Tag: diet

  • Terungkap Lewat Riset, Ini Alasan Minum Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Memiliki tubuh yang ideal dan sehat merupakan impian banyak orang. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkannya, yakni berolahraga, mengatur pola makan, dan mengurangi asupan kalori.

    Selain ketiga hal tersebut, ternyata mengonsumsi air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan. Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan antara minum air putih dengan penurunan berat badan. Kok bisa? Dikutip dari Medical news Today, ini lima alasannya.

    1. Air Putih Membantu Membuang Kotoran dari Tubuh

    Ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka kotoran seperti urine atau feses tidak dapat dibuang secara optimal. Oleh karena itu, air berfungsi untuk membantu ginjal menyaring racun dan limbah, sedangkan organ tubuh mempertahankan nutrisi penting dan elektrolit.


    Dehidrasi pun bisa menyebabkan tinja yang keras atau kental, serta sembelit. Minum air putih secara rutin membantu kotoran bergerak dengan melunakkan, atau melonggarkan tinja yang mengeras tersebut.

    Minum air putih juga membantu tubuh agar pulih dari masalah pencernaan, seperti diare dan gangguan pencernaan. Seseorang yang terhidrasi dengan baik dapat menghindari penumpukan sisa-sisa makanan yang menyebabkan naiknya berat badan.

    Hal serupa juga diungkapkan dengan temuan studi 2014. Dalam studi tersebut, 50 wanita yang kelebihan berat badan meminum 500 ml air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam. Hal ini dilakukan selama 8 minggu berturut-turut.

    Hasilnya, para partisipan studi tersebut mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh (BMI). Mereka juga melaporkan adanya penekanan nafsu makan. Sebuah penelitian dari tahun sebelumnya membuahkan hasil serupa.

    2. Minum Air Putih Membantu Membakar Kalori

    Manfaat minum air putih lainnya adalah dapat membantu membakar kalori. Hal itu terbukti dalam studi tahun 2014, ketika 12 orang diminta untuk minum 500 ml air dingin dan suhu kamar.

    Hasilnya menunjukkan, peserta membakar antara 2 hingga 3 persen lebih banyak kalori dari biasanya, dalam 90 menit setelah minum air. Sehingga, bisa menurunkan berat badan.

    3. Mengurangi Asupan Kalori Cair

    Kalori cair banyak terdapat dalam minuman bersoda, jus, kopi atau teh manis dengan tambahan gula.

    Jika ingin menurunkan berat badan, penting untuk mengganti minuman berkalori tinggi dengan air putih, maupun minuman tanpa kalori lainnya, seperti teh herbal, yang mungkin memiliki manfaat menurunkan berat badan jangka panjang.

    Penelitian tahun 2015 menemukan, wanita yang minum 250 mL air setelah makan siang setiap hari, menurunkan berat badan sebesar 13,6 persen lebih banyak.

    4. Air Putih Dapat Membakar Lemak

    Air sangat diperlukan untuk membakar lemak di tubuh, yang termasuk faktor penting dalam menurunkan berat badan. Sebab, tanpa air tubuh tidak bisa memetabolisme lemak atau karbohidrat yang tersimpan dengan baik.

    Adapun proses metabolisme lemak disebut dengan lipolisis. Langkah pertama dari proses tersebut adalah hidrolisis, terjadi ketika molekul air berinteraksi dengan trigliserida (lemak) untuk membuat gliserol serta asam lemak.

    Karenanya, minum cukup air sangat penting untuk membakar lemak dari makanan dan minuman, serta lemak yang disimpan. Menurut sebuah tinjauan ilmiah di tahun 2016, meningkatnya asupan air menyebabkan peningkatan lipolisis, dan hilangnya lemak melalui riset pada hewan.

    5. Mengoptimalkan Manfaat Olahraga

    Manfaat minum air putih selanjutnya adalah membantu otot, jaringan ikat, dan persendian untuk bergerak dengan benar. Cairan ini juga membantu paru-paru, jantung, dan organ lain untuk bekerja secara efektif saat mereka meningkatkan aktivitas selama berolahraga.

    Sebagaimana diketahui salah satu komponen terpenting dari setiap rencana penurunan berat badan adalah olahraga. Maka dari itu, menjaga tubuh menerima air yang cukup merupakan upaya untuk mempercepat menurunkan berat badan.

