Tag: detikproperti

  • Cat Dinding Menggelembung? Ini Penyebab, Cara Cegah dan Perbaikinya


    Jakarta

    Pemilik rumah perlu merawat dinding karena kondisi catnya bisa rusak seiring waktu, salah satu masalahnya muncul gelembung. Gelembung ini bisa dipecahkan, tetapi bakal merusak cat dinding.

    Cat menggelembung ini ada yang berukuran kecil dan besar tergantung pada isinya. Setiap gelembung biasanya berisi udara atau air.

    Namun, kenapa bisa muncul gelembung pada cat dinding ya? Simak penyebab, cara mencegah, serta memperbaikinya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya menjelaskan cat dinding menggelembung utamanya disebabkan oleh penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk kapur ini merupakan kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.

    Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung

    Jika tak ingin cat dinding menggelembung, pemilik perlu mencegah terjadi penggumpalan garam alkali. Caranya dengan menggunakan cat dasar yang mengandung anti garam alkali. Setelah itu, pemilik baru bisa memakai cat dinding bagian atas alias top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Cara Perbaiki Cat Dinding Menggelembung

    Kalau cat dinding sudah terlanjur menggelembung, pemilik dapat memperbaikinya dengan melakukan pengecatan ulang. Namun pengecatan nggak boleh asal, ikuti tipsnya berikut ini.

    1. Keruk Cat Lama

    Rahman tidak menyarankan cat bergelembung langsung ditimpa cat baru. Sebelum dicat ulang, lapisan cat lama perlu dibersihkan dengan cara dikeruk menggunakan alat kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” ucapnya.

    2. Pastikan Dinding Kering

    Setelah tidak ada cat yang menempel, pastikan dinding tidak lembap. Keringkan dinding sebelum memulai proses pengecatan.

    3. Aplikasikan Cat Dasar

    Kemudian, dinding baru bisa dicat dengan cat dasar. Pastikan cat dasar mempunyai komposisi anti garam alkali.

    4. Aplikasikan Cat Luar

    Setelah cat dasar kering, aplikasikan cat luar atau top coat pada dinding. Aplikasikan dua lapis top coat agar warnanya terlihat dan rata.

    Itulah informasi seputar cat dinding menggelembung. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lumut Bisa Jadi Penyebab Kamar Mandi Bau, Begini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Tanda kamar mandi kotor salah satunya adalah muncul lumut berbentuk noda coklat kehitaman. Biasanya lumut ini muncul pertama kali di area yang lembap seperti pojokan kamar mandi atau di siku-siku lantai.

    Keberadaan lumut dapat menyebabkan kamar mandi berbau karena di sana tempat berkembang biak bakteri. Selain itu, lumut dapat membuat lantai menjadi lebih licin dan bisa berbahaya bagi penggunanya. Lalu, dari segi tampilan juga tidak begitu bagus dipandang karena terkesan kotor dan jorok.

    Penyebab kamar mandi berlumut cukup beragam, bisa karena jarang dibersihkan, sirkulasi udara di dalam kamar mandi yang buruk, dan kondisi kamar mandi yang lembap.


    Cara untuk mengatasi pertumbuhan lumut adalah dengan membersihkan kamar mandi secara teratur, bukan hanya saat lumut tersebut muncul. Apabila sudah ditemukan aktivitas lumut, dilansir Bathroom City, berikut cara membersihkannya.

    Cara Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    Membersihkan lumut di kamar mandi ternyata bisa menggunakan bahan sederhana dan mudah didapat. Dilansir situs Better Homes and Gardens, berikut cara-caranya:

    1. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih biasanya digunakan untuk membersihkan noda pada pakaian. Ternyata ada manfaat lain dari cairan ini, yakni bisa untuk membersihkan lumut. Cara menggunakannya dengan mencampurkan larutan pemutih dan air bersih dengan perbandingan 50:50. Setelah itu, siram ke area di kamar mandi yang terdapat lumut.

