Tag: detikproperti

  • 5 Tanaman Hias Pembersih Udara, Ampuh Hilangkan Zat Beracun


    Jakarta

    Tanaman hias membuat rumah terasa lebih asri dan sejuk. Tak hanya itu, sejumlah tanaman juga bisa bikin udara lebih bersih dan sehat, lho.

    Ya, ada tanaman hias yang bermanfaat buat membersihkan udara. Tanaman seperti ini sebaiknya dipertimbangkan pemilik rumah, mengingat ruangan bisa saja terpapar zat kimia yang berbahaya.

    Lalu, tanaman apa saja yang bisa bikin udara bersih? Simak ulasannya berikut ini.


    Tanaman yang Bisa Bersihkan Udara

    Inilah daftar tanaman yang membuat udara di rumah lebih sehat, dikutip dari Healthline

    1. Aglaonema

    Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view.Aglaonema Foto: Getty Images/iStockphoto/nakorn tannonngiw

    Aglaonema atau aglonema adalah tanaman hias dengan corak dan warna yang cantik. Selain enak dilihat, tanaman ini bisa menghilangkan zat berbahaya, misalnya karbon monoksida dan benzena.

    Tanaman tersebut perlu diberikan air secukupnya dan dibiarkan pupuknya mengering sebelum disiram. Aglaonema cocok ditempatkan di lokasi yang punya kelembapan yang tinggi. Lalu, pastikan untuk mengganti potnya setiap tahun ya.

    2. Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider plant Foto: iStock

    Spider plant atau lili paris juga dikenal sebagai tanaman gantung. Tanaman hias ini mampu membersihkan senyawa formaldehida atau formalin di udara.

    Cara merawatnya pun cukup mudah. Penghuni rumah hanya perlu menyiram spider plant 2-3 kali seminggu.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundPeace Lily Foto: iStock

    Kemudian, ada peace lily yang bisa menghiasi interior rumah. Tak hanya cantik, peace lily dapat menghilangkan zat berbahaya di rumah seperti amonia.

    Sebaiknya letakkan tanaman ini di tempat yang banyak terpapar sinar matahari supaya bunganya bisa mekar. Nah, cara merawatnya dengan memastikan tanah cukup lembap.

    4. Devil’s Ivy

    Golden Pothos or Devil's Ivy in the bottle of water.Devil’s Ivy Foto: Getty Images/iStockphoto/Tods0859

    Devil’s Ivy atau Golden pothos juga bisa membersihkan udara di rumah. Zat beracun seperti karbon monoksida, benzena, dan toluen dapat diatasi oleh devil’s ivy.

    Penghuni rumah nggak bakal kerepotan merawat tanaman ini. Devil’s ivy hanya perlu disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

    5. Dracaena

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window silldracaena marginata. Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Terakhir, penghuni rumah bisa mempertimbangkan untuk memelihara dracaena. Tanaman ini bisa membersihkan zat kimia seperti toluen, formalin, hingga benzena.

    Tanaman hias itu cocok buat pemula karena mudah untuk dirawat. Penghuni rumah hanya perlu memastikan tanahnya lembap. Jika terlalu banyak air, tanaman ini justru bisa mati.

    Itulah tanaman hias yang mampu membersihkan udara dari zat beracun. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Agar pakaian kembali bersih dan wangi maka harus dicuci menggunakan carian detergen. Setelah itu, jemur baju di bawah sinar matahari agar cepat kering.

    Namun sayangnya, baju yang telah dicuci terkadang masih mengeluarkan bau tidak sedap. Meski sudah dicuci sampai berulang kali dengan detergen, tapi tetap saja pakaian masih bau.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan pakaian tetap bau meski sudah dicuci berulang kali. Apa sebabnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Pakaian Masih Bau Walau Sudah Dicuci

    Dilansir situs Cleanipedia, berikut sejumlah penyebab pakaian masih bau meski sudah dicuci sampai berulang kali:

    1. Mesin Cuci Sudah Kotor

    Sama halnya seperti pakaian, mesin cuci yang digunakan berulang kali juga harus dibersihkan. Soalnya, partikel debu dan kotoran bisa menumpuk di bawah mesin cuci sehingga dapat mengotori pakaian saat sedang dicuci.