    Terhidrasi dengan baik disebut bisa mengurangi risiko kram otot dan kelelahan, yang berpotensi mengganggu aktivitas fisik.

    NEXT: Berapa banyak air putih yang direkomendasikan dalam sehari?

    Sejauh ini tidak ada rekomendasi standar mengenai berapa banyak air yang harus diminum. Hal ini dikarenakan beberapa orang membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit air, bergantung pada berbagai faktor, seperti:

    • Tingkat aktivitas
    • Usia
    • Ukuran badan
    • Suhu
    • Kelembaban
    • Paparan sinar matahari
    • Status kesehatan

    Meski begitu, National Academy of Medicine (NAM) Amerika Serikat merekomendasikan asupan air bagi pria dan wanita per harinya, yaitu:

    • Sebanyak 2.700 mL/hari untuk wanita dewasa
    • Sebanyak 3.700 mL/hari untuk pria dewasa

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Merapat! Ini Daftar Diet Terbaik 2024, Mediterania Jadi Juara Umum


    Jakarta

    Menurunkan berat badan mungkin menjadi salah satu resolusi sehat yang paling banyak diinginkan orang. Momen pergantian tahun dinilai menjadi saat yang tepat untuk memotivasi diri untuk menjadi ‘pribadi baru’ yang lebih baik.

    US News dan World Report mengumpulkan panel ahli medis dan nutrisi untuk mengungkap pola diet mana yang paling populer. Para ahli memeriksa setiap rencana untuk menentukan apakah rencana diet tersebut aman, bergizi, berkelanjutan, dan efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Healthline, tiga jenis diet terbaik menurut para ahli adalah diet mediterania, diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), dan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet ini masing-masing mendapatkan skor 85,1 persen, 75,4 persen, dan 60,7 persen.


    Menurut konsultan gizi Barbara Kovalenko, diet mediterania dapat meningkatkan kesehatan jantung karena penekanannya pada lemak yang menyehatkan jantung seperti minyak zaitun dan asam lemak omega-3.

    “Menerapkan pola makan ini dapat membawa berbagai manfaat kesehatan seperti peningkatan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan fungsi otak,” ujar Kovalenko.

    “Diet ini memprioritaskan makanan utuh dan tidak diolah yang menyehatkan tubuh,” sambungnya.

    Berikut daftar diet terbaik 2024 menurut laporan US News dan World Report:

    1. Diet Mediterania

    2. Diet DASH

    3. Diet MIND

    4. Diet Mayo Clinic

    5. Diet Flexitarian

    6. Diet WeightWatchers (WW)

    7. Diet Volumetrics

    8. Diet Anti-Peradangan Dr. Weil

    9. Diet TLC

    10. Diet Vegan

    BB Cepat Turun Bukan Berarti Baik

    Dalam proses pemeringkatan jenis diet, ahli tidak serta merta menyamakan penurunan berat badan yang cepat sebagai cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Diet tersebut termasuk keto, diet atkins, dan diet HMR.

    Walaupun termasuk cepat dalam menurunkan berat badan, ketiganya mendapatkan skor buruk masing-masing -46,1 persen, -46,2 persen, dan -33,1 persen. Diet keto dan atkins merupakan diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang sampai saat ini masih kontroversial.

    Pola makan ini cenderung tinggi lemak jenuh yang berisiko meningkatkan kolesterol jahat. Pola makan ini juga membatasi karena menghilangkan sebagian besar karbohidrat. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kekurangan nutrisi penting seperti folat, kalsium, magnesium, dan zat besi.

    Namun, kedua diet ini begitu populer karena pembatasan karbohidrat membuat seseorang dalam kondisi pembakaran lemak yang disebut ‘ketosis’ yang membantu menekan nafsu makan.

    Sedangkan diet HMR merupakan diet pengganti makanan terstruktur. Selama fase awal, diet ini dilakukan dengan mengonsumsi tiga minuman shake pengganti makanan, dua makanan pembuka, dan lima cangkir buah dan sayuran setiap pagi.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Pejuang Diet Merapat! Ini Waktu Olahraga Paling Ampuh buat Turunkan BB

    Jakarta

    Kunci keberhasilan diet sebenarnya ada di rangkaian aktivitas pagi hari ketika memulai hari. Riset juga menemukan, waktu paling efektif untuk berolahraga dengan tujuan menurunkan berat badan adalah pukul 7-9 pagi. Apa alasannya?

