Tag: doa perlindungan

  • Doa Ketika Ada Kelabang Masuk Rumah, Ketahui Cara Mengusirnya!


    Jakarta

    Kehadiran kelabang di rumah seringkali menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang. Selain tampilannya yang mengerikan, kelabang juga dikenal memiliki gigitan yang menyakitkan.

    Dalam situasi seperti ini, umat muslim dapat memanjatkan doa meminta perlindungan. Doa akan memiliki kekuatan untuk menenagkan pikiran dan Insya Allah akan memberi rasa aman.

    Doa Kelabang Masuk Rumah

    Ketika melihat kelabang di dalam rumah, kamu bisa berdoa meminta perlindungan dari hewan melata atau doa perlindungan dari kejahatan makhluk. Berikut bacaannya.


    1. Doa Meminta Perlindungan dari Hewan Melata

    Kelabang merupakan salah satu hewan yang melata. Ketika hewan ini masuk ke dalam rumah, umat muslim bisa membacakan doa berikut ini:

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    2. Doa Meminta Perlindungan dari Kejahatan Makhluk

    Berikut doa yang bisa dibacakan agar tidak mendapatkan dampak buruk dari kelabang:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Mengutip Medicine Net, kelabang biasanya tidak menyengat manusia, kecuali jika merasa terganggu. Hewan ini akan menyengat dengan forcipules, yaitu kaki yang dimodifikasi seperti capit yang ada di dekat kepalanya.

    Cara Mengusir Kelabang dari Rumah

    Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengusir kelabang dari rumah. Mengutip laman perusahaan jasa pengendalian hama serta Forbes Home, berikut penjelasannya:

    1. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus dapat digunakan untuk mengusir munculnya hama seperti kelabang. Kandungan kimia yang ada dalam kapur barus aman digunakan. Sehingga, kamu bisa menyebarkan kapur barus degan cara menggerusnya ke berbagai area rumah.

    2. Siram dengan Air Panas

    Kelabang biasanya muncul dari lubang kamar mandi. Jika melihatnya, kamu bisa mengusirnya dengan air panas. Kalau kamar mandimu dilengkapi dengan water heater, nyalakan sampai maksimum dan biarkan air mengalir selama 10-20 detik.

    3. Gunakan Daun Pandan

    Aroma dari pandan tidak disukai oleh kelabang. Untuk mengusir hewan ini, iris tipis daun pandan, lalu letakkan di beberapa sudut rumah.

    4. Semprotkan Cuka

    Cuka aman digunakan karena tidak mengandung racun. Kamu bisa menyemprotkan cairan ini ke kelabang untuk membasminya.

    5. Semprotkan Minyak Peppermint

    Selain cuka, minyak peppermint dapat digunakan untuk membasmi kelabang. Campurkan minyak dengan sedikit air, lalu semprotkan di sekta celah atau tempat yang pernah dihinggapi kelabang.

    6. Tutup Retakan

    Periksa apakah ada retakan di dinding atau celah antara dinding dan jendela. Tambahkan lebih banyak dempul untuk mencegah kelabang atau hama lainnya masuk.

    Doa ketika ada kelabang masuk rumah dan cara mengusirnya ini, semoga bisa bikin detikers makin nyaman di rumah. Sekaligus, meningkatkan keimanan pada Allah SWT.

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Perlindungan dari Ular dan Hewan Berbisa, Lengkap dengan Artinya



    Jakarta

    Hadirnya hewan berbisa seperti ular di rumah tentu bisa membuat penghuni resah. Bagi umat muslim ada doa yang bisa dipanjatkan untuk menghindarinya.

    Doa ini bisa menjadi pelindung bagi penghuni rumah dari ancaman hewan berbisa jika dipanjatkan dengan niat yang tulus dan khusyuk. Doa ini juga bisa dibarengi dengan ikhtiar untuk mencegah hewan berbisa seperti ular masuk ke dalam rumah.

    Doa agar Rumah Tidak Dimasuki Binatang Berbisa

    Untuk mencegah binatang berbisa masuk ke dalam rumah, doa perlindungan dari kejahatan makhluk serta ular dan kalajengking bisa dibaca. Berikut tulisan arab, latin, serta terjemahnya.


    1. Doa Perlindungan dari Kejahatan Makhluk

    Untuk mencegah masuknya binatang berbisa, umat Islam dapat berdoa untuk meminta perlindungan Allah. Berikut bacaannya:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Doa ini adalah dalam sebuah hadis yang menganjurkan untuk berdzikir ketika menempati suatu tempat. Rasulullah SAW bersabda:

    عَنْ خَوْلَةَ بِنْتِ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ رضي الله عنها قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً ثُمَّ قَالَ: ((أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ)) لَمْ يَضُرَّهُ شَىْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ … رواه مسلم.

    Artinya: Dari ‘Khaulah binti Hakim as-Sulamiyyah rahimahullah beliau berkata, “Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang singgah/menempati suatu tempat lalu dia membaca (dzikir) “A’ûdzu bikalimâtillâhit tâmmâti min syarri ma khalaqa” (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya), maka tidak ada sesuatupun yang akan mengganggu/membahayakannya sampai dia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim).

