Tag: detikproperti

  • 5 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membersihkan Dapur


    Jakarta

    Membersihkan dapur di rumah terkadang susah-susah gampang. Butuh ketelatenan mengingat banyaknya barang di ruangan tersebut. Belum lagi noda-noda bekas memasak seperti minyak, kecap, atau kerak nasi.

    Kondisi dapur yang berantakan dapat menjadi sumber kuman dan bakteri. Apabila masuk ke dalam makanan akan memicu penyakit. Selain itu, dapur yang kotor juga berbahaya. Lantai yang licin karena air atau minyak bisa menyebabkan terpeleset.

    Agar dapur selalu bersih, melansir Tom’s Guide, Selasa (22/10/2024), kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam membersihkan dapur berikut ini.


    1. Tidak Membersihkan Seluruh Peralatan Dapur

    Seringkali saat kamu membersihkan dapur hanya sekedar pada area tertentu saja. Pada bagian peralatan, seperti kompor jarang kamu bersihkan secara rutin sehingga menimbulkan kotoran yang menumpuk.

    Pastikan juga kamu membersihkan bagian dalam lemari es dan juga pada oven. Oven dan lemari es menjadi peralatan yang cepat kotor dan peralatan ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk membersihkannya.

    2. Terlalu Banyak Air di Lantai Kayu

    Bagi dapur kamu yang memakai lantai kayu di area dapur, kamu harus memperhatikan cara membersihkannya dengan benar. Pastikan tidak membiarkan air menggenang di permukaanya.

    Air yang berlebih akan merusak lantai kayu, nantinya akan timbul lengkungan atau area yang busuk. Seiring waktu, tampilannya akan berubah daan biaya perbaikan cukup mahal. Hal ini terjadi karena kayu mengembang dan mengerut secara tidak merata karena lembap.

    Air ini juga bisa berasal dari air pengepel lantai. Untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu, pastikan kain pel tidak dalam keadaan air masih meneter. Memang sebaiknya, lantai kayu cukup dibersihkan dengan cara mengelapnya dengan kain pel lembap secara merata di permukaan dengan tekanan tambahan untuk membersihkan noda.

    3. Tidak Membersihkan Bekas Gosong di Kompor

    Salah satu noda yang paling sering ditemui di kompor adalah noda gosong dan bekas hangus. Noda ini muncul saat makanan tumpah atau terciprat dari peralatan masak dan permukaan kompor kaca akan terbakar saat bersentuhan.

    Kamu tidak boleh mengabaikan noda yang ada, karena semakin lama dibiarkan maka akan semakin susah untuk dibersihkan. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam membersihkannya karena bisa saja jadi permukaan kompornya yang rusak karena tergores. Lebih baik gunakan alat pengikis dan membersihkan kompor kaca secara teratur agar tidak ada noda yang menempel.

    4. Membiarkan Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran air adalah salah satu komponen di rumah yang mudah bermasalah. Mulai dari saluran tersumbat, bocor, atau mengeluarkan bau. Jika sudah begitu, kamu harus mengatasinya secepat mungkin. Semakin kecil penyumbatan semakin mudah untuk dibersihkan. Kebanyakan sumbatan bisa dilarutkan dengan menggunakan cuka putih dan soda kue.

    5. Gagal Membersihkan Tempat Sampah

    Tempat sampah dapur kerap menjadi barang di dapur yang terakhir dibersihkan, namun jangan sampai dilewatkan. Kamu harus membuang sampah setiap hari agar tidak ada noda, kotoran, dan bakteri yang berkembang di dapur. Apalagi tempat sampah cepat bau apabila tidak langsung dibuang keluar.

    Untuk membersihkan tempat sampah, kamu bisa menggunakan sabun cuci piring, lalu bilas dengan air atau kain basah. Kamu juga bisa menggunakan sikat untuk menjangkau celah-celah dan noda yang menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kunci Patah di Dalam Lubang, Begini Cara Lepasinnya


    Jakarta

    Terdapat banyak cara yang telah teruji untuk mengeluarkan kunci yang patah pada lubang kunci, mulai dari memanggil tukang kunci, sampai melakukannya sendiri di rumah dengan mengikuti metode yang tepat.

