Tag: detikproperti

  • Simak! 5 Masalah pada Water Heater dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Water heater merupakan alat yang digunakan untuk memanaskan air untuk mandi. Dalam penggunaannya, water heater bisa saja rusak sehingga perlu diperbaiki.

    Jika water heater rusak, belum tentu memerlukan jasa profesional untuk memperbaikinya. Sebab, ada permasalahan pada water heater yang bisa dilakukan sendiri.

    Penyebab pemanas air bisa rusak ada beberapa macam, seperti elemen pemanas yang rusak, penumpukan sedimen, atau termostat yang tidak berfungsi dengan baik. Kenali masalah-masalah yang terjadi pada water heater kamu agar kamu bisa tahu penanganan yang tepat untuk memperbaikinya.


    Dilansir dari laman The Spruce, berikut adalah 5 masalah water heater yang sering terjadi dan cara memperbaikinya.

    1. Air Panas Tidak Keluar

    Masalah yang paling umum terjadi pada water heater adalah air panas tidak keluar. Pada kasus ini, air yang keluar biasanya tidak panas.

    Pada umumnya masalah seperti ini disebabkan oleh terputusnya aliran listrik pada water heater, atau elemen pemanasnya rusak. Untuk memperbaiki masalah ini, kamu harus tahu dulu apa yang menyebabkan air tidak panas dengan cara-cara berikut:

    • Pertama, periksa pemutus water heater di panel servis untuk memastikan aliran listrik tidak terputus. Jika aliran listriknya putus, matikan dulu dengan menekan tombol OFF, lalu nyalakan kembali ke ON.
    • Jika pemutus pemanas tidak putus, setel ulang batas suhu tinggi pada water heater. Untuk melakukannya, matikan daya water heater di panel servis. Selanjutnya, tekan tombol reset suhu tinggi, yang biasanya berwarna merah.

    2. Suhu Air Terlalu Panas

    Jika masalahnya adalah suhu air yang terlalu panas, biasanya masalahnya ada pada termostat water heater yang dipasang terlalu tinggi. Untuk memperbaikinya lakukan cara berikut:

    • Pertama, matikan daya water heater di panel servis.
    • Selanjutnya, lepaskan panel akses dan periksa apakah pengaturan panas pada kedua termostat tidak lebih dari 120F° atau 48 derajat Celcius.
    • Sesuaikan dengan pengaturan yang diinginkan dengan memutar sekrup set menggunakan obeng pipih.

    3. Water Heater Bocor

    Kebocoran pada water heater sering kali disebabkan oleh bocornya katup dan sambungan pipa. Jika kamu menyentuh air dan airnya hangat atau panas, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh pipa saluran keluar yang bocor. Untuk memperbaiki katup atau sambungan pipa yang bocor, cukup lakukan hal berikut:

    • Pertama, periksa water heater apakah ada pipa masuk atau keluar yang longgar.
    • Jika kamu menemukan sambungan yang longgar, cukup kencangkan dengan kunci pas untuk memperbaiki kebocoran.

    4. Air Berwarna Karat

    Jika air berwarna coklat, kuning, atau merah mengalir dari keran, kemungkinan besar terjadi korosi pada bagian dalam tangki pemanas air. Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa meminta tukang ledeng mengganti batang anoda di tangki water heater.

    Batang anoda adalah batang logam di tengah water heater yang mudah korosi dibandingkan tangki itu sendiri. Oksigen yang bersifat korosif lebih mudah tertarik ke batang anoda dibandingkan ke pemanas air.

    5. Tangki Water Heater Bersuara Bising

    Suara-suara bising dari water heater yang terdengar seperti gemuruh pelan, letupan, atau berdenging bisa berarti air di dalam tangki sedang mendidih. Penumpukan sedimen di dasar tangki dapat menyebabkan dasar tangki menjadi terlalu panas dan air mendidih. Lakukan hal berikut untuk mengatasi masalah ini:

    • Pastikan untuk mematikan aliran listrik dan pasokan air ke water heater.
    • Tiriskan seluruh air dan sedimen pada pemanas air lalu isi kembali.
    • Pasang ujung selang taman ke katup di bagian bawah water heater, dengan ujung lainnya terletak di luar.
    • Buka katup pelepas tekanan suhu di bagian atas dan katup pembuangan di bagian bawah.
    • Setelah air dan sedimen terkuras seluruhnya, tutup katup bawah dan katup pelepas tekanan atas, lalu lepaskan selang.
    • Nyalakan listrik dan air lagi.

