Tag: doa

  • Doa setelah Adzan dan Tiga Anjuran ketika Mendengarnya


    Jakarta

    Adzan merupakan seruan bagi kaum muslimin untuk menunaikan salat lima waktu. Usai dikumandangkan, umat Islam disunnahkan membaca doa setelah adzan.

    Hal tersebut diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Jabir RA,

    “Siapa saja yang berdoa ketika mendengar seruan adzan ‘Allahumma rabba hadzihid dakwatit tammah, was shalatil qa’imah, ati muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqamam mahmudanil ladzi wa’attah,’ niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat.” (HR Bukhari)


    Amalan tersebut baik untuk dikerjakan karena waktu antara adzan dan iqamah dianggap mustajab. Terkait hal ini disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya,

    “Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqamah, maka berdoalah pada saat itu.” (HR Ahmad)

    Lantas, seperti apa bacaan doa setelah adzan?

    Bacaan Doa setelah Adzan

    Berikut bacaan doa setelah adzan yang disebutkan dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al Faifi,

    اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد

    Arab latin: Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa’adtahu innaka la tukhliful mi’ad.

    Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki sholat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah dia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan.” (HR Bukhari)

    Ada bacaan doa khusus untuk adzan Maghrib dan Subuh. Berikut tambahan bacaan untuk adzan Maghrib,

    اللّٰهُمَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ وإدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ ليْ

    Arab latin: Allahumma hadza iqbalu lailika wa idbaru naharika wa ashwatu du’aika faghfir lii.

    Artinya: “Ya Allah, ini menjelang datang malam-Mu, dan telah berlalu siang-Mu, telah diserukan seruan-Mu, maka ampunilah aku.”

    Sementara itu, bacaan doa adzan Subuh berbunyi:

    اللهم هَذَا إِقْبَالُ هَارِنَكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فاغْفِرْ لِي

    Arab latin: Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du’aaika faghfir lii.

    Artinya: “Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu, dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku.”

    Tiga Anjuran ketika Mendengar Adzan

    Merangkum arsip detikHikmah, setidaknya ada tiga hal yang dianjurkan bagi seorang muslim ketika adzan berkumandang. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim,

    “Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian membacalah sholawat untukku. Sebab barang siapa yang membaca sholawat untukku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Sebab wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafaatku.” (HR Muslim)

    Demikian doa setelah adzan dan tiga hal yang dianjurkan untuk dilakukan ketika mendengarnya. Jangan lupa diamalkan, ya!

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Meminta Keturunan: Arab, Latin dan Arti


    Jakarta

    Memperoleh keturunan yang saleh dan salehah merupakan salah satu tujuan pernikahan. Namun, tidak semua pasangan langsung diberi keturunan, bahkan ada beberapa di antaranya yang harus menunggu cukup lama. Berkaitan dengan itu, ada doa meminta keturunan yang dapat dibaca kaum muslimin.

    Allah SWT berfirman dalam surat An Nahl ayat 72,

    وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ


    Artinya: “Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?”

    Menurut Tafsir Imam Al Qurthubi, ayat di atas menyebut bahwa keturunan yang dikaruniai Allah SWT pada setiap pasangan suami istri merupakan tanda kebesaran Allah SWT.

    Kumpulan Doa Meminta Keturunan

    Merangkum arsip detikHikmah dan buku Tanya Jawab Islam oleh PISS KTB karya Rizem Aizid, berikut sejumlah doa yang dapat dipanjatkan untuk meminta keturunan.

    1. Doa Meminta Keturunan

    رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

    Arab latin: Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).

    Artinya: (Ibrahim berdoa,) “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.”

    Doa di atas dibaca oleh Nabi Ibrahim AS ketika memohon kepada Allah SWT agar diberi keturunan yang saleh. Doa ini merupakan ayat ke-100 dari surat As Saffat.

    2. Doa Mendapat Keturunan yang Baik

    رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

    Arab latin: Rabbi hab lī mil ladungka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samī’ud-du’ā`

    Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Al Anbiya: 89)

    Atau doa berikut,

    رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

    Arab latin: Rabbij’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā`

    Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

    3. Doa Memohon Anak Saleh

    اللّهُمَّ انْشَأةً نَشْأَةً صَالِحَةً وأَحْيِهِ حَيَاةً ِطَيِّبَةً واشْعَدْهُ سَعَادَةَ الحُسْنَى واجْعَلْهُ بَارًا لِوَالِدَيْهِ غَيْرَ عَاقٍ لهما واجْعَلْهُ مِن َالصَّالحِيْنَ الْعَارِفِيْنَ الْعَامِلِيْنَ وَكُفُّهُ شَرَّ نَظْرَةِ الْعَيْنِ والْحَاسِدِيَنَ وأَعِذْهُ عَن خَلْقِكَ أَجْمَعِيْنَ ولا تُوَجِّهْهُ إلَّا لِوَجْهِكَ الْكَرِيْمِ واغْفِرْ لِوَالِدَيْهِ أَجْمَعِيْن ياَ رَبَّ الْعَالَمِيْن

    Arab latin: Allahummansya’hu nasy-atan sholihatan wa ahyiha hayatan thoyyibatan was’ad-hu sa’adatil husnaa. Waj’alhu baron liwaalidaihi ghoiro ‘aaqin lahumaa. Waj’alhu minash shoolihiinal ‘arifiinal ‘amiliina. Wa kuffathu syarro nazh rotil aini wal haasidiina. Wa a’idzhu an kholqika ajma’iina. Walaa tuwaijihhu illa liwajhikal kariimi. Waghfir liwalidaihi aj’maina. Yaa rabbal ‘alamiin.

