralatan tersebut di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

    4. Komputer

    Selanjutnya, komputer juga sebaiknya tidak dibiarkan terus terhubung ke listrik kalau tak terpakai. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati.

    5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

    Beberapa rumah dilengkapi dengan peralatan multimedia, misalnya home speaker dan soundbar. Colokan listrik pada perangkat tersebut harus segera dicabut jika memang tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop ketika menganggur.

    Itulah beberapa benda yang tak boleh lupa dicabut jika ingin hemat listrik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tempati Ruangan yang Habis Dicat, Bisa Bahaya!


    Jakarta

    Saat mengecat dinding, setiap prosesnya memerlukan waktu, mulai dari menunggu lapisan mengering hingga baunya benar-benar hilang.

    Beberapa orang mungkin bisa menunggu lapisan cat mengering. Sebab, hanya membutuhkan waktu tunggu 1-2 jam hingga harus dicat kembali dengan lapisan baru. Namun, untuk menunggu bau cat benar-benar hilang, beberapa orang memilih untuk menyampingkan perihal tersebut.

    Ada yang beralasan ruangan tersebut perlu segera dipakai karena tidak ada ruangan pengganti. Ada pula yang menganggap peringatan tersebut tidak berbahaya karena akibatnya tidak terasa langsung.


    Senyawa Berbahaya pada Cat Dinding

    Dilansir How Stuff Works, VOC (Volatile organic compounds) merupakan senyawa organik yang mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan bahan kimia yang membuat dinding basah menjadi kering. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap.

    Menurut Healthline, beberapa contoh VOC di antaranya adalah toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, hingga benzene.

    Paparan VOC terkadang dapat menimbulkan efek kesehatan jangka pendek atau jangka panjang. Untuk jangka pendek seperti pusing, sesak napas, mata, hidung, atau tenggorokan perih, dan mual. Sementara untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, ginjal. Dampak yang ditimbulkan pada tubuh seseorang tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

    Lama Ruangan Harus Dibiarkan Kosong Setelah Pengecatan

    Menurut kontraktor Wildan ruangan yang baru saja dicat sebaiknya ditinggalkan selama 2-3 hari. Kondisi ruangan tersebut sebaiknya dibuka atau minimal memiliki ventilasi agar uap tersebut bisa keluar, bukan terperangkap di dalam ruangan.

    “Biasanya 2-3 hari bau catnya sudah hilang. Amannya semingguan,” ujarnya kepada detikcom, Rabu, (9/7/2025).

    Ketika proses pengecatan agar tidak terasa pusing, ruangan tersebut harus memiliki ventilasi atau setidaknya terdapat kipas angin agar udara di dalam ruangan tersebut bergerak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Bau Terbakar di Rumah dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah nggak mencium bau terbakar di rumah, padahal kalau keluar rumah tidak ada bau terbakar dari pembakaran sampah? Bau tersebut hanya tercium di dalam rumah saja.

    Saat memeriksa semua stopkontak atau colokan listrik, tidak ada yang mengeluarkan api dan listrik juga tidak ada yang padam. Kira-kira dari mana ya asal baunya?

    Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

    Dilansir The Spruce bau terbakar yang tercium di dalam ruangan atau rumah pertanda ada barang yang terbakar. Biasanya barang tersebut dari listrik. Namun, memang kebanyakan sumbernya tidak diketahui karena kemungkinan berada di area yang tak terlihat. Bisa juga bagian yang terbakar hanya meleleh karena paparan panas langsung.


