Tag: drywall

  • Biar Nggak Bikin Berisik Tetangga, Ini Tips Buat Ruangan Kedap Suara di Rumah


    Jakarta

    Memiliki rumah yang berdempetan dengan tetangga terkadang membuat penghuni kurang nyaman. Sebab, bisa saja suara yang keluar dari rumah dianggap terlalu berisik sehingga mengganggu tetangga.

    Kegiatan sehari-hari di rumah bisa saja menimbulkan suara berisik, seperti saat menonton film, memainkan alat musik, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya ruangan yang ada di rumah dibuat kedap suara agar tidak mengganggu tetangga.

    Untuk membuat ruangan kedap suara, ada beberapa hal mudah yang bisa dilakukan. Sebagai contoh, menaruh rak buku di dinding, memasang karpet, dan lainnya.


    Dilansir dari The Spruce, Rabu (24/7/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

    Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

    Kamu bisa menaruh rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

    Kamu juga bisa menambahkan sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

    Material yang Bisa Meredam Suara

    Ada beberapa material yang memang digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, yaitu:

    – Mass-loaded vinyl (MLV)

    MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

    – Panel Akustik

    Panel akustik tersedia dalam bentuk papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Ada 2 jenis panel akustik, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

    – Acoustic Foam

    Acoustic foam menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara. Panel ini terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori.

    – Drywall Konvensional dan Soundproofing

    Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall mirip seperti Drywall konvensional, namun harganya lebih mahal. Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

    Membuat Lantai Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan karpet untuk membantu meredam suara pada suatu ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

    Membuat Jendela Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan kedap suara di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Buat Ruang Kedap Suara dan Pilihan Materialnya Biar Nggak Ganggu Tetangga


    Jakarta

    Rumah seharusnya menjadi tempat bagi penghuninya mendapatkan ketenangan, beristirahat, dan bersenang-senang. Namun, apabila hidup bertetangga, jangan sampai cara kamu bersenang-senang mengganggu tetangga, begitu pun sebaliknya.

    Apabila kamu senang karaoke, menyetel lagu yang cukup keras, atau mengadakan pesta di rumah, jangan sampai suara tersebut terdengar ke luar hingga mengganggu tetangga. Bagaimana bisa?

    Tentu memungkinkan. Saat ini sudah ada banyak cara untuk meredam suara agar tidak terdengar hingga ke luar ruangan. Sama seperti konsep ruang bioskop, di rumah pun bisa dibuat ruangan kedap suara.


    Dengan cara ini, kamu dan tetangga akan sama-sama nyaman karena kamu dapat bersenang-senang, tetangga kamu juga tidak akan terganggu kegiatan dan istirahatnya. Lantas, bagaimana cara membuat ruangan kedap suara?

    Mengutip dari The Spruce, Sabtu (31/8/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

    Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

    Ketika ingin mendekorasi ruangan agar kedap suara, kamu memerlukan material yang menghalau suara tersebut keluar. Benda berbahan keras, tidak menjamin suara tidak keluar ruangan. Mulai dari dinding, kamu bisa meletakkan rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

    Selain itu, tambahkan perabotan berbahan lembut seperti sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

    Material yang Bisa Meredam Suara

    Ada beberapa jenis material yang dapat digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, berikut di antaranya:

    1. Mass-loaded vinyl (MLV)

    MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

    2. Panel Akustik

    Material satu ini adalah sebuah papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Panel akustik memiliki 2 jenis, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

    3. Acoustic Foam

    Jika tadi seperti kayu atau kain, acoustic foam terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori. Fungsinya dapat menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara.

    4. Drywall Konvensional dan Soundproofing

    Jika kamu menginginkan material yang lebih bagus kinerjanya untuk menghalau suara, kamu bisa memilih drywall konvensional Soundproofing Drywall.

    Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall tidak jauh berbeda dengan drywall konvensional hanya saja harganya lebih mahal.

    Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

    Membuat Lantai Kedap Suara

    Tidak cukup pada dinding, kamu juga bisa melapisi lantai dengan karpet agar suara hanya terdengar di dalam ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

    Membuat Jendela Kedap Suara

    Apabila di ruangan tersebut terdapat jendela, kamu perlu menambahkan menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Pilihan lainnya adalah dengan memakai weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sulap Dinding Rumah Jadi Playground Kucing, Begini Caranya


    Jakarta

    Hewan peliharaan telah menjadi bagian penting dari banyak keluarga saat ini. Hal tersebut sedikit banyak mempengaruhi tren desain serta dekorasi rumah yang dibuat ramah hewan.

