Tag Archives: dilansir

Hati-hati! Akar 5 Tanaman Ini Bisa Merusak Bangunan


Jakarta

Menanam pohon bisa menjadi solusi agar rumah tidak terasa panas. Pohon sendiri dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke rumah dan membuat halaman jauh lebih sejuk.

Namun, pohon yang ditanam di depan rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, ada beberapa jenis pohon yang akarnya justru berbahaya bagi rumah. Akar tersebut dapat membesar dan merambat ke bagian fondasi bangunan hingga menimbulkan kerusakan dan retak.

Berikut beberapa pohon yang disarankan tidak ditanam di dekat bangunan.


1. Pohon Beringin

Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut  memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.Seorang warga mengamati pohon beringin berukuran besar di Hutan Hujan Tropis Kahung, Desa Belangian, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (21/8/2024). Hutan tersebut memiliki kaeanekaragaman hayati khas Pegunungan Meratus seperti pohon Binuang Laki, Beringin yang berukuran besar dan aneka jenis jamur serta terdapat fenomena kejadian bumi (geologi) yang telah ditetapkan menjadi salah satu situs Geopark Meratus untuk diajukan ke UNESCO Global Geopark (UGG). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc. Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S

Seperti yang kamu tahu, pohon beringin memiliki ukuran yang besar. Dilansir situs Greg ukuran akar pohon beringin dapat merambat hingga kedalaman 3-4,5 meter, tergantung kondisi tanah. Akarnya yang dapat menembus tanah sedalam itu berguna untuk menyerap air di area yang dalam, terutama pada kemarau.

Jika halaman rumah kamu tidak begitu luas, sebaiknya tidak menanam pohon beringin. Sebab, akarnya dapat merusak pipa atau fondasi rumah.

2. Pohon Mangga

Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023).Pohon mangga di Kompleks Keraton Jogja, Rabu (20/12/2023). Foto: Anandio Januar/detikJogja

Pohon mangga adalah tanaman yang mudah untuk dirawat. Pohon ini pun mudah untuk berbuah. Namun, menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

3. Bambu

pohon bambupohon bambu Foto: (Kurnia/detikTravel)

Menurut Better Homes, akar bambu menajalar di atas tanah. Tanaman ini dapat merusak paving block, menembus pagar, dan berbahaya apabila ditanam di dekat rumah. Bahkan untuk menebang tanaman ini agak sulit karena memiki akar yang bercabang.

4. Pohon Karet

Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu. Foto: Antara Foto

Pohon karet termasuk dalam pohon yang harus dihindari ditanam di dekat rumah atau halaman. Akarnya dapat menjalar panjang dan merusak struktur rumah apabila sudah terlalu panjang.

5. Pohon Alpukat

Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

Menurut California Polytechnic State University, akar pohon alpukat memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Kamu dapat mengurangi kerusakan dengan memilih batang bawah yang kurang invasif dan menanamnya sejauh 7,5 meter dari bangunan. Bikin penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Kadal di Halaman Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Kadal terkadang bisa ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya bisa menguntungkan karena kadal dapat berperan sebagai pengusir hama.

Meski demikian, adanya kadal di halaman rumah bisa membuat penghuni gelisah. Tak ayal, berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya dari halaman.

Keberadaan kadal di halaman rumah bukan tanpa alasan. Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini informasinya.


Penyebab Ada Kadal di Halaman Rumah

1. Sumber makanan

Salah satu alasan adanya kadal di halaman rumah bisa jadi karena terdapat sumber makanan. Ada berbagai makanan yang umumnya dikonsumsi kadal, seperti semut, cacing tanah, lalat, laba-laba serta buah dan sayur.

2. Adanya Tempat Perlindungan

Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Maka dari itu, biasanya kadal bersembunyi di balik lemari atau di balik semak-semak maupun kursi taman.

3. Sumber Air

Adanya sumber air, baik di dalam maupun luar rumah, bisa menarik kadal untuk mendatanginya. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan hidup hingga berbulan-bulan.

Cara Mengusir Kadal dari Halaman Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir maupun mencegah kadal masuk ke halaman rumah. Berikut ini informasinya.

1. Buat Ramuan Pengusir

Kamu bisa mengusir kadal menggunakan campuran saus cabai merah dengan air. Caranya cukup mudah, campurkan sedikit saus cabai dengan air lalu semprotkan ke tempat yang ada kadalnya.

2. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

Ada beberapa tanaman yang bisa mengusir kadal seperti peppermint dan eucalyptus. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

3. Hubungi Profesional

Kalau sudah mencoba cara-cara di atas masih belum berhasil, saatnya kamu hubungi profesional untuk menanganinya.

Itulah penyebab dan cara mengusir kadal dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Jadi Tempat Persembunyian Ular di Rumah


Jakarta

Keberadaan ular di halaman bisa membuat penghuni rumah ketakutan. Ada beberapa hal yang bisa menarik ular untuk masuk ke pekarangan rumah, salah satunya tanaman.

Beberapa tanaman bisa menjadi tempat persembunyian ular. Maka dari itu, kamu harus hati-hati saat memilih tanaman sebagai hiasan di rumah.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


1. Tanaman Semanggi

bisnis daun semanggidaun semanggi Foto: dok. Koreaboo

Tanaman dengan daun berbentuk hati ini sangat menarik perhatian. Apalagi jika dalam satu tangkai semanggi memiliki empat daun yang kerap dianggap sebagai tanda keberuntungan.

Tanaman ini hanya hidup dalam waktu yang singkat. Namun, tingkat kepadatan daun semanggi yang tinggi di taman rumah bisa menjadi tempat mengumpan yang aman bagi ular.

2. Bunga Melati

Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

Dilansir dari greenkin, ular menyukai bunga melati karena memiliki wangi yang harum dan dedaunan yang lebat.

Hewan pengerat seperti tikus senang hidup di tempat gelap seperti di bawah semak-semak, yang membuat ular menangkap mereka dengan mudah. Ular juga suka mengumpat di balik tanaman dari predator.

3. Pohon Jeruk

Ilustrasi pohon jerukIlustrasi pohon jeruk Foto: Getty Images/mrtekmekci

Ular tertarik pada pohon jeruk karena memberikan pasokan makanan yang banyak, tempat berlindung, hingga air. Alih-alih memakan buahnya, ular memburu hewan pengerat yang mengonsumsi jeruk.

4. Rumput Tinggi

Down low in tall grass perspective looking toward the lawn garden tractor. Suburban residential district neighborhood front yard in June near the city of Rochester in western New York State. NOTE: Colors and features on lawn tractor changed in Photoshop to be generic.Ilustrasi rumput. Foto: Getty Images/iStockphoto/Willowpix

Jika halaman rumahmu memiliki rumput yang tinggi sebaiknya segera dipangkas. Sebab, rumput tinggi menjadi salah satu tempat yang digemari ular.

Dilansir The Economic Times, rumput pampas bisa menjadi tempat persembunyian ular ketika memburu hewan pengerat atau serangga yang sedang berada di rumput tersebut.

5. English Ivy

A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

Tanaman English ivy memberikan tempat persembunyian yang pas bagi ular untuk membidik mangsanya, seperti serangga dan hewan pengerat kecil. Dedaunan yang rimbun memberikan tempat yang aman, sejuk, dan lembap bagi ular.

Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang dan menjadi tempat persembunyian ular.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati, 5 Tanaman Ini Bisa Mengundang Hama ke Taman Rumah


Jakarta

Menanam tanaman di halaman rumah bisa memberikan kesan asri dan sejuk. Namun harus hati-hati karena ada beberapa tanaman yang justru menarik hama.

Keberadaan hama, seperti serangga hingga tupai, tentu bisa merusak tanaman. Tentu kamu nggak mau dong hal itu terjadi?

Nah, ada beberapa tanaman yang bisa mengundang hama ke taman. Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


Tanaman yang Mengundang Hama

1. Mawar

Pink rose bush in the evening sunBunga mawar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marina Izvekova

Buat kamu yang suka menanam mawar di rumah, hati-hati ya. Tanaman ini rentan terhadap diserang hama seperti kumbang Jepang, tungau laba-laba, maupun kutu daun.

2. Tomat

Ilustrasi cara simpan tomatIlustrasi tomat Foto: Getty Images/iStockphoto

Tomat merupakan salah satu tanaman yang disukai berbagai jenis hewan, seperti tupai, serangga, kutu daun, kutu busuk, maupun ulat tanduk. Maka dari itu harus waspada ya agar tanaman tidak dirusak hama.

3. Lili Air

Bright violet water lily. Flower and leaves in the pond. Bright floral natural background. Aquatic plants. Panoramic water landscapewater lily atau lili air. Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Giliarova

Tanaman cantik yang satu ini bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Hal itu karena pada tanaman ini terdapat bagian yang terisi air sehingga dipakai nyamuk untuk menaruh telurnya.

4. English Ivy

A selection of photographs taken primarily in our English cottage garden of a wide variety of native plants, flowers, foliage and flora.English Ivy. Foto: Getty Images/Jack Holliday

English ivy bisa menjadi tempat berlindung yang aman bagi nyamuk karena area bawah tanaman yang lembap dan teduh. Selain itu, tanaman ini juga cenderung menarik perhatian kutu putih maupun hama tanaman lainnya.

5. Bunga Matahari

Bunga matahari.Bunga matahari. Foto: iStock/ohishiistk

Biji bunga matahari menjadi favorit banyak hewan, seperti tupai dan burung. Tak hanya itu, ada beberapa serangga yang juga tertarik pada tanaman tersebut seperti ngengat dan kumbang.

Cara Melindungi Tanaman dari Hama

Ada beberapa cara untuk melindungi tanaman dari hama yaitu sebagai berikut.

Buat Pembatas

Kamu bisa membuat pagar pembatas untuk mencegah hewan merusak maupun memakan tanaman.

Tanam Tanaman Pengusir Hama

Kamu bisa menanam tanaman perangkap untuk membasmi hama. Sebagai contoh, tanam nasturtium di dekat tomat. Hal itu karena kumbang akan lebih tertarik ke tanaman nasturtium sehingga tanaman tomat kamu akan aman.

Hati-hati dengan Genangan Air

Adanya genangan air bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Maka dari itu pastikan tidak ada genangan air di dekat rumah, termasuk pot tanaman.

Itulah beberapa tanaman yang bisa mengundang hama. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Menghidupkan Kulkas yang Baru Dipindahkan Bisa Berakibat Fatal, Ini Alasannya


Jakarta

Kulkas adalah salah satu barang elektronik di rumah yang memiliki berat dan ukuran yang besar. Untuk memindahkan kulkas, tidak bisa diangkat, melainkan digeser dengan roda yang dipasang di bawahnya, atau jika baru dibeli akan diangkat oleh beberapa orang.

Saat kamu menggeser posisi kulkas atau baru membeli kulkas, perlu diingat, jangan langsung menghidupkannya. Kamu perlu menunggu beberapa jam. Lho kok gitu?

Hal ini dikarenakan kulkas berbeda dengan kipas angin, televisi, atau computer. Di dalam kulkas memiliki oli kompresor yang fungsinya untuk menjaga mesin pendingin kulkas dapat bekerja dengan baik.


Menurut situs Appliance Analysts, di dalam kulkas terdapat minyak, gas, dan cairan pendingin yang memerlukan waktu untuk mengendap dan kembali ke tempat asalnya setelah diangkut. Lama kamu harus menunggu kulkas dihidupkan adalah 4 jam apabila hanya digeser tanpa dimiringkan. Namun, jika posisi kulkas miring tidak tegang sama berpindah, kamu harus menunggu sekitar 24 jam untuk dapat mendinginkan kulkas.

Hal ini disebabkan pada saat kulkas digeser ke samping, kompresor akan bekerja lebih keras dibandingkan jika digeser secara vertikal. Belum lagi oli kompresor dapat bocor ke saluran pendingin saat digeser secara horizontal.

Tips Memindahkan Kulkas yang Aman dan Benar

Dilansir findamover.com, berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

  1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
  2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
  3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
  4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
  5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

Oleh karena itu, saat kamu membeli kulkas baru dari mal atau secara online, tidak boleh langsung dinyalakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Dahan Pohon Masuk ke Pekarangan Tetangga, Begini Hukumnya dalam Islam



Jakarta

Menanam pohon di pekarangan rumah bisa jadi cara untuk membuat lingkungan terasa lebih asri. Namun, pohon yang ditanam terkadang bisa tumbuh hingga dahannya masuk ke pekarangan tetangga.

Dahan tumbuh sampai ke luar pekarangan bisa mengganggu tetangga. Sebab, daun bisa jatuh dan mengotori rumah tetangga. Belum lagi, dahan juga memakan ruang.

Di sisi lain, tetangga bisa beruntung karena buah dari pohon tersebut masuk ke lahan mereka.


Lantas, bagaimana hukum Islam terkait pohon yang tumbuh melewati batas tetangga?

Dilansir dari detikFood, Ustaz Adi Hidayat pernah mengatakan bahwa pohon beserta buahnya yang masuk ke pekarangan tetangga menjadi hak bersama. Secara syariat, buah dari pohon yang masuk ke pekarangan tetangga tersebut menjadi milik tetangga.

“Hukum fiqihnya itu hak bersama, yaitu hak antara pemilik pohon dan orang yang di luar pekarangan Anda. Kalau tumbuh di jalanan umum, maka itu adalah hak masyarakat umum,” jelas Ustaz Adi Hidayat dalam dakwahnya di kanal YouTube Al-Muwatta, dikutip dari detikFood, Senin (10/3/2025).

Ia menjelaskan dahan pohon yang masuk ke pekarangan tetangga tersebut pasti akan menghasilkan kotoran, seperti daun dan ranting kering. Oleh karena itu, tetangga juga berhak atas buah yang dihasilkan pohon tersebut.

Meski demikian, kita tetap harus memperhatikan adab sesama tetangga walau diperbolehkan secara syariat. Buah yang jatuh ke pekarangan tetangga, menjadi hak mereka.

Sebagai pemilik pohon, kita tidak boleh marah kalau tetangga mengambil buah tersebut. Secara adab, kita harus menawarkan buah tersebut bahkan sebelum tetangga memintanya. Sedangkan tetangga tetap perlu menunggu pemilik pohon menawarkan buah tersebut.

“Jadi, sebelum tetangga minta, Anda pemilik pohon sampaikan baik-baik, ‘Pak, Ibu, ini buah yang jatuh ke pekarangan Ibu, kalau pengin ambil saja’. Itu adab yang luar biasa,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Adab dan komunikasi antartetangga menjadi kunci dari kasus tersebut. Dengan berkomunikasi secara beradab, kehidupan bertetangga akan berjalan dengan baik dan lancar.

“Sampaikan bahwa nanti ada buah yang jatuh di pekarangan rumah saya, saya izin memintanya, Pak. Nanti kalau daun jatuh atau ada sampai pohonnya biar saya bersihkan saja. Jadi, kita rawat bersama pohonnya,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman yang Bisa Hidup di Air dan Cara Merawatnya


Jakarta

Biasanya, menanam tanaman di rumah memerlukan media tanam seperti tanah. Tapi, kamu bisa lho menanam tanaman di air, tanpa tanah dan pupuk.

Menanam tanaman di air juga bisa dibilang lebih simple karena bisa menggunakan stoples atau vas. Kamu bisa meletakkannya di berbagai ruangan yang ada, misalnya dapur, ruang keluarga, maupun kamar.

Tanaman apa saja yang bisa hidup dan tumbuh subur di dalam air? Dilansir dari The Spruce, berikut ini daftarnya.


Tanaman yang Bisa Hidup di Air

1. Bambu Keberuntungan

Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

Tanaman ini bisa tumbuh tanpa tanah lho detikers. Karena tanaman ini bisa menjadi sangat berat di bagian atas, sebaiknya tambahkan batu kerikil di sekitarnya agar tetap berada di tempatnya dan menambah nilai ornamen.

2. Philodendron

house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

Banyak orang yang menyukai philodendron karena mudah dirawat. Selain bisa tumbuh dengan media tanah, tanaman yang satu ini juga bisa hidup di air.

Tanaman Philodendron tumbuh subur dalam semua jenis kondisi sinar matahari, tetapi jika tampaknya batang tanaman lebih banyak daripada daunnya, pencahayaan langsung yang lebih terang akan menghasilkan lebih banyak daun.

3. Sirih Gading

Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Sirih gading Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

Tanaman dengan daun berbentuk hati ini bisa tumbuh dengan cepat. Jika ingin menaruhnya dalam air sebaiknya buang daun-daun di bagian bawah sirih gading karena yang terendam di dalam air akan membusuk.

4. Spider Plant

cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Tanaman yang satu ini bisa hidup subur di dalam air. Agar bisa hidup lama, kamu harus memotong akarnya dengan cepat dan mengganti air setiap 3-5 hari sekali. Taruh tanaman di tempat yang terang dengan sinar matahari tak langsung.

Ingat, hanya bagian akarnya saja yang terendam di dalam air. Kamu juga bisa menambahkan batu agar tanaman tetap berada di tempatnya.

5. Chinese Evergreen

Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Dok. Istock

Untuk menanam Chinese evergreen di dalam air, kamu bisa memotong batang yang sehat sepanjang 6 inci dan masukkan ujungnya yang sudah dipotong ke dalam air. Jangan lupa singkirkan daun bagian bawah yang terendam di air. Nantinya akan ada akar yang muncul dalam 3-4 minggu.

Letakkan tanaman tersebut di bawah sinar matahari tidak langsung dan ganti air minimal 3 hari sekali atau saat air kotor maupun keruh. Berikan tanaman beberapa tetes pupuk cair setiap bulan untuk mendorong pertumbuhan.

Pilih Tempatnya

Wadah apapun sebenarnya bisa digunakan sebagai tempat tumbuh tanaman. Stoples dan vas kaca bisa menjadi pilihan karena bisa melihat akar tanaman. Namun, kaca rentan terhadap pertumbuhan alga, jadi pilihlah vas yang tidak tembus cahaya sebagai pilihan yang lebih mudah dirawat.

Kebutuhan Cahaya

Pastikan kamu memeriksa kebutuhan tanaman akan cahaya. Beberapa jenis tanaman membutuhkan sinar matahari langsung dan ada yang membutuhkan sinar matahari tidak langsung.

Ganti Air

Kamu perlu mengganti air tanaman, apalagi kalau air sudah keruh dan kotor. Tak lupa berikan pupuk cair pada tanaman agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi.

Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup di dalam air dan cara merawatnya.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Biar Berkah, Begini Cara Menentukan Lokasi Rumah yang Baik Menurut Islam



Jakarta

Islam mengajarkan berbagai aspek dalam kehidupan, termasuk dalam memilih lokasi rumah. Sebab dalam Islam rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga tempat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut Islam, lokasi rumah harus dipertimbangkan secara mendalam dari pada hanya sekadar lokasi geografis dan harga. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk membeli rumah di lingkungan yang jauh dari tempat maksiat.

Bagi bagi kamu seorang muslim yang berencana membeli atau membangun rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai lokasi rumahnya. Dilansir dari laman Learn Islam, berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan dalam memilih lokasi rumah yang baik menurut ajaran Islam.


Rumah Harus Dekat dengan Masjid

Sebagai seorang muslim, memilih rumah yang dekat dengan masjid adalah hal yang sangat penting. Masjid adalah tempat ibadah bagi umat muslim. Memilih lokasi rumah yang dekat dengan masjid memudahkan untuk melaksanakan salat berjamaah, mengikuti ceramah atau pengajian, dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, tinggal dekat dengan masjid juga bisa memperkuat silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Rumah Tidak Boleh Berada di Lingkungan Dekat Tempat Maksiat

Di dalam ajaran Islam, lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Oleh karena itu, memilih lokasi rumah yang terhindar dari lingkungan yang dipenuhi dengan orang-orang yang melakukan perbuatan maksiat atau lingkungan yang dekat tempat maksiat adalah penting. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan moral mereka.

Lokasi Harus Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan merupakan bagian dari kewajiban seorang Muslim. Memilih lokasi rumah di kawasan yang bersih dan nyaman membantu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan menyenangkan untuk ditinggali. Lingkungan yang bersih dan nyaman juga akan membuat penghuni rumah semakin nyaman dan khusyuk dalam melakukan Ibadah.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Berbahaya! Barang-barang Ini Jangan Digantung di Dinding


Jakarta

Saat mengisi barang, kalian ingin memanfaatkan setiap sudut rumah agar tidak terlihat kosong. Beberapa barang akhirnya tidak hanya diletakkan di lantai, melainkan ada yang digantung di dinding.

Penghuni rumah merasa barang tersebut ringan, mudah terlihat, dan indah apabila diletakkan di dinding daripada di area lain. Namun, tidak menyadari bahwa menggantung barang di dinding berbahaya dan dapat merusak rumah.

Beberapa pemilik properti sewa atau pengurus asrama, ada yang membuat aturan untuk tidak membuat lubang atau menempel sesuatu pada dinding. Hal tersebut karena pemiliknya sadar bahwa lebih baik melarang daripada harus menanggung rugi.


Dilansir The Spruce, berikut beberapa benda yang tak boleh digantung di dinding.

1. Bingkai Kayu dan Logam

Bingkai foto lebih terlihat indah dan mudah terlihat saat diletakkan di dinding. Namun, sebelum menggantung, sebaiknya hindari memakai bingkai dari kayu atau logam. Sebab, kedua bahan tersebut cukup keras. Apabila terjadi getaran hebat dikhawatirkan menimpa penghuni rumah.

2. Cermin

Cermin adalah benda yang dapat membantu seseorang melihat penampilannya. Biasanya cermin diletakkan di tempat yang tinggi agar penggunanya tidak perlu membungkuk ketika ingin melihat kaca.

Para ahli menyarankan agar cermin sebaiknya tidak digantung di dinding karena bobotnya yang berat dapat berbahaya saat jatuh. Apalagi cermin terbuat dari kaca, jika menimpa seseorang akan fatal akibatnya.

3. Barang Antik dan Berharga

Beberapa barang yang menurut seseorang berharga baik karena kenangan, harga, atau sejarah di baliknya biasanya tidak akan digunakan sebagaimana mestinya. Pemiliknya akan memajang benda tersebut dan dinikmati visualnya. Beberapa orang pun memilih memajangkan di dinding karena dapat terlihat jelas dan tidak tertutup.

Barang antik berbobot berat tidak cocok dengan cara ini. Paku, perekat, atau tali tidak dapat menahan beratnya selamanya. Lebih baik menyimpan benda tersebut di lemari yang tertutup agar lebih aman.

Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak digantung di dinding.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Tips Agar Rumah Tampak Rapi Nggak Pakai Ribet


Jakarta

Merapikan rumah bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Hal ini tentu bisa membantu penghuni rumah ketika tiba-tiba kedatangan tamu.

Ada beberapa cara agar rumah langsung terlihat rapi dan bersih. Bagaimana caranya? Dilansir dari Homes & Gardens berikut ini informasinya.

1. Rapikan Area Pintu Masuk

Merapikan area pintu masuk penting untuk dilakukan. Hal itu karena bagian tersebut merupakan area pertama yang dilihat ketika tamu datang.


“Pintu masuk menentukan suasana seluruh rumah Anda. Luangkan waktu lima menit untuk membersihkan sepatu, menyingkirkan barang-barang yang tidak seharusnya ada di tempat itu, dan mengumpulkan semua tas, surat, atau jaket yang tidak terpakai. Hal itu langsung membuat rumah Anda terasa lebih terarah dan tidak terlalu berantakan,” kata pemilik Beautiful Life Creative Organizing, Sarah Schier, dikutip dari Homes & Gardens.

2. Rapikan Tempat Tidur

Merapikan tempat tidur bisa menjadi salah satu cara agar rumah tampak rapi. Merapikan tempat tidur juga bisa memberikan efek lainnya seperti kamar terasa bersih dan rapi meski ada beberapa barang di sekitarnya.

Terkadang tamu bisa masuk ke kamar tidur jika ingin menumpang untuk melaksanakan ibadah seperti salat ketika bertamu. Bisa juga kamar tidur di rumah dipakai untuk tempat menginap tamu jika diperlukan. Maka dari itu, penting untuk merapikan kamar tidur setiap hari.

3. Rapikan Barang-barang di Permukaan

Salah satu cara mudah untuk membuat rumah tampak lebih rapi adalah dengan merapikan barang-barang yang ada di permukaan, seperti di area ruang keluarga dan dapur.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar rumah tampak rapi tanpa ribet. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com