Tag: diet

  • Minum Air Lemon untuk Pangkas BB, Fakta atau Mitos?

    Jakarta

    Air lemon adalah minuman yang dianggap bisa membantu menerapkan pola hidup sehat. Tak heran jika minuman ini disarankan bagi yang ingin menurunkan berat badan (BB).

    Dilansir dari laman Medical News Today, air lemon adalah minuman menyegarkan yang mengandung vitamin C. Namun, air lemon tidak memberikan nutrisi signifikan khususnya untuk menurunkan berat badan.

    Situs Medicine Net menjelaskan, konsumsi air lemon dapat menjaga sistem pencernaan menjadi lebih sehat. Hasilnya tubuh menjadi lebih sehat, hingga mampu mencegah serangan penyakit infeksius atau noninfeksius.


    Kandungan pada Satu Gelas Air Lemon

    Disebutkan dalam laman Healthline, lemon seberat 48 gram yang diperas dan dicampur air hingga menjadi segelas mengandung nutrisi:

    • 10,6 kalori.
    • 21% dari kecukupan nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C.
    • 2% dari DV folat.
    • 1% dari DV vitamin.
    • 1% dari DV kalium.
    • 1% dari DV vitamin B1.
    • 1% dari DV vitamin B5.
    • 0,5% dari DV vitamin B2.

    Minum Air Lemon Untuk Turunkan BB, Bener Nih?

    Penelitian yang dilakukan National Institute of Health tahun 2018 menyebutkan, mekanisme untuk menurunkan berat badan dengan konsumsi air lemon sebelum makan belum jelas.

    Para ahli menyebutkan, efektivitas air lemon untuk menurunkan BB terhitung sama dengan air putih biasa. Konsumsi air lemon untuk diet membutuhkan olahraga dan makanan bergizi agar BB cepat turun.

    Air lemon mungkin tak berdampak besar bagi BB, namun jelas berdampak baik bagi kesehatan. Berikut manfaat dan kandungannya:

    1. Meningkatkan hidrasi

    Dikutip dari penelitian National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDKK), orang dewasa membutuhkan konsumsi 8 gelas air berukuran 8 ons per hari. Namun tidak semua orang dapat minum air putih dalam jumlah banyak, sehingga perasan lemon dapat mendorong konsumsi air lebih banyak.

    Adapun air lemon ini dapat membantu mengurangi beberapa penyakit seperti:

    • Kelelahan.
    • Rasa haus berlebih.
    • Kulit dan bibir kering.
    • Palpitasi jantung.
    • Rasa panas karena sembelit.

    2. Mengandung Vitamin C

    Buah lemon memiliki kandungan vitamin C yang berperan untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of American College of Nutrition, disebutkan kadar vitamin C ini mampu membakar 30% lebih lemak tubuh jika diimbangi intensitas olahraga tinggi.

    Vitamin C memberi manfaat sebagai berikut:

    • Mensintesis kolagen dan L-carnitine.
    • Meningkatkan metabolisme protein.
    • Meregenerasi antioksidan lain.
    • Menunda kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular.
    • Menyerap zat besi.
    • Memproduksi hormon.

    3. Alternatif Sehat Minuman Manis

    Kandungan gula alami pada buah tidak memberikan efek samping berbahaya, seperti obesitas atau diabetes. Sehingga air lemon cocok menjadi pengganti minuman manis detikers yang lebih sehat dan alami.

    4. Mangandung Asam Sitrat

    Kandungan asam sitrat pada lemon mampu mencegah batu ginjal dengan memecah batu-batu kecil pada urine. Dilansir dari laman Healthline, National Kidney Foundation menyarankan campuran 4 ons konsentrat jus lemon saat diet dan untuk mencegah batu ginjal.

    5. Melancarkan Pencernaan

    Penelitian Daniela Freitas, dkk, berjudul Glycemic Response, Satiety, Gastric Secretions and Emptying After Bread Consumption with Water, Tea or Lemon Juice: A Randomized Crossover Intervention using MRI menyebutkan, asam sitrat pada jus lemon dapat meningkatkan sekresi lambung.

    Kandungan zat ini mampu membantu tubuh mengolah makanan dan memperbaiki kerusakan sistem pencernaan di dalamnya. Terbukti air lemon mampu meningkatkan gerak peristaltik yang mempermudah pemindahan makanan menuju lambung.