    Itulah beberapa permasalahan pada water heater dan cara memperbaikinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 3 Jenis Jamur yang Tumbuh di Area Lembap dan Infeksi yang Ditimbulkan


    Jakarta

    Udara lembap saat hujan dapat memicu pertumbuhan jamur di sudut-sudut bangunan atau rumah. Jamur ini bukan hanya merusak tampilan bangunan, melainkan juga membawa penyakit bagi penghuninya.

    Bentuk jamur yang muncul di area lembap di rumah seperti noda berwarna. Jamur yang menghasilkan spora dapat menyebar dengan cara melayang di udara. Spora jamur terdapat di setiap tempat sehingga kemungkinan jamur berkembang di dalam rumah yang lembap sangat mungkin terjadi.

    Noda jamur ini bisa berwarna hitam, putih, hijau, hingga kecoklatan. Jamur yang tumbuh di tempat lembap ini juga tidak hanya satu jenis, melainkan ada banyak macamnya. Untuk lebih jelasnya, Melansir dari Medical News Today, Rabu (6/11/2024), berikut jenis jamur yang biasa tumbuh di tempat yang lembap.


    Jenis Jamur yang Muncul di Rumah

    Spora jamur dapat tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan hangat. Ketika mereka mendarat di tempat yang lembap, mereka lebih mudah untuk tumbuh. Medianya pun tidak pandang bulu, bisa di kain, kertas, kayu, kaca, plastik, hingga beton.

    Untuk jenis jamur yang biasa ditemukan di rumah, sebagai berikut.

    – Cladosporium: Tumbuh di daerah sejuk atau hangat. Media yang kerap menjadi sasaran jamur ini adalah kain dan permukaan kayu.

    – Aspergillus: Tumbuh di dalam ruangan, pada benda yang berdebu, makanan berbentuk tepung, dan bahan bangunan. Dinding yang terlalu kering juga bisa ditumbuhi jamur ini.

    – Penicillium: Tumbuh pada bahan yang rusak karena air. Seringkali memiliki penampilan biru atau hijau.

    Tempat Munculnya Jamur

    Daerah yang disukai oleh jamur adalah tempat yang lembap seperti bekas kebocoran, area yang pernah terendam banjir, sudut-sudut jendela, kamar yang lama sudah tertutup, garasi yang jarang dibuka, kamar mandi, di bawah bak cuci piring, sekitar wastafel dan WC, dinding, plafon, dan masih banyak lagi.

    Penyakit yang Disebabkan karena Jamur

    Seperti yang disebut sebelumnya, jamur yang muncul di area bekas lembap dapat menyebabkan beberapa penyakit. Efek dari jamur ini akan lebih berbahaya bagi penghuni yang memiliki riwayat alergi jamur dan sesak napas. Berikut penjelasannya.

    1. Alergi

    Seseorang yang sensitif atau alergi terhadap partikel yang berhubungan dengan jamur dapat bereaksi saat spora jamur tersebut terhirup. Gejala alergi ini diikuti dengan demam, hidung yang gatal, tenggorokan yang gatal, bersin, mata berair, dan masih banyak lagi. Ada pula alergi yang menyerang kulit yang dapat menyebabkan kemerahan dan rasa gatal.

    2. Masalah Pernapasan

    Saat jamur tumbuh, spora, sel, pecahan, dan senyawa organik yang tidak stabil dapat masuk ke udara. Mereka dapat menghasilkan alergen, iritasi, dan mikotoksin.

    Orang yang memiliki riwayat alergi jamur dan asma memiliki peluang lebih tinggi terkena serangan asma bila tinggal di rumah yang ditumbuhi jamur. Selain itu, bisa pula menyebabkan pneumonitis hipersensitivitas, sejenis peradangan paru-paru.

    3. Terganggunya Sistem Kekebalan Tubuh

    Kebanyakan orang dapat menghirup spora jamur ini tanpa menjadi sakit. Namun, orang yang sistem kekebalannya lemah atau memiliki penyakit paru-paru dapat terinfeksi. Salah satunya adalah penyakit jamur Aspergillus yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius yang dikenal sebagai aspergillosis.

    4. Peradangan

    Jamur dapat memicu produksi mikroba dan bakteri. Paparan bakteri ini dapat memicu respons peradangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Membersihkan Talang Air yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Talang air dapat tersumbat oleh ranting, daun, tanah, dan serpihan lainnya. Hal ini membuat aliran air menjadi tersumbat. Genangan yang ada di talang air bisa saja menyebabkan kebocoran di rumah.

    Membersihkan talang air tidak terlalu sulit, namun ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat membersihkan talang air. Melansir The Spruce, Kamis (7/11/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat membersihkan talang air di rumah.