    2. Jumlah Detergen yang Tidak Tepat

    Detergen sangat penting digunakan saat mencuci agar baju kembali bersih dan wangi. Namun, apakah kamu memperhatikan jumlah detergen yang digunakan?

    Jika jumlah detergen terlalu banyak maka tidak akan terbilas dengan air secara optimal, sehingga meninggalkan sisa di bawah mesin cuci. Seiring waktu, sisa detergen tersebut akan lembap dan memicu bau tidak sedap.

    Di sisi lain, jumlah detergen yang terlalu sedikit membuat pakaian yang dicuci tidak akan bersih dan wangi. Maka dari itu, penting untuk menuangkan detergen sesuai ketentuan.

    3. Membiarkan Pakaian di Mesin Cuci

    Sering membiarkan pakaian di mesin cuci selama berjam-jam? Jika iya, maka hal itu bisa memicu pakaian jadi bau. Sebab, udara lembap di dalam mesin cuci membuat pakaian yang harusnya wangi malah justru bau.

    Oleh sebab itu, segera jemur pakaian yang telah dicuci. Jangan dibiarkan berjam-jam atau bahkan seharian di dalam mesin cuci.

    4. Menjemur Pakaian di Tempat Lembap

    Pakaian yang dijemur di tempat lembap dan minim sinar matahari akan menciptakan bau tidak sedap. Meski awalnya baju terasa wangi dan segar usai dicuci, tapi bisa saja menjadi bau karena tidak dijemur secara benar.

    Pastikan kamu menjemur baju di bawah sinar matahari langsung. Panas dari matahari dapat mengeringkan baju dengan cepat.

    5. Proses Pengeringan yang Tidak Tepat

    Baju yang telah dicuci akan memasuki tahap pengeringan. Pada fase ini, pastikan baju benar-benar dikeringkan dengan mesin cuci sampai selesai. Proses pengeringan yang tidak tepat membuat baju masih basah dan berpotensi menimbulkan bau apak.

    Saat proses pengeringan dengan mesin cuci, sebaiknya jangan menaruh pakaian dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberikan beban besar pada mesin cuci sehingga tidak bekerja secara optimal.

    6. Pakaian Masih Basah Saat Diangkat dari Jemuran

    Pakaian yang dijemur sebaiknya diangkat jika benar-benar sudah kering. Cek bagian sela-sela ketiak dan bawah baju. Kalau masih sedikit basah sebaiknya biarkan dijemur selama beberapa jam lagi.

    Mengangkat pakaian yang masih basah berpotensi menimbulkan bau apak. Jika baju langsung dimasukkan ke dalam lemari, maka bau tersebut bisa menyebar ke seluruh pakaian.

    Itulah enam penyebab pakaian yang dicuci masih mengeluarkan bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Plafon Berjamur Muncul Bercak Hitam, Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Berawal dari kondisi lembap, plafon rumah bisa mengalami kerusakan serius. Salah satu kerusakan yang sering terjadi pada plafon adalah jamur akibat kelembapan.

    Kontraktor dari Rebwild Wildan mengatakan plafon yang terbuat dari gypsum biasanya rusak karena air dan lembap. Kedua hal tersebut memicu pertumbuhan jamur pada gypsum. Jika dibiarkan, kondisi plafon bakal semakin parah.

    “Namanya kapur, kalau kena air bisa lembab. Kalau versi parahnya bisa ambruk, lepas dari baut penahan plafonnya,” ujar Wildan kepada detikProperti, Senin (13/10/2025).


    Pertanda awal plafon lembap dan berjamur yang paling jelas adalah warnanya sudah tak lagi putih. Lalu, muncul bercak-bercak hitam, yaitu jamur atau black mold.