    Para peneliti menyebut bukti epidemiologis perihal waktu paling pas untuk berolahraga demi menurunkan berat badan sebenarnya masih kontroversial. Namun, sejauh ini, sebagaimana yang dipublikasikan di jurnal terkait obesitas, bergerak di waktu pukul 7 hingga 9 pagi terpantau paling efektif dalam mencegah berat badan berlebih.

    “Studi kami memberikan alat baru untuk mengeksplorasi pola aktivitas fisik diurnal dan menyelidiki dampaknya terhadap hasil kesehatan,” kata penulis studi sekaligus asisten profesor peneliti di Departemen Ilmu Kesehatan Universitas Franklin Pierce di New Hampshire dan Departemen Ilmu Rehabilitasi di Universitas Politeknik Hong Kong di Cina, Dr Tongyu Ma, dikutip dari Medical News Today, Minggu (7/1/2024).


    Dalam riset-riset sebelumnya, para peneliti berfokus pada frekuensi, intensitas, dan durasi aktivitas fisik. Akan tetapi, hanya sedikit peneliti yang berfokus pada pola aktivitas fisik diurnal (siang hari) yang diukur dengan accelerometer untuk mengklasifikasikan waktu pergerakan manusia.

    Tim peneliti menggunakan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional siklus 2003-2004 dan 2005-2006 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Siklus tersebut menganalisis 5.285 peserta, mengamati aktivitas fisik sedang hingga berat di pagi hari, siang hari, dan malam hari.

    Peneliti kemudian menemukan, ada hubungan linier yang kuat antara intensitas fisik sedang hingga berat yang dilakukan pagi hari, dengan pencegahan obesitas. Sedangkan perihal hubungan olahraga malam hari dengan keberhasilan penurunan berat badan, hubungan linernya cenderung lebih lemah.

    Mereka menemukan, orang-orang yang menjalani olahraga di pagi hari memiliki indeks massa tubuh dan lingkar pinggang yang lebih rendah dibandingkan kelompok lainnya. Hal itu juga dibarengi kecenderungan orang-orang yang aktif di pagi hari cenderung memiliki pola makan yang lebih sehat.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 3 Kesalahan Diet yang Tak Boleh Terulang Jika Ingin Punya Body Goals di 2024

    Jakarta

    Menurunkan berat badan bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang. Terkadang seseorang mungkin merasa sudah membuat pilihan gaya hidup sehat, tetapi masih belum mendapatkan hasil yang diinginkan.

    Faktanya, beberapa orang melakukan kesalahan saat menjalani program diet yang membuat berat badannya tak turun di angka yang diinginkan. Menurunkan berat badan mungkin jadi resolusi di tahun 2024, tapi ada yang harus diperhatikan saat ingin memulainya.

    Berikut beberapa hal yang perlu dihindari saat ingin menurunkan berat badan dikutip dari Healthline.


    1. Terlalu sedikit makan

    Defisit kalori diperlukan untuk menurunkan berat badan. Tapi terlalu sedikit makan juga berpengaruh terhadap penurunan berat badan.

    Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orang seringkali cenderung salah memperkirakan jumlah kalori dalam makanan. Terkadang juga mereka makan terlalu sedikit, berpikir hal tersebut bagus untuk diet.

    Mengurangi asupan kalori terlalu banyak bisa menjadi kontraproduktif. Studi tentang diet sangat rendah kalori menunjukkan bahwa diet ini dapat menyebabkan hilangnya otot dan memperlambat metabolisme secara signifikan.

    2. Berolahraga terlalu berat

    Selama penurunan berat badan, seseorang akan kehilangan sebagian massa otot dan juga lemak, meski jumlahnya bergantung pada beberapa faktor. Namun, olahraga berlebihan juga bisa menimbulkan masalah.

    Penelitian menunjukkan bahwa olahraga berlebihan tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang bagi kebanyakan orang dan dapat menyebabkan stres. Selain itu, hal ini dapat berdampak negatif pada hormon endokrin, yang membantu mengatur fungsi seluruh tubuh.

    Mencoba memaksa tubuh membakar lebih banyak kalori dengan berolahraga terlalu banyak tidaklah efektif dan tidak sehat.

    3. Ekspektasi tidak realistis

    Menetapkan penurunan berat badan dan tujuan terkait kesehatan lainnya dapat membantu untuk tetap termotivasi. Namun, memiliki ekspektasi yang tidak realistis mungkin merugikan dalam program penurunan berat badam.

