Tag: detikproperti

  • Kenapa Cat Dinding Baunya Menyengat? Ini Alasannya



    Jakarta

    Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding cukup kuat dan tajam. Bagi yang tidak biasa dengan itu pasti akan mudah merasa tidak nyaman, mual, hingga pusing.

    Dilansir laman House Beautiful bau tersebut berasal dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yakni bahan kimia yang menguap dari cat ke udara. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap. Semakin rendah persentase VOC, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

    Dilansir dari How Stuff Works, fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.


    Menurut Healthline, beberapa contoh VOC di antaranya adalah toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, hingga benzene.

    Paparan VOC tersebut bisa memicu efek samping pada kesehatan, baik jangka pendek atau jangka panjang. Untuk jangka pendek seperti pusing, sesak napas, merasakan perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga mual. Sementara, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, dan ginjal. Dampak tersebut tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

    Kontraktor Wildan mengingatkan ruangan yang baru saja dicat sebaiknya tidak langsung ditempati. Ruangan tersebut lebih baik dibiarkan terbuka tanpa ada barang atau penghuni di dalamnya selama 2-3 hari. Dengan begitu, pemilik rumah bisa memberikan waktu untuk VOC tersebut aktif dan tidak berefek pada siapa pun.

    Apabila tidak bisa dalam keadaan terbuka, minimal di ruangan tersebut terdapat ventilasi yang cukup untuk udara segar masuk dan keluar.

    “Biasanya 2-3 hari bau catnya sudah hilang. Amannya semingguan,” ujarnya kepada detikcom, Rabu, (9/7/2025).

    Di sisi lain, bagi yang masih harus bolak-balik mengecat, sebaiknya gunakan masker khusus atau masker biasa untuk menyaring udara yang terhirup. Sesekali keluar dari ruangan tersebut dan menghirup udara segar. Jangan lupa untuk selalu minum air putih dan beristirahat agar tidak merasa pusing dan mual.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda Ini Jangan Pernah Dicoba untuk Dicat, Ada yang Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Mengecat barang-barang yang terlihat usang merupakan salah satu alternatif untuk mengubah tampilannya agar seperti baru kembali. Namun, cara ini tidak cocok untuk semua benda.

    Hal ini dikarenakan hasilnya akan jauh dari yang dibayangkan dan pada beberapa benda justru bisa memicu bahaya.

    Dilansir dari Real Simple, berikut 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat.


    5 Benda di Rumah yang Tidak Boleh Dicat

    1. Benda dari Logam

    Bahan logam memiliki sifat mudah mengalami korosi. Contoh benda logam yang biasa ada di rumah adalah keran air, engsel jendela dan pintu, dan rak.

    Hampir semula produk logam saat ini sudah memiliki tampilan yang menarik karena dicat. Namun, jika penghuni rumah ingin mengecat ulang karena cat lama terlihat usang atau rusak, sebaiknya jangan dilakukan.

    Menurut Kat Christie, kontraktor berlisensi dan ahli DIY, mengecat kunci atau pegangan pintu juga bisa menyebabkan masalah serius, termasuk masalah keamanan jika cat masuk ke dalam kunci sehingga menutup jalan masuknya kunci.

    Apabila benar-benar ingin mengubah warna atau tampilan logam di rumah, gunakan cat khusus untuk logam yang memang memiliki kandungan perlindungan terhadap korosi. Sebelum dicat ulang, sebaiknya hapus cat lama agar lapisan baru bisa menempel dengan erat.

    2. Perangkat Elektronik Rumah Tangga

    Selanjutnya barang di rumah yang sebaiknya tidak dicat sembarangan adalah perangkat elektronik. Benda satu ini juga memiliki kandungan logam pada beberapa bagian komponennya. Lalu, konsumen biasanya tidak mengetahui komponen apa saja yang ada pada perangkat tersebut.

    Apabila gegabah mengecat perangkat elektronik seperti televisi, kulkas, blender, alat penyedot debu, dan lainnya, justru dapat menimbulkan memicu kebakaran.

    “Secara umum, saya tidak akan mengecat peralatan rumah tangga karena cat bisa mengganggu pengoperasian dan listrik, sehingga menimbulkan bahaya kebakaran,” kata seniman dan desainer Elizabeth Sutton, seperti yang dikutip dari Real Simple, Kami (14/8/2025).

    3. Trim Kayu Alami

    Trim kayu adalah penutup sepanjang garis plafon atau lantai kayu. Trim ini menutupi pertemuan sudut antara dinding dengan plafon serta dinding dengan lantai. Bentuknya siku-siku. Trim kayu banyak digunakan pada rumah zaman dahulu karena terlihat rapi apabila yang semua interiornya berbahan kayu.

