Tag: detikproperti

  • Sat Set! Begini Cara Cepat Merapikan Rumah Setelah Pesta


    Jakarta

    Setelah mengadakan pesta atau acara di rumah, kemungkinan besar seisi rumah dalam keadaan berantakan dan kotor. Membersihkan seisi rumah bisa jadi pekerjaan yang melelahkan, apalagi kalau tidak memakai strategi.

    Kunci untuk mengatasi ruangan yang berantakan adalah dengan tetap fokus saat merapikannnya. Selain itu, kamu perlu menyederhanakan cara membersihkan rumah agar lebih mudah dan cepat selesai.

    Lalu, bagaimana cara cepat membersihkan rumah ya? Biar kamu nggak kewalahan saat membereskan rumah, coba cara cepat bersihkan rumah berikut ini.


    Tips Membersihkan Rumah Habis Acara

    Inilah cara membersihkan rumah habis acara dengan cepat dan mudah, dikutip dari The Spruce.

    1. Melihat Kondisi Seluruh Rumah

    Langkah awal saat ingin membersihkan rumah, yaitu disarankan untuk menilai seluruh rumah sebelum kamu mulai merapikan ruangan.

    “Kamu perlu mempertimbangkan seluruh rumah saat merapikan satu ruangan karena menata barang dapat berdampak domino jika seluruh rumah berantakan dan tidak teratur,” kata Jamie Hord, pendiri Horderly Professional Organizing.

    Misalnya kamu menemukan beberapa barang di kamar tidur padahal seharusnya barang tersebut berada di kamar mandi.

    2. Gunakan Pengatur Waktu

    Untuk membantu mengurangi kemungkinan berlama-lama membereskan satu titik, kamu bisa menyetel pengatur waktu selama 30 menit untuk menciptakan rasa urgensi dan fokus.

    3. Lakukan Sapuan dengan Cepat

    “Saat saya memasuki ruangan yang berantakan, saya selalu memulai dengan menyapu cepat,” kata Meaghan Kessman, seorang organisator profesional.

    Ia menyarankan untuk mengambil alih mengambil kantong sampah dan segera mengumpulkan sampah yang terlihat seperti barang pecah belah, wadah kosong, atau tisu bekas.

    Kemudian letakkan barang-barang yang salah tempat, seperti piring, buku, atau pakaian di tempat yang telah ditentukan agar dapat dikembalikan ke tempat semestinya.

    4. Buat Sistem Penyortiran

    Gunakan sistem penyortiran tiga kotak, yaitu simpan, sumbangkan, dan buang. Sistem ini akan membantu membuat keputusan dengan cepat dan menjaga proses pembersihan tetap fokus. Mulai dengan mengumpulkan barang-barang ke dalam tumpukan yang disortir.

    5. Tetap Fokus

    Jika merasa kewalahan, fokuslah pada satu area saja dalam satu waktu. Bagi ruangan menjadi beberapa zona yang lebih kecil dan selesaikan setiap tugas. Beberapa ruangan tidak dapat dibersihkan sepenuhnya hanya dalam waktu singkat.

    Disarankan untuk menahan untuk mulai membersihkan secara menyeluruh atau membuat sistem pengorganisasian secara menyeluruh pada tahap ini. Tujuannya adalah merapikan barang dengan cepat.

    6. Selesaikan dan Simpan Barang

    Saat penghitung waktu berbunyi, disarankan agar berhenti bekerja dan meluangkan beberapa menit untuk menyimpan barang-barang ke tempat penyimpanan.

    7. Buat Membersihkan Rumah Tetap Menyenangkan

    Menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan adalah proses yang berkelanjutan. Setiap langkah yang diambil akan membantu menata rumah kamu. Jika tidak mempunyai banyak waktu, luangkan sedikit waktu untuk merapikan barang yang tidak diperlukan.

    Itulah dia langkah mudah untuk membereskan rumah dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Tahu Belum, Semut Auto Kabur Jika Mencium 4 Aroma Ini!


    Jakarta

    Semut memiliki penciuman cukup tajam. Kamu pasti menyadari mereka bisa tiba-tiba muncul di rumah atau di dekat makanan. Hal ini dikarenakan mereka mencium bau sumber makanan.

