Tag: detikproperti

  • 5 Masalah Water Heater yang Bisa Diperbaiki Tanpa Tukang


    Jakarta

    Water heater menjadi alat andalan buat memanaskan air di kamar mandi agar penghuni rumah tidak kedinginan. Namun, alat ini sewaktu-waktu bisa rusak, apalagi kalau sudah lama digunakan.

    Jika water heater bermasalah, penghuni rumah tidak perlu buru-buru panggil tukang buat memperbaikinya. Ada beberapa masalah pemanas air yang dapat ditangani sendiri.

    Penghuni perlu mengenali masalah-masalah yang terjadi pada water heater agar tahu cara memperbaikinya. Simak penjelasannya berikut ini.


    Masalah Water Heater

    Inilah deretan masalah yang dapat terjadi pada water heater dan cara memperbaikinya, dikutip dari The Spruce.

    1. Suhu Air Terlalu Panas

    Suhu air yang terlalu panas bukannya membuat nyaman, tetapi menyiksa penghuni rumah. Nah, biasanya masalahnya ada pada termostat water heater yang dipasang terlalu tinggi. Penghuni dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah ini.

    • Pertama, matikan daya water heater di panel servis.
    • Selanjutnya, lepaskan panel akses dan periksa apakah pengaturan panas pada kedua termostat tidak lebih dari 120F° atau 48 derajat Celcius.
    • Sesuaikan dengan pengaturan yang diinginkan dengan memutar sekrup set menggunakan obeng pipih.

    2. Air Panas Tidak Keluar

    Selain itu, masalah yang paling umum pada water heater adalah air yang keluar tidak panas. Hal ini biasanya disebabkan oleh terputusnya aliran listrik pada water heater atau elemen pemanasnya rusak. Untuk memperbaiki masalah ini, penghuni perlu tahu dulu penyebab air tidak panas.

    Pertama, periksa pemutus water heater di panel servis untuk memastikan aliran listrik tidak terputus. Jika aliran listriknya putus, matikan dulu dengan menekan tombol OFF, lalu nyalakan kembali ke ON.

    Apabila pemutus pemanas tidak putus, setel ulang batas suhu tinggi pada water heater. Caranya dengan mematikan daya water heater di panel servis. Selanjutnya, tekan tombol reset suhu tinggi yang biasanya berwarna merah.

    3. Air Berwarna Karat

    Bagian dalam tangki pemanas air bisa korosi sehingga air yang keluar dari keran berwarna coklat, kuning, atau merah. Masalah ini dapat diatasi dengan meminta tukang ledeng mengganti batang anoda di tangki water heater.

    Batang anoda adalah batang logam di tengah water heater. Batang tersebut mudah korosi dibandingkan tangki. Oksigen yang bersifat korosif lebih mudah tertarik ke batang anoda dibandingkan ke pemanas air.

    4. Water Heater Bocor

    Kemudian, water heater bisa bocor pada bagian katup dan sambungan pipa. Jika air bocor itu hangat atau panas, kemungkinan hal itu disebabkan oleh pipa saluran keluar yang bocor.

    Untuk memperbaikinya, penghuni dapat memeriksa water heater apakah ada pipa masuk atau keluar yang longgar. Jika menemukan sambungan yang longgar, cukup kencangkan dengan kunci pas agar tidak terjadi kebocoran.

    5. Tangki Water Heater Bersuara Bising

    Water heater bisa mengeluarkan suara bising seperti gemuruh pelan, letupan, atau berdenging. Suara bising itu menandakan tangki sedang mendidih. Penumpukan sedimen di dasar tangki membuat dasar tangki terlalu panas dan air mendidih. Kebisingan itu dapat diatasi dengan mengikuti langkah ini:

    • Pastikan untuk mematikan aliran listrik dan pasokan air ke water heater.
    • Tiriskan seluruh air dan sedimen pada pemanas air lalu isi kembali.
    • Pasang ujung selang taman ke katup di bagian bawah water heater, dengan ujung lainnya terletak di luar.
    • Buka katup pelepas tekanan suhu di bagian atas dan katup pembuangan di bagian bawah.
    • Setelah air dan sedimen terkuras seluruhnya, tutup katup bawah dan katup pelepas tekanan atas, lalu lepaskan selang.
    • Nyalakan listrik dan air lagi.