    Pembahasan ini akan memudahkan kamu dalam mengeluarkan kunci yang patah dari lubang kunci, semua prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit dan tentunya dengan alat sederhana yang kamu punya di rumah. Berikut ini caranya.

    Kumpulkan Bahan

    Melansir Homify, pada Rabu (22/10/2024), sebelum mengeluarkan patahan kunci, kamu bisa mengumpulkan semua bahan yang diperlukan seperti pinset, oli, jarum, peniti atau tang sederhana. Masih banyak lagi alat lainnya, namun alat yang tersebut merupakan yang paling lazim untuk ditemukan di rumah kamu.


    Pelepasan Kunci Patah dari Lubang Kunci

    Jika kunci patah di dalam lubang kunci, kamu bisa mengeluarkannya dengan alat sederhana seperti peniti dan tang. Kedua alat ini merupakan salah satu hal yang diperlukan guna memperbaiki kunci yang patah.

    Kamu bisa menggunakan peniti yang biasa terdapat di rumah, tidak perlu yang terlalu kuat dan besar. Cara lainnya yang bisa membantu kamu dalam mengeluarkan kunci patah adalah dengan menggunakan tang sederhana atau bisa juga dengan tang buaya yang lancip di ujungnya.

    Menggunakan Peniti sebagai Pelepas

    Ambil peniti yang biasa kamu gunakan di rumah, serta gunakan tang untuk mengubah bentuknya menjadi seperti alat pengait guna melepaskan patahan kunci di dalam lubang kunci.

    Lumuri dengan Minyak

    Mungkin kamu perlu membeli banyak minyak dari toko terdekat jika belum memilikinya di rumah. Minyak biasanya dilengkapi dengan penyambung sedotan guna memastikan minyak langsung masuk ke lubang kunci.

    Salah satu ujung alat penyambung sedotan dipasang ke nosel dan ujung lainnya ditekan ke kunci tempat kunci yang patah berada. Cara lainnya sebagai pengganti minyak adalah dengan menyemprotkan silikon atau pelumas dan bubuk grafit.

    Gunakan Jarum

    Setelah dilumuri minyak, masukkan jarum yang telah dibengkokkan ke dalam lubang kunci dan putar ke arah pecahan anak kunci. Usahakan agar jarum menempel pada pecahan kunci yang patah. Itulah alasan membengkokkan jarum sejak awal.

    Setelah jarum menempel, tarik perlahan. Bagian jarum yang dibengkokkan harus mengarah ke atas agar dapat masuk ke dalam alur kunci dengan benar. Cobalah mengarahkan jarum ke sisi di mana alur kunci berada.

    Jika kamu mengalami kesulitan ketika menemukan posisi alur, cocokkan bagian kunci yang patah dengan yang masih tertinggal di dalam lubang. Jika kamu mengetahui letak pasti alurnya, akan lebih mudah untuk memasukkan jarum, menempelkannya pada kunci, dan menariknya keluar, sehingga prosesnya akan lebih cepat.

    Pastikan pintu dalam posisi terkunci atau tidak terkunci. Jika tidak, bagian kunci yang patah bisa sulit dikeluarkan menggunakan alat ekstraksi DIY kita. Jika pintu berada di posisi antara terkunci dan tidak terkunci, kunci bisa tersangkut di dalamnya.

    Pakai Penjepit

    Sehabis semua bagian sulit mengaitkan jarum ke kunci yang patah selesai, cabut kunci sambil memegang jarum, dan akhiri dengan melepaskan kunci dengan penjepit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Jenis dan Material Talang Air yang Cocok buat Rumah Kamu


    Jakarta

    Talang air berperan penting untuk mengalirkan air hujan menjauhkan dari atap, loteng, dan fondasi rumah. Talang air juga melindungi dinding, sehingga mencegah kerusakan akibat air, seperti banjir, korosi, jamur, dan lumut.

    Memilih jenis talang air untuk desain rumah menjadi pertimbangan penting. Talang air hujan tersedia dalam berbagai jenis dan material. Untuk memilih sistem talang air yang tepat untuk rumah kamu, penting untuk memahami berbagai jenis talang air.

    Dilansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut berbagai material dan jenis talang air perlu kamu ketahui.


