Tag: diy

  • 7 Jenis Nat Keramik Beserta Ketahanan dan Fungsinya, Jangan Salah Pilih!


    Jakarta

    Nat keramik adalah campuran semen, pasir, serta pewarna yang ditambahkan air. Nat akan mengeras secara perlahan dalam jangka waktu tertentu.

    Nat ubin keramik tersedia dalam berbagai macam warna. Hal ini bisa memudahkan kita untuk memilih rona yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

    Fungsi Nat

    Dilansir Ceramic Arts Network, dalam pemasangan ubin konvensional, nat keramik digunakan untuk:


    • Mengisi ruang di antara potongan-potongan keramik.
    • Menciptakan permukaan yang halus dan tahan lama
    • Mencegah penetrasi kelembapan dan kotoran.

    Jenis Nat Keramik

    Dikutip dari The Spruce, berikut adalah jenis-jenis nat utama yang bisa digunakan untuk proyek pemasangan keramik:

    1. Nat yang Diamplas

    Nat ini baik digunakan untuk sambungan ubin besar, proyek lantai interior, serta area dengan lalu lintas tinggi.

    Nat berpasir ini merupakan jenis nat semen yang umum digunakan dalam aplikasi lantai, karena tahan lama. Nay ini mengandung sedikit pasir yang bisa meningkatkan kekuatan sambungan nat.

    2. Nat Tanpa Pasir

    Nat tanpa pasir terbaik dipakai untuk sambungan ubin tipis, lantai kamar mandi, dan dinding pancuran. Sesuai namanya, nat jenis ini tidak mengandung partikel pasir.

    Oleh sebab itu, nat tanpa pasir lebih cocok untuk sambungan keramik tipis daripada nat berpasir. Komposisi nat ini tahan terhadap kelembapan dan pertumbuhan jamur, sehingga ideal untuk dinding antai kamar mandi, lantai dapur, atau backsplash dapur.

    3. Nat Epoksi

    Nat epoksi adalah nat terbaik untuk proyek pemasangan ubin DIY karena tidak berpori, sangat tahan lama, tahan terhadap bahan kimia, dan memiliki masa pakai yang panjang dengan perawatan minimal.

    Lokasi industri seringnya menggunakan nat ini untuk lantai ubin, dinding, dan fasilitas manufaktur. Psalnya, nat epoksi keokoj dan fleksibel.

    4. Nat Resin Furan

    Nat jenis ini biasa digunakan untuk lokasi industri, seperti pabrik. Nat resin furan merupakan jenis nat khusus yang dibuat menggunakan polimer alkohol furfuril.

    Komposisi kimia tersebut membuat nat bisa lebih tahan terhadap kerusakan akibat asam, abrasi, noda, kelembapan dan bahan kimia lainnya.

    Kelebihan nat yaitu mampu menahan paparan suhu hingga 176 derajat celcius secara terus-menerus.

    5. Nat Semen Polimer

    Nat semen polimer berkinerja tinggi adalah produk khusus yang menambahkan polimer lateks ke dalam formula nat. Penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan ketahanan terhadap kelembapan.

    Nat semen polimer berkinerja tinggi sangat baik untuk kamar mandi, memperbarui pancuran, memasang backsplash, hingga mengganti keramik lantai dapur.

    6. Nat Resin Polimer Pra-Campur

    Nat resin polimer pracampur adalah produk nat siap pakai yang bisa diaplikasikan di sambungan ubin, tanpa perlu khawatir nat tercampur dengan air.

    Mirip dengan nat komponen tunggal, nat ini mudah diaplikasikan dan relatif terjangkau. Penggunaanya cocok untuk kamar mandi dan dapur.

    7. Nat Komponen Tunggal

    Nat komponen adalah nat uretan atau resin akrilik-silikon yang cepat mengeras setelah nat terkena udara. Jenis nat ini baik untuk konsistensi warna, ketahanan terhadap bahan kimia, sera ketahanan terhadap noda.

    Jenis nat ini juga tahan terhadap retak, bahan kimia, dan hancur. Pemakaiannya cocok untuk di kamar mandi , dapur, dan area lain yang berkelembapan tinggi.

    Itu tadi penjelasan seputar nat keramik berperan penting dalam memperkuat struktur serta estetika lantai dan dinding (yang dipasangi keramik).

    Pemilihan jenis nat akan tergantung pada apa yang penting bagi pengguna. Berbagai jenis nat yang tersedia, seperti nat semen, nat epoksi, dan nat furan, memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Mengecat 5 Bagian Rumah Ini, Ada yang Bisa Sebabkan Kebakaran!


    Jakarta

    Mengecat rumah adalah salah satu cara mempercantik tampilan rumah. Dengan dicat, rumah tersebut sudah memasuki tahap akhir pembangunan atau renovasi. Biasanya bagian yang dicat adalah dinding, pagar, plafon, bingkai jendela. Ada pula perabotan yang dicat, biasanya karena warna asli benda tersebut tidak cocok dengan selera atau ruanganmu.

    Namun, ada beberapa benda di rumah yang tidak bisa dicat. Bukan mempercantik, cat justru merusak permukaannya. Hal ini dikarenakan beberapa material kurang cocok jika diberi lapisan cat di atasnya. Selain itu, ada juga benda yang fungsinya justru bisa terganggu jika dicat.

    5 Benda di Rumah yang Tidak Boleh Dicat

    Melansir Real Simple, Selasa (16/7/2024), berikut 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat.


    1. Keramik Lantai

    Keramik sebenarnya sudah memiliki warna dan corak sendiri. Kamu tidak perlu repot untuk mengecatnya. Namun, ada beberapa orang yang ingin berkreasi dan suasana baru sehingga mengecat keramiknya. Menurut seniman dan desainer Elizabeth Sutton menyarankan agar Anda tidak mencoba melakukannya.

    “Jangan pernah mengecat ubin. Tidak akan pernah terlihat bagus,” kata Sutton dikutip dari Real Simple, Senin (20/11/2023).

    Menurutnya, mengecat keramik tidak akan pernah memberikan hasil yang baik. Selain itu, cat pada keramik akan mudah mengelupas dan terlihat tidak rapi. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan ubin backsplash yang bisa dilepas-pasang agar bisa digonta-ganti dengan lebih mudah dan estetis.

    2. Trim Kayu Alami

    Kayu identik dengan warna coklat, tetapi ada pula yang akhirnya mengecat kayu untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Namun, untuk trim kayu, menutupi serat kayu alami dengan cat justru bisa merusak keindahan tekstur kayu itu sendiri. Jika kamu ingin mengubah warna trim kayu, gunakanlah plitur atau pernis. Plitur atau pernis bersifat transparan sehingga memungkinkan keindahan alami kayu tetap terlihat.

    3. Lantai Kayu

    Satu lagi, permukaan kayu yang sebaiknya tidak dicat adalah lantai kayu. Misalnya saja lantai rumah yang sudah tua, bukan membuat tampilannya jadi baru, melainkan lantai bisa rusak dan sulit diperbaiki nantinya. Belum lagi, penggantian lantai akan memakan biaya yang tak sedikit. Jika kamu ingin mengubah warna lantai, pilihan yang lebih aman dan ekonomis adalah dengan menggunakan jasa profesional untuk memernisnya ulang.

    4. Benda-Benda dari Logam, seperti Kenop, Keran, dan Engsel

    Bahan logam, selain mudah korosi ternyata rentan juga apabila dilapisi cat. Mengecat benda-benda dari logam, seperti kenop atau keran, dengan cat bisa menyebabkan cat mudah mengelupas dan tergores.

    Menurut Kat Christie, kontraktor berlisensi dan ahli DIY, mengecat kunci atau pegangan pintu juga bisa menyebabkan masalah serius, termasuk masalah keamanan jika cat masuk ke dalam kunci sehingga menutup jalan masuknya kunci.

    5. Alat Elektronik Rumah Tangga

    Benda berikutnya adalah alat elektronik. Jarang sekali kita melihat orang mengecat alat elektroniknya. Namun, di luar sana pasti ada yang pernah penasaran bagaimana tampilannya jika dicat. Sebelum melakukan hal tersebut, sebaiknya kamu memikirkan kembali karena cara ini justru berbahaya.

    “Secara umum, saya tidak akan mengecat peralatan rumah tangga karena cat bisa mengganggu pengoperasian dan listrik sehingga menimbulkan bahaya kebakaran,” katanya.

    Solusinya adalah mengganti alat-alat elektronik dengan yang baru. Namun, ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, lebih baik menunggu diskon atau mengumpulkan dana untuk mendapatkan peralatan baru yang aman dan estetis.

    Demikianlah 5 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat. Dengan memahami batasan dalam mengecat benda-benda tertentu di dalam rumah, kamu bisa menjaga keindahan dan fungsionalitas rumah tanpa mengorbankan kesehatan dan keamanan. Semoga informasinya bermanfaat!

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Macam-macam Nat Keramik Beserta Fungsinya



    Jakarta

    Nat keramik merupakan sebuah material pengisi celah antara keramik. Umumnya, nat ini digunakan pada dinding maupun lantai rumah.

    Nat keramik adalah campuran semen, pasir, serta pewarna yang ditambahkan air. Nat akan mengeras secara perlahan dalam jangka waktu tertentu.

    Nat ubin keramik tersedia dalam berbagai macam warna. Hal ini bisa memudahkan kita untuk memilih rona yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.


    Fungsi Nat

    Dilansir Ceramic Arts Network, dalam pemasangan ubin konvensional, nat keramik digunakan untuk berbagai macam hal, contohnya seperti mengisi ruang antara potongan-potongan keramik, menciptakan permukaan yang halus dan tahan lama, serta mencegah penetrasi kelembapan dan kotoran.

    Jenis Nat Keramik

    Dikutip dari The Spruce, berikut adalah jenis-jenis nat utama yang bisa digunakan untuk proyek pemasangan keramik:

    1. Nat yang Diamplas

    Nat ini baik digunakan untuk sambungan ubin besar, proyek lantai interior, serta area dengan lalu lintas tinggi.

    Nat berpasir ini merupakan jenis nat semen yang umum digunakan dalam aplikasi lantai, karena tahan lama. Nay ini mengandung sedikit pasir yang bisa meningkatkan kekuatan sambungan nat.

    2. Nat Tanpa Pasir

    Nat tanpa pasir terbaik dipakai untuk sambungan ubin tipis, lantai kamar mandi, dan dinding pancuran. Sesuai namanya, nat jenis ini tidak mengandung partikel pasir.

    Oleh sebab itu, nat tanpa pasir lebih cocok untuk sambungan keramik tipis daripada nat berpasir. Komposisi nat ini tahan terhadap kelembapan dan pertumbuhan jamur, sehingga ideal untuk dinding lantai kamar mandi, lantai dapur, atau backsplash dapur.

    3. Nat Epoksi

    Nat epoksi adalah nat terbaik untuk proyek pemasangan ubin DIY karena tidak berpori, sangat tahan lama, tahan terhadap bahan kimia, dan memiliki masa pakai yang panjang dengan perawatan minimal.

    Lokasi industri seringnya menggunakan nat ini untuk lantai ubin, dinding, dan fasilitas manufaktur. Sebab, nat epoksi cukup fleksibel.

    Sementara itu, dilansir dari Instagram Kementerian PUPR, nat epoksi yang terdiri dari campuran resin, hardener, dan pewarna ini sangat cocok untuk mengisi celah keramik kamar mandi dan kolam karena tahan di ruangan yang lembab maupun basah.

    Nat keramik juga cenderung mudah kering, sehingga jika sudah melekat akan sulit dikoreksi dan keramik akan terlihat kotor.

    4. Nat Resin Furan

    Nat jenis ini biasa digunakan untuk lokasi industri, seperti pabrik. Nat resin furan merupakan jenis nat khusus yang dibuat menggunakan polimer alkohol furfuril.

    Komposisi kimia tersebut membuat nat bisa lebih tahan terhadap kerusakan akibat asam, abrasi, noda, kelembapan dan bahan kimia lainnya.

    Kelebihan nat yaitu mampu menahan paparan suhu hingga 176 derajat Celcius secara terus-menerus.

    5. Nat Semen Polimer

    Nat semen polimer berkinerja tinggi adalah produk khusus yang menambahkan polimer lateks ke dalam formula nat. Penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan ketahanan terhadap kelembapan.

    Nat semen polimer berkinerja tinggi sangat baik untuk kamar mandi, memperbarui pancuran, memasang backsplash, hingga mengganti keramik lantai dapur.

    6. Nat Resin Polimer Pra-Campur

    Nat resin polimer pracampur adalah produk nat siap pakai yang bisa diaplikasikan di sambungan ubin, tanpa perlu khawatir nat tercampur dengan air.

    Mirip dengan nat komponen tunggal, nat ini mudah diaplikasikan dan relatif terjangkau. Penggunaanya cocok untuk kamar mandi dan dapur.

    7. Nat Komponen Tunggal

    Nat komponen adalah nat uretan atau resin akrilik-silikon yang cepat mengeras setelah nat terkena udara. Jenis nat ini baik untuk konsistensi warna, ketahanan terhadap bahan kimia, sera ketahanan terhadap noda.

    Jenis nat ini juga tahan terhadap retak, bahan kimia, dan hancur. Pemakaiannya cocok untuk di kamar mandi , dapur, dan area lain yang berkelembapan tinggi.

    Itu tadi penjelasan seputar nat keramik berperan penting dalam memperkuat struktur serta estetika lantai dan dinding (yang dipasangi keramik).

    Pemilihan jenis nat akan tergantung pada apa yang penting bagi pengguna. Berbagai jenis nat yang tersedia, seperti nat semen, nat epoksi, dan nat furan, memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Atasi Saluran Air Mampet Biar Lancar Lagi


    Jakarta

    Saluran air berperan penting untuk mengalirkan air kotor, terutama di wastafel dapur dan shower kamar mandi. Kalau saluran air mampet, maka bisa mengganggu aktivitas penghuni dan menggenangi rumah.

    Nah, biasanya saluran air mampet karena berbagai sebab, mulai dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi saluran air mampet? Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar, dikutip dari Forbes, Kamis (29/8/2024).


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membuat Rak Sepatu Sendiri di Rumah


    Jakarta

    Membuat rak sepatu sendiri adalah pilihan yang cerdas untuk mengatasi masalah penyimpanan dan organisasi sepatu di rumah. Berikut adalah panduan yang jelas dan mudah diikuti, mulai dari bahan yang diperlukan hingga langkah-langkah pembuatan yang terperinci.

    Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang cara membuat rak sepatu sendiri di rumah, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu keuntungan membuat rak sepatu sendiri di rumah.

    Keuntungan Membuat Rak Sepatu Sendiri

    Kustomisasi

    Melansir storables.com, salah satu keuntungan utama dari membuat rak sepatu sendiri adalah kemampuan untuk menyesuaikan desain sesuai dengan kebutuhan dan selera pribadi. Kamu dapat menentukan ukuran, bentuk, dan warna rak agar sesuai dengan interior rumah.


    Hemat Biaya

    Membeli rak sepatu siap pakai sering kali bisa mahal. Dengan membuatnya sendiri, kamu dapat menghemat uang, terutama jika kamu menggunakan bahan yang sudah ada di rumah.

    Pengembangan Keterampilan

    Proyek DIY seperti ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk mengembangkan keterampilan pertukangan dan kreativitas. Ini bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, terutama jika melibatkan anggota keluarga.

    Cara Membuat Rak Sepatu Sendiri di Rumah

    Alat-Alat yang Diperlukan

    Gergaji

    Melansir getopenspaces.com, Gergaji digunakan untuk memotong papan kayu sesuai ukuran yang diinginkan. Kamu bisa menggunakan gergaji tangan atau gergaji listrik.

    Bor

    Alat ini sangat diperlukan jika kamu menggunakan baut untuk menyambungkan bagian-bagian rak. Bor juga berguna untuk membuat lubang pada kayu agar tidak pecah saat dipaku.

    Palu

    Untuk memukul paku agar masuk ke dalam kayu.

    Penggaris dan Pensil

    Digunakan untuk mengukur dan menandai papan kayu sebelum memotong.

    Kertas Amplas

    Untuk merapikan dan menghaluskan tepi-tepi papan kayu agar aman digunakan.

    Pita Ukur

    Untuk memastikan ukuran yang tepat saat memotong dan merakit, hal ini penting untuk keakuratan dalam memotong.

    Kuas atau Rol Cat

    Jika kamu ingin mengecat atau memberi lapisan pada rak untuk finishing.

    Sekrup dan Obeng

    Melansir craftycedar.com, alternatif untuk paku jika kamu ingin rak yang lebih kokoh, memilih sekrup yang tebal dan panjang sangat penting guna menyesuaikan kekokohan dengan proyek kamu.

    Proses Pembuatan

    Kamu harus memahami dengan baik langkah-langkah pembuatan rak sepatu, dari perencanaan hingga penyelesaian. Setiap langkah dijelaskan secara rinci, membuatnya mudah diikuti bahkan oleh pemula.

    Perencanaan Desain

    Memulai dengan menggambar sketsa dan merencanakan ukuran rak sesuai dengan ruang yang tersedia.

    Pengumpulan Bahan

    Menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti papan kayu, paku, dan alat-alat yang sesuai.

    Pembuatan dan Perakitan

    Mengukur, memotong, dan merakit komponen rak dengan menggunakan alat yang tepat.

    Finishing

    Melakukan pengecatan atau pelapisan untuk memberikan tampilan yang menarik dan melindungi rak dari kerusakan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Atasi Saluran Air Mampet di Rumah yang Bikin Pusing!



    Jakarta

    Saluran air mampet bisa menjadi masalah yang bikin pusing pemilik rumah. Bagaimana tidak, jika saluran air yang berfungsi mengalirkan air kotor mampet, bisa menggenangi rumah. Belum lagi air kotor juga mengandung penyakit.

    Sebenarnya saluran air mampet disebabkan berbagai hal, mulai dari dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi saluran air mampet di rumah. Melansir Forbes, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar.


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa Setrika, Bisa Pakai Panci!


    Jakarta

    Setrika merupakan alat elektronik yang berfungsi menghaluskan serta melicinkan pakaian. Biasanya setiap rumah ada setrika. Namun, jika sedang tidak punya waktu atau keadaan darurat seperti bepergian tanpa membawa setrika, terkadang kita bingung bagaimana cara menghaluskan pakaian.

    Namun tidak perlu khawatir jika tidak ada setrika. Dilansir dari Southern Living, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika.

    Panci

    Jika kamu sedang berpergian atau tidak ada alat setrika, maka carilah panci di dapur. Jika memungkinkan, gunakan panci yang memiliki gagang panjang. Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Sambil menunggu air mendidih, letakkan pakaian ke permukaan rata lalu lapisi handuk tipis untuk mencegah berpindahnya noda.


    Ketika air sudah mendidih, kosongkan panci lalu gunakan bagian bawah panci untuk menghaluskan pakaian. Cara ini harus dilakukan secara cepat karena panci akan cepat dingin. Perhatikan juga pakaian yang terdapat kain atau manik-manik, hindari ‘menyetrika’ bagian tersebut karena bisa meleleh.

    DIY Semprotan Penghilang Kerutan

    Selain menggunakan panci, bisa juga lho membuat cairan sebagai semprotan penghilang kerutan demi pakaian halus tanpa panas. Cairan penghilang kerutan sebetulnya sudah banyak beredar di toko-toko, tetapi juga bisa dibuat sendiri dengan cara-cara berikut ini.
    – Isi botol dengan 2 gelas air, 1 sendok teh pelembut kain cair atau kondisioner rambut, dan 1 sendok makan cuka putih.

    – Kocok botol agar bahan tercampur rata, lalu semprotkan ke pakaian yang kusut hingga sedikit lembap.

    – Regangkan, tarik, dan haluskan kain secara perlahan hingga kerutannya hilang.

    Pengering Rambut

    Pengering rambut merupakan alat pemanas lain yang bisa membantu menghaluskan kerutan dengan cepat. Caranya semprot sedikit air pada pakaian, lalu gerakkan pengering rambut ke area yang kusut. Pastikan pengering rambut tidak terlalu dekat dengan kain agar tidak melelehkan atau membakar kain. Tarik perlahan kain sambil dipanaskan untuk menghilangkan kerutan yang membandel.

    Ketel sebagai Steamer Manual

    Kamu juga bisa menggunakan ketel sebagai steamer. Caranya rebus air dalam ketel. Sambil menunggu air matang, gantung baju yang kusut di atas gantungan baju atau rak. Setelah air matang, arahkan corong ketel pada pakaian. Gunakan uap yang keluar dari corong untuk menghilangkan kerutan pada pakaian.

    Catokan Rambut

    Selain pengering rambut, catokan rambut juga bisa menghaluskan pakaian. Apalagi, alat ini khusus untuk menghaluskan bagian tertentu, seperti kerah baju. Tetap hati-hati dan hindari menyetrika ke seluruh bagian pakaian secara lama untuk mencegah kain terbakar atau hangus.

    Itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Semprot, Begini Cara Alami Usir Lalat dengan Timun



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hama di rumah yang kerap mengganggu dan dianggap sebagai hewan yang menjijikan. Lalat bisa terbang di mana saja, termasuk ke dapur lalu hinggap pada makanan si pemilik rumah.

