Tag: detikproperti

  • 6 Cara Mudah Hemat Listrik biar Tagihan Nggak Bengkak


    Jakarta

    Setiap bulan ada tagihan listrik menunggu untuk dibayar oleh pemilik rumah. Besar tagihan itu tergantung pada pemakaian penghuni rumah.

    Pemakaian listrik yang berlebihan bisa membuat tagihan menjadi mahal. Untuk menyiasatinya, penghuni dapat membatasi penggunaan listrik. Namun, bukan berarti penghuni harus gelap-gelapan terus di rumah ya.

    Lantas, bagaimana cara mudah untuk menghemat penggunaan listrik? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Hemat Listrik

    Inilah beberapa tips untuk menekan tagihan listrik, dikutip dari Times of India.

    1. Efisien Pakai Mesin Cuci

    Mesin cuci termasuk perangkat yang menyita banyak daya listrik. Pastikan untuk mengisi mesin cuci dengan cukup penuh setiap akan digunakan. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu sehingga tidak perlu sering menyalakan mesin cuci.

    2. Pilih Perangkat Hemat Energi

    Pilihlah perangkat elektronik yang hemat energi. Meski perangkat ini cukup mahal, penghuni dapat menghemat listrik ke depannya.

    3. Strategi Pakai AC

    AC juga tergolong sebagai perangkat yang menyedot banyak daya listrik di rumah. Semakin rendah pengaturan suhu AC, semakin banyak listrik yang terpakai.

    Penghuni dapat menyiasati penggunaan AC biar lebih hemat. Caranya dengan mengatur suhu 24 derajat Celsius sambil menyalakan kipas angin.

    4. Manfaatkan Pencahayaan Alami

    Salah satu cara mudah untuk menghemat listrik adalah meminimalisir penggunaan lampu. Manfaatkan cahaya alami yang masuk melalui ventilasi, jendela, dan skylight di siang hari. Lalu, matikan lampu jika tidak terlalu dibutuhkan.

    5. Pakai Bohlam LED

    Kemudian, gunakan bohlam LED karena dapat menghemat listrik. Bohlam LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama, lho.

    6. Cabut Aliran Listrik Tak Terpakai

    Terakhir, jangan lupa untuk mencabut aliran listrik perangkat dari stopkontak ketika tidak digunakan. Listrik tetap akan tersedot selama kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    Itulah cara mudah untuk menghemat listrik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesal Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Kucing adalah hewan berbulu yang menggemaskan bagi sebagian orang. Namun, kalau kucing liar datang dan buang air besar (BAB) sembarang di halaman, penghuni rumah bisa merasa kesal.

    Kehadiran kucing liar dapat membuat pekarangan rumah terlihat kotor dan berantakan. Penghuni pun perlu lebih waspada agar tidak menginjak kotoran kucing saat berjalan di halaman rumah.

    Dikutip dari Time of Paws, kucing liar mendekati rumah karena mencari tempat berlindung dan sumber makanan. Oleh karena itu, penghuni harus membuat lingkungan rumah yang tidak nyaman bagi kucing.


    Bagaimana cara mencegah kucing masuk dan buang kotoran di halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah

    Inilah tips mengusir kucing dari rumah sehingga tidak BAB sembarang di halaman, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanam Tumbuhan yang Dibenci Kucing

    Penghuni bisa menanam tanaman yang dibenci di pekarangan. Pilih tanaman dengan aroma yang tidak disukai kucing, misalnya mint, lavender, dan rosemary.

    2. Sebar Pecahan Cangkang Telur

    Kemudian, buat kucing tidak nyaman berjalan di tanah dengan menaburkan pecahan cangkang telur. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah.