    Material Talang Air

    1. Vinyl

    Talang Air Plastik/PVC Foto: Getty Images/sergei scherbak

    Talang air vinyl terbuat dari Plastik Polivinil Klorida (PVC) dan dapat bertahan hingga 10 sampai 20 tahun. Talang air ini tahan lama dan mudah dipasang. Untuk rumah yang berada di daerah dengan curah hujan ekstrem dan cuaca basah, material ini menjadi pilihan praktis.

    2. Aluminium

    Talang air aluminium bersifat ringan dan tahan karat, sehingga dapat bertahan lama. Namun, material ini memiliki risiko retak yang lebih tinggi dibandingkan talang logam lainnya.

    Rata-rata talang aluminium memiliki masa pakai hingga 20 sampai 30 tahun. Talang aluminium tanpa sambungan adalah pilihan yang optimal, tetapi ketebalannya bervariasi tergantung pada iklim di daerah kamu.

    3. Tembaga

    Talang Air Tembaga Foto: Getty Images/iStockphoto/alacatr

    Tembaga adalah material yang sangat tahan lama untuk talang air karena tidak akan bengkok atau berkarat bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.

    Talang air tembaga memiliki kilau indah yang tahan lama, tetapi harganya bisa sangat mahal. Hal itu karena talang air dengan material ini dapat bertahan hingga 60 tahun, bahkan terkadang bertahan lebih lama dari atap itu sendiri.

    4. Seng

    1431261691 Foto: Getty Images/OceanProd

    Material ini juga menjadi bahan talang air yang bisa bertahan lebih lama. Talang air ini mudah dirawat dan tahan karat. Seng memiliki patina yang dapat menutup sendiri, sehingga mencegah goresan atau retakan.

    Rata-rata talang air material seng memiliki masa pakai yang cukup lama hingga 80 tahun. Harga talang ini juga lumayan terjangkau.

    Jenis-jenis Talang Air

    1. Talang Setengah Lingkaran

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang ini berbentuk setengah lingkaran dengan bibir melengkung yang tampak bagus. Talang setengah lingkaran lebih mahal karena pilihan bahan yang digunakan untuk membuatnya.

    Talang ini memiliki permukaan bagian dalam yang halus, sehingga mudah dibersihkan dari serpihan dan daun. Talang setengah lingkaran biasanya mudah dirawat dan tersedia dalam berbagai ukuran dan lebar.

    2. Talang Air Berbentuk Kotak

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang air berbentuk kotak paling umum digunakan untuk bangunan komersil karena ukurannya yang besar. Talang air ini paling cocok digunakan di daerah dengan curah hujan yang tinggi dan untuk atap yang besar.

    3. Talang Air Model K

    Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

    Talang air model K terlihat seperti kubus cengkung dengan bagian atas terbuka. Talang air ini memiliki bagian belakang yang datar dan bentuk bersudut. Talang jenis ini memberi tampilan fasad yang modern.

    Talang air ini tidak memerlukan bracket dan aksesoris untuk pemasangan yang mudah, tetapi talang air model K dianggap memerlukan lebih banyak perawatan dibanding jenis lainnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pilih Warna Pintu Depan Rumah



    Jakarta

    Pintu depan adalah hal pertama yang dilihat orang saat mereka mengunjungi rumah kamu. Pintu depan rumah sebaiknya memberikan kesan yang ramah, dapat meningkatkan estetika rumah, dan menunjukkan sedikit gaya pribadi kamu.

    Saat memilih pintu, kamu perlu mempertimbangkan warna dan gaya arsitektur rumah. Namun, ada hal yang harus kamu perhatikan ketika memilih warna pintu depan rumah agar terlihat menarik.

    Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memilih warna pintu depan rumah.


    Tips Pilih Warna Pintu Depan Rumah

    1. Pikirkan Desain Klasik

    Ilustrasi pintu rumah minimalis Foto: iStock

    Pertimbangkan warna pintu depan yang netral, tetapi pilihlah warna yang memiliki daya tarik visual. Warna dasar yang kuat dan gelap seperti hitam, abu-abu, atau coklat tua akan selalu cocok dan tidak akan pernah ketinggalan zaman.

    Kamu juga bisa memakai pintu depan merah tua atau biru tua, keduanya adalah warna klasik yang serbaguna dan berfungsi sebagai warna netral. Hal itu berarti keduanya cocok dengan berbagai warna dan material rumah.