    Selain itu, terlihat jalur air yang bentuknya seperti genangan. Bekas genangan air itu sudah kering dan berwarna kecoklatan. Nah, lama-lama plafon yang berjamur bisa sampai berlubang.

    Kalau sudah mengalami masalah tersebut, pemilik rumah harus segera mengatasi sumber masalahnya. Kemudian, plafon itu diperbaiki dengan cara diganti seluruhnya.

    “Plafon gypsum ini jadi warning juga kalau ada yang salah dari suatu bangunan, apalagi bocor,” ucapnya.

    Apa saja penyebab plafon lembap dan berjamur? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Plafon Berjamur

    Inilah biang kerok plafon menjadi lembap sehingga muncul jamur menurut kontraktor.

    1. Atap Bocor

    Wildan mengatakan masalah plafon berjamur sering kali disebabkan oleh bocoran air dari atap. Plafon gypsum menampung air sehingga muncul jamur.

    Pemilik disarankan menggunakan jasa tim ahli untuk mengecek sumber kebocoran. Kalau memang benar atap bocor, segera lakukan perbaikan.

    2. Kamar Mandi Bocor

    Selain dari atap, kebocoran bisa berasal dari kamar mandi di lantai atas plafon. Kebocoran biasanya dari nat kamar mandi.

    “Jadi air masuk lewat celahnya, turun ke plafon atau dari pipa yang kurang baik pemasangannya. Jadi muncul rembesan air,” jelasnya.

    Pastikan untuk menggunakan jasa ahli untuk mengidentifikasi masalah kebocoran. Jika kebocoran berasal dari kamar mandi, pemilik perlu mengaplikasikan ulang nat keramik. Nat adalah adukan yang digunakan untuk menutup celah antar keramik lantai dan dinding. Selain itu, perbaiki juga instalasi perpipaan yang bocor.

    3. Kurang Sirkulasi Udara

    Kemudian, sirkulasi yang kurang yang baik juga bisa menjadi pemicu jamur pada plafon. Adapun ciri-ciri rumah kurang sirkulasi antara lain ruangan tidak terkena cahaya matahari, tidak ada ventilasi, tidak ada pergantian udara, lalu full AC.

    Pemilik rumah bisa mencegah plafon lembap dan berjamur dengan memastikan bangunan rumah tidak seperti ciri-ciri tadi. Namun, kalau terlanjur mendapat rumah seperti itu, solusinya adalah memasang exhaust fan. Pasanglah perangkat tersebut di titik-titik tertentu sehingga ada buangan udara ke luar.

    4. Kondensasi AC

    Plafon lembap karena kebocoran juga bisa disebabkan oleh kondensasi pipa AC. Kemunculan jamur ada pada area sejalur dengan arah pipa AC di atas plafon.

    Wildan menyebut semua pipa AC bisa mengalami kondensasi kalau pemasangannya kurang pas. Oleh karena itu, pemilik perlu memastikan pemasangan AC sesuai.

    “Pasangnya (pipa AC) yang benar, lurus, engga belok-belok. Dia kalau belok-belok udara nggak ngalir sempurna. (Pipa) dingin sendiri, jadilah kondensasi,” tuturnya.

    Itulah sederet penyebab plafon lembap dan berjamur beserta langkah pencegahannya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Ampuh Usir Lalat dan Nyamuk dari Rumah


    Jakarta

    Adanya serangga di rumah, seperti lalat dan nyamuk, sering kali mengganggu penghuni rumah. Keduanya juga berpotensi menyebarkan penyakit karena lalat dan nyamuk adalah hewan pembawa penyakit.

    Tak heran penghuni rumah kerap mencari cara untuk mengusir lalat dan nyamuk dari rumah. Nah, salah satu caranya bisa dengan tanaman lho.

    Tanaman berikut ini juga cukup mudah dirawat, jadi penghuni rumah tidak usah khawatir. Berikut ini beberapa tanaman yang bisa mengusir lalat dan nyamuk dari rumah.


