Tag: detikproperti

  • 4 Bagian Outdoor Rumah yang Luput Dibersihkan, Jangan Dilupakan!


    Jakarta

    Membersihkan area outdoor perlu dilakukan agar bagian luar rumah tampak rapi. Namun, ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan di area outdoor.

    Salah satu yang luput dibersihkan adalah lampu taman. Meski berada di luar ruangan, lampu taman juga tetap perlu dibersihkan. Sebab jika dibiarkan begitu saja bisa memberikan kesan rumah tak terurus.

    Selain itu masih ada beberapa bagian lainnya yang luput dibersihkan. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini daftarnya.


    1. Pagar Rumah

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Ya, ternyata pagar rumah perlu dibersihkan dan dirawat. Hal itu karena pagar kerap kotor hingga ditumbuhi jamur sehingga membuatnya tampak kusam.

    “Bilas pagar dan gerbang Anda dengan selang atau mesin cuci bertekanan rendah. Kemudian gosok noda dengan air hangat dan sabun cuci piring, lalu bilas,” ujar cleaning expert di Spekless, Karina Toner.

    2. Lampu Taman

    Beautiful Small Solar Garden Light, Lanterns In Flower Bed. Garden Design. Solar Powered LampIlustrasi lampu taman. Foto: Getty Images/iStockphoto/bruev

    Lampu taman menjadi salah satu bagian yang luput dibersihkan. Untuk membersihkannya cukup mudah.

    Pertama, matikan lampu lalu lepaskan penutup kaca. Bersihkan penutup kaca dengan air sabun, gunakan sabun cuci piring yang lembut dan bebas pewangi. Selanjutnya, lap bohlam dengan kain mikrofiber sebelum dipasang.

    3. Pot Bunga

    Ilustrasi tanaman hias bunga mawarIlustrasi pot bunga. Foto: Getty Images/iStockphoto/izzzy71

    Pot bunga yang ada di taman rumah juga perlu dibersihkan. Tidak hanya potnya saja, tatakan pot juga harus dibersihkan dan dibuang sisa air yang ada di dalamnya agar tak jadi sarang nyamuk.

    Cara membersihkan pot bunga, singkirkan tanah yang menempel pada pot, lalu cuci dengan air dan sabun cuci piring. Sementara untuk membersihkan tatakan pot bisa bersihkan algae atau tanah yang menempel terlebih dahulu lalu cuci dengan air.

    Setelah itu, jemur pot dan tatakan di bawah sinar matahari hingga kering.

    4. Selang dan Keran Taman

    Man watering garden with hose, close-upIlustrasi selang kebun. Foto: Thinkstock

    Pemilik rumah bisa memeriksa kerusakan sejak dini untuk memastikan air dapat mengalir. Untuk merawat selang, pemilik rumah bisa melepaskan gulungan selang, periksa retakan, siram dengan air.

    Sementara itu, untuk membersihkan kepala keran bisa digosok dengan sikat untuk menghilangkan endapan mineral.

    Itulah beberapa bagian luar rumah yang luput dibersihkan. Mulai sekarang jangan lupa dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bagian Rumah yang Harus Dicek Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik dalam rangka Lebaran merupakan hal yang lumrah dilakukan di Indonesia. Umumnya, pemilik rumah mudik hingga beberapa hari ke depan.

    Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor. Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai.

    Dilansir dari Apartment Therapy, ada beberapa hal yang dilakukan setelah pulang ke rumah setelah mudik Lebaran, yaitu:


    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor

    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    Bagian Rumah yang Harus Diperiksa Usai Mudik Lebaran

    1. Dapur

    Penghuni rumah harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Contohnya bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika di rumah menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, penghuni rumah bisa mulai mengecek kamar tidur. Ganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, penghuni rumah juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Penghuni rumah bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Itulah beberapa bagian rumah yang harus segera dicek usai mudik Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini 5 Cara Deteksi Genteng Rumah Bocor


    Jakarta

    Salah satu masalah pada rumah yang sering ditemui adalah genteng yang bocor atau rembes. Biasanya masalah ini ketahuan ketika hujan deras. Air yang terus menerus masuk ke celah atap akan meninggalkan noda di plafon.

    Apabila hujan belum turun beberapa hari, sementara kalian ingin membeli rumah dan memastikan tidak ada kebocoran, bagaimana cara mengetahuinya?