    3. Sebar Bau yang Dibenci Kucing

    Selain itu, sebarkan aroma yang dibenci kucing di sekitar rumah. Kucing menghindari bau menyengat seperti bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka. Cara ini cukup ampuh untuk mengusir kucing dari tempat tertutup misalnya plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Pasang Pagar Khusus

    Kucing bisa masuk halaman rumah melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya dengan memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

    5. Bersihkan Sampah

    Kucing tertarik buat mendatangi rumah yang sampahnya dibiarkan terbuka. Pastikan untuk menutup tempat sampah agar tidak bisa diraih oleh kucing. Kemudian, bersihkan sisa makanan supaya aroma tidak mengundang kucing.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Kucing biasanya kembali ke tempat ia menemukan sumber makanan. Sebaiknya tidak memberi makan kalau nggak mau kucing kembali lagi ke rumah.

    Itulah cara mengatasi kucing yang suka BAB di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Parkir Mobil Depan Rumah Ganggu Jalan Langgar Aturan Lho, Ini Sanksinya



    Jakarta

    Tak jarang ada orang yang memarkir kendaraan di depan rumah, baik rumah sendiri maupun orang lain. Hal ini biasanya terjadi karena rumah tidak ada garasi atau lahan yang cukup buat menampung mobil atau motor.

    Kebiasaan itu sebenarnya mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan melanggar aturan, lho. Seseorang dapat dikenakan sanksi karena parkir sembarangan di depan rumah.

    Setiap orang yang parkir kendaraan di depan rumah adalah perbuatan yang dilarang hukum. Ketentuan itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004.


    Orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan akan dikenakan sanksi. Hal itu disebutkan dalam pasal 63 ayat 1 pada aturan yang sama.

    “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 ayat 1, dipidana penjara paling lama 18 bulan atau denda paling banyak Rp 1.500.000.000.”

    Selain itu, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan menyebutkan bahwa memarkir mobil di depan rumah yang bisa mengganggu pengguna jalan itu dilarang. Jalan yang dimaksudkan bukan cuman jalan depan rumah, tetapi juga jalan umum. Pada Pasal 38 juga disebutkan larangan seputar kegiatan yang mengganggu ruang manfaat jalan.

    “Setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34, Pasal 35, Pasal 36, dan Pasal 37 yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.”

    Di sisi lain, Kementerian Agama dalam situs resminya pernah menyatakan parkir di jalan depan rumah hukumnya haram. Syekh Zakariya al Anshori dalam kitab Manhaj Thullab menjelaskan, jalanan umum tidak boleh digunakan untuk sesuatu yang dapat mengganggu pengguna jalan raya, termasuk parkir.

    Adanya kendaraan terparkir di pinggir jalan mempersulit pengguna jalan raya lain yang hendak lewat. Jika seseorang tidak punya lahan untuk parkir atau hal mendesak, perlu izin terlebih dahulu dengan yang punya lahan untuk memarkirkan mobil di bahu jalan atau halaman rumah tetangga.

    الطَّرِيقُ النَّافِذُ لَا يُتَصَرَّفُ فِيهِ بِبِنَاءٍ أَوْ غَرْسٍ وَلَا بِمَا يَضُرُّ مَارًّا فَلَا يُخْرِجُ فِيهِ مُسْلِمٌ

    “Jalanan umum tidak boleh dimanfaatkan untuk dibangun sebuah gedung, atau tanaman. Demikian pula dilarang menggunakannya (dengan model apapun), ketika bisa mengganggu para pengguna jalan”. (Syekh Zakariyya Al-Anshary, Manhaj al-Thullab, Juz 3 Halaman 359).

    Sederet aturan ini tidak hanya berlaku untuk kendaraan yang parkir di depan rumah orang lain atau jalan depan rumah, tetapi juga di badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan 6 Barang Ini Pakai Air Lemon, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Air perasan lemon banyak digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan noda membandel. Sifat asam pada lemon dinilai efektif untuk mengangkat kotoran secara cepat.

    Namun, tingkat keasaman yang tinggi pada lemon ternyata tidak bisa digunakan pada benda tertentu. Bukannya jadi bersih dan wangi tapi justru bisa merusak barang tersebut.