    Tunggu sekitar 5-10 menit, kemudian bersihkan lumut menggunakan sikat berbulu secara perlahan. Pastikan ketika menyiram dan menyikat selalu pakai pelindung tangan seperti sarung tangan agar tangan tidak kasar dan berkerut. Gosok hingga setiap sudut kamar mandi bebas dari lumut. Terakhir, bilas seluruh kamar mandi dengan air.

    Cairan pemutih juga bisa digunakan untuk membersihkan lumut di wastafel, gayung, dan pancuran air. Perlu diingat, pastikan pintu dan jendela kamar mandi dalam posisi terbuka saat membersihkannya karena bau pemutih yang cukup kuat. Khawatir jika tidak ada pertukaran udara di dalam kamar dapat menyebabkan pusing dan mual.

    2. Cuka Putih

    Bahan kedua yang bisa digunakan adalah cuka putih. Cara pakainya juga mudah, cukup menuangkan cuka ke area yang terdapat lumut di kamar mandi, lalu diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, bersihkan lumut dengan spons atau kain lap.

    Jika lumut sulit dihilangkan, kamu dapat menggosok lebih keras dengan sikat berbulu. Apabila sudah selesai, bisa langsung dibilas dengan air bersih agar sisa lumut bisa terbuang ke saluran air.

    3. Boraks

    Boraks atau natrium tetraborat adalah mineral putih berbentuk bubuk yang telah digunakan sebagai produk pembersih selama beberapa dekade. Kegunaannya di antaranya membersihkan noda, jamur, dan lumut, membunuh serangga seperti semut, ditemukan dalam detergen dan pembersih rumah tangga untuk membantu memutihkan dan menghilangkan kotoran, hingga dapat menetralkan bau dan melunakkan air sadah.

    Untuk cara penggunaannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks ke dalam wadah berisi tiga liter air hangat. Setelah itu aduk sampai merata. Tuang larutan tersebut ke dalam botol dan semprot ke area berlumut di kamar mandi. Gunakan sikat kawat, spons, atau kain lap untuk membersihkan lumut yang sulit hilang. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan saat membersihkan lumut dengan cairan boraks bagi kulit yang sensitif.

    Demikian tiga cara ampuh membersihkan lumut di kamar mandi dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tungau di Kasur Bisa Bikin Kulit Gatal, Ini Cara Ampuh Membasminya!


    Jakarta

    Tungau merupakan salah satu jenis serangga yang sering mengganggu manusia. Sebab, gigitan dari tungau bisa menimbulkan rasa gatal, ruam, hingga bercak merah pada kulit.

    Hewan berukuran sangat kecil ini biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur, terutama pada kasur dan seprai yang kotor dan bau. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin mengganti seprai demi mencegah munculnya tungau.

    Jika kamu menemukan tungau di kasur, cara basminya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sinar UV. Namun jika kamu tidak punya vacuum cleaner, ada sejumlah cara lain yang juga efektif membasmi tungau. Apa saja?


    Cara Basmi Tungau di Kasur Secara Efektif

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi tungau di kasur. Dilansir situs Web MD dan Healthline, berikut cara-caranya:

    1. Sesuaikan Suhu Ruangan

    Tungau merupakan hewan yang dapat berkembang biak di tempat lembap. Jika kamar tidur kamu sangat lembap, maka tak heran banyak ditemukan tungau di dalam kasur.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar agar tingkat kelembapannya tidak terlalu tinggi. Bisa juga menggunakan dehumidifier untuk mengatasi lembap di dalam ruangan.

    2. Cuci Seprai dengan Air Panas

    Jika menemukan ada tungau di tempat tidur, segera cuci seprai, sarung bantal, dan sarung guling menggunakan air panas. Langkah ini dilakukan untuk membunuh tungau dan telurnya secara optimal sehingga tidak dapat berkembang biak.

    “Salah satu cara untuk membasmi tungau adalah dengan panas. Para profesional biasa melakukannya dengan menggunakan air panas,” kata pakar pengendali hama Nicole Carpenter.

    Selain dicuci dengan air panas, kamu juga dapat menambahkan detergen anti-bakteri agar tungau dan telurnya benar-benar mati.

    3. Jemur Kasur

    Selain mencuci seprai, sebaiknya kamu juga menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari terik. Panas dari matahari dapat membantu membasmi tungau yang bersembunyi di sela-sela kasur. Cara ini juga membantu mengurangi kelembapan tinggi di tempat tidur.

    4. Pakai Cara Alami

    Cara mengatasi tungau yang berkembang biak di tempat tidur bisa menggunakan garam. Bahan dapur ini dinilai ampuh untuk membasmi tungau.

    Caranya cukup dengan mencampur garam dan air secukupnya ke dalam botol semprot, lalu semprotkan pada bagian tempat tidur yang terdapat tungau. Tunggu beberapa saat agar garam bereaksi terhadap tungau.

    Jika menemukan ada sisa tungau yang sudah mati, segera buang ke dalam tempat sampah. Setelah itu, semprotkan minyak esensial lavender atau peppermint untuk menciptakan aroma wangi di tempat tidur.

    5. Semprot Disinfektan

    Cara yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di tempat tidur atau area yang sering ditemukan ada tungau. Kandungan zat kimia pada disinfektan dinilai ampuh untuk membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini datang kembali.

    Namun, jika masih ditemukan ada tungau berkeliaran di kamar tidur, sebaiknya segera hubungi jasa pengendali hama (pest control) agar bisa ditangani oleh ahlinya.

    “Tungau bukanlah sesuatu yang selalu dapat ditangani sendiri, mereka bisa saja bersembunyi di dinding, stop kontak, sambungan furnitur, dan dapar bertahan hingga berbulan-bulan tanpa makan,” pungkas Carpenter.

    Itulah lima cara membasmi tungau di kasur secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Menyapu Lantai Rumah Setiap Hari? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Menyapu merupakan pekerjaan rumah tangga yang paling dasar. Dengan menyapu, debu dan kotoran yang menempel di lantai dapat terangkat sehingga tidak memberikan kesan berpasir saat diinjak.

    Namun, beberapa orang kerap malas untuk menyapu rumah sehingga lantai disapu hanya beberapa kali dalam seminggu. Di sisi lain, justru ada pemilik rumah yang rutin menyapu lantai, bahkan bisa tiga kali dalam sehari.

    Adanya perbedaan prinsip dalam menyapu lantai menimbulkan pertanyaan, apakah perlu menyapu lantai rumah setiap hari? Biar nggak bingung, simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Perlukah Menyapu Lantai Setiap Hari?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, tidak ada aturan tertulis soal menyapu lantai. Kamu boleh menyapu lantai satu kali dalam sehari atau tiga hari sekali. Semua itu tidak masalah asalkan seluruh kotoran dan debu dapat terangkat.

    Namun, ada sejumlah faktor yang mengharuskan kamu untuk menyapu lantai setiap hari. Berikut faktor-faktornya:

    1. Ada Anak Kecil di Rumah

    Apabila kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, disarankan untuk menyapu lantai setiap hari. Sebab, debu dan kotoran yang menempel di lantai bisa saja masuk ke dalam tubuh si kecil secara tidak sengaja. Kuman dan bakteri yang tertelan ke dalam tubuh bisa menimbulkan penyakit bagi sang buah hati.

    2. Punya Hewan Peliharaan

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan berbulu di rumah seperti kucing, maka dianjurkan untuk menyapu lantai secara rutin. Sebab, bulu hewan yang rontok dapat berbahaya bagi kesehatan para penghuni rumah.

    “Penting untuk menjaga kebersihan lantai yang sering dilalui, jika Anda memiliki hewan peliharaan maka kamu perlu menyapu lantai lebih sering,” kata pakar pembersih profesional Ivan Ivanov.

    3. Faktor Lingkungan Rumah

    Jika kamu tinggal di lingkungan yang kotor, maka kamu harus rutin menyapu lantai secara rutin. Sebab, debu dan kotoran bisa menempel di lantai, furnitur, hingga sela-sela pintu dan jendela.