    Artinya: “Ya Allah, tumbuhkanlah ia menjadi anak yang saleh. Hidupkanlah ia pada kehidupan yang baik. Jadikan ia sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Tidak durhaka kepada keduanya. Ya Allah, jadikanlah ia ke dalam golongan orang-orang saleh, bijaksana. dan gemar beramal. Jauhkanlah ia dari pandangan mata yang buruk dan orang-orang yang hasud. Lindungilah ia dari kejahatan semua makhluk. Jangan hadapkan ia, kecuali kepada-Mu yang mulia. Ampunilah dosa kedua orang tuanya. Ya Tuhan seluruh alam.”

    4. Doa Meminta Keturunan Versi Lain

    “رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا”

    Arab-latin: Robbana hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a’yun waj’alna lil muttaqiina imaama

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al Furqan: 74)

    Itulah sejumlah doa yang dapat dibaca untuk meminta keturunan. Semoga bermanfaat.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa sebelum Coblos Surat Suara Pemilu 2024 agar Tidak Pilih Pemimpin Zalim


    Jakarta

    Doa jelang pemilihan umum (pemilu) 2024 yang dapat diamalkan salah satunya adalah doa sebelum melakukan pencoblosan surat suara. Doa tersebut dapat dipanjatkan dengan harapan agar pemimpin yang dipilih maupun terpilih kelak dijauhkan dari perbuatan zalim.

    Mengutip buku Al-Qur’an Hadis Madrasah Tsanawiyah Kelas VII oleh H. Aminudin, zalim adalah perbuatan tercela yang harus dihindari setiap muslim. Perbuatan zalim dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain, baik di dunia maupun di akhirat.

    Bahkan, Rasulullah SAW pernah menjelaskan dalam haditsnya terkait ganjaran bagi pemimpin zalim. Disebutkan, mereka termasuk dalam golongan pertama yang akan masuk neraka. Dari Abu Hurairah RA yang mengutip sabda Rasulullah SAW,


    “Telah ditampakkan pada diriku tiga golongan pertama yang akan masuk ke dalam neraka, yaitu seorang pemimpin yang berbuat durhaka, orang kaya yang tidak mau menunaikan hak-hak Allah, dan orang miskin yang congkak.” (HR Ibnu Hibban dan ‘Uyainah)

    Syamsul Rizal Hamid dalam buku 1500++ Hadis & Sunah Pilihan menjelaskan, konteks kezaliman pemimpin dalam hadits di atas bisa merujuk pada ketidakmampuan seorang pemimpin dalam berlaku adil baik terhadap diri sendiri maupun sesama warganya.

    Ganjaran lain yang disebutkan Rasulullah SAW bagi pemimpin zalim adalah neraka Jahanam. Mereka akan ditempatkan di sumur Habhab pada sebuah lembah neraka tersebut. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam neraka Jahanam itu terdapat lembah, dan di lembah itu terdapat sumur yang bernama Habhab. Allah pasti akan menempatkan setiap penguasa yang sewenang-wenang dan menentang kebenaran di dalamnya.” (HR Ath Thabrani, Al Hakim, dan Adz Dzahabi)

    Adapun bacaan doa yang dapat diamalkan sebelum melakukan pencoblosan pada Pemilu 2024 yang digelar 14 Februari 2024 di antaranya sebagai berikut dari Ustaz Enjang Burhanudin Yusuf dalam buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat dan publikasi Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (Simbi) Kemenag.

    5 Doa sebelum Coblos Calon Pemimpin pada Pemilu 2024

    1. Doa Versi Pertama

    اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

    Bacaan latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

    Artinya: “Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

    2. Doa Versi Kedua

    اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

    Bacaan latin: Allahumma laa tusallith ‘alainaa bidzunubinaa man laa yakhafuka fiinaa wa laa yarhamunaa

    Artinya: “Ya Allah dikarenakan dosa-dosa kami janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan tidak pula bersikap rahmah kepada kami.”

    3. Doa Versi Ketiga

    اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

    Bacaan latin: Allahuma ‘aslih wulat ‘umurina, aallahuma wafiqhum lima fih salahuhum wasalah al’iislam walmuslimina, aallahuma ‘aeinhum ealaa alqiam bimahamihim kama ‘amartahum ya rabbal alamin. Allahuma ‘abid ‘anhum bitanatassu’i walmufsidin waqarib ‘iilayhim ‘ahl alkhayr walnaasihin ya rabbal alamin, Allahuma ‘aslih wulat ‘umur almuslimin fi kuli makanin.

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

    4. Doa Versi Keempat

    اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَواتِ السَّبْعِ، وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، كُنْ لِي جَاراً مِنْ فُلَانِ بْنِ فُلانٍ، وَأَحْزَابِهِ مِنْ خَلَائِقِكَ، أَنْ يَفْرُطَ عَلَيَّ أَحدٌ مِنْهُمْ أَوْ يَطْغَى عَزَّ جَارُكَ، وَجَلَّ ثَنَاؤُكَ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

    Bacaan latin: Allahumma rabbis samaawaati wa rabbil ‘arsyil adziim, kun lii jaaram min fulaanibni fulaan, wa ahzabihi min kholaa- iq, ay yafrutho ‘alayya ahadum minhum aw yathghoo, ‘azza jaaruka wa jalla tsanaa- uka wa laa ilaaha illaa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Tuhan tujuh lapis langit dan Tuhan Arasy yang agung, jadilah pelindungku dari Fulan bin Fulan (sebutkan nama), dan kelompoknya dari makhluk-Mu yang ingin bertindak jahat ke atasku. Sangat mulia pelindungan-Mu dan sangat tinggi pujian-Mu, tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Engkau.”

    5. Doa Versi Kelima

    اللَّهُمَّ يَا سَلَامُ يَامُؤْمِنُ سَلِّمْنَا وَأَمِّنَا وَسَلَّمْ وَامِّنْ شُعْبَ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَزُعَمَائِهِمْ اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ نستغيث

    Bacaan latin: Allahumma ya salam yamu’minu sallimna wa’ammina wasallam wammin syu’aiba ‘iindunisiya wazu’amayihim, allahumma ya hayyu ya qayum birahmatika nastaghitsi.

    Artinya: “Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Penyelamat dan Pemberi aman, berikanlah keselamatan dan keamanan kepada kami dan bangsa Indonesia serta para pemimpin kami. Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Pengatur, atas belas kasihan-Mulah kami mengharap pertolongan.”

    Menurut Ustaz Enjang Burhanudin Yusuf, doa berikut dapat diamalkan sebanyak-banyaknya. Tujuannya agar orang yang memanjatkan dan masyarakat luas diberi perlindungan oleh Allah dari pemimpin yang zalim.

    (rah/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Allahumma Khirli Wakhtarli, Bisa Dipanjatkan Jelang Nyoblos Pemilu 2024


    Jakarta

    Allahumma khirli wakhtarli adalah penggalan doa istikharah. Bacaan ini bisa dipanjatkan sebelum hendak melakukan pencoblosan surat suara dalam pemilihan umum (pemilu) 2024.

    Menurut buku Serba-serbi Shalat Istikharah tulisan Aini Aryani, istikharah secara bahasa artinya meminta kebaikan pada sesuatu. Jadi, doa dibaca seorang muslim yang meminta bantuan Allah SWT dalam menentukan pilihan terbaik.

    Semua orang tentu menginginkan pemimpin yang jujur, adil dan amanah. Allahumma khirli wakhtarli ini merupakan doa yang bisa dipanjatkan ketika hendak menentukan pilihan calon pemimpin Pemilu 2024.


    Dinukil dari laman Islam QA atau Lembaga Fatwa Dar Al Ifta Mesir, Ibnu Majah menyebut pengamalan doa tersebut merupakan bentuk istikharah seorang muslim.

    Doa Allahumma Khirli Wakhtarli

    Merujuk pada sumber yang sama, berikut bacaan lengkap Allahumma khirli wakhtarli yang tercantum dalam hadits.

    عن أبي بكر الصديق أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا أراد أمرا قال اللهم خر لي واختر لي

    Artinya: Sayyidina Abu Bakar RA meriwayatkan, “Ketika Nabi SAW bermaksud melakukan sesuatu, dia akan membaca Allahumma khirli wakhtarli (Ya Allah! Jadikan ini baik untuk saya dan pilih opsi yang lebih baik untuk saya).”

    Kumpulan Doa Lain yang Bisa Dibaca Sebelum Mencoblos pada Pemilu 2024

    Selain doa Allahumma khirli wakhtarli, ada juga deretan doa lainnya yang bisa dibaca sebelum mencoblos dalam Pemilu 2024. Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat tulisan Ustaz Enjang Burhanudin.

    1. Doa Memohon Pemimpin yang Baik

    اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

    Arab latin: Allahuma ‘aslih wulat ‘umurina, aallahuma wafiqhum lima fih salahuhum wasalah al’iislam walmuslimina, aallahuma ‘aeinhum ealaa alqiam bimahamihim kama ‘amartahum ya rabbal alamin. Allahuma ‘abid ‘anhum bitanatassu’i walmufsidin waqarib ‘iilayhim ‘ahl alkhayr walnaasihin ya rabbal alamin, Allahuma ‘aslih wulat ‘umur almuslimin fi kuli makanin.

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

    2. Doa Terhindar dari Pemimpin Bodoh

    اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

    Arab latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

    Artinya: “Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

    3. Doa Sebelum Mencoblos

    اللَّهُمَّ يَا سَلَامُ يَامُؤْمِنُ سَلِّمْنَا وَأَمِّنَا وَسَلَّمْ وَامِّنْ شُعْبَ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَزُعَمَائِهِمْ اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ نستغيث

    Arab latin: Allahumma ya salam yamu’minu sallimna wa’ammina wasallam wammin syu’aiba ‘iindunisiya wazu’amayihim, allahumma ya hayyu ya qayum birahmatika nastaghitsi.

    Artinya: “Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Penyelamat dan Pemberi aman, berikanlah keselamatan dan keamanan kepada kami dan bangsa Indonesia serta para pemimpin kami. Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Pengatur, atas belas kasihan-Mulah kami mengharap pertolongan.”

    Demikian bunyi doa Allahumma khirli wakhtarli dan doa-doa terkaitnya. Semoga doa di atas dapat membantu kita menentukan pemimpin yang baik dan adil.

    (aeb/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Doa Memohon Pemimpin yang Baik, Dibaca agar Dijauhkan dari Pemimpin Zalim



    Jakarta

    Doa merupakan media komunikasi antara seorang hamba dengan Allah SWT. Doa juga bisa menjadi amalan ketika hendak memohon segala sesuatu, termasuk meminta diberikan pemimpin yang baik.

    Dalam Islam, seorang pemimpin memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia. Menjadi pemimpin yang baik, adil dan dicintai rakyatnya merupakan sebuah kedudukan yang istimewa. Sayangnya, tidak semua pemimpin bisa berlaku adil dan bersikap bijak.

    Masriyah Amva dalam bukunya yang berjudul Indahnya Doa Rasulullah Bagiku, disebutkan seorang pemimpin yang adil akan mendapatkan tempat khusus di sisi Allah SWT. Pemimpin yang bertanggung jawab dalam mengemban amanah merupakan salah satu sosok yang dicintai Allah SWT.


    Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

    “Sesungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, di mana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan. Kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin.” (HR Muslim)

    Dengan demikian, pemimpin harus dipilih sesuai dengan sikap dan sifatnya. Dan juga sudah menjadi kewajiban bagi seorang pemimpin untuk menjalankan tanggung jawab dengan adil dan bijak.

    Doa Memohon Pemimpin yang Baik

    Setiap orang tentu menginginkan berada di bawah kepemimpinan yang baik. Selain berikhtiar memilih pemimpin yang terbaik, upayakan juga dengan berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari pemimpin yang zalim, bodoh dan tidak bertanggung jawab.

    Seorang Ulama Fudhail bin ‘Iyadh berkata bahwa:

    “Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, maka akan aku tujukan doa tersebut kepada pemimpin.”

    Ada yang bertanya pada Fudhail, “Mengapa bisa demikian?” Ia menjawab, “Jika aku tunjukkan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Akan tetapi kalau aku tunjukkan untuk pemimpinku, maka rakyat dan negara akan menjadi baik.

    Berikut beberapa doa yang bisa dibaca untuk memohon pemimpin yang baik:

    1. Doa memohon pemimpin yang suka menolong

    Doa ini sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 80

    وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا

    Arab-Latin: Wa qur rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj’al lī mil ladungka sulṭānan naṣīrā

    Artinya: Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

    2. Doa memohon pemimpin yang baik

    اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

    3. Doa memohon pemimpin terbaik

    اللَّهُمَّلَاتُسَلِّطْعَلَيْنَا-بِذُنُوْبِنَا-مَنْلَايَخَافُكَوَلَايَرْحَمُناَ

    Arab Latin: Allahumma lâ tusallith ‘alainâ-bidzunübinâ-man lâ yakhâfuKa walâ yarhamunâ.

    Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan (jadikan pemimpin) atas kami-karena dosa-dosa kami-orang yang tidak takut kepadaMu dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kami.

    4. Doa agar terhindar dari pemimpin yang bodoh

    اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

    Arab Latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

    Artinya: Yaa Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

    5. Doa agar terhindar dari pemimpin yang tidak takut Allah SWT

    اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

    Arab Latin: Allahumma laa tusallith ‘alainaa bidzunubinaa man laa yakhafuka fiinaa wa laa yarhamunaa

    Artinya: “Yaa Allah dikarenakan dosa-dosa kami janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan tidak pula bersikap rahmah kepada kami.”

    6. Doa Nabi Muhammad SAW

    Dalam satu hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW berdoa agar dilindungi dari pemimpin yang zalim. Berikut bacaan doanya,

    اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ هَذِهِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ. وَمَنْ شَقَّ عَلَيْهَا فَاشْفُقْ عَلَيْهِ. رواه مسلم

    Artinya: “Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia”. (HR. Muslim)

    Itulah beberapa doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon dan mengharapkan pemimpin yang baik, adik serta bijak.

    (dvs/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Doa untuk Wanita saat Hamil agar Janin Sehat-Diberi Kekuatan


    Jakarta

    Doa adalah salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat Islam. Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan, salah satunya doa untuk wanita saat hamil.

    Allah SWT memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa berdoa. Hal ini termaktub dalam surah Ghafir ayat 60, Allah SWT berfirman,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Doa dapat dibaca baik untuk diri sendiri atau orang lain. Contohnya seperti berdoa saat hamil.

    Menjadi seorang ibu adalah momen istimewa dalam kehidupan seorang wanita. Proses kehamilan membawa harapan, kebahagiaan, dan tantangan tersendiri.

    Sebab itulah, doa untuk wanita saat hamil penting dibaca agar selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Begini untuk wanita saat hamil.

    Doa untuk Wanita saat Hamil

    Mengutip buku Panduan Kehamilan dan Kelahiran Bagi Muslimah karya Nur Hayati dan buku Doa & Zikir Mustajab untuk Ibu Hamil dan Menyusui karya Ummu Azzam, berikut beberapa doa untuk wanita saat hamil:

    1. Doa Memohon Perlindungan

    اِذْ قَالَتِ امْرَاَتُ عِمْرٰنَ رَبِّ اِنِّيْ نَذَرْتُ لَكَ مَا فِيْ بَطْنِيْ مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

    Bacaan latin: Iz qoolatim ra atu ‘imraana Rabbi innii nazartu laka maa fii batnii muharraran fataqabbal minnii innaka Antas Samii’ul ‘Aliim

    Artinya: “(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu, terimalah (nadzar) itu dari padaku. Sesungguhnya, Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    2. Doa Mendapatkan Keturunan yang Baik

    هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ ۚ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

    Bacaan latin: Hunaaalika da’aa Zakariyyaa Rabbahuu qoola Rabbi hab lii mil ladunka zurriyyatan taiyibatan innaka samii’ud du’aaa’

    Artinya: “Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata, ‘Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa’.”

    3. Doa agar Rajin Ibadah

    رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَاَتِيْ عَاقِرٌ ۗ قَالَ كَذٰلِكَ اللّٰهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ

    Bacaan latin: Rabbi annaa yakuunu lii ghulaamunw wa qad balaghaniyal kibaru wamraatii ‘aaqirun qoola kazaalikal laahu yaf’alu maa yashaaa’

    Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

    4. Doa Mendapatkan Anak Saleh

    Doa Pertama

    وَالَّذِيۡنَ يَقُوۡلُوۡنَ رَبَّنَا هَبۡ لَـنَا مِنۡ اَزۡوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعۡيُنٍ وَّاجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِيۡنَ اِمَامًا

    Bacaan latin: Wallaziina yaquuluuna Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyaatinaa qurrata a’yuninw waj ‘alnaa lilmuttaqiina Imaamaa

    Artinya: “Dan, orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    Doa Kedua

    رَبِّ هَبۡ لِىۡ مِنَ الصّٰلِحِيۡنَ

    Bacaan latin: Rabbi hab lii minas saalihiin

    Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.”

    5. Doa agar Janin Diberi Kekuatan

    بسم الله الذي لا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ رَبِّ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيم

    Bacaan latin: Bismillaahil ladzii laa ilaaha illaa huwal haliimul kariimu rabbil ‘azhiim. Laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati wa rabbul ‘arsyil ‘azhiim.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan selain Doa, Yang maha Penyabar, Yang Mahamulia, Tuhan ‘Arsy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan semesta langit dan bumi, dan Tuhan ‘Arsy yang agung.”

    6. Doa agar Janin Diberi Kesehatan

    اللهُمَّ احْفَظْ وَلَدِي مَا دَامَ فِي بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعِي أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

    Bacaan latin: Alloohummahfazh waladii maadaama fii bathnii. Wasyfihi ma’ii antasysyaafii laa syifaa`a illaa syifaa uka syifaa’an laa yughoodiru saqomaa.

    Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau lindungi bayiku ini selama ada dalam kandunganku. Berikanlah kesehatan kepadanya bersamaku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesehatan selain kesehatan yang Engkau berikan, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain.”

    7. Doa agar Badan Ibu Hamil Sehat

    اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ

    Bacaan latin: Allahumma aafinii fii badanii Allahumma ‘aafiinii fi sam’ii Allahumma ‘aafinii fii basharii.

    Artinya: “Ya Allah, sehatkan badanku, sehatkan pendengaranku, dan sehatkan penglihatanku.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa Kemenangan sambil Pantau Quick Count Pemilu 2024


    Jakarta

    Hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2024 akan ditayangkan pukul 15.00 WIB. Sembari menunggu, ada sejumlah bacaan doa kemenangan yang bisa dipanjatkan umat Islam.

    Melansir situs KPI, Rabu (14/2/2024), ketentuan waktu penayangan quick count pemilu mengacu pada Pasal 449 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Pasal 19 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Umum.

    Berdasarkan aturan tersebut, quick count baru boleh ditayangkan dua jam setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup pada pukul 13.00 WIB. Artinya, quick count disiarkan pukul 15.00 WIB.


    “Jadi setelah dua jam TPS terakhir di wilayah Indonesia Barat ditutup, siaran quick count baru boleh disiarkan. Sebelum itu atau selama waktu pemungutan dan penghitungan suara, lembaga penyiaran dilarang menyiarkan hasil hitung cepat dari lembaga survei mana pun,” kata Anggota KPI Pusat, Aliyah, Selasa (13/2/2024).

    Dalam Islam, ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan dalam rangka kemenangan. Umumnya pembacaan doa ini berkaitan dengan peperangan. Ada juga doa untuk memohon kemenangan hidup dunia dan akhirat. Berikut selengkapnya.

    Bacaan Doa Mohon Kemenangan

    Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa mohon kemenangan dalam setiap peperangan. Menukil buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, berikut bacaan doanya,

    رَبِّ احْكُمُ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

    Robbihkum bilhaqq, wa robbunar rohmaanul musta’aanu ‘alaa maa tashifuun.

    Artinya: “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”

    Doa kemenangan tersebut termaktub dalam surah Al Anbiya’ ayat 112. Adapun, ketika mendapat kemenangan bisa memanjatkan doa berikut ini.

    Doa ketika Mendapat Kemenangan

    أَحْمَدُ اللهُ العَظِيمَ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعْمَةِ الَّتِي لَا تُحْصَى وَإِنَّ النَّصْرَ مِنْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلا بالله

    Ahmadullaahal azhiima wa asykuruhu alaa niʼamihil latii laatuhshaa, wa innan nashra min indillaahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahi

    Artinya: “Aku memuji pada Engkau ya Allah yang Maha Agung, serta aku bersyukur kepada-Nya atas kenikmatan-kenikmatannya yang tidak terhitung. Sesungguhnya kemenangan itu karena pertolongan Allah dan tiada daya melainkan dengan kekuatan-Mu, ya Allah.”

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa ketika Merasa Dicurangi dan Dapat Perlakuan Zalim


    Jakarta

    Ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan ketika merasa dicurangi atau mendapat perlakuan zalim dari orang lain. Doa ini terdapat dalam Al-Qur’an yang dilafazkan para nabi dan kaumnya.

    Salah satu nabi yang mengamalkan doa ini adalah Nabi Syu’aib AS. Kala itu, ia memohon keadilan kepada Allah SWT saat mendapat perlakuan curang dari kaumnya. Doa Nabi Syu’aib AS ini terdapat dalam surah Al A’raf ayat 89.

    Berikut bacaan doanya.


    Doa Nabi Syu’aib ketika Dicurangi

    رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفٰتِحِيْنَ

    Rabbanaftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn(a).

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.”

    Diceritakan dalam Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI, Nabi Syu’aib AS mendapat ancaman dari kaumnya agar menghentikan dakwahnya atau ia akan diusir dari negerinya. Nabi Syu’aib AS menolak keinginan kaumya yang ingkar itu untuk kembali pada agama mereka.

    Nabi Syu’aib AS berkata, “Sungguh, kami telah mengada-adakan kebohongan besar kepada Allah jika kami kembali pada agamamu setelah Allah menyelamatkan kami darinya. Tidaklah patut kami kembali padanya, kecuali jika Allah Tuhan kami menghendaki. Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal.” (QS Al A’raf: 89)

    Setelah berkata demikian, Nabi Syu’aib AS memohon keadilan kepada Allah SWT dengan doa, “Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.” (QS Al A’raf: 89)

    Doa Pasukan Nabi Daud saat Hadapi Lawan Tak Imbang

    Selain Nabi Syu’aib, dalam Al-Qur’an juga terdapat doa pasukan Nabi Daud AS–yang saat itu tergabung dalam tentara Thalut–saat melawan pasukan Raja Jalut. Diceritakan dalam Tafsir Ibnu Katsir, kala itu tentara yang beriman berjumlah sedikit, sementara bala tentara Jalut sangat besar.

    Mereka lantas memanjatkan doa mohon kesabaran dan keteguhan. Doa ini terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 250. Berikut bacaan doanya.

    رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

    Rabbanā afrig ‘alainā ṣabraw wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn(a).

    Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”

    Doa Nabi Muhammad Mohon Kemenangan

    Nabi Muhammad SAW juga memanjatkan doa untuk mohon keadilan kepada Allah SWT. Disebutkan dalam buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, Rasulullah SAW memanjatkan doa ini untuk mohon kemenangan dalam setiap peperangan. Berikut bacaan doanya.

    رَبِّ احْكُمُ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

    Robbihkum bilhaqq, wa robbunar rohmaanul musta’aanu ‘alaa maa tashifuun.

    Artinya: “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”

    Doa kemenangan tersebut terdapat dalam surah Al Anbiya ayat 112.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Dzikir Pembawa Rezeki dari Segala Penjuru yang Bisa Diamalkan


    Jakarta

    Terdapat beberapa macam dzikir pembawa rezeki yang bisa diamalkan setiap muslim. Dzikir ini bisa dipanjatkan setelah salat atau waktu-waktu mustajab lainnya.

    Pada dasarnya, dzikir bisa diartikan sebagai pujian-pujian untuk Allah SWT maupun sebuah kegiatan untuk mengingat-Nya dengan menyebut asma-asma Allah SWT dengan tujuan mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya.

    Disebutkan dalam buku Zikir Pagi dan Petang Serta Shalat Wajib karya Muhammad Fadhlun Almahera, Rasulullah SAW menganjurkan untuk selalu berdzikir kepada Allah SWT karena dinilai sebagai ibadah dan sangat berpengaruh terhadap hati manusia.


    Allah SWT memerintahkan dzikir sebagaimana dalam surah Ar-Ra’d ayat 28 yang berbunyi,

    الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ ٢٨

    Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.”

    Salah satu manfaat berdzikir adalah dapat membawa rezeki bagi siapa saja yang mau mengamalkannya dan mendekatkan diri kepada-Nya. Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Amalan Sunah Pilihan Percepatan Rezeki menyebutkan ini karena Allah SWT peduli dan cinta kepada hamba-hamba-Nya yang saleh.

    Allah SWT tidak akan membiarkan hamba-Nya yang selalu berdzikir dan mengingat-Nya dalam kesengsaraan menghadapi masalah rezeki yang tak kunjung datang.

    Lantas apa saja dzikir pembawa rezeki yang bisa diamalkan? Berikut selengkapnya!

    Dzikir Pembawa Rezeki

    1. Istighfar

    Dikutip dari buku Dahsyatnya Doa & Zikir karya Khoirul Amru Harahap dan Reza Pahlevi Dalimunthe selain dapat mengampuni dosa seseorang, dzikir istighfar juga mampu membawa rezeki bagi orang yang mengucapkannya. Berikut bacaannya:

    أَسْتَغْفِرُ اللَّهُ الْعَظِيمِ

    Bacaan latin: astaghfirullah haladziim

    Artinya: “Aku memohon maghfirah (ampunan) Allah Yang Mahaagung”

    Istighfar sebagai dzikir pembawa rezeki didasarkan pada hadits Rasulullah SAW berikut ini.

    عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَمِنْ كُلِّ هَمْ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

    Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Bersabda “Barang siapa membiasakan beristighfar, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitannya, dan kelapangan dari setiap kesusahannya, serta memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tak terduga.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

    2. Tasbih, Tahmid, dan Takbir

    Dikutip dari buku Tak Henti Engkau Berlari Dikejar Rezeki Amalan-Amalan Dahsyat Sumber Kekayaan dan Kemakmuran karya Taufik, dzikir pembawa rezeki yang kedua adalah rangkaian dzikir atau wirid yang biasa dibaca setelah salat fardhu, yakni tasbih, tahmid, dan takbir.

    Bacaan tasbih

    سُبْحَانَ الله

    Bacaan latin: Subhaana Allah

    Artinya: “Maha Suci Allah.”

    Bacaan tahmid

    الْحَمْدُ للهِ

    Bacaan latin: Alhamdulillah

    Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

    Bacaan takbir

    اللَّهُ أَكْبَرُ

    Bacaan latin: Allahu Akbar

    Artinya: “Allah Maha Besar.”

    Barang siapa yang membaca dzikir wirid ini secara istiqamah setiap setelah salat fardhu, maka Allah SWT akan melapangkan rezeki kepada hamba-Nya itu. Segala kebutuhan di dunia akan dimudahkan oleh-Nya, sehingga dalam kehidupan sehari-hari terasa ringan dan penuh berkah.

    3. Dzikir Mohon Dipermudah dalam Mendapatkan Rezeki

    Sayyid M. Dzikri H. dalam buku Dzikir, Wirid, Doa, dan Shalawat Sehari-Hari Sepanjang Tahun menyebutkan, dzikir pembawa rezeki yang ketiga adalah:

    يَا حَيُّ يَا قَيُوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

    Bacaan latin: Yaa hayyu yaa qayyuum birahmatika astaghiitsu.

    Artinya: “Tuhan Yang Maha Hidup, Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu, aku minta tolong.”

    4. Dzikir Memohon Rezeki Didatangkan dari Segala Arah

    يَا غَفَّارُ

    Bacaan latin: Yaa ghaffaar.

    Artinya: “Wahai Yang Maha Pengampun.”

    5. Dzikir Meminta Datangnya Kekayaan

    حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

    Bacaan latin: Hasbunallaahu wa ni’mal wakiil.

    Artinya: “Cukuplah Allah menjadi penolong kami. Dan, Allah adalah sebaik-baik pelindung.”

    6. Dzikir Pembuka Rezeki

    يَا عَلِيُّ

    Bacaan latin: Yaa ‘aliyyu.

    Artinya: “Wahai Yang Maha Tinggi.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa agar Bertemu Bulan Ramadhan dan Artinya Sesuai Sunnah


    Jakarta

    Doa bertemu bulan Ramadhan bisa dibaca sebagai cara menyambut bulan suci bagi kaum muslimin. Dalam waktu kurang dari sebulan, umat Islam akan berjumpa dengan bulan Ramadhan.

    Ramadhan identik dengan perintah puasa yang wajib dijalankan oleh kaum muslimin. Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 183,

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

    Mengutip buku Step by Step Puasa Ramadhan bagi Orang Sibuk tulisan Gus Arifin, Ramadhan menjadi momentum mengasah jiwa untuk berpuasa dan melakukan amal kebajikan lainnya. Karenanya, Ramadhan harus disambut dengan suka cita.

    Rasulullah SAW bersabda,

    “Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kepada kamu sekalian untuk berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka Jahannam dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka siapa yang tidak berusaha untuk mendapatkan kebaikannya, maka luputlah semua kebaikannya.” (Muttafaq ‘Alaih).

    Doa Bertemu Bulan Ramadhan: Arab, Latin dan Arti

    Berikut sejumlah doa bertemu bulan Ramadhan yang dikutip dari buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah susunan Abdullah Zaedan dan buku Doa dalam Al-Qur’an dan Sunnah karya M Quraish Shihab.

    1. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Pertama

    اللَّهُمَّ أَهْلُهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَ الْإِيْمَانِ وَ السَّلَامِ وَ الْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَ ارْضَى رَبِّي وَ رَبُّكَ اللَّهُ

    Arab latin: Allahumma ahluh ‘alaynâ bil al-yumn wa al-îmân wa as-salâm wa al-islâm wa at-tawfiq limâ tuhibbu wa irdhâ Rabbi wa Rabbuk Allah.

    Artinya: “Ya Allah hadirkanlah kepada kami bulan (Ramadhan) ini dengan keberkatan dan keimanan dan dengan damai dan Islam, serta bimbingan dan keberhasilan melakukan apa yang Engkau senangi. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.” (HR Tirmidzi)

    2. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Kedua

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ. اللَّهُمَّ إِنَّهُ قَدْ دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ اللَّهُمَّ رَبَّ شَهْرِ رَمَضَانَ الَّذِي أَنْزَلْتَ فِيهِ الْقُرْآنَ وَجَعَلْتَهُ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ اللَّهُمَّ فَبَارِكْ لَنَا شَهْرَ رَمَضَانَ وَ أَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ وَصَلَوَاتِهِ وَتَقَبَّلْهُ مِنَّا

    Arab latin: Bismillabir-rahmanir-rahim (i). Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa âli Muhammad. Allahumma innabu qad dakhala syahru ramadhan(a). Allahumma rabba syahri ramadhânal-ladzi anzalta fibil-qur’ân(a). Wa ja’altabu bayyinatin minal-buda wal-furqan (i). Allahumma fabárik lanâ fî syahra ramadhâna wa a’innâ ‘alâ shiyâmihi wa shalawatibi wa tagabbalbu minna

    Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, sampaikan sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, sungguh bulan Ramadhan telah tiba. Ya Allah, Tuhan Pemilik bulan Ramadhan, yang di dalamnya Engkau turunkan Alquran. Dan menjadikannya sebagai penjelas antara petunjuk dan pembeda. Ya Allah, berkatilah kami di bulan Ramadhan, bantulah kami dalam menunaikan puasanya dan salat serta terimalah amalan-amalan kami di dalamnya.”

    3. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Ketiga

    اللَّهم سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

    Arab latin: Allaahumma sallimnii li-ramadhaana, wa sallim lii rama- dhaana, wa tasallamhu minnii mutaqabbalaa

    Artinya: “Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di bulan Ramadhan.”

    4. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Keempat

    اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

    Arab latin: Allaahumma ahlilhu ‘alainaa bil-yumni wal-iimaani was sa- laamati wal-islaami rabbii wa rabbukallaah

    Artinya: “Ya Allah, terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan, serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.” (HR Tirmidzi & Ahmad)

    5. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Kelima

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ هَذَا شَهْرُ رَمَضَانَ قَدْ حَلَّ بِنَا فَأَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِأَمْنٍ وَأَمَانٍ وَصِحَّةٍ مِنَ السَّقَمِ وَبِالْفَرَاغِ مِنَ الشُّغْلِ وَأَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ حَتَّى يَنْقَضِيْ عَنَّا وَغَفَرْتَ لَنَا وَرَضِيْتَ عَنَّا

    اللَّهُمَّ هَذَا شَهْرُ رَمَضَانَ قَدْ حَصَّ فَسَلِّمْهُ لَنَا وَسَلِّمْنَا لَهُ فِي سُرُوْرٍ مِنْكَ وَعَافِيَةٍ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ وَبِقَبُوْلٍ مِنْكَ وَامْتِثَالِ أَمْرِكَ وَاجْتِنَابِ نَهْيِكَ. اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْكَسَلَ وَالْفَتْرَةَ وَالسَّئَامَةَ وَارْزُقْنَا فِيْهِ الْخَيْرَ وَالْجَدَّ وَالِاجْتِهَادَ وَالْآجْرَ وَالْقُوَّةَ وَالنَّشَاطَ كَمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى

    Arab latin: Bismillahirrahmanirrahim. Allaahumma haadza syahru rama- dhaana qad halla binaa fa adkhilhu ‘alainaa bi-amnin wa amaanin wa sihhatin minas saqami wa bil-faraaghi minas syughli wa a’inna ‘alash shiyaami wal qiyaami wa qiraa-atil qur’aani hattaa yanqadhii ‘annaa wa ghafarta lanaa wa radhiita ‘anna

    Allaahumma haadza syahru ramadhaana qad hashsha fa- sallimhu lanaa fii suruurin minka wa ‘aafiyatin. Allaahummar zuqnaa shiyaamahu wa qiyaamahu wa bi-qabuulin minka wam-titsaali amrika waj-tinaabi nahyika. Allaahummarfa’ ‘annal kasala wal fatrata was sa-aamata war zuqna fiihil khaira wal jadda wal ijtihaada wal ajra wal quwwata wan nasyaatha kamaa tuhibbu wa tardhaa

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, bulan ini adalah bulan Ramadhan, sungguh ia (Ramadhan) telah tiba dalam kehidupan kami, maka masukkanlah ia (Ramadhan) dalam kehidupan kami dengan penuh ketenteraman, keamanan, dan kesehatan dari penyakit serta kesempatan yang jauh dari kesibukan. Bantulah kami untuk melakukan puasa dan ibadah di malam harinya, dan membaca Al-Qur’an hingga Ramadhan berlalu dari kehidupan kami, berilah kami ampunan dan keridhaan.

    Ya Allah, bulan ini adalah bulan Ramadhan, sungguh ia (Ramadhan) telah tiba waktunya, maka sampaikanlah ia bagi kehidupan kami dan sampaikanlah kami kepada Ramadhan dalam keadaan bahagia dan sehat sentosa. Ya Allah, berilah kami rezeki berupa kemampuan untuk berpuasa dan beribadah dan pengabulan puasa dari-Mu, melaksanakan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu. Ya Allah, hilangkanlah dari diri kami rasa malas untuk berpuasa, ketidakberdayaan, rasa bosan, berilah kami rezeki di bulan Ramadhan berupa kebaikan, kesungguhan, keseriusan, pahala, kekuatan, semangat sebagaimana yang Kau cintai dan Kau ridhai.”

    Itulah beberapa doa bertemu bulan Ramadhan untuk menyambut bulan suci. Jangan lupa diamalkan, ya!

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com