    Tanaman Pengusir Nyamuk yang Mudah Dirawat

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir nyamuk. Aroma dari tanaman ini tidak disukai nyamuk, lalat, dan kecoak sehingga memilih untuk menghindar.

    Lavender termasuk tanaman yang dapat bertahan hidup di kondisi kering dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari. Meski begitu, lavender dapat tumbuh subur di daerah yang lebih hangat.

    “Lavender menyukai udara panas dan kering, jadi cocok untuk musim panas,” ujar pakar tanaman Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple.

    2. Serai

    Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat!Tanaman Serai/Sereh Foto: Mokkie/Wikimedia Commons/CC BY-SA 3.0

    Sama seperti lavender, aroma serai yang menyengat membuat nyamuk memilih untuk ‘putar balik’. Tanaman yang juga disebut sereh ini juga efektif mengusir hama di halaman rumah.

    Serai termasuk tanaman yang mudah dirawat karena dapat tumbuh besar. Cukup ditanam di dalam pot besar dan letakkan di area yang terkena cukup sinar matahari.

    3. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman yang satu ini kerap digunakan sebagai bumbu masak agar lebih wangi dan sedap. Selain itu, rosemary ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk di rumah lho.

    Rosemary dapat tumbuh subur di iklim panas dan kering. Penghuni rumah bisa menanamnya di dalam pot lalu diletakkan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

    4. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint atau mint Foto: Getty Images/La_vanda

    Mint termasuk salah satu tanaman yang efektif mengusir nyamuk, lalat, dan semut. Aroma kuat dari mint membuat serangga hingga hama memilih menjauh sehingga tidak akan masuk ke dalam rumah.

    Menanam mint juga terbilang mudah. Kamu bisa menanamnya di pot dan diletakkan di teras rumah. Bahkan, kamu bisa memetik daun mint untuk dikonsumsi atau digunakan sebagai pengusir serangga di dalam rumah.

    “Sebaiknya tanam mint di dalam pot dan petik daunnya secara teratur agar tanaman tetap dalam kondisi terbaiknya,” kata pakar gaya hidup Peyton Lambton dikutip dari Real Simple.

    5. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Orange marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

    Dilansir dari Times of India, tanaman marigold juga bisa mengusir lalat, nyamuk, dan kecoak. Tanaman ini juga mudah dirawat karena tahan terhadap kondisi cuaca panas dan kering.

    Pastikan penghuni rumah menanam marigold di bawah sinar matahari dan selalu menjaga kelembapan media tanam agar bisa tumbuh dengan subur.

    Itulah beberapa tanaman yang ampuh usir lalat dan nyamuk dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata! Ini 3 Penyebab Muncul Lalat di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan lalat sering kali menjadi musuh penghuni rumah. Serangga yang satu itu kerap hinggap di makanan sehingga membuat jengkel penghuni rumah.

    Belum lagi, lalat merupakan binatang pembawa penyakit atau vektor. Semakin tambah banyak alasan penghuni rumah untuk mengusirnya.

    Adanya lalat di rumah bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang memungkinkan lalat ada di dalam ruangan.


    Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini informasinya.

    Penyebab Ada Lalat di Rumah

    1. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    2. Ada yang Membusuk di Rumah

    Lalat sering kali mencari sumber makanan di dapur, meja makan hingga bangkai hewan. Jadi kalau ada bau tak sedap di rumah, sebaiknya segera cari sumbernya. Jika benar ada bangkai, segera singkirkan agar tidak mengundang lalat.

    Hal yang sama juga pada makanan busuk. Segera buang ke tempat sampah tertutup apabila ada makanan yang busuk agar tidak mengundang lalat.