    Apabila tetangga di sebelah rumah sedang melakukan renovasi besar-besaran, maka kamu harus menyapu lantai setiap hari. Soalnya, partikel debu dan pasir bisa terbang ke halaman rumah, sehingga jadi berdebu dan lantai terasa berpasir saat diinjak.

    4. Ruangan

    Seberapa sering kamu harus menyapu lantai juga tergantung dari ruangan di rumah. Untuk area dapur, ruang makan, ruang tamu, dan pintu masuk rumah perlu disapu secara rutin karena sering dilalui.

    Khusus dapur dan ruang makan, kamu perlu menyapu lantai setelah masak dan menyantap makanan. Terkadang, ada sisa makanan yang jatuh ke lantai dan tidak disadari penghuni rumah. Kalau sisa makanan dibiarkan saja maka dapat mengundang semut, lalat, dan kecoak masuk ke rumah.

    Untuk ruangan seperti kamar tidur dan ruang kerja sebaiknya tidak perlu disapu setiap hari, tapi tetap dibersihkan secara teratur agar tidak ada debu dan kotoran. Kamu bisa menyapu ruangan tersebut setiap 2-3 hari sekali.

    “Sangat penting untuk menyapu lantai, lalu dilanjutkan dengan mengepel. Sebab, seiring waktu debu dan kotoran dapat menumpuk dan membuat lantai Anda berpasir,” pungkas Ivan.

    Itulah penjelasan tentang menyapu lantai di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ketahui 5 Tanda Ular Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang berbahaya karena dapat menggigit dan mengeluarkan bisa. Bahkan, sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat diserang reptil tersebut.

    Meski hidup di alam liar, tapi terkadang ular juga bisa masuk ke rumah penduduk. Sudah banyak kejadian seekor ular ditemukan bersembunyi di plafon, kamar mandi, hingga atap rumah.

    Maka dari itu, bukan tidak mungkin rumah kamu menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersarang dan berkembang biak. Jika dibiarkan, hal itu sangat berbahaya karena berisiko menyerang penghuni rumah.


    Sebagai pemilik rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda ada sarang ular di rumah. Seperti apa ciri-cirinya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

    Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

    1. Ada Jejak Ular

    Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Walau tidak memiliki kaki, tapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

    Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

    Jika kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, coba taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas pemadam kebakaran (Damkar) agar hewan tersebut dapat ditangkap.

    2. Muncul Suara Desis

    Ular dapat mengeluarkan suara desis yang khas. Apabila suara desis terdengar dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, maka bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

    Sebagai informasi, ular adalah hewan yang senang tinggal di tempat kecil, gelap, dan lembap. Kondisi tersebut sangat cocok bagi ular untuk membuat sarang dan berkembang biak.

    Dalam banyak kasus, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika terdengar suara desis ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

    3. Ada Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

    Ular termasuk hewan yang dapat berganti kulit lewat proses yang disebut ecdysis. Jika kamu melihat ada sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, maka jadi pertanda nyata kalau ada sarang ular di kediaman kamu.

    4. Ada Kotoran Ular

    Tanda-tanda berikutnya adalah muncul kotoran ular yang tersebar di beberapa sudut rumah. Kotoran ular umumnya punya wujud seperti kotoran burung, yaitu cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

    Sebagai pengingat, jangan menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, gunakan sarung tangan tebal sebagai bentuk pencegahan agar tidak tertular penyakit.

    5. Muncul Bau yang Menyengat

    Jika kamu mencium bau tidak sedap dan menyengat hidung, bisa jadi itu merupakan kotoran ular. Jika kamu mencium bau tersebut dari tempat gelap, lembap, dan sempit, maka sebaiknya segera diperiksa untuk memastikan apakah ada sarang ular atau tidak.

    Pastikan kamu hati-hati saat mengecek area yang gelap dan lembap. Gunakan senter yang terang untuk melihat area di sekitar dan pakai masker untuk menghalau bau tidak sedap.

    Demikian lima tanda-tanda jika ada sarang ular di dalam rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Kipas Angin Gantung dengan Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Kipas angin terdiri dari beberapa jenis, salah satunya yang dipasang secara menggantung di langit-langit. Kipas ini disebut efektif untuk mengalirkan udara ke seluruh ruangan.

    Namun karena menggantung di plafon rumah, banyak orang yang justru malas membersihkan kipas angin gantung. Padahal, kipas angin bisa sangat kotor dan berdebu jika tidak dibersihkan secara rutin.

    Sebenarnya, membersihkan kipas angin gantung bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Kipas Angin Gantung dengan Mudah

    Kipas angin gantung yang jarang atau bahkan tidak pernah dibersihkan akan sangat kotor. Hal ini berisiko bagi kesehatan penghuni rumah karena mereka bisa menghirup partikel debu dan kotoran yang terbang di udara.

    Maka dari itu, kipas angin gantung juga wajib dibersihkan secara berkala. Dilansir situs Reader’s Digest, berikut cara membersihkannya:

    1. Matikan Kipas Angin

    Langkah yang pertama yakni memastikan kipas angin dalam kondisi mati (off). Bila perlu, matikan sumber listrik kipas angin dari sakelar sehingga tidak akan menyala saat dibersihkan.

    2. Pasang Kain atau Koran Bekas di Lantai

    Sebelum membersihkan kipas, pastikan memasang kain atau koran bekas yang tidak dipakai tepat di bawah kipas angin gantung. Barang-barang elektronik di sekitar ruangan juga bisa ditutupi dengan alas agar tidak kotor akibat debu dari kipas angin.

    Agar lebih aman, gunakan masker medis selama proses pembersihan kipas angin agar kotoran dan debu tidak terhirup ke dalam tubuh.

    3. Gunakan Tangga

    Gunakan tangga yang kokoh untuk membersihkan kipas angin gantung. Pastikan berdiri tepat di bawah kipas angin agar lebih mudah saat membersihkannya.

    4. Bersihkan Pakai Kemoceng

    Kamu bisa menggunakan kemoceng untuk membersihkan debu dan kotoran di kipas angin. Jika tangga tidak bisa mencapai ketinggian yang pas, gunakan kemoceng dengan gagang yang bisa dipanjangkan agar lebih mudah membersihkan kipas angin.

    Pastikan kamu membersihkan bilah kipas angin secara optimal, terutama pada bagian yang terlihat kotor dan menghitam.

    5. Lap dengan Kain

    Setelah kipas angin bebas dari debu, langkah berikutnya adalah mengelap bilah kipas dengan menggunakan kain atau spons yang sudah dibasahi cairan pembersih serbaguna. Cara ini dilakukan agar tidak ada lagi sisa-sisa debu yang menempel.

    Perlu diingat, jangan menyemprotkan cairan pembersih secara langsung ke bagian mana pun dari kipas angin. Cara ini justru berisiko merusak kipas angin dan bisa menyebabkan korsleting listrik.

    6. Tunggu Kipas Angin Kering

    Usai dibersihkan, kini tinggal menunggu bilah kipas angin benar-benar kering. Agar prosesnya lebih cepat, kamu bisa mengelap kipas angin dengan kain microfiber kering secara perlahan.

    Seberapa Sering Kipas Angin Gantung Dibersihkan?

    Dikutip dari Life Hacker, kipas angin gantung dapat dibersihkan setiap dua minggu sekali. Namun, jika pemakaiannya cukup sering maka dianjurkan setiap seminggu sekali.

    Sebab, debu dan kotoran yang menumpuk dapat menimbulkan suara berisik pada kipas angin saat dinyalakan. Jika dibiarkan, motor penggerak kipas angin bisa menjadi rusak karena harus bekerja ekstra untuk memutar bilah kipas angin yang dipenuhi debu.

    Demikian cara membersihkan kipas angin gantung dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda di Kloset Bisa Dibersihkan Pakai Cuka Putih, Begini Caranya!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda di rumah yang paling mudah kotor dan mengandung banyak bakteri. Jika kloset jarang dibersihkan maka bisa menimbulkan noda kuning.