    Sebuah studi menemukan bahwa sebagian besar peserta berharap untuk menurunkan lebih dari 10% berat badan mereka, yang oleh penulis disebut sebagai hal yang tidak realistis. Penelitian menunjukkan bahwa hilangnya tujuan penurunan berat badan dikaitkan dengan ketidakpuasan dan tantangan penurunan berat badan di masa depan.

    Simak Video ‘KuTips: Dear Generasi Sandwich, Ini Tips Atur Keuanganmu!’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (kna/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Ahli Diet Beberkan Cara Simpel Turunkan BB, Ampuh Hempaskan Perut Bergelambir

    Jakarta

    Seorang ahli diet ternama di Australia, Susie Burrell, membagikan ‘trik’ sederhana untuk menjaga tubuh agar tetap bugar sekaligus bisa menurunkan berat badan. Aturan makanan tersebut berfokus pada mengurangi kecemasan dalam mengambil keputusan dan menjaga pola makan seimbang.

    “Ketika Anda mempertimbangkan bahwa kita dihadapkan pada lebih dari 200 pilihan makanan setiap hari, akan mudah untuk memahami mengapa kita kadang-kadang kesulitan membuat pilihan yang baik,’ tulis Susie Burrell dalam e-book barunya, The 30 Day Reset Plan, dikutip Mirror.

    Burrell mengatakan, aturan tersebut menekankan pemahaman yang tajam tentang gaya hidup individu dan tantangan pola makan. Hal ini termasuk tidak mengonsumsi makanan manis di siang hari, membatasi asupan alkohol pada hari atau jumlah tertentu, hanya mengonsumsi satu kali kopi berbahan dasar susu per hari, dan tidak mengonsumsi makanan yang digoreng.


    Dengan mematuhi aturan sederhana, Burrell meyakini seseorang dapat menyederhanakan pilihan makanannya, mengendalikan nafsu makan, dan mengatur asupan kalori dengan lebih baik. Lantas, seperti apa aturan makanan tersebut? Berikut penjelasannya.

    Batasi Mengonsumsi Makanan Manis

    Burrell mengatakan, jangan bersusah payah untuk berhenti mengonsumsi makanan manis. Lebih baik membatasi diri untuk menikmati makanan manis pada waktu tertentu dalam sehari.

    Pedoman Diet untuk Orang Amerika 2020-2025 merekomendasikan membatasi kalori dari tambahan gula hingga kurang dari 10 persen setiap hari.

    “lebih bisa mengendalikan keinginan mengidam gula jika Anda menyimpannya untuk waktu tertentu,” imbuhnya.

    Di sisi lain, terlalu banyak mengonsumsi gula terbukti dapat meningkatkan risiko mengalami obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, kerusakan gigi, jerawat, tekanan darah tinggi, peradangan kronis, dan penyakit lainnya.

    Hindari Makanan yang Digoreng

    Menurut Burrell, makanan yang digoreng termasuk salah satu ‘pengganggu’ seseorang saat menjalani diet. Tak hanya itu, sebuah penelitian tahun lalu juga mengaitkan makanan yang digoreng, terutama kentang goreng, dengan risiko kecemasan dan depresi yang lebih besar.

    Karenanya, Burrell merekomendasikan untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran yang memiliki tinggi serat.

    “Apakah Anda memilih potongan ayam, atau semangkuk burrito nasi sayur, atau makanan beku kaya sayuran, Anda akan menambahkan beberapa nutrisi ke dalam hari Anda dan membuat pilihan yang jauh lebih sehat daripada makanan gorengan, seperti burger, atau pizza,” kata Burrell.

    Batasi Konsumsi Kopi Susu

    Burrell mengatakan, mengonsumsi kopi dengan susu, termasuk cappuccino dan latte sebaiknya dibatasi. Hal ini dikarenakan kopi yang dicampur dengan susu sama saja menambahkan hingga 100 kalori ekstra per cangkir.

    “Bahkan yang dibuat dengan susu skim atau susu nabati dapat menambah antara 60 dan 100 kalori pada minuman Anda,” imbuhnya.

    Apabila ingin mengonsumsi minuman tersebut, Burrell merekomendasikan sebaiknya mengonsumsi satu kali kopi berbahan dasar susu sehari dan tidak berlebihan.