    Dilansir Angi, berikut tanda-tanda genteng bocor dan cara mengatasinya.


    Tanda Genteng Rumah Bocor

    1. Genteng Retak, Rusak, atau Bergeser

    Apabila tidak ada hujan beberapa hari, penghuni rumah bisa mengecek secara langsung bagian atap. Penghuni rumah bisa memanggil orang profesional untuk melakukannya.

    Celah air bisa dideteksi apabila kondisi genteng rusak, retak, atau bergeser. Penyebab genteng retak atau bergeser bisa karena guncangan, angin, terkena beban yang berat, atau bisa pula karena faktor kualitas dan usia genteng.

    2. Muncul Warna pada Permukaan Plafon

    Atap yang sudah pernah mengalami kebocoran pasti memiliki bekas pada plafon yakni muncul warna kontras yang bentuknya tak beraturan. Warnanya bisa kecoklatan, hitam, atau hijau. Lokasinya biasanya berada di dekat sumber air yang masuk dari atap. Warna tersebut muncul dari aktivitas jamur yang tumbuh dari area yang lembap.

    Jamur ini jangan dianggap sepele karena black mold dapat menimbulkan penyakit seperti iritasi kulit, masalah pernapasan, hingga radang pernapasan.

    3. Terdengar Suara Air Menetes dari Atap

    Air biasanya menetes dari keran ke wastafel atau wadah air. Namun apabila terdengar suara tetesan air di plafon, patut dicurigai karena bisa jadi ada jalan air yang salah dan turun ke plafon.

    Apabila plafon sifatnya tahan air, tidak perlu sampai mengganti plafon. Namun, apabila modelnya tidak tahan air, akan muncul jamur di area yang basah tersebut sehingga berdampak pada tampilan rumah dan plafon tersebut harus diganti.

    4. Flashing Rusak

    Biasanya setiap atap rumah dan plafon telah dilengkapi dengan cat pelindung bocor. Apabila tetap ada air yang lolos, maka terdapat kerusakan pada flashing pada atap sehingga air tetap dapat masuk ke plafon rumah.

    5. Genangan Air

    Biasanya di atas ada aliran untuk membuang air, apabila saat dicek pada bagian saluran tersebut terdapat genangan air yang tidak mengalir berarti model pembuangan air tidak tepat. Talang air seharusnya bisa langsung mengalirkan air dari atas ke bawah.

    Genangan muncul karena beberapa faktor seperti jalur tersebut terdapat cekungan sehingga bisa menahan air, ada sampah, atau bentuknya kurang rendah.

    Itulah beberapa tanda genteng rumah mengalami kebocoran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sering Terasa Berpasir? Bisa Jadi gegara Aktivitas Kutu Busuk!


    Jakarta

    Kasur merupakan benda penting di rumah yang harus selalu bersih. Kasur yang bersih mempengaruhi kenyamanan penggunanya ketika beristirahat.

    Namun, pernahkah kalian merasakan kasur terasa berpasir? Seperti ada butir-butir keras di kasur, padahal naik ke kasur dalam keadaan bersih, tidak datang dari luar rumah, dan rumah tidak berada di pinggiran pantai.

    Berasal dari mana pasir-pasir yang terasa di kasur tersebut?


    Dilansir Home Unstain, berikut beberapa sumber munculnya pasir-pasir di kasur.

    1. Faktor Lingkungan

    Ternyata pasir-pasir yang terasa di kasur tidak sepenuhnya benar-benar butiran pasir. Bisa jadi itu merupakan partikel debu yang mengeras dan kasar. Debu tersebut terbawa dari luar yang menempel pada pakaian atau tubuh penggunanya.

    Solusi untuk membersihkan debu tersebut adalah dengan membersihkan kasur sebelum naik ke atas dengan menyedot debu atau membuang debu dengan sapu lidi.

    2. Kutu Busuk

    Salah satu hewan yang biasa menempati kasur adalah kutu busuk. Hewan kecil ini bisa menghasilkan kotoran keras dan berpasir di tempat tidur selain menyebabkan alergi.

    Kutu busuk biasa bersembunyi di celah-celah kasur seperti rangka tempat tidur, kasur, seprai, dan kertas dinding, di antara tempat-tempat kecil dan gelap lainnya.