    Noda tersebut bisa dibersihkan dengan cairan pembersih khusus kamar mandi yang umum dijual di pasaran. Jika ingin menggunakan cara yang alami, kamu bisa menggunakan cuka putih.

    Bahan dapur yang satu ini ternyata cukup efektif untuk membasmi noda kuning yang menempel di kloset. Bagaimana cara menggunakannya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Noda di Kloset dengan Cuka Putih

    Bagi detikers yang kurang suka menggunakan cairan pembersih kamar mandi karena mengandung zat berbahaya, kamu dapat menggunakan cuka putih sebagai cara alami untuk membersihkan kloset kamar mandi.

    “Cuka putih mengandung asam yang ringan. Sifat asamnya dapat digunakan untuk menghilangkan noda dan melarutkannya,” kata pakar kebersihan dari All Star Cleaning Service Derek Christian, dilansir situs Bob Vila.

    Meski dapat digunakan untuk membasmi noda, tapi Christian menyebut asam pada cuka putih kurang efektif untuk mengatasi noda yang sudah lama atau membandel. Bahan dapur ini lebih efektif mengangkat noda yang baru muncul di kloset.

    Selain itu, gunakan juga sikat kamar mandi saat membersihkan kloset dengan cairan cuka putih. Fungsinya agar noda di kloset dapat terangkat secara maksimal.

    “Agar lebih efektif, bisa menggunakan sikat toilet untuk membuang noda kuning yang menempel di kloset. Dengan cara ini, kamu dapat mengoleskan cuka putih langsung ke noda tanpa perlu dicampur air,” ujarnya.

    Agar efektif membersihkan noda kuning di kloset dengan cuka putih, kamu bisa mencampurnya dengan soda kue. Dikutip dari laman Martha Stewart, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siram kloset dengan menekan tombol flush
    2. Taburkan soda kue secukupnya ke dalam kloset dan bagian sisinya yang paling dalam
    3. Lalu, tuangkan 1 cangkir cuka putih ke dalam kloset secara merata
    4. Gunakan sikat toilet untuk menggosok bagian dalam kloset. Pastikan soda kue dan cuka putih tercampur dengan rata
    5. Tunggu selama 10-15 menit agar soda kue dan cuka putih dapat bereaksi terhadap noda
    6. Gunakan sikat gigi bekas pakai atau sikat pembersih kecil untuk membersihkan noda kuning pada sela-sela kloset yang sulit dijangkau
    7. Setelah direndam, bersihkan bagian dalam kloset dengan sikat toilet sampai seluruh noda terangkat
    8. Terakhir, siram toilet dengan menekan tombol flush untuk membilas soda kue, cuka putih, dan noda agar larut.

    Pakar kebersihan Chris Willatt menyebut penggunaan cuka putih untuk membersihkan kloset dinilai lebih efektif daripada menuangkan sabun cuci piring. Dengan campuran cuka putih dan soda kue, noda kuning yang berkerak di kloset bisa terangkat secara menyeluruh.

    “Meski kamar mandi jadi mengeluarkan bau cuka yang kurang sedap selama seharian, tapi setidaknya kamar mandi jadi benar-benar bersih,” ujar Willatt.

    Agar lebih efektif mengatasi noda kuning, Willatt menyarankan untuk menuang cuka putih ke dalam tangki kloset. Setiap menekan tombol flush, air dan cuka dapat mengatasi noda kuning secara ampuh.

    Demikian cara membersihkan noda kuning di kloset dengan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Bikin Kasur Tetap Empuk dan Nyaman Bertahun-Tahun


    Jakarta

    Semua pengguna kasur berharap kasur yang digunakan selalu empuk. Kasur yang empuk memberikan rasa nyaman ketika berbaring, duduk, atau berdiri di atasnya.

    Kasur yang berkurang massanya pasti tidak dapat menahan beban terlalu berat. Rasanya ada bagian yang melesak ke dalam setiap menerima tekanan. Apabila bagian yang ambles ini berada di dada, lama kelamaan akan terasa sesak setiap bangun tidur. Apabila berada di kepada, rasanya seperti kepala tenggelam karena lebih rendah dari badan. Kondisi seperti ini dapat berpengaruh pada kondisi tulang, badan sakit setiap bangun, dan tidur jadi kurang nyenyak.