    (suc/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Christina Aguilera Jajal ‘Rainbow Diet’ demi Body Goals, Sukses Pangkas 18 Kg


    Jakarta

    Penyanyi Christina Aguilera memamerkan penampilan terbarunya yang semakin mempesona. Dalam acara pembukaan residensinya di Las Vegas, ia terlihat jauh lebih kurus dari sebelumnya.

    Ternyata wanita 43 tahun itu telah berhasil menurunkan berat badan hingga 40 pon atau sekitar 18 kg. Meski penampilannya selalu berubah selama bertahun-tahun, kini ia memilih untuk mempertahankan fisiknya yang ramping dan sehat seperti saat ini.

    Sebelumnya, Christina Aguilera mengalami kenaikan berat badan setelah melahirkan putranya, Max, pada 2008 lalu. Sekitar dua tahun setelahnya, dia mulai menurunkan berat badan untuk perannya dalam film Burlesque tahun 2010.


    Namun, masih pada tahun yang sama berat badannya kembali naik setelah bercerai dengan komposer musik Jordan Bratman.

    Christina Aguilera kembali bangkit dan mulai membatasi asupan makanan hariannya hingga 1.600 kalori dan mengikuti ‘rainbow diet’. Itu merupakan diet dengan mengkonsumsi beberapa buah atau sayuran berwarna setiap kali makan, dan berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 18 kg.

    Namun, dalam wawancaranya dengan L’Officiel Italia tahun 2020, Christina sudah berhenti melakukan diet pelangi. Sejak itu, ia hanya fokus untuk menerapkan pola makan yang bersih dan sehat.

    Dikutip dari Daily Mail, dia tidak membatasi ketat asupan yang masuk ke dalam tubuhnya. Selama menjalaninya, dia hanya mencoba untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan utuh (whole food) dan mengurangi camilan manis.

    Selain pola makan yang seimbang, Christina juga mulai aktif menjalankan berbagai macam olahraga agar tetap bugar. Kabarnya, ia menyukai olahraga yoga, kardio, latihan kekuatan, hingga tinju yang dilakukan 2-5 kali seminggu.

    Dia juga berlatih dengan pelatih kebugaran selebriti, Tee Sorge, untuk menggabungkan angkat beban dan kardio. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pembakaran kalori dan mempertahankan lekuk tubuhnya.

    NEXT: Sempat Terlalu Kurus dan Overweight

    Sempat Terlalu Kurus dan Overweight

    Di tahun 2012, Christina sempat mengatakan bahwa dirinya ‘benci menjadi sangat kurus’. Saat itu, ia hanya mencintai bentuk tubuhnya dan tidak mendengarkan omongan orang tentang penampilannya.

    “Saya telah melewati titik tertinggi dan terendah. Saya telah melalui keseluruhan hal dalam dunia ini. Menjadi terlalu kurus. Menjadi lebih besar. Saya telah dikritik karena berada di kedua sisi skala,” kata dia.

    “Saya mencintai tubuh saya. Pacarku menyukai tubuhku. Putra saya sehat dan bahagia, jadi itu yang terpenting bagi saya,” sambungnya.

    Christina sempat melewati masa di mana dirinya selalu menimbang berat tubuhnya dan membatasi diri. Hal itu membuat berat tubuhnya terlalu kurus.

    “Saat saya mengerjakan Burlesque, berat badan saya turun begitu banyak sehingga menjadi terlalu kurus. Saya tidak menimbang berat tubuh, ini semua tentang apa yang saya rasakan saat mengenakan pakaian,” beber Christina.

    “Apa yang terlihat bagus pada satu orang mungkin tidak terlihat bagus pada tipe tubuh lain.”

    “Saya kebetulan sangat percaya dengan diri saya sendiri. Butuh waktu untuk mencapai tempat itu, tapi yang terpenting adalah merangkul diri sendiri dan tubuh Anda,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Kebiasaan Pagi Hari Ini Ampuh Hempaskan Lemak Perut, Simpel tapi Efeknya ‘Jos’!

    Jakarta

    Banyak orang sudah mencoba metode diet ini-itu, namun timbunan lemak di perut tak kunjung terpangkas. Nyatanya menurut sejumlah praktisi, keberhasilan diet boleh jadi ditentukan oleh kebiasaan di pagi hari. Lantas agar diet tak berujung sia-sia, apa saja yang harus dilakukan pagi hari setelah bangun tidur?