    3. Kulit Mati

    Kemudian, pasir-pasir yang terasa di kasur juga bisa berasal dari kulit mati penggunanya. Saat berkeringat, tubuh melepaskan mineral dan garam, yang menyebabkan kulit menjadi kasar. Selain itu, partikel-partikel ini dapat menumpuk di tempat tidur dan membuatnya bertekstur berpasir akibat pengelupasan sel kulit.

    4. Kotoran di Bawah Kaki

    Seperti yang disebut sebelumnya kotoran seperti pasir ini bisa berasal dari kaki atau pakaian penggunanya yang menempel dan jatuh di kasur. Untuk menghindari hal ini disarankan pengguna kasur memakai alas kaki selama di rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki.

    5. Debu dari AC atau Kipas Angin

    Partikel debu ada yang berasal dari pendingin ruangan atau kipas angin yang digunakan di rumah. Penyebaran debu ini bisa dihentikan apabila alat elektronik tersebut rajin dibersihkan. Namun, apabila kamu tidak peduli dengan alat tersebut, siap-siap debu-debu seperti pasir menempel di tempat tidur.

    6. Remah Makanan

    Alasan lainnya kasur terasa berpasir adalah remahan makanan yang tertinggal di kasur. Jika kasusnya seperti ini, penghuni rumah biasanya sudah menyadari penyebab kasur terasa seperti berpasir. Untuk menjaga kasur tetap bersih dan nyaman digunakan adalah hindari makan di atas kasur.

    Itulah penyebab kasur terasa seperti berpasir. Jangan lupa untuk membersihkan kasur sebelum digunakan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Bunga Hias yang Pas di Rumah, Bisa Usir Serangga!


    Jakarta

    Tanaman atau bunga hias merupakan salah satu ornamen dekorasi yang dapat mengubah suasana rumah. Fungsi bunga hias bukan hanya untuk mempercantik tampilan rumah, melainkan bagus untuk kesehatan fisik dan mental penghuninya.

    Menurut Heathline, bunga hias dapat mempercepat penyembuhan seseorang. Menurut penelitian pada 2002 mengungkapkan bahwa orang yang baru saja pulih dari operasi butuh banyak melihat tanaman hijau selama masa pemulihan. Tanaman hijau ini bukan hanya di rumah, melainkan di alam.

    Kemudian, bunga hias bisa membantu meningkatkan produktivitas seseorang. Sebuah penelitian pada 1996 mengungkapkan bahwa mahasiswa di laboratorium komputer kampus bekerja 12 persen lebih cepat dan tidak terlalu stres saat ada tanaman di dekat mereka.


    Untuk dapat bekerja maksimal, lokasi meletakkan bunga hias juga harus tepat. Bunga hias harus berada di tempat-tempat yang mudah dilihat sehingga saat penghuni rumah jenuh, stres, atau bosan, bisa langsung melihat ke arah tanaman.

    Dilansir BloomsyBox berikut beberapa lokasi yang cocok untuk diletakkan bunga hias di rumah.

    1. Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruangan yang pasti akan dilewati ketika masuk ke rumah adalah ruang keluarga atau ruang tamu. Lokasi ini paling tepat untuk meletakkan bunga hias. Biasanya ruangan ini juga paling sunyi saat semuanya sudah beristirahat.

    Bunga hias juga bisa menjadi dekorasi yang tepat dan enak dipandang daripada meletakkan bantal dengan motif ramai, barang pecah beling, atau hiasan buatan lainnya.

    2. Kamar Tidur

    Kamar tidur juga disarankan diletakkan beberapa bunga hias. Selain memberikan kesan hidup di kamar, bunga hias juga membantu pasokan oksigen bagi penghuni kamar. Waktu istirahat jauh lebih tenang dan tidur bisa lebih nyenyak. Bisa juga memilih bunga hias atau tanaman hias yang memiliki wangi yang harum seperti lily dan sedap malam.

