Tag: doa

  • Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Besok, Ini Doa agar Dimudahkan Urusan


    Jakarta

    Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2024 di link sscasn.bkn.go.id dibuka 20 Agustus besok. Ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan sebelum melakukan pendaftaran agar dimudahkan segala urusan.

    Informasi pendaftaran CPNS 2024 tertuang dalam surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024 tentang Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS TA 2024. Menurut surat yang dikeluarkan pada 13 Agustus 2024 tersebut, pendaftaran seleksi akan dibuka pada 20 Agustus-6 September 2024.

    Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan mengikuti seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 14-17 September 2024. Berikut jadwal selengkapnya.


    Jadwal Seleksi CPNS 2024

    • Pengumuman Seleksi: 19 Agustus-2 September 2024
    • Pendaftaran Seleksi: 20 Agustus-6 September 2024
    • Seleksi Administrasi: 20 Agustus-13 September 2024
    • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 14-17 September 2024
    • Konfirmasi Penggunaan Nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun Anggaran 2023 oleh Peserta Seleksi: 18-28 September 2024
    • Masa Sanggah: 18-20 September 2024
    • Jawab Sanggah: 18-22 September 2024
    • Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 21-27 September 2024
    • Penarikan data final SKD CPNS: 29 September-1 Oktober 2024
    • Penjadwalan SKD CPNS: 2-8 Oktober 2024
    • Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKD CPNS: 9-15 Oktober 2024
    • Pelaksanaan SKD CPNS: 16 Oktober-14 November 2024
    • Pengolahan Nilai SKD CPNS: 23 Oktober-16 November 2024
    • Pengumuman Hasil SKD CPNS: 17-19 November 2024
    • Pelaksanaan SKB CPNS Non-CAT: 20 November s.d 17 Desember 2024
    • Pemetaan Titik Lokasi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dengan CAT: 20-22 November 2024
    • Pemilihan Titik Lokasi SKB CPNS dengan CAT oleh Peserta Seleksi: 23-25 November 2024
    • Penarikan data final SKB CPNS: 26-28 November 2024
    • Penjadwalan SKB CPNS dengan CAT: 29 November-3 Desember 2024
    • Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKB CPNS dengan CAT: 4-8 Desember 2024
    • Pelaksanaan SKB CPNS: 9-20 Desember 2024
    • Integrasi Nilai SKD dan SKB CPNS: 17 Desember 2024-4 Januari 2025
    • Pengumuman Hasil CPNS: 5-12 Januari 2025
    • Masa Sanggah: 13-15 Januari 2025
    • Jawab Sanggah: 13-19 Januari 2025
    • Pengolahan Seleksi Hasil Sanggah: 15-20 Januari 2025
    • Pengumuman Pasca Sanggah: 16-22 Januari 2025
    • Pengisian DRH NIP CPNS: 23 Januari-21 Februari 2025
    • Usul Penetapan NIP CPNS: 22 Februari-23 Maret 2025

    Doa Dimudahkan Segala Urusan

    Pendaftaran CPNS 2024 memerlukan sejumlah persiapan. Selain kelengkapan berkas dan persiapan ujian, calon peserta bisa mengimbanginya dengan doa.

    Dalam Islam, ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan agar diberikan kemudahan dan kelancaran segala urusan. Doa-doa ini pernah dipanjatkan para nabi saat mengalami kesulitan selama berdakwah kepada kaumnya.

    Berikut bacaan doa agar dimudahkan segala urusan sebagaimana terdapat dalam hadits,

    اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئتَ سَهْلاً

    Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi-ta sahlaa

    Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau menjadikannya mudah, dan jika Engkau menghendaki, maka kesedihan dapat Engkau jadikan kemudahan.” (HR Ibnu Sunni dari Anas bin Malik)

    Bisa juga membaca doa kemudahan segala urusan berikut ini,

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Ya hayyu ya qayyumu birahmatika astaghitsu, ashlih li sya’ni kullahu wala takilni ila nafsi tharfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR Tirmidzi)

    Nabi Musa AS pernah memanjatkan doa berikut agar dimudahkan segala urusannya:

    رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙوَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ

    Rabbisyraḥ lī ṣadrī. Wa yassir lī amrī. Waḥlul ‘uqdatam mil lisānī. Yafqahū qaulī.

    Artinya: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Taha: 25-28)

    Doa-doa tersebut bisa dipanjatkan sebelum melakukan pendaftaran CPNS 2024 di sscasn.bkn.go.id.

    (kri/lus)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Rumman Amin

  • Kumpulan Doa untuk Orang Tua, Yuk Amalkan Setiap Hari


    Jakarta

    Dalam Islam, orang tua memiliki kedudukan yang penting. Sebagai seorang anak, sudah sepatutnya selalu mendoakan orang tua sebagai bentuk bakti pada keduanya.

    Dalil mendoakan orang tua tercantum dalam surah Al Ahqaf ayat 15,

    وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ ١٥


    Artinya: “Kami wasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya itu selama tiga puluh bulan. Sehingga, apabila telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia (anak itu) berkata, “Wahai Tuhanku, berilah petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dapat beramal saleh yang Engkau ridai, dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”

    Mengutip buku Bersahabat dengan Orang Tua oleh Nurul Asmayani, doa anak untuk orang tua merupakan hal yang sangat berharga. Dikatakan dalam sebuah hadits, Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW menyampaikan,

    “Sungguh seseorang dapat naik kelasnya di surga!” Seorang sahabat bertanya keheranan, “Ya Rasulullah! Dari mana saya mendapatkan tempat setinggi itu?” Lalu Rasulullah menjawab, “Dengan permohonan ampun anakmu untuk dirimu.” (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Al Baihaqi)

    Kumpulan Doa untuk Orang Tua

    Berikut sejumlah doa untuk orang tua yang dapat dibaca kaum muslimin seperti dinukil dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hayat oleh Nurdin Hasan.