    6. Memberi Efek Diuretik

    Sifat diuretik yang dimiliki air lemon mampu meningkatkan jumlah urine yang keluar dari tubuh. Kandungan flavonoid yang bekerja dengan metode detoksifikasi bisa membersihkan usus dari zat-zat beracun yang berbahaya bagi tubuh.

    7. Mengandung Serat

    Serat yang ada pada air lemon mampu menghindari kenaikan gula darah dan memperlama waktu keluarnya usus dari makanan. Hal ini akan menunda rasa lapar dan keinginan untuk makan para konsumennya. Uniknya kandungan pektin terbanyak justru ditemui pada kulit jeruk dan bukan jusnya.

    8. Kaya Antioksidan

    Pada penelitian dengan objek tikus, ditemukan antioksidan pada lemon yang berhasil mengurangi penambahan berat berlebih pada badan tikus. Antioksidan dan kandungan anti inflamasi yang ada dapat menghindari seseorang dari penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas, dan kanker.

    Kadar Harian Air Lemon yang Dibutuhkan Tubuh

    Dilansir pada laman Healthline, peneliti menyarankan satu atau dua cangkir gelas lemon per hari (lemon 48 gram yang diperas dalam segelas air). Pada takaran ini detikers akan memperoleh 21% kadar vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Manfaat konsumsi air lemon untuk kesehatan memang tak perlu diragukan. Namun untuk menurunkan BB diperlukan upaya lain misal olahraga, mengatur pola makan, dan menerapkan gaya hidup sehat lainnya.

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Makanan yang Bikin Kenyang Tahan Lama, Cocok Buat yang Ingin Turun BB


    Jakarta

    Saat ingin memilih makanan dengan rasa kenyang lebih lama, tiga kandungan yang setidaknya menjadi faktor penting adalah protein, serat, serta lemak sehat, seperti omega 3.

    Makanan yang bebas bahan tambahan, cenderung semakin mengenyangkan. Sederet makanan ini cocok saat seseorang sedang menjalani diet atau mencoba memperbaiki pola makan sehat.

    Apa Saja Makanan Mengenyangkan? Berikut rangkumannya dikutip dari Healthline:


    1. Gandum Utuh

    Biji-bijian utuh, seperti nasi merah, roti gandum utuh, dan pasta gandum utuh, dikaitkan dengan pengendalian berat badan dan menjaga berat badan yang sehat. Kandungan serat, nutrisi, dan senyawa tumbuhan yang ditemukan dalam biji-bijian dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori sekaligus.

    Biji-bijian utuh juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, dan cenderung membantu mencapai berat badan yang sehat secara lebih konsisten dibandingkan biji-bijian olahan.

    2. Yoghurt

    Yoghurt juga menjadi makanan yang mengenyangkan. Penting untuk mencoba memilih variasi tambahan topping dalam yoghurt, yang rendah gula tambahan saat sedang diet.

    Menambahkan buah seperti persik atau stroberi akan memberikan rasa manis yang diperlukan, dengan tambahan manfaat vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Topping seperti granola rendah gula atau kacang-kacangan juga dapat menambah serat, serta meningkatkan rasa kenyang.

    3. Alpukat

    Alpukat adalah makanan padat nutrisi. Buah ini kaya akan lemak yang menyehatkan jantung, dan merupakan sumber serat yang baik, sekitar 3 gram per 1⁄3 alpukat, adalah ukuran porsi yang disarankan.

    Lemak sehat dalam alpukat juga membantu memuaskan nafsu makan lebih lama, terlebih rasanya enak.

    4. Oat

    Oat cukup rendah kalori dan merupakan sumber serat larut yang baik, yang memiliki kemampuan menyerap air, membantu merasa kenyang. Oatmeal juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan lambung. Cobalah untuk memilih variasi topping yang polos dan tanpa rasa untuk menghindari tambahan gula yang berlebihan.

    Kamu bisa menambahkan oatmeal dengan buah atau kacang-kacangan agar lebih mengenyangkan dan meningkatkan kandungan nutrisinya.

    5. Ikan

    Ikan adalah sumber protein yang ramping, sehat, dan mengenyangkan. American Heart Association dan Dietary Guidelines 2015-2020 merekomendasikan minimal dua porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak tinggi. Satu porsi setara dengan 3,5 ons atau 3⁄4 cangkir ikan serpihan.