    Sebagai bahan alami, tentu perubahan warna dan bentuk mudah terjadi pada kayu. Beberapa orang ada yang berinisitif untuk mengecat ulang agar tampilannya kembali baru. Namun, mengecat trim kayu alami justru dapat membuat serat kayu identiknya hilang dan merusak tampilannya.

    Jika ingin mengubah warnanya, lebih baik gunakan plitur atau pernis. Plitur atau pernis bersifat transparan sehingga memungkinkan keindahan alami kayu tetap terlihat.

    4. Lantai Kayu

    Sama seperti trim kayu sebelumnya, material kayu juga sebaiknya tidak dicat ulang. Sebab, dapat mempengaruhi tampilan kayu, seperti menutup serat kayu.

    5. Keramik Lantai

    Selain lantai dari kayu, keramik lantai juga tidak bagus jika dicat ulang. Keramik saat ini sudah memiliki beragam tampilan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari yang permukaannya mengkilat, kesat, hingga seperti bebatuan pun ada.

    Mengecat permukaan keramik hanya membuat tampilannya bagus sesaat. Cat akan mudah terkikis karena tidak menempel dengan erat pada permukaan keramik. Menurut Elizabeth Sutton, mengecat lantai keramik tidak membuat tampilannya menjadi lebih bagus.

    Itulah deretan benda yang tidak boleh dicat. Semoga bermanfaat.

    Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan ubin backsplash yang bisa dilepas-pasang agar bisa digonta-ganti dengan lebih mudah dan estetis.
    “Jangan pernah mengecat ubin. Tidak akan pernah terlihat bagus,” kata Sutton.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Kayu Seret Sampai Muncul Goresan di Lantai? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Masalah yang kerap terjadi pada pintu kayu adalah serat dan tidak bisa dibuka lebar karena bagian bawah menempel pada lantai. Alhasil pada lantai muncul banyak goresan karena daun pintu dipaksa bergerak.

    Hal ini sebenarnya bisa terjadi pada semua jenis material pintu, tetapi bagi pemakai material kayu, masalah ini merupakan hal yang pasti ditemukan. Jika berfikir solusi untuk pintu seret seperti ini hanya perlu diangkat ketika dibuka dan ditutup, tentu tidak bisa. Masalahnya bukan hanya pada engsel yang kendor, melainkan material daun pintu tersebut.

    Dilansir Better Homes and Gardens, pintu rumah kayu yang seret atau susah ketika didorong disebabkan karena kelembapan yang tinggi. Hal ini mudah sekali terjadi pada bahan kayu karena memicu pemuaian dan penyusutan sehingga mempengaruhi pergerakan kayu.


    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown, dikutip Kamis (14/8/2025).

    Masalah seperti kayu yang seret ini bisa diatasi dengan memakai jenis kayu yang berkualitas. Menurut arsitek Denny Setiawan kayu tidak memiliki karakteristik yang sama. Jenis kayu yang cocok untuk perabotan rumah tangga karena ketahanannya hanya beberapa saja, seperti merbau, jati, dan ulin.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Kayu-kayu tersebut memiliki harga yang cukup mahal karena sesuai dengan kualitas dan ketahanannya. Selain itu stoknya tidak banyak saat ini sehingga tidak banyak orang memakai kayu-kayu tersebut.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Selain memilih material kayu yang berkualitas, juga ada cara lain untuk memperbaiki pintu agar tidak serat lagi, yakni sebagai berikut.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Alasan pintu terasa serat adalah adanya penghalang pada pintu. Penghalang tersebut bisa berupa tumpukan debu, cat terlalu tebal, atau kotoran yang berada di bawah pintu atau engsel. Sebelum diperbaiki, lebih baik cek menyeluruh penghalang yang menghalangi pergerakan pintu.

    2. Kencangkan Engsel

    Penyebab lainnya pintu kayu terasa sulit dibuka dan ditutup adalah karena bagian engsel ada yang longgar. Engsel yang longgar dapat mengubah letak pintu sehingga saat digerakkan bisa menyentuh ke permukaan lantai.

    Cara memperbaiki sekrup yang kendur bisa dengan mengencangkan kembali atau menggantinya dengan yang baru.

    3. Pangkas Bagian Bawah Pintu

    Cara satu ini agak menyita tenaga, waktu, dan biaya karena pintu tersebut dipotong di bagian bawah. Selain itu, memotong bagian bawah juga bisa memberikan celah bagi tikus, semut, atau rayap masuk ke rumah. Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan ahli sebelum memotong bagian bawah pintu.

    Itulah informasi seputar pintu seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tata Letak Pintu dan Jendela dalam Islam, Aman buat Jaga Privasi Penghuninya



    Jakarta

    Pintu dan jendela merupakan komponen penting pada rumah. Keduanya pasti ditemukan di semua rumah sebagai akses masuk utama, jalur pertukaran udara, dan celah cahaya masuk.