    3. Reproduksi Lalat yang Cepat

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Cara Cegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    – Buang sampah pada tempatnya

    – Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai

    – Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan

    – Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Kalau ada hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Penghuni rumah juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, bisa juga memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    3. Simpan Makanan

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika ingin meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak dihinggapi lalat. Bila perlu simpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    Itulah beberapa penyebab ada lalat di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Kode Penting Meteran Listrik Beserta Fungsinya


    Jakarta

    Biasanya pengguna layanan listrik prabayar akan memencet tombol angka pada kWh meter untuk memasukkan token buat isi pulsa. Tak hanya isi pulsa, tombol tersebut juga bisa digunakan untuk memasukkan kode-kode khusus, lho.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yaitu pascabayar dan prabayar. Keduanya menggunakan kWh meter, tetapi khusus prabayar ada tambahan tombol-tombol angka.

    “Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lalu, kode apa saja yang bisa digunakan buat meteran listrik prabayar atau lebih dikenal dengan token listrik? Berikut ini penjelasannya.

    Daftar Kode pada Meteran Listrik

    Inilah sejumlah kode penting yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

    1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    kWh meter mengeluarkan bunyi saat sisa pulsa mencapai batas tertentu. Pelanggan dapat mengganti pengaturan alarm tersebut dengan menekan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

    Misalnya pelanggan ingin meteran listrik berbunyi saat tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Contoh lain, kalau mau batas pulsa menjadi 5 kWh, pencet tombol untuk memasukkan angka ‘45605’.

    2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Selain itu, pelanggan bisa menghentikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. Bunyi alarm dari kWh meter akan terhenti selama beberapa menit. Maksudnya untuk mengulur waktu sejenak buat pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

    Lalu, pelanggan dapat memeriksa sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Walaupun pelanggan bisa melihat sisa pulsa yang tertera pada meteran, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

    4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

    Pelanggan juga bisa mengecek tegangan listrik dengan memasukkan kode ’41’. Kode tersebut berguna kalau pelanggan mau memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

    “Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” katanya.

    5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

    Pelanggan juga dapat memeriksa arus listrik kalau memasukkan kode ’44’. Langkah itu untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Jika arus listrik terlalu tinggi, berarti pelanggan perlu menambah daya buat menyesuaikan kebutuhan listriknya.

    Itulah kode bermanfaat yang bisa pengguna token listrik pakai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Aman dari Angin Kencang, Ini Rahasia Pemasangannya Menurut Ahli



    Jakarta

    Angin kencang tak hanya bikin pohon tumbang, tapi juga bisa merusak bagian rumah-terutama atap. Tak jarang genteng bergeser bahkan terbang tertiup angin, meninggalkan lubang yang akhirnya membuat rumah bocor saat hujan turun.

    Agar hal itu tak terjadi, pemilik rumah perlu memastikan genteng terpasang dengan kuat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, membagikan tips agar genteng tetap aman meski diterjang angin kencang.

    1. Gunakan Rangka Atap Baja Ringan

    Menurut Panggah, rangka baja ringan jauh lebih tahan lama dibanding kayu atau bambu.


    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Namun, pemasangannya harus mengikuti standar pabrik dan instruksi teknis dari fabrikator. Jarak antar batang baja ringan juga perlu diperhatikan agar kuat menahan beban genteng.

    “Pemasangan moor dan baut juga penting, harus kencang dan tepat,” tambahnya.

    2. Pilih Genteng yang Berat dan Tahan Cuaca

    Bobot genteng juga menentukan kekuatannya menghadapi cuaca ekstrem. “Ada genteng beton, keramik, dan metal. Biasanya genteng metal lebih ringan, jadi mudah terbang kalau kena angin kencang,” jelasnya.

    Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik, karena punya bobot dan kualitas terbaik. Bila ingin alternatif yang lebih murah, genteng beton juga bisa digunakan meski tampilannya kalah estetis.

    “Pilih genteng yang agak berat dan kedap panas, biar nggak gampang terbang,” katanya.

    3. Pastikan Susunan Genteng Rapi

    Terakhir, cara penyusunan genteng juga tak kalah penting. Genteng harus dipasang saling menimpa satu sama lain dengan kemiringan yang tepat.