    Ikan tidak hanya memberi protein yang tersedia secara hayati, tetapi juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Lemak sehat ini bagus untuk melindungi jantung dan menurunkan peradangan di tubuh. Ikan dengan kandungan omega-3 tertinggi adalah salmon, mackerel, herring, lake trout, sarden, dan tuna albacore.

    6. Kacang

    Kacang adalah pilihan camilan yang bagus untuk membantu mengisi waktu di antara waktu makan pokok. Mereka adalah sumber yang baik untuk ketiga penambah rasa kenyang: protein, serat, dan lemak sehat.

    Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa kacang campur meningkatkan rasa kenyang pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas sekaligus menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan insulin.

    Kacang campuran juga memiliki vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Cobalah untuk memilih kacang tanpa garam dan tanpa pemanis untuk mendapatkan manfaat kesehatan paling banyak.

    7. Telur

    Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi, yang dapat dijadikan makanan mengenyangkan, serta vitamin, mineral, dan antioksidan karotenoid,yang membantu melindungi kesehatan mata.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa memasukkan telur lebih sering ke dalam makanan kita dapat meningkatkan rasa kenyang dan secara signifikan mengurangi asupan makanan jangka pendek.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur untuk sarapan pagi mengakibatkan berkurangnya variasi glukosa plasma dan insulin, penekanan respons ghrelin, dan berkurangnya asupan energi. Cobalah menambahkan sayuran ke dalam telur dadar yang lezat seperti bayam, jamur, dan brokoli) untuk lebih membantu meningkatkan rasa kenyang, dan juga asupan sayuran harian secara keseluruhan.

    (naf/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Cara Diet Kolesterol, Daftar Asupan yang Perlu Dikonsumsi dan Dibatasi

    Jakarta

    Diet kolesterol adalah metode hidup sehat dengan menekan kadar zat ini dalam tubuh. Diet juga dilakukan dengan lebih selektif pada asupan yang hendak dikonsumsi.

    Mengutip laman RSUP Dr. Sardjito, diet kolesterol dilakukan untuk menurunkan kadar zat ini dalam darah di atas 250 mg/dl. Diet dilakukan untuk mencegah efek buruk kolesterol bagi tubuh, misal terjadinya gangguan jantung.

    Orang yang memiliki kolesterol tinggi harus memperhatikan makanan yang ingin dikonsumsi. Kadar kolesterol yang tinggi sendiri bisa menyebabkan penyakit stroke atau jantung. Sehingga, diet kolesterol diperlukan.


    7 Cara Diet Kolesterol

    Diet kolesterol bisa dilakukan dengan konsumsi serat, membatasi asupan lemak jenuh, hingga membatasi alkohol. Lemak tetap bisa dikonsumsi namun dengan porsi terkontrol.

    1. Tambahkan Lebih Banyak Serat Larut dalam Makanan

    Mengutip situs Cleveland Clinic, makanan tinggi serat larut membantu mencegah saluran pencernaan menyerap kolesterol. Beberapa contoh makanan ini adalah aneka buah, sayur, dan kacang-kacangan.

    Makanan tersebut membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) dalam darah. Jenis kolesterol ini berisiko menyebabkan obesitas hingga diabetes.

    2. Batasi Asupan Lemak Jenuh

    Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL yang berisiko bagi kesehatan tubuh. Sumber lemak jenuh umumnya ada di protein hewani misal daging merah, unggas, produk susu, dan turunannya.

    Kandungan lemak jenuh juga bisa ditemukan pada makanan yang dipanggang dan digoreng. Konsumsi makanan dengan lemak jenuh perlu dikontrol pada pelaku diet kolesterol.

    3. Hindari Lemak Trans

    Lemak trans adalah jenis kandungan lain yang dapat meningkatkan kadar LDL. Kandungan lemak trans banyak terdapat pada produk olahan misal margarin batangan, kerupuk, dan kentang goreng frozen.

    4. Makan Ikan Tinggi Asam Omega 3

    Makanan ini perlu dikonsumsi untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Mengutip Medlineplus ikan tinggi asam omega 3 bisa melindungi jantung dari pembekuan darah, peradangan, serta mengurangi risiko serangan.

    Beberapa ikan yang merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik di antaranya yaitu salmon, tuna dan makarel. Jenis makanan ini sebaiknya dikonsumsi minimal dua kali seminggu, dengan pengolahan secukupnya.

