Tag: detikproperti

  • 4 Biang Kerok yang Bikin Rumah Kamu Terasa Panas


    Jakarta

    Rumah yang terasa panas dan gerah tentu bikin penghuninya merasa kurang nyaman. Selain gegara cuaca, ternyata bangunan rumah bisa membuat rumah bisa menahan hawa panas, lho.

    Pernahkah kamu mengalami saat sedang kepanasan lalu menyalakan kipas angin tapi malah menambah hawa panas di ruangan tersebut? Kipas angin tidak bisa mendinginkan ruangan kalau udara sekitar panas.

    Lantas, apa yang membuat rumah terasa gerah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Rumah Terasa Panas

    1. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan

    Dilansir dari Sansone Air Conditioning, kalau di ruangan kamu terdapat banyak jendela, panas matahari yang terperangkap di dalam ruangan menimbulkan efek rumah kaca. Hal ini tidak hanya membuat ruangan menjadi tidak nyaman tapi juga bisa menambah tagihan listrik kamu. Untuk menghalangi sinar matahari saat siang, kamu bisa pasang tirai atau gorden.

    2. Isolasi Buruk

    Kapan terakhir kamu mengecek isolasi rumahmu? Isolasi yang buruk memungkinkan udara keluar melalui dinding. Akibatnya, beberapa ruangan terasa lebih hangat atau lebih sejuk dari yang kamu inginkan, sementara ruangan lain terasa nyaman-nyaman saja.

    3. Tinggal di Rumah Bertingkat

    Lantai atas di rumah bertingkat cenderung lebih hangat saat musim panas dan lebih dingin saat musim hujan. Ini dikarenakan lantai paling atas lebih banyak bersentuhan langsung dengan elemen luar.

    4. Ventilasi Udara Tertutup atau Terhalang

    Kalau ventilasi udara tertutup atau terhalang oleh furnitur atau kain pelapis, aliran udara akan terganggu. Hal ini menyebabkan beberapa ruangan menjadi lebih panas dibandingkan ruangan lainnya. Jaga agar ventilasi tetap terbuka setiap saat untuk memastikan suhu yang nyaman dan merata di seluruh rumahmu.

    Itulah beberapa hal yang bisa bikin rumah kamu terasa panas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis, Cara Kerja hingga Pemasangan



    Jakarta

    Memasuki musim hujan, potensi rumah terkena sambaran petir semakin besar. Nah, kalau kamu mau mencegah dampak buruk sambaran petir, tentu solusi utamanya adalah memasang penangkal petir.

    Meski jarang terjadi, rumah yang tersambar petir bisa mengalami kerusakan baik pada bangunan maupun isinya. Beberapa dampaknya seperti korsleting listrik, kerusakan alat elektronik, bahkan dapat memicu kebakaran.

    Oleh karena itu, setiap hunian sebaiknya memiliki penangkal petir. Bagi kamu yang mau pasang penangkal petir, sebaiknya kenali dulu cara kerja, jenis, dan cara pasangnya di sini.


    Cara Kerja Penangkal Petir

    Penangkal petir yang kita maksud di sini sebetulnya lebih tepat disebut penangkap petir atau penyalur petir yang digunakan di rumah-rumah. Berikut ini cara kerja penangkal petir dikutip dari buku IPA Fisika SMP dan MTs untuk Kelas IX oleh Mikrajuddin Abdullah.

    Ketika di sekitar penangkal petir terdapat awan mendung yang bermuatan, misalnya bermuatan negatif, batang logam pada penangkal petir akan mengalami induksi menjadi bermuatan positif.

    Jika awan tersebut menimbulkan petir yang mengarah ke batang logam itu, maka muatan-muatan negatif awan akan berpindah ke batang logam. Kemudian, muatan tersebut disalurkan melalui melalui kabel logam menuju tanah. Ketika proses tersebut berlangsung, muatan-muatan positif pada batang logam juga akan terlepas dan bergerak ke awan.

    Menurut Dosen Teknik Universitas Muhammadiyah Malang Machmud Effendy dalam Pemkot Malang, penangkap petir dan penangkal petir adalah dua alat berbeda.

    Penangkap petir bekerja dengan menyalurkan petir ke tanah dengan tegangan serendah-rendahnya. Sedangkan penangkal petir biasa dipakai pabrik dengan menggunakan listrik tegangan yang sangat tinggi untuk menangkal petir yang mengarah ke bangunan.

