Tag: detikproperti

  • Belajar dari Kasus Ledakan Pamulang, Segera Lakukan Ini Bila Gas Bocor


    Jakarta

    Sebuah ledakan di kawasan Pamulang, Tangsel terjadi akibat kebocoran tabung gas pekan lalu. Kejadian ini mengakibatkan 20 rumah terdampak, termasuk 3 di antaranya roboh.

    Dikutip dari detikNews, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang mengungkap ledakan berasal dari salah satu rumah warga yang mengalami kebocoran gas. Akumulasi gas terkumpul di ruangan tertutup di dapur, lalu ledakan terpicu oleh pemantik kompor.

    “Dapat kami sampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Polri diperoleh kesimpulan bahwa ledakan berasal dari kebocoran tabung gas LPG ukuran 12 kilogram di salah satu rumah warga di lokasi tempat kejadian perkara,” katanya, Jumat (19/9/2025).


    Ledakan terjadi di Jalan Talas II RT 003 RW 001 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel, pada pukul 05.30 WIB, Jumat (12/9) lalu.

    Penghuni rumah perlu waspada terhadap kebocoran tabung gas karena dapat menimbulkan celaka kalau tidak ditangani dan dicegah dengan baik. Simak penyebab hingga cara mencegah tabung gas bocor berikut ini berdasarkan catatan detikcom.

    Penyebab Tabung Gas Bocor

    Salah satu penyebab tabung gas bocor adalah pemasangan regulator yang kurang tepat. Penghuni perlu memastikan regulator rapat dan tidak bocor setiap memasang tabung gas baru.

    Tabung gas juga bisa bocor akibat keadaan tabung yang tidak layak. Oleh karena itu, penting untuk penghuni mengantisipasi dengan mengetahui langkah mengatasi tabung gas bocor.

    Cara Mengatasi Tabung Gas Bocor

    Jika curiga tabung gas bocor atau ingin melakukan pengecekan, berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan.

    1. Kenali Tanda Kebocoran Tabung Gas

    Pertama, penghuni perlu mengenali tanda-tanda kebocoran tabung gas. Biasanya tanda awal tabung gas bocor adalah muncul aroma gas di dalam rumah, terutama area dapur di mana tabung disimpan.

    Apabila mencium aroma gas, jangan melakukan kontak listrik seperti menyalakan ataupun mematikan kontak listrik. Biarkan saja perangkat listrik sebagaimana keadaannya saat itu. Selain itu, jangan coba-coba rendam tabung gas ke dalam air.

    2. Cabut Regulator Tabung Gas

    Jika penghuni yakin tabung gas bocor karena kerusakan pada tabung, segera mencabut regulator pada tabung. Cara ini tak hanya menghentikan aliran gas ke kompor, tetapi juga memungkinkan penghuni memindahkan tabung.

    3. Buat Sirkulasi Udara

    Pastikan ada sirkulasi udara dengan membuka pintu dan ventilasi. Langkah ini memungkinkan gas di dalam ruangan bisa keluar.

    Kemudian, pindahkan tabung ke tempat terbuka dan diamkan hingga gas habis dengan sendirinya. Gas yang keluar akan bercampur dengan udara sekitar sehingga menjadikannya netral dan aman.

    Penghuni juga perlu mengamankan lingkungan sekitar. Jangan sampai ada yang menyalakan api karena dapat memicu ledakan.

    4. Tabung Gas Terbakar

    Kalau sudah muncul api pada tabung gas, itu menandakan tabung tidak akan meledak. Segera tutup titik api menggunakan karung, seprai, handuk, atau kain yang lembap. Lalu, lepaskan regulator dan pindahkan tabung ke luar rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Selokan Mampet Bisa Bikin Banjir, Begini Cara Cegahnya



    Jakarta

    Selokan merupakan jalur pembuangan air dan limbah yang pasti ada di sekitar permukiman. Sebagai saluran pembuangan, jalurnya tidak boleh ada hambatan karena selokan yang mampet dapat meluap saat debit air meningkat.

    Untuk mencegah selokan mampet, caranya tidak sulit, tidak perlu menggunakan alat canggih. Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki kuncinya adalah selokan tersebut dibuat dengan benar. Mulai dari luas, kedalaman, dan jalurnya. Semuanya harus dipikirkan sebelum rumah dibangun.

    Selain itu, selokan yang baik harus memiliki kemiringan yang benar dan sesuai. Tujuannya untuk membuat aliran air di selokan deras dan lancar.