    2. Gunakan Warna yang Berani

    Ilustrasi rumah 2 pintu/Getty Images Foto: Getty Images/iStockphoto via i 95 Rock

    Banyak rumah memiliki eksterior yang menonjolkan warna-warna alami yang dilapisi bata, batu, atau dinding. Warna-warna rumah yang netral ini dapat cocok dipadukan dengan pintu depan yang dicat dengan warna yang mencolok.

    Memberikan warna yang berani pada pintu depan tidak terlalu sulit dibandingkan mengecat seluruh ruangan. Sentuhan warna jingga, kuning, atau hijau limau akan menonjolkan rumah yang netral.

    3. Pilih Cat yang Tepat

    Karena pintu kamu terbuka ke luar ruangan, sangat penting untuk memilih cat yang tahan terhadap cuaca. Pilih cat eksterior berkualitas tinggi, cat yang tidak mudah mengelupas dan kotor serta memiliki ketahanan UV untuk mencegah warna pudar.

    Beberapa cat memiliki sifat antimikroba untuk menangkal tumbuhnya jamur, penting untuk kamu mencegah kelembapan. Cat berbasis air paling cocok untuk sebagian besar spesies kayu dan fiberglass, sedangkan cat berbasis minyak mencegah karat pada pintu logam.

    4. Pertimbangkan Gaya Rumah

    Gaya arsitektur rumah kamu secara keseluruhan dapat memberi kamu petunjuk untuk warna pintu depan yang tepat. Untuk pintu depan, warna hitam atau biru tua akan cocok, tetapi warna hijau limau lebih cocok untuk menunjukkan arsitektur modern.

    5. Pertimbangkan Lingkungan Sekitar

    Jika kamu masih bingung menentukan warna untuk pintu depan, carilah inspirasi dari alam dan lingkungan sekitar rumah kamu. Pertimbangkan untuk memilih warna dari tanaman di depan rumah kamu.

    Menggunakan warna-warna alami yang memiliki manfaat membuat rumah kamu tampak menyatu dengan lanskap.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Buka Tempat Usaha di Rumah, Perlu Izin Tetangga? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Kamu pasti sering melihat di tengah pemukiman padat, ada beberapa bangunan justru digunakan sebagai ruko atau tempat usaha. Tidak jarang juga ada rumah yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal.

    Konsep pemilihan tempat usaha seperti ini menguntungkan karena biasanya biaya sewanya lebih kecil daripada di Mal atau pusat perbelanjaan besar. Lalu, lebih dekat juga dengan pasar yakni tetangga rumah. Namun, ada beberapa kejadian keberadaan tempat usaha tersebut mengganggu tetangga. Pemicunya bisa karena terganggu suara berisik, halaman rumah lebih kotor karena banyak orang yang datang, hingga hilangnya privasi.

    Sebenarnya konsep alih fungsi bangunan seperti ini boleh nggak sih di mata hukum? Apakah perlu minta izin juga ke tetangga?


    Pengacara Muhammad Rizal Siregar mengungkapkan alih fungsi rumah menjadi tempat usaha sah-sah saja di mata hukum. Asalkan tempat usaha tersebut tidak membahayakan masyarakat sekitar dan lingkungan. Aturan mengenai hal ini tertuang dalam Pasal 49 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman (UU 1/2011) yang menyatakan bahwa pemanfaatan rumah dapat digunakan sebagai kegiatan usaha secara terbatas tanpa membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian.

    Lebih lanjut, ia menyebutkan persyaratan dan kesesuaiannya terhadap peraturan perundang-undangan terkait sebagaimana ketentuan Pasal 7 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung dan ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, sehubungan dengan Izin Mendirikan Bangunan, guna memastikan bahwa pemanfaatan bangunan tersebut telah sesuai dengan fungsi peruntukannya sebagaimana ketentuan Pasal 49 Ayat (1) UU 1/2011 di mana rumah yang dijadikan tempat usaha tidak membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian, terutama bagi warga di sekitarnya.

    Rizal menekankan, alih fungsi rumah menjadi tempat usaha adalah salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Selama pemilik properti tidak mengganggu tetangganya atau menimbulkan kerugian untuk lingkungan sekitar, maka kegiatannya sah-sah saja. Terkait izin, kamu bisa meminta izin agar tetangga memahami situasinya nanti.