    1. Doa untuk Orang Tua Versi Pertama

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    Arab latin: Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā

    Artinya: “Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.”

    2. Doa untuk Orang Tua Versi Kedua

    رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرً

    Arab latin: Rabbir-ḥam-humā kamā rabbayānī ṣagīrā”

    Artinya: “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua (menyayangiku ketika) mendidik aku pada waktu kecil.”

    3. Doa untuk Orang Tua Versi Ketiga

    Doa untuk orang tua selanjutnya dapat dipanjatkan jika mereka telah meninggal dunia. Berikut bacaannya,

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ.

    Arab latin: Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā. Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

    Artinya: “Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil. Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.” Al-Fatihah.

    4. Doa untuk Orang Tua Versi Keempat

    رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا

    Arab latin: Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu`minaw wa lil-mu`minīna wal-mu`mināt, wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā

    Artinya: “Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.”

    5. Doa untuk Orang Tua Versi Kelima

    رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ

    Arab latin: Rabbanagfir lī wa liwālidayya wa lil-mu`minīna yauma yaqụmul-ḥisāb

    Artinya: “Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”

    Itulah kumpulan doa untuk orang tua yang dapat dipanjatkan oleh kaum muslimin. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/lus)

    Sumber : www.detik.com

    Image: unsplash.com/ Nina Zeynep Güler

  • Doa Menghilangkan Jerawat: Arab, Latin, dan Artinya


    Jakarta

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam banyak doa untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT dari berbagai penyakit. Di antara doa yang beliau ajarkan adalah doa menyembuhkan jerawat.

    Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit yang bisa terjadi kepada siapa saja. dr Maria Dwikarya dalam bukunya Merawat Kulit & Wajah mengungkapkan bahwa jerawat termasuk gangguan pada kulit yang cukup besar jumlah penderitanya.

    Bahkan Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia mengatakan, “Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.” Demikian jerawat menjadi permasalahan kulit yang lumrah bagi setiap orang.


    Meski begitu, jerawat menjadi persoalan serius pada sebagian penderitanya. Ada yang sudah berulang kali pergi ke dokter ahli, melakukan perawatan, hingga menggunakan skincare khusus, tapi masalah jerawatnya tak kunjung sembuh pula.

    Namun sebagai muslim, kita juga perlu ingat bahwa usaha atau ikhtiar yang tidak dibarengkan dengan doa kepada Allah SWT akan sia-sia.

    Selain itu, berdoa juga bisa dibilang sebagai salah satu upaya dalam penyembuhan penyakit. Karena itu Rasulullah SAW memberitahukan macam-macam doa yang bisa dibaca kaum muslim ketika dalam keadaan sakit.

    Nah, Nabi SAW pernah mengajarkan doa untuk menyembuhkan permasalah kulit seperti jerawat, lho. Simak uraian di bawah untuk mengetahui doa menghilangkan jerawat yang diajarkan Rasul SAW.

    Doa Menghilangkan Jerawat Sesuai Hadits Nabi SAW: Arab, Latin, dan Arti

    Dilansir buku Penyembuhan Doa dan Zikir oleh Muhammad Abdul Ghoffar, berikut doa menyembuhkan jerawat dalam hadits Rasulullah SAW:

    1. Doa Menyembuhkan Jerawat Versi Satu

    اللَّهُمَّ مُصَغِّرَ الْكَبِيرِ، وَمُكَبِّرَ الصَّغِيْرِ، صَغِّرْ مَا بِي

    Latin: Allahumma mushaggiral kabiiri wa mukabbirash shagiiri shaggir maa bii

    Artinya: “Ya Allah yang mengecilkan yang besar dan yang membesarkan yang kecil, kecilkanlah apa yang menimpaku ini.” (HR Nasa’i, Ahmad, dan Hakim, Hadits Shahih)

    2. Doa Menyembuhkan Jerawat Versi Dua

    اللَّهُمَّ مُطْفِىءَ الْكَبِيرِ، وَ مُكَبِّرَ الصَّغِيرِ، أَطْفِئْهَا عَنِّى

    Latin: Allahumma muthfi’a al-kabiiri wa mukabbira ash-shagiiri athfi’haa ‘annii

    Artinya: “Ya Allah, yang dapat mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, dan kempeskanlah jerawatku.” (HR Hakim, Hadits Shahih)

    Itulah doa menghilangkan jerawat yang Nabi SAW ajarkan beserta tulisan Arab, latin, dan artinya. Jadi, kalau kulitmu berjerawat bisa baca doa di atas, ya.

    (fds/fds)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Nick Fewings

  • 3 Doa Sakit Gigi sesuai Sunnah Nabi SAW: Arab, Latin, dan Artinya


    Jakarta

    Tak hanya berobat ke dokter gigi dan meminum obat, kamu juga perlu berdoa kepada Allah SWT sebagai bentuk usaha atau ikhtiar dalam penyembuhan sakit gigi.

    Raghib As-Sirjani dalam buku Ihya 345 Sunnah Nabawiyah menjelaskan bahwa seorang muslim harus meyakini doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk memohon kesembuhan penyakit pasti akan dikabulkan oleh-Nya.

    Selain itu, Nabi SAW juga menyuruh umat Islam supaya berdoa di kala sakit untuk meminta kesembuhan. Beliau menganjurkan demikian lantaran tahu bahwa segala penyakit Allah yang turunkan dan percaya bahwa Dia juga yang akan menyembuhkannya.


    Sebagaimana pula perkataan Nabi Ibrahim AS yang termuat dalam Surat Asy-Syuara ayat 80, “Dan jika aku sakit maka Dialah yang menyembuhkanku.”

    Demikian kaum muslim mesti meyakini bahwasanya Allah yang memberi kesembuhan. Karena itu, berdoa juga diperlukan dalam proses penyembuhan penyakit.