    “Biasanya sih tindakan preventifnya itu dimulai dari sebelum mulai pembangunan itu rumah. Nah, jadi kalau misalkan rumah itu belum terbangun, kita bisa nih bikin desainnya saluran itu harus benar dengan kemiringan yang memang sesuai,” kata Panggah Nuzhul Rizki kepada detikProperti, beberapa waktu lalu.

    Ada pun penyebab selokan mampet salah satunya karena aliran air yang tidak lancar dan kecil. Umumnya dikarenakan ada hambatan sehingga jalur air menyempit, sementara debit yang akan lewat cukup besar. Hambatan tersebut bisa dari sampah dan kotoran padat yang tersangkut.

    “Jadi mampet itu kan sebenarnya karena jalannya air tidak lancar. Alirannya kurang, akhirnya karena ada kotoran yang agak besar airnya jadi tidak lancar dan kotorannya tidak bisa terdorong. Kalau misalkan ada kotoran tapi airnya deras dan lancar kan bisa kebuang. Nah, makanya kalau dari perencanaan itu tindakan preventifnya adalah desain saluran air itu benar-benar harus dengan kemiringan yang lancar,” jelas Panggah.

    Untuk perumahan yang siap huni, pastinya sudah tersedia selokan di depan rumah. Tugas pemilik rumah jauh lebih ringan, cukup merawat dan menjaga kebersihannya.

    Salah satu caranya adalah rutin menyaring semua yang masuk ke dalam saluran pembuangan. Proses penyaringan ini bukan di lubang luar yang mengarah langsung ke selokan, melainkan memisahkan cairan dan benda padat sebelum dibuang ke saluran pembuangan. Hal ini bisa diterapkan saat mencuci piring, memasak, dan di kamar mandi. Misalnya, ambil dan buang rambut yang rontok agar tidak masuk ke saluran air kamar mandi.

    “Nah, kalau misalkan sudah jadi (rumahnya) itu ya mau nggak mau misalkan rumah itu salurannya sering mampet gitu, ya tetap maintenance harus dilakukan terus. Terus bisa juga dilakukan penyaringan dulu di lubang-lubang saat air itu mau keluar, misalkan di kitchen sink,” ungkapnya.

    Itulah tips mencegah selokan mampet, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Toren Bocor Bikin Air Cepat Habis? Ini Cara Perbaikinya Tanpa Perlu Bongkar


    Jakarta

    Toren adalah tempat untuk menampung cadangan air bersih di rumah. Setelah lama digunakan, toren air dapat mengalami kerusakan hingga terjadi kebocoran. Kalau toren bocor, pasokan air bisa cepat habis.

    Kerusakan kecil pada toren sulit buat disadari oleh penghuni rumah. Penghuni perlu mengenali tanda-tanda toren air bocor.

    Tanda toren bocor antara lain air yang keluar dari keran kecil, bahkan cepat habis. Lalu, ketika toren sudah diisi, airnya tak kunjung penuh.


    Jika dibiarkan, kerusakan toren bakal semakin parah. Celah pada tangki pun dapat memicu pertumbuhan lumut dan alga di dalam toren.

    Lantas, bagaimana cara memperbaiki toren air yang bocor? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Toren Air Bocor

    Dikutip dari Water Tank Factory, toren air yang bocor tidak selalu harus dibongkar dan digantikan baru. Pemilik rumah masih bisa memperbaiki toren air bocor. Berikut ini cara memperbaiki toren air berbahan plastik.

    1. Tutup dengan Lem

    Pemilik rumah dapat mengatasi toren air bocor menggunakan produk penutup kebocoran menggunakan lem khusus pada tempat penyimpanan air. Cara ini cocok untuk mengatasi kebocoran kecil pada tangki air.

    2. Pengelasan Poli

    Selain itu, retakan berukuran kecil hingga besar dapat diatasi oleh tenaga ahli. Mereka bisa menutup retakan dengan teknik pengelasan poli, yakni material dipanaskan agar menyatu kembali.

    3. Perbaiki Pipa

    Toren air bocor bisa disebabkan karena ada pipa yang tersumbat, retak, atau pecah. Periksa bagian ring dan gasket untuk mencari indikasi terjadi aus. Lalu, tutup celah yang berpotensi jadi tempat keluar air menggunakan lakban khusus.

    Itulah cara memperbaiki toren air bocor tanpa perlu bongkar pasang. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cahaya Merah dari Lampu Bisa Bikin Tanaman Tumbuh Subur, Kok Bisa?