    3. Ruang Makan

    Di ruang makan biasanya sering muncul serangga seperti cicak, kecoak, atau lalat. Beberapa bunga hias bisa mengusir serangga tersebut. Selain itu, bunga hias juga menambah tampilan ruang makan menjadi lebih hidup tidak monoton dan sepi. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    4. Depan Pintu Masuk Rumah

    Beberapa rumah ada yang membuat ruang khusus setelah pintu masuk. Ruangan ini layaknya ruang penyambutan. Dekorasi yang sering dipakai adalah meletakkan meja cermin, hiasan yang elegan, dan bunga hias. Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Itulah beberapa lokasi yang cocok untuk bunga hias di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Agar Ruangan Harum Sepanjang Hari


    Jakarta

    Ruangan yang wangi bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang ke rumah semakin betah. Tak hanya itu, ruangan yang harus juga bisa menaikkan mood penghuni yang ada di dalamnya.

    Untuk membuat ruangan wangi semerbak ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Contohnya menggunakan lilin aroma terapi.

    Lilin aroma terapi bisa membuat ruangan harum sekaligus menjadi dekorasi. Meski demikian, lilin tersebut tidak bisa diletakkan di sembarang tempat. Jika ingin wanginya menyeruak, bisa diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik seperti di dapur atau ruang keluarga.


    Tak hanya itu, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan. Dilansir dari Livingetc, berikut ini tipsnya.

    Pakai Diffuser

    Menggunakan diffuser menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan wangi tanpa harus menyalakan api untuk lilin aroma terapi. Diffuser bisa diletakkan di ruang keluarga agar wanginya bisa menyebar. Jika ingin wangi yang lebih tahan lama, bisa menggunakan diffuser ditambah dengan lilin aroma terapi di rumah.

    Dupa

    Jika ingin ruangan memiliki wangi yang dalam dan beragam, bisa menggunakan dupa. Dupa bisa diletakkan di dekat jendela yang terbuka agar wanginya bisa menguar ke dalam rumah.

    “Dupa adalah pilihan yang tepat untuk menambahkan aroma yang kaya dan mendalam ke ruang tamu, terutama jika kamu ingin suasana yang lebih membumi atau menenangkan,” kata ahli wewangian dan pembuat lilin Chloe Mervine, dikutip dari Livingetc.

    “Namun, dupa bisa sangat kuat, jadi saya sarankan untuk memulai dengan aroma yang lebih ringan, seperti kayu cendana (sandalwood) atau melati,” tambahnya.

    Pakai Minyak Esensial dan Rempah-rempah Kering

    Jika ingin wangi yang alami, bisa menggunakan rempah-rempah atau bunga kering maupun minyak esensial sebagai wewangian. Penghuni rumah bisa menaruhnya di mangkuk dekoratif, digantung di dinding, atau menatanya di vas sekitar ruangan.

    Pakai Semprotan Ruangan

    Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan semprotan ruangan agar ruangan wangi. Chloe menyarankan untuk menggunakan penyemprot yang tidak beracun, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

    Dengan beberapa semprotan saja, ruangan di dalam rumah sudah bisa wangi. Hal ini bisa meningkatkan mood para penghuninya.

    “Penyemprot ruangan sangat bagus untuk menyegarkan area-area di rumah, mungkin (bisa digunakan) setelah memasak atau saat sedang membereskan rumah,” kata Chloe.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di dalam rumah wangi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Kloset Harus Tertutup Saat Menekan Tombol Flush? Ini Kata Ahli



    Jakarta

    Kloset duduk memiliki penutup yang berfungsi untuk mencegah penyebaran kuman, bau, dan cipratan air. Banyak yang menyarankan ketika kita hendak menyiram lubang kloset, sebaiknya penutup tersebut diturunkan hingga lubang tersebut tertutup. Kira-kira apa ya alasannya?

    Dilansir Better Homes and Garden, seorang CEO dan pemilik AK Building Service, Shari Cedar, mengatakan ketika flush ditekan dan air keluar untuk membersihkan lubang kloset akan muncul aerosol yang mengandung bakteri dan virus ke permukaan kamar mandi dan udara di sekitar. Oleh karena itu, lebih baik kloset dalam keadaan tertutup.

    Sebagai informasi, aerosol merupakan partikel halus di udara yang dapat membawa patogen seperti E. coli, C. difficile, norovirus, dan adenovirus, di udara dan di seluruh kamar mandi.


    Namun, Arianna Castro, seorang manajer komunikasi ilmiah di P&G, mengungkapkan dalam studi The American Journal of Infection Control bahwa menutup tutup toilet sebelum menyiram tidak benar-benar mengurangi penyebaran partikel virus.