    Penentuan letak pintu dan jendela biasa ditentukan sesuai desain atau arsitektur rumah tersebut. Jika menginginkan arsitektur yang Islami, ternyata ada tata letak yang disarankan untuk pintu dan jendela.

    Dilansir IslamiCity posisi pintu sebagai akses utama keluar dan masuk sebaiknya tidak memperlihatkan isi keseluruhan rumah. Pintu utama sebaiknya hanya memperlihatkan ruang tamu atau ruang depan. Jadi hanya satu ruangan saja yang terlihat dari pintu utama. Apabila dari ruang tamu dengan bagian lain di dalam rumah tidak ada penyekat, pasang sekat seperti rak, dinding buatan, atau hal lain yang dapat menutup akses pandangan ke dalam rumah.


    Posisi yang harus dihindari ketika membuat pintu adalah tidak bersebelahan dengan pintu tetangga. Saat ini banyak perumahan dengan desain yang sama dan posisi pintunya saling berdampingan. Namun, posisi pintu seperti ini justru tidak memberikan privasi bagi penghuni rumah.

    Lalu, untuk ukuran pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar. Apabila terdapat ruang yang cukup besar untuk membuat pintu, bisa membuat 2 daun pintu. Sebagai unsur dekoratif agar pintu tidak terlihat monoton, kamu boleh menghias pintu depan dengan kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hal yang dilarang adalah mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Sementara itu, untuk desain jendela tidak begitu banyak aturan. Hal yang harus diperhatikan ketika membuat jendela adalah harus sesuai dengan fungsinya. Jendela harus dapat melindungi privasi penghuninya. Desain yang disarankan adalah tidak perlu membuat jendela terlalu besar terutama yang langsung menghadap ke arah jalan sehingga bisa dilihat orang lain.

    Kemudian, ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata aga mempermudah untuk dibuka atau ditutup serta melihat ke luar. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • CCTV Rentan Jadi Sasaran Serangga-Tikus, Begini Cara Rawatnya biar Tetap Aman



    Jakarta

    CCTV merupakan kamera pengawas yang berfungsi untuk mengawasi dan merekam segala kejadian pada suatu tempat. Perangkat elektronik ini sudah banyak dipakai di rumah-rumah sebagai alat keamanan tambahan.

    Pemilik rumah bisa jauh lebih nyaman meninggalkan rumah karena ada CCTV. Penghuni rumah juga bisa menyaksikan secara langsung hasil rekaman dari aplikasi yang terhubung langsung dengan CCTV tersebut.

    CCTV bukanlah barang murah sehingga harus dijaga dengan baik. Kamera CCTV harus selalu dalam keadaan aktif, tidak boleh berembun, dan kameranya harus bebas dari penghalang apa pun agar objek yang di rumah bisa terekam dengan jelas.


    Menurut Solution Advisor Prayudo CCTV sebenarnya tidak membutuhkan banyak perawatan dan tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan per bulan. Kuncinya adalah pemasangannya harus benar dan sesuai standar.

    Sebab, salah satu faktor yang dapat merusak sistem instalasi CCTV adalah serangga seperti semut dan hewan pengerat seperti tikus.

    Instalasi CCTV bukan hanya kamera, melainkan terdapat kabel yang menghubungkan dengan instalasi listrik di rumah. Kabel tersebut terbuat dari plastik yang mudah digigit tikus. Selain itu, kabel yang hangat atau panas menarik perhatian serangga.

    “Kalau perihal kabel, mungkin pakai pipa supaya mencegah digigit tikus misalnya, atau seperti apa. Jadi yang pasti yang pertama dari awal adalah instalasi (pemasangan harus benar). Begitu instalasinya benar, maka maintenance bisa lebih fleksibel,” ujar pria yang disapa Yudo dalam acara pembukaan Axos Solution Center di Jakarta, pada Kamis (14/8/2025).

    Yudo mengatakan belum ada cara untuk mendeteksi CCTV yang diserang hewan. Oleh karena itu, pemasangan CCTV harus sesuai standar dan kabel-kabel harus aman dengan dipasang pipa tambahan sepanjang kabel.

    Selain perlindungan pada kabel, penempatan CCTV juga harus berada di tempat yang bersuhu normal. Yudo mengatakan tiap produk CCTV memiliki batas berbeda-beda, tetapi untuk produk dari Axis Communications bisa tahan dari suhu paling rendah -40 derajat celcius dan paling tinggi 65 derajat celcius.

    Yudo mengatakan CCTV milik Axis Communications dapat bertahan selama 5 tahun. Akan ada pengecekan berkala setelah CCTV dipasang dalam 6 bulan atau setahun sekali. Cara ini sudah diterapkan pada perawatan instalasi CCTV di kawasan perkantoran dan perindustrian.