    Jakarta

    Cara agar tanaman dapat tumbuh subur umumnya disiram secara berkala supaya tanahnya tidak kering. Selain itu, tanaman juga perlu terpapar sinar matahari agar proses pertumbuhannya bisa cepat.

    Namun, sejumlah pakar di bidang tanaman membagikan tips lain agar tanaman bisa tumbuh subur, yakni memanfaatkan cahaya merah. Cahaya itu ternyata dapat membantu proses pertumbuhan tanaman.

    Bagaimana cara memanfaatkan cahaya merah agar tanaman bisa tumbuh subur? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


    Manfaat Cahaya Merah untuk Tanaman

    Tukang kebun dan desainer taman profesional Linda Pereira menyebut penggunaan cahaya merah dapat membantu tumbuhan lebih cepat panen. Sebab, panjang gelombang atau warna cahaya diketahui dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

    Sebagai contoh, Linda menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan dengan pencahayaan berwarna merah. Cahaya tersebut dapat membantu selada dan basil panen lebih awal.

    “Menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan menggunakan lampu LED merah dapat membantu panen lebih awal,” kata Linda dikutip situs The Spruce.

    Selain merah, cahaya berwarna biru juga dapat membantu proses fotosintesis bagi tumbuhan. Namun, kedua warna cahaya ini memiliki fungsi yang berbeda.

    Cahaya biru dapat mendukung pertumbuhan vegetatif tumbuhan, sedangkan cahaya merah mendorong pembuahan dan tahap pertumbuhan selanjutnya dalam siklus hidup tanaman.

    Tips Menggunakan Cahaya Merah untuk Tanaman

    Ada sejumlah tips yang perlu diketahui sebelum menggunakan cahaya merah untuk tanaman. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Pilih Jenis Lampu yang Tepat

    Lampu terdiri dari beberapa jenis, mulai dari lampu neon, pijar, dan LED. Agar tumbuhan dapat menyerap cahaya merah secara optimal, sebaiknya pilih lampu LED karena lebih terang.

    Namun, harga lampu LED memang cenderung lebih mahal daripada jenis lampu lainnya. Meski begitu, penggunaannya lebih hemat energi sehingga dapat menghemat tagihan listrik.

    “Sudah menjadi rahasia umum kalau lampu LED lebih andal dan efisien daripada lampu jenis lainnya,” ujar Linda.

    2. Durasi Tanaman Terpapar Cahaya Merah

    Lama waktunya tanaman terpapar cahaya merah bisa berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman atau siklus hidupnya. Misalnya, tanaman hidroponik seperti selada membutuhkan waktu sekitar 12-14 jam per hari.

    Untuk tanaman hias berbunga dianjurkan terpapar cahaya merah selama 14-16 jam per hari. Sementara untuk bibit tanaman membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 14-16 jam per hari agar bisa tumbuh subur.

    Demikian penjelasan mengenai manfaat cahaya merah untuk tanaman agar bisa tumbuh subur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jitu Usir Tawon yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Air Sabun


    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu serangga yang bisa menyerang manusia apabila merasa terancam. Sengatan tawon dapat menyebabkan bengkak pada kulit, rasa gatal, dan kemerahan.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Selain sengatan, bahaya dari tawon juga apabila mereka membuat sarang di dekat rumah. Kawanan tawon akan sering terlihat di sekitar rumah sehingga harus berhati-hati saat di dekat sarang mereka.

    Apabila kawanan tawon sudah mengganggu, tidak masalah untuk mengusirnya, tetapi caranya tidak seperti mengusir kucing. Lebih baik mengusirnya langsung dari sarangnya agar mereka tidak kembali.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Dilansir laman Good Housekeeping berikut agar tawon tidak datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Mengusir tawon ternyata bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Salah satunya adalah air sabun. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Setelah itu semprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Jika khawatir tawon akan menyerang, gunakan pakaian yang tertutup dari atas hingga bawah. Pastikan tidak ada celah pada pakaian tersebut yang bisa ditembus tawon.

    Jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya. Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Taburkan Bedak Bayi

    Bahan kedua yang bisa digunakan adalah bedak bayi. Aroma bedak bayi yang disukai oleh manusia ternyata dibenci oleh serangga satu ini. Cara menggunakannya agak sulit karena harus ditaburkan di sarang tersebut. Sebelum mencoba, pertimbangkan keselamatan diri dulu atau gunakan bahan lain.