    Naik ke Atap Rumah

    Mungkin kamu berpikir saat memanjat ke atap akan lebih mudah dalam membersihkan talang. Namun, saat membersihkannya harus menghadap ke tepi dengan sudut ke bawah untuk mencapai talang.


    Hal ini akan meningkatkan resiko terjatuh. Lebih aman dan efisien untuk menggunakan tangga dan meminta bantuan orang lain untuk menstabilkan tangga dari bawah.

    Menggunakan Alat yang Salah

    Pekerjaan yang dilakukan di rumah akan lebih mudah dan aman jika menggunakan peralatan yang tepat. Sebelum memulai pembersihan, penting untuk memastikan kamu memiliki tangga yang sesuai untuk mengakses talang air dengan aman.

    Gunakan sarung tangan, pakai ember, dan peralatan pembersih talang air lainnya. Selain itu, periksa untuk memastikan tangga dan peralatan kamu dalam kondisi baik sebelum kamu memulai.

    Mengabaikan Cuaca

    Memanjat tangga yang licin saat hujan adalah ide yang sangat buruk. Hujan dapat membuat kamu lebih sulit berdiri dan meningkatkan resiko terjatuh.

    Selain itu, bekerja di tengah hujan dapat menghalangi pandangan, dan kelebihan air di talang membuat puing-puing menjadi lebih berat dan lebih sulit dibersihkan. Rencanakan untuk membersihkan talang air pada musim kemarau.

    Kerja Tanpa Bantuan Orang Lain

    Membersihkan talang air sendirian memang memungkinkan, tetapi tidak disarankan. Bekerja sendiri tidak hanya meningkatkan risiko cedera, juga akan lebih melelahkan. Jika memungkinkan, kamu harus meminta bantuan untuk menstabilkan tangga.

    Melewatkan Pembersihan Talang

    Membiarkan talang air penuh sampah akan menimbulkan masalah yang lebih serius seperti terjadinya penyumbatan, kebocoran, dan talang air yang meluap.

    Tergantung pada berapa lama talang air dibiarkan tanpa dibersihkan, sampah yang terkumpul akan merusak sistem talang air di rumah. Untuk menghindari masalah dengan talang air, sebaiknya bersihkan talang air setidaknya dua kali setahun.

    Itulah beberapa kesalahan saat membersihkan talang air yang harus dihindari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Cek Atap Dak Beton Bocor, Cuma Pakai 1 Teknik!


    Jakarta

    Atap dak beton semakin banyak digunakan sebagai bentuk atap rumah masa kini. Bentuk atap dak beton ini biasanya rata dan tidak memakai genteng, sehingga bisa dibuat sebagai ruang santai atau biasa disebut rooftop. Namun, sama seperti atap pada umumnya, dak beton juga bisa bocor atau rembes.

    Potensi kebocoran ini juga dipengaruhi karena bentuk dari atapnya yakni datar. Bentuk atap yang datar membuat air berkumpul di satu tempat seperti kolam. Sementara, atap yang miring, tidak akan membuat air berkumpul di atas, melainkan langsung jatuh ke tanah. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk menyiapkan lubang dan pipa pembuangan air di atas.

    Selain itu, kamu juga harus memastikan atap dak beton itu memang tidak rembes atau bocor pada saat masih pembangunan. Dengan begitu, kamu tidak akan mengeluarkan uang dua kali lipat untuk memperbaiki dak beton ini. Lantas, bagaimana cara memastikan atap dak beton ini memang tidak rembes atau bocor?


    Cara Cek Atap Dak Beton Bocor

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky salah satu teknik yang bisa dilakukan untuk mengecek celah rembesan air adalah dengan teknik perendaman air. Hal ini dilakukan setelah fondasi atap dak di bagian atas telah selesai dan dilapisi water proofing.

    Teknik ini harus dilakukan di awal sebelum pembangunan rumah selesai agar bisa segera diperbaiki. Selain memastikan tidak ada celah air masuk, teknik ini juga untuk melihat apakah water proofing yang digunakan efektif.

    Panggah mengungkapkan teknik ini juga bisa dilakukan pada pembuatan kamar mandi atau kolam renang di lantai atas. Cara ini dinilai efektif oleh para kontraktor guna memastikan keamanan dan ketahanan bangunan dari kebocoran.

    “Water proofing kan banyak ya caranya, ada yang pakai cat terus juga ada yang pakai membran karet dibakar,” sebut Panggah saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Kemudian, saat merendam air di dak beton tersebut, kamu bisa membiarkannya selama 1×24 jam, 3×24 jam, atau 7×24 jam tergantung pada ketebalan beton yang digunakan dan luas atap rumah.