    “Kondisi yang mungkin terlalu ekstrim, perubahan suhu karena terkadang ada musim pancaroba misalnya, sehingga muncul mungkin embun dan lain-lain. (Perawatan) lebih ke di-checking, lebih ke preventive maintenance. Ini juga mungkin suatu yang menjadi key fokusnya AXIS di sini,” jelasnya.

    Selain itu, Yudo menyarankan untuk mencari CCTV yang memiliki sistem pemberitahuan apabila kamera tidak berfungsi. Produk Axis Communication terdapat sistem analitik untuk mendeteksi kamera dapat menangkap gambar atau tidak. Dengan begitu apabila CCTV tidak berfungsi dapat langsung dicek dan diperbaiki.

    “Kadang kan kalau tidak ada deteksi dari kamera, kita anggap semua baik-baik saja. Oh ini nggak ada pop-up (nggak ada objek yang muncul) nih, oke aman. Padahal bisa jadi nggak ada pop-up karena memang kameranya nggak lihat apa-apa. Jadi begitu kameranya dapat view yang tidak sesuai, akan dapat ke-allert (memperingati) dengan analitik dan itu free diinput di dalam kamera,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bentuk CCTV Indoor dan Outdoor di Rumah Berbeda, Begini Anjurannya



    Jakarta

    Saat ini keberadaan CCTV sangat penting untuk keamanan di rumah. Perangkat ini dapat mengawasi kegiatan yang terjadi di rumah dan sekitarnya selama 24 jam.

    Keberadaannya yang semakin digandrungi dan dibutuhkan membuat banyak produsen berlomba membuat produk CCTV dengan berbagai macam spesifikasi dan kelebihan. Tidak hanya berupa kamera, produk saat ini juga dilengkapi dengan program untuk mendeteksi objek tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, CCTV yang bisa mendeteksi pergerakan mencurigakan, CCTV untuk mengawasi orang sakit, atau CCTV yang dapat mendeteksi kemunculan api atau panas berlebih.

    Lantas, apabila ingin memasang CCTV di rumah, spesifikasi seperti apa yang bakal cocok?


    Solution Advisor Axis Communications Prayudo mengatakan sebenarnya tidak ada aturan khusus dan mengikat untuk pemilihan jenis CCTV. Perangkat ini perlu disesuaikan dengan estetika rumah atau interior.

    Ia memberikan tips cara memilih CCTV yang akan terlihat bagus di rumah. Menurutnya terdapat 2 jenis CCTV berbeda yang dapat digunakan untuk indoor dan outdoor.

    1. CCTV Indoor

    Kamera CCTV domeKamera CCTV dome Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Yudo menyebutkan model CCTV bulat seperti ini sering menjadi pilihan untuk area indoor. CCTV ini disebut dengan dome. Modelnya seperti setengah lingkaran di mana bagian yang rata menempel pada dinding. Bagian bawahnya yang bulat dilapisi dengan penutup bening agar objek di depan kamera dapat terlihat dengan jelas. Kameranya bisa berputar 180 atau 360 derajat.

    Alasan CCTV dome lebih cocok untuk bagian dalam rumah adalah tampilannya yang tidak mencolok. Bahkan bagian badannya bisa dicat disesuaikan dengan warna ruangan.

    “Kelebihan dari dome adalah orang yang ada di sana tidak tahu kamera ini mau (menyorot) ke mana. Di sisi lain, secara bentuk akan lebih blending. Bahkan untuk Axis sendiri itu body-nya bisa di-painting, bisa dicat. Kita juga ada painting instruksinya juga,” kata Yudo dalam acara pembukaan Axis Solution Center di Jakarta, pada Kamis (14/8/2025).

    2. Kamera Outdoor

    Kamera CCTV bulletKamera CCTV bullet Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Sementara itu, untuk bagian luar rumah atau outdoor disarankan memakai kamera CCTV yang berbentuk lonjong seperti leher kamera telezoom. Sebutan untuk bentuk CCTV ini adalah CCTV bullet.

    Menurut Yudo, bentuk CCTV bullet cukup mengintimidasi seperti menyorot langsung pada objek sehingga cocok untuk diletakkan di luar ruangan. Selain itu, kamera harus bisa menyorot objek dengan jelas tanpa terganggu oleh cahaya matahari yang lebih terang.

    “Biasanya kalau di outdoor akan lebih berfokus bagaimana kita bisa merespon terhadap cahaya dari backlight. Karena outdoor itu kan backlightnya lumayan kenceng. Jadi bagaimana objek bisa mendapatkan detail walaupun ada backlight,” ujar Yudo.

    3. Pilih CCTV yang Tidak Mudah Hancur

    Yudo mengungkapkan CCTV harus memiliki ketahanan terhadap beban pada bagian pelindungnya. Skala standar internasional IEC 62262 internasional mengelompokkan nilai ketahanan tersebut dalam sebutan IK. Nilai ketahanan paling tinggi saat ini rata-rata IK10. Namun, Yudo mengungkapkan saat ini sudah muncul juga IK11. Namun, belum banyak produk yang mencapai level ini.