    Kajian tersebut tetap menyarankan kloset perlu diberi disinfektan secara teratur untuk membunuh partikel-partikel kuman yang mungkin menempel di kamar mandi.

    Castro menekankan menutup kloset ketika menyiram memang hanya membatasi jangkauan semburan, tetapi risiko penyebarannya tetap dapat terjadi karena beberapa kuman dapat bertahan pada air kloset setelah beberapa kali penyiraman.

    “Lebih buruk lagi, beberapa kuman bertahan di air toilet selama beberapa kali pembilasan, yang berarti risikonya tidak hilang setelah satu kali pembilasan. Bagaimana jika Anda menggunakan toilet umum tanpa penutup? Kuman itu akan menyebar ke mana-mana,” jelas Cedar, seperti yang dikutip Sabtu (5/4/2025).

    Sebuah penelitian dari University of Colorado melakukan uji coba untuk mengetahui efek dari penyebaran partikel kuman dan bakteri saat flush ditekan. Mereka menggunakan laser berdaya tinggi untuk memvisualisasikan efeknya.

    Ternyata partikel kuman dan bakteri tersebut dapat berceceran ke segala arah dengan kecepatan 20 meter per detik, mencapai ketinggian 14 meter hanya dalam waktu 8 detik.

    Jadi, Cedar maupun Castro mengatakan lebih baik menutup kloset saat hendak menyiram. Meskipun tidak menjamin kamar mandi aman dari bakteri, setidaknya partikel kuman dan bakteri tidak jatuh ke area yang lebih jauh di kamar mandi. Mereka setuju bahwa tidak ada salahnya menutup tutup toilet saat menyiram toilet.

    “Berdasarkan penelitian yang ada, saya rasa sangat disarankan untuk menutup toilet saat menyiramnya guna meminimalkan penyebaran patogen melalui udara dan meningkatkan praktik kebersihan yang lebih baik,” tutur Castro.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Banyak orang yang memiliki furniture kayu karena daya tahannya, warnanya, serta kesan hangat yang diberikan. Furniture tersebut juga cocok untuk berbagai macam desain rumah.

    Bahan kayu merupakan salah satu material yang diincar karena perawatannya tak terlalu sulit. Meski mudah dirawat, furniture kayu juga tetap harus dibersihkan apalagi jika terkena tumpahan air.

    Tumpahan air yang tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan noda. Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, pastikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furniture polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Aman dan Ampuh Bersihkan Noda Kopi yang Menempel pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Noda kopi merupakan salah satu noda yang sulit dibersihkan. Noda tersebut bisa menempel di berbagai bahan dan material, mulai dari kain, keramik, hingga kayu.

    Noda di kain dan keramik biasanya lebih mudah dibersihkan seperti memakai campuran sabun colek dengan cuka dan untuk keramik bisa dengan air biasa. Namun, bagaimana dengan membersihkan di bahan kayu?

    Noda kopi yang tercetak di bahan kayu biasanya disebabkan karena tumpahan atau cairan kopi yang menempel di bawah gelas. Bahan kayu tidak bisa terlalu digosok karena bisa merusak permukaannya sehingga harus memakai bahan pembersih yang lebih aman.


    Dilansir dari Real Homes, berikut beberapa bahan yang ampuh membersihkan noda kopi di kayu.

    1. Cuka

    Sama seperti membersihkan noda kopi di kain, ternyata cuka juga ampuh menghilangkan noda bekas kopi di material kayu. Caranya dengan mencampurkan cuka ke dalam air. Lalu ambil kain bersih, usap kain yang telah dibasahi dengan campuran air dan cuka ke noda kopi di kayu.

    2. Pasta Gigi dan Baking Soda

    Bahan lainnya yang ampuh membersihkan noda kopi adalah campuran pasta gigi (non gel) dengan baking soda. Setelah itu ambil kain bersih untuk membersihkan noda tersebut. dengan kain lap.

    Sisa campuran pasta gigi dan baking soda bisa dibersihkan dengan kain tanpa air. Setelah dibersihkan, lapisi permukaan kayu dengan coating kayu yang baru agar lebih tahan lama.