    Sembari menunggu, kamu bisa sesekali mengecek plafon atau dinding di bawah plafon.. Panggah menjelaskan sifat air biasanya akan menuju ke permukaan yang lebih rendah. Maka, apabila ditemui bocor atau rembes pada salah satu sisi, bagian yang perlu di cek adalah arah sebaliknya karena air datang dari sisi tersebut.

    Apabila terbukti ada kebocoran atau rembesan pada atap dak beton, kontraktor atau pekerja bangunan memperbaikinya dengan cara grunting, dicor ulang, atau bobok bagian retak untuk ditambal kembali. Setelah itu, baru bisa dilakukan water proofing ulang.

    “Kenapa dilakukan tes rendam itu? Pertama kita pengin tahu nanti setelah dipasang keramik kalau misalnya terjadi kebocoran, kita nggak bongkar banyak yang mengakibatkan kerugian secara material, secara waktu, secara bahan gitu,” ungkap Panggah.

    Panggah mengingatkan, kebocoran pada atap dek beton atas ini perlu diatasi segera. Risiko yang ditimbulkan bukan hanya membuat penghuni rumah tidak nyaman, melainkan dapat mempengaruhi kualitas fondasi bangunan. Seperti yang diketahui di dalam beton terdapat besi penyangga. Besi tersebut memiliki kelemahan jika terkena air, mudah mengalami korosi.

    Jika dibiarkan, besi tersebut dapat patah lalu permukaan beton pecah dan bahayanya saat atap rumah ambruk dapat mengancam keselamatan penghuni rumah.

    Maka dari itu, untuk setiap rumah yang menggunakan dak beton datar perlu dilapisi dengan water proofing di atasnya. Selain untuk mencegah kebocoran dan rembesan, water proofing juga akan melindungi atap dak beton dari paparan sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biaya-biaya KPR saat Beli Rumah dan Estimasi Besarannya


    Jakarta

    Membeli rumah dengan mekanisme kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi salah satu cara untuk memiliki hunian. Saat mengambil KPR, selain cicilan juga ada biaya-biaya lainnya yang harus disiapkan.

    KPR sendiri masih menjadi primadona skema pembiayaan untuk membeli rumah. Namun, sebelum mengambil KPR sebaiknya kamu siapkan uang untuk biaya-biaya lainnya selain cicilan, contohnya seperti biaya appraisal.

    Tak hanya itu, masih ada biaya-biaya lainnya yang harus dibayar. Ada biaya apa saja yang harus disiapkan untuk membeli rumah lewat KPR? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Biaya-biaya yang Harus Disiapkan Saat Beli Rumah Secara KPR

    Uang Muka atau Down Payment (DP)

    Umumnya, pembeli rumah harus membayar uang muka terlebih dahulu sebelum mencicilnya. Biaya uang muka biasanya sekitar 10-20% dari harga rumah yang dibeli.

    Meski demikian, ada beberapa kasus yang tidak memerlukan membayar DP saat membeli properti. Contohnya saat ada program pemerintah seperti DP 0%.

    Biaya Administrasi dan Proses KPR

    Biaya administrasi dan proses KPR biasanya berbeda setiap bank, tergantung kebijakan masing-masing. Nah, untuk menarik nasabah biasanya pihak perbankan tidak memungut biaya administrasi alias gratis.

    Biaya Appraisal

    Biaya appraisal muncul karena adanya proses pengecekan dan validasi dokumen KPR serta rumah yang menjadi objek transaksi. Umumnya, biaya appraisal sekitar Rp 350.000-1.000.000.

    Biaya Provisi Bank

    Biaya Provisi KPR dibebankan kepada pengajuan kredit. Umumnya, biaya ini dilunasi sebelum proses akad kredit dilaksanakan dan hanya perlu dibayarkan sekali saat mengajukan KPR.

    Besaran biaya provisi KPR adalah 1% dari plafon kredit yang diterima debitur. Sebagai contoh, plafon kredit yang diterima adalah Rp 350.000.000, maka biaya provisi yang harus dibayar: 1% x Rp 350.000.000 = Rp 3.500.000.

    Biaya BPHTB

    Dilansir Intiland, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah Pajak yang harus dibayar oleh pribadi atau badan yang mendapatkan perolehan hak atas tanah atau bangunan dari suatu perbuatan atau peristiwa hukum. Hal tersebut juga berlaku untuk pembelian rumah secara KPR.

    Nilai BPHTB setiap daerah berbeda-beda. Namun umumnya, biaya BPHTB yang harus dibayar umumnya 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP).