    Produk Axis Communications sendiri sudah mencapai IK10. CCTV ditekan beban 5 kg tidak mengalami kerusakan atau pun retak. Yudo mengatakan untuk CCTV dome, pelindung terluar terbuat dari bahan polycarbonate berkualitas sehingga keras dan tidak mudah dihancurkan.

    4. Konsultasi Sebelum Membeli CCTV

    Hal terpenting ketika hendak membeli CCTV adalah mengetahui lokasi, jumlah, dan harga per unit. Country Manager Axis Communications Johny Dermawan mengungkapkan konsumen dapat berkonsultasi atau membuat simulasi secara online dan gratis melalui laman axis.com. Kemudian, untuk para distributor atau reseller bisa mengunjungi Axis Solution Center di Jakarta.

    “Fasilitas ini berfungsi sebagai galeri teknologi yang menampilkan inovasi terkini untuk menjawab tantangan sistem keamanan. Solution Center ini juga menjadi pusat demonstrasi di mana mitra dan pelanggan dapat secara langsung merasakan produk-produk Axis Communications,” jelas Johny.

    Produk dari Axis saat ini bukan hanya CCTV, melainkan ada speaker, interkom jaringan, dan manajemen video.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kulkas Minimal Sebulan Sekali Dibersihkan, Begini Tahapannya



    Jakarta

    Setiap barang di rumah harus sering dibersihkan, tidak terkecuali kulkas. Perangkat elektronik satu ini memang minim kontaminasi dari luar, tetapi sumber kotoran datang dari makanan dan minuman yang disimpan di dalamnya.

    Kotoran dan noda dari tumpahan minuman contohnya apabila didiamkan bisa menempel dan susah dibersihkan. Belum lagi apabila ada sayuran yang sudah membusuk. Bau tak sedap bisa menyebar di dalam kulkas dan menguar ketika dibuka.

    Oleh karena itu, kulkas perlu sering dibersihkan. Pembersihan ini bukan hanya menyortir makanan basi, melainkan mencuci semua rak dan sisi bagian dalam kulkas.


    Menurut pakar industri perhotelan dan salah satu pemilik Sparrow Estate Management, Peter Hansen, kulkas perlu dibersihkan sekali atau dua kali dalam sebulan. Hal ini bisa dilakukan pada saat akhir pekan di mana saat pemiliknya sedang berada di rumah. Peter menambahkan aturan tersebut berlaku untuk kulkas ukuran kecil maupun besar.

    “Bersihkan kulkas sekali atau dua kali sebulan dan hindari kesalahan umum seperti menggunakan spons abrasi atau mengabaikan petunjuk pabrik, termasuk mengganti filter secara teratur,” kata Hansen, dikutip dari Tom’s Guide, Jumat (15/8/2024).

    Ia juga membagikan tahapan membersihkannya. Pertama, pisahkan makanan yang masih layak dan akan kadaluarsa atau busuk. Dengan begitu, pemilik rumah bisa menentukan, mana bahan makanan yang bisa dikonsumsi lebih dulu dan mana yang masih bisa disimpan.

    Setelah itu, bersihkan rak atau kompartemen dengan kain yang sudah diberi sabun atau tisu antibakteri. Kulkas juga sebaiknya dalam keadaan mati untuk menghemat listrik dan mencegah mesin rusak. Sebab, kulkas yang terlalu sering dibuka tutup juga membuat mesin bekerja lebih keras.

    “Keluarkan semua barang dari kulkas setiap dua minggu (periksa tanggal kadaluarsa) dan bersihkan bagian dalam secara menyeluruh. Pastikan kamu memperhatikan laci dan rak yang sering terkena tumpahan,” tutur Hansen.

    Apabila ada noda yang tidak bisa dibersihkan dengan kain bersih, coba cuci dengan air hangat dan sabun. Keringkan di luar kulkas dan masukkan kembali saat tidak ada titik air.

    “Ingatlah untuk mencuci tangan setelahnya dan membersihkan permukaan yang digunakan,” paparnya.

    Bukan hanya rak atau kompartemen, cek juga karet-karet yang berada di sekeliling pintu. Meskipun hanya berupa karet, sering ditemukan banyak noda dan kotoran yang menempel pada permukaannya. Kotoran tersebut dapat mempengaruhi daya erat pintu kulkas dan dapat berpengaruh pada erat atau tidaknya pintu kulkas. Cara membersihkannya menggunakan sikat lembut dan campuran cuka putih serta air.

    “Segel sering kali diabaikan, tetapi sebenarnya harus dibersihkan setiap bulan dengan sikat lembut dan campuran air dan cuka putih agar pintu tetap tertutup dengan benar,” saran Hansen.