    Syaikh As-Sirjani memaparkan kembali, “Karena obat tidak dapat merealisasikan kesembuhan melainkan dengan izin Allah. Dan doa yang diajarkan beliau (Rasulullah SAW) kepada kita adalah sebagai salah satu cara dan beragam cara untuk memperoleh kesembuhan.”

    Nah, detikers yang sedang sakit seperti merasakan rasa ngilu akibat sakit gigi juga bisa berdoa sebagai upaya penyembuhan. Dalam Islam sendiri terdapat doa sakit gigi yang Nabi SAW ajarkan dan dapat kaum muslim baca, lho.

    Simak uraian di bawah untuk cari tahu doa sakit gigi sesuai sunnah Rasul SAW beserta tulisan Arab, latin, dan artinya.

    Doa Sakit Gigi sesuai Sunnah Nabi SAW: Arab, Latin, dan Artinya

    Mengutip buku Doa-Doa Terbaik Sepanjang Masa susunan Ahmad Zacky El-Syafa dan Kitab Doa Mustajab Terlengkap oleh Amrin Ali Al-Kasyaf, berikut doa sakit gigi sesuai ajaran Rasulullah SAW:

    1. Doa Sakit Gigi Versi Satu

    اللَّهُمَّ أَذْهِبْ عَنْهُ سُوْءَ مَا يَجدُ وفَحْشَهُ بِدَعْوَةِ نَبِيِّكَ الْمَكِيْنِ الْمُبَارَكَ عِنْدَكَ 7x

    Latin: Allaahumma adzhib ‘anhu suu-a maa yajidu wa fahsyahu bida’wati nabiyyikal makiinil mubaaraka ‘indaka

    Artinya: “Ya Allah hilangkanlah darinya keburukan dan kekotoran apa yang dia rasakan dengan permintaan Nabi-Mu yang mempunyai pengaruh dan diberkati disisi-Mu.”

    2. Doa Sakit Gigi Versi Dua

    بِسْمِ اللهِ وَبِاللهِ أَسأَلُكَ بِعِزَّتِكَ وَجَلَالِكَ وَقُدْرَتِكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِنَّ مَرْيَمَ لَم تَلِدْ غَيْرَ عِيْسَى مِنْ رُوْحِكَ وَكَلِمَتِكَ أَنْ تَكْشِفَ مَا تَلْقَى فَاطِمَةَ بِنْتَ خَدِيْجَةَ مِنَ الضُّرِّ كُلِّهِ

    Latin: Bismillaahi wabillaahi as-aluka bi’izzatika wajalaalika waqudratika ‘alaa kulli syai-in fainna maryama lam talid ghaira ‘iisaa min ruuhika wakalimatika an taksyifa maa talqaa faathimata binta khadiiijata minadhdhurri kullihi

    Artinya: “Dengan nama Allah, demi Allah aku memohon dengan kemuliaan-Mu dan kebesaran-Mu dan kekuasaan-Mu atas segala sesuatu sesungguhnya Maryam tidak melahirkan selain Isa yang berasal dari ruh-Mu dan kalimat-Mu (firman-Mu) aku memohon agar Engkau melenyapkan rasa sakit yang dirasai Fatimah binti Khadijah semuanya.”

    3. Doa Sakit Gigi Versi Tiga

    بِسْمِ اللَّهِ وَالشَّافِي اللَّهُ وَلَا حَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

    Latin: Bismillaahi wasy syaafillaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil adzhiim

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Adapun Dzat Yang Menyembuhkan hanya Allah. Tidak ada rekadaya dan kekuatan, kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

    Demikian tiga doa menyembuhkan sakit gigi sesuai sunnah Nabi SAW beserta tulisan Arab, latin, dan artinya. Semoga sakit gigimu bisa segera sembuh ya, detikers.

    (fds/fds)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Ahmed

  • Kumpulan Doa untuk Guru Tercinta, Bisa Dibaca Saat Hari Guru Ya



    Jakarta

    Guru adalah salah satu orang yang paling berjasa dalam pembentukan karakter dan ilmu pengetahuan bagi setiap murid. Guru memiliki peran penting dalam membimbing dan memberikan ilmu kepada siswa. Maka dari itu, seorang siswa harus senantiasa menghormati dan menaati guru.

    Seorang siswa dapat memberikan ungkapan terimakasihnya kepada guru dengan membaca doa untuk guru. Doa untuk guru selalu dipanjatkan untuk keselamatan dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Berikut bacaan doa untuk guru.

    Doa untuk Guru


    Doa untuk Guru Pertama

    Merujuk pada buku Kitab Shalawat Terbaik Terlengkap karya Rusdianto, berikut bacaan doa untuk guru,

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا بِهِ وَلِأَبَائِنَا وَلِأُمَّهَاتِنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِينَا وَذَوِي الْحَقُوقِ عَلَيْنَا وَلِمَنْ أَجْرَى هَذَا الْخَيْرَ فِي هَذِهِ السَّاعَةِ وَلِجَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ

    Bacaan latin: Allaahummaghfirlanaa bihii wa li-aabaa-inaa, wa li-ummahaatinaa, wa limasyaayikhinaa, wa limu’allimiinaa. Wa dzawil huquuqi ‘alainaa, wa lijamii’il mu’miniina wal mu’minaat, wal muslimiina wal muslimat, al- ahyaa-i min-hum wal amwaat.

    Artinya: “Ya Allah, karena Nabi Muhammad Saw., ampunilah kami, bapak-bapak dan ibu-ibu kami, guru-guru kami, dan orang-orang yang mengajar kami, serta orang- orang yang mempunyai hak wajib atas kami, seluruh orang mukmin laki-laki dan perempuan, dan orang-orang Islam laki-laki dan perempuan, baik mereka yang masih hidup maupun telah meninggal.”

