Tag: dilansir

  • Bingung Pilih Sofa buat Ruangan Sempit? Begini Tipsnya



    Jakarta

    Memiliki sofa di rumah bisa membuat rumah semakin cantik sekaligus digunakan untuk duduk santai. Namun, perlu perhatian khusus saat memilih sofa, apalagi jika ruangan di rumah kamu sempit.

    Jika salah pilih sofa, bisa-bisa ruangan di rumah kamu jadi makin sempit. Lantas, bagaimana cara memilih sofa untuk ruangan yang sempit?

    Dilansir dari Homes & Gardens, Sabtu (20/7/2024), berikut ini caranya.


    1. Pastikan Ukuran Sofa Pas untuk Ruangan

    Ukuran sofa memegang peran penting agar ruangan kamu tidak terasa sesak. Jika kamu memilih sofa yang terlalu panjang, itu akan memakan banyak ruang sehingga ruangan di rumah kamu terasa makin kecil.

    “Saya menyarankan pilih sofa dengan ukuran yang kecil untuk menyesuaikan proporsi ruangan,” kata desainer interior, Brianna Untener.

    2. Pilih Sofa dengan Detail Minimalis

    Pada ruangan kecil, sebaiknya tidak terdapat detail yang berlebih. Dengan demikian, bisa membuat ruangan terasa nyaman.

    3. Pilih Sofa dengan Kaki

    Sofa yang memiliki kaki akan membantu ruangan terasa lebih ‘ringan’ dan terasa lebih luas karena ada ruang lebih.

    4. Pilih Warna yang Sesuai

    Warna terang maupun warna gelap bisa saja cocok di ruangan yang sempit. Biasanya, warna terang sangat sering digunakan. Jika dipadukan dengan warna dinding yang terang, maka ruangan bisa terasa lebih terang.

    Penggunaan warna gelap pada sofa yang dipadukan dengan warna dinding yang gelap bisa meningkatkan kesan ruang. Walau demikian, penggunaan warna gelap atau terang pada sofa tergantung dari gaya dan tampilan yang kamu inginkan.

    “Tidak ada jawaban benar atau salah ketika memilih sesuatu yang berwarna untuk ruangan kecil. Itu semua tergantung selera klien dan kemudian bekerja dari sana,” kata Untener.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Surat Pengakuan Hak (SPH) Tanah: Isi dan Syarat Pembuatannya


    Jakarta

    Surat Pengakuan Hak (SPH) adalah surat penting untuk mengakui dan mengesahkan kepemilikan atau hak seseorang atas sebidang tanah. SPH termasuk dokumen sebagai bukti yang memberikan keamanan hukum bagi pemilik tanah.

    SPH menjadi dokumen atas pengakuan/kepemilikan suatu pihak terhadap sebidang tanah yang belum bersertifikat. Biasanya, SPH diterbitkan oleh pemerintah desa atau kelurahan dan kecamatan.

    Isi Surat Pengakuan Hak (SPH) Tanah

    • Data diri pemilik tanah, seperti nama, nomor KTP, dan alamat.
    • Data tanah yang dimiliki, seperti ukuran, alamat lengkap, dan batas-batas tanah.
    • Pernyataan bahwa tanah tersebut benar milik pemilik.
    • Kesiapan mempertanggungjawabkan secara hukum jika terjadi kekeliruan dalam pernyataan kepemilikan.
    • Tanda tangan dari pemilik dan saksi.
    • Pengesahan oleh kepala desa atau lurah.

    Syarat Pembuatan SPH Tanah

    Dilansir laman Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN), berikut adalah persyaratan pembuatan SPH tanah secara umum yang yang diregister lurah dan camat:


    • Dasar Surat Tanah / atas Hak Tanah Usaha (yang belum teregister surat tanah di kelurahan dan kecamatan).
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    • Fotokopi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir.
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    • Surat permohonan yang bersangkutan bermeterai Rp 10.000.
    • Surat pernyataan tanah yang tidak sengketa dan diketahui RT setempat bermeterai Rp 10.000.
    • Surat pengantar dari RT.
    • Untuk Tanah Waris dilampirkan Surat Pernyataan Waris dan Kuasa Waris.

    Jika dasar surat tanah hilang, harus disertakan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

    Walaupun bersifat informal, SPH punya peran krusial dalam transaksi jual beli tanah atau lahan yang belum bersertifikat. SPH juga bisa menjadi bukti awal kepemilikan tanah, sebelum proses pendaftaran lebih lanjut.

    (fds/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Tanda Freon AC Bocor


    Jakarta

    Freon merupakan salah satu komponen penting dalam Air Conditioner atau AC di Rumah untuk menghasilkan udara dingin. Freon juga perlu diperhatikan karena bisa terjadi kebocoran.

    Apabila freon bocor, dapat menimbulkan beberapa masalah di rumah. Misalnya, AC jadi tidak dingin hingga tagihan listrik yang mahal.

    Kenapa ya freon bisa bocor? Dilansir dari Angi, Senin (2/9/2024), berikut ini penyebab freon bocor.


    Penyebab Freon AC Bocor

    – Pemasangan yang Tidak Tepat

    Saat ada komponen atau bagian yang tidak terpasang dengan aman, kemungkinan AC bisa bocor.

    – Erosi Logam

    Erosi logam menyebabkan terbentuknya lubang kecil yang mengakibatkan kebocoran refrigeran.

    – Cacat Pabrik

    Jika unit AC keluar dari pabrik dalam keadaan rusak, kebocoran dapat terjadi seiring berjalannya waktu.

    – Keausan

    Segel karet pada batang katup unit AC cenderung aus seiring waktu yang dapat menyebabkan kebocoran. Selain itu, komponen luar ruangan dapat berkarat, mengalami keausan, dan menyebabkan kebocoran.

    Tanda-tanda Freon AC Bocor

    – Tagihan Listrik Meningkat

    AC yang bocor kurang efisien karena harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan rumah. Hal ini memungkinkan kamu akan memiliki tagihan listrik yang lebih tinggi. Jika tagihan listrik rumah kamu lebih tinggi dari biasanya tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda kebocoran freon.

    – Waktu Pendinginan yang Lama

    Unit AC yang kurang efisien tidak akan mendinginkan rumah secepat biasanya. Kamu bisa pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional HVAC untuk memeriksa unit AC karena butuh lama untuk mendinginkan ruangan.

    – Peningkatan Kelembapan

    Unit AC berkontribusi untuk menurunkan tingkat kelembapan di rumah. Jika tingkat kelembapan Anda meningkat, bisa jadi karena refrigeran atau freon bocor.

    – Ada Suara Mendesis

    Seiring berjalannya waktu, logam dapat terkikis pada suatu komponen. Hal itu menyebabkan retakan atau lubang pada kumparan. Jika kamu mendengar suara mendesis, bisa jadi ada kebocoran yang perlu diperbaiki.

    Itulah penyebab dan tanda-tanda freon AC di Rumah kamu bocor. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Atap Rumah Harus Dicek?



    Jakarta

    Atap merupakan salah satu komponen penting pada sebuah rumah. Adanya atap, bisa melindungi penghuni rumah baik dari hujan maupun panas matahari.

    Letak atap memang sangat tinggi dan terkadang luput dari pemeriksaan. Walau demikian, atap rumah perlu dicek sesekali untuk memastikan kondisinya masih bagus agar tidak bocor saat musim hujan.

    Seberapa sering ya atap rumah harus dicek?


    Hal tersebut tergantung dari material atap yang digunakan. Sebab, beda bahan beda ketahanannya.

    Umumnya, atap bisa tahan 25 hingga 50 tahun tergantung dari faktor lainnya dan jenis bahan yang digunakan. Namun, setelah separuh masa pakai atap berlalu sebaiknya kamu mengecek kondisi atap.

    Dilansir Forbes, Kamis (26/9/2024), kamu bisa memeriksa atap melalui ahli/profesional setiap 3-4 tahun sekali. Pertimbangkan untuk melakukan lebih sering jika tinggal di iklim yang lebih keras.

    Sementara itu, dilansir dari The Spruce, disarankan untuk periksa atap sekitar setahun sekali. Namun, berikan perhatian khusus setelah cuaca buruk atau ketika memasuki musim hujan.

    Kamu bisa menyingkirkan dedaunan, ranting, dan puing lainnya. Selain itu, pastikan Talang air tetap bersih dan jernih untuk membantu memperpanjang masa pakai atap.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menangani Kelelawar yang Hinggap di Atas Loteng


    Jakarta

    Kehadiran kelelawar bisa mengganggu dan membuat jengkel pemilik rumah. Untuk mengatasi hal ini, pahami langkah-langkah untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam loteng maupun rumah.

    Berikut ini cara untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah.

    Memastikan Titik Masuk Tertutup Dengan Baik

    “Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari titik masuk,” kata pemilik Pest Control Weekly AH David yang dikutip dari Homes and Garden, Jumat (11/10/2024).


    Layaknya saat mengusir rakun atau tupai di loteng, carilah ruangan yang berukuran kecil di sekitar atap dan lis atap rumah kamu, kamu akan mudah menemukan titik masuk ini ketika malam hari karena, kelelawar aktif di malam hari.

    Panggil Tenaga Ahli

    Ketika kamu menghadapi loteng kamu dihinggapi banyak kelelawar, kamu tidak perlu khawatir karena kamu bisa menghubungi tenaga ahli untuk menangani hal tersebut. Saat dihadapkan dengan koloni kelelawar yang besar, kamu akan melihat kelelawar muda berterbangan.

    Akan tetapi, kelelawar muda tidak akan mampu untuk terbang di bulan-bulan tertentu, maka kelelawar muda akan hinggap dan bersinggah di loteng. Dalam hal ini, segeralah berkonsultasi dengan tenaga ahli satwa liar yang sudah berpengalaman.

    Pasang Penghalang

    Melansir familyhandyman.com, menggunakan metode penghalang adalah cara yang efektif. Dengan memasang jaring atau layar yang menggantung sebelah kaki di bawah titik kelelawar keluar, kamu bisa merekatkan jaring pada bagian samping dan atas, lalu biarkan bagian bawahnya terbuka, agar kelelawar bisa keluar dan tidak akan bisa masuk kembali.

    Tambah Pencahayaan

    Dilansir The Spruce, memasang lampu yang terang akan mengusir mereka dari rumah kamu, karena kelelawar lebih menyukai kegelapan. Kamu bisa memasang lampu yang dapat diaktifkan dengan menggerakkan dekat atap rumah kamu, ketika kelelawar mendekat lampu akan otomatis menyala seketika.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Pakai Atap Beton Bikin Panas? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Penggunaan atap beton pada rumah bisa menyerap banyak panas. Dengan demikian, bisa membuat bangunan terasa panas.

    Namun jangan khawatir karena hal itu bisa diatasi. Bagaimana caranya? Dilansir dari Four Square Construction, berikut ini caranya.

    Pakai Cat dan Pelapis Reflektif

    Sebelum kamu menerapkan pelapis reflektif, bersihkan dulu area atap dan perbaiki retakan yang ada. Hal ini guna memastikan pelapis melekat dengan baik dan sempurna. Pelapis dapat digulung atau disemprotkan, menutupi atap secara merata.


    Sebaiknya hal ini dikerjakan oleh tenaga ahli atau profesional untuk memastikannya dilakukan dengan benar. Aplikasi yang benar dapat membantu lapisan bertahan lebih lama dan bekerja lebih maksimal.

    Jenis Bahan Reflektif

    Cat dan pelapis reflektif ini juga membantu menjaga agar atap tetap sejuk, hal ini dilakukan bukan dengan menyerap sinar matahari melainkan memantulkannya. Cat khusus ini terdiri dari pelapis elastomeric, yang bersifat kenyal dan elastis, serta dapat meregang seiring dengan pergerakan atap.

    Sebagian terbuat dari bahan seperti poliuretan atau akrilik, kedua bahan tersebut mengandung pigmen mengkilap yang memantulkan sinar matahari kembali ke langit. Pelapis atap reflektif juga bisa menurunkan suhu permukaan pada atap, sehingga dapat mengurangi kebutuhan pendinginan dalam ruangan secara signifikan.

    Insulasi Atap

    Papan busa, isolasi reflektif, dan papan fiberglass adalah bahan umum yang digunakan untuk mengisolasi atap. Bahan-bahan ini berfungsi sebagai penghalang untuk menghentikan panas masuk ke dalam bangunan, sehingga bangunan tetap sejuk.

    Insulasi pada atap dapat dipasang dengan dua cara, yaitu dipasang langsung di beton atau dipasang di atas beton di bawah lapisan atap baru. Untuk bangunan baru, insulasi dipasang langsung pada beton. Ini dilakukan sebelum bahan atap ditambahkan.

    Pada bangunan lama, isolasi dapat ditempatkan di atas beton. Ini dilakukan di bawah lapisan bahan atap baru. Metode ini membantu menjaga bangunan tetap sejuk dengan mencegah panas masuk ke atap.

    Menambahkan isolasi dapat memangkas kebutuhan AC hingga 15%, sehingga lebih terjangkau untuk menjaga bangunan tetap sejuk dan nyaman.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa membuat ruangan tampak lebih ‘hidup’ dan asri. Tak heran, banyak penghuni yang menanam tanaman di rumah.

    Umumnya, tanaman memerlukan air dan juga cahaya matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Namun, bagaimana kalau sedang musim hujan yang menyebabkan minimnya cahaya matahari dan banyaknya curah air yang dibutuhkan tanaman?

    Jangan khawatir! Sebab, ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan dan tidak membutuhkan banyak matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Dilansir dari Ugaoo, bunga Marigold bisa menjadi pilihan tanaman yang bisa bertahan saat musim hujan. Tanaman dengan warna cerah nan cantik ini bisa tahan meski diterpa hujan lebat.

    Lidah Mertua

    Snake plant dwarf varieties in minimalist white ceramic pots on a white desk.Lidah mertua Foto: Getty Images/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman tropis yang sangat mudah beradaptasi. Lidah mertua biasanya hidup di tempat yang kering, namun juga bisa ditempatkan di luar dan terkena hujan. Namun, jangan sampai terlalu sering terkena hujan ya karena bisa membuat akarnya membusuk.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Dilansir dari The Indoor Nursery, Spider Plant atau tanaman laba-laba juga salah satu tanaman yang mudah beradaptasi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena matahari langsung terutama di siang hari.

    Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir dari Magic Bricks, tanaman paku atau fern merupakan tanaman yang cocok dan bisa bertahan di musim hujan. Merek bisa tumbuh di lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang sedikit.

    Philodendron

    Jenis tanaman hias PhilodendronJenis tanaman hias Philodendron Foto: Instagram @airy_garden_official

    Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di tempat lembap dan berkembang di iklim basah. Hati-hati, jangan sampai tiba-tiba terkena paparan sinar matahari terlalu lama karena bisa menyebabkan jaringan daunnya rusak.

    Monstera

    Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah.Tanaman hias janda bolong atau monstera Foto: Grandyos Zafna

    Tanaman yang dikenal juga sebagai Swiss Cheese plant ini juga cocok ditanam saat musim hujan. Monster bisa tumbuh besar di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung ya, cukup diletakkan di tempat yang teduh saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok ditanam dan bisa tumbuh subur saat musim hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Laron Serbu Rumah Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, kamu akan lebih sering menemukan laron terutama pada saat malam hari. Hewan yang termasuk koloni rayap ini banyak muncul di musim hujan karena mencari kehangatan. Maka dari itu, banyak dari mereka yang terbang ke arah lampu jalan atau lampu rumah.

    Dilansir detikFood, laron ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah. Saat hujan tiba, sarang atau rumah mereka basah karena terkena air hujan.

    Ternyata selain mencari kehangatan, hewan kecil ini juga mencari pasangan lho. Apabila mereka gagal menemukan pasangan, laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka. Setelah itu, mereka akan membuat koloni baru dengan berkembang biak.


    Selain karena mencari kehangatan, dilansir detikJateng, berikut beberapa alasan laron datang ke rumah.

    1. Sumber Makanan

    Sebagai salah satu koloni rayap, laron tertarik pada kayu sebagai sumber makanan utama. Sumber makanan lainnya adalah tanaman-tanaman di halaman rumah seperti pohon mati, kayu bakar, dan jenis tanaman yang tertentu.

    2. Sumber Air

    Meskipun nyaman tinggal di tempat kering, tetapi laron tetap membutuhkan air. Mereka mencari rumah yang memberikan akses mudah ke air. Maka dari itu, saat ada ember berisi air penuh, mereka mendekat.

    3. Jalan Masuk ke Rumah

    Saat sudah melihat koloni laron, kamu harus memastikan pintu dan celah lainnya di depan rumah tertutup. Kamu juga bisa menggunakan jaring-jaring. Mereka tertarik pada celah-celah di rumah untuk mencari sumber kehangatan dan makanan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper untuk Ruangan


    Jakarta

    Menggunakan wallpaper bisa mempercantik ruangan. Sebelum memasangnya, tentunya kamu perlu mengetahui dulu kebutuhan wallpaper untuk sebuah ruangan.

    Umumnya, wallpaper yang dipasang bentuknya dalam bentuk roll. Ukurannya pun beragam, ada yang 10 x 0,5 meter, 9 x 0,45 meter, 8 x 0,45 meter maupun 5 x 0,6 meter.

    Nah, sebelum membeli wallpaper, sebaiknya kamu ketahui dulu ukuran dinding yang ada. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui wallpaper yang dibutuhkan untuk dipasang di dinding tersebut.


    Agar lebih mudah, yuk ketahui cara menghitung kebutuhan wallpaper. Dilansir dari pinhome, berikut ini informasinya.

    Contoh Kasus

    Ibu A ingin memasang wallpaper untuk dinding ruang keluarga yang memiliki ukuran misalnya 4 x 3 meter dan tinggi 3 meter. Rencananya, wallpaper yang ingin dibeli berukuran 10 x 0,5 meter. Berapa wallpaper yang dibutuhkan Ibu A?

    Luas Bidang Dinding

    Rumus: ((Panjang dinding + lebar dinding)x2) x tinggi dari dinding

    = ((4+3) x 2) x 3
    = (7 x 2) x 3
    = 14 x 3
    = 42 m2

    Luas Bidang Wallpaper 1 Roll

    Panjang wallpaper x lebar wallpaper
    10 x 0,5 meter = 5 m2

    Wallpaper yang dibutuhkan
    Luas bidang dinding : luas bidang 1 roll wallpaper
    = 42 m2 : 5 m2
    = 8,4 meter atau sekitar 9 roll wallpaper

    Untuk harga wallpaper pun beragam, mulai dari Rp 100.000-an hingga Rp 270.000-an per rol. Hal itu tergantung dari motif dan jenisnya. Sebagai catatan, harga tersebut belum termasuk dengan biaya jasa pasang wallpaper.

    Itulah cara menghitung kebutuhan wallpaper. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Gantung yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya


    Jakarta

    Memiliki tanaman di dalam rumah bisa membuat tampak asri dan segar. Jika tidak ada tempat untuk menaruh tanaman di dalam rumah, kamu bisa menggantungnya lho!

    Nah, ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini sangat cocok untuk ditaruh di dalam ruangan atau saat musim hujan agar kamu tidak repot-repot memindahkan tanaman ke dalam maupun luar ruangan.

    Berikut ini ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena cahaya matahari langsung.


    1. Boston Fern

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Boston Fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir Better Homes & Gardens, tanaman yang satu ini bisa hidup di dalam ruangan tanpa sinar matahari langsung. Boston fern menyukai udara lembap, jadi kamu bisa menyemprotnya dengan air secukupnya setiap hari agar daunnya tidak kering.

    2. English Ivy

    Ivy stems branches hanging down from an old stone wall, Glasgow Scotland England UKEnglish Ivy Foto: Getty Images/ZICC

    Tanaman ini bisa tumbuh di dalam maupun luar ruangan. Jika ditaruh di dalam ruangan, tanaman ini juga bisa bertahan di tempat yang minim cahaya.

    3. Heartleaf Philodendron

    Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tablePhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Philodendron merupakan tanaman yang mudah dirawat. Apalagi jenis Philodendron yang memiliki bentuk daun berbentuk hati ini tidak perlu banyak sinar matahari untuk tumbuh subur, jadi kamu tidak perlu khawatir jika di rumah memiliki cahaya yang minim.

    4. String of Hearts

    Ceropegia woodii also called String of Hearts or Chain of Hearts, modern house plant in a flowerpot against white wall, verticalCeropegia woodii atau String of Hearts Foto: Getty Images/iStockphoto/Lana_M

    Tanaman berbentuk hati ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman gantung. String of heart bisa tumbuh sangat panjang, jadi kamu bisa menaruhnya di tempat yang tinggi agar tampak lebih cantik.

    Dilansir The Spruce, tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung.

    5. Pothos

    Neoplants Neo P1Pothos Foto: Dok. Neoplants

    Tanaman ini merupakan salah satu tanaman indoor yang paling populer. Hal itu karena perawatannya yang mudah dan tidak harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Tanaman pothos akan tampak lebih cantik jika digantung karena batangnya akan menjalar ke bawah.

    Itulah beberapa tanaman gantung yang bisa hidup di tempat minim cahaya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com