Tag: dioksida

  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 6 Cara Bikin Rumah Terasa Sejuk Meski Tak Pakai AC


    Jakarta

    Akhir-akhir ini suhu dari pagi ke siang sangat panas, lalu menjelang sore langit mendung pertanda akan turun hujan. Udara kemudian tidak lagi terasa panas, tetapi lembap dan sedikit pengap.

    Biasanya jika rumah terasa pengap, panas, atau lembap, orang akan memilih untuk menyalakan AC. Suhu AC lebih stabil dan nyaman dibandingkan udara di luar yang mengganggu konsentrasi.

    Namun, di satu sisi menyalakan AC selama 24 jam terus menerus juga tidak baik karena memakan banyak sekali energi yang dapat membuat tunggakan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan AC terlalu lama juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.


    Lantas, bagaimana membuat rumah terasa sejuk tanpa perlu bergantung AC? Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa caranya.

    1. Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kaca film surya ternyata bisa mencegah panas di dalam rumah karena menghalau sinar matahari yang masuk. Memang dengan memasang kaca film penerangan di dalam rumah jadi lebih gelap, tetapi pandangan dari dalam ke luar tidak lantas buram karena saat ini ada produk yang hanya menghitamkan pandangan dari luar tetapi tetap jernih dari dalam.

    2. Sering Membuka Jendela

    Jendela bukan hanya sebagai akses cahaya masuk, melainkan sebagai sirkulasi udara di rumah. Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Disarankan untuk membuka jendela ketika sejuk agar angin segar masuk.

    3. Pasang Exhaust Fan

    Exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dinding. Penggunaan exhaust fan banyak ditemukan di kamar mandi agar suhu di dalam sana tidak lembap. Layaknya cara kerja kipas, alat ini bisa mengeluarkan udara panas dan membawa udara sejuk ke dalam ruangan.

    4. Pasang Tirai

    Selain kaca film, cara lain agar ruangan lebih sejuk adalah dengan memasang tirai pada jendela. Tirai atau gorden yang dipakai lebih baik berwarna putih agar dapat memantulkan cahaya dari luar.

    5. Matikan Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Perangkat elektronik menimbulkan panas di ruangan yang terkadang tak disadari oleh penghuninya. Saat udara terasa pengap dan panas, coba matikan lampu, TV, atau perangkat elektronik yang menimbulkan panas.

    6. Letakkan Beberapa Tanaman

    Tanaman dapat menyerap udara panas dari proses transpirasi. Tanaman juga bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di udara sehingga udara tidak terasa pengap. Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Nggak Usah Takut, 3 Tanaman Hias Ini Aman Ditaruh di Kamar Tidur


    Jakarta

    Tanaman hias bisa menjadi dekorasi kamar tidur supaya suasana terasa lebih asri dan menyatu dengan alam. Akan tetapi, masih banyak orang yang ragu untuk menyimpan tanaman hidup di dalam kamar karena dianggap berbahaya untuk kesehatan.

    Memang tanaman menghasilkan karbon dioksida (CO2) pada malam hari, sehingga dapat terhirup waktu tidur. Hal ini yang membuat orang-orang enggan menaruh tanaman hias di dalam kamar.

    Mengutip dari Leaf Envy, Jumat (28/6/2024), tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis pada siang hari. Namun, pada malam hari, mereka mengganti cara bernafas dengan mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida, serupa seperti yang dilakukan manusia.


    Jadi, punya tanaman hidup di kamar tidur itu berbahaya? Eitss, ternyata nggak juga. Karena ternyata jumlah karbon dioksida yang dilepaskan oleh tanaman di malam hari itu dalam jumlah sedikit. Alhasil, tidak ada dampak signifikan pada kadar oksigen kamar tidur kamu.

    Namun, perlu dicatat ada beberapa jenis tanaman yang terus melepaskan oksigen bahkan pada malam hari. Jadi, kamu nggak semua jenis tanaman yang bisa ditaruh di kamar tidur.

    Lalu, tanaman apa saja yang boleh?

    Tanaman Hias yang Cocok buat Kamar Tidur

    Tidak semua tanaman diciptakan sama dalam hal kesesuaiannya untuk kamar tidur Anda. Beberapa lebih cocok daripada yang lain karena karakteristik unik mereka.