    Ingin tahu apa saja barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air lemon? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang-barang Ini Jangan Dibersihkan Pakai Air Lemon

    Dilansir situs The Spruce, sejumlah pakar di bidang kebersihan menyebut ada barang-barang di rumah yang jangan dibersihkan dengan air lemon. Berikut daftarnya:

    1. Peralatan Masak Aluminium

    Banyak yang mengira kalau peralatan masak dari bahan aluminium dapat dibersihkan dengan air lemon, padahal kenyataannya tidak bisa. Pakar kebersihan Scott Schrader mengatakan air lemon dapat bereaksi dengan aluminium sehingga menimbulkan noda oksidasi gelap pada permukaan alat masak.

    Sebagai solusinya, Schrader menyarankan memakai sabun cuci piring dengan kandungan yang lebih ringan sehingga aman untuk mencuci peralatan masak dari bahan aluminium.

    2. Barang Elektronik

    Tidak dianjurkan untuk menyemprotkan cairan lemon ke barang elektronik karena bisa menimbulkan kerusakan. Meski barang elektronik dalam keadaan mati, tapi jika sering disemprotkan air lemon bisa menyebabkan korosi pada bagian komponennya.

    “Cairan asam dari lemon akan menyusup ke dalam, sehingga dapat menyebabkan korosi pada komponen, terutama bagian sirkuit,” kata Schrader.

    3. Layar HP dan Laptop

    Tak sedikit orang yang membersihkan layar smartphone, TV, laptop, atau komputer menggunakan cairan lemon. Meski dibuat secara mandiri tanpa campuran zat lain, tapi tetap saja air lemon bisa membuat perangkat elektronik menjadi rusak.

    Daripada menggunakan lemon, Schrader menyarankan lebih baik pakai kain microfiber dan air bersih untuk membersihkan layar HP dan laptop. Pastikan juga perangkat elektronik tersebut memiliki sertifikasi tahan air agar tidak rusak saat dibersihkan.

    4. Kuningan dan Tembaga

    Pakar kebersihan dari Primavera Cleaning Service Jhon LeBaron mengatakan perkakas yang terbuat dari bahan kuningan atau tembaga sebaiknya jangan dibersihkan pakai air lemon. Sebab, cairan ini dapat menghilangkan patina, yakni lapisan tipis yang terbentuk secara alami pada permukaan logam.

    “Beberapa orang ingin logam-logam di rumah terlihat berkilau dan terlihat baru, tapi banyak juga yang lebih menyukai lapisan patina alami yang lebih gelap. Jika dibersihkan pakai air lemon maka bisa menghilangkan patina tersebut,” ujarnya.

    5. Marmer dan Granit

    Saat membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit, sebaiknya jangan menggunakan cairan lemon. Sifat asam pada lemon dapat mengikis permukaan marmer dan akhirnya cepat rusak.

    “Kandungan asam dari sari lemon dapat mengikis permukaan marmer atau granit yang sudah dipoles, lalu dapat meninggalkan noda keruh yang hanya bisa dihilangkan dengan pelapisan ulang oleh petugas profesional,” ungkap Schrader.

    6. Furnitur Kayu

    Membersihkan furnitur kayu dengan air lemon merupakan salah satu kesalahan besar yang kerap dilakukan banyak orang. Padahal, kandungan asam pada lemon dapat merusak lapisan kayu dan memicu terjadinya perubahan warna.

    Itulah enam barang di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan air lemon. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Cegah Jamur Tumbuh di Kamar Mandi



    Jakarta

    Jamur bisa saja muncul di tempat-tempat yang lembap, salah satunya kamar mandi. Adanya jamur ini bisa saja merusak kamar mandi hingga menyebabkan masalah kesehatan.

    Jamur tersebut bisa tumbuh subur di tempat lembap karena kelembapan yang tinggi dari air hangat dan uap yang bertahan setelah penghuni rumah mandi dengan air panas dari shower.