    Jenis Penangkal Petir

    Dalam situs eskripsi Universitas Semarang (USM), ada 3 jenis penangkal petir, yaitu:

    1. Penangkal Petir Konvensional

    Penangkal petir konvensional atau sederhana memiliki prinsip membentuk semacam perisai berupa konduktor yang akan mengambil alih aliran petir menuju tanah. Penangkal petir ini sifatnya pasif, yaitu hanya bekerja ketika petir menyambar. Alat ini mengandalkan posisinya yang lebih tinggi dari objek sekitar, serta ujungnya yang runcing.

    2. Penangkal Petir Elektrostatis

    Penangkal petir elektrostatis adalah pengembangan dari jenis konvensional. Prinsipnya mirip,yakni menjadi perisai yang mengambil alih sambaran petir. Perbedaanya, penangkal petir elektrostatis ini memanfaatkan ion-ion yang dihasilkan oleh dua elektroda pada ujung penangkal petir.

    Berada di bawah pengaruh medan listrik antara awan dan bumi, maka kedua elektroda akan memiliki beda potensial. Tegangan antara kedua elektroda tersebut bisa menyebabkan percikan listrik yang menyebabkan molekul-molekul udara di sekitar kedua elektroda mengalami ionisasi, sehingga upward streamer dari penangkal petir lebih cepat terbentuk.

    Ketika upward streamer lebih cepat terbentuk, maka upward streamer yang terbentuk menjadi lebih tinggi daripada penangkal petir konvensional. Jadi penangkal petir elektrostatis ini seakan-akan memiliki efektivitas perlindungan yang lebih tinggi.

    3. Dissipation Array System (Lightning Preventor)

    Dissipation Array System atau lightning preventor inilah yang secara teknis tepat disebut penangkal petir. Penangkal petir ini dirancang agar memiliki kemampuan melepaskan muatan besar dari bangunan yang ingin dilindungi. Beda potensial antara petir dan bangunan semakin rendah, maka kemampuan awan dalam melepas muatan juga berkurang.

    Cara Pasang Penangkal Petir

    Dilansir dari modul Instalasi Penangkal Petir oleh Fajar Danur Isnantyo dalam situs Spada Universitas Sebelas Maret (UNS), berikut ini cara pasang penangkal petir sederhana.

    1. Pembuatan Grounding

    Grounding adalah titik akhir pelepasan listrik ke media yang netral, salah satunya tanah. Tanah terbaik adalah yang memiliki kandungan garam tinggi, atau kandungan air tinggi, atau tingkat keasaman tinggi.

    2. Pembuatan Penghantar Petir

    Sebelum mencapai tanah, petir harus dialirkan dari atas melalui konduktor. Konduktor yang digunakan biasanya berbahan tembaga, aluminium atau galvanis. Nilai tahanan yang diizinkan untuk hal ini yaitu maksimal 5 ohm.

    Kedalaman grounding di setiap wilayah bisa berbeda. Kedalaman 6 meter dirasa sudah baik, tetapi ada juga yang sampai melakukan pengeboran hingga 20 meter.

    3. Pemasangan Kabel

    Panjang bentang penghantar berpengaruh terhadap tahanan bahan. Semakin pendek bentang penghantar, maka tahanan bahan akan semakin kecil pula.

    Dalam memasang kabel, jangan sampai membentuk sudut 90 derajat karena menimbulkan aliran petir yang liar atau keluar jalur. Buat belokan dengan sudut lingkar atau melengkung.

    Kabel yang digunakan minimal 50 mm. Semakin tebal semakin baik. Bentuk kabel penghantar bisa bermacam-macam, seperti kawat terpilin, batang konduktor, atau lain sebagainya.

    4. Pemasangan Ujung Finial

    Teknis penyambungan ke ujung finial terkadang sedikit berbeda tergantung pabrik pembuatnya. Yang pasti, kabel penghantar harus terhubung dengan kuat dan elektris dengan ujung finial.

    Itulah sejumlah hal yang perlu kamu ketahui kalau mau pasang penangkal petir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Antisipasi Sambaran Petir Biar Seisi Rumah Aman


    Jakarta

    Hujan lebat kerap kali disertai petir, sehingga berpotensi menyambar rumah. Meski kamu merasa aman berlindung di dalam rumah, fenomena ini bisa menyebabkan sejumlah kerusakan.