    3. Mayones Asli

    Ternyata mayones yang biasa menjadi perasa tambahan pada makanan bisa membersihkan noda bekas kopi di kayu. Namun, jenis mayones yang bisa menghilangkan noda adalah yang asli bukan yang sudah dicampur dengan perasa lain. Cara menemukan mayones adalah dengan mengecek bahan dasarnya, yakni mengandung telur, minyak, lemon, dan cuka. Lemak dan asam pada mayones akan bekerja sama untuk mengeluarkan air sekaligus memberi tambahan nutrisi pada kayu.

    4. Minyak Sayur dan Garam

    Bahan alami lainnya yang bisa menghilangkan noda adalah minyak sayur dan garam. Garam bisa menyerap kelembapan pada meja kayu, dan minyak zaitun akan memberi nutrisi pada kayu.

    Caranya yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan garam dalam mangkuk hingga menjadi pasta. Lalu gosokkan ke area noda kopi dan biarkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan kain lap.

    5. Krim Cukur

    Krim cukur yang bisa membersihkan noda bekas kopi adalah yang mengandung bahan aktif seperti surfaktan dan bahan pembersih seperti yang terdapat pada sabun rumah tangga lainnya.

    Cara membersihkannya yaitu dengan menggosok noda kopi dengan krim cukur, lalu bilas dengan air. Bila noda kopi masih ada, kamu bisa mengulanginya hingga noda kopi benar-benar hilang.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda kopi pada furniture kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Tanda-tanda Kasur Harus Diganti dan Umur Ideal Pemakaiannya


    Jakarta

    Setiap barang di rumah memiliki waktu pakai, begitu pula dengan kasur di rumah. Memang, kasur yang sudah 10 tahun lebih sekalipun terkadang masih nyaman dipakai.

    Meskipun begitu, pengguna kasur tetap perlu mengganti kasur untuk menjamin keamanan dan kesehatan tulang. Lantas, kapan harus mengganti kasur?

    Dilansir Sleep Foundation, masa pakai kasur yang layak rata-rata berkisar 7-10 tahun. Penentuan masa pakai ini banyak pertimbangannya, berikut di antaranya.


    Bahan

    Bahan yang dipakai pada kasur mempengaruhi umurnya. Bahan dari lateks dan busa poli biasanya dapat bertahan lama.

    Jenis Kasur

    Beberapa jenis kasur yang biasa digunakan adalah berbusa penuh, hibrida, lateks, hingga pegas. Kasur lateks biasanya paling tahan lama. Lalu kasur dengan busa poli juga biasanya bagus. Sementara untuk kasur model hibrida dan pegas tradisional yang biasanya mudah rusak dan harus cepat diganti.

    Posisi Tidur dan Berat Badan

    Posisi tidur dan berat badan penggunanya memengaruhi perubahan kualitas kasur. Semakin berat beban yang ditopang oleh kasur, potensi untuk terjadi pengenduran pada per semakin cepat. Kemudian, seseorang yang sering tidur dalam kondisi miring juga memberikan beban berlebih pada bagian pinggul.

    Perawatan

    Seperti benda lainnya, kasur juga perlu perawatan. Hindari meletakkan kasur di tempat yang lembap agar tidak berjamur dan berbau. Kasur tidak boleh menerima beban berlebih. Lalu, kasur perlu sering dibersihkan dan dengan cara yang benar.

    Tanda Kamu Harus Mengganti Kasur

    1. Kasur sudah rusak, terasa tidak empuk lagi, atau permukaannya sudah rusak.

    2. Per sering berbunyi seperti decitan ketika menerima beban.

    3. Badan sering terasa sakit setelah tidur.

    4. Alergi sering kambuh. Alergi ini bisa dari pernapasan, kulit, dan bagian tubuh lain. Kasur menjadi tempat yang banyak mengandung debu dan kutu kasur, apabila sudah menumpuk tentunya hal ini bisa memicu alergi atau asma yang semakin parah. Jika sudah dibersihkan dan alergi masih parah, sudah waktunya kamu mengganti kasur.

    Salah satu cara untuk memperpanjang umur kasur adalah dengan membaliknya. Dengan membaliknya setiap 6-12 bulan dapat memperpanjang umur kasur karena bagian kasur yang digunakan menjadi seimbang sehingga kenyamanannya bisa bertahan lebih lama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com