    Hasil penelitian dari Universitas Vanderbilt AS mengungkapkan bahwa semut memiliki indera penerima bau empat hingga lima kali lebih luas daripada kebanyakan serangga lainnya. Indera penciuman yang kuat ini berfungsi untuk mempermudah semut mencari makanan dan berkomunikasi dengan semut lainnya.

    Jika merasa risih dengan kehadiran semut, kamu bisa mengusirnya dengan memasang perangkap beraroma yang mereka benci. Dilansir dari beberapa sumber, berikut beberapa aroma yang tidak disukai semut.


    1. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Dilansir dari The Spruce, beberapa jenis kopi memiliki aroma yang tidak disukai oleh semut, salah satunya kopi arabika. Tetapi ada juga penelitian yang justru membuktikan sebaliknya, bubuk kopi malah menarik perhatian semut.

    2. Lemon

    kulit lemonkulit lemon Foto: Getty Images/iStockphoto/Diana Taliun

    Dilansir Planet Natural, kulit dari lemon mengandung d-limonene yang beracun bagi semut. Cara memasang jebakannya cukup dengan meletakkan kulit jeruk atau lemon di tempat semut suka berkumpul.

    3. Lada Hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanmanfaat lada hitam untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lada hitam merupakan salah satu bumbu dapur yang dapat memberikan rasa dan aroma yang khas pada makanan. Ternyata aroma dari lada hitam yang terkenal pedas dan cukup menyengat ini tidak disukai semut.

    Untuk memastikan semut tak muncul lagi di rumah, kamu bisa menaburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut atau di dekat sarang-sarang semut. Tunggu beberapa waktu, kamu akan melihat jumlah semut yang berkeliaran di rumah akan berkurang.

    4. Cuka

    cukacuka Foto: Istimewa

    Cuka terkenal memiliki aroma yang tajam dan kuat. Aroma seperti ini tidak disukai oleh semut karena membingungkan mereka menuju makanan berada. Cara memasang perangkapnya cukup mudah yakni dengan mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Lalu letakkan di tempat yang sering didatangi oleh semut atau di sekitar makanan.

    Itulah beberapa aroma yang bisa membuat semut pergi dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Habis Ngepel Malah Bau Amis? Ini Cara biar Lantai Bersih dan Wangi


    Jakarta

    Lantai yang bersih mencerminkan kondisi rumah yang higienis terawat. Nah, bagian rumah ini cepat sekali kotor, sehingga harus rajin dibersihkan dengan cara menyapu dan mengepel lantai.

    Namun, kalau tidak dibersihkan dengan benar, lantai yang terlihat bersih bisa berbau, lho. Jika kamu mengalami hal yang sama, kamu perlu melakukan langkah-langkah ekstra agar lantai bersih maksimal.

    Lalu, bagaimana cara mengepel lantai yang benar agar bau amis tak muncul bau amis? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Tips Pel Lantai Jadi Bersih dan Wangi

    Inilah beberapa tips agar lantai tidak bau amis setelah dipel.

    1. Jaga Kebersihan Kain Pel

    Bau tak sedap pada lantai bisa saja muncul akibat kain pel yang sudah kotor. Kain pel yang tidak bersih tentu nggak bisa menjaga kebersihan lantai. Maka dari itu, pel yang kamu harus menjaga kebersihan pel.

    Segera bilas kain pel lalu jemur hingga kering setelah digunakan. Cuci pel secara rutin dengan deterjen untuk menjaga agar kain pel tetap bersih dan bebas dari kuman. Pel sebaiknya diganti setiap 3 bulan sekali.

    Saat disimpan, pel sebaiknya diletakkan menghadap ke atas agar lebih cepat kering dan tidak lembab. Pel yang lembap akibat disimpan dengan cara yang salah akan menyebabkan bau tidak sedap yang menempel di lantai Kamu.

    2. Pel Lantai Menggunakan Air Bersih

    Salah satu penyebab utama munculnya bau tak sedap pada lantai adalah penggunaan air yang kotor dan untuk mengepel lantai. Jadi, bila air yang Kamu gunakan untuk mengepel sudah butek dan berbau, segera ganti air tersebut dengan air yang bersih. Kamu juga bisa menggunakan air hangat, sehingga kotoran yang menempel di lantai keramik bisa dibersihkan dengan lebih mudah.