    “Ini membantu kulkas tertutup dengan benar, menjaga makanan tetap segar, dan mencegah masalah apa pun pada kulkas kamu,” tambahnya.

    Itulah saran pakar waktu yang tepat dan tahapan membersihkan kulkas. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Kriteria Rumah Sehat Versi Kemenkes, Sudah Sesuai dengan Hunianmu?


    Jakarta

    Standar kesehatan bukan hanya ditujukan pada tubuh manusia, melainkan berlaku pula pada tempat tinggalnya. Sebab kondisi rumah juga berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental penghuninya.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah merumuskan kriteria rumah yang sehat. Hal ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk mewujudkan hunian yang nyaman, sehat, dan idaman.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor 829/Menkes/SK/VII/1999, kriteria mengenai rumah sehat sebagai berikut.


    1. Kualitas Udara

    Rumah sehat menurut Kemenkes harus memenuhi kualitas udara yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Berikut kriterianya.

    • Suhu udara nyaman antara 18°C – 30°C
    • Pertukaran udara (air exchange rate) terdiri 5 kaki kubik per menit per penghuni
    • Kelembaban udara sekitar 40-70 persen
    • Konsentrasi gas CO (karbon monoksida) tidak lebih dari 100 ppm per 8 jam
    • Konsentrasi gas SO2 (sulfur dioksida) tidak lebih dari 0,10 ppm per 24 jam
    • Konsentrasi gas formaldehida tidak lebih dari 120 mg/m3

    2. Kualitas Sumber Air Bersih

    Bukan hanya udara, air yang tersedia di rumah tersebut juga harus bersih, bisa digunakan, dan jumlahnya sesuai yang dibutuhkan. Kemenkes menyebutkan kualitas dan kuantitas air yang dibutuhkan dalam rumah harus sesuai dengan jumlah penghuni untuk kebutuhan sehari-hari. Terdapat dua syarat penting yang berhubungan dengan air berikut.

    • Setiap rumah setidaknya memiliki sarana air bersih dengan jumlah kapasitas minimal sebesar 60 liter/hari/orang
    • Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih untuk beraktivitas sehari-hari seperti mencuci hingga untuk diminum menurut Permenkes 416 tahun 1990 dan Kepmenkes 907 tahun 2002.

    3. Sumber Pencahayaan Alami dan Buatan

    Kemudian dari kriteria pencahayaan, baik yang berasal dari alam maupun buatan manusia secara langsung maupun tidak langsung, Kemenkes menyarankan harus memberikan pencahayaan dengan intensitas minimal sebesar 60 lux. Namun, pastikan jumlah cahaya berikut jangan sampai menyilaukan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

    4. Material Bangunan

    Material bangunan merupakan kunci penting keselamatan penghuni yang menempati rumah tersebut. Material bangunan yang digunakan harus memenuhi kriteria rumah sehat bukan hanya kokoh dan terlihat menawan. Material bangunan yang sehat adalah tidak terbuat dari bahan yang berisiko melepaskan zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan penghuni seperti asbes bebas tidak lebih dari 0.5 fiber/m3 per 4 jam, debu total tidak lebih dari 150 µg m3, timah hitam tidak lebih dari 300 mg/kg, dan material tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tempat tumbuh kembang mikroorganisme patogen.

    5. Komponen dan Penataan Ruang Rumah

    Komponen dan penataan ruangan di rumah juga ada ketentuannya, sebagai berikut.

    • Lantai harus kedap air dan mudah untuk dibersihkan
    • Dinding ruang tidur dan keluarga harus memiliki ventilasi yang baik untuk mengatur sirkulasi udara
    • Dinding kamar mandi dan tempat cuci kedap air dan mudah untuk dibersihkan
    • Langit rumah harus kuat (tidak rawan kecelakaan) dan mudah dibersihkan
    • Pembagian ruangan harus dibagi berdasarkan fungsi dan kapasitas yang cukup sesuai dengan kebutuhannya
    • Ruang Dapur punya saluran pembuangan asap

    6. Pengolahan Limbah Rumah

    Setiap rumah pasti akan memproduksi limbah atau kotoran. Hal ini juga menjadi tanggungjawab masing-masing rumah sehingga diperlukan ruang untuk pengelolaan limbah. Kemenkes telah membuat tata cara pengelolaan limbah tersebut, berikut penjelasannya.

    • Untuk limbah padat, pastikan agar tidak menimbulkan bau dan juga tidak mencemarkan permukaan tanah di lingkungan rumah
    • Untuk limbah cair, pastikan agar limbah tidak mencemari sumber air sehingga dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan juga jangan sampai mencemari permukaan tanah.