    “Dalam upaya mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping, menerapkan ritual pagi yang efektif dapat menentukan keberhasilan hari pembakaran lemak,” kata pakar gastroenterologi, dr Harsh Kapoor Chairman, dikutip dari Hindustan Times, Selasa (16/1/2024).

    Lantas biar berat badan bisa menurun dan timbunan lemak di perut terpangkas, apa saja yang perlu dilakukan pagi hari? Berikut penjelasan dr Kapoor:


    1. Minum air putih yang banyak!

    Menurut dr Kapoor, kebiasaan memulai hari dengan segelas air putih yang diberi potongan jus lemon adalah cara paling baik untuk melancarkan metabolisme tubuh. Tak hanya menyegarkan, ‘ramuan’ ini bisa melancarkan pencernaan, mendetoksifikasi tubuh secara alami, serta mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    2. Sempatkan olahraga tipis-tipis

    Berolahraga di pagi hari juga merupakan cara efektif untuk membakar lemak perut, misalnya dengan berjalan kaki, yoga, atau HIIT.

    Pasalnya, menggerakkan tubuh di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Usahakan untuk melakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang setidaknya 30 menit setiap pagi.

    3. Utamakan asupan makanan berprotein

    Makanan yang kaya akan kandungan protein bisa membuat seseorang merasa kenyang dalam waktu lama, sekaligus menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Pasalnya, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, membantu proses pembakaran kalori lebih optimal, serta menekan napsu makan sepanjang hari.

    4. Makan pelan-pelan

    Makan dengan penuh kesadaran (mindful eating) bisa membuat seseorang lebih menikmati setiap gigitan. Dengan begitu, tubuh akan lebih ‘terlatih’ untuk mengontrol rasa lapar, porsi makan pun jadi lebih terjaga dan tak berlebih. Dengan begitu, risiko kenaikan berat badan dan lemak tertimbun di bagian perut bisa diminimalkan.

    5. Meditasi

    Sudah banyak yang mengetahui, stres berkepanjangan bisa bikin berat badan bertambah, terutama di bagian perut. Mengatasi risiko itu, cobalah sempatkan bermeditasi di pagi hari setelah bangun tidur agar untuk mengendalikan strs dan menyeimbangkan hormon.

    (vyp/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga dan Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Mengecilkan perut buncit bukanlah sesuatu yang mudah. Dalam prosesnya diperlukan kerja keras, kedisplinan hingga kesabaran yang ekstra. Mungkin masih banyak orang yang berpikir bahwa olahraga berjam-jam merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan kelebihan lemak di perut.

    Padahal, faktanya cara mengecilkan perut buncit juga dapat diatasi tanpa olahraga. Namun dalam penerapannya diperlukan konsistensi dalam mengubah pola makan serta menerapkan gaya hidup sehat sehari-hari.

    Perlu diingat juga, olahraga tetap memiliki manfaat yang signifikan baik untuk menurunkan berat badan maupun kesehatan. Jadi bila memang memungkinkan, lakukan olahraga ringan secara rutin, misalnya jalan kaki sesuai dengan batas kemampuan.

    Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga

    Nah, buat detikers yang lagi mencari cara menghilangkan perut buncit tanpa olahraga, berikut beberapa metode yang terbukti secara sains dan dianjurkan oleh ahli diet.


    1. Perbanyak Asupan Serat

    Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang sangat berperan penting dalam proses menurunkan berat badan. Serat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan.

    “Ia (serat) mengembang di dalam perut seperti spons, jadi wajar jika bisa menekan rasa lapar,” ujar ahli diet sekaligus penulis buku Healing Superfoods for Anti-Aging: Stay Younger, Live Longer, Karen Ansel, M S., R D N.

    Ansel menambahkan studi juga menunjukkan serat dapat memberikan manfaat terhadap bakteri baik di perut yang membantu produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Usahakan untuk setidaknya mengonsumsi 25 gram (serat) per hari dari berbagai makanan seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran,” imbuhnya.

    2. Konsumsi Lemak ‘Sehat’

    Ahli diet Jessica Cording menegaskan pentingnya mengonsumsi lemak ‘sehat’ dalam proses menurunkan berat badan. Menurutnya, lemak sehat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama. Tak hanya itu, lemak sehat juga bisa mencegah gula darah menurun akibat membatasi porsi makan.