    “Genteng tanah liat sebenarnya cukup berat, tapi yang penting cara pasangnya harus rapi dan benar. Susunannya berpengaruh pada daya tahan genteng menghadapi angin,” tuturnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Ubin Lantai Bisa Meledak dan Terangkat Menurut Kontraktor


    Jakarta

    Ubin lantai suatu ketika bisa meledak sampai terangkat. Kerusakan ini membuat permukaan lantai tidak rata sehingga tidak nyaman buat dipijak maupun dipandang.

    Kontraktor dari Rebwild, Wildan, mengatakan ubin lantai yang terangkat karena meledak disebut dengan istilah ‘popping’. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada bangunan rumah tua.

    Untuk mengatasinya, pemilik rumah dapat mengganti ubin yang rusak. Pemilik juga bisa mengganti seluruh ubin lantai sekaligus.


    Lantas, mengapa ubin lantai bisa meledak? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Keramik Lantai Meledak

    Inilah faktor-faktor yang bisa membuat ubin lantai meledak.

    1. Penurunan Lantai

    Penurunan atau pergeseran lantai atau tanah dapat menyebabkan lantai popping. Kejadian itu biasanya terjadi di lantai satu rumah bertingkat.

    “Jadi posisi keramik awalnya itu kan datar karena ada penurunan itu posisinya dia (ubin keramik) ketekan (saat diinjak). Jadi dia agak letup, keramiknya popping,” ujar Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Hawa Panas dari Tanah

    Lalu, gas alam atau hawa panas dari bawah tanah juga bisa membuat ubin lantai meledak. Tekanan dari gas mendorong ubin hingga terangkat.

    3. Panas Semen Terperangkap

    Selain dari bawah tanah, hawa panas yang terperangkap pada semen bisa membuat lantai terangkat. Adonan semen memang bersifat panas.

    Sebagai langkah pencegahan, tukang bangunan bisa merendam ubin selama 15 menit hingga 1 jam sebelum pemasangan. Pastikan juga permukaan tanah datar dan disiram air sebelum membuat lantai.

    4. Komposisi Adukan Mortar Tidak Tepat

    Kemudian, ubin lantai meledak bisa disebabkan oleh kekuatan lantai. Komposisi adukan mortar yang tidak sesuai anjuran dapat mengurangi kekuatan lantai.

    “Pokoknya kalau kurang semen, dia gampang mencar (adukan mortar). Kalau kebanyakan semen, dia cepat setting. Jadi pasti pas satu banding,” ucapnya.

    5. Keramik Tidak Berkualitas

    Terakhir, ubin lantai meledak karena kualitas keramik kurang memadai. Ubin yang tak mampu menahan tekanan besar punya potensi untuk meledak. Nah, sebaiknya menggunakan ubin yang berkualitas dengan daya tekan sesuai standar.

    “Pilih material yang bagus. Cuman kalau yang misalkan (keramik) KW-KW itu, kuat tekannya di bawah yang sesuai standar harusnya,” tuturnya.

    Itulah sejumlah penyebab ubin lantai meledak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek, Ini 5 Tanda Rumah Harus Segera Direnovasi


    Jakarta

    Sebagus apa pun rumah, pasti penghuninya pernah mendapati kerusakan di dalamnya. Hal ini bisa disebabkan oleh faktor pembangunan atau faktor luar.

    Apabila mendapati masalah, sekecil apa pun, penghuni rumah harus segera memperbaiki atau melakukan renovasi. Hal ini untuk menjaga kelangsungan rumah dan meningkatkan keamanannya karena bisa saja kerusakan tersebut mengancam nyawa.

    Dilansir dari Architecture Beast, ada 5 kerusakan rumah yang harus segera ditangani dan tidak boleh ditunda, berikut daftarnya.


    1. Atap atau Genteng Bocor

    Masalah yang kerap ditemui di rumah adalah kebocoran pada atap rumah. Tandanya biasanya sangat jelas, mulai dari terdengar tetesan air, banyak rembesan air pada dinding, muncul bekas air pada plafon hingga tumbuh jamur.

