Tag: diet

  • 4 Minuman buat Hempaskan Lemak Perut, Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin Habis Hujan


    Jakarta

    Banyak orang menjajal beragam cara untuk memangkas timbunan lemak di perut, namun tak kunjung berhasil. Misalnya dengan mengurangi asupan makan, atau dibarengi upaya olahraga tertentu.

    Tak perlu berkecil hati, memang diperlukan konsistensi agar upaya tersebut membuahkan hasil. Tidak mudah, tetapi proses tak akan mengkhianati hasil jika upaya kalori defisit tersebut dilakukan denagn tepat!

    Namun di samping itu, ada sejumlah minuman yang diyakini bisa membantu proses pemangkasan timbunan lemak di perut. Tak hanya lezat, beberapa jenis minuman ini juga cocok dikonsumsi ketika malam hari atau cuaca dingin lantaran bisa bikin nyaman badan.


    Apa saja minuman yang dimaksud? Dikutip dari Times of India, berikut penjelasannya:

    1. Teh Jahe

    Selain baunya yang khas, teh jahe juga rupayanya diyakini efektif membantu menghilangkan timbunan lemak di perut. Pasalnya, jahe memiliki sifat termogenik yang dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori.

    Cara pembuatannya pun simpel. Seduh secangkir teh jahe hangat dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu untuk menambah rasa.

    2. Teh Kayu Manis dan Madu

    Minuman satu ini jelas bikin nyaman, bukan karena hangatnya saja melainkan juga karena aroma dan manisnya yang khas. Sebab, kayu manis dapat membantu mengatur kadar gula darah, sekaligus berpotensi mengurangi keinginan ngemil.

    Untuk membuat minuman teh ini, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan air hangat. Tambahkan satu sendok teh madu dan aduk rata.

    Simak juga Video: KuTips: Pertolongan Pertama pada Sepatu Basah Biar Tak Rusak dan Bau

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Teh Hijau

    Sudah banyak yang mengetahui, teh hijau amat kaya akan khasiat. Salah satunya, teh hijau kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan metabolisme.

    Mengolahnya pun super simpel. Caranya, seduh secangkir teh hijau dan biarkan agak dingin. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu.

    4. Air Lemon Hangat

    Banyak orang terbiasa meminum infused water, yakni air mineral yang diberi potongan jeruk lemon. Sebab selain bisa menambah sensasi kesegaran, minuman ini juga diyakini efektif meningkatkan metabolisme dan melancarkan pencernaan. Dalam jangka waktu panjang, efek lain dari minuman ini tak lain membantu memangkas timbunan lemak.

    Selain menggunakan potongan jeruk lemon, minuman air lemot juga bisa dibuat dengan cara peras air perasan setengah buah lemon ke dalam secangkir air hangat. Tambahkan satu sendok madu untuk menambah rasa manis.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Yang Ingin Diet Merapat! Ini 5 Menu Sarapan Paling ‘Jos’ buat Pangkas BB


    Jakarta

    Pilihan menu sarapan bisa menjadi kunci keberhasilan diet untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, menu sarapan tertentu bisa mempertahankan ‘stok’ energi sepanjang hari, sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lama.

    Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang terbiasa sarapan teratur cenderung memiliki bentuk tubuh ramping dan lebih sukses menurunkan berat badan. Lebih lagi, mereka memiliki potensi yang lebih besar untuk mempertahankan berat badan ideal.

    Dikutip dari Eating Well, pada dasarnya, sarapan seimbang idealnya mengandung protein, karbohidrat kompleks, serat, dan lemak sehat untuk membuat seseorang kenyang dan bertenaga beraktivitas seharian. Lantas agar berat badan bisa turun, harus pilih menu sarapan apa saja?


    1. Telur

    Satu butir telur berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 72 kalori. Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Sebuah studi Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat pada 2020 menemukan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan meningkatkan kepuasan makan dan menurunkan konsumsi kalori pada waktu makan berikutnya.