    Jika mencium bau terbakar tiba-tiba dan hanya berada di dalam rumah, segera cek area dapur terutama saat sedang memasak, cari barang yang terbakar. Jika tidak ada, bisa juga cek barang elektronik di kamar atau ruangan lain seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

    Apabila bukan dari dapur dan perangkat elektronik, coba cek kabel listrik yang sedang tersambung ke stopkontak atau yang kondisinya rusak. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar. Mencari kerusakan pada kabel lebih sulit daripada di area lain. Jadi ketika mengecek harus hati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

    Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

    Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus penghuni rumah lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Selain itu, bisa juga menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

    Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Retak Rambut Tak Boleh Dianggap Sepele, Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Retak rambut adalah sebutan untuk garis-garis kecil karena retakan yang muncul di dinding. Jika dilihat dari dekat, retak rambut juga membuat lubang tipis pada dinding. Ukurannya bermacam-macam, ada yang kecil dan pendek, ada pula yang kecil panjang.

    Munculnya retak rambut bukan disebabkan dari getaran atau pergerakan berskala besar, melainkan berasal dari kesalahan pada saat pembangunan. Jadi retak rambut sebenarnya bisa dicegah sebelum rumah benar-benar selesai dan dihuni.

    Dilansir unggahan akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut penyebab munculnya retak rambut di dinding.


    Penyebab Retak Rambut pada Dinding Rumah

    1. Plester

    Proses pembuatan dinding yang tepat dan kokoh melalui beberapa tahapan, bukan hanya menumpuk bata dengan semen. Salah satunya adalah melakukan plester. Tahapan ini merupakan melapisi susunan batu yang sudah selesai ditumpuk sehingga batu-batu tersebut tidak lagi terlihat.

    Retak rambut bisa muncul karena kesalahan pada proses ini. Biasanya karena lapisan plester yang dioleskan terlalu kering sampai tidak ada kelembapan meski sedikit. Akibatnya acian tidak bisa menempel dengan sempurna sehingga tercipta retak rambut pada dinding.

    2. Acian

    Acian adalah tahap kedua dari pembuatan dinding setelah diplester. Seperti yang dijelaskan sebelumnya apabila plester terlalu kering, acian juga tidak dapat menempel. Dari sana muncul retak-retak halus yang tidak dapat ditutup dengan cara ditimpa cat dinding. Apabila plesternya sudah aman, retak rambut juga tetap akan muncul karena pengacian dilakukan sebelum plester kering.

    3. Cat

    Cat adalah proses terakhir pada saat memoles dinding. Apabila di bagian plester dan acian tidak bagus, cat dinding tidak dapat menyamarkan hal tersebut kecuali dinding dipasang plester atau penutup yang tidak melekat pada dinding. Selain itu, untuk mencegah munculnya retak rambut, dibutuhkan pula cat yang berkualitas sehingga setiap lapisan dapat merekat dengan pada dinding rumah.

    4. Perubahan Cuaca

    Pemicu retak rambut ternyata bukan hanya pada kesalahan pembangunan. Cuaca juga bisa menyebabkan retak rambut karena perubahan cuaca juga menyebabkan perubahan suhu. Material sangat sensitif pada perubahan cuaca dan material yang mengalami pemuaian dan penyusutan dapat memicu retakan halus.

    5. Permukaan Tanah

    Kemudian, adanya pergerakan tanah juga dapat menyebabkan retak rambut. Pergerakan tanah merupakan kondisi alam. Sebenarnya sebaiknya menghindari membangun rumah di lokasi ini karena cukup berbahaya, tetapi terkadang masyarakat tidak memeriksa dan baru menyadari setelah retak pada bangunan semakin banyak. Pergerakan tanah tidak hanya menimbulkan retak rambut, tetapi bisa merambah ke tahap yang lebih parah yakni merobohkan fondasi rumah hingga rata dengan tanah.

    Cara Mengatasi Retak Rambut pada Dinding Rumah

    Retak rambut masih bisa diperbaiki walaupun ditemukannya setelah rumah dihuni. Berikut penjelasannya.

    1. Kerik Lapisan Cat

    Untuk memperbaiki retak halus, prosesnya harus dikerjakan dari awal yakni memperbaiki kondisi plesteran. Maka, cat dinding harus dibersihkan dengan alat bernama kape atau larutan perusak cat.