    3. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka merupakan bahan yang bisa membersihkan noda membandel. Di luar itu, cuka juga bermanfaat untuk mengusir tawon. Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas.

    Cara membuat bahan perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya. Lalu siapkan campuran cuka masak atau cuka apel, gula, dan air dan letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    4. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    5. Pakai Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    Itulah bahan-bahan yang ampuh mengusir tawon, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Rumah Diserbu Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga bersayap yang mengganggu ketenangan penghuni rumah. Serangga ini menimbulkan suara bising ketika beterbangan serta bikin kulit gatal usai mengisap darah manusia.

    Penghuni rumah bisa sampai heboh saat membasmi nyamuk. Mereka menepuk dan menyemprotkan obat untuk mematikan serangga pengisap darah itu.

    Selain membasmi, penghuni perlu mencegah nyamuk masuk rumah. Nah, sebenarnya ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang sebenarnya mengundang nyamuk.


    Kebiasaan yang Bikin Nyamuk Masuk Rumah

    Inilah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihentikan kalau nggak mau ada nyamuk di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    Tak jarang ada orang yang menyimpan banyak barang di rumah. Padahal, belum tentu barang itu masih digunakan. Ternyata kebiasaan ini bisa memberikan peluang buat nyamuk bersarang, lho.

    Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang menjadi tempat yang cocok buat nyamuk bersembunyi. Oleh karena itu, penghuni sebaiknya sortir dan bersihkan barang-barang di rumah.

    2. Membiarkan Air Tergenang

    Membiarkan air tergenang memungkinkan nyamuk buat berkembang biak di sana. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got. Sementara di dalam rumah, genangan air bisa ada di tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan kamar mandi.

    Kalau enggak mau nyamuk makin banyak di rumah, pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap. Hilangkan genangan air seperti pada tanah maupun selokan sehabis hujan.

    Nyamuk biasanya masuk rumah melalui bukaan dan celah pada bangunan rumah. Serangga itu bisa masuk lewat pintu, jendela, lubang air, ventilasi, hingga atap.

    Penghuni dapat mencegah nyamuk masuk dengan memastikan celah-celah tersebut tertutup. Pasanglah layar jaring-jaring pada celah seperti ventilasi agar tak bisa dilalui oleh nyamuk.

    4. Tidak Membersihkan Halaman

    Halaman rumah adalah tempat yang cocok buat nyamuk bersarang. Terdapat banyak tanaman, kelembapan, genangan air, dan area gelap yang disukai oleh nyamuk.

    Jika penghuni rumah jarang membersihkan halaman, nyamuk akan merajalela di sana. Penghuni dapat membersihkan halaman dengan memangkas rumput tinggi, menghilangkan genangan air, dan membuang sampah serta daun yang berceceran.

    5. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Beberapa penghuni rumah mungkin malas untuk menyiapkan barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang dibenci nyamuk. Padahal, persiapan tersebut sebenarnya dibutuhkan agar nyamuk tidak mengganggu penghuni rumah.

    Itulah beberapa hal yang membuat nyamuk menyerbu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Sumur Berbau dan Berwarna? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Rumah harus punya aliran air bersih buat menunjang aktivitas penghuninya. Namun, terkadang ada sejumlah rumah yang air sumurnya berbau dan berwarna.

    Kondisi seperti itu bisa bikin penghuni rumah ragu-ragu untuk menggunakan airnya. Sebab, dikhawatirkan air tidak bersih dan mengandung senyawa berbahaya buat dikonsumsi.

    Lantas, kenapa air bisa berbau dan berwarna ya? Lalu, bagaimana cara mengatasi air seperti itu?


    Penyebab Air Berbau dan Berwarna

    Inilah dua penyebab air berbau dan berwarna menurut Minnesota Department of Health.

    Gas Hidrogen Sulfida (H2S)

    Jika mencium aroma seperti telur busuk pada air, kemungkinan itu disebabkan oleh gas hidrogen sulfida (H2S). Gas tersebut muncul secara alami akibat proses pembusukan bahan organik di dalam tanah dan bebatuan. Air akan berbahan untuk digunakan kalau mengandung gas ini dalam kadar yang tinggi.

    Bakteri Sulfur

    Bakteri sulfur membantu memproduksi gas H₂S dan merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Alhasil, sistem perpipaan dapat tersumbat lendir dan muncul noda hitam atau korosi pada logam di rumah.