    2. Doa Perlindungan dari Bahaya Ular dan Kalajengking

    Ketika musim hujan, binatang berbisa seperti ular bisa keluar dari semak belukar atau sawah dan naik ke pemukiman warga. Menukil NU Online, untuk berlindung dari bahaya hewan berbisa masuk ke dalam rumah, ada doa yang bisa dipanjatkan. Doa ini juga bisa dibaca untuk mengusir ular dari dalam rumah.

    يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ

    Arab latin: Yâ ardhu, rabbî wa rabbukillâh. A’ûdzu billâhi min syarriki, wa syarrimâ fîki, wa syarrimâ yadibbu ‘alaiki. A’ûdzu billâhi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa ‘aqrabin wa min syarri wâlidin wa mâ waladin wa min syarri sâkinil baladi.

    Artinya: “Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan barang yang ada padamu, kejahatan barang yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diberanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini.”

    Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

    Selain meminta perlindungan Allah SWT dengan berdoa, lakukan juga upaya-upaya agar hewan berbisa seperti ular tidak masuk rumah. Mengutip laman SCB dan Rentokil, berikut di antaranya:

    1. Jauhkan dari Tikus

    Tikus menjadi salah satu sumber makanan utama bagi ular. Jadi, pastikan tidak ada tikus di dalam rumah atau di area kebun.

    Dengan lidahnya, ular bisa “mengendus” dan melacak mangsanya. Jika mencium aroma hewan pengerat di rumah, maka ular bisa datang dan mencarinya.

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, jaga kebersihan lingkungan sekitar. Tutup lubang serta celah yang mungkin dimasuki tikus.

    2. Pastikan Tidak Ada Retakan atau Celah di Dinding Rumah

    Retakan atau celah bisa menjadi peluang untuk ular masuk ke dalam rumah. Berkat tubuhnya yang fleksibel, ular bisa dengan mudah masuk ke dalam sebuah celah. Jadi. pastikan untuk menutup atau memperbaiki setiap retakan atau celah pada dinding yang rusak.

    3. Jaga Rumput Tetap Rapi

    Jika kamu punya lahan atau area luar ruangan seperti taman, pastikan rumputnya pendek. Hal ini untuk mencegah ular merayap di dekat rumah.

    Sebab, ular sering menggunakan rumput tinggi untuk menghindari predator seperti burung besar atau anjing liar. Hewan ini juga menggunakan semak-semak sebagai tempat istirahat agar tetap sejuk saat matahari bersinar.

    4. Semprotkan Air Belerang

    Bau belerang yang menyengat dipercaya bisa membuat ular menghindar. Kamu bisa mencampur serbuk belerang dengan air, kemudian siramkan ke sekeliling rumah, tepatya di sekitar tepi pagar.

    Itulah doa-doa agar ular berbisa tidak masuk ke rumah. Selain berdoa, jangan lupa untuk terus melakukan upaya pencegahan seperti yang sudah disebutkan ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Usir Kelabang Beserta Doa Minta Perlindungan dari Hewan Melata



    Jakarta

    Kelabang merupakan hewan melata yang bentuknya kecil, panjang, dan memiliki banyak kaki. Hewan kecil ini menyukai tempat yang lembap.

    Keberadaan kelabang terkadang jarang disadari karena gerakannya yang cepat dan tubuhnya yang kecil. Beberapa kejadian mereka bisa mendekati manusia. Jika mereka merasa terancam, kelabang bisa menggigit.

    Dalam Islam terdapat doa untuk melindungi manusia dari bahaya hewan melata seperti kelabang ini. Berikut doanya.

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    Ada pula doa lain yang bisa dibaca untuk meminta perlindungan dari dampak buruk kelabang.

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Cara Mengusir Kelabang

    Selain berdoa, Islam juga mengajarkan manusia untuk berikhtiar atau berusaha dengan cara mencegah kelabang masuk ke rumah. Dilansir Forbes Home, berikut cara beserta bahan yang bisa digunakan untuk mengusir kelabang.

    1. Tutup Retakan

    Tubuhnya yang kecil, mempermudah kelabang masuk melalui celah kecil. Apabila ada retakan di rumah dan kamu sempat melihat ada kelabang yang masuk lewat sana, tutup retakan tersebut agar mereka tidak memiliki akses masuk lagi.

    2. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus biasa digunakan untuk mengusir munculnya serangga dan hama. Sebab, di dalamnya mengandung zat kimia seperti naftalena dan paradiklorobenzena yang baunya tidak disukai oleh serangga.

    3. Gunakan Daun Pandan

    Bau lainnya yang tidak disukai serangga adalah aroma daun pandan. Cara menggunakannya dengan mengiris tipis daun pandan, lalu letakkan di beberapa sudut rumah.

    4. Semprotkan Cuka

    Bau cuka yang menyengat juga tidak disukai oleh kelabang. Cara menggunakannya bisa dengan menyemprotkan cairan ke kelabang.

    Itulah doa dan cara mengusir kelabang. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Usir Kelabang Beserta Doa Perlindungan dari Hewan Melata



    Jakarta

    Kehadiran kelabang di dalam rumah sering bikin penghuni merinding. Serangga berkaki banyak ini kerap muncul di tempat lembap seperti kamar mandi, gudang, atau sudut-sudut gelap rumah.