    Nah, ternyata penghuni rumah bisa lho mencegah jamur agar tidak tumbuh di kamar mandi. Cara terbaik untuk mencegah pertumbuhan jamur adalah dengan mengeringkan area shower. Ini termasuk mencegah air menggenang di kaca shower, nat, dan ubin setelah setiap penggunaan.


    “Air yang menggenang di ubin, di sekitar bak mandi, atau di ambang jendela praktis mengundang jamur,” ujar Pakar Perbaikan Rumah di Simply Plastics Andrew Haydon, dikutip dari Tom’s Guide, Senin (8/9/2025).

    Penghuni rumah juga bisa mengelap sisa air dengan kain setiap hari agar kamar mandi tetap kering dan mencegah penumpukan spora. Kombinasi udara hangat dan lembap dari kamar mandi menciptakan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan jamur, apalagi kalau kamar mandi tidak memiliki aliran udara yang bagus.

    Selanjutnya, penghuni rumah juga bisa membuka sedikit jendela atau pintu kamar mandi agar ventilasinya baik. Hal ini akan membantu proses pengeringan.

    “Biasakan untuk membuka jendela kamar mandi Anda setelah setiap mandi, meskipun hanya 10 hingga 15 menit,” tambah Haydon.

    Nah, itulah cara mencegah jamur tumbuh di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 7 Tanda Handuk Sudah Harus Diganti yang Baru


    Jakarta

    Handuk memiliki fungsi penting agar seluruh badan bisa kering setelah mandi. Handuk yang umumnya terbuat dari bahan katun juga perlu diganti dengan yang baru agar tetap nyaman saat dipakai.

    Kain handuk yang sudah tipis, kotor, dan bolong tentu kurang efektif dalam menyerap air sehingga tubuh akan tetap basah walau sudah dikeringkan. Namun, masih banyak yang tidak tahu tanda-tanda kalau handuk sudah perlu diganti.

    Agar tetap nyaman dan efektif menyerap air, ketahui ciri-ciri handuk yang harus diganti dengan yang baru dalam artikel ini.


    Tanda-tanda Handuk Perlu Diganti

    Ada beberapa tanda handuk perlu diganti dengan yang baru. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut penjelasannya.

    1. Handuk Tidak Mampu Menyerap Air

    Tanda yang pertama dan mudah diketahui adalah handuk tidak dapat menyerap air secara optimal. Jika penghuni rumah merasa badan masih tetap basah meski sudah dikeringkan dengan handuk, itu tandanya handuk sudah perlu diganti.

    “Tanda-tanda yang menunjukkan sudah waktunya mengganti handuk Anda adalah ketika handuk tersebut sudah kehilangan sifat lembut dan kurang menyerap air,” kata pendiri dan CEO Weezie Towels Lindsey Johnson.

    2. Mengeluarkan Bau Tidak Sedap

    Handuk dapat mengeluarkan bau tak sedap seiring penggunaan. Bau tersebut bisa muncul karena handuk terlalu lembap akibat tidak dijemur di bawah matahari.

    Namun jika handuk sudah dicuci sampai bersih dan masih tercium aroma tidak sedap, itu tandanya sudah harus diganti dengan yang baru.

    3. Sudah Dipakai Selama Bertahun-tahun

    Handuk yang tidak diganti selama bertahun-tahun akan lebih cepat kotor dan bau. Lindsey menyebut batas waktu penggunaan handuk maksimal selama dua tahun setelah dibeli.

    “Jika dirawat dengan baik dan benar, handuk berkualitas tinggi dapat bertahan hingga dua tahun, tapi semua itu tergantung dari penggunaan,” ucapnya.

    4. Handuk Terasa Kasar

    Jika kain handuk sudah terasa kasar saat menyentuh kulit, bisa menandakan kalau handuk sudah perlu diganti dengan yang baru. Selain faktor penggunaan, handuk bisa terasa kasar akibat residu minyak tubuh.