    Cara Mengatasi Air Sumur Berbau dan Berwarna

    Jika air di rumah bau, keruh, atau menimbulkan kerak hitam pada pipa, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit berfungsi sebagai disinfektan yang dapat menjernihkan sekaligus menghilangkan bau pada air sumur. Setelah menambahkan kaporit ke sumur, penghuni perlu menunggu beberapa hari sampai baunya hilang untuk menggunakan airnya.

    2. Disinfeksi secara Menyeluruh

    Kalau air masih berbau, lakukan disinfeksi menggunakan larutan klorin yang lebih kuat. Sebaiknya gunakan jasa ahli sterilisasi air sumur untuk mendapat hasil maksimal dan aman.

    3. Bersihkan Dinding Sumur

    Selain itu, pemilik dapat menggunakan cairan klorin untuk membersihkan dinding sumur secara menyeluruh. Sebab, bakteri penyebab bau kerap menempel pada dinding sumur.

    4. Perdalam Galian Sumur

    Sumur yang terlalu dangkal bisa jadi penyebab air keruh dan kuning. Pemilik dapat menggali sumur lebih dalam dan melapisi dinding sumur dengan beton agar air tidak mudah tercemar air permukaan.

    5. Buat Sumur Baru

    Terakhir, pemilik bisa mempertimbangkan untuk membuat sumur baru kalau segala upaya tidak berhasil. Cari lokasi berbeda yang lebih steril atau berlangganan air bersih dari penyedia layanan resmi.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi air sumur yang berbau dan berwarna. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi Wastafel Mampet, Bisa Pakai Soda Kue dan Cuka Putih


    Jakarta

    Wastafel bisa saja mengalami mampet karena tumpukkan kotoran atau helai rambut yang rontok. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dan menumpuk di wastafel.

    Mengatasi wastafel yang tersumbat sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, yakni menggunakan bahan dapur seperti soda kue dan cuka putih. Kedua bahan ini diklaim ampuh mengatasi kotoran yang menumpuk, sehingga wastafel tidak lagi mampet.

    Ada cara khusus dalam menggunakan soda kue dan cuka putih untuk mengatasi wastafel mampet. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Wastafel Mampet dengan Cuka Putih dan Soda Kue

    Dilansir situs Bob Vila, soda kue dan cuka putih merupakan solusi ampuh untuk mengatasi penyumbatan ringan hingga sedang di wastafel. Ketika kedua bahan ini dicampur maka akan terjadi reaksi gelembung yang kuat.

    Nah, reaksi gelembung tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengatasi saluran air di wastafel yang tersumbat. Dengan begitu, air bisa kembali mengalir dengan lancar.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasi wastafel mampet dengan soda kue dan cuka:

    1. Pastikan wastafel dalam kondisi kering sebelum dilakukan pembersihan. Sebab, soda kue dan cuka harus tercampur rata pada area yang tersumbat
    2. Tuang 1 cangkir soda kue ke dalam saluran pembuangan di wastafel
    3. Lalu tuang 1 cangkir cuka putih ke saluran pembuangan di wastafel
    4. Pasang tutup saluran air wastafel dengan rapat. Cara ini dilakukan agar reaksi yang dihasilkan cuka dan soda kue mengarah ke pusat kotoran yang jadi pemicu tersumbat
    5. Diamkan selama 15-20 menit agar kedua bahan tersebut saling bereaksi di pipa air
    6. Lepas tutup saluran air wastafel, lalu tuang air panas untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang tersumbat
    7. Cek lagi saluran air secara berulang kali. Jika sudah mengalir normal berarti kotoran yang tersumbat sudah berhasil diatasi.

    Tips Mencegah Wastafel Tersumbat

    Agar wastafel tidak tersumbat di kemudian hari, kamu bisa melakukan sejumlah tips di bawah ini:

    1. Jangan buang minyak atau lemak ke wastafel. Sebab, minyak dan lemak akan mengeras serta menempel di dalam pipa air.
    2. Jangan membuang sisa makanan langsung ke saluran pipa air. Sebaiknya gunakan saringan makanan untuk mencegah makanan jatuh ke wastafel.
    3. Buang helai rambut yang jatuh ke wastafel. Soalnya, helai rambut yang menumpuk dapat memicu saluran air jadi tersumbat.
    4. Jangan membuang tisu ke dalam wastafel karena juga bisa menyumbat saluran pipa air.

    Demikian cara mengatasi wastafel yang tersumbat dengan cuka dan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diamkan Cucian Basah Terlalu Lama, Bisa Timbul Jamur!