    Meski berukuran kecil, kelabang bisa menimbulkan rasa jijik, bahkan ketakutan karena pergerakannya yang cepat dan bentuk tubuhnya yang menggelikan. Lebih dari itu, kelabang juga bisa menggigit jika merasa terancam.

    Lantas, bagaimana cara mengusir kelabang dari rumah? Tak hanya secara fisik, ternyata dalam Islam juga diajarkan doa-doa khusus untuk melindungi diri dari hewan melata seperti kelabang. Simak ulasannya berikut ini.


    Doa Mengusir Kelabang Menurut Islam

    Berikut adalah doa yang diajarkan untuk meminta perlindungan dari bahaya kelabang dan hewan melata lainnya:

    1. Doa Perlindungan dari Setan, Hewan Melata, dan Ain:

    Arab:

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Latin:

    A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya:

    “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    2. Doa Perlindungan dari Kejahatan Makhluk:

    Arab:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Latin:

    A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya:

    “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Cara Mengusir Kelabang dari Rumah Secara Alami

    Tak hanya dengan doa, penghuni rumah juga bisa mencoba cara praktis berikut ini untuk mencegah kelabang datang kembali:

    1. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus mengandung zat kimia seperti naftalena yang sangat dibenci oleh serangga termasuk kelabang. Letakkan di sudut-sudut rumah yang rawan.

    2. Taruh Daun Pandan

    Aroma daun pandan yang wangi bagi manusia ternyata dibenci oleh kelabang. Iris tipis daun pandan dan letakkan di kamar mandi atau bawah wastafel.

    3. Semprotkan Cuka

    Campurkan cuka dengan air dalam botol semprot dan semprotkan ke tempat yang biasa dilewati kelabang. Aroma tajam cuka dapat mengusir mereka.

    4. Tutup Retakan Rumah

    Kelabang bisa masuk lewat celah kecil. Segera tutup retakan pada dinding, lantai, atau kusen jendela agar mereka tidak bisa menyelinap masuk.

    Kelabang memang bukan hewan berbahaya, tapi kehadirannya bisa sangat mengganggu. Selain berdoa, menjaga kebersihan rumah dan menghindari tempat lembap bisa menjadi langkah efektif untuk mencegah kelabang bersarang. Semoga rumahmu selalu aman, bersih, dan bebas dari gangguan serangga ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa Mohon Perlindungan dari Orang Dzalim



    Jakarta

    Dalam kehidupan bermasyarakat, seorang muslim tidak dapat terhindarkan dari perlakuan buruk orang-orang yang dzalim. Berdoa untuk memohon perlindungan kepada Allah adalah salah satu cara agar terhindar dari orang dzalim.

    Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Asy-Syura ayat 42, bahwa setiap perbuatan dzalim akan mengundang azab yang pedih.

    إِنَّمَا ٱلسَّبِيلُ عَلَى ٱلَّذِينَ يَظْلِمُونَ ٱلنَّاسَ وَيَبْغُونَ فِى ٱلْأَرْضِ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ


    Artinya: Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.

    Bacaan Doa Terhindar dari Orang Dzalim

    Doa ketika agar terhindar dari orang dzalim berikut ini dapat dibaca apabila bertemu musuh atau orang jahat. Adapun doa berikut yang dapat diamalkan oleh umat muslim didasarkan pada HR. Al-Bukhari no. 4563 5/172.

    Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma,

    حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

    Arab-latin: Hasbunallah wa ni’mal wakiil.

    Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”

    Doa tersebut juga pernah dibaca oleh Nabi Ibrahim AS ketika dilemparkan ke api dan pernah juga dibaca oleh Nabi Muhammad SAW. Doa ini juga merupakan bagian dari surat Ali Imran ayat 173.

    Dilansir dari laman resmi NU Online (16/5/2023), doa di atas dianjurkan untuk dibaca sejumlah 119 kali dalam sehari untuk menghadapi orang-orang yang tidak suka, orang yang memusuhi, dan sebagainya. Kemudian, apabila musuhnya genting, maka dapat dibaca 450 kali.

    Surat Al Mu’minun Ayat 94

    Selain bacaan doa di atas, kita juga dapat membaca surat Al Mu’minun ayat 94 dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari orang yang dzalim.

    رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

    Arab-latin: Rabbi fa lā taj’alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn

    Artinya: “Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang dzalim.”

    H. Hamdan Hamedan, MA. menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Doa dan Zikir Sepanjang Tahun, Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk berdoa supaya dijauhkan dari orang-orang dzalim ketika Dia hendak mengazab mereka.

    Perintah berdoa seperti ini diajarkan Allah karena musibah yang ditimpakan kepada orang-orang durhaka, kadang juga menimpa orang-orang yang tidak bersalah karena mereka hidup bersama dalam masyarakat atau suatu negeri.

    Surat Al Ankabut Ayat 30

    Dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki oleh KH. Sulaeman Bin Muhammad Bahri, disebutkan bahwa doa Nabi Luth dalam Al Qur’an surat Al Ankabut ayat 30, dapat dipraktikkan umat muslim untuk memohon pertolongan Allah.

    رَبِّ انْصُرْنِيْ عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِيْنَ

    Arab-latin: Rabbinṣurnī ‘alal-qaumil-mufsidīn

    Artinya: “Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.”