    Biaya Notaris

    Biaya notaris yang dibayarkan berbeda-beda tergantung dari keperluan klien. Berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2004, tarif jasa notaris ditentukan berdasarkan nilai ekonomis dan nilai sosiologis dari setiap akta yang dibuat.

    – Jika transaksi mencapai Rp 100.000.000, honor yang didapat paling besar 2,5% dari nilai transaksi.

    – Jika transaksi antara Rp 100.000.000 – Rp 1.000.000.000, honor yang didapat 1,5%.

    – Jika transaksi di atas Rp 1.000.000.000, tarif notaris sebesar 1% dari nilai transaksi.

    – Sementara itu, nilai sosiologisnya didasari atas fungsi sosial dari objek setiap akta dengan honor paling besar Rp 5.000.000.

    Asuransi Jiwa KPR

    Asuransi jiwa KPR ini juga dikenal sebagai asuransi jiwa kredit. Dilansir dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asuransi Jiwa Kredit adalah produk kerja sama bank dengan perusahaan asuransi yang memberikan manfaat berupa pelunasan kredit kepada bank apabila seseorang memanfaatkan fasilitas kredit meninggal dunia. Dengan demikian, apabila penerima manfaat meninggal dunia atau tutup usia saat KPR belum selesai, maka perusahaan asuransi akan melunasi utang yang tersisa ketika risiko meninggal dunia terjadi.

    Asuransi jiwa kredit ini juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 124/PMK.010/2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship tentang asuransi dalam proses kredit.

    Dalam aturan itu disebutkan bahwa asuransi kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.

    Umumnya, asuransi jiwa KPR ini dibayarkan hanya satu kali saja pada saat akad KPR. Sementara itu, untuk premi yang dibayarkan tidak sama antara debitur satu dengan yang lainnya.

    Itulah biaya-biaya yang harus disiapkan saat beli rumah secara KPR. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Tahu Kebocoran Pada Genteng, Buruan Cek Sebelum Makin Parah!


    Jakarta

    Genteng yang bocor atau rembes biasanya diketahui saat memasuki musim hujan. Hal ini dikarenakan bagian atap berulang kali diguyur air dengan jumlah banyak dan waktu yang lama.

    Kerusakan pada atap yang diketahui saat musim hujan akan lebih sulit perbaikannya dibandingkan pada musim kemarau. Hal ini dikarenakan kondisi atap yang licin dan lembap. Selain itu, apabila ingin dilapisi dengan waterproofing, kamu perlu menunggu sampai lapisan tersebut kering yang bisa sampai berhari-hari.

    Namun, tidak perlu khawatir, sebelum atap genteng di rumah mengalami kebocoran, kamu bisa lho memastikannya dengan mengetahui beberapa tandanya. Mengutip dari Angi, Jumat (8/11/2024) berikut 7 tanda-tanda genteng bocor dan cara mengatasinya.


    Tanda Genteng Rumah Bocor

    1. Muncul Warna pada Permukaan Plafon

    Tanda paling mudah dan cukup jelas genteng rumah bocor adalah munculnya warna kecoklatan, hitam, hijau, atau lainnya pada plafon. Warna ini juga membentuk sebuah pola acak yang merupakan bekas air yang membasahi plafon. Titik air rembesan ditemukan pada bagian tengah plafon, pinggirannya, hingga ke sekitar tembok.

    Apabila kamu melihat air rembesan mencapai tembok, maka kamu perlu mengecek sumber kebocoran dan memperbaikinya. Bisa dengan membongkar genteng, mengecek talang air apabila di dekat sana, atau pipa yang ditanam di dalam tembok.

    2. Muncul Jamur pada Dinding Terluar

    Muncul warna pada plafon atau dinding dikarenakan jamur tumbuh di atas permukaannya yang lembap. Sama seperti cara sebelumnya, kamu perlu mencari sumber air yang paling dekat dengan noda jamur tersebut. Namun, bisa juga jamur tersebut muncul karena dinding lembap dari udara di luar rumah.

    3. Terdengar Suara Air Menetes dari Atap

    Tanda atap rumah bocor saat hujan adalah terdengar suara air menetes dari atap. Air masuk dari celah di antara genteng dan tertahan di plafon. Apabila plafon kamu sifatnya tahan air, kamu tidak perlu sampai mengganti plafon. Namun, apabila modelnya tidak tahan air, akan muncul jamur di area yang basah tersebut sehingga berdampak pada tampilan rumah dan plafon tersebut harus diganti.