    2. Amplas Permukaan Dinding

    Selanjutnya, permukaan dinding bisa dihaluskan menggunakan amplas. Haluskan dinding sampai material pelapis dindingnya hilang.

    3. Isi Celah yang Retak

    Dinding yang sudah tidak ada lapisan catnya tadi akan dilapisi dengan wall sealer. Bagian ini, perlu dilakukan oleh tenaga profesional agar ketebalannya benar. Pastikan lapisan wall sealer ini sudah kering sebelum masuk ke tahap selanjutnya.

    4. Tambahkan Cat Kembali

    Jika wall sealer telah kering, dinding bisa dicat kembali sesuai warna yang diinginkan. Aplikasikan cat dengan rapi dan pastikan wall sealer maupun noda bekas retakan lainnya tertutupi.

    Selain itu, retak rambut juga dapat diatasi dengan tindakan lain seperti perbaikan struktur bangunan jika penyebabnya adalah kegagalan struktur bangunan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengecat Dinding Rumah Tanpa Berantakan, Cocok untuk Pemula!


    Jakarta

    Mengecat tembok termasuk pekerjaan yang mudah, terutama jika dindingnya tidak begitu luas. Siapa saja bisa mengecat dinding asal mengetahui teknik dan tahapannya.

    Teknik yang perlu diketahui termasuk dalam persiapan sebelum mengecat. Sebab, cat dinding bisa menetes dan menempel di berbagai benda. Apabila tidak ada persiapan, cat tersebut bisa mengotori lantai, pakaian, hingga area yang seharusnya bersih.

    Kemudian, baru masuk ke tahapan pengecatan. Apabila tidak memakai cat putih, menurut kontraktor Wildan, dinding cukup dicat dengan 3 lapisan. Lapisan pertama adalah cat dasar atau primer. Lalu setelah ditunggu 1-2 jam sampai kering, lanjut ke cat bagian atas atau disebut dengan top coat. Lapisan atas minimal terdiri dari 2 lapis agar warnanya terlihat. Apabila memakai warna cat putih harus lebih dari 3 lapisan. Setiap lapisan harus ditunggu sekitar 1-2 jam sampai kering baru dilapisi dengan lapisan cat baru.


    Tips Mengecat Anti Berantakan

    Dilansir Real Simple, berikut beberapa cara agar pengecatan menjadi mudah dan terhindar dari kekacauan.

    1. Gunakan Lakban Pelukis untuk Melindungi Area yang Bersih

    Lakban pelukis merupakan alat perekat yang tidak akan merusak permukaan karena daya eratnya masih memungkinkan untuk dilepas lagi dan batas dasar bagian luar dari kertas.

    Fungsi lakban pelukis adalah untuk melindungi area yang tidak perlu dicat. Setelah pengecatan selesai, lakban tersebut bisa dilepas. Kelebihannya tidak ada cat yang menempel pada lakban tersebut.

    Kegunaan lainnya dari lakban pelukis adalah sebagai corong kaleng cat. Jadi ketika menuangkan cat ke wadahnya tidak akan tumpah. Biasanya lakban tersebut ditempel pada bagian atas cat hingga berbentuk V sehingga cat akan keluar mengikuti sudut terkecil dari V tersebut.

    Cara membuat corong tersebut adalah dengan menyobek dua lembar selotip berukuran delapan inci dan tempelkan secara diagonal di bibir kaleng dalam bentuk V. Sobek lembar ketiga, sekitar 20 cm panjangnya dan letakkan di titik V. Corong akan menghasilkan tuangan yang rapi dan stabil.

    Lakban pelukis juga bisa digunakan untuk memperhalus permukaan rol cat. Cara ini bisa digunakan pada saat mengecat dinding bertekstur, kamu memerlukan rol dengan serat yang tinggi, yakni serat halus. Serat yang lebih panjang akan masuk ke semua sudut dan celah, sehingga kamu dapat mengecat dengan merata.