    Sambaran petir dapat menimbulkan kerusakan atap, korsleting listrik, bahkan kebakaran. Tentu kamu nggak akan mau mengalami hal seperti ini kan?

    Oleh karena itu, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi sambaran petir. Yuk, simak apa tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari Family Handy.


    Tips Antisipasi Sambaran Petir Kena Rumah

    Inilah cara mengantisipasi rumah tersambar petir agar rumah beserta isinya tidak rusak.

    1. Pasang Penangkal Petir

    Penangkal petir adalah alat paling penting yang harus dipasang di rumah dan tidak boleh dilupakan terutama untuk bangunan tinggi. Bentuk penangkal listrik ini sederhana yakni sebuah batang logam yang ditancapkan di ujung atap.

    Batang itu dihubungkan ke kawat tembaga yang mengalir ke tanah, dihubungkan dengan batang logam lain yang terkubur di bawah tanah. Dengan begitu, tegangan dapat disalurkan dengan aman ke bumi. Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

    2. Pasang Perangkat Pelindung Lonjakan Listrik

    Petir membawa muatan listrik yang besar, sehingga ada potensi terjadi lonjakan listrik di rumah kalau tersambar petir. Lonjakan listrik ekstrem dapat menyebabkan listrik di rumah padam hingga korsleting. Parahnya jika korsleting tersebut disertai ledakan dapat menyebabkan kebakaran.

    Solusinya adalah dengan memasang Surge Protector atau perangkat pelindung lonjakan arus. Pelindung ini dapat mencari, memblokir, dan mengalihkan tegangan di rumah. Alat ini sudah banyak dijual secara online dan mudah dipakai.

    3. Cabut Kabel Perangkat Elektronik

    Saat hujan disertai badai dan petir, sebaiknya tidak menyalakan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, kabel pengisi daya ponsel, hingga peralatan portable. Sedangkan, untuk perangkat yang terkadang nggak bisa asal dimatikan yakni mesin cuci, pengering, dan kompor, atau kulkas sebenarnya masih aman asalkan tidak dipakai saat hujan badai.

    Itulah beberapa hal yang bisa kamu persiapkan untuk mengantisipasi hujan disertai petir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Toren Air Letaknya di Atas Bangunan? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Jika kamu perhatikan, kebanyakan toren atau tonden air letaknya di lantai teratas rumah dan masih dipasang menara besi lagi. Ada pula yang meletakkannya di halaman rumah, tetapi tetap dipasang menara besi di bawahnya sehingga tidak menempel di tanah. Kira-kira kenapa ya?

    Dilansir detikEdu, hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah. Seperti yang kita ketahui di Bumi berlaku yang namanya gaya gravitasi. Di mana semua benda yang berada di atas Bumi akan selalu ditarik ke arah pusat Bumi, begitu pula dengan air yang bergerak ke tempat yang lebih rendah.

    Toren air pasti berisi sekian liter air sesuai massa tampungnya. Semakin tinggi letak muka air, semakin besar jumlah air yang mengalir sesuai dengan hukum debit air yakni ukuran jumlah air yang mengalir dalam satuan waktu. Maka dari itu, semakin tinggi letak toren, semakin deras pula air yang akan mengalir ke keran di rumah.


    Di samping itu, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, Suratman juga mengungkapkan hal yang sama bahwa toren yang dipasang di tempat yang tinggi dapat mendorong aliran air keluar lebih kencang.

    “Kalau menurut ilmu Fisika ya Pak, makin tinggi (torennya), tekanan (air) makin kencang,” jelas Suratman kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Ketinggian letak toren ini bisa disesuaikan dengan ketinggian rumah. Kemudian, kunci lainnya agar debit air yang keluar lebih kencang adalah pipa saluran air tersebut juga harus berdiameter besar.

    Ada beberapa jenis pipa yang digunakan untuk menyambungkan toren ke keran di rumah berdasarkan ukuran diameter, yaitu ½, ¾, dan 1 inch. Ia menyarankan untuk menggunakan pipa berdiameter 1 inch jika kamu ingin air yang mengalir ke keran rumah lebih deras.