    Doa untuk Guru Kedua

    Merujuk pada buku Berkah Pena Bertinta Emas karya Zainal Ilmi, berikut bacaan doa untuk guru,

    اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّي وَلَا تُذْهِبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّي

    Bacaan latin: Allâhumma-stur ‘aiba mu’allimî ‘annî walâ tadzhab barakata ‘ilmihi minnî

    Artinya: “Ya Allah tutupilah aib guruku dariku, dan janganlah kau hilangkan keberkahan ilmunya dariku.”

    Doa untuk Guru Ketiga

    Dikutip dari buku Tata Cara Shalat, Doa & Juz Amma for Smart Kids karya Kak Ipnu, berikut bacaan doa untuk guru,

    رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَ لِوَالِدِينَ وَ لِمَشَايِخِنَا وَ لِمُعَلِّمِينَ وَ لِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَ لِمَنْ أَحَبَّ وَأَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ.

    Bacaan latin: Robbanaghfirlanaa dzunuubanaa wa liwaa-lidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’all niinaa wa limal lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil muslimiina ajma’iin.

    Artinya: “Wahai, Allah. Ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orangtua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh orang muslim.”

    Doa untuk Guru Keempat

    Dikutip dari buku Dunia Santri Ladang Guru Menyemai Generasi Berprestasi karya M. Rusli Nasir, doa untuk guru sebagaimana doa yang ditulis oleh Syekh Abdul Fattah Abu Guddah sebagai doa ampunan bagi gurunya yaitu,

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ عَلَّمَنَا وَارْحَمْهُمْ، وَأَكْرِمْهُمْ بِرِضْوَانِكَ الْعَظِيمِ، فِي مَقْعَدَ الصِّدْقِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

    Bacaan latin: Allahummaghfirli masyaayikhinaa wa liman ‘allamunaa warhamhu, wa akrimhu birish waa nikal’athiim, fiimaq’ad shidqi ‘indaka yaa arkhamarraakhimiin

    Artinya: “Wahai Allah ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

    Pentingnya Mendoakan Guru

    Merujuk pada buku Samudra Hikmah Para Imam Mazhab kaya Muhammad Ainur Rasyid, mendoakan guru adalah akhlak seorang siswa. Melalui perantara gurulah seorang siswa dapat memahami hakikat segala sesuatu.

    Imam Hanafi telah memberikan keteladanan yang luar biasa, yaitu tak pernah lupa mendoakan guru yang telah berjasa kepadanya. Imam Abu Hanifah berkata, “Setiap kali aku salat, aku selalu mendoakan guruku, Hammad, dan semua guru serta muridku.”

    Dengan sering mendoakan guru, maka keberkahan akan mengalir kepada diri seseorang. Sehingga ilmu yang di dapatkannya tidak hanya bermanfaat kepada dirinya sendiri, namun juga kepada orang lain.

    (lus/lus)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Sinan Toy

  • Teks Doa Hari Kesaktian Pancasila 2023, Bisa Dibaca saat Upacara



    Jakarta

    Doa Hari Kesaktian Pancasila bisa dibaca saat menggelar upacara di instansi pemerintah ataupun satuan pendidikan. Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT sang Maha Pencipta agar senantiasa mendapatkan curahan perlindungan dan kasih sayang.

    Hari Kesaktian Pancasila termasuk salah satu peringatan nasional yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Tahun ini Hari Kesaktian Pancasila jatuh pada hari Minggu, 1 Oktober 2023.

    Setiap memperingati Hari Kesaktian Pancasila, pemerintah akan menghimbau masyarakat untuk melakukan upacara sebagai bentuk penghormatan. Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang pedoman hidup masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.


    Penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023 digelar di tingkat pusat, daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan satuan pendidikan.

    Adapun tema upacara Hari Kesaktian Pancasila 2023 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”.

    Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2023

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلاةُ وَالسَّلامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih

    Pagi ini kami berkumpul di tempat dan waktu yang Engkau rahmati.

    Kami bersimpuh, tengadahkan tangan, persembahan puja-puji.
    Kami bersyukur atas kemerdekaan serta anugerah yang tak terbilang dan tercurah di bumi pertiwi.

    Dalam suasana yang penuh kekhidmatan ini, kami dengan rendah hati menyampaikan penghormatan, pujian, syukur, dan doa kepada-Mu. Kami memohon rahmat dan kasih sayang-Mu untuk para pahlawan kesatria kusuma bangsa, yang telah mendahului kami.

    Sesuai dengan janji-Mu ya Allah, lipat gandakanlah pahala atas keikhlasan pengabdian dan pengorbanan mereka. Terimalah dharma bakti dan amal shaleh mereka, jadikanlah mereka sebagai syuhada dan pahlawan bangsa yang Engkau ridhai. Dekatkanlah mereka di sisi-Mu ya Allah dan dekatkanlah pula hati kami dengan semangat juang mereka.

    Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

    Jadikanlah Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum agar dapat merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami, jauhkanlah bangsa kami dari perselisihan dan perpecahan. Limpahkanlah karunia-Mu, baik yang datang dari langit maupun dari bumi. Mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami untuk menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, makmur, adil, dan sejahtera, Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,

    Berilah kami dan para pemimpin kami kekuatan dan keteguhan hati untuk menegakkan kebenaran dan mengedepankan keadilan. Tanamkanlah dalam diri kami dan para pemimpin kami kebijaksanaan dalam berpikir, kecermatan dalam bertindak, serta kejujuran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kami. Semoga setiap langkah yang kami lakukan membawa manfaat yang berarti bagi bangsa dan negara kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Tegurlah kami jika kami lupa dan khilaf atau melakukan kesalahan dalam hidup bermasyarakat. Janganlah Engkau memberikan beban yang berat kepada kami seperti yang Engkau berikan kepada generasi sebelum kami. Janganlah Engkau membebani kami dengan hal-hal yang kami tidak mampu memikulnya. Berikanlah pengampunan, maaf, dan rahmat-Mu kepada kami. Engkaulah Penolong kami yang sejati.

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pengabul segala Do’a,

    Ya Allah, ampunilah segala dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa guru kami, dosa para pemimpin kami, dan dosa para pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan kami yang telah kami lakukan. Kabulkanlah permohonan dan doa kami, karena Engkaulah Yang Maha Pengampun dan Maha Mengabulkan segala doa.

    رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلاتَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلَا لِلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

    Doa upacara Hari Kesaktian Pancasila ini dapat digunakan oleh berbagai instansi ataupun masyarakat umum yang memperingati serta menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila 2023.

    (dvs/erd)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Fahrul Azmi

  • 5 Doa Mohon Rezeki Halal dan Berkah agar Dicukupkan Semua Kebutuhan



    Jakarta

    Islam mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa berusaha diiringi dengan doa agar dapat memperoleh rezeki halal dan berkah. Dalam Al-Qur’an, umat manusia telah diperintahkan untuk mencari rezeki yang halal sebagaimana termaktub dalam surat Al-Baqarah ayat 168, Allah SWT berfirman:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

    Latin: Yā ayyuhan-nāsu kulụ mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibaw wa lā tattabi’ụ khuṭuwātisy-syaiṭān, innahụ lakum ‘aduwwum mubīn


    Artinya: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al-Baqarah: 168).

    Mengutip dari buku Minhajul Muslimah karya Muhammad Syafii Masykur, rezeki halal adalah rezeki yang diperoleh dengan jalan kebaikan yang dihalalkan oleh Allah dan Rasulullah SAW. Sedangkan rezeki yang berkah berarti rezeki yang membuat kebaikan seseorang bertambah.

    Berikut ini dipaparkan beberapa doa mohon rezeki halal dan berkah yang bisa diamalkan setiap hari oleh umat muslim berdasarkan buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki karya Ust. Fayumi Al-Maliki.

    Kumpulan Doa Mohon Rezeki Halal dan Berkah

    1. Doa Mohon Rezeki Halal dan Berkah

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَنَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ عَدَدَ مَا أَحَاطَ به علمُكَ وَجَرَى به قَلَمُكَ وَنَفَذَ به حُكْمُكَ اللَّهُمَّ يَا مَنْ بَيَدِهِ حَزَائِنُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ يَقُولُ لِلشَّيْءٍ كُنْ فَيَكُونُ أَسْأَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَأَنْ تُعَافِيَنِي مِنَ الدَّيْنِ وَتُغْنِنِي مِنَ الفَقْرِ وَأَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا واسعًا مُبَارَكًا فِيهِ وَانْتَقْضِيَ جَمِيْعَ حَاجَتِي وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Latin: Allahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammad ‘abdika wa rasulika nabiyyir rahmati wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallama ‘adada maa ahaatha bihii ‘ilmuka wa jaraa bihii qalamuka wanafadza bihi hukmuka. Allahumma yaa man biyadihii khazaa’inus samaawaati wal ardhi, wa man yaquulu lisyai’in kun fayakuun, as ‘aluka antushalliya ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin wa an tu’aafiyanii minad daini wa tughninii minal faqri wa an tarzuqanii rizwan halaalan waasi’an mubaarakan fiihii wa an taqdhiya jamii’a haajatii wa shallallahu ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihi wasallam.

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, seorang hamba dan juga Rasul-Mu, Nabi pembawa rahmat, dan kepada semua keluarga serta sahabatnya. Limpahkanlah salam kesejahteraan sebanyak bilangan sesuatu yang berada di bawah pengetahuan-Mu dan sejalan dengan perjalanan pena-Mu dan sesampainya hukum-Mu karenanya. Ya Allah, wahai Dzat yang Maha menguasai rahasia-rahasia langit dan bumi, wahai Dzat yang Maha menghendaki berkata kepada sesuatu dengan kun fayakun (jadi maka jadilah), aku memohon agar hendaknya Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan kepada semua keluarganya dan hendaknya Engkau menyelamatkan diriku dari hutang. Hendaklah Engkau memberi kecukupan kepadaku dari kefakiran, dan melimpahkan rezeki kepadaku dengan rezeki yang halal lagi luas, mengandung keberkahan di dalamnya. Hendaklah Engkau meluluskan semua hajat keperluanku dan semoga Engkau senantiasa melimpahkan rahmat dan salam kesejahteraan-Mu kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW dan semua keluarga serta para sahabatnya.”

    2. Doa Mohon Rezeki Melimpah dan Baik

    اللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُوْدُ يَا جَوَّادُ يَابَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَاوَهَّابُ يَاذَا الطُّوْلِ يَاغَنِيُّ يَا مُغْنِي يَافَتَاحُ يَارَزَّاقُ يَا عَلَيْمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَارَحْمَنُ يَا رَحِيمُ يَابَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَاذَا جَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَامَنَّانُ الْفَحْنِي مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِنِي عَمَّنْ سَوَاكَ

    Latin: Allaahumma yaa ahadu ya waahidu ya maujuudu yaa jawwaadu yaa baasithu yaa kariimu ya wahhaabu yaa dzath thauli yaa ghaniyyu yaa mughnii yaa fattaahu yaa razzaaqu yaa ‘aliimu yaa hayyu yaa qayyuumu yaa rahmaanu yaa rahiimu yaa badii’us samaawati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam yaa hannaanu yaa mannaanu infahnii minka binafhati khairin tughninii ‘amman siwaaka.

    Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Esa tiada terbagi-bagi, wahai Dzat yang Maha Esa tiada bersekutu, wahai Dzat yang Maujud, wahai Dzat yang Maha Pemurah, wahai Dzat yang Maha Pembagi, wahai Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Pemberi, wahai Dzat yang Memiliki Anugrah, wahai Dzat yang Maha Kaya, wahai Dzat yang Maha Pemberi wahai Dzat yang Maha pembuka pintu rezeki, wahai Dzat yang Maha Mengetahui, wahai Dzat yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat yang Maha Pemberi Anugrah, limpahkanlah rezeki dari-Mu dengan kelimpahan sebaik-baiknya yang dapat memberikan kecukupan bagi diriku, terlepas dari pengharapan pemberian siapapun selain Engkau.”

    3. Doa Mohon Rezeki Halal dan Cukup

    اللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُوْدُ يَا جَوَّادُ يَابَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَاوَهَّابُ يَاذَا الطُّوْلِ يَاغَنِيُّ يَا مُغْنِي يَافَتَاحُ يَارَزَّاقُ يَا عَلَيْمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَارَحْمَنُ يَا رَحِيمُ يَابَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَاذَا جَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَامَنَّانُ الْفَحْنِي مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِنِي عَمَّنْ سَوَاكَ

    Latin: Allaahumma yaa ghaniyyu, yaa hamiidu, yaa mubdi’u yaa mu’iidu yaa rahiimu yaa waduudu, aghnini bihalaalika ‘an haraamika, wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatika, wa bifadhlika ‘amman siwaaka.

    Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Kaya, Dzat yang Maha Terpuji, Dzat yang Maha Memulai, Dzat yang Maha Mengembalikan, Dzat yang Maha Pengasih, Dzat yang Maha Penyayang, kayakanlah pada diriku akan rezeki yang halal, jauhkan dari rezeki yang haram, dan dengan ketaatan kepada-Mu jauh dari perilaku maksiat kepada-Mu dan dengan kecukupan-kecukupan karunia-Mu jauh dari siapapun selain Engkau.”

    4. Doa Mohon Dimudahkan Mendapat Rezeki

    اللَّهُمَّ يَاغَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِعُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَاوَدُودُ أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

    Latin: Allaahumma inni as’aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki untukku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan, dan tanpa meletihkan dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

    5. Doa Mohon Rezeki yang Membawa Kebahagiaan

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبِ وَلَامَشَقَّةٍ وَلَاضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ أَنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Latin: Allahumma asyba’ta wa arwaita fahanni’naa wa razaqtanaa fa aktsarta wa athabta fazidnaa. Allahumma qannni’nii bima razaqtani wa baariklii fiihi wakhluf ‘alayya kulla ghaa ‘ibatin lii bi khairin.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau telah mengenyangkan dan menyegarkan, maka berilah kenikmatan kepada kami. Engkau telah memberikan rezeki kepada kami maka perbanyaklah. Engkau telah membaguskan maka tambahlah kami. Ya Allah, berilah aku rasa kecukupan terhadap rezeki yang telah Engkau berikan kepadaku dan berkahilah di dalamnya. Berilah ganti setiap sesuatu yang hilang dariku dengan ganti yang lebih baik.”

    Itulah 5 doa mohon rezeki halal dan berkah yang bisa diamalkan sehari-hari. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Zikir Ya Hayyu Ya Qayyum agar Dimudahkan Segala Urusan



    Jakarta

    Zikir Ya Hayyu Ya Qayyum merupakan zikir yang dipanjatkan Rasulullah SAW saat menghadapi suatu masalah. Harapannya Allah SWT akan memberikan kemudahan atas kesulitan yang kita hadapi.

    Bacaan zikir Ya Hayyu Ya Qayyum dijelaskan oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam Kitab Al-Jawabul Kafi Liman Saala ‘Anid Dawaaisy-Syafi sebagaimana dinukil Ustadz Syauqi Abdillah Zein dalam buku Jurus-Jurus Langit Pengguyur Rezeki, bahwa Ya Hayyu Ya Qayyum dikenal sebagai Ismullahil ‘Adzham.

    Ismul a’dzham atau Ismullahil a’dzham merupakan nama Allah SWT yang paling agung yang ada di dalam Al-Qur’an. Maka, apabila berzikir atau berdoa menggunakan nama-nama ini, doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.


    “Ismullah al-A’dzham yang jika digunakan untuk berdoa, maka Allah SWT akan mengabulkan doanya, (yakni) yang terdapat dalam tiga surah Al-Qur’an, yaitu surah Al-Baqarah, surah Ali Imran, dan surah Thaaha.” (HR Ibnu Majah, Hakim, dan Thabrani)

    Imam Ghazali juga menjelaskan mengenai keutamaan Ya Hayyu Ya Qayyum. Menurutnya, orang yang mengalami kesusahan dan menghadapi berbagai masalah sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca, “Ya Hayyu Ya Qayyum Birahmatika Astaghisu” (Wahai Dzat yang Maha Hidup dan yang Maha Berdiri Sendiri, dengan segala rahmat Engkau-lah aku memohon bantuan.)

    Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Kitab Al-Jawabul Kafi Liman Saala’Anid Dawaaisy-syafi turut menukil sejumlah riwayat yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW senantiasa berzikir dengan bacaan Ya Hayyu Ya Qayyum saat mendapat suatu masalah.

    Abu Hurairah RA berkata, “Apabila Rasulullah SAW menghadapi suatu masalah, beliau mengangkat kepalanya ke langit, jika bersungguh-sungguh dalam berdoa, beliau mengucapkan ‘Ya Hayyu, Ya Qayyum.” (Jami’ Tirmidzi)

    Al-Qasim mencari ayat-ayat tersebut ternyata adalah “al-Hayyu al-Qayyum.”

    Tirmidzi berkata, “Ini adalah hadits shahih.”

    Hamid Ahmad ath-Thahir dalam buku Ensiklopedia Doa, menjelaskan mengenai doa dalam segala keadaan, terutama saat sedang dalam kesulitan.

    Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW ketika sedang dalam kesempitan berdoa,

    لاَ إِلَهَ إلا الله العَظِيمُ الْحَلِيمُ، لاَ إلَهَ إِلا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلَهَ إِلا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ السَّبْعُ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

    Artinya: “Tidak ada ilah selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada ilah selain Allah Pemilik ‘Arasy yang agung. Tidak ada ilah selain Allah Rabb Sang Pemilik ke tujuh tingkat langit, Sang Pemilik bumi, dan Sang Pemilik ‘Arasy yang mulia.”

    Diriwayatkan dari Abu Umamah dari Nabi SAW beliau bersabda,

    إن اسْمَ اللهِ الْأَعْظَمِ فِي ثَلَاثِ سُوَرٍ مِنَ الْقُرْآنِ، فِي سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ، وَآلِ عِمْرَانَ، وَطَهَ قَالَ الْقَاسِمُ: فَالْتَمِسْتَهَا إِنَّهُ: الْحَيُّ الْقَيُّومُ

    Artinya: “Sesungguhnya nama Allah yang agung itu ada pada tiga surah Al-Qur’an, yakni surah Al-Baqarah, Ali Imran, dan Thaaha.” Kata Al-Qasim, “Setelah aku cari, ternyata hal itu ada pada satu ayat, yakni Al-Hayyu Al-Qayyum (Yang Maha hidup lagi Maha Mengurus Makhluk).” (Hadits ini hasan)

    Bacaan Ya Hayyu Ya Qayyum Arab dan Artinya

    يَاحَيُّ يَا قَيُّومُ

    Ya Hayyu ya Qayyum

    Artinya: “Wahai Sang Mahahidup dan Sang Mahamandiri.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Arti Syafakillah dan Syafakallah? Bisa jadi Doa ketika Menjenguk Orang Sakit



    Jakarta

    Tatkala menjumpai bahwa orang terdekat baik kenalan, teman, saudara, kerabat, dan anggota keluarga yang sakit maka kerap kali kita mengucapkan ‘syafakillah‘ atau ‘syafakallah’. Ungkapan ini bermakna doa bagi kesembuhan.

    Ungkapan syafakillah dan syafakallah terbilang familier di masyarakat, bahkan semakin populer. Hal ini tentu menjadi tren yang positif karena mendoakan sesama saudara muslim adalah amalan yang terpuji di mata Allah.

    Lantas, apa sebenarnya arti dan makna dari syafakillah dan syafakallah?


    Anjuran Menjenguk Orang Sakit

    Imam Muslim meriwayatkan beberapa hadits tentang keutamaan menjenguk orang yang sedang sakit. Hadits tersebut berbunyi: “Sesungguhnya seorang Muslim ketika menjenguk saudaranya sesama muslim, maka dia senantiasa berada di khurfah surga hingga ia kembali.”

    Khurfah surga yang dimaksud dalam hadits tersebut maksudnya adalah kebun, sebagaimana dijelaskan dalam buku Adab Menjenguk Orang Sakit yang ditulis oleh Hafidz Muftisany, seseorang yang menjenguk orang sakit akan mendapat pahala yang banyak seperti halnya orang yang berada di kebun surga Allah SWT.

    Mengutip buku Fiqih Ibadah Bagi Orang Sakit dan Bepergian oleh Enang Hidayat, M.Ag. dijelaskan menurut Ibnu Taimiah, menjenguk orang sakit yang beragama Islam hukumnya fardhu kifayah, artinya wajib dilakukan tetapi apabila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka gugur kewajiban tersebut.

    Sedangkan Ibnu Hazm berpendapat, menjenguk orang sakit beragama Islam hukumnya fardhu, sekalipun hanya sekali. Akan tetapi, beliau tidak menjelaskan lebih lanjut terkait hukum fardhu tersebut, apakah fardhu ‘ain atau fardhu kifayah.

    Namun, berdasarkan kesepakatan para ulama (ijma’), hukum menjenguk orang sakit hukumnya sunnah. Hal ini didasarkan pada anjuran Rasulullah yang selalu mendoakan orang sakit karena menurut beliau, banyak sekali manfaat yang didapat apabila kita menjenguk orang yang sakit.

    Bagi orang yang menjenguk, dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas sakit yang diderita oleh orang yang sakit. Adapun bagi orang yang sakit, dapat menjadi penghiburan sehingga orang tersebut mendapat kekuatan untuk melawan penyakitnya tersebut.

    Bahkan, meskipun terkesan sepele, menjenguk orang yang sakit juga dapat menjaga tali silaturahmi yakni dengan mengirimkan dukungan dan doa kepada orang lain.

    Arti Syafakillah dan Syafakallah

    Syafakillah atau syafakallah diambil dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

    Arab-latin: “Allahumma rabban naas mudzhibal ba’si isyfi antasy-syaafii laa syafiya illaa anta syifaa’an laa yughaadiru saqoman.”

    Artinya: “Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).

    Dikutip dari buku Menulis Buku, Alternatif bagi Guru oleh Ardhi Aditya, syafakallah (شفاك الله) merupakan ucapan doa bagi orang yang sakit, yang artinya “Semoga Allah menyembuhkanmu.”

    Jika orang yang sakit itu perempuan, maka ucapan itu berubah menjadi syafakillah. Jadi, yang membedakan keduanya hanya kepada siapa doa tersebut ditujukan, tergantung subjeknya.

    Untuk orang ketiga aturannya secara kebahasaan berbeda lagi. Misalnya, dalam kasus ada kabar bahwa seorang saudara jauh sedang sakit. Maka kalimat yang dikatakan adalah syafahullah jika yang sakit laki-laki dan syafahallah jika yang sakit perempuan.

    Kedua kalimat berikut berarti, “Semoga Allah menyembuhkannya.”

    Doa Menjenguk Orang Sakit

    Selain doa singkat syafakillah dan syafakallah, kita juga dapat memanjatkan doa agar orang yang sakit segera diangkat penyakit serta dosa-dosanya oleh Allah SWT.

    Ini juga dapat menjadi bentuk dukungan dalam kebaikan, sebagaimana doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit.

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Arab latin: Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa’an lā yughaadiru saqaman.

    Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”

    Dalam menjenguk, hendaknya juga memperhatikan adab seperti misalnya menutup aurat, membawakan buah tangan dengan ikhlas meski sederhana, dan juga berkata baik karena perkataan tersebut dapat menjadi doa, utamanya akan kesembuhan.

    Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ummu Salamah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau mayit maka ucapkanlah ucapan yang baik karena sesungguhnya malaikat mengaminkan atas apa yang kalian ucapkan.”

    Demikian penjelasan dari syafakillah dan syafakallah yang banyak digunakan orang untuk mendoakan orang sakit. Semoga dapat menjadi amalan saat menjenguk keluarga atau kerabat yang sakit.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Doa Keselamatan Dunia Akhirat Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya



    Jakarta

    Doa keselamatan dunia dan akhirat bisa diamalkan muslim setiap hari seusai mengerjakan sholat fardhu. Memohon keselamatan dunia maupun akhirat oleh Allah SWT menjadi hal yang sudah seharusnya diminta oleh seorang hamba kepada Tuhannya.

    Dalam Islam, bacaan doa keselamatan dunia akhirat dipanjatkan agar seorang muslim mendapat kebaikan dalam sgala urusan di dunia maupun akhirat.

    Doa keselamatan dunia akhirat menjadi salah satu bacaan yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW. Bahkan, Allah SWT menyukai seseorang yang sering berdoa, sebagaimana firmannya dalam surah Al Mu’min ayat 60.


    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

    Arab latin: Wa qāla rabbukumud’ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna ‘an ‘ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn

    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina,”

    Imam Nawawi dalam Kitab Al Adzkar menyebut Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa Allah akan mengabulkan doa dari setiap muslim. Ia meriwayatkan dalam Sunan At Tirmidzi dari Ubaddah bin Ash-Shamit bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

    “Di muka Bumi ini tidak ada seorang muslim yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, melainkan Allah memberikannya, atau Allah memalingkannya dari keburukan semisalnya, selama dia tidak berdoa dengan dosa atau memutus tali silaturahmi.” Seorang lelaki berkata, “Kalau begitu kita memperbanyak doa.” Rasulullah SAW bersabda, “Allah lebih memperbanyak mengabulkan,” (HR At Tirmidzi).

    Oleh karenanya, apabila seorang muslim memohon keselamatan di dunia dan di akhirat bagi dirinya melalui doa, maka pasti Allah akan mengabulkan. Berikut bacaan doa yang bisa dilafalkan, yang dinukil dari buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki tulisan KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri dan Kitab Al Adzkar.

    Doa Memohon Keselamatan Dunia Akhirat

    1. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Kesatu

    اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُوْرِ كُلّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ حِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأَخِرَةِ

    Arab latin: Allahumma ahsin ‘aaqibatanaa fil umuuri kullihaa wa ajirnaa min hizyid dunyaa wa ‘adzaabil aakhirah

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah semua perkara kami berakhir dengan baik dan selamatkanlah kami dari menerima malu di dunia dan adzab di akhirat,”

    2. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Kedua

    اللهم الطف بي في تيسير كل عسير، فإن تيسير كل عسير عليك يسير، وأسألك اليسر والمعافاة في الدنيا والآخرة

    Arab latin: Allaahummalthuf bii fii taisiiri kulli ‘asiirin, fa inna taisiira kulli ‘asiirin ‘alaika yasiir, as ‘alukal yusra wal mu’aafaata fid dun-yaa wal aakhirati

    Artinya: “Ya Allah, berilah taufik, kebajikan, atau kelembutan kepadaku dalam hal kemudahan pada setiap kesulitan, karena sesungguhnya kemudahan pada setiap yang sulit adalah mudah bagiMu, dan aku mohon kemudahan serta perlindungan di dunia dan di akhirat,” (HR Thabrani).

    3. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Ketiga

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab latin: Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār

    Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka,” (QS Al Baqarah: 201).

    4. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Keempat

    رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

    Arab latin: Rabbanaa laa taj’alnaa ma’al qaumidzh dzhaalimiin

    Artinya: “Ya tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama kaum yang dzalim itu,” (QS Al-A’raf: 47).

    5. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Kelima

    اللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ

    Arab latin: Allahumma inni as’aluka minal khairi kullihii ‘aajilihi wa aajilihi maa ‘alimtu minhu wa maa lam a’lam wa a’uudzu bika minasy syarri kullihii ‘aajilihi wa aajilihi maa ‘alimtu minhu wa maa lam a’lam

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang segera atau terlambat, yang diketahui dan tidak diketahui, dan saya berlindung dari semua kejahatan yang segera dan yang terlambat, yang diketahui dan yang tidak diketahui,”

    6. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Keenam

    (25) رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
    (26) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
    (27) وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي
    (28) يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Arab latin: Robbisyroh lii shodrii, wa yassir lii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaanii, yafqohu qoulii

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku,” (QS Taha: 25-28).

    7. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Ketujuh

    رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab latin: Rabbanaa maa khalaqta haadza baathilan subhaanaka faqinaa ‘adzaaban naar

    Artinya: “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka,” (QS Ali Imran: 191).

    8. Doa Keselamatan Dunia Akhirat Versi Kedelapan

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

    Arab latin: Rabbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa au ahtha naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa isran kamaa hamaltahuu ʻalal ladziinaaa min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih wa’fu ‘annaa waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fansurnaa ‘alal qaumil kaafiriin

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir,” (QS Al-Baqarah: 286).

    Itulah delapan doa keselamatan dunia dan akhirat yang bisa detikers baca. Semoga bermanfaat!

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com