Tag: doa

  • Bacaan Allahumma Antassalam Beserta Arti dan Keutamaannya


    Jakarta

    Dzikir merupakan salah satu cara umat muslim untuk menenangkan diri dan lebih dekat kepada Allah SWT. Ada banyak bacaan dzikir yang sering diucapkan oleh umat muslim, salah satunya adalah allahumma antassalam.

    Dengan sering berdzikir, hal ini dapat membantu menenangkan hati dan pikiran dari segala keburukan. Dalam surat Hud ayat 3, Allah SWT berfirman tentang perintah dzikir kepada seluruh umatnya:

    وَّاَنِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَّتَاعًا حَسَنًا اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى وَّيُؤْتِ كُلَّ ذِيْ فَضْلٍ فَضْلَهٗ ۗ وَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيْرٍ ٣


    Artinya: “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepadamu (di dunia) sampai waktu yang telah ditentukan (kematian) dan memberikan pahala-Nya (di akhirat) kepada setiap orang yang beramal saleh. Jika kamu berpaling, sesungguhnya aku takut kamu (akan) ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat).”

    Lalu, dalam surat Al-Baqarah ayat 152, Allah SWT kembali berfirman mengenai keutamaan berdzikir:

    فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

    Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

    Bacaan allahumma antassalam merupakan salah satu dzikir yang sering dibaca setelah salat. Ingin tahu bacaan allahumma antassalam lengkap dengan Latin dan artinya? Simak dalam artikel ini.

    Bacaan Allahumma Antassalam: Latin dan Artinya

    Berikut bacaan dzikir allahumma antassalam lengkap dengan Latin dan artinya yang termuat dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq:

    اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

    Latin: Allahumma antassalam wa minkas salam tabarakta ya dzaljala li wal ikram.

    Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Dzat yang memberi keselamatan. Dari-Mu keselamatan (bersumber). Engkau Maha Agung, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.” (HR Muslim dan lainnya)

    Waktu Membaca Dzikir Allahumma Antassalam

    Bacaan dzikir allahumma antassalam merupakan bacaan yang bersumber dari Rasulullah SAW. Bacaan tersebut disunnahkan untuk dibaca setelah salam.

    Dalam suatu hadits dari Tsauban RA berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam jika selesai salat mengucap ‘Astaghfirullah’ tiga kali, kemudian mengucap ‘Allahumma antassalam wa minkas salam tabarakta ya dzaljala li wal ikram’.” (HR Muslim)

    Selain itu, dianjurkan juga membaca dzikir allahumma antassalam setelah melaksanakan salat hajat atau salat tahajud minimal 99 kali. Kemudian, diakhiri dengan doa kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk, kemudahan, dan hati yang tenang selama menjalani kehidupan.

    Dalam surat An-Nisa ayat 103, Allah SWT berfirman tentang anjuran berdzikir setelah melaksanakan salat:

    فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا ١٠٣

    Artinya: “Apabila kamu telah menyelesaikan salat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah salat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin.”

    Keutamaan Membaca Dzikir Allahumma Antassalam

    Dalam buku Berdzikirlah! Pasti Hatimu Akan Tenang oleh Nurul Qamariyah, ada sejumlah keutamaan dari membaca dzikir allahumma antassalam, di antaranya:

    • Menuntun seseorang pada ketenangan serta kemantapan hati dalam menjalin hubungan kerja.
    • Dijauhkan dari perbuatan jahat dan maksiat.
    • Meyakini bahwa Allah SWT satu-satunya yang berhak menyandang ‘As-Salam’.

    Jika kamu konsisten membaca dzikir allahumma antassalam, insya Allah akan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran. Apabila terjadi kesulitan dalam hidup, insya Allah akan diberikan kekuatan dan mendapat jalan keluar yang baik.

    Demikian pembahasan mengenai bacaan dzikir allahumma antassalam beserta Latin dan artinya. Semoga bermanfaat.

    (ilf/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Sayyidul Istighfar Arab, Latin, Terjemah, beserta Keutamaannya


    Jakarta

    Sayyidul Istighfar adalah salah satu doa yang paling istimewa, karena memiliki keutamaan besar dalam memohon ampunan Allah SWT. Bacaan ini mengandung pengakuan dosa, penyerahan diri, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

    Istilah Sayyidul Istighfar berarti penghulu istighfar. Rasulullah menganjurkan untuk mengamalkan bacaan ini, khususnya di pagi dan sore hari. Berikut bacaan dan keutamaan membaca Sayyidul Istighfar.

    Bacaan Sayyidul Istighfar

    Sayyidul Istighfar disebut sebagai penghulu istighfar karena di dalamnya merangkum makna taubat dan menghinakan diri di hadapan Allah SWT. Menurut buku Fiqih Doa & Dzikir Jilid 2 oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, sayyidul istighfar merupakan bacaan istighfar yang paling agung dan utama.


    Bacaan ini mengungguli lafadz istighfar lain dari segi keutamaan hingga tingkatannya. Mengutip kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam An-Nawawi, berikut bacaan Sayyidul Istighfar:

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

    Arab latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika. Mastatha’tu a’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

    Artinya: “Wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.” (HR Bukhari).

    Keutamaan Membaca Sayyidul Istighfar

    Sayyidul istighfar memiliki keistimewaan yang luar biasa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

    سيد الاستغفار أن تقول : اللهم أنت ربي لاإله إلا أنت ، خلقتني وأنا عبدك ، وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت ، أعوذ بك من شر ما صنعت ، أبوء لك بنعمتك علي ، وأبوء بذنبي فاغفر لي ، فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت ” . قال : ” ومن قالها من النهار موقنا بها فمات من يومه قبل أن يمسي فهو من أهل الجنة ، ومن قالها من الليل وهو موقن بها فمات قبل أن يصبح فهو من أهل الجنة ” . رواه البخاري .

    Artinya: “Sayyidul Istighfar adalah Allahumma Anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika. Mastatha’tu a’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu u laka bini’ matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta. “Barangsiapa mengucapkannya (Sayyidul istighfar) di siang hari dengan meyakininya lalu dia mati pada hari itu sebelum sore hari, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya di malam hari dengan meyakininya lalu dia mati pada malam itu sebelum pagi, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR Bukhari).