    “Diameter pipa yang turun sama ketinggian, semakin gede makin tinggi makin gede yang turun. Tapi dengan syarat pipanya yang gede, kalau pipa yang 0,5 ya gede tapi lama-lama kecil,” kata Suratman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Menimbang Untung Rugi Beli Rumah Bekas atau Baru



    Jakarta

    Rumah merupakan salah satu kebutuhan bagi hampir seluruh orang. Namun, kendalanya tidak semua orang dapat membeli rumah terutama rumah baru. Alhasil ada yang memutuskan untuk mencari rumah bekas yang harganya lebih murah kemudian merenovasinya.

    Namun, sebelum kamu memutuskan membeli rumah bekas atau menabung untuk membeli rumah baru, pertimbangkan dahulu dengan matang untung rugi keduanya. Kira-kira apakah membeli rumah bekas lalu merenovasinya akan lebih untung atau lebih baik membeli rumah baru?

    Steve Sudijanto, Pengamat Properti sekaligus Direktur PT. Global Asset Management mengatakan dari segi harga membeli rumah second sangat menguntungkan karena harganya lebih terjangkau daripada membeli rumah baru. Alasannya bukan karena rumah bekas atau telah dipakai, melainkan biasanya pemilik rumah ingin menjual rumah dengan cepat.


    “Orang yang menjual rumah pasti membutuhkan uang atau mau pindah ke luar kota. Pasti mendambakan uang cash. Kalau nggak kan nggak dijual. Atau mereka mau naik pangkat, mau pindah rumah yang lebih besar, butuh uang juga kan untuk nombokin,” kata Steve kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Kelebihan lainnya membeli rumah second biasanya lokasinya berada di kawasan yang lebih berkembang karena sudah berdiri lebih lama. Misalnya sudah banyak tempat komersial, lalu lintas lebih ramai karena sudah banyak yang tinggal di sana, dan tersedia fasilitas umum yang lebih mudah dijangkau.

    Kondisi ini mungkin akan berbeda dengan rumah baru. Biasanya rumah-rumah baru masih dalam tahap pengembangan, sehingga ada banyak lahan kosong.

    Namun, kondisi lingkungan di sekitar rumah ini bisa berbeda-beda, tergantung di mana kamu ingin tinggal. Maka, kamu perlu mencari lokasi yang strategis saat mencari rumah second ataupun baru agar saat mempertimbangkannya tetap mendapat pilihan terbaik.

    “Kita bisa beli rumah di fasilitas yang sudah matang, yang sudah mapan. Sektor 1-5 itu biasanya sudah lengkap, dekat stasiun kereta (dan) dekat jalan tol. Sudah matang, buahnya sudah manis, tinggal renovasi,” katanya.

    Pertimbangan selanjutnya adalah kamu harus memilih rumah second yang tidak memiliki kerusakan parah atau struktural. Dengan begitu kamu dapat mempertimbangkan apakah rumah tersebut harus direnovasi atau tidak. Jika rumah second sudah murah dan tidak perlu direnovasi maka pengeluaranmu tidak banyak.

    Hal yang sama juga berlaku untuk rumah baru. Meski biasanya memang memiliki ketahanan yang bagus karena baru selesai dibangun, tetapi kamu tetap harus mengeceknya seperti kondisi atap bocor atau tidak, kondisi airnya, pada siang hari panas atau tidak, cek potensi jamur dan rayap, dan kondisi saluran pembuangan.

    “Jangan sampai membeli rumah kita harus merobohkan struktur, itu rugi. Karena kalau mendapat rumah yang strukturnya sudah nggak baik, itu akhirnya kita kayak bangun baru, akhirnya ya mahal,” imbuhnya.

    Ia menyebut kerusakan permanen pada rumah yang perlu dihindari seperti berkaitan dengan struktur, rayap, hingga pernah banjir. Oleh karena itu penting untuk datang langsung untuk survei rumah second untuk memilih properti yang tidak banyak masalah.

    “Untuk membeli rumah second itu yang paling utama mesti dilakukan kita harus survei. Melihat dari rumah tersebut dalam arti kondisi bangunan, struktur, mechanical electric, plafon, genteng, struktur genteng, air, listrik, (dan) rayap,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Atasi Rumah Lembap Biar Nggak Tumbuh Jamur dan Lumut


    Jakarta

    Rumah yang lembap bisa menimbulkan banyak masalah, seperti munculnya jamur, lumut, bahkan rayap. Hal ini bisa merusak estetika dan merusak bangunan serta interior rumah.

