Tag: detikproperti

  • 7 Cara Bersihkan Rumah dengan Cepat buat Orang Sibuk


    Jakarta

    Penghuni rumah bisa disibukkan dengan berbagai pekerjaan, keluarga, hobi, dan istirahat. Terkadang kesibukan itu sangat menyita waktu, sehingga terasa seakan tidak ada waktu buat membersihkan rumah.

    Padahal, menjaga rumah bersih dan rapi juga penting untuk kenyamanan penghuninya. Namun tenang aja, masih ada cara untuk merawat rumah di tengah kesibukan kok.

    Lalu, bagaimana cara menyiasati waktu terbatas untuk merapikan dan membersihkan rumah? Simak tipsnya berikut ini, dikutip dari Real Simple.


    Tips Bersihkan Rumah buat Orang Sibuk

    Inilah beberapa langkah untuk merapikan rumah di tengah kesibukan yang padat.

    1. Kerjakan Sesuai Urutan

    Terdapat tiga jenis tugas saat membersihkan rumah, yakni merapikan, membersihkan, dan mengatur. Berfokus pada tiga langkah berbeda membantu tugas menjadi lebih mudah dikelola dan lebih mudah disesuaikan dengan jadwal yang sibuk.

    Lakukan sesuai urutan kategori tersebut ketika membereskan rumah. Rapikan rumah dulu seperti mengembalikan barang-barang ke tempatnya, membuang sampah, dan mengumpulkan barang-barang yang perlu disortir.

    Kemudian, bersihkan rumah seperti mengelap, menyapu, dan mengepel. Terakhir, atur barang-barang ke tempat semula dan lakukan penyortiran.

    2. Buat Daftar Tugas

    Buatlah daftar tugas untuk membereskan rumah dan urutkan sesuai prioritas. Sempatkan untuk menyelesaikan tugas satu per satu di sela-sela kesibukan.

    Setelah satu tugas selesai, beri tanda agar penghuni rumah tahu sisa pekerjaan yang semakin menipis. Mengatur tugas dengan cara ini mengurangi hambatan dan waktu memikirkan untuk mulai mengerjakannya.

    3. Tak Perlu Lipat Pakaian

    Penghuni bisa melewatkan langkah-langkah yang tidak terlalu mempengaruhi kehidupannya., misalnya melipat pakaian. Daripada melipat pakaian, penghuni bisa beralih ke menggantung pakaian dan menaruh sisanya di tempat yang sudah tersortir.

    Mengidentifikasi tugas-tugas yang sebenarnya tidak penting memungkinkan penghuni untuk mengurangi beban tugas. Temukan sistem pengorganisasian alternatif yang bisa menghemat waktu.

    4. Sempatkan Sedikit Waktu Sebelum Tidur

    Di penghujung hari, sempatkan sedikit waktu hanya untuk tugas-tugas yang paling krusial untuk mempersiapkan ruang buat hari berikutnya. Lakukan pekerjaan sederhana saja tapi paling fungsional, misalnya membuang sampah, membersihkan dapur, dan menyiapkan bekal.

    Penampilan rumah tidak harus terlihat sempurna, tetapi harus berfungsi. Beberapa hal tersebut merupakan hal yang wajib dimiliki setiap hari.

    5. Taruh Alat Pembersih di Tempat yang Terlihat

    Siapkan alat pembersih di tempat yang terlihat dan mudah diakses. Dengan begitu, penghuni rumah bisa dengan mudah mulai bersihkan rumah ketika ada waktu dan motivasi.

    Meski cara ini bisa mengganggu pemandangan, setidaknya memberikan kemudahan bagi penghuni rumah.

    6. Gunakan Timer

    Sering kali penghuni rumah enggan memulai bersihkan rumah karena mengira akan menyita banyak waktu. Padahal, belum tentu tugas itu memakan waktu lama, lho.

    Menyetel timer atau pengatur waktu dapat menunjukkan durasi waktu untuk menyelesaikan tugas rumah. Jika penghuni rumah sangat sibuk, coba pasang timer 15 menit sehari untuk pekerjaan rumah.