    Jakarta

    Salah satu kebiasaan ketika menggunakan mesin cuci yang ternyata salah adalah tidak mengeluarkan cucian bersih setelah selesai. Baju didiamkan berjam-jam di dalam mesin cuci dan tidak langsung dijemur.

    Dilansir dari situs Apartment Therapy, pemilik perlengkapan linen dari Pioneer Linens Marisa Murphy menganjurkan setiap pakaian yang sudah selesai dicuci agar segera di jemur. Meninggalkan pakaian bersih di dalam mesin cuci lebih dari 8 jam akan menyebabkan pakaian berbau.

    “Jika meninggalkan pakaian basah, bau tak sedap dapat muncul, bahkan sebelum dicuci,” kata Murphy seperti yang dikutip detikcom, pada Minggu (21/9/2025).


    Pakaian basah harus langsung dijemur dengan cara digantung agar terkena udara dan membantu mencegah pakaian berjamur.

    Apabila terlanjur menemukan pakaian berbau tak sedap setelah didiamkan di dalam mesin cuci beberapa jam, sebaiknya dicuci ulang untuk menghentikan pertumbuhan jamur.

    Ketika mencuci, jangan memasukkan terlalu banyak pakaian dalam sekali pencucian. Terlalu banyak pakaian justru mempersulit mesin cuci untuk berputar, bergerak, dan meresap detergen. Risikonya akan ada beberapa pakaian yang tetap bau karena tidak dibersihkan dengan maksimal.

    Selain itu, jika kamu sering membiarkan cucian basah di mesin cuci dalam beberapa jam juga akan merusak mesin cuci itu sendiri. Mesin tidak akan bisa ‘bernapas’ karena kelembapan yang berlebih dalam jangka waktu yang lama.

    Itulah alasan pakaian yang habis dicuci harus langsung dijemur, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Setop 5 Kebiasaan Ini Kalau Mau Hemat Listrik di Rumah


    Jakarta

    Pemilik rumah biasanya membayar tagihan listrik setiap bulan atau membeli token listrik secara berkala. Momen itu terkadang bikin kaget kalau melihat tagihan yang membengkak.

    Listrik memang menjadi kebutuhan untuk menunjang aktivitas penghuni rumah. Namun, penghuni sebenarnya bisa menekan penggunaan listrik agar tagihan tidak begitu mahal, lho.

    Tak perlu ribet, penghuni rumah bisa hemat listrik cukup dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan sederhana. Ada beberapa kebiasaan yang bikin boros listrik.


    Apa saja kebiasaan yang bikin boros listrik di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Kebiasaan yang Bikin Boros Listrik

    Inilah beberapa hal remeh yang sebaiknya tidak dilakukan kalau mau hemat listrik, dikutip dari Alliance to Save Energy.

    1. Membiarkan Perangkat Elektronik Nganggur Tersambung ke Stopkontak

    Banyak orang masih suka membiarkan perangkat elektronik tersambung ke stopkontak. Padahal benda itu sedang tidak digunakan, misalkan televisi yang dalam keadaan mati.

    Kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10 persen dari total penggunaan listrik di rumah.

    2. Sering Buka Tutup Lemari Es

    Jika punya kebiasaan sering membuka dan menutup lemari es, sebaiknya hentikan ya. Meski terkesan sepele, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7 persen energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

    3. Suhu AC Terlalu Rendah

    Penghuni rumah mungkin punya kebiasaan menyalakan AC dengan suhu paling rendah agar ruangan cepat dingin. Kebiasaan ini membuat kompresor pendingin ruangan bekerja lebih keras. Nah, hal itu mengakibatkan penggunaan daya jadi lebih besar sehingga tagihan listrik semakin mahal.

    4. Kipas Angin dan AC Terlalu Lama Menyala

    Tinggal di iklim tropis seperti di Indonesia memang panas dan bikin gerah sehingga tak jarang penghuni rumah mengandalkan AC atau kipas angin. Walau ruangan menjadi sejuk, sebaiknya tidak memasang kedua perangkat itu terlalu lama ya. Hal itu karena, perangkat tersebut membuat tagihan listrik membengkak.

    5. Tidak Mematikan Lampu

    Terakhir, kebiasaan tidak matikan lampu ketika rumah sudah terang atau ruangan tidak digunakan adalah sebuah pemborosan. Sebaiknya matikan lampu di siang hari atau pasang lampu sensor cahaya yang dapat menyala dan mati secara otomatis untuk menghemat energi.

    Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan kalau nggak mau boros listrik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com