    Mengusir lalat bisa menggunakan produk pembasmi serangga. Namun, produk yang dijual di pasaran tentu saja mengandung bahan kimia yang kurang baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengganti produk tersebut bisa menggunakan bahan alami.

    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.


    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuma Pakai Timun Bisa Usir Lalat dari Dalam Rumah



    Jakarta

    Keberadaan lalat di Dalam rumah tentu akan angat mengganggu. Serangga ini bisa membawa penyakit dan menularkannya ke manusia dengan hinggap di makanan.

    Saat ini banyak produk pembasmi serangga yang bisa digunakan untuk mengusir lalat. Akan tetapi kebayakan produk tersebut mengandung bahan kimia yang kurang baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengganti produk tersebut bisa menggunakan bahan alami.

    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.


    Menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, seperti dikutip dari situs Ideal Home, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Sebab, lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis. Sehingga, mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun.

    Biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur. Cara mudah yang dapat dilakukan adalah meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kutu Putih Muncul dan Rusak Tanaman? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Merawat tanaman tidak sekadar menyiram air dan memberi pupuk, tetapi juga menjaganya dari hama. Salah satu hama yang suka muncul adalah serangga kutu putih.

    Tanaman yang terinfeksi kutu putih bisa rusak, pertumbuhannya terhambat, bahkan mati. Kutu putih merusak tanaman dengan menghisap sari inangnya, sehingga muncul residu putih pada bagian tertentu.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus segera membasmi kutu putih. Penghuni juga perlu tahu penyebab munculnya kutu putih agar bisa lebih waspada.


    Kenapa kutu putih muncul pada tanaman dan bagaimana cara membasminya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.

    Penyebab Kutu Putih pada Tanaman

    Kutu putih menyerang tanaman karena tertarik dengan hal berikut ini.

    1. Banyak Sari Buah

    Tanaman yang kaya akan sari buah, misalnya pohon jeruk dan mangga, menarik bagi kutu putih. Tanaman tersebut bisa menjadi bahan makanan mereka.

    2. Kadar Nitrogen Tinggi

    Kutu putih juga muncul pada tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini dapat terjadi kalau menyiram dan memberi pupuk terlalu banyak pada tanaman.

    Jika tanaman sudah terserang kutu putih, sebaiknya jauhkan dari tanaman lain. Infeksi kutu putih dapat menyebar ke tanaman terdekat.

    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Inilah cara membasmi kutu putih agar tanaman nggak rusak.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Penghuni rumah bisa memangkas bagian tanaman yang terserang kutu putih kalau infeksinya cukup berat. Lalu, buang potongan tersebut karena kutu putih dapat mengenai bagian tanaman lain.

    2. Siram Kutu Putih

    Untuk serangan kutu putih yang tergolong ringan, penghuni dapat menyiram tanaman dengan air untuk menyingkirkannya. Letakkan bagian tanaman yang terserang di bawah pancuran air keran. Pastikan menyiram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    3. Semprotkan Cairan DIY

    Selain itu, penghuni bisa membuat cairan pengusir kutu putih. Cairan tersebut dapat dibuat dari bawang bombay, bawang putih, dan bubuk cabai.

    Bahan-bahan tersebut dihaluskan dengan blender hingga konsistensinya menjadi pasta dan tambahkan air sekitar 1 liter. Kemudian, campuran didiamkan selama 1 jam. Larutan itu disaring dengan kain tipis dan ditambahkan sabun cuci piring cair, lalu diaduk rata.

    Cairan ini dapat dimasukkan ke dalam botol untuk disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih. Ulangi penyemprotan setelah beberapa hari sesuai kebutuhan. Larutan DIY (do-it-yourself) atau buatan sendiri ini bisa disimpan dalam kulkas hingga seminggu.

    4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Penghuni juga bisa menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Zat dalam minyak nimba bakal mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

    Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Semprotkan larutan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Ulangi penyemprotan cairan minyak nimba setelah 1-2 minggu jika serangan kutu putih masih berlanjut.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Kalau serangan kutu putih masih ringan, penghuni bisa memanfaatkan sejumlah serangga predator yang dapat membunuh kutu putih secara alami. Serangga tersebut antara lain tawon parasitoid (Leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri.

    Sebarkan serangga tersebut sebagai cara alternatif untuk membasmi kutu putih. Namun, proses ini membutuhkan waktu cukup lama.

    Itulah penjelasan seputar kutu putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com