    “Saya masih menjumpai orang-orang yang ‘takut’ dengan lemak. Lemak membantu Anda merasa kenyang lebih lama, dan bisa membantu mencegah penurunan kadar gula darah,” tuturnya.

    Adapun lemak sehat yang dianjurkan, yakni minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak ikan.

    3. Jangan Abaikan Protein

    Protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan cara merangsang produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Sama halnya seperti serat, protein secara alami dapat membuat Anda merasa kenyang dengan cara merangsang produksi hormon kenyang,” ucap Ansel.

    Ia menambahkan protein termasuk jenis asupan yang lama dicerna. Sehingga, seseorang cenderung tidak lagi ingin ngemil setelah mengonsumsi makanan yang penuh dengan protein.

    “Usahakan mengonsumsi 20 gram (protein) setiap makan dari sumber protein rendah lemak seperti ikan, ayam, kalkun, telur, dan produk susu rendah lemak,” tambahnya.

    4. Tidur dan Istirahat yang Cukup

    Waktu tidur yang cukup dan berkualitas memiliki dampak yang sangat besar terhadap proses menurunkan berat badan. Sebuah studi yang dilakukan pada 2022 menunjukkan kurang tidur dapat memengaruhi bagian tertentu pada otak yang memunculkan keinginan ngemil makanan manis dan berkarbohidrat.

    “Tidur kurang dari enam jam setiap malam dapat memengaruhi hormon yang menimbulkan rasa lapar, sehingga membuat Anda lebih sering ngemil dan merubah kebiasaan makan,” kata spesialis obesitas dan lipid, dr Spencer Nadolsky, D.O.

    5. Minum Air Putih

    Terkadang, tubuh salah memaknai haus sebagai rasa lapar. Akibatnya, seseorang bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dari jumlah yang sebenarnya dibutuhkan.

    Sebuah studi juga menemukan minum air sebelum makan dapat membantu mengurangi kelebihan cairan ikut berkontribusi meningkatkan berat badan.

    “Jika Anda tidak minum cukup air, tubuh akan mempertahankan cairan yang ada di dalamnya untuk mencegah dehidrasi,” ujar pakar diet Amy Shapiro, R.D.

    6. Kurangi Asupan Gula

    Gula merupakan salah satu musuh besar bagi orang yang ingin menghilangkan perut buncit. Selain tinggi kalori, gula juga tidak mengandung nutrisi sehat lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

    “Gula cenderung ada pada makanan yang memiliki kalori tinggi. Entah itu soda, latte yang ditambahkan pemanis, atau hidangan penutup, mereka adalah makanan pertama yang harus Anda singkirkan jika ingin melangsingkan tubuh,” ucap Ansel.

    Ansel mengingatkan gula juga terdapat pada makanan lain seperti roti, kecap, dressing salad, dan lain sebagainya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Ramai Cara Pangkas BB Puluhan Kg dalam Hitungan Bulan, Aman Nggak Sih?


    Jakarta

    Belakangan ramai tips diet yang mengklaim mampu menurunkan berat badan hingga puluhan kilogram. Bahkan, ini bisa didapatkan dalam jangka waktu beberapa bulan.

    Meski pola dietnya tergolong ekstrem, masih banyak yang penasaran dan ingin mencobanya untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Sebenarnya berat badan yang turun puluhan kilogram dalam hitungan bulan ini masih aman nggak sih?

    Spesialis gizi klinik di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr Davie Muhamad, SpGK, mengatakan turun berat badan hingga puluhan kilogram masih tergolong aman. Namun, hal ini perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk apakah menyusutnya bobot tubuh benar-benar karena penurunan massa lemak.


    “Sebenarnya berat badan yang sehat atau nggak sehat itu kuncinya bukan masalah turun berat badannya berapa, yang terpenting adalah apa yang turun. Apakah massa lemak, massa air, atau malah massa ototnya,” jelas dr Davie saat dihubungi detikcom, Kamis (18/1/2024).

    “Kalau yang sehat itu yang turun adalah massa lemaknya. Nah turun berat badan yang sehat itu kalau misalnya dia awalnya berat badannya berlebih, yang turun harus massa lemaknya, bukan ototnya,” lanjutnya.

    dr Davie menjelaskan idealnya berat badan yang turun selama diet dihitung per minggu, sekitar setengah hingga 1 kg per minggunya. Jika dihitung per bulan, berat badan yang turun maksimal bisa sekitar empat kg.

    Ia menegaskan angka itu adalah hitungan berat badan maksimal yang turun selama program diet. Angka tersebut bisa dicapai dengan jika diet dijalani dengan konsisten.

    “Yang bikin nggak sehat itu berat badannya turun, tapi pas dicek komposisi tubuhnya ternyata yang turun malah massa ototnya. Itu yang nggak baik dan nggak sehat,” kata dr Davie.

    “Jadi, kalau misalnya dalam 6 bulan bisa turun sampai 30 kg misalnya, itu perlu dicek lagi dengan pemeriksaan komposisi tubuh. Apakah penurunannya berat badannya konstan per minggunya dan apakah yang turun itu massa lemaknya. Karena diet yang sehat itu bukan hanya dilihat dari berat badan yang turun saja,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Dokter Ungkap Kunci Diet Anti Menyiksa, Tapi Cepat Pangkas BB


    Jakarta

    Setiap orang pasti ingin memiliki berat dan bentuk tubuh yang ideal. Tak jarang, banyak yang berusaha ekstra menjalani pola diet hingga bisa menurunkan puluhan kilogram dalam waktu beberapa bulan saja.

    Namun, ternyata pola diet yang dijalani tidak bisa selalu sama pada setiap orang. Bisa saja pola dietnya sudah baik, tetapi tidak berpengaruh pada berat badannya atau mungkin berdampak pada kesehatannya.

    Seperti apa sih pola diet yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap sehat?


    Spesialis gizi klinik di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr Davie Muhamad, SpGK, menjelaskan pola diet yang ada saat ini, seperti intermittent fasting hingga mediterranean diet memberikan banyak manfaat. Baik untuk kesehatan maupun penurunan berat badan.

    Namun, dr Davie menggarisbawahi pola diet yang dilakukan harus disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing orang. Hal yang terpenting adalah konsisten menjalaninya.

    “Kalau sudah cocok dengan programnya ya silahkan dijalani programnya dan harus konsisten. Jadi nggak bisa ganti-ganti metode diet, karena tubuh butuh adaptasi sama pola diet yang kita terapkan yang akan mengubah metabolisme tubuh,” jelas dr Davie pada detikcom, Kamis (18/1/2024).

    “Kalau kita ganti-ganti, nggak sabar, nggak konsisten, tubuh akan adaptasi terus. Nggak akan sampai tujuan nantinya,” sambungnya.

    Salah satu program diet yang menurut dr Davie cocok untuk kebanyakan orang di Indonesia adalah diet gizi seimbang. Dalam menjalani pola diet tersebut, masih bisa makan tiga kali sehari yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

    Menurutnya, yang terpenting dalam menjalani pola diet gizi seimbang ini ada pada sarapan. Sebab, sarapan ini akan sangat berpengaruh pada penurunan berat badan.

    “Yang penting ada di sarapannya. Jadi nggak bisa tuh sarapannya hanya roti atau telur rebus saja. Dari penelitian yang ada, sarapan itu harus lengkap. Ada karbohidrat, protein, serat dari sayur dan buah-buahan,” beber dr Davie.

    “Diet gizi seimbang ini juga membantu mengontrol gula darah. Jika gula darah kita terkontrol, otomatis berat badan akan terkendali. Itu karena asupan makan yang komplit,” lanjut dia.

    Meski dalam pola diet ini tetap mengkonsumsi karbohidrat, itu masih bisa membantu menurunkan berat badan. Asalkan, porsi dari karbohidrat yang dikonsumsi tidak berlebihan.

    dr Davie mengungkapkan karbohidrat adalah sumber utama tubuh manusia. Maka dari itu, karbohidrat harus tetap ada meski tengah menjalani program diet.

    Untuk menurunkan berat badan yang signifikan tidak bisa hanya dengan diet. dr Davie menekankan perlunya aktivitas fisik, seperti olahraga, agar hasilnya lebih maksimal.

    “Misalnya makannya saja yang diatur, tapi nggak olahraga, jadi nggak bisa turun berat badannya. Atau olahraga saja, tapi makannya bebas ya nggak akan optimal hasilnya,” tutur dia.

    “Jadi, harus olahraga, atur pola makan, pola hidup sehat seperti makan teratur, tidak begadang, bangun pagi, dan mengelola stres. Sebab, stres itu bisa meningkatkan nafsu makan bahkan bisa meningkatkan pembentukan sel lemak,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera