Tag: dilansir

  • Hati-hati! 5 Hal Ini Bisa Menarik Lalat ke Rumah


    Jakarta

    Adanya lalat di rumah membuat penghuni resah. Penghuni rumah pasti mencari cara agar bisa mengusir serangga tersebut.

    Walaupun sudah berusaha untuk mengusir, namun lalat kerap kembali lagi. Kenapa ya?

    Bisa saja di rumah kamu justru ada berbagai hal yang menarik lalat untuk datang lagi datang lagi. Apa saja hal-hal yang bisa menarik lalat ke rumah?


    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?


    Jakarta

    Spons adalah alat pembersih berpori yang biasa banyak digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama untuk mencuci piring. Spons dapat menyerap air sabun sehingga penggunaannya lebih cepat. Selain itu, permukaannya yang halus tidak akan menggores alat makan saat dibersihkan.

    Perlu diingat, spons memiliki masa pakai dan tidak bisa terus-terusan dipakai. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai alat pembersih tentu tempat berkumpulnya bakteri. Jadi, jangan sampai kamu menggunakannya sampai hancur baru diganti.

    Lantas, berapa lama sebaiknya kita mengganti spons yang dianjurkan?


    Dilansir Today, para peneliti di Italia mendapati bahwa spons cuci piring adalah benda yang paling mudah terkontaminasi di rumah. Spons juga menjadi sarang bagi mikroorganisme dan patogen bawaan makanan. Mereka menganjurkan agar spons sering diganti sehingga alat makan juga benar-benar bersih setelah dicuci.

    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Anjuran untuk mengganti spons yang dipakai untuk mencuci piring adalah dilakukan tiap minggu. Sementara itu, apabila kamu memakai spons untuk memberikan meja dapur, kamu bisa menggantinya dengan kain microfiber yang bisa langsung dicuci apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

    Cara Membersihkan Spons

    Pasti kamu berfikir, selama satu minggu gimana cara memastikan spons di rumah bersih dan aman untuk mencuci piring? Kamu bisa mencuci spons setelah mencuci piring. Caranya dengan cuci spons dnegan air sabun yang panas. Lalu, masukan ke dalam microwave selama dua menit.

    Alternatifnya, kamu bisa rendam spons sekitar satu menit dalam campuran 1/2 sendok teh pemutih konsentrat dengan satu liter air hangat. Tapi, sebaiknya kamu tetap ganti spons sesering mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kondisi Cahaya Redup



    Jakarta

    Menemukan tanam terbaik yang sedikit membutuhkan cahaya matahari langsung cukup sulit untuk ditemukan. Kombinasi ruangan yang gelap dan cahaya yang redup dapat menciptakan lingkungan yang membuat banyak tanaman dalam ruangan sulit tumbuh.

    Namun, ada pilihan tanaman yang pastinya cocok untuk interior rumah, dengan cahaya yang sedikit namun tanaman tetap tumbuh dengan subur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan tanaman yang cocok untuk cahaya redup sehingga dapat disimpan di dalam rumah.


    Snake Plant

    Tanaman snake plant dapat tumbuh dalam berbagai kondisi, mulai dari cahaya redup hingga sinar matahari langsung yang terang. Tanaman ini adalah tanaman yang sempurna untuk menghidupkan ruangan atau sudut yang gelap.

    Tanaman ini berasal dari Afrika Barat sehingga berevolusi untuk mengatasi cahaya yang buruk dan kondisi kering, sehingga cocok untuk ruangan yang redup. Menurut NASA, tanaman snake plant juga merupakan pembersih udara alami.

    Bunga Lili Perdamaian

    Untuk tanaman berbunga dalam ruangan terbaik yang membutuhkan sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari adalah bunga lili perdamaian. Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bunga putih kontras , bunga lili perdamaian sangat cocok untuk cahaya rendah.

    Bunga lili perdamaian sangat mudah dirawat dan dikenal dengan kemampuannya memurnikan udara. Tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk kamar tidur yang sering mengalami kondisi cahaya redup.

    Bunga Philodendron

    Tanaman Philodendron adalah tanaman hias klasik, tanaman ini juga merupakan salah satu varietas tanaman dalam ruangan dengan cahaya redup terbaik dan sangat toleran terhadap kondisi cahaya redup.

    Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman merambat pada tiang, sehingga mudah untuk menjaga tanaman untuk diatur. Bunga Philodendron tahan terhadap kekeringan. Hindari tanaman ini dari sinar matahari langsung.

    Pohon Cemara China

    Dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik dengan daun berwarna-warni, cemara China menjadi pilihan tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman tropis yang cantik dengan corak khas yang indah pada daunnya. Tanaman berdaun elegan ini dapat digunakan sebagai titik fokus untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Sehingga tanaman ini cocok ditanam di ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Tanaman ini menyukai campuran tanah yang memiliki drainase baik dengan tambahan kerikil.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Bisa Bikin Rumah Makin Cantik


    Jakarta

    Adanya tanaman di rumah bisa memberikan kesan adem dan asri. Meletakkan tanaman di depan pintu rumah juga bisa mempercantik fasad.

    Nah, ada beberapa tanaman yang cocok untuk diletakkan di depan pintu rumah. Apa saja? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Bunga Tulip

    Tulip flower background, Colorful tulips meadow nature in spring, close upBunga Tulip. Foto: iStock

    Bunga tulip yang warna-warni bisa mempercantik fasad rumah. Bunga ini juga bisa tumbuh hingga mencapai setinggi 3 kaki atau 91 cm.


    Dracaena

    Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sillDracaena. Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

    Tanaman hijau ini bisa menjadi pilihan untuk diletakkan di depan pintu. Dracaena cocok diletakkan di luar ruangan dan tahan akan cuaca panas. Namun, jangan diletakkan di tempat yang terkena matahari langsung, kamu bisa meletakkannya di tempat yang teduh atau ada kanopinya.

    Fern atau Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Tanaman ini cocok untuk digantung di area pintu masuk. Jika ingin meletakkan di luar, jangan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

    Caladium atau Keladi

    Caladium planters-red and white. Horizontal.Caladium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Joe_Potato

    Tanaman berwarna merah muda ini bisa memperindah tampilan rumah. Nah, kalau mau ditaruh di depan rumah kamu bisa meletakkannya di tempat yang tidak terkena matahari langsung karena tumbuhan ini menyukai suhu yang hangat.

    Begonia

    Beautiful mixture of various vibrant colored flowers in a hanging baskets on a house wall. Red and orange begonias, pink and purple petunias and pinkish geranium. Begonia. Foto: Getty Images/iStockphoto/hopsalka

    Tanaman yang memiliki beragam warna ini cocok untuk membuat tampilan rumah tampak ‘hidup’. Begonia menyukai suhu yang hangat, jadi pastikan suhu di daerah rumah kamu tidak terlalu dingin ya.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok diletakkan di depan pintu masuk.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Macam-macam Kasur Berdasarkan Ukuran


    Jakarta

    Memilih kasur yang pas penting dilakukan. Ukuran kasur yang pas bisa membuat kamar tidak terlalu sempit maupun terlalu luas serta membuat penghuni kamar nyaman.

    Ukuran kasur perlu disesuaikan dengan kamar dan kebutuhan agar bisa memberi kenyamanan sekaligus menyeimbangkan penataan ruang. Banyaknya ukuran tempat tidur yang ada di pasaran terkadang dapat membuat bingung, seperti ada ukuran twin bed, double bed, dan single bed.

    Tapi kamu nggak perlu khawatir. Berikut ini ukuran tempat tidur yang biasa digunakan.


    Twin Bed

    Dilansir dari laman National Council on Aging twin bed dikenal juga sebagai single bed. Twin bed adalah jenis tempat tidur yang sering digunakan dan memiliki ukuran yang cukup kecil.

    Biasanya, kasur ini hanya cukup untuk 1 orang saja. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dengan lebar 96,5 cm.

    Twin bed juga ideal diletakkan dalam ruangan kamar yang sempit. Ukuran kasur ini bisa jadi pilihan yang tepat kalau detikers sering berpindah-pindah tempat tinggal.

    Full Bed atau Double Bed

    Selanjutnya ada ukuran Full Bed atau Double Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai sendiri yang ingin memiliki tempat tidur yang lebih luas. Ukurannya memiliki panjang sekitar 190,5 cm dan lebarnya 134 cm.

    Queen Bed

    Selanjutnya adalah Queen Bed. Kasur tipe ini cocok untuk dipakai untuk 2 orang. Biasanya, kasur ini memiliki panjang 203 cm dan lebar 152 cm.

    King Bed

    King Bed merupakan kasur dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, kasur tipe ini dipakai untuk 2 orang. Ukurannya memiliki panjang sekitar 203 cm dan lebar 193 cm.

    California King Bed

    Tempat tidur jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar sehingga cocok untuk orang dengan perawakan besar atau bagi yang ingin memiliki ruang lebih. Ukurannya memiliki panjang sekitar 213 cm dan lebar 182 cm.

    Itulah ukuran-ukuran tempat tidur yang biasa digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Cegah Pintu Kayu Jamuran, Biar Nggak Cepat Rusak!


    Jakarta

    Pintu kayu di rumah rentan jamuran. Apalagi kalau kondisi rumah kamu lembap. Jamur yang tumbuh di pintu bisa merusaknya, bisa membuatnya keropos atau berubah warna.

    Agar pintu kayu tidak jamuran, tentu kamu harus mencegahnya. Gimana caranya?

    Dilansir dari Vivid Doors, berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Pintu Kayu Jamuran

    1. Pindahkan Tanaman Rumah

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memindahkan tanaman rumah yang ada di dekat pintu maupun jendela. Sebab, tanaman bisa meningkatkan kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Kamu bisa meletakkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang lebih baik agar tidak menyebabkan kondisi lembap.

    2. Rutin Membersihkan dan Merawat Pintu

    Rutin membersihkan dan merawat pintu rumah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur. Kamu bisa membersihkannya dengan air dan sabun, setelahnya dilap kering. Kalau bisa, gunakan pembersih yang mengandung anti-jamur agar jamur tidak tumbuh.

    Untuk merawatnya, kamu bisa menggunakan cat agar pintu tidak mudah lembap. Cara ini perlu dilakukan terutama untuk pintu maupun jendela luar rumah karena rentan terkena air hujan atau kondisi lembap.

    3. Turunkan Tingkat Kelembapan

    Kamu bisa menggunakan dehumidifier atau AC untuk menurunkan tingkat kelembapan. Kamu juga bisa membuka jendela atau menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk menurunkan kelembapan.

    Itulah beberapa cara mencegah tumbuhnya jamur di pintu kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman Hias yang Diramal Nggak Ngetren Lagi Tahun Ini


    Jakarta

    Keberadaan tanaman bisa membuat rumah terasa adem, asri, dan enak dipandang. Pemilihan tanaman di rumah juga tergantung dari selera pemilik, kebutuhan, atau bahkan tren.

    Ada masanya tanaman tertentu menjadi tren atau diburu orang banyak, misalnya seperti janda bolong atau monstera serta aglaonema. Beberapa tahun lalu, tanaman tersebut sempat ramai diburu karena keindahan dan keunikannya.

    Di sisi lain, ada juga beberapa tanaman yang dinilai tidak ngetren lagi. Tanaman apa saja yang diprediksi tidak ngetren lagi pada tahun ini? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Calathea

    calatheacalathea Foto: Pinterest

    Tanaman ini memang indah. Namun, perawatannya dinilai cukup melelahkan.

    Calathea butuh tingkat kelembapan yang cukup tinggi dan sifatnya yang ‘rewel’ ini telah menyebabkan penurunan popularitas.

    “Mereka menarik dan ada begitu banyak jenis calathea, tetapi komunitas tanaman hias sepakat bahwa tanaman ini sulit dan tidak cocok dengan kondisi rumah tangga yang normal,” kata kepala penanam di pembibitan tanaman hias dan penjual Plant Proper, Matt Alton.

    2. Sukulen

    Young woman planting flower.Ilustrasi tanaman sukulen. Foto: Getty Images/agrobacter

    Tanaman yang ramah bagi pemula ini lama-lama kehilangan popularitasnya seiring dengan berjalannya waktu. Tanaman ini ternyata tidak benar-benar beginner friendly.

    “Banyak pemilik tanaman kesulitan meniru kondisi kering yang mereka sukai, yang mengakibatkan masalah penyiraman berlebihan dan hasil yang mengecewakan,” tutur ahli tanaman dan pencipta Plant Kween, Christopher Griffin.

    3. Crawling Philodendron

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Philodendron merupakan salah satu tanaman yang banyak dimiliki pemilik rumah. Namun, philodendron rambat atau crawling philodendron diprediksi tidak akan ngetren lagi.

    Philodendron yang merambat, seperti Philodendron gloriosum dan mamei, cantik tetapi tidak praktis untuk ditanam dalam pot, karena cenderung tumbuh keluar dari pot.

    “Pot persegi panjang sering digunakan untuk jenis tanaman ini, tetapi saya pikir karena kebiasaan pertumbuhannya, orang-orang menjauh dari menanamnya di rumah mereka,” kata Aulton.

    Itulah beberapa tanaman yang diprediksi nggak ngetren lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Akar 5 Tanaman Ini Bisa Merusak Bangunan


    Jakarta

    Menanam pohon bisa menjadi solusi agar rumah tidak terasa panas. Pohon sendiri dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke rumah dan membuat halaman jauh lebih sejuk.

    Namun, pohon yang ditanam di depan rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, ada beberapa jenis pohon yang akarnya justru berbahaya bagi rumah. Akar tersebut dapat membesar dan merambat ke bagian fondasi bangunan hingga menimbulkan kerusakan dan retak.

    Berikut beberapa pohon yang disarankan tidak ditanam di dekat bangunan.


    1. Pohon Beringin

    Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut  memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc. Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S

    Seperti yang kamu tahu, pohon beringin memiliki ukuran yang besar. Dilansir situs Greg ukuran akar pohon beringin dapat merambat hingga kedalaman 3-4,5 meter, tergantung kondisi tanah. Akarnya yang dapat menembus tanah sedalam itu berguna untuk menyerap air di area yang dalam, terutama pada kemarau.

    Jika halaman rumah kamu tidak begitu luas, sebaiknya tidak menanam pohon beringin. Sebab, akarnya dapat merusak pipa atau fondasi rumah.

    2. Pohon Mangga

    Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023).Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023). Foto: Anandio Januar/detikJogja

    Pohon mangga adalah tanaman yang mudah untuk dirawat. Pohon ini pun mudah untuk berbuah. Namun, menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    3. Bambu

    pohon bambupohon bambu Foto: (Kurnia/detikTravel)

    Menurut Better Homes, akar bambu menajalar di atas tanah. Tanaman ini dapat merusak paving block, menembus pagar, dan berbahaya apabila ditanam di dekat rumah. Bahkan untuk menebang tanaman ini agak sulit karena memiki akar yang bercabang.

    4. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu. Foto: Antara Foto

    Pohon karet termasuk dalam pohon yang harus dihindari ditanam di dekat rumah atau halaman. Akarnya dapat menjalar panjang dan merusak struktur rumah apabila sudah terlalu panjang.

    5. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, akar pohon alpukat memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Kamu dapat mengurangi kerusakan dengan memilih batang bawah yang kurang invasif dan menanamnya sejauh 7,5 meter dari bangunan. Bikin penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Kadal di Halaman Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kadal terkadang bisa ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya bisa menguntungkan karena kadal dapat berperan sebagai pengusir hama.

    Meski demikian, adanya kadal di halaman rumah bisa membuat penghuni gelisah. Tak ayal, berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya dari halaman.

    Keberadaan kadal di halaman rumah bukan tanpa alasan. Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini informasinya.


    Penyebab Ada Kadal di Halaman Rumah

    1. Sumber makanan

    Salah satu alasan adanya kadal di halaman rumah bisa jadi karena terdapat sumber makanan. Ada berbagai makanan yang umumnya dikonsumsi kadal, seperti semut, cacing tanah, lalat, laba-laba serta buah dan sayur.

    2. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Maka dari itu, biasanya kadal bersembunyi di balik lemari atau di balik semak-semak maupun kursi taman.

    3. Sumber Air

    Adanya sumber air, baik di dalam maupun luar rumah, bisa menarik kadal untuk mendatanginya. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan hidup hingga berbulan-bulan.

    Cara Mengusir Kadal dari Halaman Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir maupun mencegah kadal masuk ke halaman rumah. Berikut ini informasinya.

    1. Buat Ramuan Pengusir

    Kamu bisa mengusir kadal menggunakan campuran saus cabai merah dengan air. Caranya cukup mudah, campurkan sedikit saus cabai dengan air lalu semprotkan ke tempat yang ada kadalnya.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

    Ada beberapa tanaman yang bisa mengusir kadal seperti peppermint dan eucalyptus. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

    3. Hubungi Profesional

    Kalau sudah mencoba cara-cara di atas masih belum berhasil, saatnya kamu hubungi profesional untuk menanganinya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kadal dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Jadi Tempat Persembunyian Ular di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan ular di halaman bisa membuat penghuni rumah ketakutan. Ada beberapa hal yang bisa menarik ular untuk masuk ke pekarangan rumah, salah satunya tanaman.

    Beberapa tanaman bisa menjadi tempat persembunyian ular. Maka dari itu, kamu harus hati-hati saat memilih tanaman sebagai hiasan di rumah.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Tanaman Semanggi

    bisnis daun semanggidaun semanggi Foto: dok. Koreaboo

    Tanaman dengan daun berbentuk hati ini sangat menarik perhatian. Apalagi jika dalam satu tangkai semanggi memiliki empat daun yang kerap dianggap sebagai tanda keberuntungan.

    Tanaman ini hanya hidup dalam waktu yang singkat. Namun, tingkat kepadatan daun semanggi yang tinggi di taman rumah bisa menjadi tempat mengumpan yang aman bagi ular.

    2. Bunga Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

    Dilansir dari greenkin, ular menyukai bunga melati karena memiliki wangi yang harum dan dedaunan yang lebat.

    Hewan pengerat seperti tikus senang hidup di tempat gelap seperti di bawah semak-semak, yang membuat ular menangkap mereka dengan mudah. Ular juga suka mengumpat di balik tanaman dari predator.

    3. Pohon Jeruk

    Ilustrasi pohon jerukIlustrasi pohon jeruk Foto: Getty Images/mrtekmekci

    Ular tertarik pada pohon jeruk karena memberikan pasokan makanan yang banyak, tempat berlindung, hingga air. Alih-alih memakan buahnya, ular memburu hewan pengerat yang mengonsumsi jeruk.

    4. Rumput Tinggi

    Down low in tall grass perspective looking toward the lawn garden tractor. Suburban residential district neighborhood front yard in June near the city of Rochester in western New York State. NOTE: Colors and features on lawn tractor changed in Photoshop to be generic.Ilustrasi rumput. Foto: Getty Images/iStockphoto/Willowpix

    Jika halaman rumahmu memiliki rumput yang tinggi sebaiknya segera dipangkas. Sebab, rumput tinggi menjadi salah satu tempat yang digemari ular.

    Dilansir The Economic Times, rumput pampas bisa menjadi tempat persembunyian ular ketika memburu hewan pengerat atau serangga yang sedang berada di rumput tersebut.

    5. English Ivy

    A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Tanaman English ivy memberikan tempat persembunyian yang pas bagi ular untuk membidik mangsanya, seperti serangga dan hewan pengerat kecil. Dedaunan yang rimbun memberikan tempat yang aman, sejuk, dan lembap bagi ular.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang dan menjadi tempat persembunyian ular.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com