    5. Batasi Garam

    Jumlah natrium atau garam yang dikonsumsi tidak boleh lebih dari 2.300 mg, Jumlah ini setara dengan kurang lebih satu sendok teh garam dalam sehari. Porsi tersebut mencakup semua garam yang dikonsumsi, baik yang ditaburkan ketika memasak ataupun saat makanan sudah jadi.

    Membatasi asupan garam tidak menurunkan kolesterol, namun menurunkan risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah. Kamu juga bisa mengurangi asupan garam dengan memilih makanan dan bumbu rendah garam.

    6. Batasi Alkohol

    Alkohol meningkatkan jumlah kalori dalam tubuh, yang berdampak pada berat badan. Kondisi ini ini jika terus berlanjut dapat meningkatkan risiko hipertensi, gangguan jantung, dan diabetes.

    7. Konsumsi Makanan Seimbang

    Untuk bisa mendapat kadar kolesterol yang sehat, penting untuk memakan makanan seimbang. Contoh dari makanan seimbang yaitu, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, makanan berprotein, susu, dan lemak.

    Pola makan yang kaya dengan buah-buahan dan sayur-sayuran bisa meningkatkan senyawa penurun kolesterol dalam makanan. Senyawa ini disebut sebagai stanol atau sterol tumbuhan yang bekerja seperti serat larut.

    Cara diet kolesterol tentunya bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Pilihan menunya juga tidak mahal serta tersedia dalam banyak pilihan. Diet kolesterol dapat dilakukan tiap saat demi menjaga kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com

  • Benarkah Rutin Minum Kopi Bantu Turunkan Berat Badan? Begini Kata Pakar Diet


    Jakarta

    Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia. Tidak hanya enak, minuman ini rupanya dapat memberikan efek kesehatan yang besar, salah satunya untuk proses penurunan berat badan.

    “Kopi bila dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata ahli diet Ashley Shaw, RD dikutip dari Business Insider, Minggu (11/2/2024).

    Kopi mengandung nutrisi seperti niasin, potasium, magnesium, dan antioksidan. Berbagai nutrisi tersebut dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.


    Kafein yang terkandung dalam kopi juga dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan energi, dan membantu proses penurunan berat badan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kopi untuk penurunan berat badan:

    Rendah Kalori

    Proses penurunan berat badan erat kaitannya dengan defisit kalori. Kopi hitam merupakan minuman yang ideal untuk dikonsumsi karena mengandung kurang dari lima kalori per porsi. Namun, perlu dipastikan bahwa kopi yang dikonsumsi tidak menggunakan gula tambahan.

    “Meskipun kopi hitam rendah kalori, namun dengan cepat dapat menjadi tinggi kalori, gula, dan lemak ketika berbagai susu dan gula ditambahkan ke dalamnya,” kata Shaw.

    Meningkatkan Metabolisme

    Seperti yang sudah sempat disinggung bahwa kafein pada kopi dapat membantu meningkatkan metabolisme. Metabolisme merupakan proses di mana tubuh memecah nutrisi dan memanfaatkan kalori sepanjang hari.

    Sebuah studi kecil dilakukan pada 2018 menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kopi selama dua bulan memiliki metabolit yang lebih baik. Metabolisme yang lebih tinggi atau lebih cepat memungkiknkan proses pembakaran kalori lebih banyak saat seseorang istirahat atau beraktivitas fisik.

    “Ada semakin banyak penelitian tentang bagaimana konsumsi kopi dikaitkan secara positif dengan tingkat metabolisme basal (BMR), namun penting untuk diingat bahwa kita memetabolisme makanan dan minuman pada tingkat yang berbeda. Kopi dapat meningkatkan tingkat metabolisme seseorang tetapi tidak pada orang lain,” kata Shaw.

    NEXT: Kopi bisa membantu mengurangi rasa lapar.

    Mengurangi Rasa Lapar

    Selain meningkatkan metabolisme, kafein pada kopi juga dapat mengurangi nafsu makan. Nafsu makan yang dimiliki seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya seperti jenis makanan, tingkat aktivitas fisik, hingga hormon.

    Meskipun belum ada penelitian yang cukup untuk menentukan hubungan sebab-akibat kafein yang mengurangi nafsu makan, penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat menurunkan kadar ghrelin, hormon yang membuat seseorang merasa lapar.

    Sebuah studi kecil pada tahun 2014 menemukan bahwa peserta meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi asupan makanan mereka hanya dalam waktu empat minggu setelah minum kopi setiap hari berdasarkan tingkat ghrelin mereka.

    “Kafein juga merangsang hormon kenyang peptida YY (PYY). Lebih banyak PYY berarti Anda akan merasa kenyang dan tidak terlalu lapar,” kata Shaw.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Viral Diet Tiongkok, Disebut Bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu


    Jakarta

    Tren ‘Diet Tiongkok’ menambah panjang deretan variasi diet yang viral di media sosial. Diet yang tengah menyedot atensi pengguna internet ini diklaim dapat menurunkan berat badan hingga 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu.

    Diet tersebut berfokus pada pengaturan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Terdengar standar, tapi aturan dalam pola diet tersebut cukup beda daripada yang lain.

    Dikutip dari Daily Vanity, berikut aturan program diet ala China yang viral di medsos.


    1. Hanya mengonsumsi satu jenis makanan per hari

    Hal pertama yang langsung menarik perhatian netizen adalah aturan makan yang diterapkan. Dalam diet tersebut, seseorang hanya diperbolehkan mengonsumsi satu jenis makanan per hari.

    Jadi selama menjalani program diet itu, seseorang yang menjalankan diet harus mengonsumsi jenis makanan yang berbeda-beda setiap hari, baik itu protein hewani, buah, maupun sayuran.

    2. Jenis makanan yang dikonsumsi

    Pada sebuah video yang diunggah di medsos Xiao Hong Shu, platform sejenis Instagram yang populer di China, seorang wanita membagikan makanan yang dikonsumsinya selama menjalani diet. Sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Adapun jenis makanan yang dikonsumsinya antara lain berupa telur, daging, buah-buahan, dan sayuran. Setiap jenis makanan dikonsumsi di hari yang berbeda-beda. Misalnya, hari ini hanya mengonsumsi telur saja, kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi daging saja keesokan hari, dan seterusnya.

    3. Satu hari hanya mengonsumsi cairan

    Dalam program diet tersebut, ada juga satu hari yang dikhususkan untuk mengonsumsi cairan. Dengan kata lain, di hari tersebut pelaku diet tidak mengonsumsi apapun kecuali minuman.

    Minuman yang dianjurkan di antaranya seperti susu, sari kedelai, dan kopi. Sementara, minuman yang tinggi gula seperti bubble tea atau jus buah dihindari.

    NEXT: Menghindari buah yang tinggi gula

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta, Konsumsi Kangkung Bisa Bikin Ngantuk’:

    [Gambas:Video 20detik]

    4. Pantangan buah yang tinggi gula

    Tidak semua buah-buahan dapat dikonsumsi oleh orang yang menjalani diet ini. Pasalnya, ada beberapa buah yang perlu dihindari karena mengandung gula yang tinggi, seperti durian, mangga, leci, dan kelengkeng.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    5. Pilihan bahan dan metode memasak

    Selain jenis makanan, bahan dan metode memasak pun ikut diperhitungkan. Misalnya, saat mengolah telur. Video tersebut menyarankan agar telur dimasak dengan cara direbus, didadar, atau dikukus.

    Jika didadar, minyak yang dipakai pun tidak sembarangan. Jenis minyak yang dianjurkan adalah minyak zaitun atau biji bunga matahari karena dapat menunjang metabolisme dan memperkaya rasa telur.

    Selain itu, program diet ini juga menegaskan pentingnya untuk memerhatikan penggunaan bumbu atau dressing untuk menu salad sayuran. Sebab, jika terlalu berlebihan malah dapat memengaruhi proses penurunan berat badan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Berat Badan Turun dan Tetap Makan Nasi? Bisa-bisa Saja, Ini Kata Dokter Gizi


    Jakarta

    Seseorang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan kerap menghindari nasi. Pasalnya, banyak yang percaya mengonsumsi nasi putih dapat menghambat keberhasilan diet yang dijalaninya.

    Tidak mudah untuk menghindari nasi, terutama mengingat nasi putih merupakan makanan pokok sehari-hari di Indonesia. Beberapa orang bahkan belum benar-benar merasa kenyang jika belum makan nasi putih.

    Lantas, apakah benar nasi putih bisa menghambat proses menurunkan berat badan? Spesialis gizi dr Davie Muhamad, SpGK, mematahkan anggapan tersebut. Menurutnya, boleh-boleh saja makan nasi saat sedang diet untuk menurunkan berat badan, asalkan disesuaikan dengan kebutuhan kalori.


    “Jadi, makan nasi nggak masalah asal porsinya disesuaikan, tergantung tiap orang. Karena setiap orang itu kebutuhan kalorinya berbeda-beda,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    dr Davie menjelaskan prinsip utama dalam menurunkan berat badan adalah defisit kalori. Misalnya, jika seseorang biasanya membutuhkan 1.500 kalori per hari, maka bisa dikurangi secara perlahan menjadi 1.300 kalori.

    Kebutuhan kalori tersebut juga tidak harus serta merta dicukupi dalam satu kali makan. dr Davie mengatakan kebutuhan kalori per hari dapat dibagi menjadi beberapa porsi makan.

    “Kita ambil contoh, misalnya 1 hari diberikan 1.500 kalori. Itu nanti dibagi tiga kali makan, dan dua kali selingan,” tuturnya.

    Pentingnya Pola Diet yang Seimbang

    Selain mempertimbangkan karbohidrat, asupan gizi lain seperti protein dan serat juga harus dicukupi. Protein berfungsi untuk mempertahankan massa otot, sementara serat dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

    “Jadi lebih baik mencoba diet gizi seimbang yang sederhana, makannya tiga kali sehari, dan masih mengenyangkan. Karea kalau diet kita nggak boleh yang namanya kelaparan, nanti jadinya malnutrisi,” tegasnya.

    NEXT: Contoh Pola Diet dengan Tetap Makan Nasi

    Contoh Pola Diet dengan Tetap Makan Nasi

    Berikut pola diet dengan tetap mengonsumsi nasi putih saat makan pagi, siang, dan malam yang dianjurkan dr Davie:

    • Karbohidrat, misalnya nasi setengah porsi (setengah centong nasi atau 5-6 sendok makan)
    • Protein, bisa berupa daging ayam atau ikan dengan ukuran setengah telapak tangan 2 potong, bisa juga diganti dua butir telur (bisa dikombinasikan)
    • Lauk nabati, seperti tahu atau tempe sebanyak satu potong atau sekitar 50 gram
    • Serat, seperti sayur-mayur yang bervariasi sebanyak satu piring kecil atau mangkuk sedang penuh.
    • dr Davie juga menekankan pentingnya mengurangi makanan yang digoreng lantaran mengandung kalori tinggi.

    “Perlu diingat, dalam satu piring disarankan minim yang digoreng. Karena lemak atau yang digoreng-goreng itu tinggi kalori. Jadi kalau dari saya boleh saja ada yang digoreng tapi nggak semuanya,” ungkapnya.

    Tidak lupa, mencukupi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya serat untuk mengontrol rasa lapar.

    “Nanti selingan utamanya buah-buahan bervariasi, tinggi serat, untuk membantu mengontrol rasa lapar kita. Ini biasanya dua jam setelah makan pagi (sekitar jam 10)dan jam 3 sore,” pungkas dr Davie.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Sukses Pangkas 26 Kg, Tya Ariestya Ngaku Tak Pernah Skip Nasi saat Diet


    Jakarta

    Aktris Tya Ariestya menjadi salah satu selebriti yang dikenal dengan perjalanan dietnya. Sempat mengalami obesitas tingkat 1, Tya saat ini ketat untuk urusan pola makan.

    Bercerita kepada detikcom, wanita berusia 37 ini mengatakan saat ini sedang menjaga berat badannya agar tak lagi obesitas sejak berhasil turun 26 kg dalam setahun. Tidak ingin terlalu tersiksa saat diet, Tya mengaku masih makan nasi saat sedang diet.

    “Nasi masih makan, selama program diet itu aku masih makan nasi nggak pernah nggak makan nasi,” ujarnya.


    Meskipun sudah mencapai berat badan yang diinginkan, Tya tetap memperhatikan kalori. Ia selalu menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh dan yang harus dibakar. Dia juga membatasi jenis makanan yang dikonsumsinya.

    Saat diet, sebagian besar orang mungkin menghindari nasi. Tidak sedikit yang beranggapan makan nasi saat dalam program penurunan berat badan bikin diet gagal.