    “Handuk bisa terasa kasar akibat residu minyak tubuh dan detergen yang menumpuk di dalam kain. Penumpukan ini dapat menyebabkan rasa kasar yang bikin tidak nyaman,” ujar Daelin Arney dan Cozy Earth.

    5. Warna Handuk Memudar

    Selain kain yang terasa kasar di kulit, tanda lainnya adalah warna handuk sudah mulai pudar. Jika handuk warnanya tidak secerah dulu, mungkin saatnya untuk membeli handuk baru.

    Namun jika handuk berwarna putih dan terlihat sudah kusam, cobalah untuk mengembalikan warnanya lagi dengan pemutih pakaian. Perlu diingat, cara ini akan berhasil jika handuk belum terlalu pudar dan kotor.

    6. Ada Bercak Jamur

    Beberapa orang terkadang tidak sadar jika ada jamur pada handuk yang digunakan setiap hari. Kalau menemukan ada bercak jamur yang cukup banyak, segera buang handuk tersebut dan beli yang baru.

    Jamur bisa muncul karena handuk sudah terlalu lembap. Cobalah menjemur handuk di bawah matahari setelah digunakan untuk mengeringkan badan.

    7. Handuk Sudah Robek

    Ciri-ciri terakhir adalah muncul sobekan atau lubang pada kain handuk. Pada dasarnya, handuk memang tidak dirancang untuk waktu yang lama sehingga cepat atau lambat bisa muncul lubang di beberapa sisi.

    Itulah tanda-tanda handuk sudah harus diganti dengan yang baru. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Indoor yang Mudah Dirawat dan Cocok Jadi Hiasan Kamar Tidur


    Jakarta

    Hiasan kamar tidur tidak harus berupa barang mahal. Tanaman hidup juga bisa mengubah tampilan kamar jauh lebih indah, sejuk, dan tentunya bermanfaat bagi kesehatan.

    Tanaman yang harus diletakkan di kamar tidur sebaiknya yang bisa tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari. Bagi yang tidak punya waktu untuk menyiram tanaman setiap hari, tidak perlu khawatir, banyak sekali jenis tanaman yang tetap bisa hidup tanpa perlu disiram setiap hari.

    Dilansir dari Good Housekeeping, berikut daftar tanaman yang cocok diletakkan di kamar.


    1. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman satu ini pasti sudah tidak asing dari penglihatan kita. Tanaman berwarna hijau dengan pinggiran kuning ini disebut dengan lidah mertua. Perawatan tanaman satu ini juga tidak sulit karena lidah mertua tidak butuh sering terpapar sinar matahari dan tidak perlu disiram terlalu sering.

    Manfaat lidah mertua salah satunya adalah bisa menyerap polusi, membuat udara jauh lebih bersih, meningkatkan kualitas tidur, hingga menyerap bau tak sedap.

    2. Lidah Buaya

    Aloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plantsAloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plants Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

    Masih dengan bentuk yang runcing-runcing, lidah buaya cocok untuk diletakkan di kamar tidur. Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk dipajang juga tidak masalah karena tampilan yang unik cocok untuk diletakkan di sekitar kamar.

    Soal perawatannya, juga sama mudahnya dengan lidah mertua. Sukulen tropis dengan daun berdaging dan tepi runcing ini tidak perlu sering disiram cukup diletakkan di area yang terdapat cahaya terang seperti jendela.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamuIlustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamu Foto: Getty Images/iStockphoto/Aleksandra Zlatkovic

    Bagi yang mencari tanaman hias yang lebih cantik, tinggi, dan mudah dirawat, pilihannya adalah anggrek. Tempat yang cocok untuk meletakkan anggrek adalah di atas meja di samping tempat tidur atau meja belajar. Manfaat dari tanaman ini adalah mencegah terjadinya alergi dan membersihkan udara.

    Cara perawatannya adalah dengan meletakkan anggrek di lokasi yang sejuk, disiram secukupnya jangan sampai terlalu becek, dan sering berikan pupuk khusus anggrek.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman satu ini memiliki bentuk daun panjang ramping yang daunnya seperti membentuk janur, melengkung ke bawah. Warnanya hijau, tetapi ada beberapa yang pinggirannya berwarna putih. Spider plant dapat menghasilkan oksigen di malam hari sehingga baik untuk kesehatan karena tidur bisa jauh lebih nyenyak.

    Spider plant tidak hanya bagus saat diletakkan di meja, melainkan bagus juga jika dipajang dengan cara digantung. Perawatannya pun tidak susah, cukup siram saat tanah terlihat agak kering, arahnya ke sumber cahaya, letakkan di ruangan dengan suhu yang sejuk.

    5. Anthurium

    Ilustrasi anthuriumIlustrasi anthurium Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Bukreev

    Anthurium merupakan tanaman hias yang bagian bunganya memiliki warna berbeda dengan daun. Bagian bunga ini sering dijual per tangkai untuk dipakai sebagai bunga hias bouquet.

    Letakkan anthurium di tempat yang terang dan lembap. Semakin banyak cahaya yang diterimanya, semakin sering harus menyiramnya. Jeda antara jadwal menyiram adalah saat melihat tanahnya agak kering.

    6. Pohon Dolar atau Tanaman ZZ

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Tanaman pohon dolar bisa menjadi referensi jenis tanaman yang terlihat kokoh dan elegan. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di dalam ruangan dan bisa bertahan di lingkungan yang kering.

    Itulah deretan tanaman hias yang cocok diletakkan di dalam kamar, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu AC, Ini 7 Cara Bikin Rumah Terasa Adem


    Jakarta

    Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, nggak heran kalau rumah terkadang terasa panas. Penghuni rumah pun bisa kurang nyaman karena merasa kegerahan.

    Salah satu solusi andalan untuk menyejukkan rumah adalah memasang AC. Namun, memasang dan menyalakan AC cukup menguras biaya.

    Tak harus mengandalkan AC, penghuni bisa bikin rumah terasa adem kok! Ada beberapa cara untuk menghalau udara panas masuk rumah. Penghuni juga bisa mendinginkan ruangan tanpa AC.


    Bagaimana cara membuat rumah lebih adem tanpa AC ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tips Bikin Rumah Adem Tanpa AC

    Inilah beberapa trik untuk menyejukkan ruangan, dikutip dari Real Simple, Selasa (9/9/2025).

    1. Buka Jendela Saat Suhu Turun

    Pastikan jendela tertutup ketika cuaca panas di luar agar hawa panas tidak masuk rumah. Sebaliknya, penghuni dapat membuka jendela untuk menyejukkan ruangan saat suhu udara di luar sudah turun.

    2. Keluarkan Udara Panas

    Keluarkan udara panas yang terperangkap di dalam rumah. Caranya dengan menyalakan kipas exhaust di kamar mandi dan dapur.

    Selain itu, buka jendela di lantai atas dengan kipas kotak yang bertiup keluar, lalu buka jendela di lantai bawah. Udara hangat di lantai atas akan keluar dan menarik udara dingin di bawah.

    3. Nyalakan Kipas Angin

    Nyalakan kipas angin untuk mendinginkan ruangan. Kipas angin menjadi alternatif andalan untuk menggantikan AC.

    4. Nyalakan AC Buatan

    Penghuni bisa membuat AC buatan kalau mau dapat embusan udara sejuk. Ada beberapa cara untuk melakukannya. Cara pertama adalah menggantungkan kain basah dingin di depan kipas angin. Lalu, letakkan mangkuk besar berisi es batu di depan kipas. Terakhir, menempelkan botol air beku di belakang kipas angin.

    5. Gunakan Dehumidifier

    Gunakan dehumidifier untuk mengendalikan tingkat kelembapan rumah. Sebab, kelembapan tinggi membuat rumah terasa panas dan pengap. Hal ini akan mencegah keringat menguap sehingga tubuh tidak bisa mengatur suhunya.

    6. Tutup Gorden

    Tutup gorden jendela untuk menghalau sinar matahari masuk rumah. Cara ini membantu mengurangi suhu panas di dalam rumah.

    7. Halangi Sinar Matahari

    Terakhir, pemilik rumah dapat menghalangi sinar matahari menyentuh rumah dengan memasang topi jendela atau menanam pohon. Dengan begitu, tidak banyak sinar matahari masuk dan menghangatkan ruangan.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah lebih adem tanpa AC. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Gadai Sertifikat Rumah Boleh Tanpa BI Checking, Begini Caranya!


    Jakarta

    Rumah adalah aset berharga, sertifikatnya saja bernilai sangat tinggi. Pemilik bisa menggadaikan sertifikat rumah sewaktu-waktu menghadapi kesulitan finansial.

    Langkah tersebut menjadi solusi untuk mendapatkan pinjaman di kala sulit. Namun, biasanya meminjam uang kepada lembaga perlu melalui proses pengecekan skor kredit atau BI Checking. Proses itu untuk menguji kelayakan kredit calon nasabah.

    Hal ini pun menimbulkan bisa menjadi kendala bagi sebagian orang. Lantas, apakah nasabah bisa menggadai sertifikat rumah tanpa BI checking?


    Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (9/9/2025), prosedur gadai sertifikat rumah bisa tanpa BI Checking. Sebab, pegadaian bekerja sama dengan PT Pefindo untuk menilai kelayakan calon nasabah menyetujui permohonan gadai sertifikat rumah.

    Pegadaian dapat melihat riwayat transaksi nasabah Pegadaian sebelumnya melalui sistem skoring PT Pefindo. Proses ini menjadi pertimbangan lolos atau tidaknya pengajuan buat gadai sertifikat rumah.

    Syarat Gadai Sertifikat Rumah

    Untuk menggadaikan sertifikat rumah, nasabah perlu memenuhi persyaratan berikut ini.

    • Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo akad.
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami atau istri.
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    • Fotokopi surat nikah atau surat cerai.
    • Surat Keterangan Domisili apabila ada.
    • Bukti mengantongi pendapatan rutin, yaitu slip gaji 2 bulan terakhir.
    • Fotokopi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pinjaman di atas Rp100 juta.
    • Sertifikat dalam bentuk Surat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) asli.
    • Fotokopi Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun terakhir.
    • Surat Keterangan Usaha (SKU) yang hanya berlaku untuk pemilik usaha mikro atau kecil.

    Cara Menggadaikan Sertifikat Rumah

    Ikuti langkah berikut ini untuk menggadaikan sertifikat rumah.

    1. Kunjungi outlet Pegadaian terdekat dan serahkan sertifikat rumah sebagai jaminan (marhun).
    2. Tim Mikro Pegadaian akan memverifikasi dokumen serta meninjau lokasi rumah.
    3. Setelah permohonan disetujui oleh pejabat berwenang, dana pinjaman (marhun bih) akan dicairkan secara tunai atau transfer bank.
    4. Pembayaran cicilan dapat dilakukan setiap bulan dengan tenor 12-60 bulan dan mu’nah (margin) sebesar 0,7 persen per bulan.

    Pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 200 juta. Nominal pinjaman tergantung pada nilai agunan dan tenor yang dipilih.

    Biaya Tambahan

    Nasabah perlu menyiapkan biaya tambahan sebagai berikut.

    • Biaya cek sertifikat: Rp 50.000 hingga Rp 300.000 (sebelum akad),
    • Biaya administrasi,
    • Imbal Jasa Kafalah (IJK),
    • Biaya pengurusan SKMHT/APHT/SHT.

    Itulah informasi seputar gadai sertifikat rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com