    3. Jaga Kebersihan Ember

    Setelah digunakan, ember yang Kamu gunakan untuk mengepel sebaiknya segera dibilas, dibersihkan, dan dikeringkan. Lalu, kamu bisa menjemurnya di bawah sinar matahari untuk membantu sanitasi pel.

    Bila ember tak dibersihkan secara rutin, ember akan berkerak dan kotor di bagian dalamnya akibat sisa sabun dan kotoran yang tertinggal. Nah, ember bekas pel yang kotor ini juga bisa menyebabkan bau tak sedap pada air yang digunakan untuk mengepel, lalu pada akhirnya menyebabkan bau tak sedap pada lantai Kamu.

    4. Gunakan Pel dengan Tepat

    Lantai keramik sangat umum digunakan pada rumah di Indonesia karena jenis lantai ini juga lebih fleksibel dibersihkan dengan berbagai jenis kain pel. Tapi bila lantai rumah Kamu terbuat dari jenis lantai lain, bersihkan lantai kamu dengan jenis pel yang tepat.

    Selain itu, gunakan gerakan yang tepat saat membersihkan lantai sesuai dengan alat pel yang Kamu gunakan. Bila Kamu menggunakan pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali, bersihkan lantai dengan gerakkan menyerupai angka delapan.

    Cara mengepel lantai seperti ini membantu Kamu menjangkau seluruh permukaan lantai dengan lebih menyeluruh. Sedangkan bila Kamu menggunakan alat pel yang terbuat dari spons, bersihkan lantai dengan gerakan maju mundur. Bila lantai dibersihkan dengan lebih baik, bau tak sedap pun lebih mudah dicegah.

    5. Gunakan Pembersih Lantai dengan Pewangi

    Lantai harus dibersihkan untuk mencegah secara rutin untuk mencegah berkembang biaknya kuman dan bakteri. Karena itu, pembersih lantai yang Kamu gunakan tak hanya harus mampu membersihkan kotoran, tapi juga membasmi kuman dan bakteri. Kamu juga dapat menggunakan pembersih lantai dengan pewangi agar lantai jadi bau harum dan segar.

    Itulah tips mengepel lantai dengan benar agar tidak bau amis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Merawat Kain Pel Agar Selalu Bersih, Lantai Jadi Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Penggunaan kain pel yang bersih dilakukan saat mengepel lantai. Jangan sampai sudah susah-susah mengepel tapi lantai tetap kotor dan bau karena menggunakan kain pel yang sudah usang.

    Oleh karena itu, penting untuk merawat kain pel secara teratur supaya bersih, sehingga mengepel lantai jadi lebih efektif. Sebaiknya kamu segera membersihkan kain pel setelah selesai digunakan.

    Lantas, bagaimana cara merawat kain pel? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple.


    Persiapkan Alat dan Bahan

    Sebelum membersihkan kain pel, kamu perlu menyiapkan alat dan bahan berikut ini.

    • Ember
    • Mesin cuci
    • Jemuran
    • Sarung tangan pelindung
    • Pembersih serba guna
    • Detergen
    • Cuka Pembersih cucian
    • Pemutih

    Cara Merawat Kain Pel

    Inilah tips merawat kain pel yang bisa kamu lakukan biar kain pel selalu bersih.

    1. Bersihkan Kain Pel Setelah Digunakan

    Setelah mengepel lantai, kamu bisa merendam kain pel ke dalam bak cuci atau ember berisi air hangat dan biarkan selama tiga menit. Jangan lupa gunakan sarung tangan pelindung untuk menghindari iritasi kulit.

    Lalu, peras kain pel hingga cukup kering. Celupkan dan peras beberapa kali untuk menghilangkan semua sisa sabun.

    Untuk kepala kain pel yang dapat dilepas, kamu bisa masukkan ke mesin cuci dan tambahkan detergen. Setelah dibersihkan, jemur kain pel hingga kering.