    Lidah buaya: Aloe Vera juga melepaskan oksigen di malam hari dan telah digadang sebagai kualitas pemurni udara alami.

    Lavender: Lavender tidak menghasilkan oksigen di malam hari seperti Aloe Vera, tetapi aromanya dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi tingkat kecemasan.

    Lidah Mertua: Selain ideal untuk dijadikan dekorasi untuk kamar tidur, tanaman satu ini juga membuat udara ruangan menjadi lebih segar dan sehat.

    Jadi, bagaimana detikers masih masih takut buat taruh tanaman di kamar tidur ?

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kamar Tidur dan Manfaatnya


    Jakarta

    Sekarang tengah marak dekorasi kamar dengan tanaman di dalamnya. Tanaman ini bukan tanaman hias yang berbunga, melainkan tanaman hijau yang bisa menambah kesan adem di kamar.

    Namun, kamu perlu mengetahui tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam ruangan. Sebab, karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan tanaman pada malam hari, bisa terhirup oleh kamu saat tidur. Sementara manusia hanya memerlukan oksigen.

    Mengutip dari Leaf Envy, Selasa (16/7/2024), ada beberapa tanaman yang dapat menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis. Meskipun begitu, tidak semua tanaman berbahaya, ada pula tanaman yang tetap aman diletakkan di dalam ruangan seperti di kamar. Sebab, jumlah karbon dioksida yang dilepaskan oleh tanaman di malam hari itu dalam jumlah sedikit. Alhasil, tidak ada dampak signifikan pada kadar oksigen kamar tidur kamu.


    Tanaman yang Bisa Diletakkan di Kamar

    1. Lidah buaya

    Lidah buaya atau aloe vera kerap digunakan sebagai tanaman obat karena kaya manfaat. Ternyata tanaman ini boleh diletakkan di ruangan seperti kamar karena melepaskan oksigen di malam hari dan disebut sebagai kualitas pemurni udara alami.

    2. Lavender

    Nama tanaman satu ini sudah tidak asing karena banyak pengharum ruangan memakai wewangian dari bunga ini. Ternyata tanaman lavender yang asli bisa diletakkan di dalam ruangan karena dia meninggalkan aroma yang dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi tingkat kecemasan.

    3. Lidah Mertua

    Bentuknya mirip dengan lidah buaya, tetapi tanaman ini berbeda. Tanaman jenis ini bisa membuat udara dalam ruangan menjadi lebih segar dan sehat.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Septic Tank dan Bio Septic Tank


    Jakarta

    Setiap rumah harus punya sistem pengolahan limbah yang baik, salah satunya dengan septic tank. Selain untuk menjaga kesehatan penghuni rumah, hal ini juga penting agar lingkungan tidak tercemar zat berbahaya.

    Biasanya pengolahan limbah menggunakan septic tank dan bio septic tank di rumah. Meski fungsinya sama, ada sejumlah perbedaan penting antara septic tank dan bio-septic tank.

    Mengutip dari Re-leaf, Jumat (9/8/2024), kedua tangki ini ada yang terbuat dari beton, plastik, baja, atau fiberglass. Tangki-tangki ini dirancang bertujuan untuk menghalangi air limbah berbahaya masuk ke lingkungan.


    Salah satu perbedaan terbesar antara septic tank dan bio septic tank adalah variasi bio merupakan pilihan ramah lingkungan. Selain itu, bio septic tank juga bisa membantu mendaur ulang air dan memproduksi biogas.

    Misalnya, Re-leaf memproduksi tangki septik bio yang tahan lama dan membantu daur ulang limbah.

    Dengan bertambahnya populasi dunia saat ini, produksi limbah juga meningkat dengan sangat cepat. Bahkan, saat ini polutan beracun, plastik, limbah medis, dan elemen berbahaya lainnya mungkin terdapat dalam air limbah yang dihasilkan di banyak rumah tangga.

    Dalam kasus seperti ini, penting untuk melakukan pengolahan limbah yang lebih baik demi menjaga ekosistem kita.

    Septic Tank

    domestic wastewater treatmentdomestic wastewater treatment Foto: Ilustrasi septic tank (Pixinoo/iStockphoto)

    1. Cara Kerja Septic Tank

    Septic tank punya jalan masuk dan keluar untuk air limbah. Saat limbah masuk ke tangki, limbah tersebut ditampung beberapa saat sampai limbah padat dan limbah cair terpisah satu sama lain.