    Ternyata kelembapan bisa terjadi karena rumah kekurangan sirkulasi udara, lho. Kalau rumah kamu lembap, ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan kelembapan.

    Melansir Tom’s Guide, berikut ini cara mengurangi kelembapan di dalam rumah.


    Cara Mengatasi Kelembapan di Rumah

    1. Buka Jendela atau Pintu Secara Teratur

    Penting untuk rutin membuka jendela atau pintu saat siang, hal ini agar matahari masuk, terutama di pagi hari. Udara yang masuk akan bergantian, sehingga rumah menjadi tidak sesak.

    Udara yang tidak mengalir dapat menyebabkan kondensasi, sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut. Dengan rutin membuka jendela dan pintu akan mencegah penumpukan kelembapan.

    2. Nyalakan AC

    Mendinginkan udara akan menghilangkan kelembapan di udara, juga membantu sirkulasi di sekitar rumah. Hal itu membantu mengurangi kelembapan, kondensasi, dan pertumbuhan jamur.

    AC memiliki mekanisme yang mirip dengan dehumidifier kompresor. Begitu udara panas dan lembab bersentuhan dengan kumparan dingin di dalam AC, tingkat kelembapan akan menurun dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    3. Nyalakan Kipas Angin di Area Lembap

    Untuk mengurangi kelembapan tanpa dehumidifier adalah dengan memanfaatkan kipas angin di sekitar rumah. Kipas angin efektif dalam mempercepat proses pembuangan udara, terutama di ruangan lembap seperti kamar mandi atau dapur.

    4. Menanam Tanaman

    Tanaman juga merupakan cara alami untuk menghilangkan kelembapan di rumah. Ada tanaman tertentu yang secara aktif mengurangi tingkat kelembapan di rumah dan mencegah terbentuknya jamur dan kondensasi.

    Salah satunya tanaman anggrek. Bunga-bunga yang berwarna-warni sangat bagus untuk menyerap kelembapan dari udara dan menyerap melalui daun serta akarnya.

    5. Jaga Agar Semua Permukaan Tetap Kering

    Mencegah adalah kunci dari permasalahan yang ada, dengan menjaga permukaan tetap kering setiap saat dan dengan mengelap permukaan dapur dan kamar mandi setelah digunakan. Hal ini akan mencegah air panas yang menguap terkumpul di udara.

    Pastikan ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi, seperti dapur dan kamar mandi. Segera lap cipratan atau genangan air, sehingga permukaan tetap kering dan tidak menimbulkan kelembapan.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi rumah yang terasa lembap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bersihkan Permukaan Dapur yang Berminyak dengan Benar


    Jakarta

    Dapur adalah salah satu ruangan yang cepat kotor di rumah. Tentunya aktivitas memasak membuat permukaan dapur berminyak.

    Berbagai sisi dapur berpotensi untuk terkena minyak, seperti meja, dinding, kompor hingga kabinet. Meski hal ini wajar, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dapur ya.

    Menghilangkan minyak mungkin agak rumit, tapi ada cara efektif untuk membersihkannya kok. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.


    Sebelum mulai bersih-bersih, siapkan dulu cairan pembersih, spons, dan lap kain. Kamu bisa membuat pembersih sendiri dengan mencampurkan 1 cangkir cuka dengan 3 cangkir air dalam mangkuk, lalu tambahkan 1 cangkir soda kue dan ½ cangkir sabun cuci piring.

    Membersihkan Kompor Berminyak

    1. Lepaskan kenop dan kisi-kisi kompor. Letakkan di wastafel dan cuci dengan air hangat dan sabun cuci piring secara terpisah.
    2. Oleskan cairan pembersih pada kompor menggunakan spons lembut tapi hindari pembakar.
    3. Setelah beberapa menit, bersihkan hingga semua minyak hilang. Ulangi bila perlu, bilas spons atau lap kain hingga bersih.

    Membersihkan Kabinet dan Dinding

    Sebelum mulai membersihkan, coba tes cairan pembersih ke permukaan kecil dan tidak mencolok pada kabinet dan dinding. Bila aman dan tidak merusak permukaan, kamu bisa menggunakannya.

    Kamu bisa mengoleskan campuran sabun dan cuka putih yang diencerkan dalam air sebagai alternatif pembersih yang paling aman. Bersihkan dengan lap kain bersih yang lembut atau spons lembut.

    Tergantung pada penumpukan minyak, mungkin kamu perlu mengulanginya satu kali atau lebih. Selalu bilas dengan spons lembut atau kain lap bersih yang sedikit dibasahi dan keringkan secara menyeluruh.

    Membersihkan Backsplash Ubin

    Membersihkan ubin dapur dengan cuka memang memungkinkan, tetapi sebaiknya encerkan larutan dengan setidaknya 50% air agar asamnya tidak merusak permukaan ubin.

    Kalau ada noda membandel, gunakan cuka, tetapi segera cuci ubin dengan air bersih untuk mengurangi tingkat keasamannya. Produk pembersih yang ampuh menghilangkan lemak alami adalah minyak jeruk atau lemon.

    Cukup teteskan beberapa tetes langsung ke permukaan ubin, lalu lap dengan kain lembap atau spons dan air bersih untuk menghilangkan lemak sekaligus membuat rumah beraroma segar.

    Itulah beberapa cara membersihkan permukaan dapur yang berminyak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bikin Atap Datar? Perhatikan Komponen Penting Ini Dulu


    Jakarta

    Membangun atap datar bisa menjadi pilihan yang menarik dan praktis untuk berbagai jenis bangunan, baik itu rumah tinggal, gedung komersial, atau struktur lainnya. Atap datar menawarkan banyak keuntungan, seperti ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan sebagai teras atau taman, serta kemudahan dalam pemasangan sistem atap yang efisien

    Pahami panduan berikut ini yang akan membahas komponen penting dalam membangun atap datar.

    Dasar-dasar Atap Datar

    Melansir This Old House, pada (30/11/2024), atap datar sebenarnya tidak sepenuhnya datar, atap ini memiliki sedikit kemiringan untuk keperluan drainase, biasanya berkisar antara 1/4 inci hingga 1/2 inci per kaki.


    Atap datar sering digunakan pada bangunan komersial dan desain arsitektur hunian modern, serta sebagai bagian dari atap parsial pada rumah tradisional, seperti di atas teras atau garasi. Atap datar memiliki sejumlah keuntungan, termasuk ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan, akses yang lebih mudah untuk perawatan, dan tampilan yang lebih modern. Atap ini juga sangat cocok untuk pemasangan panel surya atau pembuatan taman di atap.

    Namun, perlu diingat bahwa atap datar lebih rentan terhadap kebocoran dan mungkin memerlukan perawatan yang lebih sering dibandingkan dengan atap miring.

    Komponen Sistem Atap Datar

    Sistem atap datar terdiri dari berbagai lapisan yang berbeda, di mana masing-masing lapisan memiliki fungsi tertentu untuk mendukung kinerja keseluruhan atap.

    Dek Struktural

    Dek struktural adalah dasar fundamental dari atap datar. Biasanya, dek ini dibuat dari tripleks atau papan untai berorientasi dan bertugas menopang seluruh sistem atap.

    Lapisan Isolasi

    Isolasi yang tepat meningkatkan efisiensi energi, membantu menjaga suhu dalam ruangan, dan mencegah masalah kondensasi. Bahan isolasi yang umum meliputi poliisosianat (polyiso), polistirena ekstrusi (XPS), dan polistirena mengembang (EPS).

    Membran Kedap Air

    Membran kedap air adalah komponen paling krusial dari atap datar. Membran ini berfungsi untuk mencegah masuknya air dan melindungi struktur yang ada di bawahnya.

    Sistem Drainase

    Sistem drainase yang efektif mencegah genangan air yang dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural. Sistem ini biasanya meliputi scupper, saluran pembuangan internal, atau talang untuk menyalurkan air dari atap.

    Flashing

    Flashing digunakan untuk menutupi dan melindungi sambungan serta tepi pada atap datar. Flashing berfungsi mencegah masuknya air dengan mengarahkan aliran air menjauh dari sambungan dan area transisi. Flashing yang terbuat dari logam sering digunakan dan harus dipasang di sekitar tepi atap, cerobong asap, dan ventilasi.