    7. Kepadatan Hunian pada Kamar Tidur

    Luas ruangan juga di atur karena setiap manusia memiliki minimal luas ruang bergerak menurut SNI, yakni sekitar 9 meter persegi per orang. Oleh karena itu, luas kamar tidur tidak bisa dibuat sembarangan. Untuk kamar tidur yang sehat adalah berukuran 8 m2 dan kapasitas yang dianjurkan tidak lebih dari dua orang kecuali untuk anak di bawah umur 5 tahun.

    8. Mempunyai Ventilasi Udara yang Cukup

    Rumah harus dilengkapi dengan sirkulasi udara yang baik agar dapat beristirahat lebih nyaman. Keberadaan ventilasi udara dapat mempengaruhi kualitas udara yang ada di dalam rumah. Dibutuhkan setidaknya 10 persen ventilasi alami permanen dari luas lantai agar sirkulasi udara dan pencahayaan dapat menyebar ke seluruh area rumah dengan baik.

    9. Tempat Penyimpanan Makanan

    Selain soal bangunan, tempat untuk menyimpan makanan juga harus higienis. Salah satu yang kerap disepelekan oleh penghuni rumah adalah keberadaan lalat. Hewan kecil ini sering datang ke rumah karena mengetahui ada sumber makanan. Padahal keberadaannya bisa berbahaya karena diketahui kaki lalat merupakan sumber bakteri yang berbahaya apabila sudah menempel pada makanan.

    Oleh karena itu, salah satu persyaratan rumah sehat menurut Kemenkes ialah lokasi penyimpanan makanan berada di tempat yang higienis. Hal ini untuk menghindari makanan berbau karena aktivitas bakteri, kuman, dan serangga. Jangan lupa untuk membersihkan secara merata dan rutin agar tempat penyimpanan makanan tetap dalam keadaan higienis.

    10. Tersedianya Sarana dan Prasarana

    Sekitar rumah harus tersedia prasarana dan sarana yang lengkap dan mendukung, berikut di antaranya.

    • Memiliki taman bermain untuk anak, sarana rekreasi keluarga dengan konstruksi yang aman dari kecelakaan
    • Memiliki sarana drainase yang tidak menjadi tempat sumber penyakit
    • Memiliki sarana jalan lingkungan dengan ketentuan konstruksi jalan tidak mengganggu kesehatan, konstruksi trotoar tidak membahayakan pejalan kaki dan penyandang cacat, jembatan harus memiliki pagar pengaman, lampu penerangan dan tidak menyilaukan mata
    • Tersedia cukup air bersih sepanjang waktu dengan kualitas air yang memenuhi persyaratan kesehatan
    • Pengelolaan pembuangan tinja dan limbah rumah tangga harus memenuhi persyaratan kesehatan
    • Pengelolaan pembuangan sampah rumah tangga harus memenuhi syarat kesehatan
    • Memiliki akses terhadap sarana pelayanan kesehatan, komunikasi, tempat kerja, tempat hiburan, tempat pendidikan, kesenian, dan lain sebagainya
    • Pengaturan instalasi listrik harus menjamin keamanan penghuninya
    • Tempat pengelolaan makanan (TPM) harus menjamin tidak terjadi kontaminasi makanan yang dapat menimbulkan keracunan.

    Demikian 10 kriteria rumah sehat menurut Kementerian Kesehatan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tata Cara Bayar PBB di Indomaret dan Alfamart


    Jakarta

    Pemilik properti punya kewajiban untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Sekarang ada banyak metode pembayaran yang dapat wajib pajak pilih, salah satunya bisa lewat minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.

    Dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Pajak, PBB merupakan pungutan pajak atas tanah dan bangunan. Setiap properti yang menjadi objek PBB memiliki nomor identitas yang disebut nomor objek pajak (NOP).

    Untuk melakukan pembayaran PBB, wajib pajak dapat melakukannya secara online atau datang langsung ke counter. Pemilik aset juga dapat melakukan pembayaran di minimarket. Metode ini cukup mudah karena ada banyak minimarket yang tersebar di mana-mana.


    Dilansir dari situs sistem informasi layanan online pajak terintegrasi (Silopinter) BPPKAD Kabupaten Gresik, pembayaran dapat dilakukan di gerai Indomaret dan Alfamart. Cara pembayarannya pun sangat mudah, simak caranya berikut ini.

    Bagaimana cara membayar PBB lewat minimarket?

    Cara Bayar PBB di Indomaret dan Alfamart

    Inilah tata cara untuk membayar PBB di Indomaret dan Alfamart.

    1. Datangi Gerai

    Wajib pajak bisa datang langsung ke gerai Alfamart atau Indomaret terdekat untuk membayar PBB. Pastikan untuk mengetahui dan membawa NOP dan tahun pajak karena nanti akan ditanyakan oleh kasir.

    2. Sampaikan NOP

    Selanjutnya, beritahu kasir kalau ingin membayar PBB. Wajib pajak akan menyampaikan NOP dan tahun pajak yang ingin dibayar.