    3. Gunakan Karet Gelang untuk Menggosok Kuas

    Untuk perbaikan cepat atau pekerjaan yang memerlukan kuas kecil, karet gelang elastis bisa menjadi solusi terbaik kamu. Aduk cat dan geser karet gelang dengan hati-hati di sekeliling kaleng, rentangkan di sepanjang bukaan.

    Dengan cara ini, kamu dapat mencelupkan kuas ke dalam kaleng dan mengusapkannya ke karet gelang untuk menghilangkan cat berlebih. Tempat penyerap sementara ini akan menjaga tepi kaleng tetap bersih, sehingga mudah untuk menutupnya kembali.

    4. Gunakan Kaleng Makanan untuk Menyimpan Rol

    Saat mengecat, rol cat atau kuas tidak dipegang setiap saat. Rol tersebut juga tidak bisa diletakkan di lantai atau di wadah cat. Rol cat harus diletakkan di tempat sendiri yang kering. Caranya bisa dengan memakai kaleng kosong. Kaleng ini bisa diubah menjadi wadah penyimpanan kuas rol.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Freezer Dipenuhi Bunga Es? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Freezer adalah benda elektronik yang berfungsi untuk membekukan bahan makanan. Tak hanya makanan, terkadang permukaan freezer pun ikut membeku dipenuhi lapisan bunga es tebal.

    Kemunculan bunga es cukup menjengkelkan dan dapat mengganggu fungsi freezer. Lapisan es yang tebal membuat freezer sempit. Lalu, freezer harus bekerja lebih keras untuk membekukan bahan makanan.

    Lantas, kenapa bunga es menumpuk di freezer ya? Simak penyebab dan cara membersihkannya berikut ini.


    Penyebab Bunga Es Numpuk di Freezer

    Inilah penyebab bunga es muncul di freezer, dikutip dari Ideal Home.

    1. Sering Buka Pintu Kulkas

    Bunga es bisa terbentuk ketika udara hangat dan lembap masuk ke freezer. Pintu freezer yang sering dibuka memungkinkan udara hangat masuk, sehingga isi freezer akan mengembun dan membeku. Oleh karena itu, sebaiknya penghuni rumah meminimalisir frekuensi dan durasi membuka pintu freezer.

    2. Cara Simpan Makanan Kurang Tepat

    Kemudian, penyimpan makanan hangat dengan wadah terbuka juga bisa menyebabkan bunga es. Makanan hangat dan terbuka itu dapat menambah kelembapan di dalam freezer.

    Pastikan untuk menyimpan makanan dalam wadah tertutup dan adem sebelum ditaruh di freezer. Lalu, jangan mengisi freezer terlalu penuh agar sirkulasi udara lancar, sehingga mencegah pembentukan bunga es.

    3. Pintu Freezer Tidak Tertutup Rapat

    Pintu freezer yang tidak tertutup rapat memungkinkan udara hangat masuk, lalu memicu pembentukan bunga es. Sebagai langkah pencegahan, penghuni perlu menutup pintu freezer dengan rapat dan rutin memeriksa keandalan segel pintu.

    4. Termostat Rusak

    Termostat berfungsi mengatur suhu freezer agar tetap stabil. Jika termostat tidak berfungsi dengan baik, pendinginan menjadi berlebihan dan menyebabkan terbentuknya bunga es. Jadi pastikan suhu freezer tetap sesuai rekomendasi produsen.

    Cara Bersihkan Bunga Es

    Untuk mengatasi tumpukan bunga es di freezer, penghuni bisa membersihkannya dengan cara berikut ini, dikutip dari Reader’s Digest.

    1. Matikan dan cabut aliran listrik freezer atau kulkas.

    2. Buka pintu kulkas freezer dan biarkan es meleleh sempurna.

    3. Lap semua cairan di dalam kulkas dan tunggu kering.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi bunga es di freezer. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com