    “Terkait bangunan gedung merupakan salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Dalam pengaturan bangunan gedung mengacu pada pengaturan penataan ruang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk menjamin kepastian dan ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung, setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, serta harus diselenggarakan secara tertib,” kata Rizal kepada detikProperti seperti yang dikutip pada Rabu (23/10/2024).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Bikin Ruangan Tanpa Jendela Tetap Cerah



    Jakarta

    Ruangan tanpa jendela kerap ditemukan, baik itu karena terbatasnya lahan, lokasi, atau arsitektur bangunan yang jadul. Ruangan tanpa jendela bisa menyebabkan berbagai permasalahan, seperti pencahayaan yang kurang hingga sirkulasi udara yang terbatas.

    Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membuat ruangan tersebut tetap nyaman. Berikut ini informasinya.

    Pakai Furniture Berwarna Cerah

    Melansir House Beautiful, pada Rabu (23/10/2024), banyak orang merasa ragu untuk membeli barang berwarna putih untuk rumah mereka, namun hal ini seharusnya tidak menjadi pertimbangan jika kamu mendesain ruangan tanpa jendela. Meskipun ada kemungkinan tinggi untuk menodai sofa atau karpet putih, risikonya sebanding dengan hasil yang diperoleh.


    Dengan menambahkan sofa putih panjang dan lemari aksen di sampingnya, kita dapat menciptakan ilusi dinding yang lebih tinggi dan lebih lebar, sehingga membuat ruangan terasa lebih luas dan sedikit lebih terang secara otomatis.

    Lapisan Warna Cerah

    Tentu saja, tidak semua elemen di ruangan kamu harus memiliki warna yang cerah. “Menggunakan semburat warna akan memberikan nuansa yang lebih ceria dan hidup,” kata mantan wakil presiden bidang gaya di Modsy, Alessandra Wood dalam kutipannya di House Beautiful.

    Namun perlu diingat, tidak cukup dengan hanya satu semburat warna saja.

    “Jika Anda hanya memiliki satu bagian berwarna gelap di ruangan, bagian itu akan terlihat mencolok. Jadi, anda benar-benar perlu mencari cara untuk memperkenalkan warna atau corak dalam beberapa momen yang berbeda,” jelas Wood.

    Selain itu, menggunakan tips ini bisa membantu meningkatkan kesan dimensinya dalam ruangan kamu.

    Beri Pencahayaan Tambahan

    Tanpa jendela, kamu terpaksa menciptakan cahaya sendiri, jadi jangan takut untuk menggunakan banyak lampu. Misalnya di ruang tamu hanya memiliki satu lampu langit-langit dan jendela atap yang tidak selalu menyediakan sinar matahari yang kami butuhkan, kamu meletakkan tiga lampu di ruangan itu, satu di kedua sisi sofa dan lampu lantai di sudut dekat TV.

    Ini tidak hanya akan membantu membuat ruangan terasa lebih terang, tetapi juga memberi kamu lebih banyak kendali atas ruang tersebut.

    “Jika Anda ingin mematikan lampu langit-langit, Anda memiliki lebih dari cukup pencahayaan untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar indah dan damai di malam hari juga,” jelas Wood.

    Gantung Beberapa Cermin

    Cara lain untuk menambah cahaya di ruangan kamu adalah dengan menambahkan cermin. Modsy menempatkan cermin secara strategis, sehingga sinar matahari alami yang masuk dari jendela atap dapat dipantulkan kembali ke dalam ruangan.

    Ini juga efektif jika kamu hanya memiliki lampu dan lampu langit-langit, jadi pastikan untuk mencobanya.

    Tanam Tanaman yang Membutuhkan Cahaya Rendah

    Tanaman hias dapat menambah kehidupan di ruangan kamu, sehingga meletakkan beberapa tanaman di sekitar ruangan akan membuat area tersebut terasa lebih hidup. Kamu juga dapat memilih pot berwarna terang agar lebih cerah.

    Namun, perlu diingat bahwa kamu mungkin perlu memilih tanaman yang bisa hidup dengan minim cahaya untuk ruangan tersebut. Pastikan kamu menyiramnya dengan benar dan berikan waktu untuk meletakkannya dekat jendela di ruangan lain jika perlu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Bikin Pagar Anti Maling, Mudah!