    Untuk membuat kasur panjang umur dan tetap empuk dalam waktu yang lama, dilansir The Spruce, ini yang harus dilakukan.


    1. Pakai Pelindung Kasur

    Pelindung kasur bukan hanya seprai, melainkan ada lapisan pelindungnya. Fungsinya mirip dengan perlak untuk menahan cairan dari minuman, makanan, keringat, atau kotoran hewan peliharaan yang dapat merusak bahan kasur. Pelindung ini sebaiknya dipasang di bawah seprai dan menutupi seluruh permukaannya.

    2. Rutin Dibersihkan

    Selain menjauhkan dari sumber kotoran, kasur juga harus sering dibersihkan. Meskipun tidak terkena noda basah, tetapi debu halus bisa saja menempel pada kasur, terutama pada saat mengganti pelindung dan seprai.

    Cara paling efektif untuk membersihkan kasur bukan dengan dicuci basah, melainkan dengan memakai mesin uap dan dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    3. Kasur Tak Boleh Lembap

    Kasur dapat menyerap kelembapan tubuh. Untuk menjaga agar kasur tidak bau, pelindung kasur sebulan sekali harus dilepas dan dibersihkan. Biarkan kasur tanpa pelindung selama beberapa jam agar kelembapan berkurang.

    4. Pakai Kerangka yang Kokoh

    Kasur perlu didukung dengan kerangka yang kokoh. Hal ini untuk menjaga bentuk kasur agar tidak berubah dalam jangka waktu yang lama.

    5. Jangan Melompat di Atas Kasur

    Setiap pengguna bebas ingin melakukan apa pun di atas kasur, kecuali melompat seperti di trampolin. Melompat di atas kasur dapat membuat per di dalam kasur dan kerangka lainnya cepat rusak.

    Itulah cara menjaga kasur agar tetap empuk dan tahan lama, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bunga Es Bikin Freezer Penuh? Begini Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Freezer yang tidak dibersihkan bisa kotor gegara tumpahan makanan dan tumpukan bunga es. Kondisi seperti ini cukup mengganggu karena bunga es dapat memakan ruang penyimpanan.

    Selain bikin sempit, bunga es membuat fungsi freezer kurang maksimal. Mesin freezer harus bekerja lebih keras buat mendinginkan ruang.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rutin membersihkan freezer. Apalagi kalau freezer terlanjur ada bunga esnya.


    Bagaimana cara membersihkan freezer ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Bersihkan Freezer

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan freezer, dikutip dari Southern Living.

    1. Kosongkan Freezer

    Pertama, pastikan freezer dalam keadaan kosong. Keluarkan makanan dari freezer dan simpan di dalam cooler supaya tetap dingin. Jangan lupa buat membuang bahan makanan yang sudah tidak layak dimakan.

    2. Cabut Aliran Listrik

    Selanjutnya, cabut aliran listrik freezer agar suhunya meningkat sampai suhu ruangan. Dengan begitu, lapisan es di dalam freezer bakal mencair. Langkah ini bisa dilakukan sambil mengosongkan freezer.

    3. Bersihkan Permukaan Freezer

    Penghuni bisa mulai membersihkan permukaan freezer setelah suhunya mencapai suhu ruang. Bersihkan kotoran yang berceceran di freezer. Penghuni dapat menggunakan sikat gigi buat menghilangkan bekas tumpahan atau noda.

    Bersihkan permukaan freezer menggunakan kain bersih yang sudah dicelupkan ke larutan sabun. Kemudian, biarkan freezer kering dengan sendirinya atau dengan bantuan kain bersih. Terakhir, desinfeksi freezer dengan cuka atau tisu basah anti bakteri.

    4. Bersihkan Pembuat Es

    Jangan lupa untuk membersihkan bagian pembuat es. Bagian yang bisa dilepas dapat dibersihkan dengan cara yang sama, yakni menyikat kotoran, membersihkan, dan mendesinfeksi.