    Atap yang bocor harus segera diperbaiki agar kerusakan pada plafon tidak semakin meluas dan terhindar dari kejadian atap ambruk. Renovasi atap bocor tidak harus mengeluarkan uang yang besar. Perbaikan bisa disesuaikan dengan luas kebocoran dan kerusakannya. Apabila atap tidak pernah mengalami kebocoran, umumnya atap genteng harus diganti setiap 30 tahun sekali.

    2. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang

    Rumah sepertinya tidak terlepas dari yang namanya perbaikan. Minimal sekali ada bagian di rumah yang harus direnovasi.

    Namun, apabila bagian tersebut terus-terusan rusak setelah diperbaiki, bagian tersebut harus diganti atau melakukan renovasi besar. Bisa jadi penyebabnya karena sumber masalah yang belum diatasi sehingga kerusakan kecil tersebut terus terjadi. Mengganti atau melakukan renovasi besar dapat menekan biaya renovasi berulang dan menjaga rumah lebih awet dan kokoh.

    3. Kerusakan pada Lantai

    Di antara banyak sudut di rumah, lantai merupakan bagian dari rumah yang paling jarang mengalami masalah, terutama jika pemakaiannya benar. Namun, apabila pemasangannya asal-asalan seperti memiliki material kayu yang murahan, pemasangan keramik banyak bawah yang kopong, atau tidak merawat marmer dengan baik, siap-siap biaya renovasinya akan mahal.

    4. Pipa Bocor

    Air merupakan fasilitas wajib yang harus tersedia di rumah. Apabila terdapat pipa bocor harus segera diperbaiki karena hal ini membuat air sering bocor, setelah mengisi air cepat habis padahal belum banyak digunakan hingga membuat rumah lembap. Cara memperbaikinya sebenarnya bisa dilakukan sendiri tapi jika tidak berpengalaman bisa meminta bantuan tukang ledeng.

    5. Banyaknya Rayap dan Hama

    Selain kerusakan, adanya hama dan serangga perusak rumah juga bisa menjadi ancaman. Beberapa hama yang harus dibasmi adalah rayap. Hewan kecil ini diketahui senang menggerogoti kayu. Perabotan dari kayu seperti lemari, meja, pintu, hingga kitchen set harus selalu diawasi.

    Rayap dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah sehingga memerlukan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu penghuni rumah harus membasmi serangan rayap terlebih dahulu sebelum memulai renovasi rumah.

    Itulah beberapa tanda rumah harus segera direnovasi, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 6 Masalah pada Water Heater, Salah Satunya Tercium Bau Busuk


    Jakarta

    Water heater merupakan perangkat yang berfungsi untuk memanaskan air. Water heater umumnya banyak dipakai di penginapan, terutama di daerah yang cukup dingin.

    Hal ini untuk membantu tamu yang tidak biasa memakai air dingin sehingga ketika mandi tetap nyaman tanpa takut kedinginan. Water heater biasanya sudah aktif secara otomatis di kamar mandi. Bentuknya seperti tabung besar di pojokan.

    Cara mendapatkan air hangat hasil dari water heater adalah mengarahkan keran ke bagian air hangat. Dalam hitungan menit air akan berubah menjadi lebih hangat atau panas.


    Meskipun canggih, pengguna perlu berhati-hati setelah memasang water heater karena perangkat ini kerap mengalami kendala, dilansir The Spruce berikut penjelasannya.

    Masalah Water Heater

    1. Suhu Air Terlalu Panas

    Bagi pengguna baru, kendala yang kerap ditemui ketika memakai water heater adalah tidak mengetahui bagaimana mengatur suhu air hangat yang pas. Ada kalanya air terasa sangat panas seperti membakar kulit dan membuat tangan kemerahan. Alhasil, pengguna jadi harus ekstra hati-hati ketika memakai water heater. Untuk mengatasi hal ini pastikan termostat yang terpasang suhunya pas. Cara mengatur ulang suhunya sebagai berikut. Penghuni dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah ini.