    4. Genteng Retak, Rusak, atau Bergeser

    Kondisi genteng yang rusak, retak, dan tidak pada tempatnya dapat menjadi celah air masuk. Penyebab genteng retak atau bergeser bisa karena guncangan, angin, terkena beban yang berat, atau bisa pula karena faktor kualitas dan usia genteng.

    Cara mengetahui kondisi genteng seperti ini dengan cara mengecek langsung dengan naik ke atas. Setelah itu, ganti genteng yang rusak agar saat hujan tidak ada lagi celah untuk air masuk.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya pada atap rumah terdapat flashing yang berfungsi melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini berpotensi jadi jalan masuknya air apabila terjadi kerusakan. Jika sudah begitu, flashing harus diganti.

    6. Genangan air

    Meskipun atap dengan genteng biasanya berbentuk miring, tetapi air bisa menggenang di atap apabila model pembuangan airnya salah. Sebagai contoh ujung atap miring tersebut bersinggungan dengan atap dak beton yang datar sehingga ada air yang tergenang di atasnya, tidak langsung terbuang ke tanah. Solusinya, kamu bisa membuat talang air tepat di bawah atap yang miring dan buang ke arah samping.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kontraktor Bangun Rumah Berantakan hingga Bocor, Ini Cara Minta Ganti Ruginya



    Jakarta

    Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan hasilnya rapi sesuai dengan desain yang telah dibuat dan tidak ada kerusakan. Dengan begitu, kamu meminta bantuan ahli seperti kontraktor.

    Namun, pada kenyataannya memakai jasa kontraktor tidak menjamin pembangunan rumah selesai sesuai harapan. Ada pemilik rumah yang mendapati beberapa dinding tidak rata, pemasangan keramik tidak rapi, hingga ditemukan kebocoran setelah hujan deras.

    Kamu sebagai pemilik rumah pasti merasa kecewa bukan? Sudah menghabiskan uang, waktu, dan tenaga menunggu rumah impian selesai. Kira-kira jika kita mengalami hal seperti ini, bisa nggak ya minta ganti rugi ke kontraktor?


    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat pemberian ganti rugi atau perbaikan tergantung pada kontrak pembangunan di awal. Apabila ada penyataan kontraktor akan bertanggung jawab atas semua kerusakan termasuk setelah rumah selesai dibangun dan dalam masa perawatan, maka pemilik rumah bisa meminta perbaikan. Namun, untuk ganti rugi berbentuk dana, menurutnya itu kembali pada kesepakatan bersama.

    “Rumah itu biasanya ada kontrak, kesepakatan kontraknya itu seperti apa? Ditanya apakah itu masih bisa diperbaiki atau nggak, ya itu kesepakatan kontrak tuh ada. Jadi misalnya rumah udah jadi, kontraktor masih bertanggung jawab pada masa perawatan, berapa lama?” kata Taufiq kepada detikProperti pada Jumat (8/11/2024).

    Taufiq mengingatkan kepada setiap pemilik rumah untuk memahami seputar teknis pembangunan. Apabila tidak mampu, disarankan untuk meminta bantuan ahli seperti arsitek atau penyedia jasa yang paham mengenai progress pembangunan.

    “Cara mudahnya ya, dia mesti ngerti dulu, ngerti dulu. Itu artinya dia mesti tanya-tanya sama kontraktornya. ‘Pak, ngerjain ini gimana?’, ‘Apa aja yang mesti saya bayar?’” ucapnya.

    “Kalau nggak ngerti ya harus ada pendamping, pendamping arsitek, pendamping insinyur,” lanjutnya.

    Dengan begitu, pemilik rumah bisa mengukur sejauh mana pembangunan tersebut dikatakan selesai atau belum. Ia menyebutkan indikator pembangunan yang baik adalah sesuai dengan kualitas, rencana biaya dan waktu.

    “Kalau pembangunan itu dilakukan harus sesuai kualitasnya, sesuai rencana, desainnya sesuai rencana, sesuai biaya, dan sesuai waktu,” tuturnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Membersihkan Garasi Biar Nggak Jadi Sarang Debu


    Jakarta

    Garasi adalah tempat untuk menyimpan kendaraan di rumah. Namun, ada sebagian orang yang menggunakan garasi sebagai ruang serba guna dan tempat penyimpanan barang-barang yang tidak lagi terpakai.

    Lokasi garasi biasanya di tempat yang tertutup dan jarang didatangi sehingga jarang dibersihkan dan berdebu. Barang-barang di dalamnya pun ada yang diletakkan menumpuk dan berserakan. Maka dari itu, ketika mendengar kata gudang pasti terbayang ruangan kotor berisi banyak barang yang sudah tidak digunakan.