    Drainase dan Kemiringan yang Tepat

    Kemiringan minimal 1/4 inci per kaki direkomendasikan untuk atap datar, yang memungkinkan air mengalir menuju titik drainase. Kemiringan hingga 1/2 inci per kaki mungkin diperlukan untuk atap yang lebih besar guna menjaga limpasan air.

    Beberapa pilihan drainase untuk atap datar meliputi talang, saluran pembuangan interior, dan scupper. Talang dapat digunakan pada sisi rendah atap datar yang miring, sedangkan saluran pembuangan interior terletak di titik rendah atap dan terhubung ke pipa internal. Scupper adalah bukaan pada dinding pembatas atap yang memungkinkan air mengalir dari samping.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Dibenci Lalat, Cocok Ditanam di Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan serangga yang sangat mengganggu kenyamanan di rumah. Serangga ini seringkali dianggap kotor, karena lalat biasanya ditemukan di tempat yang kotor, seperti pembuangan sampah dan saluran pembuangan.

    Mengusir lalat dari rumah memiliki banyak cara untuk dilakukan. Daripada menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi penghuni rumah, kamu bisa menempatkan tanaman hias yang sangat dibenci oleh lalat.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa pilihan tanaman hias yang tidak disukai oleh lalat sehingga dapat membantu kamu mengusir lalat dari rumah.


    Bunga Nasturtium

    Nasturtium - South American trailing plant with round leaves and bright orange, yellow, or red ornamental edible flowersBunga Nasturtium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadya So

    Bunga nasturtium dikenal dengan bunga yang pedas dan panas serta membantu mencegah lalat datang ke rumah. Hal ini dikarenakan konsentrasi miristisin dan limonene yang terdapat secara alami di daun serta bunganya.

    Bunga ini dapat tumbuh hingga 2,5 meter, manfaatkan tanaman ini agar menjuntai dan melilit untuk tampilan yang memukau di rumah kamu.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender bukan hanya untuk mengusir nyamuk, namun bunga ini juga sangat tidak disukai oleh lalat. Hal itu karena konsentrasi tinggi linalool dalam minyak alami tanaman ini. Zat ini sangat kuat untuk dilawan lalat, kutu, dan nyamuk sehingga mengganggu organ penciuman mereka yang sensitif.

    Bunga akan tumbuh paling baik saat baru mekar dan berwarna-warni. Disarankan untuk memangkas lavender segera setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary dengan aroma kayunya yang segar sangat ampuh untuk mengusir lalat dari rumah. Kamu dapat menanam rosemary di bawah sinar matahari langsung dan tanah yang mudah menyerap air.

    Pangkas untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar, karena pada bagian inilah tunas mengandung konsentrasi minyak paling kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang paling kuat.

    Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Daun mint. Foto: iStock

    Mint disukai oleh banyak orang, namun sangat dibenci oleh lalat dan tawon. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis mint yang beraroma paling kuat sehingga sangat cocok untuk ditanam untuk mengusir lalat.

    Tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 1 meter sebelum mati kembali ke permukaan tanah. Untuk hasil terbaik, potong batang hingga 5 cm setelah berbunga dan jaga agar tanaman yang ditanam dalam pot tetap disiram dengan baik.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Bunga marigold memiliki aroma rempah yang kuat dan bunga berwarna merah, kuning, dan orange yang rapat sehingga dapat mengusir lalat. Akar kokoh pada bunga ini yang menjadi pengusir lalat, karena mengeluarkan bau yang kuat sehingga menembus ke dalam tanah.

    Itulah 5 tanaman yang dibenci oleh lalat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Efektif Usir Cicak Pakai Bahan yang Ada di Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Adanya cicak di rumah memang tidak berbahaya, namun cicak biasanya sangat tidak diinginkan untuk berkeliaran di sekitar rumah kamu. Cicak tertarik pada makanan, air, dan tempat berlindung.

    Adanya serangga menjadi faktor adanya cicak di rumah karena menjadi sumber makanannya. Genangan air, seperti kolam juga menjadi sumber air bagi cicak untuk tetap berada di rumah kamu.

    Namun, pastinya kamu menginginkan cicak pergi dari rumah. Melansir The Spruce, berikut beberapa tips mengusir cicak yang ada di sekitar rumah.


    Gunakan Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Simpan Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Pakai Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Gunakan Semprotan Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Manfaatkan Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com