    • Matikan daya water heater di panel servis
    • Lepaskan panel akses dan periksa apakah pengaturan panas pada kedua termostat tidak lebih dari 120F° atau 48 derajat Celcius
    • Sesuaikan dengan pengaturan yang diinginkan dengan memutar sekrup set menggunakan obeng pipih.

    2. Air Panas Tidak Keluar

    Kendala lainnya yang juga membingungkan adalah ketika water heater tidak dapat memanaskan air di kamar mandi. Hal ini umumnya disebabkan oleh terputusnya aliran listrik pada water heater atau elemen pemanasnya rusak. Untuk memperbaiki masalah ini, penghuni perlu tahu dulu penyebab air tidak panas.

    Pertama, periksa pemutus water heater di panel servis untuk memastikan aliran listrik tidak terputus. Jika aliran listriknya putus, matikan dulu dengan menekan tombol OFF, lalu nyalakan kembali di tombol ON.

    Apabila pemutus pemanas tidak putus, setel ulang batas suhu tinggi pada water heater. Caranya dengan mematikan daya water heater di panel servis. Selanjutnya, tekan tombol reset suhu tinggi yang biasanya berwarna merah.

    3. Air Berwarna Karat

    Water heater yang bermasalah bisa menyebabkan kondisi air berubah. Salah satunya adalah water heater yang korosi bisa membuat air yang keluar dari keran berwarna coklat, kuning, atau merah. Masalah ini dapat diatasi dengan meminta tukang ledeng mengganti batang anoda di tangki water heater. Hal ini dikarenakan oksigen yang berada di batang anoda tersebut bersifat korosif.

    4. Water Heater Bocor

    Sama seperti saluran air lainnya, water heater juga bisa bocor. Posisi kebocoran umumnya berada pada bagian katup dan sambungan pipa. Untuk memperbaikinya, pemiliknya dapat memeriksa water heater apakah ada pipa masuk atau keluar yang longgar. Jika menemukan sambungan yang longgar, cukup kencangkan dengan kunci pas agar tidak terjadi kebocoran.

    5. Tangki Water Heater Bersuara Bising

    Water heater bisa mengeluarkan suara bising seperti gemuruh pelan, letupan, atau berdengung saat aktif. Suara tersebut menandakan tangki sedang mendidih. Penumpukan sedimen di dasar tangki membuat dasar tangki terlalu panas dan air mendidih. Kebisingan itu dapat diatasi dengan mengikuti langkah ini:

    • Pastikan untuk mematikan aliran listrik dan pasokan air ke water heater
    • Tiriskan seluruh air dan sedimen pada pemanas air lalu isi kembali
    • Pasang ujung selang taman ke katup di bagian bawah water heater, dengan ujung lainnya terletak di luar
    • Buka katup pelepas tekanan suhu di bagian atas dan katup pembuangan di bagian bawah
    • Setelah air dan sedimen terkuras seluruhnya, tutup katup bawah dan katup pelepas tekanan atas, lalu lepaskan selang
    • Nyalakan listrik dan air lagi.

    6. Mengeluarkan Bau Busuk

    Terpisah, dilansir Homes and Gardens aroma telur busuk bisa saja tercium di dalam rumah. Hal ini dikarenakan adanya kebocoran gas. Salah satunya sumbernya bisa berasal dari water heater di kamar mandi. Bau telur busuk ini jangan dianggap sepele karena bisa mengancam nyawa.

    “Periksa peralatan gas, seperti kompor atau pemanas air (pemanas air), dan periksa letak kebocoran. Biasanya, akan terlihat api kuning atau jelaga di sekitar pembakar sebagai tanda adanya kebocoran. Jika Anda mencurigai adanya kebocoran, segera keluar dan hubungi ahli. Jangan menyalakan korek api atau menyalakan sakelar,” kata Elizabeth Shields, manajer operasional di Super Cleaning Service Louisville, seperti yang dikutip pada Selasa (14/10/2025).

    Itulah masalah yang bisa terjadi pada pemanas air (water heater) dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com