    Nabi Luth meminta pertolongan kepada Allah dari kedzaliman kaum sodom. Meskipun Nabi Luth telah memberi tahu bahwa perilaku mereka sesat dan tercela, kaum sodom malah menolak keras, mengancam, bahkan mengusir Nabi Luth.

    Atas segala perbuatan dzalim mereka kepada Nabi Luth, Allah kemudian mengabulkan doanya dengan dengan mengirimkan azab berupa gempa bumi yang dahsyat disertai hujan batu.

    Surat Al Qasas Ayat 21

    Adapun untuk memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah, umat muslim juga dapat mengamalkan doa Nabi Musa yang tercantum dalam Al Qur’an surat Al Qasas ayat 21.

    رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

    Arab-latin: Fa kharaja min-hā khā`ifay yataraqqabu qāla rabbi najjinī minal-qaumiẓ-ẓālimīn

    Artinya: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang dzalim.”

    Pada masa itu, Nabi Musa AS keluar dari kota Fir’aun dengan diliputi rasa takut dikarenakan pengejaran oleh pasukan Fir’aun. Maka, Nabi Musa pun berdoa kepada Allah supaya berkenan menyelamatkannya dari orang-orang yang dzalim dan hendak mencelakainya, yakni Fir’aun dan para tukang sihir suruhannya.

    Surat Al Ikhlas, An Nas, dan Al Falaq

    Selain doa-doa di atas, membaca surat pendek Al Ikhlas, An Nas, dan Al Falaq juga dapat menjadi bacaan untuk memohon pertolongan dari Allah SWT dari orang-orang yang jahat dan dzalim.

    Julukan lain untuk surat Al Falaq dan An Nas adalah surat mu’awwidzat atau surat yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah. Ketiga surat ini biasa dibaca sebagai bagian dalam rangkaian dzikir selepas sholat fardhu, sebagaimana hadits berikut ini.

    Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, ia berkata,

    أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ الْمُعَوِّذَاتِ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku untuk membaca mu’awwidzat di akhir shalat (sesudah salam).” (HR. An-Nasa’i no. 1336 dan Abu Daud no. 1523. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

    Demikian bacaan doa agar terhindar dari orang yang dzalim. Semoga dapat menjadi pengetahuan dan kita semua bisa terhindar dari sifat orang-orang yang dzalim.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Doa Ketika Mendengar Suara Ledakan di Atap Rumah, Mohon Perlindungan Allah


    Jakarta

    Suara ledakan di atap rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan mengejutkan. Orang yang mendengarnya bisa merasa cemas, terutama karena tidak tahu penyebabnya.

    Ketika menghadapi situasi ini, penting untuk tetap tenang dan berdoa kepada Allah SWT. Dengan begitu, Insya Allah, Allah akan memberikan perlindungan kepada penghuni rumah.

    Doa Ketika Mendengar Suara Ledakan di Atap Rumah Agar Mendapat Perlindungan Allah SWT

    Ketika ada suara ledakan di atap rumah, alangkah baiknya jika umat Islam memohon perlindungan kepada Allah SWT. Berikut doa-doa yang dapat dipanjatkan.


    1. Doa Meminta Perlindungan

    Salah satu doa yang dapat dibacakan ketika mendengar suara ledakan di atap rumah adala doa meminta perlindungan dari makhluk. Mengutip buku Fikih Traveling, Petunjuk Praktis bagi seorang Muslim dalam Bepergian oleh Usamah Aljihadi, Lc., dkk, berikut doanya:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: “A’udzu bikalimaatillahit tammaati min syarri maa kholaq”

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    2. Doa Perlindungan dari Takdir Buruk

    Saat mendengar sesuatu yang menakutkan, umat Islam dapat memohon perlindungan dari takdir yang buruk. Menurut buku Zikir Pagi dan Petang Setelah Sholat karya Muhammad Fadhlun Almahera, berikut bacaannya.

    اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.

    Arab latin: Allahumma innii a-‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a’daa-i

    Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (HR Bukhari dan Muslim).

    3. Doa Keselamatan dari Bencana (Tolak Bala)

    Umat Islam juga bisa membacakan doa Tolak Bala. Begini bacaannya:

    اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allaahummadfa’ ‘annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaashshatan, wa min buldaanil muslimiina ‘aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir

    Artinya: “Ya Allah, hindarkanlah kami malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

    4. Surat Al Falaq

    Menurut buku Majalah Dakwah Islam Cahaya Nabawiy: Menuju Ridho Ilahi dan buku Psikoterapi Profetik Tujuh Sunnah Harian dari Rasulullah tulisan Cintami Farmawati, Al Falaq menjadi salah satu surah yang dibacakan nabi sebelum tidur di malam hari. Dalam surat ini ada permohonan perlindungan Allah dari kejahatan manusia dan juga sihir.

    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

    Arab Latin: Qul a’uudzu birabbil-falaq

    Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar).

    مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab Latin: Min syarri maa khalaq

    Artinya: Dan kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

    وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

    Arab Latin: Wa min syarri ghaasiqin idzaa waqab

    Artinya: dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

    وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

    Arab Latin: Wa min syarrin-naffaatsaati fil-‘uqad

    Artinya: dan dari kejahatan(perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),

    وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

    Arab Latin: Wa min syarri haasidin idzaa hasad

    Artinya: dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.

    Itulah beberapa doa yang dapat dipanjatkan saat mendengar suara ledakan di atap rumah. Semoga Allah SWT selalu melindungi kamu, rumahmu, serta para penghuninya ya detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Selamat Dunia Akhirat, Amalkan untuk Memperoleh Perlindungan


    Jakarta

    Doa selamat dunia akhirat merupakan sebuah permohonan untuk mendapatkan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam doa ini, seseorang meminta perlindungan Allah SWT dari segala marabahaya, siksaan, dan bencana dalam dunia dan akhirat.

    Doa selamat dunia akhirat ini biasanya diamalkan oleh umat Islam setelah salat atau saat acara keagamaan seperti pengajian. Berikut kumpulan doa selamat dunia akhirat yang dapat diamalkan oleh umat Islam.

    Kumpulan Doa Selamat Dunia Akhirat

    Berikut adalah kumpulan doa selamat dunia akhirat yang dirangkum dari berbagai sumber.


    1. Doa Selamat Dunia Akhirat Pertama

    Doa selamat dunia akhirat yang pertama ini merupakan doa singkat yang sudah dikenal secara umum oleh umat Islam. Doa ini dikutip dari buku Al-Ma`Tsurat Terlengkap karya Imam Hassan Al-Banna. Berikut bacaannya:

    رَبَّنَا ءَائِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab Latin: Rabbana aatinaa fiddunyaa hasanah, wafil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa bannaar.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.”

    2. Doa Selamat Dunia Akhirat Kedua

    Mengutip buku The Ultimate Power of Shalat Hajat karya Ibnu Thahir, berikut adalah bacaan doa selamat dunia akhirat kedua yang cukup panjang:

    اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي العِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ، رَبَّنَا لأَتُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابِ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab Latin: Allahumma innnaa nas’aluka salaamatan fiid diini, wa ‘aafiyatan fil jasadi, wa ziyaadatan fil ‘ilmi, wa barakatan fir rizqi, wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal mauti. Allahumma hawwin ‘alaynaa fii sakaraatil mauti, wa najata minan naari wal ‘afwa ‘indal hisaab. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hablanaa mil ladunka rahmatan innaka antal wahhaab. Rabbanaa aatina fid duniyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban naar.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan dalam urusan agama, kesehatan badan, tambahan ilmu, berkah dalam rezeki, pertaubatan sebelum mati, rahmat saat mati, dan ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami saat menjalani sakaratul maut, selamatkanlah kami dari siksaan api neraka, dan maafkanlah kami pada waktu dihisab. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau menggeser hati kami setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami dan berilah rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jagalah kami dari siksa api neraka.”

    3. Doa Memohon Keselamatan dan Kemudahan dalam Urusan

    Berikut adalah bacaan doa untuk memohon keselamatan dan keringanan kepada Allah SWT saat menghadapi beratnya beban hidup, yang juga dikutip dari buku Al-Ma`Tsurat Terlengkap.

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Arab Latin: Rabbanaa laa tu’aa-khidznnaa in nasiya aw akhthanaa, Rabbanaa wa laa tahmil ‘alaynaa isran kamaa hamaltahu ‘alal ladziina min qablinnaa, Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa taaqata lanaa bih. Wa’fu ‘annaa waghfir lanaa warhamnaa, anta maulaanaa faanshur naa ‘alal qawmil kaafiriin.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau-lah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

    4. Doa Memohon Ampunan untuk Orang Tua

    Menukil kembali pada buku The Ultimate Power of Salat Hajat, berikut adalah bacaan doa yang dapat dipanjatkan agar diberikan kebaikan dan ampunan Allah SWT untuk kedua orang tua.

    رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

    Arab Latin: Rabbighfir lii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiiraa.

    Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orangtuaku, dan kasihanilah mereka karena telah mendidikku pada waktu masih kecil.”

    5. Doa Tolak Bala atau Bencana

    Berikut adalah bacaan doa yang dapat diamalkan untuk melindungi diri dari bahaya, bencana, dan segala bala, yang dikutip dari buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit karya Hamdan Hamedan.

    اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Arab Latin: Allaahummadfa’ ‘annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina ‘aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

    Artinya: “Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

    6. Doa Perlindungan dari Akhlak, Amal, Nafsu, dan Penyakit yang Buruk

    Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan agar dijauhkan dari segala perbuatan dan penyakit buruk, yang dirujuk dari sumber sebelumnya.

    اللَّهُمَّ جَنَّبْنِي مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ وَالْأَدْوَاءِ.

    Arab Latin: Allaahumma jannibnii munkaraatil akhlaaqi, wal a’maali, wal ahwaa-i, wal adwaa’.

    Artinya: “Ya Allah jauhkanlah diriku dari kejelekan akhlak, amal, hawa nafsu, dan penyakit.”

    7. Doa Perlindungan dari Kecelakaan dan Kematian yang Buruk

    Masih merujuk pada sumber yang sama, inilah bacaan doa agar dilindungi dari musibah atau kecelakaan yang buruk di dunia.

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِي وَالْهَدْمِ وَالْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي
    سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيعًا. أَمَوْتَ لَدِيفًا

    Arab Latin: Allaahumma innii a-‘uudzu bika minat-taraddii, wal hadmi, wal gharaqi, wal hariiqi, wa a-‘uudzu bika an yatakhabbathonisy-syaithaanu ‘indal mauti, wa a-‘uudzu bika an amuuta fii sabiilika mudbiran, wa a-‘uudzu bika an amuuta ladiighaa.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan (terjatuh), kehancuran (tertimpa sesuatu), tenggelam, kebakaran, dan aku berlindung kepada-Mu dari disesatkan setan pada saat mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat.”

    Itulah kumpulan doa-doa selamat dunia akhirat yang dapat diamalkan. Dengan memanjatkan doa-doa ini, semoga kita semua dapat memperoleh perlindungan dan kebaikan dari Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Doa Bila Melihat Ular Sesuai Ajaran Rasulullah SAW


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan ciptaan Allah yang menakutkan dan berbahaya. Jenis-jenis ular tertentu bahkan mengandung bisa racun yang dapat mengancam nyawa manusia.

    Bila melihat ular, kita dianjurkan untuk berdoa agar Allah SWT melindungi kita dari bahaya yang dapat ditimbulkan dari ular tersebut.

    Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa yang bisa dilafalkan untuk memperoleh perlindungan dari makhluk-makhluk berbahaya, seperti ular. Berikut ini kumpulan doa bila melihat ular sesuai ajaran Rasulullah SAW.


    Kumpulan Doa Bila Bertemu Ular

    Dilansir dari NU Online, berikut ini kumpulan doa bila melihat ular, yang dinukil dari berbagai kitab doa yang disusun oleh para ulama, berdasarkan sirah Nabi Muhammad SAW.

    1. Doa Rasulullah Meminta Perlindungan dari Hewan Melata

    Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW pernah mengucapkan doa atas kedua cucunya, Hasan dan Husein, agar Allah melindungi mereka dari bahaya setan, hewan melata, dan penyakit ‘ain. Berikut doanya.

    أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    U’īdzukuma bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya, “Aku melindungi kalian berdua dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.” (HR Bukhari).

    2. Doa Saat Bertemu Ular Kobra

    Dilansir dari NU Online yang mengutip dari kitab karya Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, berikut ini bacaan doa yang bisa dilafalkan saat bertemu dengan ular, terutama jenis ular kobra.

    . يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ

    Yâ ardhu, rabbî wa rabbukillâh. A’ûdzu billâhi min syarriki, wa syarrimâ fîki, wa syarrimâ yadibbu ‘alaiki. A’ûdzu billâhi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa ‘aqrabin wa min syarri wâlidin wa mâ walad wa min syarri sâkinil balad.

    Artinya, “Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan barang yang ada padamu, kejahatan barang yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diberanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini.”

    Apa yang Sebaiknya Dilakukan Jika Bertemu Ular?

    Selain membaca doa perlindungan yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberapa hal yang sebaiknya dilakukan bila bertemu ular agar terhindar dari bahaya.

    Dilansir dari NU Online, Elang Erwandi dari Komunitas Ciliwung Depok menjelaskan beberapa tips bila bertemu ular, yaitu:

    • Boleh berteriak untuk meminta pertolongan, tapi sambil tetap berdiri seperti patung.
    • Ketika ular mulai pergi, amati ke mana arahnya, lalu segera hubungi sekuriti atau petugas penangkap ular dan beritahukan arah ular tersebut.
    • Bila berani, cobalah tutup ular dengan ember dari arah kepalanya. Lakukanlah dengan sepelan mungkin supaya ular tidak mendeteksi gerakan yang kita lakukan.

    Bila Melihat Ular Apakah Boleh Dibunuh?

    Dalam kitab Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, Rasulullah SAW memerintahkan untuk membunuh ular, terutama untuk jenis ular tertentu. Rasulullah SAW bersabda:

    اقْتُلُوا الْحَيَّاتِ وَاقْتُلُوا ذَا الطُّفْيَتَيْنِ وَالْأَبْتَرَ فَإِنَّهُمَا يَطْمِسَانِ الْبَصَرَ وَيَسْتَسْقِطَانِ الْحَبَلَ

    Artinya: ‘Bunuhlah ular dan bunuhlah ular yang di punggungnya ada dua garis putih, dan ular pendek. Karena kedua ular itu menghapus (membutakan) pandangan dan menggugurkan kandungan.” (HR Bukhari).

    Termasuk bila melihat ular pada saat salat, hendaknya ular tersebut dibunuh bila khawatir ular itu berbahaya atas keselamatan diri. Meskipun hal itu menimbulkan banyak gerakan saat sedang salat.

    Rasulullah SAW bersabda:

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِقَتْلِ الْأَسْوَدَيْنِ فِي الصَّلَاةِ الْعَقْرَبِ وَالْحَيَّةِ

    Artinya: “Dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW membunuh kedua binatang yang hitam itu sekalipun dalam (keadaan) salat, yaitu kalajengking dan ular.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan lainnya).

    Lain halnya bila bertemu ular yang masuk ke dalam rumah. Dianjurkan tidak langsung membunuhnya, melainkan memberi peringatan terlebih dahulu. Sebab dikhawatirkan ular tersebut adalah jelmaan jin yang sudah masuk Islam.

    Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

    إِنَّ بِالْمَدِينَةِ جِنًّا قَدْ أَسْلَمُوا فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهُمْ شَيْئًا فَآذِنُوهُ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَإِنْ بَدَا لَكُمْ بَعْدَ ذَلِكَ فَاقْتُلُوهُ فَإِنَّمَا هُوَ شَيْطَانٌ

    Artinya: “Sesungguhnya ada sekelompok jin di Madinah yang telah masuk Islam. Maka, barang siapa melihat salah satu dari para ‘awamir (jin penghuni rumah; berwujud ular), berilah peringatan sebanyak tiga kali. Jika setelah itu masih kelihatan (ular) hendaklah ia membunuhnya, karena itu adalah setan.” (HR Muslim).

    Namun demikian, ada perbedaan pendapat mengenai anjuran memperingatkan ular terlebih dahulu sebelum dibunuh.

    Menurut Imam An-Nawawi dalam Shahil Muslim bi Syarh An-Nawawi Juz IV yang menukil pendapat Al-Maziri, ular yang dianjurkan tidak langsung dibunuh ini adalah ular yang masuk ke rumah-rumah di kota Madinah. Sementara bila ular tersebut masuk ke rumah lain selain Madinah, maka sunnahnya adalah dibunuh tanpa perlu diperingatkan.

    Demikianlah penjelasan mengenai doa bila melihat ular sesuai ajaran nabi, serta hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam.

    (inf/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap dengan Teks Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya


    Jakarta

    Ayat Kursi adalah salah satu ayat yang sangat istimewa dalam Al-Qur’an dan kerap dibaca oleh umat Islam untuk mendapatkan perlindungan serta ketenangan batin. Ayat kursi terdapat dalam surah Al-Baqarah tepatnya pada ayat 255.

    Ayat Kursi memuat pesan mendalam tentang keesaan dan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas. Ayat ini diyakini memiliki banyak keutamaan, mulai dari penjagaan diri dari gangguan setan hingga peningkatan keimanan.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas lengkap bacaan Ayat Kursi dalam teks Arab, latin, terjemahannya, serta keutamaan-keutamaannya yang luar biasa. Yuk, simak hingga akhir!


    Bacaan Lengkap Ayat Kursi: Teks Arab, Latin, dan Artinya

    Sebagai salah satu ayat paling mulia dalam Al-Qur’an, Ayat Kursi memiliki kedalaman makna yang luar biasa. Untuk mempermudah dalam menghafal dan memahami, berikut ini kami sajikan bacaan lengkap Ayat Kursi dalam tulisan Arab, latin, beserta terjemahannya.

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

    Latinnya: Allāhulaa ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm(u), lāta’khużuhū sinatuw walā naum(un), lahūmā fissamāwāti wamā fil-arḍ(i), mandżalladżī yasyfa’u ‘indahū illā bi’idżnih(ī), ya’lamumā baina aidīhim wamā khalfahum, walā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimāsyā'(a), wasi’a kursiyyuhussamāwāti wal-arḍ(a), walā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wahuwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).

    Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.”

    Mengapa Dinamakan Ayat Kursi?

    Tafsir Ibnu Katsir, dalam terjemahan oleh M. Abdul Goffar dkk., menjelaskan bahwa penyebab dinamakan Ayat Kursi untuk surah Al-Baqarah ayat 255 merujuk pada keagungan dan tingginya kedudukan ayat ini.

    Pendapat ini didukung oleh hadits-hadits shahih, yang memperkuat pandangan bahwa Ayat Kursi merupakan ayat paling utama dalam Al-Qur’an.

    Imam Ahmad meriwayatkan:

    حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَعِيدٍ الْجَرِيرِيِّ عَنْ أَبِي السَّلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ، عَنْ أُبَيٍّ -هُوَ ابْنُ كَعْبٍ-أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَهُ: “أَيُّ آيَةٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ أَعْظَمُ”؟ قَالَ: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. فَرَدَّدَهَا مِرَارًا ثُمَّ قَالَ أُبَيٌّ: آيَةُ الْكُرْسِيِّ. قَالَ: “لِيَهْنك الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ لَهَا لِسَانًا وَشَفَتَيْنِ تُقَدِّسُ الْمَلِكَ عِنْدَ سَاقِ الْعَرْشِ”

    Artinya: Telah menceritakan kepada kami Abdur Razzaq, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Sa’id Al-Jariri, dari Abus Salil, dari Abdullah ibnu Rabah, dari Ubay ibnu Ka’b, bahwa Nabi SAW pernah bertanya kepadanya, “Ayat Kitabullah manakah yang paling agung?” Ubay menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi SAW mengulang-ulang pertanyaannya, maka Ubay menjawab, “Ayat Kursi.” Lalu Nabi SAW bersabda, “Selamatlah dengan ilmu yang kamu miliki, hai Abul Munzir. Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya ayat Kursi itu mempunyai lisan dan sepasang bibir yang selalu menyucikan Tuhan Yang Mahakuasa di dekat pilar Arasy.”

    Keutamaan Membaca Ayat Kursi

    Keutamaan Ayat Kursi memang tak diragukan lagi, terutama karena kandungan maknanya yang begitu dalam dan kekuatan spiritual yang terkandung di dalamnya.

    Menurut buku Fadhilah dan Tafsir Ayat Kursi tulisan Dr. Fadhl Ilahi, Rasulullah SAW telah menjelaskan keistimewaan Ayat Kursi melalui berbagai hadits, yang dapat dikelompokkan ke dalam lima poin utama.

    1. Ayat Paling Agung

    Ayat Kursi disebut sebagai ayat paling agung di dalam Al-Qur’an.

    2. Mengandung Nama Allah SWT yang Agung

    Di dalam Ayat Kursi, terdapat asma Allah SWT yang sangat mulia, yakni Al-Hayyu dan Al-Qoyyum.

    3. Setan Menjauh

    Bagi yang rutin membaca Ayat Kursi, setan akan menghindarinya. Ayat ini menjadi tameng yang kuat dalam melindungi diri dari gangguan makhluk halus dan energi negatif.

    4. Perlindungan setelah Shalat Fardhu

    Membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu memberikan perlindungan yang luar biasa dari Allah SWT hingga waktu shalat berikutnya tiba. Hal ini seakan memberikan rasa aman dan ketenangan batin bagi yang mengamalkannya.

    5. Dekat dengan Surga

    Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang membaca Ayat Kursi setelah shalat wajib tidak akan terhalang menuju surga kecuali oleh kematian. Artinya, amal ini mempererat kedekatan dengan surga dan menghindarkan dari halangan kecuali ajal.

    Waktu Sunnah Mengamalkan Ayat Kursi

    Pada dasarnya, tidak ada batasan waktu khusus untuk membaca Ayat Kursi, karena setiap waktu dianggap baik untuk melafalkan ayat yang mengandung firman Allah SWT ini. Mengingat bahwa membaca Ayat Kursi adalah perbuatan mulia, kapan pun dilaksanakan, tetap menjadi ibadah yang berpahala.

    Namun, menurut pandangan para ulama, ada waktu-waktu tertentu yang lebih dianjurkan atau afdhal untuk mengamalkan Ayat Kursi, sehingga sangat disarankan bagi seorang Muslim untuk membaca Ayat Kursi pada saat-saat tersebut.

    Berikut adalah waktu sunnah yang dianjurkan oleh para ulama mengutip buku Rahasia Dahsyat Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier dan Bisnis tulisan Ramadhan AM.

    1. Setelah shalat wajib. Dianjurkan untuk membaca Ayat Kursi setiap kali selesai melaksanakan shalat fardhu.
    2. Sebelum Tidur. Disarankan membaca Ayat Kursi ketika hendak beristirahat di malam hari.
    3. Saat pagi dan sore. Membaca Ayat Kursi menjelang pagi dan sore disunnahkan sama seperti dzikir di pagi dan petang.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa ketika Mendengar Petir


    Jakarta

    Petir merupakan salah satu fenomena alam yang terdengar dengan suara keras, dan sering kali menyertai hujan deras. Dalam Islam, petir tidak hanya dianggap sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai tanda kekuasaan Allah SWT yang Maha Agung.

    Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 13, petir bertasbih dengan memuji Allah SWT.

    وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهٖ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ مِنْ خِيْفَتِهٖۚ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيْبُ بِهَا مَنْ يَّشَاۤءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِى اللّٰهِۚ وَهُوَ شَدِيْدُ الْمِحَالِۗ ۝١٣


    Artinya: “Guruh bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) malaikat karena takut kepada-Nya. Dia (Allah) melepaskan petir, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Sementara itu, mereka (orang-orang kafir) berbantah-bantahan tentang kekuasaan Allah, padahal Dia Mahakeras hukuman-Nya.”

    Suara petir juga sering kali menimbulkan rasa takut atau terkejut. Untuk itu, ketika mendengar suara petir, umat Islam dianjurkan untuk mengucapkan doa mendengar petir sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Berikut adalah 3 doa mendengar petir.

    3 Bacaan Doa saat Mendengar Petir

    Dalam kitab Al-Adzkar Imam Nawawi, Ibnu Umar RA telah menceritakan bahwa Rasulullah SAW mengucapkan doa berikut apabila mendengar suara petir,

    اللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ ، وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قبل ذلك.

    Arab Latin: Allahumma laa taqtulnaa bighadabika, wa la tuhliknaa bi’adzaabika, wa ‘aafinaa qabla dzaalik.

    Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau membunuh kami dengan kemur- kaan-Mu dan jangan pula membinasakan kami dengan azab- Mu, serta maafkanlah kami sebelum itu.”

    Dalam riwayat lain, Abdullah ibnu az-Zubair RA apabila mendengar suara petir, ia berhenti dari berbicara, lalu mengucapkan doa mendengar petir berikut:

    سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ.

    Arab Latin: Subhanaalladzii yusabbihurra’du bihamdihi wal-malaa’ikatu min khiifatih.

    Artinya: “Mahasuci Allah yang guruh bertasbih dengan memuji-Nya, juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”

    Adapun dari Thawus, seorang imam tabiin yang agung, bila mendengar suara petir, ia mengucapkan doa mendengar petir berikut:

    سُبْحَانَ مَنْ سَبِّحْتَ لَهُ .

    Arab Latin: Subhaana man sabbahtalah.

    Artinya: “Mahasuci Tuhan yang engkau (guruh) bertasbih menyucikan-Nya.”

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com