    Mengutip buku Dahsyatnya Keajaiban Istighfar bagi Orang-Orang Sibuk oleh Khairi Syekh Maulana, adapun keutamaan-keutamaan lainnya, sebagaimana dikatakan oleh Asy-Syekh Musthafa Ibrahim Haqqy yaitu:

    1. Sayyidul istighfar merupakan sikap patuh kepada Allah SWT

    Artinya, membaca istighfar merupakan bukti bahwa seseorang selalu patuh pada perintah Allah SWT. Pembacanya akan tergolong sebagai hamba yang mendapat petunjuk dariNya.

    2. Sayyidul istighfar menjadi jalan bagi datangnya ampunan

    Manusia tidak luput dari dosa, sehingga penting untuk membaca istighfar sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

    3. Bacaan ini bisa menjadi jalan untuk masuk surga

    Membaca istighfar adalah upaya manusia untuk meminta ampunan Allah. Sehingga bacaan istighfar bisa memangkas dosa-dosa yang kita perbuat, dengan izin Allah.

    4. Bisa menjadi jalan bagi ditambahnya kekuatan lahir maupun batin

    Kekuatan lahir adalah kesehatan badan, sementara kesehatan batin yaitu Allah senantiasa memberi ketenangan dalam hati.

    5. Menjadi jalan bagi datangnya kesenangan yang bersifat baik

    Kesenangan yang sebenanya adalah selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan.

    6. Menjadi penolak bala

    Istighfar bisa menjadi benteng dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga, jika rajin membacanya, kita akan selalu berada dalam lindungan dan pertolongan Allah SWT.

    7. Menjadi jalan bagi turunnya rahmat

    Rahmat Allah SWT akan terus mengalir kepada hamba yang membaca lafadz istighfar secara istiqomah. Itulah bacaan sayyidul istighfar dan keutamaan membacanya. Semoga artikel ini bermanfaat untukmu.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Baca Hasbunallah Wanikmal Wakil saat Hadapi Masalah, Allah Akan Beri Jalan


    Jakarta

    Bacaan hasbunallah wanikmal wakil diyakini menjadi pembuka pintu pertolongan Allah SWT. Lafaz ini juga menjadi sumber kekuatan iman saat menghadapi berbagai kesulitan hidup.

    Mereka yang percaya kepada Allah SWT tidak akan pernah merasa putus asa saat menghadapi ujian yang diberikan-Nya. Keyakinan akan pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT selalu hadir bagi mereka yang bersabar.

    Sebagai motivasi iman dan penyemangat, kalimat hasbunallah wanikmal wakil menjadi pegangan bagi orang yang beriman. Kalimat kemudian dikenal sebagai doa tawakal.


    Tulisan Hasbunallah Wanikmal Wakil Arab, Latin, dan Terjemahan

    حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ

    Hasbunallah wa ni’mal wakil

    Artinya: “Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”

    Bacaan hasbunallah wanikmal wakil terdapat dalam Al-Qur’an. Tepatnya dalam surah Ali ‘Imran ayat 173, yang berbunyi:

    اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ١٧٣

    Al-lażīna qāla lahumun-nāsu innan-nāsa qad jama’ū lakum fakhsyauhum fa zādahum īmānā(n), wa qālū ḥasbunallāhu wa ni’mal-wakīl(u).

    Artinya: (yaitu) mereka yang (ketika ada) orang-orang mengatakan kepadanya, “Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan (pasukan) untuk (menyerang) kamu. Oleh karena itu, takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.”

    Asal Mula Bacaan Hasbunallah Wanikmal Wakil

    Bacaan hasbunallah wanikmal wakil memiliki sejarah mendalam terkait dengan peristiwa penting pada era Rasulullah SAW. Disebutkan dalam buku Ampuhnya Kalimat Hasbunallaah Wani’mal Wakil karya Ahmad Fathoni El-Kaysi, surah Ali ‘Imran ayat 173 yang memuat bacaaan hasbunallah wanikmal wakil turun menjelang perang di Pasar Badar.

    Kala itu, terjadi kesepakatan antara Rasulullah SAW dan Abu Sufyan–pemimpin kafir Quraisy–sebelum perang berlangsung. Abu Sufyan mencoba menggunakan strategi politik untuk menggoyahkan semangat kaum Muslimin di Madinah.

    Ia mengutus Nu’aim, seorang pedagang, untuk menyebarkan berita bohong di Madinah. Dalam berita itu, disebutkan bahwa pasukan Abu Sufyan berjumlah jauh lebih besar dan lebih kuat dibandingkan pasukan Muslim. Namun, informasi palsu ini hanya mempengaruhi kelompok tertentu, seperti kaum Yahudi dan sebagian orang yang memiliki keimanan lemah. Mereka takut menghadapi jihad di jalan Allah.

    Di sisi lain, Rasulullah SAW tetap tegar dan penuh keyakinan menghadapi ancaman tersebut. Beliau, bersama para sahabat, bersiap menghadapi pasukan Abu Sufyan meskipun harus berangkat dengan jumlah pasukan yang sedikit. Keteguhan hati mereka disertai keyakinan kuat pada pertolongan Allah SWT menjadi inspirasi bagi kaum Muslimin.

    Semangat jihad Rasulullah SAW dan pasukannya semakin menguat dengan lantunan kalimat hasbunallah wanikmal wakil. Keyakinan mereka kepada Allah SWT menjadi motivasi utama yang membuat mereka pantang menyerah demi menegakkan agama Islam. Hingga akhirnya, tanpa harus melalui peperangan sengit, pasukan Abu Sufyan memilih mundur, dan kemenangan menjadi milik umat Islam tanpa peperangan yang besar.

    Keutamaan Mengamalkan Hasbunallah Wanikmal Wakil

    Menurut buku Berlimpah Harta dengan Beragam Dzikir, Shalat, dan Puasa Khusus karya Muhammad Arifin Rahman, terdapat 15 manfaat luar biasa dari tulisan Hasbunallah Wanikmal Wakil. Berikut rinciannya:

    1. Allah SWT akan menolong hamba-Nya dan menjadikannya dicintai oleh banyak orang.

    2. Allah SWT memberikan perlindungan terbaik kepada yang berserah diri kepada-Nya.

    3. Siapa pun yang melafalkannya akan memperoleh kemuliaan abadi, rezeki yang cukup, dan pertolongan dalam situasi genting.

    4. Menjadikan dirinya memiliki banyak pengikut yang setia.

    5. Mendapat bantuan Allah SWT untuk melumpuhkan kekuatan orang-orang zalim.

    6. Menemukan solusi untuk setiap masalah, bahkan yang tampak mustahil pun dapat selalu ditemukan.

    7. Mampu menyelesaikan dan mendamaikan konflik atau perselisihan.

    8. Allah SWT melimpahkan rezeki dan pendapatan yang berlimpah.

    9. Mendapatkan dukungan ketika diremehkan karena kemiskinan.

    10. Orang-orang di sekitarnya akan tunduk dan menghormatinya.

    11. Dapat menghentikan berbagai aksi demonstrasi atau kerusuhan.

    12. Mendapat perlindungan atas harta, tempat tinggal, dan barang berharga dari ancaman pencuri dan kerusakan.

    13. Memberikan keberhasilan dalam melobi atau bernegosiasi dengan pejabat.

    14. Dimudahkan jalan untuk memperoleh kekayaan.

    15. Terjaga dari segala bentuk keburukan, baik dari makhluk maupun manusia.

    Waktu Membaca Hasbunallah Wanikmal Wakil

    Berdasarkan arsip detikHikmah, doa tawakal atau hasbunallah wanikmal wakil dapat dilafalkan kapan saja selama memungkinkan.

    Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca ketika seorang Muslim hendak berserah diri kepada Allah SWT, memohon pertolongan, dan perlindungan dari-Nya. Dengan mengucapkan doa ini, diharapkan Allah SWT akan mendengar permohonan hambanya dan memberikan bantuan serta perlindungan yang diharapkan.

    Karena itu, doa hasbunallah wanikmal wakil sangat cocok dibaca ketika seorang Muslim sedang menghadapi cobaan hidup, seperti kondisi terpuruk, penderitaan, kesulitan, rasa takut, atau untuk menghilangkan kegelisahan.

    Nabi Ibrahim AS pernah membaca hasbunallah wanikmal wakil saat menghadapi situasi sulit. Kala itu, ia dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an surah Al Anbiya’ ayat 68-70.

    Bacaan Doa ketika Menghadapi Kesulitan

    Selain membaca kalimat hasbunallah wanikmal wakil, umat Islam juga dianjurkan untuk mengamalkan doa-doa lain yang dapat membantu menghadapi berbagai kesulitan hidup. Berikut adalah doa ketika menghadapi kesulitan yang dikutip dari buku Obat Anti Susah: Ibadah-ibadah Terbaik saat Engkau Diuji Kesusahan dan Kesulitan tulisan Maswan Abdullah.

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

    Laa ilaaha illallaahul ‘adziimul haliim, laa ilaaha illallaahu rabbul ‘arsyil ‘adzimm, laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul ‘arsyil kariim

    Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Penguasa Arasy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi serta Tuhan Arasy yang mulia.”

    Wallahu a’lam.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa setelah Membaca Al-Waqiah, Amalan Penarik Rezeki


    Jakarta

    Al-Waqiah adalah salah satu surat dalam Al-Qur’an yang dikenal sebagai surat penuh berkah. Memiliki khasiat yang besar.

    Mengutip buku Mau Kaya? Yuk, Baca Al-Waqiah karya Sukron Abdilah, surat Al-Waqiah terdiri atas 96 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah. Al-Waqiah diambil dari perkataan Al-Wa’qiah yang terdapat pada awalan surat, yang berarti “Hari Kiamat”.

    Surat Al-Waqiah banyak dibaca dan diamalkan oleh sebagian besar umat Islam, mengingat keutamaan dan fadhillahnya. Ada beberapa hadits Rasulullah mengenai keutamaan surat Al-Waqiah,


    “Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, dia tidak akan mengalami kefakiran (kemelaratan)”. (HR Al-Baihaqi)

    Hal serupa juga dijelaskan Ustadz Ramadhan dalam buku yang ditulisnya Rahasia Dahsyat Al-Fatihah, Ayat Kursi dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier, bahwa surat Al-Waqiah memiliki keutamaan sebagai penarik rezeki. Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda,

    “Barangsiapa membaca surah Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan menimpa kepadanya kemiskinan. Dan surah Al Waqiah adalah surat kaya, maka bacalah dan ajarkanlah kepada anak-anak kamu. (HR. Abu Ubaid, Al-Harits, Abu Ya’la, dan Ibnu Murdaweh)

    Rasulullah SAW juga bersabda yang artinya, “Ajarkanlah kepada istri-istri kalian surah Al Waqiah, karena ia surat kekayaan.”

    Sedangkan dalam kitab Al-Adzkar yang disusun Imam Nawawi dan diterjemahkan oleh Ulin Nuha, diterangkan bahwa waktu yang tepat untuk membaca surat Al-Waqiah adalah setiap malam. Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Sunni, Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Barang siapa yang membaca surat Al Waqiah pada setiap malam hari, niscaya ia tidak akan tertimpa kemiskinan.”

    Adapun yang menganjurkan membaca surat Al-Waqiah setelah sholat Ashar, biasanya dibaca sebanyak 14 kali. Adapun waktu lain yang mustajab untuk membaca surat Al-Waqiah yaitu setelah sholat Subuh dan Isya.

    Lantas apa yang harus dilakukan setelah membaca surat Al-Waqiah? Dianjurkan untuk menutup dengan melantunkan doa kepada Allah. Berikut ini bacaan doa setelah membaca surat Al-Waqiah.

    Doa Setelah Membaca Al-Waqiah

    Membaca doa setelah melantunkan surat Al-Waqiah penting diamalkan umat Islam. Dalam kitab Khulashah Al-Madad An-Nabawi yang disusun oleh Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, berikut bacaannya:

    اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Arab latin: Allahummashun wujuu hanaa bil yasar, walatuuhinna bil iqtar, fanastarziqa thoo libii rizqika wanasta’thifa syiroro kholqika wanasy-tagila bihamdiman a’tho naa wanubtala bidzammi man mana ana wa anta min wara-i dzalika kullihi ahlul ‘atho-i wal man-‘i. Allahumma kama shunta wujuhana ‘anissujudi illa laka fashunna ‘anil haa jati illa ilaika bijudika wakaromika wafadhlika ya arhamarrohimin aghninaa bifadhlika amman siwaaka washallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi washohbihi wasallam.

    Artinya: “Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan sehingga kami harus mencari rezeki dari para pencari rezeki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.

    Ya Allah, sebagaimana Engkau menjaga wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, maka jagalah kami dari keperluan selain kepada-Mu, dengan kedermawanan-Mu, kemurahan-Mu, dan karunia-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang. Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu dari siapapun selain Engkau. Semoga Allah merahmati junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya dan para sahabatnya, juga semoga Allah memberi keselamatan.”

    Setelah membaca doa di atas, lanjutkan dengan doa berikut:

    الّلهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِحَقِّ سُوْرَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا أنْ تُيَسِّرَلِيْ رِزْقِي كَمَا يَسَّرْتَهُ لِكَثِيْرٍ مِن خَلْقِكَ يَا ألله يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

    Arab latin: Allahumma inni as aluka bihaqqi suuratil waaqi’ah wa asroorihaa antuyassiroli rizkikamaa yassartahu likatsiirin minkholqika yaa Allah yaa robbal ‘aalamiin.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran surat Waqiah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezekiku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhluk-Mu, ya Allah, ya robbal ‘alamin.”

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Rezeki Mengalir Setiap Hari, Yuk Amalkan Doa Ini


    Jakarta

    Doa adalah sarana untuk menyampaikan keinginan atas permintaan secara langsung dari hamba-Nya kepada Allah SWT. Dalam Islam, doa terbagi menjadi dua yaitu doa yang berisikan pujian kepada Allah SWT dan doa yang berisikan permohonan.

    Melansir buku kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki yang ditulis KH. Sulaeman bin Muhammad Bahri mengatakan bahwa doa yang merupakan pujian, lebih kepada mengamalkan sifat-sifat Allah (Asma’ul Husna) yang merupakan nama-nama terbaik Allah SWT, sedangkan doa yang berupa permohonan adalah ungkapan permintaan secara langsung kepada Allah SWT.

    Allah SWT berfirman dalam surah Al-A’raf ayat 180 yang berbunyi:


    وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ ١٨٠

    Artinya: “Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 180)

    Selain itu, dalam surah Ghafir ayat 60, Allah SWT juga berfirman tentang perintah berdoa kepada Allah SWT.

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

    Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Salah satu memohon rezeki kepada Allah, selain dengan berusaha kita juga harus berdoa. Mengutip buku Doa dan Zikir Harian Nabi oleh Imam Abu Wafa berdoa memiliki manfaat utama bagi keberlangsungan hidup manusia.

    Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya barang siapa yang tidak memohon sesuatu kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.” (HR Tirmidzi)

    Mengutip buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki yang ditulis KH. Sulaeman bin Muhammad Bahri, berikut doa-doa pembuka rezeki agar Allah SWT memberikan kelancaran.

    5 Doa agar Rezeki Mengalir Lancar

    1. Doa agar Terpenuhi Hajat Dunia dan Akhirat

    اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاغْنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سَوَاكَ

    Allaahumma ikfinii bihalaalika ‘an haraamika waghninii bifadhlika amman siwaaka
    Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan kehalalan-Mu dari keha- raman-Mu, dan cukupkanlah aku dengan anugerah-Mu dari selain-Mu.”

    Keterangan: Bacalah surat Al-Ikhlas 100 kali setelah salat Jumat, kemudian bacalah doa tersebut.

    2. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah

    اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مَا يَكْفِيْنِي وَصْنَعْ عَنِّي مَا يُطْغَيْنِي

    Allaahummarzuqnii maa yakfiinii washna’ annii maa yuthghinii

    Artinya: “Ya Allah, berilah aku rezeki yang cukup dan baik, serta cegahlah diriku dari rezeki yang mencelakakan aku.”

    3. Doa Pembuka Rezeki dan Kekayaan

    اللَّهُمَّ يَا غَنِيٌّ يَا مُغْنِي أَغْنِنِي عَنِّى أَبَدًا وَيَا عَزِيزُ يَا مُعِزُّ أَعزَّنِي بِإِعْزَازِ عِزَّةٍ قُدْرَتِكَ وَ يَا مُيَسَّرَ الْأُمُورِ يَسْرْ لِي أُمُورَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ يَا خَيْرَ مَنْ يُرْجِي يَا اللَّهُ

    Allaahumma yaa ghaniyyu yaa mughnii aghninii ghinan abadan wa yaa ‘aziizu yaa mu’izzu a’izzanii bi i’zaazi ‘izzati qudratika wa yaa muyassiral umuuri yassirlii umuuraddunyaa wad diini yaa khaira man yurjaa yaa allaahu

    Artinya: “Ya Allah, Dzat yang Maha Kaya dan memberikan kekayaan, berilah kekayaan kepadaku yang abadi. Wahai Dzat yang Maha Mulia yang memberikan kemuliaan, berilah kemuliaan kepadaku dengan kemuliaan kekuasaan-Mu. Wahai Dzat yang mempermudah semua urusan, berilah kemudahan kepadaku di dalam semua urusan dunia dan agama, wahai Dzat yang paling baik, ya Allah.”

    Keterangan: Bacalah doa ini setelah salat fardhu, shalat Hajat, dan salat sunah Tahajjud sebanyak 3 kali.

    4. Doa Perlidungan dari Kesempitan Rezeki

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ ضِيقِ الرِّزْقِ الدُّنْيَا وَضِيْقِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    Allaahummaghfirlii warhamnii wahdinii wardzuqnii wa’aafinii wa’fu’annii, allaahumma innii a’udzubika min dhiqir rizqiddunyaa wadiiqi yaumil qiyaamati walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin

    Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku, berilah rezeki kepadaku, sejahterakanlah aku, dan maafkanlah aku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kesempitan urusan dunia dan kesempitan pada hari kiamat. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

    Keterangan: Bacalah doa ini sebanyak 90 kali setelah salat sunah Tahajjud.

    5. Doa agar Dicukupkan Rezeki

    حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

    Hasbiyallaahu laailaahailla hua’alaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil azhiimi

    Artinya: “Allah telah mencukupkan padaku, tiada Tuhan melainkan Engkau dan pada-Mu aku aku berserah diri, Engkau Tuhan yang menguasai arasy yang besar.”

    Keterangan: Bacalah sebanyak 3 kali setiap pagi setelah salat Subuh.

    (lus/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa untuk Meluluhkan Hati Seseorang, Ikhtiar Lewat Jalur Langit


    Jakarta

    Meluluhkan hati seseorang yang keras atau sulit diajak berdamai adalah tantangan yang sering kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam hubungan keluarga, pertemanan, maupun pekerjaan.

    Dalam Islam, doa merupakan salah satu ikhtiar terbaik yang bisa dilakukan untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa doa yang dapat diamalkan untuk meluluhkan hati seseorang.

    Doa agar Hati Seseorang Luluh

    Meluluhkan hati seseorang adalah usaha yang harus diiringi dengan kesabaran, doa, dan perbuatan baik. Serahkan segala urusan kepada Allah SWT karena hanya Dia yang mampu membolak-balikkan hati manusia.


    Jangan lupa untuk selalu bersikap ikhlas dan terus berbuat baik kepada orang yang bersangkutan. Karena kebaikan adalah kunci untuk meluluhkan hati manusia.

    Mengutip buku Doa Rindu Jodoh dan Momongan oleh Mohammad Irsyad dan buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap yang disusun oleh Ustadz H.Amrin Ali Al-Kasyaf, berikut beberapa doa yang bisa diamalkan.

    1. Doa Meluluhkan Hati Seseorang (Versi 1)

    اللَّهُمَّ أَلْفَ بَيْنِي وَبَيْنَ ….(sebut nama yang dituju)
    بن / بنت ….(sebut nama ayahnya)
    اللَّهُمَّ أَلِّفْ قَلْبَ….(sebut nama yang dituju)
    بن / بنت ….(sebut nama ayahnya)
    كَمَا الَّفْتَ بَيْنَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ وَحَوَاءَ وَكَمَا الَّفْتَ بَيْنَ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلامُ وَسَارَةَ وَهَاجَرَ وَكَمَا أَلَّفْتَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَطُورِ سَيْناءَ وَكَمَا الَّفْتَ بَيْنَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُمَّتُهُ رَحِمَكُمُ اللهُ وَكَمَا الَّفْتَ بَيْنَ يُوْسُفَ قَدْ شَغَفَهَا حُبًّا إِنَّا لَنَرَاهَا فِي ضَلَلٍ مُبِينٍ.

    Arab Latin: Allahumma alfabainii wabaina (sebut nama yang dituju) bin/binti (sebut nama ayahnya). Allahumma allif qalba (sebut nama yang dituju) bin/binti (sebut nama ayahnya). Kamallafta baina aadama ‘alaihissalaamu wa haawwaa wa kamaa allafta baina ibrahiima ‘alaihis salaamu wa saaaratan wa haajaran. Wa kamaallaf-ta baina muusaa ‘alaihis salaamu wa thuuri sai-naa-a wa kamaa allaf-ta baina baina muhammadin shalallaa-hu ‘alaihi wa sallama wa ummatuhu rahimakumullaa-hu wa kamaa allaf-ta baina yuusufa qad shaya-ghafahaa huban innaa lanaraahaa fii dhalaalim mubiin.

    Artinya: “Ya Allah, satukanlah di antaraku dan di antara (sebut nama yang dituju) bin/binti (sebut nama ayahnya). Ya Allah, satukanlah hati (sebut nama yang dituju) bin/binti (sebut nama ayahnya). Seperti Engkau telah menyatukan antara Nabi Adam AS dan Siti Hawa, seperti Engkau telah menyatukan antara Nabi Ibrahim AS dan Siti Sara dan Siti Hajar, seperti Engkau telah menyatukan antara Nabi Musa AS dan Thuraisana’, seperti Engkau telah menyatukan antara Nabi Muhammad SAW dan umatnya yang disayangi Allah SWT, dan seperti Engkau telah menyatukan Nabi Yusuf. Sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Sesungguhnya, Kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.”

    2. Doa Meluluhkan Hati Seseorang (Versi 2)

    اَللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

    Arab Latin: Allahumma laa sahla illaa maa ja’al- tahu sahlan wa anta taj’alu al-haz-na idza shii’ta sahlan.

    Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan, terkecuali sesuatu itu telah Engkau jadikan mudah. Dan Engkau dapat menjadikan tanah yang keras menjadi mudah jika Engkau berkehendak.”

    3. Doa Meluluhkan Hati Seseorang (Versi 3)

    اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ
    الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ
    اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِي …..(sebut nama orang yang dituju)
    كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Arab Latin: Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika.
    Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa.
    Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadika. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah dan hina, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu. Ya Allah tundukkan (sebut nama) kepadaku sebagaimana Engkau tundukkan Firaun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi pada Daud. Karena dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya ada di tangan-Mu, dan hatinya ada di tangan-Mu.”

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Puasa 87 Hari Lagi, Baca Doa Ini agar Dipanjangkan Umur sampai Bulan Ramadan


    Jakarta

    Puasa Ramadan 1446 H/2025 M akan tiba sekitar tiga bulan lagi. Menyambut datangnya waktu istimewa tersebut, umat Islam bisa memanjatkan doa agar dipanjangkan umur sampai bulan Ramadan.

    Ramadan adalah bulan ke-9 dalam kalender Hijriah. Bulan ini memiliki banyak keistimewaan di atas bulan-bulan lainnya.

    Keistimewaan bulan Ramadan dijelaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur’an dan hadits. Dalam surah Al Baqarah ayat 185 dikatakan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an dan bulan wajib berpuasa. Allah SWT berfirman,


    شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٨٥

    Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”

    Ramadan juga menjadi bulan yang di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Qadr ayat 1-3,

    اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣

    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.”

    Kemudian dalam hadits dikatakan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup pada Ramadan. Rasulullah SAW bersabda,

    إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَ أُغْلِقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَ سُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ

    Artinya: “Apabila Ramadan telah masuk, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu jahannam ditutup serta setan-setan dibelenggu.” (Muttafaq ‘Alaih)

    Menurut kalender Hijriah Indonesia 2025 terbitan Kementerian Agama RI, 1 Ramadan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025. Jika dihitung mundur, Ramadan 2025 tinggal 87 hari lagi. Meski demikian, penetapan awal Ramadan masih menunggu hasil sidang isbat yang digelar pada 29 Sya’ban.

    Umat Islam bisa memanjatkan doa agar dipertemukan bulan Ramadan. Mengingat bertemu bulan Ramadan adalah suatu nikmat. Imam an-Nawawi dalam kitab Al Adzkar mengatakan, siapa pun yang mendapatkan nikmat atau dihindarkan dari kemurkaan Allah SWT dianjurkan bersujud syukur kepada Allah SWT atau memuji Allah SWT atas pemberian-Nya.

    Doa agar Dipanjangkan Umur sampai Bulan Ramadan

    Ada sebuah hadits yang menyebut Rasulullah SAW memanjatkan doa agar dipertemukan dengan bulan Ramadan. Doa ini beliau baca saat memasuki bulan Rajab. Berikut bacaannya:

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

    Allahumma barik lanaa fi rojab wa sya’baan wa ballighnaa ramadhaan

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dengan hadirnya bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan sampaikanlah kami dengan bulan Ramadan.”

    Doa tersebut terdapat dalam hadits yang dikeluarkan Imam Ahmad dalam Musnad, Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan Imam an-Nawawi dalam Al Adzkar.

    Dalam hadits yang dikeluarkan Imam Bukhari dalam Al Adab Al Mufrad dari jalur Anas RA dan lainnya, Rasulullah SAW juga pernah memanjatkan doa untuk pelayannya, Anas, agar panjang umur dan banyak harta. Berikut bacaan doanya:

    اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَأَطِلْ حَيَاتَهُ وَاغْفِرْ لَهُ

    Allahumma aktsir malahu wa waladahu wa athil hayaatahu waghfirlahu

    Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, panjangkanlah umurnya dan ampunilah dia.”

    Silaturahmi Memperpanjang Umur

    Selain berdoa, ada amalan lain yang bisa memperpanjang umur. Masih dalam Al Adab Al Mufrad, Imam Bukhari mengeluarkan hadits bahwa silaturahmi memperpanjang umur. Diriwayatkan dari Anas ibnu Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

    Artinya: “Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan ditambah umurnya, maka hendaklah menjalin silaturahmi.” (Shahih dalam kitab Shahih Abu Daud)

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Iftitah Lengkap dengan Latin, Arti dan Keutamaannya


    Jakarta

    Doa iftitah adalah doa yang dibaca pada awal sholat, tepatnya setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah. Ada beberapa macam bacaan doa iftitah.

    Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar yang diterjemahkan Abu Firly Bassam Taqiy menjelaskan, membaca doa iftitah dalam sholat hukumnya sunnah bukan kewajiban. Sehingga jika seorang muslim meninggalkannya, sholatnya tetap sah tanpa perlu sujud sahwi.

    Meskipun demikian, banyak yang menganggap penting untuk mengamalkan doa ini karena besarnya keutamaan yang terkandung.


    Seandainya doa iftitah tertinggal pada rakaat pertama, baik karena lupa atau sengaja, ia tidak bisa dibaca pada rakaat berikutnya. Hal ini dikarenakan waktunya telah habis, dan mengerjakannya setelah itu akan menjadi makruh. Meskipun demikian, sholat yang dilakukan tetap sah.

    Sebagai makmum yang telat melaksanakan sholatnya dan menjumpai imam pada salah satu rakaat, seorang muslim boleh mengerjakan doa iftitah jika ia merasa tidak akan melewatkan bacaan surah Al-Fatihah. Jika khawatir tertinggal, sebaiknya membaca Al-Fatihah karena hukumnya wajib, sedangkan doa iftitah hanya sunnah.

    Bacaan Doa Iftitah Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

    اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيراً، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيراً، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفاً مُسْلِمِاً وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

    Allāhu Akbaru Kabīrā, wal-ḥamdu Lillāhi Kathīrā, wa subḥāna Allāhi bukratan wa asīlā, wajjahtu wajhīya lilladhī faṭara as-samāwāti wal-arḍa ḥanīfāan musliman wamā anā mina al-mushrikīn, inna ṣalātī wa nusukī wa maḥyāya wamamātī Lillāhi rabbil-‘ālamīn, lā sharīka lahu wabi-dhālika umirtu wa anā mina al-muslimīn.

    Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, dan segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyaknya. Maha Suci Allah pagi dan petang. Aku menghadapkan diriku kepada Tuhan Yang telah menciptakan langit dan bumi dengan meluruskan ketaatan kepada-Nya dan berserah diri, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya sholatku, semua ibadahku, hidup dan matiku hanyalah bagi Allah, Rabb semesta alam; tiada sekutu bagi-Nya. Dan dengan demikianlah aku diperintahkan, dan aku adalah termasuk orang-orang yang muslim.”

    Doa iftitah ini adalah doa iftitah yang sering dibaca oleh umat Islam saat melaksanakan sholat. Namun, untuk versi lengkapnya, dapat melanjutkan dengan membaca doa berikut ini.

    ، اللَّهُمَّ أَنْتَ المَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْتَ رَبِّي وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعاً، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُالذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ والخَيْرُ كُلَّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

    Allahumma Anta al-Malik, la ilaha illa Anta, Anta rabbi wa ana abduka, zhalamtu nafsi wa i’tarafhtu bidhambi, faghfir li dhunubi jami’an, fa’innahu la yaghfiru adhdhunuba illa Anta, wahdini li ahsani al-akhlaqi la yahdi li ahsaniha illa Anta, wa asrif ‘anni sayyi’aha la yasrifu sayyi’aha illa Anta, labbaik wa sa’daik wal-khayru kulluhu fi yadika, wal-sharru laysa ilayk, ana bika wa ilayk, tabarakta wa ta’alayt, astaghfiruka wa atubu ilayk.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Raja, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau adalah Rabbku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah berbuat aniaya terhadap diriku sendiri dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah segala dosaku; tiada seorang pun yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Berilah aku petunjuk kepada akhlak yang paling baik, tiada seorang pun yang dapat memberikan petunjuk kepada akhlak yang paling baik kecuali Engkau, dan palingkanlah diriku dari akhlak yang buruk, tiada seorang pun yang dapat memalingkan dari akhlak yang buruk kecuali Engkau. Aku penuhi seruan-Mu dan aku merasa bahagia dengan menjatahkan seruan-Mu. Semua kebaikan berada di tangan kekuasaan-Mu, dan kejahatan itu bukan bersumber dari-Mu, aku memohon pertolongan kepada-Mu dan berserah diri kepada-Mu, Maha Agung lagi Maha Tinggi Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.”

    Selain itu, ada juga bacaan doa iftitah dengan lafaz berikut,

    اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقْنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

    Allahumma ba’id bayni wa bayna khatayaya kama ba’adta baynal-mashriqi wal-maghrib. Allahumma naqni min khatayaya kama yunakka at-thawbul-abyadu minad-danas. Allahumma ighsilni min khatayaya bith-thalji wal-ma’i wal-barradi.

    Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan dosa-dosaku, sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa-dosaku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotorannya. Ya Allah, cucilah diriku dari dosa-dosaku dengan salju, air, dan embun.”

    Keutamaan Membaca Doa Iftitah

    Doa iftitah memiliki banyak keutamaan. Berikut beberapa keutamaan doa uftitah dikutip dari buku Kutemukan Engkau dalam Tahajjudku karya Muhammad Ainur Rasyid dan arsip detikHikmah.

    1. Pintu Langit Dibuka

    Salah satu keutamaan doa iftitah yang paling dikenal adalah dibukanya pintu-pintu langit saat doa ini dibaca. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW sangat mengagumi bacaan ini karena dengan membaca doa iftitah, pintu-pintu langit dibuka. “Sungguh aku sangat kagum dengan ucapan tadi sebab pintu-pintu langit dibuka karena kalimat itu.” (HR Muslim)

    2. Bacaan yang Disukai Nabi Muhammad SAW

    Doa iftitah adalah doa yang sangat disukai Rasulullah SAW, bahkan menjadi bacaan utama beliau ketika memulai sholat malam. Aisyah RA mengisahkan bahwa setiap kali Rasulullah SAW bangun malam untuk sholat, beliau selalu memulai dengan doa iftitah.

    3. Pujian kepada Allah SWT

    Doa iftitah dimulai dengan pujian-pujian untuk Allah SWT. Dengan memulai sholat menggunakan doa ini, seorang muslim mengagungkan dan menyucikan Allah SWT.

    4. Penyerahan Total kepada Allah SWT

    Doa iftitah juga mengandung komitmen untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Ketika kita mengucapkan kalimat “wamaa ana minal musyrikin” (dan aku tidak termasuk orang-orang yang mempersekutukan-Nya), kita menegaskan bahwa hanya kepada-Nya lah kita menyerahkan segala urusan, menjauhkan diri dari syirik dan keyakinan yang salah.

    5. Komitmen untuk Tidak Menyekutukan Allah SWT

    Selain penyerahan diri, doa ini juga mengingatkan akan komitmen untuk tidak menyekutukan Allah SWT. Dengan kalimat “laa syariika lahu” (tidak ada sekutu bagi-Nya), menunjukkan keyakinan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, dan berjanji untuk tidak mempersekutukan-Nya dengan apa pun.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang dan Kuatkan Hati


    Jakarta

    Beberapa doa dari para nabi yang tercatat dalam Al-Qur’an, termasuk doa Nabi Daud AS, memiliki kekuatan luar biasa. Nabi Daud adalah keturunan yang ke-12 dari Nabi Ibrahim AS dari anaknya, Nabi Ishaq AS.

    Melansir buku Syamsuddin Noor yang berjudul Dahsyatnya Doa Para Nabi, Nabi Daud AS menjadi raja setelah terbunuhnya Raja Thalut. Sedangkan pada masa itu ada raja yang kafir bernama Jalut.

    Nabi Daud AS tinggal bermukim di Kota Berthlehem, Kota Kelahiran Nabi Isa AS. Nabi Daud AS dikenal memiliki doa yang sangat mustajab yang mampu melunakkan hati siapa saja.


    Setiap umat Islam diajarkan untuk selalu berdoa sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an tepatnya surah Gafir ayat 60 yang berbunyi:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

    Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Gafir: 60)

    Ada sebuah doa yang dikenal dapat meluluhkan hati seseorang yang diajarkan oleh Nabi Daud AS. Nabi yang dianugerahi ilmu pengetahuan yang mendalam ini banyak mengajarkan doa-doa yang penuh kekuatan. Sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW,

    “Di antara doa Nabi Daud, ‘Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.’ Rasulullah SAW menggelari Nabi Daud dengan sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi).

    Lalu, bagaimana doa yang dibaca Nabi Daud AS untuk melembutkan hati seseorang?

    Kumpulan Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang

    Mengutip dari buku Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan karya Abu Ezza, berikut adalah doa yang dipanjatkan Nabi Daud AS untuk melembutkan hati seseorang.

    1. Bacaan Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang Versi Pertama

    اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد

    Arab latin: Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid

    Artinya: “Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi.”

    2. Bacaan Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang Versi Kedua

    اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Arab latin: Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii … (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

    Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan keculi karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah… (sebut nama orang yang dimaksud) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir’aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AD. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubu-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang.”