    Menurut spesialis gizi klinik dr Davie Muhamad, SpGK, makan nasi saat diet itu masih diperbolehkan. Karbohidrat yang ada pada nasi adalah sumber energi tubuh, terutama untuk otak.

    “Jadi, nasi masih nggak masalah asal porsinya disesuaikan, tergantung tiap orang. Karena setiap orang itu kebutuhan kalorinya berbeda-berbeda,” tutur dr Davie pada detikcom.

    dr Davie mengatakan prinsip utama dalam menurunkan berat badan adalah defisit kalori. Dia menekankan untuk menerapkan pola diet harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan berolahraga rutin.

    “Misalnya makannya saja yang diatur, tapi nggak olahraga, jadi nggak bisa turun berat badannya. Atau olahraga saja, tapi makannya bebas ya nggak akan optimal hasilnya,” tutur dia.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Cerita Diet Tya Ariestya, Sempat Obesitas Tingkat 1 kini Sukses Turun 26 Kg


    Jakarta

    Aktris Tya Ariestya sempat mencuri perhatian usai melakukan program diet yang membuatnya berhasil memangkas 26 kg. Perjalanan dietnya itu dimulai setelah dia disebut mengalami obesitas tingkat 1.

    “Memutuskan diet karena aku sudah obesitas tingkat satu, terus memang aku harus turunin BB (berat badan) karena waktu itu rencananya mau program hamil lagi,” kata Tya saat dijumpai detikcom di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, ditulis Sabtu (10/2/2024).

    Pesinetron berusia 37 tahun ini mulai menjalani diet di tahun 2021 dengan bantuan ahli gizi untuk mengatur asupan makannya. Saat itu berat badannya berada di angka 75 kg setelah melahirkan anak keduanya.


    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penentuan obesitas ditegakkan berdasanan anamnesis dan pemeriksaan antropometri. Penentuan obesitas biasanya melihat body mass index (BMI) atau indeks massa tubuh (IMT).

    Klasifikasi obesitas tingkat 1 untuk orang Asia menurut WHO yakni jika IMT berada di angka 25-29,9. Namun perlu dicatat bahwa IMT untuk mengukur derajat obesitas tidak dapat dilakukan pada wanita hamil dan binaragawan.

    Setelah satu tahun mengatur pola makan dan olahraga, Tya berhasil turun 26 kg. Menurutnya, kunci agar diet berhasil adalah defisit kalori dan konsisten melakukan aktivitas fisik.

    “Jadi sekarang posisinya sudah mempertahankan. Agar berat badannya nggak balik, olahraga pasti ya. Sekarang harus di maintenance olahraga. Makan tidak boleh terlalu banyak manis-manis,” tandasnya.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Panduan Minum Kopi Buat yang Lagi Diet, Begini Anjurannya Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Sering mendengar bahwa rutin meminum kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya, hal tersebut dibenarkan oleh dokter lho. Namun perlu diketahui, ada cara tertentu agar minum kopi betulan bisa membantu penurunan berat badan. Seperti apa?

    Nyatanya, keberhasilan diet memang bergantung pada defisit kalori, yang diperoleh dari pembatasan asupan makan dibarengi olahraga teratur. Namun menurut sejumlah ahli, ada satu ‘alat’ yang bisa membantu proses penurunan berat badan secara alami, tanpa memerlukan aktivitas fisik tertentu. Tak lain, mengandalkan secangkir kopi.

    Bukan lagi rahasia, kafein memang seringkali dijadikan teman diet dalam proses penurunan berat badan. Lantas agar rutin minum kopi ini efektif menurunkan berat badan, harus berapa kali minum kopi dalam sehari dan seperti apa triknya?


    Ahli gizi Tammy Lakatos dan kembarannya, Lyssie Lakatos, menjelaskan, umumnya, diperlukan asupan kopi sebanyak 200 hingga 400 miligram, atau setara dua hingga lima cangkir kopi, untuk membantu penurunan berat badan. Hal itu sejalan dengan hasil penelitian dari T.H Chan School of Public Health yang menyebut, konsumsi sebanyak empat cangkir kopi dalam sehari dapat menurunkan lemak tubuh hingga sebanyak sekitar empat persen.

    Lakatos menjelaskan, kopi mengandung kafein yang memiliki efek termogenik dan dapat mempercepat metabolisme. Karena itulah, konsumsi kopi diyakini dapat membantu proses pembakaran kalori.