    Banyak orang kini memasang fasilitas seperti bak mandi khusus anjing, catio (teras kucing), dan berbagai elemen lain untuk memastikan kenyamanan hewan peliharaan mereka di rumah.

    Nah, saat ini ada pula pemilik rumah yang mulai berkreasi dengan membuat dinding kucing.


    Apa Itu Dinding Kucing?

    Dinding kucing dapat disesuaikan dan dirancang sesuai selera, namun umumnya terdiri dari beberapa rak yang dipasang berdekatan, memungkinkan kucing untuk melompat dari satu titik ke titik lainnya.

    Dengan kata lain, ini semacam playground agar kucing bisa bermain di rumah.

    Pengaturan yang lebih kompleks sering kali mencakup tempat tidur gantung untuk bersantai, tangga untuk memanjat, serta area berkarpet yang bisa dicakar.

    Melansir Better Homes Garden, pada Minggu (20/10/2024), dalam beberapa tahun terakhir, dinding kucing semakin populer di TikTok dengan lebih dari 150 juta unggahan ber-tag #CatShelves.

    Popularitas ini sebagian besar didorong oleh faktor hiburan, karena memasang dinding kucing bisa diibaratkan menciptakan panggung untuk video kucing lucu, di mana pemilik dapat menyaksikan kucing mereka melompat-lompat dan menjelajahi area bermain baru mereka.

    Dinding kucing juga memberikan solusi praktis, terutama jika kamu tinggal di ruang yang terbatas. Kamu hanya membutuhkan dinding kosong (beberapa desain dinding kucing bahkan menyediakan rak untuk dekorasi manusia).

    Alih-alih menempatkan menara kucing besar di rumah, dinding kucing bisa menjadi pilihan yang lebih hemat ruang dan anggaran.

    Rak-rak ini dapat sepenuhnya disesuaikan dengan ruang dan kebutuhan kucing kamu. Jika kucing kamu cenderung malas, kamu bisa menyediakan tempat untuk tidur dan bersantai.

    Namun, jika kucing kamu aktif dan suka memanjat, rak tradisional dan tangga panjat mungkin menjadi pilihan yang lebih cocok.

    Cara Membuatnya

    Jika kamu ingin menambahkan dinding kucing di rumah, langkah pertama adalah merencanakan secara detail elemen yang akan disertakan.

    Sebelum memulai pemasangan, pastikan kamu telah menyiapkan semua komponen yang diperlukan serta tata letaknya.

    Pertimbangkan kemampuan dan kebutuhan kucing kamu, pastikan tempat bertengger dipasang cukup dekat agar kucing dapat melompat dengan mudah tanpa risiko cedera.

    Dinding kucing sebaiknya menarik dan sedikit menantang untuk menjaga minat kucing, namun tetap bisa dilewati dengan aman.

    Setelah rencana siap, kamu dapat mulai membangun. Pemasangan rak atau tali sebagian besar sama seperti pemasangan rak biasa di dinding, namun karena kucing akan melompat dan memanjat, pastikan semua terpasang dengan aman.

    Gunakan perangkat keras yang kuat, seperti jangkar drywall, untuk menahan beban kucing kamu agar rak tidak jatuh atau rusak.

    Untuk hasil yang lebih tahan lama, temukan tiang di dinding untuk memasang rak dan tempat bertengger. Gunakan level dan pensil untuk menandai posisi sebelum memulai pemasangan.

    Kamu juga memerlukan bor untuk membuat lubang awal dan memasang sekrup serta braket.

    Setelah semua terpasang, kamu bisa mendekorasinya dengan mainan atau alas garuk sesuai keinginan.