    Jakarta

    Tingkat kriminalitas di Indonesia masih cukup tinggi, terutama soal pencurian. Maling, sebutan untuk pelaku yang kerap mengambil barang orang lain, tidak hanya beraksi di tempat ramai, ada yang menargetkan rumah warga. Meskipun risikonya lebih tinggi, tetapi mereka berfikir pembobolan rumah akan jauh lebih menguntungkan apalagi saat tidak ada penghuninya.

    Maka dari itu, banyak rumah di Indonesia memasang pagar sebagai pengaman terdepan. Dengan ada pagar rumah, orang luar tidak bisa sembarangan masuk ke halaman rumah, bahkan tidak bisa langsung melihat pintu masuk rumah. Penghuni rumah juga akan lebih tenang karena keamanan serta privasinya terlindungi.

    Namun, pemasangan pagar ternyata tidak menjamin maling takut untuk beraksi. Saat situasinya mendukung mereka tetap berani membobol rumah. Lantas, apa yang perlu kita lakukan agar rumah tidak jadi target pencurian?


    Dikutip dari situs United Fence Company, Kamis (24/10/2024), berikut beberapa persiapan dan kelengkapan yang harus ada di pagar rumah agar maling tidak berani membobol rumah kamu.

    Cara Membuat Pagar Rumahmu Anti Dipanjat Maling

    1. Duri Anti Panjat (Anti-Climb Spikes)

    Pasang penghalang seperti duri atau paku anti panjat terbuat dari logam tajam di bagian atas pagar, sehingga maling akan sulit untuk berpegangan ketika memanjat. Selain itu kamu juga bisa menggunakan pecahan kaca atau kawat berduri sebagai alternatifnya. Cara ini juga banyak dipakai pada pagar bangunan pemerintahan.

    Dengan adanya duri di sekeliling pagar rumah, maling akan lebih susah untuk memanjat rumah. Mau tidak mau harus melewati pintu masuk utama.

    2. Menambahkan Terali

    Ada beberapa bangunan yang memasang besi pembatas lagi di atas pagar hingga ke kanopi halaman. Nama besi pembatas ini adalah terali. Bentuknya mirip dengan pembatas besi di jendela rumah, ramping, kokoh, dan banyak ukurannya.

    Tampilan rumah memang jadi tidak begitu estetik karena seperti berada di dalam kurungan, tetapi pemasangan terali jadi salah satu cara paling efektif mencegah maling memanjat pagar rumah.

    3. CCTV

    Kamu tidak akan pernah tahu seberapa ahlinya maling tersebut. Maka dari itu, keamanan rumah harus lebih canggih dan cepat mendeteksi pergerakan mencurigakan. Salah satu caranya adalah memasang CCTV. Kamera pengawas ini nantinya bisa mereka segala kejadian di rumah dan kamu bisa menonton ulangnya saat dibutuhkan.

    Jika ingin lebih aman, cari CCTV yang bisa bergerak mengikuti pergerakan orang di sekitar rumah. Pastikan pemasangannya juga di tempat yang tepat, tidak tertutup apa pun, dan cukup terang.

    4. Cat Anti Panjat

    Apabila kamu tidak cukup dana untuk memasang besi tambahan atau jebakan lainnya. Kamu bisa melapisi pagar dengan cat anti panjat. Cat ini berupa ‘non-drying paint’ yang bisa membuat permukaan pagar licin sehingga maling akan kesulitan untuk memanjatnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri Talang Air di Rumah Harus Segera Dibersihkan


    Jakarta

    Membersihkan talang air memang bukanlah hal yang mudah. Dengan posisinya yang berada di atas rumah, membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

    Namun, apabila kamu menunda-nunda untuk membersihkan talang air, kotoran kecil ataupun dedaunan yang menumpuk akan mengakibatkan aliran air terhambat. Hal itu bisa juga menyebabkan penyumbatan serta kerusakan pada talang air.

    Sebelum hal itu terjadi, melansir Better Homes & Gardens, Selasa (24/20/2024), berikut beberapa tanda talang air kamu harus segera dibersihkan.