    Lapisan bawah tangki terdiri dari lumpur atau limbah padat, sedangkan minyak mengapung ke atas dan membentuk lapisan atas tangki. Sisa air limbah terletak di antara kedua lapisan ini.

    Tangki septik dibangun secara strategis dengan desain berbentuk T. Desain ini memastikan bahwa minyak dan lumpur tetap berada di dalam tangki sehingga hanya air yang keluar melalui pipa keluar. Air tanpa lumpur dan lemak ini lebih aman masuk ke dalam tanah atau saluran pembuangan.

    Tapi, ada kelemahan dari tangki ini. Lumpur yang mengendap di dasar tangki perlu dibersihkan dari waktu ke waktu. Selain itu, tidak ada fasilitas untuk mendaur ulang air di dalam tangki.

    2. Kelebihan Septic Tank

    Salah satu keuntungan terbesar dari septic tank adalah air limbah berbahaya dapat dicegah memasuki lingkungan dan mencemari ekosistem kita. Hal ini memungkinkan air limbah dengan partikel keluar dari tangki dan masuk ke saluran pembuangan.

    3. Kekurangan Septic Tank

    Meskipun septic tank diperlukan untuk pengolahan air limbah, ada juga beberapa kelemahannya. Pertama, tangki septik tradisional membutuhkan perawatan rutin yang mahal. Selain itu, pembersihan manual merupakan masalah sosial serius yang tidak menguntungkan.

    Tidak ada cara untuk mendaur ulang air limbah yang menyebabkan pemborosan air. Pada saat yang sama, tangki-tangki ini mengeluarkan bau menyengat yang membuat pembersihan menjadi lebih sulit.

    4. Perawatan

    Tangki tradisional memerlukan perawatan secara berkala. Hal ini memerlukan inspeksi dan pemeriksaan kebocoran secara rutin.

    Jika kamu ingin mencegah penyumbatan, kamu perlu memasang filter limbah yang memerlukan biaya tambahan. Ada masalah besar terkait biaya perawatan yang dibebankan pada tangki tradisional.

    Bio-Septic Tank

    1. Cara Kerja Bio Septic Tank

    Bio septic tank adalah sistem pengolahan limbah ramah lingkungan. Tangki ini menggunakan bakteri dan pencernaan anaerobik dalam tangki bebas oksigen untuk mengolah air limbah.

    Selain itu, tangki jenis ini menghasilkan produk sampingan yang berguna seperti biogas dan air daur ulang. Ini membantu meningkatkan efisiensi biaya dari sistem pengolahan limbah ini.

    Tahapan pengolahan septic dan bio septic serupa dengan beberapa variasi. Saat air limbah masuk ke bio tank, limbah padat dan cair dipisahkan di ruang tangki yang berbeda.

    Hal ini karena limbah padat turun ke lapisan bawah tangki dan diuraikan dengan bantuan bakteri alami di dalam tangki. Bakteri ini mencerna limbah padat, menyisakan air yang mengalir ke ruangan lain.

    Air limbah yang tersisa didaur ulang dengan bantuan reaksi bakteri aerobik yang menghasilkan produk sampingan seperti air olahan, karbon dioksida, dan gas metana. Reaksi ini memastikan eliminasi oksigen yang menyebabkan tidak adanya bau busuk. Air daur ulang di dalam ruangan dapat dengan mudah digunakan untuk berkebun, sedangkan biogas bisa digunakan untuk memasak.

    2. Kelebihan dan Kekurangan Bio Septic Tank

    Meskipun memasang bio tank mungkin terlihat merepotkan di awal, hal ini akan menghasilkan efisiensi biaya dan menjaga lingkungan. Tangki-tangki ini membantu kamu menggunakan kembali air dua kali.

    Sekaligus memberi kamu gas yang berguna untuk menghasilkan energi. Semua faktor ini meningkatkan efektivitas biaya sistem pembuangan limbah kamu.

    Kamu bisa memasang bio septic tank untuk meningkatkan sistem pengolahan limbah kamu menjadi sistem yang berkelanjutan dan sekaligus menghemat uang.

    3. Perawatan Bio Septic Tank

    Tidak perlu pemompaan mekanis atau pembersihan manual untuk merawat bio tank. Bio tank juga dilengkapi dengan ruang inspeksi yang ramah perawatan, sehingga memudahkan perawatan tangki untuk jangka waktu yang lebih lama.

    Tangki-tangki ini dirancang dengan bahan yang kokoh, memastikan usia pakai yang lebih lama dan mengurangi kerusakan lingkungan.

    Tabel Perbandingan
    Septic Tank Bio-septic Tank

    Perbandingan Septic Tank Bio-Septic Tank
    Efektivitas Biaya Tidak Ya
    Menghilangkan Lumpur Manual Ya Tidak
    Ramah Lingkungan Tidak Ya
    Bau Menyengat Ya Tidak

    Dari poin poin di atas, bisa dikatakan bahwa bio septic tank lebih baik daripada septic tank untuk pengolahan limbah. Ini adalah cara yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan dalam menangani limbah dengan menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Gas vs Kompor Listrik: Adu Hemat dan Keamanan



    Jakarta

    Memilih antara kompor gas dan kompor listrik bisa menjadi dilema bagi banyak orang. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri yang dapat mempengaruhi biaya, kenyamanan, hingga keamanan di dapur.

    Apakah kamu lebih sering memasak dalam jumlah besar atau hanya sekedar membuat masakan dalam jumlah kecil. Sebelum menentukan pilihan, simak perbandingan dan beberapa faktor berikut antara kompor gas dan kompor listrik untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

    Keamanan

    Melansir Bob Vila, pada umumnya kompor listrik dianggap jauh lebih aman dibanding kompor gas. Kompor gas dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti karbon dioksida dan karbon monoksida yang berbahaya bagi kamu dan lingkungan sekitar, terutama yang tidak memiliki ventilasi udara yang baik.


    Terdapat api yang terbuka pada kompor gas, ini memungkinkan resiko kebakaran yang lebih tinggi, apalagi jika dekat benda yang mudah terbakar seperti tisu dapur dan kain lap.

    Biaya Perawatan

    Kompor gas cenderung lebih mahal untuk dipasang dibanding dengan kompor listrik, tetapi tidak jauh lebih mahal. Harga dari keduanya sangat bervariasi, ini semua tergantung pada model, merek, dan fiturnya, jadi dalam beberapa kasus, kompor listrik masih jauh lebih mahal daripada kompor gas.

    Namun, biaya operasional biasanya cukup berbeda sehingga menjadi faktor penting dalam memilih. Meskipun tarif listrik dan gas bervariasi di setiap wilayah, di kebanyakan tempat, gas alam cenderung lebih terjangkau dibandingkan listrik.

    Karena itu, kompor gas umumnya menghabiskan biaya operasional 10 hingga 30 persen lebih rendah bila digunakan terus-menerus.

    Dalam hal perawatan, meskipun membersihkan kompor dengan elemen listrik terbuka hampir sama dengan kompor gas yang memiliki pembakar dan jeruji, kompor listrik dengan permukaan kaca atau keramik cenderung jauh lebih mudah dibersihkan.

    Saat sudah dingin, permukaan kompor listrik ini bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah dan sedikit sabun pencuci piring.

    Kontrol Suhu

    Kompor gas bereaksi sangat cepat pada perubahan suhu ketika api menyebar di dasar panci, sehingga kamu bisa mengatur panas nya lebih tepat sesuai kemauan. Sementara itu kompor listrik memiliki reaksi yang kurang cepat, terutama ketika suhu berubah dari panas ke dingin.

    Efisiensi Energi

    Walaupun kompor gas lebih ekonomis dalam biaya operasional dibandingkan kompor listrik, kompor gas kurang efisien dalam penggunaan energi. Sekitar 74 persen energi dari kompor listrik dialirkan ke makanan, sedangkan pada kompor gas hanya sekitar 40 persen.

    Namun, kompor listrik masih belum menjadi pilihan paling hemat energi. Berdasarkan studi dari American Council for an Energy-Efficient Economy, kompor induksi, yang memanaskan peralatan memasak melalui elektromagnetisme, mampu mentransfer hingga 90 persen energinya langsung ke makanan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar


    Jakarta

    WC mampet tentu menjadi masalah besar bagi keluarga, terutama jika cuma punya satu toilet. Butuh waktu lama dan biaya besar jika harus membongkar toilet untuk mengatasinya.

    Namun detikers tak perlu panik. Kalian bisa coba menanganinya sendiri. Simak dulu cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar berikut ini.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar

    Dirangkum dari Caccia Plumbing dan Apartment Therapy, cara mengatasi WC mampet tanpa harus membongkarnya:


    1. Gunakan Plunger

    Cara paling umum dilakukan jika WC mampet adalah dengan menggunakan plunger. Kualitas plunger akan mempengaruhi hasilnya. Alat ini dapat menyingkirkan penyumbat toilet. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

    • Letakkan plunger pada toilet sampai benar-benar menutupi lubang toilet.
    • Kemudian sedot dengan cara menekan plunger secara perlahan ke dalam lubang hingga penyumbatnya mengendur.
    • Setelah selesai melakukannya, siram toilet untuk memeriksa apakah toilet sudah mengalir normal. Jika belum, ulangi prosesnya.

    2. Cobalah Soda Kue & Cuka

    Soda kue dapat digunakan untuk membantu melarutkan penyumbat toilet. Gunakan bahan tersebut dengan tambahan cuka untuk membuatnya menggelembung yang dapat membantu mengeluarkan sumbatan.

    • Tuangkan satu cangkir soda kue ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit.
    • Tambahkan dua cangkir cuka secara perlahan.
    • Diamkan kembali campuran tersebut selama satu jam
    • Siram larutan tersebut ke toilet.
    • Jika toilet masih belum mengering, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Garam Epsom

    Garam epsom atau bath bomb juga dianggap efektif untuk mengatasi WC mampet. Garam ini bukan garam dapur. Kandungannya antara lain magnesium, sulfat, dan trace mineral.

    Caranya cukup mudah, yakni dengan memasukkan garam epsom sebanyak satu atau dua cangkir ke dalam toilet. Biarkan selama sekitar 15 menit. Sentor dengan air dan cek apakah sudah lancar.

    4. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Gunakan sabun pencuci piring dengan campuran air panas untuk mengatasi WC mampet. Sabun pencuci piring dibuat khusus untuk mengurai minyak dan kotoran. Air panas akan membantu fungsinya.

    Caranya mudah, yakni tuangkan sabun cuci piring ke dalam WC. Kemudian tuangkan air panas (bukan air mendidih) secara hati-hati. Diamkan beberapa menit untuk melunakkan sumbatan. Sentor WC dan cek apakah sudah lancar.

    5. Gunakan Pompa Khusus

    Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar selanjutnya adalah dengan menggunakan alat pompa khusus toilet. Alat ini dapat dibeli di berbagai toko online.

    Caranya yakni dengan meletakkan ujung pompa masuk ke dalam lubang pembuangan. Kemudian pompa hingga sumbatannya hilang. Sentor WC dan pastikan airnya bisa mengalir lancar.

    6. Pakai Auger

    Cara lainnya adalah menggunakan alat auger. Alat ini juga dikenal dengan ular pipa. Alat ini berbentuk koil fleksibel yang dapat dipanjang-pendekkan sampai ke dalam lubang.

    Cukup masukkan alat ini ke dalam saluran toilet, dorong dan putar engkol secara perlahan. Putar beberapa kali dan lakukan gerakan dorong dan tarik sampai air mengalir lancar.

    7. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet.

    Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

    Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodoklah hingga sumbatan terurai. Sentor WC untuk memastikan air mengalir lancar.

    8. Siram Pakai Bio-Cleaner

    Cara lainnya adalah menggunakan cairan bio-cleaner yang lebih aman daripada yang berbahan kimia. Cairan kimia bisa mengikis pipa. Bio-cleaner dapat menguraikan partikel limbah menjadi air, abu mineral, dan karbon dioksida.

    Cukup tuangkan pembersih ke dalam toilet. Tunggu beberapa menit sesuai petunjuk pada kemasan. Sentor WC dan periksa apakah sudah ada perubahan. Ulangi hingga beberapa kali jika masih ada sumbatan.

    9. Panggil Tukang Sedot WC

    Jika cara-cara di atas belum bisa mengatasi, coba panggil tukang sedot WC terdekat. Mereka memiliki peralatan lebih lengkap untuk mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar.

    Demikian tadi 9 cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Beberapa bahan dan alat di atas dapat diperoleh dengan mudah. Jika merasa kesulitan, detikers bisa menghubungi profesional.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Air Keran, Ini Air yang Paling Baik buat Siram Tanaman



    Jakarta

    Tanaman sebaiknya disiram dengan jumlah dan intensitas yang tepat agar tumbuh optimal. Tak hanya itu, ternyata jenis air yang dipakai buat siram tanaman juga bisa mempengaruhi pertumbuhannya, lho.

    Dilansir dari Spectrum News 1, ternyata air hujan merupakan opsi terbaik untuk menyiram tanaman. Soalnya, hujan memiliki kandungan bermanfaat yang tidak dapat oleh air keran yang biasa kita gunakan.

    Nggak heran, pekarangan rumah yang baru disiram air hujan yang lebat tampak lebih segar. Namun, apa yang membuat air hujan lebih unggul daripada air keran ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Kenapa Air Hujan Paling Bagus buat Siram Tanaman?

    Air hujan baik untuk pertumbuhan tanaman karena mengandung nitrogen. Lalu, air hujan juga mengandung lebih banyak oksigen daripada air keran, sehingga membantu tanaman tumbuh lebih subur.

    Belum lagi ada senyawa karbon dioksida yang terbawa oleh air hujan. Karbon dioksida dapat membantu melepaskan nutrisi penting bagi tanaman.

    Di sisi lain, air keran biasanya mengandung natrium yang dalam jumlah banyak dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan sistem akar. Kamu bisa melihat endapan putih pada daun yang merupakan residu dari natrium. Tentunya hal ini bisa beracun dan merusak tanaman.

    Hujan biasanya turun menyirami tanaman secara lebih merata tanpa meninggalkan celah. Aliran dari air hujan pun akan membersihkan endapan mineral, debu, dan polutan yang menutupi daun tanaman. Oleh karena itu, air hujan sangat penting untuk kesuburan tanaman.

    Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan air keran. Jika cuaca sedang kering dan jarang hujan, pastikan untuk tetap memberi pasokan air yang cukup pada tanaman meski dari keran.

    Di samping itu, penting untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk menyiram tanaman. Kamu bisa mengecek sendiri kelembapan tanah menggunakan jari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 2 Warna Seprai Ini Sering Jadi Incaran Kutu Kasur



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur adalah hewan kecil penghisap darah yang biasa berada di kasur. Kutu kasur termasuk hewan nokturnal yang aktif saat malam hari sehingga mereka meninggalkan bekas gigitan saat kita sedang tidur.

    Hewan satu ini keberadaannya cukup mengganggu sama seperti nyamuk karena gigitannya dapat menimbulkan luka dan infeksi pada kulit. Luka akibat gigitan kutu busuk juga bisa membengkak atau menjadi ruam merah.

    Oleh karena itu, keberadaannya harus dibasmi. Caranya mudah yakni dengan membersihkan kasur secara rutin seperti menyedot debu dengan vacuum cleaner, menggunakan kasur baru bukan bekas, dan menjaga kebersihan kasur.


    Di luar itu, ternyata warna dari seprai juga mempengaruhi lho. Dilansir CNN, kutu kasur menyukai warna-warna yang gelap seperti hitam dan merah tua. Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Journal of Medical Entomology pada 2016 lalu. Penelitian itu menguji kutu kasur yang diletakkan di cawan petri dengan ‘tenda’ yang berbeda warna.

    Hasilnya menunjukkan jika kutu kasur langsung berlari menuju tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

    Dalam penelitian lain, ilmuwan penelitian urban entomologi Universitas Florida, Roberto Pereira, mengatakan kutu kasur menyukai warna gelap kemungkinan karena dapat memberikan perlindungan lebih dari serangga yang lebih besar, seperti laba-laba dan semut.

    Selain itu, alasan lainnya adalah kutu kasur salah mengira warna merah dan hitam sebagai warna teman-teman mereka. Sebenarnya warna kutu kasur adalah merah kecoklatan, tetapi saat jumlahnya banyak warna tersebut lebih terlihat hitam dan merah.

    “Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi,” ujar Pereira, dikutip dari CNN, Jumat (21/3/2025).

    “Sulit untuk mengetahui apa yang ‘dipikirkan’ oleh kutu kasur, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut,” tambahnya.

    studio shot of black themed bedding sheets and white pillowstudio shot of black themed bedding sheets and white pillow Foto: Getty Images/Suradech14

    Pereira menegaskan warna seprai tidak menjadi faktor utama kutu kasur ditemukan di kasur. Ada faktor lain yang menarik perhatian mereka yakni suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Jika ketiga faktor tersebut ditemukan, mereka bisa bersarang di kasur meskipun seprai yang digunakan berwarna terang seperti putih, hijau, atau kuning.

    Selain itu, kutu kasur tidak hanya ditemukan di kasur, melainkan bisa di barang-barang berbusa di rumah seperti kursi, sofa, karpet, atau wallpaper dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Ditiru! Kebiasaan Orang Jerman yang Bikin Hunian Jadi Lebih Sejuk


    Jakarta

    Memiliki hunian yang sejuk menjadi dambaan setiap orang. Namun dalam kondisi tertentu, rumah bisa saja terasa pengap dan membuat penghuninya jadi tidak nyaman.

    Jika sudah seperti ini, alhasil penghuni rumah perlu menyalakan Air Conditioner (AC) atau kipas angin sepanjang hari. Sayangnya, cara ini justru bikin tagihan listrik melonjak dan isi dompet terkuras.

    Agar rumah terasa sejuk tanpa perlu pendingin ruangan, kamu bisa mengikuti kebiasaan orang Jerman yang satu ini, yakni lüften. Apakah itu?


    Apa Itu Lüften?

    Dilansir dari situs The Spruce, Jumat (16/5/2025), lüften merupakan salah satu cara tradisional orang Jerman untuk menyejukkan rumah. Caranya cukup sederhana, yakni dengan membuka jendela agar udara bisa masuk ke dalam.

    “Lüften merupakan cara tradisional untuk membuka jendela rumah agar udara segar bisa masuk dan mengeluarkan udara pengap dari dalam rumah,” kata Lauren Riddei, seorang desainer interior Health Home Wellness dan CEO Haus Holistics.

    Riddei mengatakan, lüften dapat dilakukan dengan sejumlah cara, tergantung dari ukuran rumah hingga waktunya. Jika memiliki rumah yang kecil, membuka seluruh jendela selama beberapa menit sudah cukup untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.

    Apabila rumah kamu cukup besar, sebaiknya buka semua jendela saat pagi, sore, atau keduanya. Cara ini dianggap mampu mengeluarkan udara lembap dan hangat sekaligus memasukkan udara sejuk ke dalam rumah.

    Cara Kerja Lüften dalam Mengeluarkan Udara Pengap

    Lüften bertujuan untuk meningkatkan jumlah oksigen di dalam rumah sekaligus mengeluarkan kelebihan karbon dioksida dan kelembapan.

    “Lüften bekerja dengan cara membuka jendela secara manual, baik di pagi atau malam hari untuk melepaskan kelebihan karbon dioksida, jamur, bakteri, alergen, atau kondensi, sekaligus memungkinkan oksigen masuk ke dalam rumah,” ujar Riddei.

    Proses lüften dapat berbeda-beda tergantung dari musimnya. Saat musim panas, disarankan membuka jendela sebanyak dua kali sehari selama 30 menit untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Ketika musim hujan, cukup membuka jendela dua kali sehari selama 5-10 menit.

    Apakah Lüften Efektif Bikin Rumah Lebih Sejuk?

    Riddei mengatakan, menerapkan praktik lüften dapat efektif meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, mengganti udara kotor dengan udara segar, hingga membantu meminimalisir risiko timbulnya jamur.

    Selain itu, udara sejuk yang kaya oksigen juga membantu penghuni rumah tidur lebih nyenyak di malam hari. Cara ini juga dapat menghemat tagihan listrik karena tak perlu menyalakan AC atau kipas angin sepanjang hari.

    “Lüften bukan hanya sekadar kebiasaan yang mudah dilakukan, tapi juga merupakan cara yang bagus untuk melepaskan senyawa organik yang mudah menguap, kondensasi, jamur, alergen, atau bakteri yang dapat menumpuk di dalam ruangan tertutup,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com