    2. Bersihkan Kepala Pel Secara Mendalam

    Isi penuh ember dengan air panas dan pembersih serbaguna. Ikuti petunjuk pemakaian tentang berapa banyak bahan pembersih yang harus digunakan.

    Rendam kain pel dalam larutan pembersih dan biarkan terendam setidaknya selama 10 menit agar pembersih dapat menghilangkan penumpukan kotoran. Isi ulang ember dengan air hangat segar dan bilas kain pel

    3. Sanitasi Kepala Pel

    Kamu perlu menyiapkan dua cangkir cuka, dua cangkir air panas, air dingin, dan campuran air panas dengan pemutih (hanya untuk kepala pel kapas). Rendam kain pel selama 10 menit, lalu tuang larutan pembersih, dan isi ulang ember dengan air hangat.

    Gosok kain pel agar noda hilang, kemudian bilas kepala pel hingga bersih. Peras kain pel dengan baik dan biarkan mengering dalam posisi tegak.

    4. Cara Menyimpan Kain Pel dengan Benar

    Setelah kain pel bersih dan kering, kamu perlu menyimpannya dengan benar. Setiap jenis kain pel memiliki cara penyimpanan yang berbeda.

    • Pel Spons : Selalu simpan spons pel dengan kepala menghadap ke atas untuk mencegahnya berubah bentuk. Jika spons mulai rusak, berbau, atau berubah warna.
    • Kepala Pel Kapas: Kepala pel kapas harus benar-benar kering sebelum menyimpannya dalam posisi tegak di tempat yang tidak berventilasi.
    • Kepala Pel Microfiber: Kepala pel microfiber melingkar atau tali harus disimpan tegak di ruang yang berventilasi baik. Kebanyakan kepala pel mikrofiber dapat bertahan hingga 200 kali penggunaan.

    Itulah cara merawat kain pel agar tetap bersih dan awet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Merawat AC Supaya Dingin dan Tahan Lama


    Jakarta

    Air conditioner atau AC menjadi alat elektronik andalan untuk menyejukkan ruangan di rumah. Apalagi cuaca panas di Indonesia membuat tiap rumah butuh alat pendingin utara, salah satu pilihannya AC.

    Karena sering digunakan, AC tetap harus dirawat agar awet dan selalu dingin. Sebab, lama-lama masalah suka timbul pada AC, seperti udara kurang dingin hingga ada air menetes.

    Kalau kamu mau AC yang lebih awet dan tetap dingin, coba lakukan beberapa tips merawat AC berikut ini.


    7 Tips Merawat AC Supaya Awet dan Tetap Dingin

    Inilah cara merawat AC agar lebih awet dan memaksimalkan kinerja AC.

    1. Periksa dan Bersihkan Filter Udara

    Membersihkan dan memeriksa filter AC adalah langkah penting dalam perawatan. Filter yang bersih memungkinkan udara masuk ke AC tanpa hambatan, sehingga AC dapat beroperasi secara efisien.

    Filter juga membantu menghilangkan debu dan kotoran dari udara, menjaga kebersihan ruangan dan kualitas udara.

    Caranya mudah, matikan listrik, buka panel AC, periksa filter, bersihkan atau ganti jika perlu, pasang kembali, dan hidupkan kembali AC. Lakukan secara teratur untuk menjaga kinerja AC.

    2. Bersihkan Saluran Udara

    Membersihkan dan memeriksa saluran udara AC sangat penting karena saluran yang bersih memastikan aliran udara yang lancar, mencegah penumpukan debu dan kotoran yang dapat mengganggu kinerja AC, serta menjaga kualitas udara dalam ruangan.

    Gunakan penyedot debu atau sikat yang lembut untuk membersihkan saluran udara dari debu dan kotoran. Pastikan untuk membersihkan semua area saluran secara menyeluruh.

    3. Periksa Isolasi Pipa

    Pipa refrigeran adalah saluran yang membawa pendingin dari evaporator di unit air handler ke kondensor di luar. Pipa-pipa ini biasanya dilapisi dengan isolasi berbentuk busa.

    Nah ini perlu memeriksa apakah ada bagian isolasi yang rusak atau hilang. Jika ditemukan, segera gantilah dengan isolasi baru untuk menjaga kinerja optimal sistem AC.