    7. Buat Jadwal Bersih-bersih

    Kalau benar-benar tak sempat bersihkan rumah di tengah kesibukan, penghuni bisa membuat jadwal. Cukup membuat rutinitas yang sesuai dengan penghuni rumah daripada memaksakan diri.

    Dedikasikan satu hari setiap minggu untuk membersihkan keseluruhan rumah. Jika penghuni memerlukan waktu akhir pekan untuk beristirahat, coba buat daftar tugas yang sesuai dengan waktu yang dimiliki pada minggu itu.

    Itulah beberapa cara menyiasati waktu untuk membersihkan rumah bagi orang sibuk. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


    Jakarta

    Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

    Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

    Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

    1. Pohon Tabebuya

    Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

    Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

    Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

    Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    2. Pohon Palem

    Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

    3. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

    Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

    Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

    4. Pohon Bugenvil

    Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

    Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

    5. Pohon Kersen

    Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

    Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

    6. Pohon Ara

    Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

    Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

    7. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

    Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

    Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Lengkap Tanam Cabai di Rumah, Siapa Aja Bisa!



    Jakarta

    Cabai merupakan tanaman yang memiliki cita rasa pedas dan salah satu bahan penting dalam masakan. Biasanya untuk mendapatkan cabai kita harus membelinya ke pasar, tetapi kita bisa lho mendapatkan cabai gratis dengan menanamnya di pekarangan rumah.

    Dilansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah dapat tumbuh subur di kawasan dataran rendah maupun tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Jenis tanah yang cocok dipakai untuk menanam cabai adalah tanah gembur yang teksturnya seperti remah dan tidak begitu padat. Kandungan pH-nya pun normal yakni 6-7.

    Lalu, waktu yang tepat untuk menanam cabai adalah saat musim hujan. Tanaman ini lebih baik ditanam saat kondisi udara cukup lembap daripada kering.


    Cara Menanam Cabai di Rumah

    1. Rendam Benih Cabai

    Saat hendak menanam cabai, dibutuhkan benih yang berkualitas. Untuk mengetahui bibit yang berkualitasnya caranya adalah dengan merendam bibit tersebut di dalam air hangat 50 derajat. Benih yang berkualitas biasanya akan tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Setelah itu, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan pupuk kendang atau kompos yang telah dicampur dengan tanah dengan perbandingan 1:1 yang ditempatkan pada sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    Lalu, awasi pertumbuhan tanaman cabai sekitar 7-8 hari berikutnya. Setelah 7-8 hari, benih cabai yang sudah tumbuh bisa dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan campuran tanah yang sama. Selama itu, terus siram tanaman setiap harinya.

    3. Pindahkan ke Tanah

    Jika halaman rumah memiliki lahan, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm. Area tanam ini akan berbentuk seperti gundukan tanah tinggi.

    Apabila kondisi tanah sebelum ditanam terlihat kering, campurkan dengan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan. Selain itu, tambahkan pula pupuk susulan berupa Urea, ZA, KCl, sebanyak 3 kali pada umur 3, 6, dan 9 minggu setelah bibit ditanam. Untuk besaran masing-masing pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

    Kemudian tutup tanah tersebut dengan plastik mulsa berlubang. Masukkan cabai muda tersebut ke dalam lubang.

    4. Perawatan

    Setelah 1-2 minggu penanaman, cek apakah ada bibit yang mati. Buang bibit yang mati dan sakit. Untuk bibit tanaman cabai yang berhasil berkembang, pastikan untuk selalu disiram. Apabila ada tanaman cabai yang sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen

    Waktu penanaman cabai hingga panen sekitar 2 bulan lebih atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah, dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika ada buah cabai yang rusak, sebaiknya segera singkirkan saja.

    Cara menentukan waktu panen adalah dengan menyesuaikan waktu penggunaan cabai tersebut. Jika cabai tersebut ingin dikirim ke daerah yang jauh, panen ketika warnanya masih hijau. Nantinya, cabai di tempat yang kering dan memiliki lubang ventilasi untuk udara. Namun apabila dipakai untuk keperluan di rumah, panen saat cabai berubah merah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kelabang dan Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki makhluk-makhluk kecil, seperti kelabang dan kaki seribu. Kehadiran dua hewan melata ini bisa membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Kelabang dan kaki seribu sebenarnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang kalau sampai tergigit.

    Kalau mau rumah bebas kelabang dan kaki seribu, penghuni rumah perlu tahu alasan mereka masuk ke rumah. Simak penjelasan soal kelabang dan kaki seribu berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Kelabang dan kaki seribu menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi rumah memiliki kondisi demikian.

    Selain itu, keberadaan hama ini juga dapat menandakan ada serangga seperti kecoak, ngengat, lalat, serta rayap. Serangga tersebut merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Oleh karena itu, penting menjaga rumah tetap kering kalau nggak mau kelabang dan kaki seribu masuk rumah. Penghuni rumah bisa memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap.

    Lalu, pastikan menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding. Langkah ini untuk menutup akses masuk hama ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau menemukan kelabang dan kaki seribu di rumah, coba usir dengan cara berikut ini.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka mengandung air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kelabang dan kaki seribu, semprotkan cuka langsung ke dua hewan itu. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Untuk mengusir kelabang dan kaki seribu, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka. Essential oil seperti tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan.

    Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang dan kaki seribu kalau terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu, sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Kunyit pada Karpet


    Jakarta

    Adanya noda kunyit di karpet bisa membuat penghuni rumah jengkel. Sebab, noda kuning pada karpet itu bisa merusak estetika.

    Noda tersebut bisa saja timbul karena adanya tumpahan makanan dengan bahan kunyit, misalnya makanan gulai, kari, maupun opor pada karpet. Biasanya jika ada tumpahan, langsung dilap menggunakan tisu. Namun, hal itu tidak serta merta langsung membuat karpet bebas noda.

    Noda kunyit ini bisa sulit dihilangkan apabila tidak langsung dibersihkan. Namun tak perlu khawatir karena ada tips menghilangkan noda kunyit pada karpet.


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Bersihkan Noda

    Langkah pertama adalah hilangkan cairan kunyit pada karpet sebanyak mungkin, bisa menggunakan sendok maupun pisau. Selanjutnya, lap karpet dengan menggunakan kain yang lembap.

    Tambahkan Pasta Baking Soda

    Selanjutnya, buat pasta campuran baking soda dengan air. Setelah itu, letakkan pasta pada noda dan diamkan selama 15 menit.

    Bersihkan Pasta Baking Soda

    Setelah didiamkan selama 15 menit, bersihkan pasta baking soda dari karpet dengan menggunakan lap yang lembap. Lap dengan lembut untuk menyerap pasta dan juga nodanya. Setelah itu, keringkan karpet.

    Jika masih noda masih belum hilang, ulangi cara-cara tersebut hingga noda hilang.

    Sebagai catatan, dilansir dari Homes & Gardens, saat membersihkan noda kunyit sebaiknya jangan gosok karpet menggunakan lap karena bisa merusaknya. Cukup mengusapnya saja dengan hati-hati.

    Itulah cara membersihkan noda kunyit pada karpet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda di Sofa, Cukup Pakai Sabun Cuci Piring



    Jakarta

    Kejadian tidak terduga bisa bikin sofa kotor, misalnya ada makanan ataupun anak-anak mencoret sofa dengan alat tulis. Hal itu bisa meninggalkan noda yang membekas pada sofa.

    Penghuni rumah mesti sigap dan segera membersihkannya noda tersebut sebelum membekas. Namun, membersihkan noda pada sofa mungkin tak semudah mencuci pakaian. Sebab, ukurannya yang besar dan bahannya yang tak bisa terkena sembarang cairan.

    Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor. Namun tenang saja, ada cara untuk menghilangkan noda membandel dengan sabun cuci piring kok.


    Cara Bersihkan Noda di Sofa

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan noda di sofa menggunakan sabun cuci piring, dilansir dari The Spruce.

    1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

    Pertama, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta atau makanan jika nodanya muncul dari saus. Kalau kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap.

    Cara membersihkannya jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

    2. Siapkan Larutan Sabun Cuci Piring

    Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu, tuang sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk larutan hingga muncul busa.

    3. Bersihkan Noda

    Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Kemudian, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

    4. Bersihkan Sisa Sabun

    Selanjutnya, basahi kain mikrofiber lain yang masih bersih dengan air hangat. Lalu, tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Biarkan sofa mengering dan pastikan sofa tidak basah atau lembap terlalu lama. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur.

    Jika muncul jamur, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

    Itulah cara membersihkan noda di sofa pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Praktis Kemas Barang Sebelum Pindahan


    Jakarta

    Ketika ingin pindah rumah, salah satu hal yang harus dilakukan adalah mengemas barang-barang yang ada. Proses ini terkadang memakan waktu lama dan cukup melelahkan.

    Namun, ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan untuk mengemas barang-barang sebelum pindah rumah. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari My Home Conveyancing, berikut ini caranya.


    1. List Barang

    Hal pertama dan yang paling utama adalah membuat list atau daftar barang yang akan dibawa. Membuat daftar barang akan memudahkan penghuni rumah untuk mengetahui jenis dan banyaknya barang yang akan dibawa. Daftar ini juga bisa digunakan untuk mengecek barang-barang yang dibawa, apakah ada yang tertinggal atau tidak.

    2. Sortir Barang

    Setelah dibuat list, selanjutnya bisa mulai menyortir barang yang ingin dibawa. Menyortir barang perlu dilakukan agar barang yang dibawa sesuai kebutuhan dan tidak begitu banyak.

    3. Siapkan Kemasan Barang

    Setelah menyortir, penghuni rumah bisa mulai mengemasnya. Dengan daftar barang yang ada, penghuni rumah bisa tahu jelas kemasan seperti apa yang dibutuhkan dan akan diisi apa saja pada kemasan tersebut. Biasanya model kemasan seperti kotak box, selotip, bubble wrap, koran bekas, dan spidol.

    Untuk barang-barang penting seperti sikat gigi, charger ponsel, dan laptop sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dilihat dan gapai.

    Saat mengemas barang pecah belah, jangan lapisi barang dengan bobot yang berat. Lapisi dengan sesuatu yang tahan benturan keras, misalnya dilapisi koran atau bubble wrap.

    Untuk pakaian yang akan dibawa sebaiknya dikemas terakhir. Susun pakaian dengan rapih sehingga tidak menimbulkan bau tak sedap. Biasanya bau ini muncul karena pakaian dicampur dengan bahan lain dan tidak ditutup dengan rapat sehingga saat pindahan banyak debu yang menempel.

    Gunakan trash bag atau koran untuk menyelimuti pakaian-pakaian yang sudah kamu lipat sebelum dimasukkan ke dalam kotak box. Ikat dengan tali atau karet, kemudian buatlah lubang di bagian bawah agar tetap ada udara masuk.

    4. Beri Label

    Setelah barang-barang dikemas, jangan lupa untuk memberi label. Hal ini agar memudahkan penghuni rumah menemukan barang-barang yang dibawa ke rumah baru.

    Itulah 4 langkah mengemas barang secara praktis sebelum pindah rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Kepala Shower biar Air Tidak Mudah Tersumbat


    Jakarta

    Shower merupakan pancuran air yang menempel pada dinding kamar mandi. Shower perlu sering dibersihkan, terutama pada bagian kepalanya. Kenapa?

    Kepala shower merupakan bagian penting dari shower karena dari bagian ini, air dapat keluar. Namun, bagian ini sayangnya terkadang suka dilewatkan saat membersihkannya karena letaknya agak tinggi dan terkadang terlihat bersih.

    Padahal sama seperti perangkat lain di kamar mandi, kepala shower perlu dibersihkan. Sebab, terkadang tekanan air yang mengecil setiap digunakan bisa jadi bukan salah dari pipa air, melainkan karena ada lubang yang terutup kotoran. Selain itu, kepala shower yang jarang dibersihkan bisa membuat mengalirkan kotoran saat digunakan.


    Dilansir The Spruce berikut beberapa cara membersihkan kepala shower beserta bahan yang bisa dipakai.

    1. Siapkan Cuka

    Cara membersihkan shower terutama pada bagian kepalanya tidak bisa hanya memakai air biasa. Coba siapkan cuka sari apel dan kantong yang yang cukup untuk menutupi bagian kepala pancuran di rumah serta mampu untuk menampung air. Masukkan satu cangkir air cuka ke dalam kantong tersebut.

    2. Pasang Kantong ke Kepala Shower

    Kantong yang sudah berisi cuka sari apel tersebut pasang pada kepala shower. Air tersebut pasti cukup berat, sebaiknya gunakan selotip yang erat, atau jika ingin lebih kuat coba pakai cable ties untuk mengikat plastik tersebut.

    Biarkan kantong tersebut salama 4 jam. Pastikan saat ingin membersihkannya tidak ada orang rumah yang ingin menggunakan shower tersebut. Semakin lama waktu penutupan dengan cuka maka lebih mudah membersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kepala shower.

    3. Sikat sampai Bersih

    Setelah empat jam, lepas kantong cuka dan sikat permukaan dan lubang dengan sikat kecil berbulu nilon atau sikat gigi bekas. Jika masih terlihat endapan di lubang nosel, gunakan tusuk gigi atau klip kertas yang diluruskan untuk mengambil kotorang pada setiap lubang.

    Apabila dirasa sudah bersih, bilas bagian dengan air bersih. Kemudian, coba nyalakan shower beberapa menit untuk melihat air yang keluar. Cara ini juga bisa mendorong kotoran keluar saat air dinyalakan.

    4. Keringkan Permukaan Shower

    Meskipun telah bersih dari noda, kepala shower tetap harus dikeringkan untuk mencegah noda air yang tercetak di permukaannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merawat Marmer agar Tidak Gores dan Tetap Mengkilap


    Jakarta

    Marmer adalah jenis batuan yang sering digunakan di rumah dan bangunan mewah. Meskipun, harganya mahal, banyak orang tertarik dengan keindahan yang ditawarkan oleh batu tersebut.

    Batuan yang terbuat dari dari batu kapur atau dolomit yang melalui proses pemanasan dan tekanan yang ekstrem ini memiliki cara perawatan khusus dan beda dengan jenis batuan lain.

    Penggunanya pasti tak mau marmer lecet atau pecah karean biaya perbaikan dan penggantiannya pasti mahal.


    Dilansir Homes and Garden, berikut beberapa hal yang harus dihindari agar marmer tidak tergores dan rusak.

    1. Hindari dari Cairan Asam

    Marmer sebaiknya dihindari dari cairan asam, terutam dari kopi, jus, atau anggur. Jika ada cairan asam yang tumpah, nodanya akan sulit dibersihkan karena akan muncul pori-pori dan lubang pada permukaannya hingga merubah warna pada marmer tersebut.

    Hal ini juga berlaku untuk alat kebersihan di rumah. Pakai bahan pembersih yang pH nya netral. Hindari penggunaan cuka, air jeruk lemon, atau produk berbahan dasar pemutih karena dapat menghilangkan lapisan penyegel dan melemahkan lapisan batu, yang menyebabkan goresan permanen.

    2. Hindari Memotong Tanpa Alas

    Saat hendak memotong buah, sayuran, daging, dan bahan lainnya sebaiknya jangan di atas marmer. Gunakan talenan atau alas lain karena ujung dari pisau bisa membuat goresan pada permukaan marmer. Hal ini juga berlaku pada barang-barang yang dapat digerakkan di atas lantai seperti meja, kursi, kipas angin yang ujungnya lancip. Dikhawatirkan ketika digerakkan menimbulkan goresan.

    3. Tidak Boleh Terkena Panas Terlalu Lama

    Lindungi marmer di rumah dari panas terutama dari panci atau wajan yang baru dipakai memasak. Panas yang terlalu tinggi dapat menimbulkan perubahan warna pada panci dan wajan. Hal ini juga berlaku pada piring, mangkok, dan gelas yang berisi air atau makanan panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Harga Plafon PVC Terbaru 2025 Sesuai Motif


    Jakarta

    Plafon PVC kini banyak dipilih orang karena memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari anti rayap, tidak mudah bocor, dan punya tampilan yang lebih modern. Kisaran harga plafon PVC dapat berbeda-beda tergantung dari motifnya.