    2. Oatmeal

    Sudah banyak yang mengetahui, oatmeal kaya akan manfaat buat kesehatan, termasuk untuk jantung. Di samping itu, oatmeal juga cocok dijadikan menu sarapan oleh orang-orang yang sedang diet menurunkan berat badan. Pasalnya, kandungan serat dalam oatmeal bisa membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Selain itu, asupan karbohidrat “slow-release” dalam makanan seperti oatmeal tidak akan meningkatkan gula darah setinggi karbohidrat olahan seperto roti putih. Dengan mengkonsumsi oatmeal, kadar insulin tidak akan melonjak tinggi, sehingga lemak tidak akan tertimbun, kadar gula tak melonjak, dan pembakaran lemak dapat berlangsung.

    3. Yogurt

    Selain karena lezat, yogurt juga cocok dijadikan menu sarapan karena bisa membantu proses penurunan berat badan. Laporan yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada 2020 mengungkapkan, yogurt adalah salah satu dari lima makanan yang paling berkaitan erat dengan penurunan berat badan.

    Protein dalam yogurt dan produk susu lainnya bersifat mengenyangkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh dibandingkan karbohidrat sederhana.

    4. Selai Kacang

    Kacang juga mengandung protein dan serat untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sekaligus mendorong penurunan berat badan. Sebab pada dasarnya, kacang-kacangan termasuk selai kacang mengandung lemak sehat, serat, dan protein dalam dosis yang baik.

    Meskipun kacang-kacangan dan selai kacang dikenal memiliki kandungan kalori yang besar, dua sendok makan selai kacang hanya mengandung kurang dari 200 kalori, 8 g protein, dan 2,5 g serat.

    5. Raspberry

    Menu sarapan diet selanjutnya cocok banget untuk orang-orang yang doyan buah-buahan manis nan asam. Yap! Raspberry cocok menjadi andalan saat sarapan jika ingin menurunkan berat badan.

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), secangkir raspberry mengandung 8 gram serat, lebih dari dua kali lipat jumlah serat dalam secangkir stroberi. Efeknya, orang yang rutin mengkonsumsi raspberry saat sarapan memiliki peluang lebih besar untuk turun berat badan dalam waktu enam bulan.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 7 Ritual Pagi Ampuh ‘Enyahkan’ Lemak Perut Membandel, Jangan Terlewat!


    Jakarta

    Memiliki tubuh ramping dan sehat merupakan impian banyak orang. Dalam banyak kasus, lemak perut yang membandel sulit menghilang sehingga target berat badan impian sulit dicapai.

    Lemak di perut tidak hanya mempengaruhi penampilan, tapi juga dapat memberikan dampak yang serius pada kesehatan. Timbunan lemak di perut bisa lebih berbahaya karena mengelilingi organ dalam dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga masalah hati.

    Berikut ini adalah beberapa ‘ritual’ pagi yang bisa dilakukan untuk membantu proses menyingkirkan lemak yang ada di perut dikutip dari The Hindustan Times:


    Jaga Hidrasi

    Awali hari setelah bangun tidur dengan segelas besar air putih. Jika suka, kombinasikan air dengan jus lemon untuk menambahkan manfaat di dalamnya. Ramuan ini tidak hanya menghidrasi tubuh, tapi juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan melakukan detoksifikasi tubuh.

    Kebiasaan pagi ini dapat mendukung penurunan berat badan dan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    Olahraga Pagi

    Berolahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk membakar lemak di perut. Beberapa olahraga yang bisa dicoba seperti saat pagi yakni jalan cepat, yoga, hingga latihan interval intensitas tinggi.

    Menggerakkan badan di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Coba terapkan kebiasaan ini setidaknya 30 menit setiap pagi.

    Sarapan Tinggi Protein

    Asupan ketika sarapan pagi juga penting diperhatikan dalam proses pembakaran lemak perut. Sarapan tinggi protein penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama, membuat gula darah lebih stabil, dan meningkatkan metabolisme.

    Protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna. Hal ini membantu membakar lebih banyak kalori dan mengurangi nafsu makan sepanjang hari.

    Menerapkan Mindful Eating

    Mindful eating adalah sebuah metode makan dengan kesadaran dan perhatian penuh pada makanan. Metode makan ini dilakukan dengan tidak terburu-buru dan menikmati setiap makanan yang masuk ke mulut.