    Jika kamu ingin mengubah tampilan gudang di rumah jadi lebih nyaman dan bersih meskipun jarang dipakai, melansir dari Real Simple, Jumat (8/11/2024), berikut beberapa tips membereskan garasi agar barang-barang tidak terlihat berantakan dan menumpuk.


    1. Tentukan Hari Bersih-bersih Gudang

    Kamu perlu memilih hari untuk membereskan garasi. Pastikan cuaca di hari itu tidak terlalu panas atau dingin agar tidak terasa panas dan lembap. Khawatir gudang kamu ternyata berada di luar ruangan atau terpisah dari bangunan utama.

    2. Bersihkan Secara Menyeluruh

    Membersihkan garasi bukan hanya menghilangkan debu dan menata barang-barang di dalamnya, melainkan mengurangi jumlahnya juga. Caranya dengan memisahkan barang yang benar-benar sudah tidak dibutuhkan dengan yang mungkin masih ingin dipakai.

    3. Sediakan Ruang Kosong

    Setelah isi garasi berkurang, buka pintu garasi lalu siapkan ruang kosong, bisa untuk menaruh barang baru atau memang diberikan ruang agar mudah saat masuk ke sana.

    4. Susun Semua dengan Rapi

    Atur ulang rak dinding dengan rapi. Simpan barang tertinggi di bagian belakang. Atur semua barang di balik sehingga labelnya terlihat, dan berikan sekat untuk memastikan pemisahan barang-barang disana. Disarankan setiap dinding memiliki penyimpanan yang sangat rapat dan ramping.

    5. Manfaatkan Plafon Garasi

    Memaksimalkan penyimpanan pada bagian plafon. Ada banyak pilihan rak yang dapat dipasang di langit-langit garasi sehingga bagian bawah tidak begitu penuh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Ketipu! Ini Tips Mengawasi Kontraktor Saat Bangun Rumah


    Jakarta

    Saat ingin membangun rumah, kamu bisa memakai jasa kontraktor untuk memastikan pembangunan berjalan dengan lancar. Saat ini mencari jasa kontraktor juga cukup mudah, bahkan bisa melalui online.

    Namun, kamu harus tahu jika tidak semua kontraktor dapat memberikan pelayanan yang bagus. Ada beberapa di antaranya justru membangun secara asal-asalan. Alhasil saat rumah sudah selesai, banyak bagian rumah yang tampilannya tidak rapi, saat hujan atapnya bocor, atau muncul retak rambut di dinding.

    Lantas, bagaimana cara menghindari kontraktor yang tak bertanggung jawab? Begini tipsnya.


    1. Harus Memahami Desain Rumah dan RAB yang Jelas

    CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan saat memilih kontraktor, kamu harus memastikan mereka memahami desain rumah dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Selain itu, pemilik rumah juga harus memahami dua hal tersebut agar komunikasi ke depannya terjalin dengan baik.

    “Bangun rumah itu kan biasanya kan ada desain, ada gambar kerja, ada RAB. Nah itu kalau bangun rumah yang benar semua itu sesuai spek yang ada di gambar, yang ada di desain, dan yang ada di RAB,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Jumat (8/11/2024).

    2. Buat Kontrak yang Jelas

    Kontrak adalah perjanjian kerja antara kontraktor dengan pemilik rumah. Kontrak juga bisa digunakan sebagai panduan selama bekerja. Salah satu yang harus ada adalah apakah pihak kontraktor bersedia bertanggung jawab apabila setelah rumah selesai ternyata ditemukan kerusakan.

    “Rumah itu kan biasanya ada kontrak tuh, kesepakatan kontraknya itu seperti apa? Tadi kan ditanya apakah itu masih bisa diperbaiki atau nggak. Jadi misalnya rumah udah jadi, kontraktor masih bertanggung jawab pada masa perawatan, berapa lama, nah itu biasanya ada gitu,” sebutnya.

    3. Minta Didampingi Arsitek

    Taufiq menyarankan untuk pemilik rumah yang kurang memahami seputar pembangunan rumah bisa meminta bantuan arsitek atau jasa pengawasan pembangunan. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman atau penipuan.

    “Kalau nggak ngerti harus ada pendamping, pendamping arsitek, pendamping insinyur. Apa kata mandor, kontraktor, (bisa) dibohongi gitu kan, kita cari orang yang ngerti,” jelasnya.

    Terkait biaya memakai jasa arsitek atau orang ahli, tergantung kepada siapa pemilik rumah meminta bantuan. Sebagai contoh jika ia meminta saudaranya yang ternyata arsitek, bisa saja tidak dikenakan biaya atau hanya memberikan uang makan dan transportasi karena pengecekan tidak setiap hari.

    4. Tentukan Cara Pembayaran

    Kontraktor ada yang dibayar per progres seperti selesai menyelesaikan lantai satu, mereka menerima bayaran, baru dilanjutkan lantai berikutnya.

    “Jadi kalau mau bikin kamar mandi, fondasinya dulu. Fondasi udah selesai dibayar. Naik ke dinding, dinding selesai dibayar, terus atap, atap selesai dibayar. Keramik, keramik selesai dibayar,” ucapnya.

    Sistem pembayaran pembangunan per progress ini memberikan peluang ke pemilik rumah untuk mengecek pekerjaan secara menyeluruh. Apabila tidak sesuai, kamu bisa menahan pembayaran sampai perbaikan selesai.

    Namun, ada pula cara pembayaran kontraktor di muka atau bahkan pembayaran penuh di akhir.

    5. Penghuni Harus Sering Tanya Progres

    Taufiq menegaskan agar tidak terjadi kesalahan di akhir, sejak awal penghuni rumah harus sering bertanya sampai tidak ada keraguan. Apabila pemilik tidak begitu paham, pada saat bertanya bisa didampingi oleh arsitek atau orang yang lebih paham.

    “Cara yang paling gampang, tanya sama yang mengerjakan, ‘itu bocor apa nggak’, ‘gimana caranya’, itu nanti dijelasin sama dia gitu. ‘Bisa ditunggu waktu hujan nggak?’, ‘nanti bapak cek, ceknya yang mana?’,” paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Kasur Harus Diputar dan Dibalik? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Salah satu dari kualitas tidur yang baik adalah kasur yang berkualitas. Namun, kamu harus memperhatikan beberapa perawatan yang perlu kamu lakukan.

    Memutar dan membalik kasur secara rutin bertujuan agar mencegah kerusakan pada titik-titik tertentu dan guna memperpanjang umur kasur.

    Seberapa Sering Kamu Harus Memutar Kasur?

    Melansir Better Homes & Gardens, memutar kasur bertujuan untuk mencegah dari keausan pada tempat tertentu, ini sangat penting bagi kasur yang tidak perlu dibalik. Sebaiknya kamu melakukan hal ini setiap enam sampai satu tahun sekali, hal ini dapat kamu sesuaikan dengan waktu dan kebutuhan.


    Untuk mencegah tekanan pada tubuh, putar kasur kamu dari bagian kepala sampai kaki, lakukan setidaknya sekali setiap bulan selama enam bulan pertama. Kamu membutuhkan lima kali rotasi untuk memastikan distribusi yang merata.

    Kamu dapat menambahkan penyangga dengan pegas kontak atau bilah dan platform kasur jika mendapati masalah pada kasur.

    Seberapa Sering Kamu Harus Membalik Kasur?

    Sama halnya dengan memutar kasur, dengan membalik kasur membantu mengurangi kendur dan mempertahankan bentuk serta penopangnya, lakukan setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Namun, kasur tersedia dalam beberapa desain, maka ada beberapa jenis yang tidak perlu dibalik sama sekali.

    Kasur yang dapat dibalik adalah kasur dengan dua sisi yang dimana pada bagian bawah tempat tidurnya sama dengan bagian atasnya. Kasur ini tak lagi menjadi standar industri dan jauh lebih sulit lagi ditemukan.

    Kasur dengan bantal pada bagian atasnya, contohnya, yang memiliki satu sisi yang di peruntukan untuk tidur dan tidak perlu dibalik sama sekali. Intinya, pastikan kamu memeriksa desain kasur sebelum membaliknya.

    Cara Membalik dan Memutar Kasur

    Siapa pun yang pernah memindahkan atau membongkar kasur pasti tahu kalau kasur itu berat. Pada beberapa kasus, kamu pasti perlu bantuan orang lain guna bisa memutar kasur, terutama yang berukuran besar.

    Akan jauh lebih mudah jika kamu memutarnya bersama orang lain, tapi kamu dapat melakukannya sendiri dengan cara perlahan dan putar sedikit demi sedikit.

    Jika kasur kamu tidak memiliki pegangan, angkatlah dengan hati-hati dari bagian ujungnya dan putar sedikit demi sedikit, perhatikan agar bagian tengah pada kasur tetap menyentuh rangka tempat tidur. Angkat menggunakan kaki untuk mencegah ketegangan pada punggung, lalu panggil bantuan teman atau keluarga jika memungkinkan.

    Itulah informasi mengenai seberapa sering kasur dibalik dan diputar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com