    Sebagai informasi, plafon PVC atau Polyvinyl Chloride adalah sejenis plastik yang umum digunakan untuk pembuatan pipa air. Saat ini, material PVC sudah banyak digunakan sebagai plafon atau kanopi rumah.

    Plafon sendiri adalah material penutup rangka atap dan pembatas antara ruangan di bawahnya dengan bagian atap. Plafon dapat membuat tampilan interior rumah jadi lebih rapi dan sejuk, asalkan memilih material atap yang benar.


    Jika tertarik ingin memasang plafon PVC, detikers perlu mengecek harganya terlebih dahulu. Simak kisaran harga plafon PVC terbaru sesuai motif-motifnya dalam artikel ini.

    Kisaran Harga Plafon PVC Terbaru 2025

    Ada berbagai jenis plafon PVC yang dijual di toko bangunan. Pada umumnya, masyarakat memilih plafon PVC motif polos karena cocok untuk hunian yang mengusung konsep minimalis. Namun, ada juga yang memilih plafon PVC motif kayu agar hunian terasa lebih alami.

    Baik plafon PVC motif kayu hingga polos punya harga yang berbeda-beda per meternya. Dari pantauan detikProperti di berbagai toko online, segini kisaran harga plafon PVC terbaru:

    1. Plafon PVC Motif Kayu

    Untuk harga plafon PVC motif kayu dibanderol mulai dari Rp 80.000-140.000 per meter. Harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi penjualan dan kualitasnya.

    2. Plafon PVC Motif Polos

    Plafon PVC jenis ini banyak dipilih orang karena desainnya yang bersih dan minimalis. Harga plafon PVC motif polos berkisar Rp 75.000-145.000 per meter.

    3. Plafon PVC Motif Marmer

    Bagi detikers yang senang akan hunian yang mengusung bergaya mansion dan mewah, plafon PVC motif marmer bisa jadi pilihan terbaik. Soal harga, plafon jenis ini dibanderol mulai dari Rp 90.000-130.000 per meter.

    4. Plafon PVC Motif Alam

    Plafon PVC yang satu ini bisa dipilih untuk kamu yang rindu akan suasana alam. Mengenai harganya, plafon PVC motif alam dibanderol kisaran Rp 100.000-130.000 per meter.

    5. Plafon PVC Motif Floral

    Agar hunian kamu terkesan lebih mewah, plafon PVC motif floral bisa dipilih sebagai opsi alternatif. Plafon jenis ini punya harga sekitar Rp 90.000-120.000 per meter.

    6. Plafon PVC Motif Batik

    Bagi detikers yang suka dengan rumah estetis, plafon PVC jenis ini cocok dipasang di area ruang tamu atau ruang keluarga. Plafon PVC motif batik dibanderol sekitar Rp 60.000-120.000.

    Keunggulan dan Kekurangan Plafon PVC

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, plafon PVC memiliki sejumlah keunggulan dari segi daya tahan. Namun, plafon PVC juga memiliki beberapa kekurangan yang harus diperhatikan.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut sejumlah keunggulan dan kekurangan dari plafon PVC:

    Kelebihan Plafon PVC

    • Anti rayap
    • Anti bocor
    • Tidak mudah lapuk
    • Saat terbakar tidak akan merambat
    • Tidak perlu finishing karena sudah rapi
    • Pemasangan cukup cepat dan praktis
    • Kuat, ringan, dan punya struktur yang kuat
    • Biaya perawatan relatif terjangkau.

    Kekurangan Plafon PVC

    • Terasa lebih cepat panas karen tidak menghalau sinar matahari langsung
    • Pada beberapa motif plafon terlihat kurang menarik karena masih terlihat ada sambungan
    • Beberapa jenis plafon punya motif yang terbatas, sehingga sulit dicocokan dengan desain interior rumah.

    Itu dia kisaran harga plafon PVC terbaru 2025 untuk berbagai motif. Semoga bermanfaat!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com