    Cara ini dapat membantu tubuh menjadi lebih selaras dengan isyarat lapar dan kenyang. Hal ini penting untuk mencegah makan berlebihan dan mengurangi risiko penumpukan lemak di perut.

    Prioritaskan Makanan Tinggi Serat

    Mengonsumsi makanan tinggi serat ketika pagi dapat membantu proses penurunan berat badan dengan lebih mudah. Makanan tinggi serat yang bisa dikonsumsi seperti biji-bijian, buah, sayur, dan kacang-kacangan.

    Serat dapat membantu mengatur rasa lapar dan membuat kenyang menjadi lebih lama. Makanan tinggi serat juga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan mengurangi masalah penumpukan lemak.

    Kelola Stres

    Stres kronis berkontribusi terhadap penambahan berat badan terutama di bagian perut. Melakukan meditasi di pagi hari bisa menjadi salah satu ritual baik untuk mengurangi tingkat stres, menyeimbangkan hormon, dan meningkatkan kesehatan mental secara utuh.

    Pastikan Tidur Cukup

    Pastikan tubuh mendapatkan tidur yang cukup. Hal ini sangat penting dalam proses pengelolaan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan regulasi hormon, meningkatkan nafsu makan, dan meningkatkan penyimpanan lemak terutama di area perut.

    Usahakan mendapat tidur berkualitas selama tujuh sampai sembilan jam setiap malam untuk membantu proses pembakaran lemak tubuh dan membantu mengurangi lemak tubuh.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Tips Turun BB Tanpa Nyiksa ala Ahli Gizi, Cocok Buat Pemula


    Jakarta

    Banyak orang menjadikan turun berat badan sebagai target resolusi hidup sehat pada 2024. Agar resolusi tersebut tak berujung cuma wacana, ada empat trik simpel yang perlu diterapkan menurut ahli diet. Apa saja?

    Ahli diet sekaligus penulis ‘The 30-Day Reset Plan’, Susie Burrell menjelaskan, pada dasarnya untuk menurunkan berat badan, ada empat langkah simpel yang perlu diterapkan sehari-hari. Langkah tersebut mencakup membatasi asupan manis, menghindari goreng-gorengan, pantang minum alkohol, hingga meminum kopi. Terdengar simpel, bukan?

    “Peraturan Anda harus mencerminkan tujuan gaya hidup Anda dan secara khusus menargetkan area di mana Anda kesulitan mengambil keputusan,” kata Burrell dikutip dari New York Post, Kamis (25/1/2024).


    Ia menyoroti, berat badan berlebih atau obesitas bukan hanya berisiko mengganggu penampilan, melainkan juga meningkatkan risiko penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, stroke, dan beberapa jenis kanker.

    “Ketika Anda memiliki aturan makanan, misalnya, tidak minum alkohol selama seminggu, atau tidak makan makanan penutup pada malam hari, otak tidak mengalami tekanan ekstra karena harus membuat keputusan lain, melainkan Anda memiliki seperangkat pedoman default. yang menjaga pola makan Anda tetap pada jalurnya,” jelasnya.

    Lantas apa saja 4 langkah simpel yang dimaksud Burrel untuk menurunkan berat badan?

    1. Batasi asupan manis, cukup sekali sehari

    Tak hanya berisiko bikin berat badan naik, asupan gula berlebih juga meningkatkan risiko terjadinya obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, kerusakan gigi, jerawat, tekanan darah tinggi, peradangan kronis, dan penyakit lainnya.

    Maka itu Burrell mengingatkan, orang yang ingin menurunkan berat badan perlu lebih bisa mengendalikan keinginan memakan manis-manis. Ia menyarankan, cobalah batasi asupan camilan manis cukup sekali saja dalam sehari.

    2. Kurangi makan goreng-gorengan

    “Apakah Anda memilih potongan ayam, atau semangkuk burrito nasi sayur, atau makanan beku kaya sayuran, Anda akan menambahkan beberapa nutrisi ke dalam hari Anda dan membuat pilihan yang jauh lebih sehat daripada makanan yang digoreng, burger, atau pizza,” kata Burrell.

    Sebuah penelitian tahun lalu menemukan kaitan erat antara makanan yang digoreng dengan risiko kecemasan dan depresi yang lebih besar. Salah satu makanan yang dimaksud, yakni kentang yang digoreng hingga renyah.

    NEXT: Rutin minum kopi, tapi begini triknya

    3. Kurangi minum minuman beralkohol

    Alkohol mengandung 7 kalori per gram, bahkan lebih banyak jika alkohol dikonsumsi dengan minuman koktail. Walhasil Burrel menyarankan, agar berat badan bisa turun, sebisa mungkin kurangi dan batasi asupan minuman beralkohol.

    4. Jangan terlalu banyak ngopi

    Sering mendengar bahwa kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya hal itu bukan cuma mitos. Namun catatan dari Burrell, pastikan asupan kopi dengan susu tidak berlebihan, melainkan cukup secangkir dalam sehari.

    Burrell menjelaskan, seseorang bisa menambahkan 60 sampai100 kalori ke minuman yang diolah dengan susu skim. Walhasil ia menyarankan, pastikan asupan minuman kopi dengan susu ini tak berlebihan, agar berat badan bisa tetap terkendali.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Buka-bukaan Park Min Young Jalani Diet Ekstrem, BB-nya Cuma 37 Kg


    Jakarta

    Aktris drakor ‘ngehits’ Park Min Young belakangan buka-bukaan soal diet ekstrem yang dijalaninya demi maksimal memerankan sejumlah peran di serial drama Korea Selatan. Misalnya di ‘Marry My Husband’, dirinya berusaha keras menurunkan berat badan sampai di 37 kilogram.

    Keputusan ini dilatarbelakangi karakternya, Kang Ji Won, yang pada tahap awal drama digambarkan sebagai seorang pasien kanker. Agar lebih mendalami karakter, Park Min Young melakukan perjalanan penurunan berat badan yang ketat.n

    Metode yang diterapkan Park Min Young dalam dietnya juga memicu keheranan banyak orang. Pendekatannya antara lain dengan mengurangi asupan makanan dan hanya mengandalkan minuman ionik.


    Dikutip dari AllKpop, banyak fans yang prihatin tentang penampilannya yang tampak kuyu dan kurus. Bagaimana tidak, diet ekstrem yang dijalaninya dinilai berisiko.

    Kekhawatiran yang mencuat dari para penggemar dikaitkan dengan efek penurunan berat badan dalam waktu singkat. Ada risiko kehilangan massa otot, rambut rontok, sampai sembelit.

    Park Min Young belakangan juga menekankan bahwa dia sama sekali tidak merekomendasikan metode diet ini.

    “Mengingat usiaku, aku juga ragu apakah aku bisa menyalurkan semangat tersebut ke dalam karakterku. Untuk terakhir kalinya, aku memutuskan untuk memberikan segalanya dengan pemikiran yang sebenarnya. berkomitmen untuk itu dengan tekad yang besar,” katanya.

    Transformasi berat badan Park Min Young baru-baru ini untuk sebuah proyek bukanlah usaha pertamanya sangat maksimal dalam memerankan serial drama. Dia secara konsisten berupaya melakukan perawatan diri untuk mendapatkan fisik yang selaras dengan karakternya dalam berbagai karya.

    Namun, yang membedakan kasus ini adalah keberhasilan penting yang dicapai melalui metode yang sehat.

    Sebelumnya, khusus untuk perannya sebagai Kim Mi Soo dalam drama tvN ‘What’s Wrong with Secretary Kim’, Park Min Young bercerita membatasi sejumlah jenis makanan.

    “Selama beberapa bulan, saya berolahraga setiap hari dan makan dada ayam untuk mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kekuatan otot.”

    Mengingat profesi karakternya adalah sebagai sekretaris, ia berusaha keras untuk mewujudkan penampilan kantor yang ditampilkan dalam drama dengan sempurna.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Dianjurkan Dokter, Ini Makanan dan Minuman Super yang Bisa ‘Perpanjang Umur’

    Jakarta

    Hidup dengan usia yang lebih panjang dan sehat merupakan impian dari banyak orang. Makanan adalah salah satu faktor utama penentu dari hal tersebut. Sebenarnya menu makan seperti apa yang bisa membuat badan lebih sehat dan memperpanjang usia?

    Dokter dan ilmuwan pangan Dr William Li mengungkapkan ada beberapa makanan tertentu yang dapat membantu tubuh lebih kuat terhadap penyakit. Ia membuat daftar menu makanan yang terinspirasi dari perpaduan dua budaya makan sehat Mediterania dan Asia Perpaduan tersebut ia beri nama Mediterasian.

    Mediterania dan Asia dikenal sebagai wilayah Blue Zone. Wilayah Blue Zone adalah istilah yang digunakan pada daerah yang penduduknya lebih panjang umur dan menua dengan sehat. Apa saja makanan yang dikonsumsi?


    Buah-buahan

    Jenis buah-buahan yang paling dianjurkan dalam pola makan Mediteranian adalah apel, pir, anggur, dan alpukat. Dr William mengatakan mengonsumsi tiga apel dalam sehari dapat membantu proses mengurangi lemak tubuh.

    “Pir merupakan sumber serat makanan yang sangat baik (buah berukuran sedang mengandung 6 gram) untuk kesehatan usus. Sedangkan anggur mengandung flavonoid dan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat yang bisa melindungi DNA dan sebagai zat anti-inflamasi,” ucap Dr William dikutip dari CNBC, Minggu (28/1/2024).

    Bagaimana dengan alpukat? Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Zat tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    Sayuran

    Jenis sayuran yang paling direkomendasikan dalam pola makan Mediteranian adalah brokoli, wortel, dan jamur. Brokoli kaya akan sulforaphane yang melindungi sel induk, meningkatkan kesehatan usus dan metabolisme, serta memperkuat respons imun.

    Wortel yang sering menjadi tambahan sayur sup memiliki kandungan serat tinggi. Sayuran ini cocok untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

    “Sedangkan untuk jamur itu mengandung serat larut yang disebut beta-D-glukan yang merangsang pertahanan untuk menumbuhkan pembuluh darah baru yang diperlukan untuk penyembuhan luka. Pada saat yang sama, hal ini dapat mencegah pembuluh darah berbahaya menjadi sumber kanker,” kata Dr William.

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan merupakan menu makanan yang sangat erat kaitannya dengan diet Mediterania. Beberapa jenis kacang yang direkomendasikan seperti kacang putih dan lentil.

    “Kacang merupakan makanan bergizi yang dapat membantu mengurangi faktor risiko kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol darah. Mereka juga mengandung nutrisi berharga seperti zat besi, seng, magnesium dan folat,” jelasnya.

    Makanan Laut

    Beberapa jenis makanan laut yang sangat diutamakan dalam diet Mediteranian antara lain adalah salmon, telur ikan, dan sarden. Salmon dan telur ikan secara alami mengandung omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

    Sedangkan ikan sarden semenjak lama sudah menjadi makanan laut Mediterania. Ikan ini mengandung bioaktif yang dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan kolesterol darah.

    Minuman

    Dr William menuturkan teh hijau atau matcha dan teh oolong menjadi minuman sehat yang dianjurkan dalam diet Mediterasian. Dalam penelitian, matcha dapat melawan efek metabolik dari diet tinggi lemak.

    “Sedangkan dalam sebuah studi Departemen Pertanian AS menunjukkan bahwa minum enam cangkir teh oolong tiga hari seminggu dapat meningkatkan metabolisme secara keseluruhan,” ucap Dr William.

    Selain matcha dan teh oolong, ia juga menyarankan konsumsi extra virgin olive oil (EVOO). Minyak zaitun merupakan sumber polifenol yang kuat untuk meningkatkan pertahanan kesehatan.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Viral Pria Sukses Pangkas BB 45 Kg Meski Masih Makan Nasi, Ini Resep Rahasianya


    Jakarta

    Seorang pria di Depok membagikan kisahnya yang berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot tubuhnya 123 kg. Pria bernama M Azie Pangestu itu mengaku tetap mengonsumsi nasi meski tengah menjalani diet. Apa sih rahasianya?

    Azie bercerita awalnya mendapat motivasi untuk menjalani diet karena dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit. Pada saat berat badan Azie mencapai lebih dari 100 kg, sejumlah penyakit pun datang menghampirinya.

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempat kena asam urat juga,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).


    Dirinya juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah, Azie memutuskan untuk serius menjalani diet dengan mengubah pola makan.

    Beberapa makanan yang dihindari Azie saat menjalani diet, yakni makanan manis, tepung, minyak, santan, hingga goreng-gorengan.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Perjuangan Pria Depok Turunkan Berat Badan, Bobotnya Sempat Sentuh 123 Kg


    Jakarta

    Viral kisah M Azie Pangestu, seorang pria di Depok yang berhasil memangkas berat badan 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu kurang dari setahun. Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet.

    “Setelah 9 bulan gym dan mengubah pola makan, aku sudah turunkan bb sebanyak 45 kg dan bb sekarang 78 kg dari 123 kg,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    Berat badan berlebih yang dialami oleh Azie disebabkan karena pola hidup yang buruk. Sejak masuk kuliah pada 2014, Azie mengaku tak pernah berolahraga, bahkan sampai kurang lebih 8 tahun lamanya.


    Ditambah lagi, dirinya sering membeli cemilan yang tak sehat di minimarket, sering begadang, mengonsumsi makanan berminyak, hingga kerap minum manis seperti soda.

    “Suka banget ganyem (ngunyah), nggak pengen berhenti rasanya,” imbuhnya lagi.

    Imbas kebiasaan tersebut, berat badan Azie pun naik drastis hingga lebih dari 100 kg. Pada saat itu, dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit lantaran mengalami kondisi tertentu.

    Azie juga mengaku kesulitan untuk mencari baju hingga tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah ia memutuskan untuk serius menjalani diet.

    “Awal-awal diet agak lemas karena diet gula, tapi lama kelamaan jadi terbiasa jadi gula nya itu di ganti sama buah-buahan,” ucapnya.

    Adapun pola makan yang dijalani Azie bukan ‘memusuhi’ nasi. Melainkan menghindari makanan yang mengandung tinggi gula, tepung, minyak, santan, dan goreng-gorengan.

    Dirinya juga sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym setiap pulang kerja. Angkat beban dan olahraga kardio menjadi fokusnya saat menjalani diet. Setelah sembilan bulan mengubah pola makan dan rutin berolahraga, Azie berhasil menurunkan berat badan 45 kg dari 123 kg.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Kena Asam Urat Jadi Motivasi Diet Pria Depok, Dulu Obesitas Kini Berotot

    Jakarta

    Seorang pria di Depok bernama M Azie Pangestu baru-baru ini viral setelah membagikan kisah perjalanan dietnya. Berat badannya yang semula menyentuh 123 kg, berhasil dipangkas sebanyak 45 kg berkat diet sehat dan rutin berolahraga.

    Azie mengaku diet yang dijalani tidak menggunakan bantuan dokter gizi maupun menggunakan obat-obatan tertentu. Pria berusia 27 tahun itu justru mempelajari tips diet sehat melalui media sosial dan mendapat masukkan dari teman-temannya.

    Adapun motivasi Azie menjalani diet lantaran mengalami sejumlah kondisi tertentu, seperti asam urat imbas berat badannya yang berlebih. Kondisi tersebut membuat segala aktivitasnya menjadi terganggu. Selain itu, Azie juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain.


    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempet kena asam urat juga. Jadi aku sering banget bolak balik ke rumah sakit,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet. Azie justru menghindari mengonsumsi makanan manis dengan gula tinggi, tepung, minyak, santan, hingga gorengan.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin olahraga. Dirinya selalu menyempatkan diri untuk pergi ke gym setelah pulang kerja.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Lantas, apakah nasi merah bagus untuk diet?

    Dokter spesialis gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, beberapa waktu lalu mengatakan kalori nasi merah sama seperti dengan nasi putih biasa. Bedanya, nasi merah memiliki lebih tinggi serat pangannya dibanding nasi putih.

    “Yang lebih penting itu lauk nya, bila semua di goreng, bersantan atau bumbu kacang, maka kalorinya meningkat,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Kamis (16/11).

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Simpel Anti Nyiksa

    Jakarta

    Jika membahas tentang cara menurunkan berat badan, olahraga pasti menjadi salah satu tips yang selalu direkomendasikan. Tak heran memang, mengingat olahraga merupakan cara jitu menurunkan berat badan yang sudah dilakukan orang-orang sejak lama.

    Dikutip dari situs Verywell Health, berolahraga dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Ketika berolahraga, tubuh akan mengubah lemak yang ada di dalam tubuh menjadi sumber energi.

    Tak hanya itu, otot-otot yang aktif juga berperan dalam pembakaran kalori. Karenanya, semakin banyak otot yang dimiliki maka semakin besar pula jumlah kalori yang bisa dibakar sehingga membantu menurunkan berat badan.


    Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu luang untuk bisa berolahraga setiap hari lantaran rutinitas yang sangat padat. Selain itu, tubuh juga sering kecapaian usai beraktivitas sehingga mengurungkan niat untuk berolahraga.

    Kabar baiknya, tidak semua olahraga untuk menurunkan berat badan menyita banyak waktu. Ada sejumlah gerakan olahraga simpel dan praktis yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja untuk membantu menurunkan berat badan.

    Bahkan, gerakan-gerakan olahraga berikut bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 10 menit. Penasaran? Berikut pembahasannya.

    1. Jumping Jacks

    Jumping jacks merupakan salah satu olahraga kardio yang mudah untuk dilakukan. Jumping jacks juga tidak membutuhkan teknik atau peralatan khusus, sehingga ramah untuk pemula yang baru mulai olahraga untuk menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan jumping jacks selama 30 detik per tiga set sudah menjadi permulaan yang bagus. Ketika tubuh sudah semakin terbiasa, maka intensitas bisa ditingkatkan dengan menambah durasi atau kecepatan gerakan.

    2. High Knees

    Sama seperti jumping jacks, high knee termasuk gerakan olahraga yang ramah untuk pemula karena tidak membutuhkan peralatan atau teknik khusus. Gerakan high knees sekilas mirip seperti lari di tempat, hanya saja posisi lutut diangkat lebih tinggi sehingga sejajar dengan perut.

    High knees merupakan latihan yang cocok dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengecilkan perut buncit. Melakukan high knees selama 30 detik per tiga hingga empat set dapat mendukung pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan.

    3. Plank

    Plank adalah latihan ketahanan yang cocok dilakukan untuk mengencangkan otot-otot core, paha, lengan, betis, dan bokong. Instruktur kebugaran dari Orangetheory Fitness, Benji Tiger, mengatakan plank selama 30 detik hingga satu menit sudah cukup ideal untuk memberikan hasil.

    Tapi jika memang tidak memungkinkan, cobalah melakukan plank secara bertahap dengan menahan posisi selama 10-20 detik sebagai permulaan.

    4. Skipping

    Skipping alias lompat tali merupakan aktivitas kardio yang dapat membantu proses pembakaran lemak tubuh. Dikutip dari Healthline, skipping bisa menjadi salah satu latihan untuk membakar kalori dan mendukung proses menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan skipping selama 30-60 detik sudah cukup ideal. Seiring waktu, cobalah untuk meningkatkan durasi hingga 5-10 menit setiap hari.

    5. Burpees

    Burpees termasuk gerakan latihan yang cukup menantang untuk dilakukan. Pasalnya, burpees tidak hanya menuntut kekuatan otot-otot tubuh, tapi juga stamina. Meski begitu, manfaat yang diberikan gerakan latihan ini terhadap proses menurunkan berat badan sangatlah besar.

    Lantaran memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, cobalah untuk melakukan burpees selama 10-20 detik jika tubuh belum terbiasa. Jika hitungan waktu dirasa terlalu berat, maka Anda juga bisa melakukan burpees sebanyak tiga set dengan 5-10 kali repetisi tiap set-nya.

    6. Mountain Climbers

    Mountain climbers tidak hanya efektif membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat melatih kekuatan otot lengan dan tubuh bagian atas secara bersamaan.

    Sebagai permulaan, cobalah untuk melakukan mountain climbers selama 20-30 detik. Meski terkesan enteng, gerakan ini cukup menantang bagi tubuh yang belum terlatih. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa meningkatkan intensitas, kecepatan, dan durasi secara perlahan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera