Tag: doa

  • Bacaan Doa Setelah Sedekah Subuh agar Dilancarkan Rezeki


    Jakarta

    Umat muslim dianjurkan untuk senantiasa bersedekah. Nah, ada suatu waktu yang sangat dianjurkan untuk bersedekah, yakni setelah salat Subuh atau disebut juga sedekah Subuh.

    Sedekah merupakan perbuatan mengeluarkan sebagian harta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sedekah hukumnya sunnah dan termasuk amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW.

    Dalam suatu hadits, Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:


    “Allah SWT berfirman, ‘Hai manusia, berinfaklah niscaya Aku akan berinfak kepadamu’. Beliau menuturkan, ‘Janji Allah SWT akan terus mengalir melimpah ruah sepanjang malam dan siang hari tanpa kekurangan sedikitpun’.” (HR Muslim)

    Setelah melaksanakan sedekah Subuh, ada doa yang bisa dibaca dan diamalkan. Seperti apa doa setelah sedekah Subuh? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Doa Setelah Sedekah Subuh

    Seusai bersedekah di waktu Subuh, terdapat doa yang bisa dipanjatkaan untuk memperoleh keutamannya. Dalam buku Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha & Mengaji di Pagi Hari oleh Muhammad Ainur Rasyid, berikut bacaan doanya:

    رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Arab latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul alim.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,”

    Lalu, terdapat juga niat yang bisa dibaca sebelum mengerjakan sedekah Subuh. Bacaan niatnya sebagai berikut:

    نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ

    Arab latin: Nawaitut taqoruba ilallahi ta’ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma ‘ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu’awanatadh dlu’afai wa mutaba’atan nabiyyi shallallahu ‘alaihi wa sallama wa idkholas sururi ‘alal ikhwani wa daf’il balai ‘anhu wa ‘an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.

    Artinya: “Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahannam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi Saw, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rizki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan.”

    Anjuran untuk Bersedekah

    Dilansir buku Dahsyatnya Amalan Pembuka Rezeki oleh M. Arifin Ilham dan M. Nurani, waktu terbaik untuk bersedekah adalah saat Subuh, yakni setelah salat Subuh hingga menjelang salat Dzuhur.

    Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,

    مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

    Artinya: Nabi SAW menuturkan, “Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya, lalu salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya.’ Sedangkan (malaikat) yang satunya lagi berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)’.” (HR Bukhari)

    Sebenarnya, bersedekah tak hanya dilakukan saat waktu Subuh saja, namun bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 245, Allah SWT telah berfirman mengenai perintah untuk bersedekah bagi seluruh umatnya,

    مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

    Artinya: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”

    Cara Mengamalkan Sedekah Subuh

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sedekah Subuh. Perlu diketahui, sedekah Subuh dapat dilakukan pada waktu setelah salat Subuh hingga sebelum matahari keluar.

    Adapun cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengamalkan sedekah Subuh, yaitu:

    • Bersedekah di kotak amal masjid/mushola setelah melaksanakan salat Subuh berjamaah. Bagi para istri boleh menitipkan sedekahnya kepada suami atau anak yang beribadah di masjid/mushola.
    • Mengirim uang melalui rekening bank atau dompet digital di waktu Subuh kepada orang tua, saudara, lembaga sosial, atau kerabat yang sedang membutuhkan bantuan.
    • Memberi makanan kepada tetangga, pondok pesantren, panti asuhan, atau ke tempat-tempat yang memungkinkan disedekahi dalam bentuk makanan. Waktu membagikannya persis setelah salat Subuh atau sebelum matahari muncul.

    Selain dengan membagikan rezeki, sedekah Subuh juga bisa dilakukan dengan berdzikir atau berbuat baik kepada orang lain. Contohnya seperti memberi salam, menyapa, dan tersenyum kepada tetangga, membantu orang lain, serta mengucapkan hal-hal baik.

    Adab ketika Bersedekah

    Sebagai umat muslim yang taat sebaiknya perlu mengetahui sejumlah adab ketika bersedekah, terutama saat sedekah Subuh. Menukil buku 100 Kesalahan dalam Sedekah karya Reza Pahlevi Dalimuthe, berikut adab-adabnya:

    • Diniatkan dengan tulus semata-mata mengharap ridha Allah, bukan karena haus pujian
    • Sedekah menggunakan harta yang halal
    • Berasal dari hasil usaha yang terbaik
    • Merahasiakan saat mengeluarkan sedekah
    • Mewakilkan penyerahan untuk menghindari sifat riya
    • Mendoakan agar sedekah yang diberikan bermanfaat bagi si penerima
    • Mendahulukan orang saleh, orang yang sedang menuntut ilmu, serta fakir miskin yang meminta-minta
    • Tidak menunda-nunda sedekah
    • Tidak dibahasakan secara lugas kepada penerima untuk menjaga perasaannya.

    Itu dia pembahasan mengenai bacaan doa setelah sedekah Subuh agar mendapatkan keberkahan dan dilancarkan rezekinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Kelancaran Urusan Pekerjaan Arab, Latin dan Artinya


    Jakarta

    Doa kelancaran urusan pekerjaan bisa diamalkan pagi hari saat hendak memulai hari. Memanjatkan doa sehari-hari pada dasarnya diperintahkan Allah SWT apalagi setiap manusia diuji dengan urusannya masing-masing.

    Perintah Allah SWT kepada hambanya untuk berdoa meminta pertolongan termaktub dalam surah Gafir ayat 60. Allah SWT berfirman:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Doa Kelancaran Urusan Pekerjaan Arab, Latin dan Artinya

    Berikut ini daftar bacaan-bacaan doa meminta kelancaran urusan yang dirangkum dari buku-buku doa.