    3. Bayar Tagihan

    Setelah itu, kasir akan menyebutkan nama wajib pajak dan nominal PBB yang harus dibayarkan. Jika nama dan nominal sudah sesuai, lakukan pembayaran pajak. Jangan lupa untuk menyimpan struk yang diberikan kasir sebagai bukti pembayaran.

    Itulah langkah-langkah untuk membayar PBB melalui Indomaret dan Alfamart. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Long Weekend, Simak 7 Tips Ini Biar Rumah Aman Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Libur panjang peringatan hari kemerdekaan Ri ke-80 tahun telah tiba. Libur tersebut berlangsung dari Sabtu hingga Senin yang bisa dimanfaatkan untuk pergi ke tempat wisata, berkumpul dengan keluarga besar, hingga menonton pertunjukkan spesial kemerdekaan.

    Apa pun kegiatan ketika hari libur nanti, pastikan ketika meninggalkan rumah dalam keamanan rumah. Sebab, penjahat atau pencuri bisa kapan saja melakukan aksinya. Rumah-rumah kosong merupakan target menarik bagi mereka.

    Dilansir Amateur Traveler, berikut adalah 7 hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah.


    1. Rapikan Rumah Sebelum Mudik

    Waktu libur adalah saat yang tepat untuk membersihkan rumah. Bahkan jika liburan tidak ingin hanya di rumah, setiap sudut hunian harus tetap bersih dan rapi. Dengan merapikan rumah sebelum pergi mudik, penghuni rumah akan lebih rileks dan tenang.

    Sebelum pergi berlibur, buat daftar pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, seperti mengganti seprai, menyedot debu karpet, menyortir bahan makanan yang basi, hingga membuang sampah. Selain itu, tuangkan larutan cuka dan air ke dalam waktafel dan juga sedikit klorin ke dalam toilet untuk menghindari penumpukan bakteri.

    2. Tunda Kiriman atau Paket

    Bagi rumah yang sering kehilangan paket, tunda dulu belanja online agar paket bisa diterima langsung untuk menghindari paket hilang diambil. Alternatif lainnya adalah kamu bisa meminta bantuan tetangga atau orang kepercayaan untuk mengecek paket yang datang atau menitip barang tersebut kepada mereka.

    3. Matikan Listrik

    Saat meninggalkan rumah, terutama yang lebih dari 2 jam sebaiknya perangkat elektronik yang tidak digunakan dimatikan. Hal ini untuk mengurangi pemakaian listrik dan mencegah kebakaran. Beberapa perangkat yang kabelnya perlu dicabut adalah televisi, kabel charger, kipas angin, penanak nasi, AC, lampu, pompa air,dan lain-lain.

    4. Matikan Air

    Selain listrik, sebaiknya pompa air dalam keadaan mati. Namun, pastikan tangki air masih ada persediaan air untuk mempermudah saat akan dipakai. Pastikal tidak ada kebocoran dari keran dan wastafel.

    5. Siapkan Wadah di Area yang Bocor

    Akhir-akhir ini hujan terjadi di beberapa wilayah dan intensitasnya cukup tinggi. Apabila rumah kalian ada kebocoran, sebelum meninggal rumah siapkan wadah sebagai tempat penampungan air. Kain juga dibutuhkan di dalam wadah tersebut agar air tidak menciprat keluar.

    6. Jadwalkan Lampu

    Saat meninggalkan rumah, buat tempat tinggalmu terasa hidup dan dihuni. Salah satunya dengan memastikan lampu tetap menyala. Namun, apabila lampu menyala selama 24 jam dengan kondisi pintu dan jendela tertutup itu juga bisa memberikan sinyal rumah sedang kosong.

    Lebih baik pakai lampu di halaman yang bisa otomatis mati saat sekelilingnya terang. Dengan begitu, rumah akan terlihat normal seperti tetangga yang lain. Ada pula lampu yang bisa dijadwalkan kapan harus menyala dan mati.

    7. Perketat Keamanan

    Terakhir dan juga paling penting adalah memperketat keamanan di rumah. Pintu, jendela, dan pagar harus dalam keadaan tertutup. Pasang juga CCTV di beberapa titik di rumah agar penghuni rumah bisa memantau walaupun sedang tidak ada di rumah.

    Jangan lupa juga untuk mengunci barang-barang berharga di brankas. Jika kamu memiliki garasi, parkirkan mobil di dalam dan kunci. Jika kamu parkir di bandara, buatlah reservasi terlebih dahulu. Kemudian, beri tahu tetangga atau orang kepercayaan bahwa rumah kosong dan berikan nomor telepon agar mereka dapat menghubungi jika perlu.

    Itulah 7 persiapan yang bisa dilakukan untuk mengamankan rumah ketika ditinggal liburan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com