    4. Bersihkan Kompresor Luar

    Bersihkan kumparan kondensor dan kipas AC dari kotoran atau puing-puing. Kumparan kondensor biasanya terletak di luar ruangan dan terlihat seperti kisi-kisi pada kotak logam yang besar. Biasanya komponen ini akan terkotori oleh debu atau tumpukan daun yang akan menghambat kinerja.

    Pastikan udara dapat bergerak lancar melalui kumparan untuk efisiensi maksimal. Bersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kumparan dengan tekanan lembut dan pembersih agar unit bekerja dengan baik. Pastikan tidak merusak sirip yang rapuh saat membersihkan.

    5. Periksa Kabel

    Kabel juga perlu diperiksa, karena bagaimanapun juga itu merupakan komponen penting yang memungkinkan menghambat kinerja AC.

    Periksalah kabel di unit kondensor jika ada tanda-tanda panas berlebih atau keausan. Ingatlah untuk mematikan AC sebelum memulai. Jika Anda melihat kabel yang terbakar, rusak, atau aus, sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    6. Berikan Istirahat pada Sistem

    Meski dengan perawatan yang baik, sistem yang terus menerus bekerja akan mengalami penurunan performa lebih cepat dibandingkan dengan sistem yang digunakan secara berkala dan tidak terus menerus.

    Oleh karena itu penting untuk memberikan istirahat pada sistem supaya AC lebih tahan lama dan kinerjanya optimal.

    7. Jadwalkan Tune Up atau Service Tahunan

    Beberapa perawatan perangkat AC kadang di luar kapasitas kita. Oleh karena itu, penting untuk memanggil professional untuk membantu merawat AC setidaknya setahun sekali.

    Tune-up meliputi pengencangan semua koneksi listrik, pelumasan kipas, dan pembersihan sistem. Teknisi juga akan memeriksa level refrigeran dan dapat mendiagnosis masalah yang lebih serius seperti kebocoran refrigeran, serta memperbaikinya untuk mengembalikan kinerja AC.

    Itu dia tips merawat AC sehingga tetap tahan lama dan bekerja dengan optimal. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Pengharum Mahal, 6 Bahan Alami Ini Bisa Usir Bau Kamar Mandi!


    Jakarta

    Bau tak sedap terkadang sering terjadi di kamar mandi. Jika kondisi ini terjadi tentu membuat penghuni rumah maupun tamu yang berkunjung tidak nyaman.

    Meski kamar mandi sudah dibersihkan, kadang-kadang bau tak sedap masih muncul juga. Nah, buat kamu yang punya masalah bau tak sedap di kamar mandi, bisa coba lawan dengan bahan alami berikut.

    Mengutip dari Germany Brilliant, Homebliss, dan Livspace, berikut bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi.


    1. Soda Kue

    Untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam kamar mandi, kamu dapat meletakkan semangkuk kecil soda kue atau baking soda di dalam kamar mandi. Soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap bau tak sedap yang berada di dalam kamar mandi. Namun, jangan lupa menggantinya setiap bulan untuk memastikan kesegarannya. kamu bahkan bisa mengubahnya menjadi solusi alami.

    2. Cuka

    Cuka juga ampuh untuk menghilangkan bau kamar mandi. Kamu bisa campurkan sendok makan cuka putih, dengan campuran garam. Lalu, gosokkan campuran tadi pada area yang bau. Siram setelahnya menggunakan air untuk membersihkan sisa-sisa pembersihan.

    Sementara itu, cuka putih juga dapat menghilangkan bau sekaligus membersihkan endapan toilet atau saluran air. Taruh cuka putih dalam mangkuk di kamar mandi dan gantilah setiap dua minggu sekali.

    Atau kalian juga bisa menggosok permukaan yang kotor dengan cuka. Caranya adalah dengan mencampurkan cuka dengan garam dengan perbandingan 4:1.

    3. Lemon

    Trik lain untuk menjaga kamar mandi tetap segar adalah meletakkan irisan lemon di wastafel atau dekat toilet. Lemon bagus untuk menetralkan bau, bahkan akan membuat kamar mandi terasa segar dan nyaman. Ingatlah untuk mengganti irisan lemon seminggu sekali.