    1. Doa Kelancaran Urusan Versi Pertama

    رَبِّ اشْرَحْلِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِسَانِي يَفْقَهُ قَوْلِي

    Rabbisy rohlii shadrii wayassirlii amrii wahlul’uqdatam minlisaanii yafqahuu qaulii

    Artinya: “Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah pekerjaanku, dan lancarkanlah lidahku agar mereka paham akan pembicaraanku.”

    Doa ini termatub dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri.

    2. Doa Kelancaran Urusan Versi Kedua

    حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

    Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhiim

    Artinya: Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan kecuali Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘arsy yang agung.

    Doa ini dijelaskan dalam buku Doa dan Zikir Orang Sukses karya Zaki Zamani.

    3. Doa Kelancaran Urusan Versi Ketiga

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلْبِي وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِي وَتُرَدُّ بِهَا الْفَتِي عَنِّي وَتُصْلِحُ بِهَا دِيْنِي وَتَحْفَظُ بِهَا غَابِي وَتَرْفَعُ بِهَا شَاهِدِى وَتُزَكِّي بِهَا عَمَلِي وَتُبَيِّضُ بِهَا وَجْهِي وَتُلْهِمُنِي بِهَا رُشْدِى وَتُعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ.

    Allaahumma innii as-aluka rahmatan min ‘indika tahdii bihaa qalbii. Wa tajma’u bihaa syamlii. Wa turaddu bihaa ulfatii annii wa tushlihu bihaa diinii wa tahfazhu bihaa ghaa-ibii wa tarfa’u bihaa syaahidii wa tuzakkii bihaa ‘amalii, Wa tubayyidhu bihaa waj-hii wa tulhimunii bihaa rusydii wa tu’shimunii bihaa min kulli suu-in.

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi- Mu yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai, dan terhimpun segala yang terpisah- pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek.”

    Doa ini dapat diamalkan istri untuk kelancaran urusan suaminya seperti dijelaskan dalam buku Ajaibnya Dzikir Dan Doa Khusus Istri karya Ustaz Ali Amrin al-Qurawy.

    Selain membaca doa-doa dilancarkan urusan, muslim juga dapat mengamalkan sholawat nariyah. Mengutip buku Pegangan Doa dan Zikir Keselamatan Ratibul Haddad karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, membaca sholawat nariyah sebanyak 41 atau 100 kali setiap hari, insyaallah akan dihilangkan segala kesulitannya, dimudahkan urusannya, dan diangkat derajatnya.

    Berikut bacaan sholawat nariyah selengkapnya,

    اللهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلَّمْ سَلَامًا تَامَّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ انِ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Allaahumma shalli shalaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘ala sayyidinaa muhammadinilladzii tanhallu bihil ‘uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaaiju wa tunaalu bihir raghaaibu wa husnul kha- waatimi wa yustasyqal ghamaamu biwajhihil kariimi wa ‘ala aalihi wa shahbihi fii kulli lamhatin wanafasin bi ‘ada- da kulli ma’luumin laka

    Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami, Nabi Muhammad saw., semoga terurai dengan berkahnya segala ikatan dan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala hajat dan tercapai segala keinginan dan husnul khatimah (penghujung hidup yang baik) dicurahkan hujan (rahmat) oleh Allah SWT. Dengan berkahnya yang mulia dan atas keluarga dan sahabat-sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan napas banyak pengetahuan wahai Tuhan kami.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Kebaikan Bangsa


    Jakarta

    Malam 17 Agustus, selain menjadi hari kemerdekaan Indonesia, juga menjadi momen sakral bagi masyarakat untuk berkumpul dan memanjatkan doa syukur, terutama untuk masyarakat Jawa.

    Tradisi tirakatan yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan kemerdekaan, tak lengkap rasanya tanpa lantunan doa. Doa malam tirakatan bukan hanya sekadar ritual, namun juga menjadi refleksi atas perjuangan para pahlawan dan harapan untuk masa depan bangsa.

    Apa Itu Malam Tirakatan?

    Menurut tulisan ilmiah yang diterbitkan dalam Jurnal Al Qalam UIN Banten tentang Indonesia Moslem Tradition and Nationality (Case Study of Malam Tirakatan in Yogyakarta) Volume 35 No 02 Edisi Juli-Desember 2018, malam tirakatan adalah bentuk akulturasi antara tradisi Islam di Indonesia dan rasa cinta Tanah Air.


    Dalam studi tersebut, malam tirakatan digunakan oleh umat Islam Indonesia dan masyarakat sebagai cara untuk menjaga negara mereka serta mengenang jasa para leluhur yang telah berjuang demi kesejahteraan bangsa.

    Acara malam tirakatan 17 Agustus biasanya meliputi berbagai kegiatan, seperti doa bersama, ceramah sejarah, pertunjukan seni, dan pemberian hadiah kepada pemenang lomba 17 Agustus yang telah dilaksanakan sebelumnya. Secara umum, susunan acara ditentukan berdasarkan kesepakatan panitia penyelenggara.

    Doa Malam Tirakatan 17 Agustus

    Melalui doa tirakatan, kita juga mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan dan memohon agar nilai-nilai kebangsaan tetap terjaga di tengah masyarakat.

    Dikutip dari halaman resmi MTSN 2 Kudus, Kementerian Agama Karanganyar, dan Pemerintah Kota Salatiga, berikut ini adalah contoh doa malam tirakatan 17 Agustus.

    1. Contoh Doa Malam Tirakatan Pertama

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
    الحمدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ * حَمْداً شَاكِرِيْنَ حَمْدًا النَّاعِمِيْنَ يُ وَافِي
    نِعَمَوُ وَ يُكَافِئُ مَزِيْدَهُ * يَا رَبَّ نَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَ نْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ
    عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ * اللّّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ
    وَصَحْبِوِ اَجْمَعِيْن

    (Bismillaahirrahmaanirrahiim Alḥamdu lillaahi rabbilʿaalamīn * hamdan syaakhiriin ḥamdan naaʿimiina yu waafīniʿamahu wa yukaafīʾu mazidah * yaa rabbana lakal-ḥamdu kamaa yanbaghii lijalali wajhika waʿadzimi sulthoonik * Allaahumma sholli wa sallim ʿalaa sayyidinaa Muhammadin wa ʿalaa aalihi wa shohbihi ajmaʿiin)

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala nikmat yang Engkau limpahkan kepada bangsa kami. Dengan izin dan kuasa-Mu, Engkau membebaskan kami dari penjajahan. Oleh karena itu, pada hari ini dengan penuh syukur dan kebahagiaan, kami memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Dengan semangat proklamasi kemerdekaan ini, berikanlah kami inspirasi yang tak pernah terputus, untuk membimbing langkah kami dalam membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, setara, dan mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya di dunia.

    Kuatkanlah persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat berjalan dengan teguh dan kokoh dalam membangun bangsa tercinta ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih. Limpahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ampunilah segala kesalahan mereka, terimalah kebaikan dan keikhlasan pengorbanan mereka, dan tinggikanlah derajat serta muliakan mereka di antara hamba-hamba-Mu yang syuhada. Karenanya ya Allah, dengan qudrat dan iradah-Mu mohon Engkau berkenan mengangkat segala wabah yang mungkin akan datang dari negeri tercinta ini. Sehatkan, kuatkan, dan tabahkan kami dalam menghadapinya.

    Ya Tuhan yang Maha Pengampun. Dengan sifat afuwun dan ghofur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, serta dosa dan kesalahan para pahlawan dan pemimpin kami. Perkenankan doa kami.

    رَبَّ نَا اَتِناَ فِى الدُّنْ يَا حَسَنَةً وَفِى الَْْخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ * وصَلَّى
    اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ وَصَحْ بِوِ اَجْمَعِيْنَ * بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ
    رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عِلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    (Rabbana atina fid-dunya yā ḥasanatan wa fil-ākhirati ḥasanatan wa qinā ʿadhāba an-nār * waṣalla Allāhu ʿalā sayyidinā Muḥammadin wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi ajmaʿīn * bifaḍli subḥāna rabbika rabbil-ʿizzati ʿammaa yashifuun * wa salaamun ʿalal-mursaliin wal-hamdu lillaahi rabbil-ʿaalamiin.)

    2. Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Kedua

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    (Audzubillahiminasyaitonirojim)

    Bismillahirrohmanirrohim, alhamdulillahi robbil ‘alamin wassholatu wassalamu ‘ala asrofil anbiyai wal mursalin wa’ala alihi washohbihi ajma’iin. Warhamnaa ma’ahum birohmatika ya arhamar rohimiin.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Saat ini kami, seluruh bangsa Indonesia, sedang merenung dan memuji kebesaran-Mu, serta mengucapkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah Engkau berikan kepada bangsa kami yang kini telah berusia 79 tahun. Terimalah doa dan syukur kami ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Berkat rahmat dan karunia-Mu, serta semangat persatuan yang kuat, bangsa kami berhasil mengusir penjajah dari tanah air Indonesia. Oleh karena itu, Ya Allah, dengan kekuasaan-Mu, berikanlah kemampuan kepada bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini dengan kesungguhan dan keikhlasan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Jauhkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan bencana, serta jauhkan kami dari permusuhan dan perpecahan. Sadarkanlah seluruh bangsa kami akan pentingnya persatuan, dan kuatkanlah jiwa kami untuk tetap bersatu dalam kebersamaan. Hindarkanlah kami dari sifat iri hati, dengki, dan egois, yang dapat menimbulkan perpecahan dan disintegrasi.

    Ya Allah, Tuhan Penentu Masa Depan. Masa depan adalah milik anak cucu kami. Jadikanlah generasi masa kini dan generasi mendatang sebagai generasi yang penuh iman dan takwa, yang menghormati orang tua dan menghargai jasa para pahlawan. Jadikanlah kami dan anak cucu kami sebagai manusia yang dapat membawa bangsa dan negara kami menuju kemajuan dan keadilan yang kami cita-citakan, serta menciptakan masyarakat yang saling menghormati dan penuh kasih sayang.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah dosa dan kesalahan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Berikanlah ampunan kepada para pahlawan dan syuhada yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah. Terimalah doa dan permohonan kami.

    Rabbana aatina fiddunya hasanah wafil aa khiroti hasanah waqinaa ‘azzabannar.

    3. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Ketiga

    Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirobbil ‘alamin washolatu wassalamu ala asrofil anbiyai wal mursalin sayyidina muhammadin waala alihi wasohbihi ajmain.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah. Dengan segala kerendahan hati, kami mengucapkan syukur kepada-Mu, karena Engkaulah Maha Pencipta Alam Semesta, Engkaulah yang mengatur segala sesuatu dan menetapkan segalanya. Kepada-Mu kami berserah diri dan bertawakal, dan kepada-Mu jua segala sesuatu akan kembali.

    Berkat rahmat dan karunia-Mu, pada hari ini kami dapat berkumpul di tempat ini untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 pada tahun 2024.

    Ya Allah, Tuhan Kami. Dengan semangat Proklamasi 1945, berikanlah kami petunjuk-Mu, agar kami dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan demi mewujudkan Indonesia yang aman, demokratis, dan sejahtera.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana. Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih panjang. Oleh karena itu, Ya Allah, jauhkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan bahaya.

    Lindungilah kami dari perpecahan dan permusuhan, berikanlah kami solusi atas segala krisis, dan teguhkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami. Jadikanlah bangsa kami bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sejahtera dalam keadilan, dan adil dalam kemakmuran.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu. Jadikanlah peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 ini sebagai momentum untuk mempererat rasa persatuan, kesatuan, dan gotong royong di antara kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah para pahlawan syuhada bangsa kami, dan terimalah segala amal perjuangan mereka, karena Engkaulah Maha Pengampun dan Maha Mengetahui.

    Ampunilah juga segala kesalahan dan dosa kami, dosa orang tua kami, dan kabulkanlah doa serta permohonan kami. Aamiin ya rabbal alamin. Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar.

    (hnh/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa, Tata Cara dan Waktu Terbaik Memotong Kuku dalam Islam


    Jakarta

    Menjaga kebersihan tubuh merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam. Salah satu bentuk menjaga kebersihan adalah dengan memotong kuku secara rutin.

    Menurut buku Fakta Ilmiah Amal Sunnah Rekomendasi Nabi karya Haviva, kotoran yang berada di celah-celah kuku dapat mencegah air menyentuh pori-pori saat berwudhu. Oleh karena itu, memotong kuku penting agar wudhu seorang Muslim dianggap sah.

    Selain menjaga kebersihan, memotong kuku juga memiliki tata cara tersendiri dalam Islam. Tata cara potong kuku bisa diawali dengan doa.


    Doa Potong Kuku

    Dalam Islam, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca saat memotong kuku. Doa ini menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam rangka menjaga kesucian dan kebersihan tubuh, yang merupakan bagian penting dari ibadah.

    Berikut adalah doa yang bisa dibaca saat memotong kuku, sebagaimana tercantum dalam buku Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan karya Ali Akbar bin Aqil.

    بِسْمِ اللهِ وَ بِاللهِ، وَ عَلَى سُنَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.

    Arab latin: Bismillaah wa billaah, wa ‘alaa sunnati sayyidinaa Muhammad wa aali sayyidinaa Muhammad.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah dan dengan pertolongan Allah, serta mengikuti jejak junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya.”

    Cara Potong Kuku dalam Islam

    Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari menyatakan bahwa tidak ada hadits yang sahih mengenai urutan memotong kuku yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Meski begitu, Rasulullah SAW pernah memberikan contoh untuk memulai segala sesuatu dari sisi kanan.

    Berikut ini adalah tata cara memotong kuku tangan yang baik, sebagaimana dijelaskan dalam buku Jangan Remehkan Amalan-amalan Ringan karya Abdul Aziz Sa’dua.

    1. Jari telunjuk tangan kanan
    2. Jari tengah tangan kanan
    3. Jari manis tangan kanan
    4. Jari kelingking tangan kanan (tinggalkan ibu jari tangan kanan)
    5. Jari kelingking tangan kiri
    6. Jari manis tangan kiri
    7. Jari tengah tangan kiri
    8. Jari telunjuk tangan kiri
    9. Ibu jari tangan kiri
    10. Ibu jari tangan kanan

    Waktu Potong Kuku

    Dikutip dari buku Safinah Simple Series karya Zackiyah Ahmad, waktu potong kuku yang terbaik berdasarkan suatu hadits di bawah ini.

    “Rasulullah memotong kuku dengan dan menggunting kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi salat.” (Riwayat Baihaqi dan Thabrani).

    Hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dan Thabrani ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW biasa memotong kuku dan menggunting kumis pada hari Jumat sebelum beliau berangkat untuk melaksanakan salat Jumat.

    Hadits ini menunjukkan bahwa Jumat adalah waktu yang sangat baik dan dianjurkan untuk melakukan kebersihan diri, termasuk memotong kuku dan merapikan kumis. Hal ini sejalan dengan kebiasaan Rasulullah SAW.

    Dengan memotong kuku waktu tersebut, seorang muslim mengikuti contoh Rasulullah SAW, sekaligus memuliakan hari Jumat yang dikenal sebagai hari yang penuh berkah dalam Islam.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Mimpi Buruk: Arab, Latin dan Terjemahan


    Jakarta

    Doa mimpi buruk dibaca ketika seorang memperoleh mimpi yang tidak menyenangkan. Doa ini dimaksudkan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT terhadap gangguan setan.

    Bagi beberapa orang, mimpi hanya dianggap sebagai bunga tidur. S. Freud dalam karyanya Memperkenalkan Psikoanalisis Lima Cemara mengatakan, mimpi adalah penghubung antara kondisi bangun dengan tidur.

    Mengutip Kitab Shahih Bukhari dan Muslim karya Imam An-Nawawi yang diterjemahkan Muhammad Fuad Abdul Baqi, mimpi terbagi menjadi dua jenis yaitu mimpi buruk dan mimpi baik. Dikatakan bahwa mimpi yang baik berasal dari Allah SWT, sementara mimpi yang buruk berasal dari setan.


    Qatadah RA menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Mimpi yang baik berasal dari Allah SWT, sedangkan mimpi yang buruk berasal dari setan. Jika seseorang mengalami mimpi yang tidak disukainya, hendaklah ia meludah kecil ke arah kirinya sebanyak tiga kali dan memohon perlindungan dari setan. Dengan demikian, setan tidak akan dapat memberikan mudarat.’

    Doa ketika mengalami mimpi buruk bertujuan agar umat Islam memohon perlindungan dari Allah SWT terhadap setan.

    Doa Mimpi Buruk

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْدُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ الأحلام فَإِنَّهَا لَا تَكُوْنَ شَيْئًا

    Arab-latin: Allaahumma innii a’uudzubika min ‘amalisy syaithaani wa sayyi- aatil ahlaam fa inna la takunu syay’an

    Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan dan mimpi buruk. Sesungguhnya hal tersebut tidak akan menjadi kenyataan.”

    Doa mimpi buruk tersebut terdapat dalam buku Doa-Doa Mustajab karya Abu Qalbani. Adapun, M. Khalilurrahman Al Mahfani, dalam bukunya Keutamaan Doa dan Dzikir untuk Hidup Bahagia dan Sejahtera, menyajikan doa untuk mengatasi mimpi buruk sebagai berikut:

    اللَّهمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَمَل الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ الْأَحْلَامِ

    Arab-latin: Allaahumma innii a’uudzubika min ‘amalisy syaithaani wasayyi aatil ahlaami.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syaitan dan keburukan mimpi.”

    Anjuran saat Mendapatkan Mimpi Buruk

    Mengutip Buku Pintar Doa untuk Anak karya Abu Ezza, ada beberapa anjuran yang dapat umat Islam lakukan saat mendapatkan mimpi buruk. Berikut anjuran tersebut:

    1. Memohon perlindungan kepada Allah SWT.
    2. Meludah ke sebelah kiri.
    3. Berpindah tempat tidur.
    4. Salat dua rakaat.
    5. Tidak menceritakan kepada orang lain.

    Rasulullah SAW menganjurkan agar kita tidak menceritakan mimpi buruk yang dialami. Berdasarkan hadits riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah RA, dengan riwayat marfu’:

    “Jika seseorang di antara kalian mengalami mimpi yang tidak disukai, maka janganlah menceritakannya kepada siapa pun, dan hendaklah ia bangun dan melaksanakan salat.”

    Doa agar Memperoleh Mimpi Baik

    Ada usaha yang dapat dilakukan seorang muslim jika ingin memperoleh mimpi baik yaitu dengan cara membaca doa agar memperoleh mimpi baik sebelum tidur. Berikut doanya kembali mengutip buku Keutamaan Doa dan Dzikir untuk Hidup Bahagia dan Sejahtera:

    اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّـبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

    Arab-latin: Allahumma arinal haqqa haqqan warzuqnat tibaa’ahu. Wa arinal baathila baathilan warzuqnajtinabah.

    Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami bisa mengikutinya, dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan sehingga kami dapat menjauhinya.”

    Demikian artikel mengenai doa mimpi buruk. Semoga detikers dilindungi dari gangguan setan.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Nabi Yusuf Mohon Selamat dari Rayuan Wanita


    Jakarta

    Nabi Yusuf AS dikenal sebagai sosok yang taat dan memiliki paras tampan. Ketampanannya membuat banyak wanita mendatanginya. Sampai-sampai Nabi Yusuf AS pernah memanjatkan doa memohon selamat dari rayuan wanita.

    Paras tampan Nabi Yusuf AS pernah dijelaskan dalam sebuah hadits. Ketika Rasulullah SAW Isra Miraj beliau bertemu dengan Nabi Yusuf AS seraya berkata, “Ketika aku bertemu Yusuf, ternyata ia memiliki separuh kerupawanan (ketampanan).” (HR Muslim)

    Dalam buku Sejarah Terlengkap 25 Nabi karya Rizem Aizid juga terdapat riwayat yang menggambarkan ketampanan Nabi Yusuf AS. Riwayat ini berasal dari Ibnu Mas’ud, ia berkata:


    “Wajah Yusuf itu seperti kilauan sesuatu yang berkilat. Jika ada seorang wanita yang datang kepadanya untuk suatu keperluan, ia segera menutupi wajahnya agar wanita itu tidak terpana.”

    Kisah tersebut juga diceritakan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam surah Yusuf ayat 31,

    فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ اَرْسَلَتْ اِلَيْهِنَّ وَاَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَاً وَّاٰتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِّنْهُنَّ سِكِّيْنًا وَّقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۚ فَلَمَّا رَاَيْنَهٗٓ اَكْبَرْنَهٗ وَقَطَّعْنَ اَيْدِيَهُنَّۖ وَقُلْنَ حَاشَ لِلّٰهِ مَا هٰذَا بَشَرًاۗ اِنْ هٰذَآ اِلَّا مَلَكٌ كَرِيْمٌ ٣١

    Artinya: “Maka, ketika dia (istri al-Aziz) mendengar cercaan mereka, dia mengundang wanita-wanita itu dan menyediakan tempat duduk bagi mereka. Dia memberikan sebuah pisau kepada setiap wanita (untuk memotong-motong makanan). Dia berkata (kepada Yusuf), “Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka.” Ketika wanita-wanita itu melihatnya, mereka sangat terpesona (dengan ketampanannya) dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri seraya berkata, “Mahasempurna Allah. Ini bukanlah manusia. Ini benar-benar seorang malaikat yang mulia.”

    Doa Nabi Yusuf Selamat dari Rayuan Wanita

    Nabi Yusuf AS lalu memanjatkan doa untuk menghindari rayuan wanita. Bacaan doa Nabi Yusuf ini termaktub dalam surah Yusuf ayat 23.

    مَعَاذَ ٱللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ رَبِّىٓ أَحْسَنَ مَثْوَاىَ ۖ إِنَّهُۥ لَا يُفْلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ

    Arab latin: Ma’āżallāhi innahụ rabbī aḥsana maṡwāy, innahụ lā yufliḥuẓ-ẓālimụn

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.”

    Doa Nabi Yusuf Terhindar dari Tipu Daya Wanita

    Doa Nabi Yusuf AS memohon selamat dari rayuan wanita juga terdapat dalam surah Yusuf ayat 33. Berikut bacaannya:

    رَبِّ السِّجْنُ اَحَبُّ اِلَيَّ مِمَّا يَدْعُوْنَنِيْٓ اِلَيْهِ ۚوَاِلَّا تَصْرِفْ عَنِّيْ كَيْدَهُنَّ اَصْبُ اِلَيْهِنَّ وَاَكُنْ مِّنَ الْجٰهِلِيْنَ

    Arab latin: Rabbis-sijnu aḥabbu ilayya mimmā yad’ūnanī ilaih(i), wa illā taṣrif ‘annī kaidahunna aṣbu ilaihinna wa akum minal-jāhilīn

    Artinya: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika Engkau tidak menghindarkan tipu daya mereka dariku, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang-orang yang bodoh.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Pembukaan Lomba 17 Agustus sebelum Acara Dimulai



    Jakarta

    Lomba 17 Agustus menjadi kegiatan seru yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Sebelum memulai perlombaan, biasanya akan ada sambutan dan doa pembuka.

    Ketua RT atau ketua panitia lomba, biasanya membuka kegiatan 17 Agustus yang terangkai dengan ucapan doa, ucapan sambutan, terima kasih serta harapan lancarnya kegiatan. Sebagai pembuka sambutan, ada doa yang bisa dibacakan.

    Adanya doa pembukaan lomba 17 Agustus ini ditujukan sebagai ungkapan syukur dan terima kasih atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Doa pembukaan lomba ini juga sebagai permohonan kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar sesuai yang direncanakan.


    Mengutip buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan yang disusun oleh Drs. M. Ali Chasan Umar, berdoa adalah melahirkan kehinaan dan kerendahan diri serta menyatakan kehajatan dan ketundukkan kepada Allah SWT.

    Berdoa adalah amalan yang diajarkan dalam Islam. Doa adalah suatu pintu yang besar di antara pintu-pintu ibadah yang lain. Oleh karenanya, doa merupakan hal yang sangat penting dalam berbagai acara.

    Doa Pembukaan Lomba 17 Agustus 2024 Arab, Latin dan Artinya

    Mengutip buku Doa Para Nabi dan Rasul oleh Nurul Huda, orang-orang yang beriman akan berdoa dengan mengucapkan pujian kepada Allah SWT. Doa pembuka lomba 17 Agustus bisa mengamalkan surat Al A’Raf ayat 43,

    وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْانْهٰرُۚ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰىنَا لِهٰذَاۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَآ اَنْ هَدٰىنَا اللّٰهُۚ لَقَدْ جَاۤءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّۗ وَنُوْدُوْٓا اَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ اُوْرِثْتُمُوْهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ۝٤٣

    Arab latin: Wa naza’nâ mâ fî shudûrihim min ghillin tajrî min taḫtihimul-an-hâr, wa qâlul-ḫamdu lillâhilladzî hadânâ lihâdzâ, wa mâ kunnâ linahtadiya lau lâ an hadânallâh, laqad jâ’at rusulu rabbinâ bil-ḫaqq, wa nûdû an tilkumul-jannatu ûritstumûhâ bimâ kuntum ta’malûn

    Artinya: Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, (di surga) mengalir di bawah mereka sungai-sungai. Mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sungguh, rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran.” Diserukan kepada mereka, “Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu karena apa yang selalu kamu kerjakan.”

    Selain itu, bisa juga mengamalkan bacaan doa pembukaan lomba 17 Agustus versi singkat berikut,

    … الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَننَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِهْتَدِى لَوْلَا أَنْ هَدَيْنَا اللَّهُ …

    Arab latin: Alḥamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadāynallāh

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk,”

    Alternatif lain untuk doa pembukaan lomba 17 Agustus bisa juga mengamalkan doa berikut.

    إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ . أَمَّا بَعْدُ

    Arab latin: “Innal hamdalillaah, nahmaduhuu, wa nasta’iinuhu, wa nastagh-firuh. Wa na’uudzu billaahi min syuruuri anfusinaa, wa min sayyi-aati a’maalinaa. Man yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wa man yudh-lil falaa haadiya lah. Wa asyhadu al-laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Ammaa ba’du.”

    Artinya: “Segala puji hanya kepada Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan kejelekan amal perbuatan kita. Barang siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barang siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,”

    (dvs/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Supermoon Blue Moon 19 Agustus, Ini Doa saat Melihat Purnama


    Jakarta

    Fenomena Supermoon Blue Moon akan menghiasi langit malam Agustus 2024. Puncak purnama super ini berlangsung pada 19 Agustus dan dapat dilihat di wilayah Indonesia pada 20 Agustus dini hari.

    “Akan ada juga fenomena Blue Moon, yaitu purnama ke-4 (fenomena ini ekstra karena biasanya dalam satu musim hanya ada 3 bulan purnama) yang terjadi tanggal 19 Agustus,” tulis BRIN dalam laporannya pada 8 Januari 2024 seperti dikutip, Senin (19/8/2024).

    Dilansir Live Science, bulan purnama 19 Agustus ini adalah purnama terbesar dan paling terang pada 2024. Meski bulan purnama Agustus biasa disebut ‘Sturgeon Moon’, tapi bisa juga disebut ‘Blue Supermoon’.


    Fenomena Blue Moon terjadi setiap 2-3 tahun sekali. Blue Moon terakhir kali terjadi pada Oktober 2020 dan Agustus 2021 dan akan terjadi lagi pada Mei 2027.

    Menurut keterangan dalam situs NASA, fenomena Blue Moon tahun ini akan mencapai puncaknya pada Senin, 19 Agustus 2024 pukul 14.26 EDT atau Selasa, 20 Agustus 2024 pukul 1.26 WIB. Bulan akan tampak purnama selama tiga hari, dari Minggu pagi hingga Rabu dini hari atau 18-20 Agustus 2024.

    Doa ketika Melihat Bulan Purnama

    Dalam kitab Fiqh as-Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq yang diterjemahkan Khairul Amru Harahap dan Masrukhin terdapat doa yang dibaca Rasulullah SAW saat melihat bulan purnama. Menurut riwayat Thabrani dari Abdullah bin Umar RA, ketika Rasulullah SAW melihat bulan purnama beliau membaca doa berikut,

    الله أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأمن والإيمان والسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ الله

    Artinya: “Allah Maha Besar. Ya Allah jadikanlah ia bulan bagi kami dengan aman, iman, keselamatan, pertolongan kedamaian dan taufik atas apa yang dicintai Tuhan kami dan yang diridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah.”

    Ada juga riwayat yang menyebut Rasulullah SAW mengucapkan doa berikut ketika melihat hilal,

    هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ، هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدِ هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ

    Artinya: “Bulan kebaikan dan petunjuk. Bulan kebaikan dan petunjuk. Bulan kebaikan dan petunjuk. Aku beriman kepada Dzat yang menciptakan-Mu,”

    Sebanyak tiga kali. Setelah itu, beliau mengucapkan,

    الْحَمْدُ للهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا وَجَاءَ بِشَهْرٍ كَذَا

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan sebulan dan memunculkannya sebulan.”

    Doa Rasulullah SAW tersebut berasal dari hadits mursal yang diriwayatkan Abu Daud dari Qatadah RA. Hadits ini terdapat dalam kitab al-Adab bab Ma Yaqulu idza Ra’a al-Hilala.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Keluar Kamar Mandi Sesuai Sunnah dan Adabnya


    Jakarta

    Doa keluar kamar mandi dapat diamalkan oleh muslim. Bacaan ini termasuk adab yang bisa diterapkan ketika berada di kamar mandi.

    Menukil dari Ihya Ulumuddin oleh Imam Al-Ghazali yang diterjemahkan Achmad Sunarto, kamar mandi adalah tempat tinggal iblis dan setan. Karenanya, muslim dianjurkan membaca doa keluar kamar mandi agar dilindungi dari godaan keduanya.

    Abu Umamah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya pada saat iblis turun ke permukaan bumi, ia berkata, ‘Wahai Rabbku, Engkau telah menurunkan aku ke bumi, dan telah menjadikan aku terkutuk, maka jadikanlah untukku sebuah rumah.’ Allah SWT berfirman, ‘Rumahmu adalah kamar mandi’.” (HR Thabrani)


    Sementara itu dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu susunan Prof Wahbah Az-Zuhaili terjemahan Abdul Hayyie al-Kattani dkk, dikatakan membaca doa masuk dan keluar kamar mandi termasuk sunnah. Ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Asy-Syaikhan dengan bunyi,

    “Untuk melindungi aurat manusia dari mata-mata jin adalah apabila salah seorang di antara kamu memasuki kamar mandi, maka hendaklah dia membaca, ‘Bismillah,’ karena kamar mandi itu menunggui seseorang dengan penyakit.”

    Dalam riwayat lainnya, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa sebelum masuk kamar mandi menjadi pembatas antara jin dan manusia. Dari Ali RA, Nabi SAW bersabda:

    “Pembatas antara jin dengan aurat bani Adam (manusia) manakala seorang di antara mereka mask ke WC, adalah agar ia mengucapkan ‘Bismillah.’” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

    Doa Keluar Kamar Mandi Arab, Latin dan Artinya

    Berikut bacaan doa keluar kamar mandi yang dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hajat oleh Drs Nurdin Hasan MAg.

    الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

    Arab latin: Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.

    Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

    Adab Keluar Kamar Mandi bagi Muslim

    Mengutip dari Buku Pintar 50 Adab Islam oleh Arfiani, berikut beberapa adab keluar kamar mandi yang harus diperhatikan muslim.

    1. Membaca Doa Keluar Kamar Mandi

    Salah satu adab keluar kamar mandi adalah membaca doa keluar kamar mandi. Lafaznya seperti yang sudah diterangkan di pembahasan sebelumnya.

    2. Mendahulukan Kaki Kanan ketika Keluar

    Muslim yang hendak keluar kamar mandi hendaknya mendahulukan kaki kanan ketimbang kiri. Ketika masuk, kaki kiri yang didahulukan.

    3. Tidak Berlama-lama di Kamar Mandi

    Tuntaskan keperluan yang dilakukan di kamar mandi. Jika sudah selesai, muslim bisa langsung keluar kamar mandi dan tidak berlama-lama di dalamnya.

    Itulah doa keluar kamar mandi dan adabnya yang bisa diamalkan oleh muslim. Semoga bermanfaat.

    (aeb/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Sholat Fajar Lengkap dengan Keutamaan di Baliknya


    Jakarta

    Sholat Fajar atau lebih dikenal juga dengan sholat sunnah qobliyah Subuh, adalah salah satu ibadah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Sholat ini merupakan salah satu dari sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, bahkan disebutkan bahwa sholat sunnah Fajar atau Qobliyah Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.

    Untuk meraih keutamaan dunia dan seisinya tentunya kita harus memahami tata cara sholat Fajar dengan benar. Selain itu, kita juga bisa menyempurnakan ibadah ini dengan memanjatkan doa sholat Fajar.

    Doa Sholat Fajar

    Setelah melaksanakan sholat sunnah Fajar, umat Islam dapat melanjutkan amalan ibadah di pagi hari dengan berdoa untuk memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. Berdoa setelah sholat Fajar tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk memohon kebaikan dalam menjalani hari.


    Mengutip dari buku Amalan-amalan untuk Mempercepat Datangnya Rezeki karya Nasrudin, berikut adalah beberapa doa yang dapat dibaca setelah melaksanakan sholat sunnah Fajar:

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ رَزَقَنِيْ هَذَا مِنْ خَيْرٍ حَوْلٍ مِنِّي وَلَاقُوَّةٍ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ

    Arab latin: Alhamdulillaa hilladzii rozaqonii haadzaa min khoirin haulin minnii walaa quwwatin, Allahumma baarik fiihi.

    Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan rezeki kepadaku tanpa ada daya dan kekuatan dariku. Ya Allah, berkahilah rezekiku.”

    Doa lain yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ، وَإِسْرَافِيْلَ، وَمِيْكَائِيْلَ، وَمُحَمَّدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّار

    Arab latin: Allahummarabbi jibrila, wa israfila, wamikaila, wamuhammadinnabiyyi shallallahu alaihi wasallam, a’udzu bika minannar.

    Artinya: “Ya Allah, Tuhan Jibril, Israfil, Mikail dan Tuhan Muhammad SAW. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka.”

    Doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad SAW sebanyak tiga kali. Hal ini dijelaskan oleh Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar, yang menukil doa sholat Fajar dari Kitab Ibnu Sunni melalui riwayat Amir bin Usamah.

    Badruddin Hasyim Subky, dalam bukunya yang berjudul Misteri Kedua Belah Tangan dalam Salat, Zikir, dan Doa, juga menguraikan tentang zikir dan doa setelah sholat Fajar. Buku tersebut menjelaskan bacaan zikir dan doa yang dianjurkan setelah sholat tersebut.

    للَّهُمَّ إِلَى أَسْتَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي مَا قَلْي وَتَجْمَعُ هَا شَمْلِي وَتَلُمُ مَا شَعْنِي وَتَرُدُّ بها الفتَنُ عَنِّى وَتَصْلُحُ بها دِيْنِي وَتَحْفَظُ مَا غَائِبِي وَتَرْفَعُ مَا شَاهِدِى وَتُزَكَّى بِمَا عَمَلِي وَتَبْيَضُهَا وَجْهَى وَتُلْهِمُنِي هَارُشدِى وَتُعْصِمُنِيهَا مِنْ كُلِّ سُوْء

    Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rahmat dari sisi-Mu yang dapat menuntun hatiku, menghimpun harapan baikku, membersihkan dosa-dosaku, menjauhkan fitnah dariku, menyelesaikan segala urusan agamaku, melindungiku ketika aku tidak terlihat, meninggikan derajatku ketika aku tampak, membersihkan amalanku, mencerahkan wajahku, memberi ilham dengan ilmu-Mu, dan melindungiku dari setiap kejahatan.”

    أَللَّهُمَّ أَعْطِنِي إِيْمَانَا صَادِقًا وَيَقِينَا لَيْسَ بَعْدَهُ كُفْرٌ وَرَحْمَةٌ أَنَالُ بهَا شَرْفُ كَرَامَتِكَ في الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. أَللَّهُمَّ إنِّى أسفلُكَ الْفَوْز عِنْدَ القَضَاء وَمَنَازِلَ الشُّهَدَا وَعَيْشَ السُّعَدَاء وَالنَّصْرَ عَلَى الأَعْدَاءِ وَمُرَافَقَةَ الأَنْبِيَاءِ. أَللَّهُمَّ إِنِّي أُنْزِلُ بِكَ حَاجَتِي وَإِنْ ضَعُفَ رَأْيِي وَقَلَّتْ حِيْلَتِي وَقَصْرَ عَمَلِي وَافْتَقَرَّتْ إِلَى رَحْمَتُكَ، فَأَسْتَلُ يَا كَافِي الْأُمُوْر وَيَا شَافِيَ الصُّدُورِ كَمَاتَجُرُّ بَيْنَ الْبُحُوْرِ أَنْ تُحِيْرَنِي مِنْ عَذَابِ لسَّعِيرِ وَمِنْ دَعوة التبور ومن فتنة القبور

    Artinya : “Ya Allah, berilah aku keimanan yang mendalam, keyakinan yang tidak disertai kekufuran, dan rahmat agar aku mendapatkan kedudukan yang mulia baik di dunia maupun di akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keberuntungan saat maut (al-Qada), kedudukan para syuhada, kehidupan yang membahagiakan, pertolongan untuk melawan musuh-musuh-Mu, dan dikumpulkan bersama para Anbiya. Ya Allah, sesungguhnya aku telah mengandalkan segala kemampuanku karena kekuasaan-Mu, penuhilah hajatku, meskipun pendirianku lemah, usahaku sedikit, amalanku lalai, namun aku sangat membutuhkan rahmat-Mu. Aku memohon kepada-Mu, Wahai Zat Yang Mencukupkan segala urusan, Wahai Zat Penyembuh hati, sebagaimana Engkau memelihara air di lautan, peliharalah aku dari siksa neraka Sa’ir, dan lindungilah aku dari doa yang sia-sia dan dari fitnah kubur.”

    Keutamaan Sholat Fajar

    Keutamaan sholat Fajar disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Kitab Shalat Al-Musafirin. Aisyah RA menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

    َكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا.

    Artinya : ”Dua rakaat (sebelum) fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.”

    Rasulullah SAW selalu menjaga sholat Fajar dengan sangat konsisten, sebagaimana dinyatakan oleh A.Q. Muhammad Manshur dalam bukunya Panduan Shalat an-Nisaa Menurut Empat Mazhab. Hal ini berdasarkan riwayat yang berasal dari Aisyah RA.

    أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- لَمْ يَكُنْ عَلَى شَىْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مُعَاهَدَةً مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ

    Artinya : “Nabi SAW tidaklah menjaga sholat sunnah yang lebih daripada menjaga sholat sunnah rakaat sebelum Subuh.” (HR Muslim)

    Keutamaan sholat sunnah Fajar sangat jelas dari dua hadits tersebut. Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menunjukkan bahwa dua rakaat sebelum fajar lebih bernilai daripada dunia dan segala isinya, menegaskan betapa besar keutamaannya.

    Selain itu, hadits lain menyatakan bahwa Rasulullah SAW sangat konsisten dalam menjaga sholat sunnah sebelum Subuh yang menandakan sholat Fajar merupakan sholat sunnah yang sangat diutamakan.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com