    “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu menurunkan BMI, berat badan, dan lemak tubuh. Kopi juga dapat mengekang nafsu makan dan mengurangi rasa lapar,” terang Lakatos dikutip dari Mew York Post, Rabu (31/1/2024).

    “Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi sebelum makan dapat mengurangi kalori yang Anda makan pada waktu makan berikutnya, meskipun Anda meminum kopi hingga empat jam sebelum makan. Kopi juga mengandung asam klorogenat, yang terbukti meningkatkan pembakaran lemak dan membantu memperlambat penyerapan karbohidrat,” pungkas Lakatos.

    (vyp/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Daftar Makanan yang Punya Kalori Tinggi ‘Tersembunyi’, Bisa Bikin Gagal Diet


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal dan sehat adalah impian banyak orang. Namun, proses menurunkan berat badan bisa menjadi sangat sulit terlebih jika masih mengonsumsi asupan yang ternyata berkalori tinggi.

    Ada beberapa jenis makanan yang ternyata memiliki kalori ‘tersembunyi’ yang lebih banyak dari yang dikira. Dikutip dari Business Insider berikut ini adalah beberapa jenis bahan makanan tinggi kalori yang kerap tak disadari bisa bikin rencana diet gagal total:

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi kalori. Satu sendok makan minyak masak bisa mengandung hingga 140 kalori.


    “Minyak goreng seringkali diabaikan padahal secara konsisten dapat menambah kalori secara signifikan setiap hari,” ucap pelatih kebugaran dan penurunan lemak Graeme Tomlinson.

    Tomlinson menuturkan bahwa sebaiknya penggunaan minyak goreng bisa diminimalkan. Beberapa jenis minyak lain, seperti minyak zaitun khususnya memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga patut untuk dimasukkan ke dalam menu makanan.

    Kopi dengan Gula

    Minuman kopi dengan berbagai jenis pemanis yang banyak disukai orang bisa menjadi ‘penghalang’ kesuksesan diet yang besar. Pilihlah menu kopi yang tepat agar jumlah kalori yang masuk tidak terlalu besar.

    Jika menyukai kopi susu, pilihlah jenis susu skim yang lebih rendah kalori. Jika suka kopi manis, pilihlah menu yang lebih rendah gula atau menggunakan sirup bebas gula.

    “Banyak yang tidak menyadari bahwa Anda dapat membuat penyesuaian sederhana pada kopi ‘on the go’ yang dapat menghemat ratusan bahkan ribuan kalori setiap minggunya,” kata Tomlinson.

    Daging Tinggi Lemak

    Konsumsi daging tinggi lemak secara rutin dapat mempengaruhi proses penurunan berat badan. Daging sapi cincang dengan berat 200 gram dan 20 persen lemak mengandung sekitar 504 kalori, tetapi daging cincang dengan berat sama dan 5 persen lemak hanya mengandung 248 kalori.

    “Potongan daging yang rutin Anda konsumsi juga dapat berpengaruh besar terhadap kemajuan penurunan lemak Anda,” ujar Tomlinson.

    Sama halnya juga dengan ayam, mengonsumsi bagian dada akan lebih baik jika mengonsumsi bagian paha yang lebih tinggi lemak.

    Pilihan Saus untuk Salad

    Mengonsumsi salad yang memiliki banyak sayuran memang sehat. Namun terkadang saus dressing yang digunakan justru membuat salad yang dikonsumsi menjadi tinggi kalori.

    “Olesan seperti mayones dan saus salad bisa menambah jumlah kalori yang relatif besar pada makanan meski kelihatannya tidak signifikan,” jelasnya.

    Satu sendok makan mayones misalnya mengandung sekitar 95 kalori. Jika sedang melakukan diet defisit kalori, Tomlinson merekomendasikan versi yang rendah kalori atau dengan mengurangi porsi.

    Camilan

    Tomlinson menuturkan bahwa ada kecenderungan seseorang yang menghitung kalori meremehkan jumlah yang dikonsumsi setiap hari. Kondisi ini yang menjadi alasan lain mengapa seseorang susah payah menurunkan berat badan.

    “Melupakan jumlah kalori dari camilan atau kebiasaan menghabiskan makanan orang lain mungkin tampak sepele. Namun, seiring berjalannya waktu hal ini bisa menambahkan kalori,” pungkas Tomlinson.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com