    3. Bacaan Doa Nabi Daud Menguatkan Hati Versi Pertama

    Selain doa untuk meluluhkan hati seseorang, Nabi Daud AS juga mengajarkan doa yang dapat menguatkan hati. Mengutip dari buku Jangan Sakiti Rasulullah Al-Mustafa tulisan Miftahur Rahman, berikut adalah bacaan doa Nabi Daud AS yang bisa membantu memperkuat hati kita.

    اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ مَا يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ فِي كُلِّ عَمَلِ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مُتَابَعَةً لِسَيِّدِنَا وَحَبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَالسَّلَامَ ظَاهِراً وَبَاطِيْنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

    Arab latin: Allahumma ruzuqni hubbaka wa hubba man yuhibbuka ma yuqarribuni ila hubbika fi kulli ‘amal. Allahumma ruzuqni mutaba’atan lisayyidina wa habibina Muhammad sallallahu alayhi wa sallam zahiran wa batinan birahmatika ya arhamar rahimin.

    Artinya: “Ya Allah, anugerahilah aku cinta kepada- Mu dan mencintai orang yang mencintai-Mu untuk mendekatkan kepada cinta-Mu dalam segala perbuatan. “Ya Allah, anugerahilah aku kemampuan untuk mengikuti penghulu dan kekasih kami Muhammad saw., secara zhahir dan batin dengan rahmat-Mu wahai Tuhan yang Maha Pengasih.”

    4. Bacaan Doa Nabi Daud Menguatkan Hati Versi Kedua

    Berikut adalah bacaan doa Nabi Daud AS versi kedua yang bisa membantu memperkuat hati kita yang ditulis dalam buku Keutamaan Doa & Dzikir Untuk Hidup Bahagia Sejahtera karangan M. Khalilurrahman Al Mahfani.

    رَبَّنَا أفرغ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَا مَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الكَافِرِينَ

    Arab latin: Rabbanaa afrigh ‘alainaa shabraw wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang- orang kafir.”

    5. Bacaan Doa untuk Meluluhkan Hati Seseorang Versi Lainnya

    Selain itu, terdapat doa lainnya yang bisa dibaca untuk melembutkan hati seseorang, seperti yang diungkapkan dalam buku Doa Rindu Jodoh & Momongan: Doa Sehari-hari, Aplikatif, dan Mudah karya Mohammad Irsyad.

    اللّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

    Arab latin: Allahumma laa sahla illaa maa ja’althu sahlan wa anta taj’ alul hazna idza syi’ta sahlan.

    Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa yang telah Engkau jadikan mudah. Dan Engkau mampu menjadikan sesuatu yang keras menjadi mudah apabila Engkau menghendakinya.”

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 3 Doa Nabi Sulaiman AS yang Tercantum dalam Al-Qur’an, Mustajab!


    Jakarta

    Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang dianugerahi nikmat besar oleh Allah SWT. Selain dikenal sebagai seorang nabi, beliau juga seorang raja dengan kerajaan besar dan kekayaan yang melimpah.

    Allah SWT juga memberikan mukjizat-mukjizat luar biasa kepada Nabi Sulaiman AS, seperti kemampuan berbicara dengan binatang, menundukkan jin, dan menguasai angin.

    Segala nikmat yang dimiliki Nabi Sulaiman AS ini tidak lepas dari doa-doa yang selalu beliau panjatkan kepada Allah SWT. Doa-doa ini selalu mustajab, hingga diabadikan dalam Al-Qur’an. Berikut beberapa doa Nabi Sulaiman AS yang juga bisa dipanjatkan oleh setiap muslim.


    Doa Nabi Sulaiman AS

    Berikut adalah 3 doa Nabi Sulaiman AS yang selalu dikabulkan Allah SWT serta diabadikan dalam Al-Qur’an.

    1. Doa Nabi Sulaiman AS Memohon Kekayaan

    Dikutip dari buku Doa dalam Al-Quran dan Sunnah yang ditulis oleh M. Quraish Shihab, Nabi Sulaiman AS memohon kepada Allah SWT agar diberikan kerajaan besar yang tidak dimiliki oleh siapa pun sebelumnya dengan membaca doa berikut.

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

    Arab latin: Rabbighfir lî wa hab lî mulkal lâ yambaghî li’aḫadim mim ba’dî, innaka antal-wahhâb

    Artinya: “Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut (dimiliki) oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”

    Doa Nabi Sulaiman AS memohon kekayaan ini diabadikan dalam surah Shad ayat 35.

    2. Doa Nabi Sulaiman AS agar Selalu Bersyukur

    Nabi Sulaiman AS juga berdoa ketika menyadari betapa banyak anugerah Allah SWT kepada beliau, di antaranya adalah kemampuan memahami bahasa semut. Nabi Sulaiman AS berdoa:

    رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

    Arab latin: Rabbi auzi’nî an asykura ni’matakallatî an’amta ‘alayya wa ‘alâ wâlidayya wa an a’mala shâliḫan tardlâhu wa adkhilnî biraḫmatika fî ‘ibâdikash-shâliḫîn

    Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

    Doa Nabi Sulaiman AS agar selalu bersyukur ini diabadikan dalam surah An-Naml ayat 19.

    3. Doa Nabi Sulaiman AS untuk Meluluhkan Hati Seseorang

    Nabi Sulaiman AS mengirim surat kepada Ratu Balqis yang berisi seruan untuk taat kepada Allah SWT, taat kepada rasul-Nya, kembali kepada-Nya, serta tunduk untuk bergabung dalam kekuasaan rasul-Nya. Dalam surat itu, terdapat sebuah doa yang terkandung dalam Al-Qur’an surah An-Naml ayat 30-31. Berikut bacaan doa nya:

    بِسۡمِ اللّٰهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِۙ اَلَّا تَعۡلُوۡا عَلَىَّ وَاۡتُوۡنِىۡ مُسۡلِمِيۡنَ

    Arab latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. allâ ta’lû ‘alayya wa’tûnî muslimîn

    Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri!”

    Itulah beberapa doa Nabi Sulaiman AS yang beliau panjatkan. Doa-doa tersebut tidak hanya khusus bagi Nabi Sulaiman AS, tetapi juga dapat menjadi amalan bagi setiap muslim.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com