    Berkreasilah seluas yang kamu bisa karena, ada banyak inspirasi yang bisa kamu temukan untuk menciptakan taman bermain yang menyenangkan bagi kucing kamu, dan kamu akan menikmati melihat mereka bermain di lintasan rintangan baru mereka.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengecat Dinding yang Baik Agar Hasilnya Maksimal



    Jakarta

    Mengecat dinding interior mungkin tidak memerlukan keterampilan khusus. Namun apabila tidak memperhatikan apa yang harus dilakukan membuat hasil akhir yang kurang maksimal atau bahkan tidak sesuai dengan yang diinginkan.

    Dengan peralatan dan persiapan yang tepat, kamu bisa mengecat dinding seperti seorang profesional untuk memperbarui cat pada dinding rumah kamu dengan mudah.

    Dilansir dari Better Homes & Garden, Kamis (14/11/2024), berikut langkah-langkah yang harus kamu perhatikan saat mengecat agar mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan yang diinginkan.


    1. Melakukan Persiapan

    Pilih jenis yang sesuai dengan tempat yang akan diaplikasikan, dan pilih warna yang sesuai dengan yang diinginkan. Persiapkan ruangan dengan memindahkan furniture kecil, dorong furniture yang lebih besar ke bagian tengah dan tutup dengan plastik.

    Perhatikan suhu dan kelembapan di dalam rumah, yang mungkin perlu disesuaikan. Jika udara lembap, nyalakan AC untuk mengurangi kelembapan atau nyalakan dehumidifier di dalam ruangan.

    2. Sapu dan Bersihkan Debu Dinding

    Gunakan sapu atau alat pel untuk menyapu debu dan sarang laba-laba dari langit-langit, dinding, dan furniture. Gunakan juga penyedot debu untuk membuang partikel yang dapat menempel pada cat, bersihkan alas tiang dan lis dengan kain microfiber.

    3. Memperbaiki Permukaan Dinding

    Gunakan alat dempul dan pelapis untuk menambal lubang paku. Ratakan pelapis tipis-tipis di setiap lubang, lalu kikis kelebihannya. Biarkan kering, untuk lubang yang lebih besar gunakan tambalan drywall.

    4. Amplas Permukaan

    Amplas area yang ditambal dengan amplas halus hingga rata dengan dinding. Jika mengamplas terlalu agresif, dempul akan menyusut di dalam lubang. Ulangi langkah dan amplas lagi hingga mencapai hasil akhir yang diinginkan, lalu bersihkan sisa-sisa.

    5. Gunakan Selotip Pelukis

    Lindungi kayu, langit-langit, dan permukaan nondinding lainnya dengan selotip pelukis. Tempelkan selotip dengan kuat pada permukaan dalam garis lurus, pastikan selotip tidak mengganggu area yang dicat.

    6. Kerjakan Satu per Satu

    Isi wadah keccil dengan cat, kerjakan satu dinding pada satu waktu. Guanakan kuas miring untuk mengoleskan cat di sepanjang bagian atas dinding, di sekitar jendela dan lis, sudut-sudut, dan di atas papan pionggir.

    7. Mulai Secara Keseluruhan

    Mulai dari sudut, cat dengan pola W di seluruh dinding. Kerjakan dalam bagian-bagian kecil untuk mendapatkan cakupan yang merata sebelum bergerak terlalu jauh di sepanjang dinding.

    Jika Jangkauan pendek, pasang rol ke tongkat tambahan. Setelah mengisi area, selesaikan dengan sapuan vertikal ringan untuk menghaluskan cat dan menghilangkan bekas rol.

    8. Periksa Ulang Cat

    Langkah selanjutnya untuk mendapatkan tampilan yang bersih adalah dengan memeriksa dinding yang dicat untuk mencari cacat, titik yang terlewat, cat bertekstur, atau tetesan. Perbaiki cat sebelum mengering.

    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk cat mengering dan mengeras dengan baik tergantung pada apa yang kamu ingin lakukan setelah diaplikasikan.

    Umumnya, harus menunggu setidaknya dua jam sebelum mengaplikasikan lapisan cat berikutnya. Kamu mungkin perlu menunggu lebih lama jika kondisi, seperti kelembapan tinggi atau suhu rendah, dan mengaplikasikan cat dengan lapisan yang tebal.

    9. Lepaskan Selotip Pelukis

    Lepaskan selotip secepat mungkin saat cat masih lengket, hal ini akan mencegah selotip menempel di dinding. Rapikan area sekitar dan bersihkan peralatan yang telah kamu gunakan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com