    4. Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti lavender dan serai sangat bagus untuk menutupi bau kamar mandi yang paling kuat sekali pun. Jika kamu tidak memiliki diffuser untuk meletakkannya, cukup oleskan beberapa tetes di bola kapas dan letakkan di wadah sehingga aromanya dapat menyebar. Kamu harus mengganti bola kapas beraroma setiap minggu.

    5. Kayu Manis

    Siapa sangka? Jika bumbu dapur satu ini mampu mengusir bau tak sedap di kamar mandi. Dengan aroma yang kuat, kamu bisa taruh beberapa batang kayu manis di dalam wadah kemudian taruh di pojok kamar mandi.

    6. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki bau yang khas dan bisa dengan efektif menghilangkan bau WC yang menguap. Caranya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di lantai kamar mandi, diamkan sekitar 30 menit, kemudian bersihkan.

    Namun cara tersebut mungkin bisa menghambat saluran air. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan meletakkan bubuk kopi di mangkuk dan biarkan dia bekerja.

    Demikian 6 bahan alami yang ampuh lawan bau kamar mandi. Perlu dicatat, selain menggunakan bahan alami tersebut, kamu juga perlu memiliki sirkulasi udara yang baik di kamar mandi agar tidak bau. Sebagai contoh, kamu bisa membuka jendela kamar mandi atau menggunakan exhaust fan. Sebab, jika tidak memiliki sirkulasi udara yang baik maka bau tak sedap akan tetap terperangkap di dalam kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Pasang Water Heater Gas atau Listrik? Ini Pertimbangannya



    Jakarta

    Water heater bisa menambah kenyamanan penghuni rumah untuk menghasilkan air hangat. Water heater adalah sebuah alat pemanas air yang biasa digunakan untuk kebutuhan mandi.

    Umumnya ada dua jenis water heater, yakni water heater gas dan water heater listrik. Kedua jenis water heater ini tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

    Nah, bagi kamu yang berencana untuk memasang water heater tapi bingung pilih yang mana, bisa mempertimbangkan preferensi dan kecocokan dulu. Jangan sampai salah pilih dan menyesal di kemudian hari. Berikut di bawah ini perbandingan antara water heater gas dan water heater listrik yang perlu kamu ketahui.


    Perbedaan Water Heater Gas dan Water Heater Listrik

    Inilah perbedaan utama antara water heater gas dan water heater listrik.

    1. Cara Kerja

    Dikutip dari Forbes water heater listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik bertegangan tinggi kepada sebuah batang di tengah tangki air. Listrik ini nantinya akan memanaskan air dari bagian tengah tangki ke arah luar.

    Di sisi lain, water heater gas bekerja dengan memanaskan tangki air dengan api berbahan bakar gas dari bagian bawahnya.

    2. Kenyamanan Penggunaan

    Semua rumah memiliki layanan listrik. Oleh karena itu, water heater listrik cenderung lebih mudah untuk dipasang dan digunakan.

    Sebaliknya, water heater gas memerlukan tabung gas yang harus rutin untuk diganti agar tidak kehabisan bahan bakar saat digunakan.

    Water Heater Listrik

    Jika kamu mempertimbangkan memakai water heater listrik, berikut ini kelebihan dan kelemahannya.

    Kelebihan

    • Aman
    • Cara kerja sistem pemanas bersih (tidak meninggalkan residu)
    • Memiliki daya pemanas air yang efisien
    • Pilihan ukuran banyak
    • Bisa berjalan secara otomatis
    • Mudah untuk dipasang, karena setiap rumah pastinya memiliki sumber listrik

    Kekurangan

    • Biaya operasional lebih tinggi
    • Cenderung lebih lama untuk memanaskan air dibandingkan dengan jenis gas
    • Waktu pemulihan lebih lama
    • Tidak bisa beroperasi jika listrik padam

    Water Heater Gas

    Kemudian, berikut ini plus minus memasang water heater gas di kamar mandi.

    Kelebihan

    • Memanaskan air dengan cepat
    • Biaya pengoperasian lebih rendah dibandingkan dengan jenis listrik
    • Hemat energi
    • Masih bisa beroperasi saat listrik padam

    Kekurangan

    • Memerlukan tambahan tabung gas
    • Kurang aman dibandingkan jenis listrik
    • Cara kerja sistem pemanas lebih kotor (meninggalkan residu)
    • Pilihan ukuran lebih sedikit
    • Umur lebih pendek dibandingkan jenis listrik
    • Daya panas air kurang efisien dibandingkan jenis listrik
    • Perlu dinyalakan secara manual

    Itulah pertimbangan untuk menentukan antara water heater listrik dan water heater gas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rusak, Ini Biang Kerok Mesin Cuci Sering Bergetar Ketika Digunakan


    Jakarta

    Bagi kamu pengguna mesin cuci pasti pernah merasakan mesin terasa bergetar saat sedang mencuci. Sebenarnya hal ini wajar terjadi. Namun, bagaimana jika getarannya itu cukup keras hingga bergerak dari tempatnya? Apakah itu masih wajar?

    Dilansir The Spruce, penyebab getaran seperti ini biasanya bukan karena mesin, tetapi faktor dari luar, apalagi yang getaran cukup hebat. Lalu, mesin cuci dengan bukaan depan ternyata lebih rawan terjadi guncangan daripada yang bukaannya di atas. Hal ini dikarenakan sistem perputaran ketika sedang mencuci pakaian. Untuk lebih jelasnya begini penjelasannya.

    Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang

    1. Tidak Berada Pada Permukaan yang Rata

    Ternyata tempat peletakkan mesin cuci dapat mempengaruhi getarannya. Sebaiknya mesin cuci diletakkan di permukaan rata agar lebih aman. Bentuknya yang besar dan dengan bobot pakaian yang berputar di dalamnya, dapat berbahaya jika tempat meletakkannya miring atau tidak rata.


    2. Beban Cucian yang Tak Seimbang

    Mesin cuci bekerja sesuai dengan sistem yang telah dibuat. Mesin ini tidak bisa membantu kamu saat merapikan letak pakaian kotor yang masuk ke ‘keranjang’ di dalam mesin. Kamu harus tahu trik untuk memasukkan pakaian di dalamnya.

    Untuk jenis cucian yang punya ukuran besar seperti selimut atau seprai sebaiknya dimasukkan dengan posisi sama berat. Dengan begitu ketika berputar bebannya akan seimbang dan tidak bergetar hebat seperti terpelanting.

    3. Penyangga Lantai Tak Cukup Kuat

    Jika permukaan di rumah kamu tidak rata, kamu bisa menambahkan penyangga di bawahnya. Namun, pastikan penyangga tersebut cukup kuat karena bobot pakaian basah akan jauh lebih berat dari mesin cuci tersebut.

    Jika tidak memungkinkan untuk menambahkan penyangga, kamu dapat menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan untuk meningkatkan stabilitas lantai. Cara lain yang bisa kamu coba adalah menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil khusus untuk mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sakelar Lampu Terasa Panas dan Menyetrum? Bisa Jadi Ini 3 Penyebabnya!


    Jakarta

    Pada setiap instalasi lampu di rumah, pasti ada saklar untuk menyalakan dan mematikan lampu. Normalnya, saklar lampu aman dipegang karena memakai bahan yang tahan dari aliran listrik. Namun, pernahkah kamu merasa saklar di rumah terasa panas atau hangat? Kira-kira hal tersebut normal atau bahaya?

    Dilansir The Spruce, sakelar lampu yang terasa hangat adalah fenomena yang wajar karena panas yang terasa merupakan proses pembuangan panas dari aliran listrik.

    Maka dari itu, agar lebih aman digunakan bahan saklar biasanya memakai bahan dari plastik karena tahan terhadap aliran listrik, tahan rayap, dan tidak korosi. Plastik juga tahan lama dan mudah dibentuk untuk menyesuaikan desain interior di rumah.


    Sakelar lampu yang tidak bisa membuang panas dalam jangka waktu lama justru lebih berbahaya. Panas tersebut dapat merusak insulasi atau pengaman kabel. Kemudian, menimbulkan retakan dan jika sudah parah dapat memicu kebocoran pada aliran listrik. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya korsleting, gangguan busur listrik, hingga kebakaran.

    Hal yang harus kamu waspadai adalah apabila saklar yang panas tersebut juga disertai dengan kejutan atau aliran listrik yang terasa saat dipegang. Jika sudah seperti ini, kamu perlu berhati-hati dan memperbaiki saklar tersebut. Namun sebelum itu, ketahui dahulu beberapa penyebab saklar listrik panas hingga disertai kejut dari listrik.

    1. Besar Daya Listrik yang Tidak Sesuai dengan Kabel

    Saat memasang instalasi listrik, jenis kabel harus disesuaikan dengan besar daya yang digunakan. Perbedaan jenis kabel dan muatan justru dapat menimbulkan panas yang terasa hingga ke saklar. Semakin banyak panas yang ditimbulkan, bisa terjadi kebocoran yang dapat memicu korsleting listrik.

    2. Sambungan Kabel Longgar

    Penyebab kedua bisa karena sambungan kabel yang longgar. Untuk mengetahui hal ini dan cara perbaikannya, sebaiknya kamu memanggil tenaga ahli agar lebih aman.

    3. Pemasangan Instalasi Listrik yang Tidak Sesuai

    Pemasangan kabel yang tidak sesuai dapat menghambat arus listrik. Aliran listrik yang tidak benar membuat panas yang dihasilkan mengarah ke sakelar lampu. Cara memperbaikinya kamu perlu meminta bantuan ahli dan listrik di rumah perlu dimatikan sementara.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Manfaat Ampas Teh untuk Bersihkan Barang di Rumah yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Saat kamu menyeduh teh, pasti ada ampas yang terbuang karena tidak mungkin dikonsumsi. Mulai hari ini, sebaiknya ampas tersebut dipisahkan dan disimpan di tempat aman karena bisa digunakan untuk bersih-bersih di rumah!

    Lebih tepatnya, ampas teh bisa dipakai untuk membersihkan noda dan bau yang menempel pada barang-barang di rumah. Kira-kira barang apa saja yang bisa dibersihkan dengan ampas teh, dilansir In The Wash berikut di antaranya.

    1. Sepatu

    Kamu sering mencium bau tak sedap setiap masuk ke rumah setelah bekerja seharian? Selain dari bau badan, bisa jadi karena bau sepatu kamu. Ternyata untuk menghilangkan bau di sepatu, tidak harus setiap hari mencuci. Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh yang diletakkan di dalam sepatu semalaman. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering. Jika basah karena hujan, sebaiknya dijemur dahulu.


    2. Membersihkan Furnitur Kayu

    Furnitur kayu perlu hati-hati saat dibersihkan karena tidak semua bahan aman. Misalnya peralatan yang tajam, kasar, dan basah sebaiknya dihindari. Salah satu bahan yang ternyata bisa membersihkan furnitur kayu adalah ampas teh. Caranya dengan menggosokkan ampas teh celup yang tidak begitu basah ke permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    3. Membersihkan Kaca

    Kaca atau cermin di rumah mudah sekali berdebu. Kamu bisa membersihkan kaca dan cermin di rumah dengan ampas teh. Caranya dengan menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot. Lalu usap dengan kain kering yang bersih atau kain mikrofiber.

    4. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Barang selanjutnya yang bisa dibersihkan dengan ampas teh adalah kulkas. Fungsi ampas teh di sini adalah untuk menghilangkan bau tak sedap. Caranya dengan siapkan kantong teh dan letakkan dalam wadah terbuka. Taruh juga di lemari es selama satu atau dua hari.

    5. Membersihkan Microwave

    Membersihkan microwave bisa lho memakai ampas teh. Caranya dengan rebus air lalu yang telah dicampurkan dengan kantong teh celup hitam atau hijau. Tunggu hingga mendidih. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    6. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Di kamar mandi, bukan hanya lantai yang mudah kotor, melainkan peralatan lainnya juga bisa mudah terkena noda. Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    7. Membersihkan Karpet

    Karpet sering berbau tak sedap setelah disimpan lama. Daripada dicuci yang kemungkinan mahal, coba bersihkan sendiri dengan taburan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com