    Setelah alat pembuat es dibersihkan, kembalikan ke tempat semula. Lalu, pastikan filter air terpasang dengan benar dan bersihkan bagian dalam dan luarnya.

    Itulah tips membersihkan freezer dari tumpukan bunga es. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Sekadar Privasi, Ini Alasan Pintu Kamar Mandi Harus Selalu Ditutup


    Jakarta

    Saat menggunakan kamar mandi, pintu harus ditutup agar aktivitas di dalam tidak terlihat dari luar. Namun saat kamar mandi tidak dipakai, terkadang pintu dibiarkan terbuka begitu saja.

    Bagi sebagian orang, menutup pintu kamar mandi merupakan suatu keharusan karena banyak yang meyakini kalau di kamar mandi terdapat hal-hal mistis. Jika pintu kamar mandi terbuka, maka aura negatif bisa menyebar ke seluruh rumah.

    Pintu kamar mandi juga harus selalu ditutup agar bau yang berasal dari dalam tidak menyebar ke penjuru ruangan. Bau tak sedap itu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah yang sedang makan atau bersantai.


    Dalam feng shui, ilmu dari China yang mempelajari tentang keseimbangan dalam tata ruang, menganjurkan untuk selalu menutup pintu kamar mandi. Sebab, pintu yang sering terbuka ternyata dapat memengaruhi aliran energi positif di dalam rumah.

    Selain itu, ada beberapa alasan lain mengapa pintu kamar mandi rumah harus ditutup setiap saat. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Alasan Pintu Kamar Mandi Wajib Ditutup

    Dikutip dari House Digest, berikut sejumlah alasan pintu kamar mandi harus ditutup menurut feng shui:

    1. Air Melambangkan Kekayaan

    Dalam feng shui, terdapat lima elemen utama dalam keseimbangan energi, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air. Terutama elemen air yang dilambangkan sebagai kelimpahan atau kekayaan karena dapat membawa keberkahan bagi yang memanfaatkannya.

    Air juga disebut sebagai inspirasi dan aura positif karena dapat memberikan kehidupan bagi makhluk di Bumi. Air di rumah bersumber dari beberapa titik, salah satunya dari kamar mandi yang digunakan manusia untuk membersihkan diri dari kotoran.

    Oleh sebab itu, penting untuk selalu menghargai air sebagai salah satu elemen utama feng shui. Dengan memanfaatkan air, maka manusia dapat terhubung dengan elemen-elemen lainnya secara positif.

    2. Membuang Energi Positif

    Alasan lain mengapa pintu kamar mandi harus ditutup karena dapat membuang energi positif secara sia-sia. Sebab, air dapat keluar dari sejumlah peralatan di kamar mandi, seperti pancuran air (shower), wastafel, bathtub, dan kloset.

    Misalnya saat kamu sedang mencuci wajah dengan sabun di wastafel. Seharunya keran air ditutup dahulu saat sedang cuci muka, tapi banyak orang yang membiarkan keran tetap terbuka sehingga air terbuang sia-sia.

    Kebiasaan tersebut dianggap sebagai pemborosan energi positif karena membiarkan air terbuang ke dalam saluran. Padahal, air tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.

    Tak hanya itu, cipratan dari keran air bisa saja keluar dari kamar mandi dan membasahi lantai. Kondisi itu bisa membahayakan penghuni rumah karena bikin lantai menjadi licin.

    Ilmu feng shui menganjurkan untuk selalu menutup pintu kamar mandi dengan tujuan baik. Selain mencegah energi positif terbuang sia-sia, tapi juga membantu menghemat listrik dan mencegah risiko terpeleset yang membahayakan penghuni rumah.

    Menutup pintu kamar mandi merupakan hal yang sederhana, tapi terkadang sering dilupakan oleh banyak penghuni rumah. Padahal, menerapkan ilmu feng shui yang satu ini turut menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman di rumah.

    Itu dia penjelasan tentang pentingnya menutup pintu kamar mandi menurut ilmu feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com