    1. Talang Air yang Meluap

    Air yang meluap biasanya disebabkan oleh penyumbatan, seperti ranting atau tumpukan daun basah. Membersihkan talang air akan menghilangkan penyumbatan dan mencegah ari hujan meluap.

    2. Noda Air dan Kerusakan

    Kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan pondasi dapat terjadi jika talang air terlalu penuh sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Jika situasi ini tidak diatasi, maka kerusakan akibat air akan dapat menimbulkan masalah serius.

    3. Talang Air yang Melengkung atau Menggantung

    Kerusakan pada talang air dapat menjadi tanda bahwa talang air kamu perlu dibersihkan dan diperbaiki. Kotoran dalam sistem talang air dapat menumpuk hingga berat yang terkumpul menarik sistem talang air menjauh dari atap atau dinding luar.

    4. Aktivitas Hama

    Adanya aktivitas hama di talang air dapat mengindikasikan adanya sarang atau penumpukan bahan bersarang, seperti daun basah yang perlu disingkirkan.

    5. Pertumbuhan Tanaman di Talang Air

    Dengan munculnya tanaman di talang air memberikan tanda bahwa talang air perlu segera dibersihkan. Jika tidak, air tidak akan mengalir dengan lancar saat hujan sehingga menyebabkan air meluap dari talang di atasnya.

    6. Penumpukan Kotoran hingga Terlihat

    Terlihatnya kotoran yang berada di talang air merupakan tanda paling jelas bahwa talang air perlu dibersihkan. Rencanakan satu hari untuk membersihkan talang air sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Umumnya, waktu terbaik membersihkan talang air adalah saat musim panas atau awal musim hujan. Sebelum memutuskan untuk membersihkan talang air, periksa kondisinya. Jika sistem talang air rusak, bengkok, atau ada yang patah maka sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

    Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

    Rak Hanya Digunakan untuk Buku

    Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


    Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

    Salah Memilih Ukuran

    Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

    Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

    Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

    Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

    Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Menata Barang Terlalu Berdekatan

    Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

    Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

    Menata Rak Secara Berlebihan

    Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Penyebab Munculnya Cacing di Kamar Mandi Rumah



    Jakarta

    Seringkali saat kamu pergi ke kamar mandi melihat cacing yang berada di toilet ataupun saluran pembuangan. Pastinya setelah melihat hal itu, kamu memiliki kekhawatiran terutama jika memiliki anak di rumah.

    Banyak penyebab yang ditemukan kenapa cacing muncul di kamar mandi kamu. Cacing dapat masuk ke sistem perpipaan melalui retakan atau kebocoran, hingga kotornya kamar mandi bisa menjadi penyebab adanya cacing di tempat kamu.

    Dilansir DIY Home Comfort, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa penyebab adanya cacing di kamar mandi kamu.


    Kebocoran pada Pipa

    Pipa yang bocor dapat menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran ini dapat terjadi di area yang tidak langsung terlihat, seperti di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    Pipa Retak

    Retakan pada pipa terutama di rumah-rumah yang sudah lama, dapat menyebabkan tanah serta cacing masuk ke dalam sistem perpipaan. Hal ini membuat cacing masuk sampai ke dalam kamar mandi kamu.

    Pipa saluran pembuangan yang retak juga dapat menyebabkan benda asing menyusup ke dalam pipa. Segera periksa dan perbaiki retakan pada pipa, sebelum menimbulkan kerugian besar lainnya.

    Kebersihan Kamar Mandi yang Buruk

    Pembersih yang jarang dapat mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam dan sekitar kamar mandi, yang menarik berbagai hama seperti cacing.

    Jika kamu tidak menyiram toilet secara teratur atau membersihkannya secara menyeluruh, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk cacing.

    Kelembapan yang Tinggi

    Kelembapan menjadi hal yang sangat buruk di rumah kamu, termasuk di kamar mandi. Tidak hanya menimbulkan jamur dan bau yang tidak sedap, tetapi membuat hama tertarik untuk berada di tempat tersebut.

    Kamar mandi dengan ventilasi yang buruk dapat menjadi lembap, menjadikannya tempat berkembang biaknya cacing dan hama lainnya.

    Masalah Saluran Pembuangan

    Jika toilet kamu tersumbat oleh limbah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya cacing. Cacing ini akan masuk ke toilet kamu melalui saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com