    Itulah masalah yang bisa terjadi pada pemanas air dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Kamar Tidur Hangat saat Cuaca Dingin


    Jakarta

    Udara terasa dingin ketika cuaca hujan atau mendung. Cuaca seperti ini dapat membuat penghuni merasa kedinginan di rumah, termasuk kamar tidur.

    Meski sudah pakai selimut dan tidak menyalakan AC, udara dingin masih bisa menusuk badan. Kalau sudah seperti itu, penghuni rumah perlu usaha lebih buat bikin kamar terasa lebih hangat.

    Bagaimana cara membuat kamar tidur hangat saat cuaca dingin? Simak caranya berikut ini.


    Cara Bikin Kamar Tidur Hangat Saat Cuaca Dingin

    Inilah beberapa tips menghangatkan kamar tidur ketika udara terasa dingin, dikutip dari The Spruce.

    1. Tambahkan Selimut

    Solusi paling mudah untuk menghadapi cuaca dingin adalah menambah lapisan tempat tidur. Penghuni bisa mengganti seprai kasur dengan bahan yang lebih tebal atau hangat. Lalu, ganti atau tambah selimut buat menambah kehangatan di tempat tidur.

    2. Tutup Jendela

    Suhu luar ruangan dapat menembus rumah melalui kaca jendela. Penghuni bisa sedikit menghangatkan kamar tidur dengan menutup jendela.

    Kemudian, tutup jendela menggunakan tirai atau gorden yang berbahan tebal. Selain itu, pastikan celah atau retak pada pintu atau jendela tertutup agar tidak menjadi akses masuknya udara dingin.

    3. Jauhkan Tempat Tidur dari Jendela

    Jika posisi tempat tidur berada dekat jendela, sebaiknya geser ke sisi lain kamar. Kaca dapat mendingin secara signifikan sehingga mendinginkan udara di dalam ruangan. Hal ini juga berlaku untuk dinding eksterior dengan tidak dapat menahan suhu udara.

    4. Gelar Karpet

    Lantai kamar terkadang menjadi dingin ketika cuaca dingin. Penghuni dapat menggelar karpet atau alas pada lantai agar lebih nyaman buat dipijak penghuni kamar.

    5. Hangatkan Tempat Tidur

    Kalau selimut tidak cukup membuat penghuni hangat di tempat tidur, coba hangatkan tempat tidur. Caranya dengan menyelipkan botol air panas di bawah selimut saat waktunya tidur.

    Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan biar nggak kedinginan di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Tikus Suka Gigit Kabel Listrik? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kehadiran tikus di rumah memang menyebalkan. Bukan cuman kotor, hewan pengerat ini suka menggigit barang-barang, termasuk kabel listrik di sekitar rumah.

    Jangan anggap sepele hal ini karena kabel rusak berpotensi membahayakan penghuni rumah. Kabel yang terkelupas bisa menjadi penyebab korsleting listrik, kesetrum, hingga kebakaran.

    Selain itu, gigitan tikus membuat benda elektronik rusak sehingga pemilik perlu keluar uang dan tenaga buat memperbaikinya. Oleh karena itu, penghuni rumah mesti mencegah serangan tikus.


    Lantas, kenapa ya tikus gigit kabel listrik di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Tikus Gigit Kabel Listrik

    Dilansir dari Coastal Spray, tikus menggigit kabel karena insting, kebutuhan, hingga kesehatan gigi. Mereka perlu mengunyah barang agar gigi tidak tumbuh terlalu panjang. Dengan menggerogoti barang, termasuk kabel, tikus dapat mengikis gigi yang terus tumbuh.

    Kemudian, tikus juga menggerogoti kabel listrik untuk membuka jalan atau membuat sarang. Apalagi sejumlah kabel listrik berada di lokasi yang gelap dan terisolasi.

    Cara Cegah Tikus Gigit Kabel Listrik

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tikus menggerogoti kabel di rumah.

    1. Tutup Akses Masuk Rumah

    Tikus tidak akan bisa masuk rumah kalau nggak ada akses masuk. Tutup celah, retak, atau lubang di sekitar rumah agar kabel listrik terlindungi.

    2. Jaga Kebersihan

    Hewan ini tertarik dengan bahan seperti karton dan kain. Singkirkan dan rapikan barang-barang yang berpotensi jadi sarang tikus.

    3. Tutupi Kabel

    Lindungi kabel listrik dari tikus dengan menutup kabel yang terbuka dengan konduit plastik atau baja. Penghalang ini membuat tikus sulit mengakses dan menggigit kabel.

    4. Gunakan Bahan Pengusir Tikus

    Ada berbagai produk pengusir tikus tersedia di pasaran, bahkan berbentuk semprotan. Gunakan bahan pengusir tikus itu dekat kabel listrik biar tikus tidak mendekat.

    5. Rutin Perawatan dan Inspeksi Kabel

    Sebaiknya pemilik rumah merawat dan memeriksa kabel-kabel di rumah secara rutin. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi tanda-tanda serangan tikus. Penghuni bisa cepat menangani masalah sebelum semakin parah.

    Itulah penyebab dan cara cegah tikus gigit kabel listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Cabut 5 Barang Ini dari Stopkontak Kalau Nggak Dipakai


    Jakarta

    Rumah dilengkapi dengan berbagai barang elektronik untuk mendukung aktivitas penghuninya, misalnya lemari es, mesin cuci, dan TV. Benda ini mendapat aliran listrik dengan dari stopkontak.

    Sering kali perangkat elektronik dibiarkan tersambung ke stopkontak meski sudah tidak digunakan. Padahal, aliran listrik masih bisa terserap selama perangkat masih tersambung ke stopkontak, lho.

    Hal ini bisa membuat tagihan listrik menjadi boros, apalagi kalau alat elektroniknya punya watt cukup besar. Oleh karena itu, sebaiknya cabut perangkat yang tidak digunakan.


    Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stopkontak

    Inilah deretan benda yang sebaiknya dicabut dari stopkontak kalau sudah selesai digunakan, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. TV

    Terkadang TV suka dibiarkan menyala meski tidak ditonton. Lalu, penghuni juga tidak mencabut aliran listrik TV dari stopkontak saat tidak digunakan. Kedua hal ini membuat tagihan listrik menjadi lebih mahal.

    2. Peralatan Dapur

    Peralatan dapur seperti kulkas memang terus tersambung ke stopkontak. Namun, peralatan dapur secara umum sebaiknya dicabut dari stopkontak kalau udah selesai, di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

    3. Pengisi Daya atau Charger

    Banyak orang masih suka meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tersambung ke stopkontak mesti tak dipakai. Meski sepele, kebiasaan ini dapat menguras daya listrik dan membuat charger cepat rusak.

    4. Komputer

    Kemudian, komputer yang menganggur sebaiknya tidak dibiarkan tersambung ke stop kontak. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati dan menyerap listrik.

    5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

    Kalau ada peralatan multimedia seperti home speaker atau soundbar, pastikan untuk mencabut aliran listrik saat tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol game pun perlu dicabut dari stopkontak usai dipakai.

    Itulah beberapa barang elektronik yang perlu dicabut kalau nggak dipakai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Kalau Ada Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Ular terkadang bisa menyelinap masuk rumah dan bersembunyi di kamar mandi, plafon, hingga lemari pakaian. Reptil ini patut diwaspadai karena bisa mengancam keselamatan penghuni rumah.

    Meski tak semua akan menyerang manusia, beberapa jenis ular dapat menggigit, melilit, bahkan memakan penghuni rumah. Bahkan, ada ular yang berbisa sehingga satu kali patok saja dapat membunuh penghuni rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu tahu cara mengatasi ular ketika masuk rumah. Jangan panik dan asal lari kalau melihat ular. Simak cara aman menghadapi ular berikut ini.


    Cara Menghadapi Ular Masuk Rumah

    Ketua Sioux Snake, Sioux One, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular tersebut belum tentu akan menyerang penghuni rumah.

    Namun, ular mudah terprovokasi ketika melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan. Jadi penghuni dianjurkan untuk meminimalisir gerakan.

    “Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Selain itu, Sioux menyarankan untuk mengusir ular dari rumah menggunakan sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, semprotan obat nyamuk, atau pewangi ruangan.

    Sempat disebutkan untuk melakukan metode STOP kalau ada ular. Metode STOP adalah singkatan dari Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini cara melakukannya.

    Metode STOP

    1. Silent

    Diam sejenak saat bertemu dengan ular. Diam yang dimaksud adalah dari pergerakan. Penghuni boleh bersuara untuk memanggil orang lain asalkan tidak bergerak.

    2. Thinking

    Selanjutnya, penghuni berpikir ular apa yang dilihat dan di mana lokasinya.

    3. Observe

    Perhatikan dan lihat lingkungan sekitar untuk menemukan alat atau lokasi yang aman untuk menghindar.

    4. Prepare

    Terakhir, persiapkan diri untuk langkah berikutnya yang akan dilakukan, seperti menjauh atau lainnya. Sebaiknya menjauh sambil memantau ular itu pergi ke mana.

    Itulah sederet hal yang harus dilakukan ketika melihat ular di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Tempat Favorit Ular buat Sembunyi di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Ular bisa masuk rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung. Mereka biasanya mencari tempat yang sepi, gelap, dan hangat buat bersembunyi.

    Walau tak selalu menyerang manusia, sebaiknya hati-hati dengan kehadiran ular. Sebab, sebagian ular dapat mematuk orang ketika merasa terancam.

    Jika menemukan ular dekat rumah atau khawatir dengan lubang yang bisa jadi celah masuk ular, sebaiknya penghuni melakukan pemeriksaan. Periksa tempat-tempat yang berpotensi didatangi ular.


    Di mana tempat persembunyian ular di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tempat Persembunyian Ular di Rumah

    Inilah beberapa tempat yang disukai ular di dalam rumah, dikutip dari Better Homes and Gardens.

    1. Tempat Hangat

    Ular menyukai tempat yang hangat sehingga akan mencari sumber kehangatan. Mereka bisa bersembunyi di balik kulkas atau bergelantungan di perlengkapan lampu.

    2. Celah Perabotan

    Hewan melata ini mencari tempat yang tersembunyi pada celah perabotan, misalnya bawah tempat tidur, belakang meja, TV, rak buku, dan lemari. Tempat tersebut dirasa aman dan nyaman seperti sarang bagi ular.

    3. Sumber Makanan

    Ular suka masuk rumah untuk mencari sumber makanan. Mereka bisa menelusuri lemari, pantry, bahkan kamar mandi.

    Biasanya area dapur menjadi incaran karena ada makanan manusia serta potensi tikus dan hewan lain yang disukai ular. Lalu, kamar mandi adalah tempat yang cocok untuk mencari air minum.

    4. Celah dan Lubang Sekitar Rumah

    Reptil tersebut juga dapat bersembunyi di lubang-lubang di sekitar rumah. Mereka bisa masuk celah tembok atau garasi.

    5. Tempat Tinggi

    Ular dapat bersembunyi di tempat-tempat tinggi di rumah seperti rooftop, atap, dan talang air. Mereka menghuni area atap karena lebih mungkin menemukan mangsa untuk dimakan di sana.

    Itulah tempat persembunyian ular di sekitar rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Cara Ampuh Bikin Ular Ogah Masuk Rumah


    Jakarta

    Berbagai hewan bisa masuk ke dalam rumah, termasuk ular. Kehadiran ular bikin penghuni rumah ngeri karena bentuknya menyeramkan serta berpotensi membahayakan manusia.

    Nah, sebaiknya penghuni rumah melindungi rumah agar tidak dimasuki ular. Caranya dengan menutup akses masuk dan menyingkirkan hal-hal yang menarik ular masuk rumah.

    Bagaimana cara bikin ular ogah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa langkah untuk melindungi rumah dari ular, dikutip dari Critter Guard.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Ular bisa masuk rumah melalui bukaan seperti pintu dan jendela yang terbuka. Untuk itu, perhatikan bukaan tersebut supaya nggak dimasuki ular. Jika suka membuka jendela dan pintu untuk sirkulasi udara, penghuni bisa memasang kasa sebagai penghalang ular.

    2. Tutup Retakan dan Lubang

    Selain itu, terkadang ada retakan, celah, atau lubang pada bangunan rumah. Ular dapat menyelinap masuk melalui celah pintu, lubang saluran air, hingga atap. Sebaiknya segera tutup celah-celah tersebut agar tidak ada akses masuk bagi ular.

    3. Basmi Tikus dan Serangga

    Ular biasanya mencari sumber makanan di dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan rumah bebas dari hama dan serangga yang merupakan mangsa ular. Salah satu makanan favorit ular adalah tikus.

    4. Rapikan Halaman Rumah

    Kemudian, ular kerap bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan di pekarangan rumah. Penghuni perlu merapikan dan memotong rumput halaman agar tidak ada tempat persembunyian ular di sekitar rumah.

    5. Pakai Produk Pengusir Ular

    Manfaatkan produk pencegah dan penghalang ular dengan mengaplikasikannya di sekitar rumah. Penghuni dapat mencari pengusir ular berupa obat yang tersedia di toko perkakas.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah ular dekati rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Cabut Charger Ponsel Nganggur dari Stopkontak? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Pengisi daya atau charger sudah menjadi perangkat sehari-hari karena orang-orang sering menggunakan ponsel. Namun, masih banyak orang punya kebiasaan tidak mencabut charger dari stopkontak setelah selesai digunakan.

    Lantas, apa boleh membiarkan charger ponsel tercolok terus menerus ke stopkontak? Begini kata ahlinya.

    Risiko Charger Terus Tercolok ke Stopkontak

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, tidak mencabut charger sekali atau dua kali mungkin tidak akan menunjukkan dampak yang signifikan. Akan tetapi, kebiasaan tersebut bisa merugikan rumah, perangkat, charger, bahkan dompet pemiliknya.


    Boros Listrik

    Teknisi listrik berlisensi dan pendiri Grounded Electric, Barret Abramow, menyarankan untuk mencabut charger saat tidak digunakan. Meski charger tidak terhubung ke ponsel atau perangkat, ada sedikit daya yang tersedot selama terhubung ke stopkontak.

    “Mungkin tidak terlalu banyak, tetapi jika dikalikan dengan semua pengisi daya dan perangkat elektronik di rumah Anda, daya yang disedot akan terus bertambah seiring waktu,” ujar Abramow, dikutip dari Better Homes and Gardens, Rabu (20/8/2025).

    Mencabut charger nganggur dari stopkontak membantu menghemat tagihan listrik. Dengan begitu, pemilik tidak perlu bayar tagihan listrik berlebih.

    Perangkat Rusak

    Selain itu, membiarkan charger terus tercolok ke stopkontak berisiko menimbulkan kerusakan perangkat, korsleting listrik, dan kebakaran. Hal ini terutama kalau kabel berkualitas buruk atau rusak seiring waktu.

    “Saya pernah melihat stopkontak hangus atau korsleting akibat pengisi daya murah dari pihak ketiga yang terlalu panas. Bahkan pengisi daya berkualitas tinggi pun dapat terlalu panas dalam kondisi tertentu, jadi mencabutnya saat tidak digunakan adalah tindakan yang bijaksana,” katanya.

    Manfaat Cabut Charger Nganggur dari Stopkontak

    Sebenarnya, membiarkan charger tetap terpasang ke stopkontak hanya memiliki satu manfaat, yaitu penghuni rumah tidak perlu mencolokkannya lagi saat perlu menggunakannya. Namun, ada beberapa manfaat mencabut charger, lho.

    Dengan mencabut charger yang nganggur, penghuni telah menghemat energi, menghemat biaya, mencegah kebakaran, dan bahkan meningkatkan umur perangkat.

    “Anda memang menghemat energi-meskipun hanya sedikit per perangkat, itu kumulatif. Selain itu, mencabut kabel membantu memperpanjang umur pengisi daya Anda,” ucap Abramow.

    Ia menjelaskan bahwa paparan daya yang konstan, terutama di rumah dengan fluktuasi tegangan dapat merusak komponen internal charger secara perlahan. Kebiasaan sederhana seperti mencabut charger dari stopkontak membantu perangkat elektronik menjadi lebih awet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Pasang! Begini Cara Menentukan Posisi Stopkontak di Rumah


    Jakarta

    Penghuni rumah menggunakan berbagai perangkat elektronik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Tak heran setiap ruangan biasa dilengkapi dengan stopkontak buat mengalirkan listrik ke perangkat tersebut.

    Bila membangun rumah atau kamar, pemilik perlu mempertimbangkan posisi stopkontak di setiap ruangan. Stopkontak sebaiknya ditempatkan di lokasi yang memudahkan penghuni nantinya.

    Bagaimana cara menentukan posisi stopkontak buat setiap ruangan? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penempatan Stopkontak Sesuai Ruangan

    Inilah beberapa posisi stopkontak yang memudahkan penghuni rumah, dikutip dari Horizon Services.

    1. Kamar Tidur

    Pemilik rumah sebaiknya memasang stopkontak di sisi tempat tidur. Posisi ini memudahkan penghuni untuk mencolokkan charger atau pengisi daya ponsel, lampu, dan perangkat lainnya.

    2. Ruang Keluarga

    Ruang keluarga biasanya memerlukan banyak stopkontak. Sebab, ruangan ini dapat digunakan untuk memasang TV, video game, hingga layanan internet. Sebaiknya pasang stopkontak di bagian tengah setiap dinding dan sudut ruangan.

    3. Kamar Mandi

    Untuk kamar mandi, letakkan stopkontak di dekat meja kamar mandi agar kabel perangkat tidak tersandung kaki. Lalu, pilih lokasi yang jauh dari jangkauan shower atau bak mandi supaya tidak terkena cipratan air.

    4. Ruang Kerja

    Penempatan stopkontak sangat penting buat ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk memasang stopkontak di setiap dinding agar bisa fleksibel menempatkan furniture.

    5. Dapur

    Kemudian, pemilik sebaiknya menyiapkan sejumlah stopkontak sepanjang meja dapur dengan jarak sekitar 60 cm. Penempatan stopkontak bisa di atas lemari, bawah lemari, atau dinding tempat pasang peralatan elektronik.

    Itulah tips menempatkan stopkontak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Toilet, 6 Benda Ini Ternyata Harus Dibersihkan Setiap Hari


    Jakarta

    Kebersihan rumah penting untuk dijaga demi kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah. Penghuni perlu rajin membersihkan rumah, terutama benda-benda yang sering digunakan setiap hari.

    Aktivitas bersih-bersih terkadang melelahkan, tetapi setidaknya luangkan waktu buat bersihkan benda yang cepat kotor. Sebab, bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat dan dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    “Permukaan yang disentuh setiap hari oleh semua orang di rumah mengandung kuman dari luar yang mudah berpindah. Membersihkan area ini setiap hari dapat meningkatkan kesehatan lingkungan rumah Anda secara signifikan,” ujar Manajer Operasional Geaux Maids, Sarah Grace Vedros, dikutip dari Southern Living, Kamis (21/8/2025).


    Lalu, benda apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini.

    6 Benda yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

    Inilah barang-barang yang sebaiknya rajin dibersihkan, dikutip dari Southern Living.

    1. Gagang Pintu

    Gagang pintu disentuh setiap hari dan berkali-kali oleh penghuni rumah. Hal ini membuat gagang pintu menjadi sarang kuman, apalagi kalau penghuni kembali dari luar rumah. Sebaiknya bersihkan gagang pintu setiap hari menggunakan tisu disinfektan untuk membasmi kuman.

    2. Wastafel Dapur

    Wastafel dapur biasanya terdapat bekas makanan setelah digunakan. Jika dibiarkan, wastafel bakal jadi sarang kuman serta menarik lalat buat datang. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan wastafel dapur menggunakan bahan ampuh misalnya soda kue.

    3. Meja Dapur

    Dapur adalah ruangan yang cepat kotor karena sering digunakan penghuni rumah. Apalagi ruangan ini sering terdapat makanan, air, dan sampah. Penghuni dianjurkan untuk membersihkan meja dapur setelah digunakan.

    4. Wastafel Kamar Mandi

    Selain itu, kamar mandi juga ruangan yang sering digunakan dan cepat kotor. Nah, wastafel kamar mandi sebaiknya dibersihkan di penghujung setiap hari.

    “Tangan terus-menerus menyentuh keran dan dibersihkan di sini,” kata Me’Shayla Sandifer dari Princess Cleaning Services.

    Mangkuk wastafel pun area yang perlu dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan sisa pasta gigi. Penghuni rumah dapat menggunakan semprotan pembersih dan spons buat mensanitasi permukaan wastafel.

    5. Dudukan Kloset dan Tombol Flush

    Dudukan toilet dan tombol siram atau flush merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Penghuni disarankan untuk mensanitasi area ini menggunakan tisu disinfektan setiap hari. Meskipun kamar mandi rutin dibersihkan setiap minggu, tidak ada salahnya membersihkan dua benda ini lebih sering.

    6. Benda Elektronik

    Beberapa benda elektronik di rumah harus sering dibersihkan, misalnya ponsel, tablet, keyboard komputer, dan remot TV. Pasalnya, semua benda itu disentuh oleh banyak tangan setiap hari.

    Membersihkan benda-benda ini di penghujung hari dapat menghilangkan kuman dan bakteri. Namun, pastikan menggunakan pembersih yang cocok agar tidak merusak permukaan benda elektronik.

    Itulah sejumlah benda yang sebaiknya dibersihkan setiap hari di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com