Tag Archives: edukasi

Asosiasi Sebut Bunga 0,8% Arahan OJK untuk Bedakan dari Pinjol Ilegal


Jakarta

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar mengatakan, tidak pernah ada kesepakatan antar-penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending atau Pinjaman Daring (Pindar) dalam penetapan batas maksimum manfaat ekonomi (suku bunga) pada 2018.

Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan pelaksanaan langsung atas arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana ditegaskan melalui Surat OJK Nomor S-537/PL.122/2025 tanggal 16 Mei 2025.

Lebih lanjut, Entjik menjelaskan OJK memberikan arahan untuk menetapkan batas maksimum manfaat ekonomi sebesar 0,8% per hari dengan tujuan untuk membedakan secara tegas antara platform Pindar dengan pinjaman online (pinjol) ilegal.


“Tidak ada niat atau kesepakatan antar-anggota untuk menetapkan suku bunga tersebut karena secara komersial lebih menguntungkan jika tidak ada pembatasan. Pengaturan batas maksimal manfaat ekonomi tersebut justru membuat anggota harus mengorbankan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi atau dengan kata lain aturan tersebut sejujurnya. merugikan anggota,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (24/10/2025).

Hal ini ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam sidang lanjutan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk perkara dugaan penetapan suku bunga pinjaman daring (Pindar) yang digelar di Gedung R.B. Supardan, Kelapa Gading, Jakarta.

Dalam sidang bernomor Register 05/KPPU-I/2025 itu, Entjik juga menyampaikan bahwa AFPI saat itu ditunjuk oleh OJK untuk mengatur batas maksimum manfaat ekonomi.

“Saat itu OJK belum memiliki legal standing untuk mengatur, sementara peraturan yang memberikan legal standing baru diterbitkan pada 2023, yakni UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau yang kita kenal dengan UU P2SK. Baru setelah terbit UU P2SK pada 2023, OJK telah memiliki kewenangan mengatur, sehingga saat ini batas maksimum manfaat ekonomi diatur langsung oleh OJK,” ungkapnya.

Entjik menuturkan, bahwa setiap platform Pindar menetapkan batas maksimum manfaat ekonomi yang berbeda, menyesuaikan dengan profil risiko dan karakter target pasar masing-masing, sehingga persaingan di industri tetap berjalan secara sehat dan dinamis.

Di samping itu, industri peer-to-peer lending pun bertujuan melayani masyarakat underserved dan unbanked, yang belum terjangkau oleh layanan jasa keuangan konvensional seperti bank atau multifinance, sehingga memiliki karakteristik pasar yang berbeda dari target pasar dari lembaga keuangan konvensional.

Entjik juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi industri pindar akibat maraknya pinjol ilegal. Berdasarkan data OJK, sejak 2017 hingga 13 Maret 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 10.733 entitas pinjol ilegal dan pinjaman pribadi. Jumlah ini 112 kali lebih banyak dibandingkan platform Pindar legal yang saat ini tercatat sebanyak 96.

“Untuk itu, AFPI bekerja sama dengan Satgas Waspada Investasi (kini Satgas PASTI) dalam upaya penindakan dan edukasi publik,” terang Entjik .

Simak juga Video: BI Diperkirakan Pangkas Suku Bunga ke 4.50%, Rupiah Berpotensi Melemah!

(ada/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Easycash Tingkatkan Inklusi Keuangan Tanah Air Lewat AI


Jakarta

Inklusi keuangan menjadi aspek penting untuk memastikan masyarakat di berbagai lapisan dapat mengakses layanan dan produk keuangan yang aman, mudah, dan cepat. Upaya ini juga menjadi prioritas bagi perusahaan jasa keuangan di Indonesia, termasuk para pelaku di sektor fintech.

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo Djatmiko, mengungkapkan bahwa untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi berbasis big data, machine learning, dan artificial intelligence (AI).

“Kelebihan dari platform pinjaman daring (Pindar) adalah kemudahan akses untuk masyarakat dan proses e-KYC yang cepat berkat dukungan teknologi. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui apakah mereka mendapatkan limit pinjaman atau tidak dalam waktu rata-rata hingga lima menit,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/10/2025).


“Apabila disetujui, penerima dana bisa mencairkan limitnya rata-rata dalam hitungan menit. Adanya perubahan gaya hidup terutama generasi Z dan Milenial yang semakin melek digital mendorong peningkatan pengguna layanan Pindar,” tambahnya.

Saat ini, pertumbuhan industri pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pendanaan industri pindar per Februari 2025 mencapai Rp80,07 triliun, meningkat 31,06% secara tahunan (year on year/YoY).

Angka ini mencerminkan peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang cepat, aman, dan mudah diakses, terutama oleh kelompok masyarakat yang belum terlayani oleh lembaga keuangan konvensional.

“Easycash pun berkomitmen untuk selalu melakukan edukasi literasi keuangan dan, memperkuat manajemen risiko, good corporate governance, dan terus berkolaborasi dengan stakeholder di industri untuk dapat terus membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(ega/ega)



Sumber : finance.detik.com

Setoran Pajak Kripto Rp 1,71 T hingga September


Jakarta

Aset kripto tidak hanya menjadi alternatif investasi bagi masyarakat, melainkan juga sumber kontribusi fiskal bagi pemerintah. Tercatat penerimaan pajak Indonesia dari aset kripto mencapai Rp 1,71 triliun hingga September 2025, tumbuh signifikan sejak regulasi pajak kripto diterapkan pada 2022.

Vice President Indodax, Antony Kusuma mengatakan angka itu mencerminkan adopsi kripto yang meluas. Realisasi itu juga dianggap sebagai kepatuhan industri terhadap regulasi.

“Peningkatan penerimaan pajak kripto dan kontribusi INDODAX yang hampir separuh dari total pajak kripto nasional menunjukkan pentingnya bursa domestik dalam ekosistem digital Indonesia. Hal ini juga mencerminkan tingkat kepatuhan industri terhadap regulasi,” ujar Antony dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).


Menurut Antony, regulasi pajak yang selaras dengan karakteristik aset digital mendorong kepercayaan investor sekaligus meningkatkan volume transaksi yang sehat. Ketika aturan jelas dan konsisten, pasar kripto menjadi lebih transparan dan berkelanjutan.

“Penerimaan pajak kripto dapat dijadikan indikator legitimasi industri. Semakin tinggi kontribusi ke kas negara, semakin kuat posisi kripto sebagai bagian resmi dari sistem keuangan digital Indonesia,” katanya.

Antony menilai korelasi antara penerimaan pajak kripto dan adopsi masyarakat memperlihatkan kekuatan industri dalam ekosistem ekonomi digital. “Pajak yang sehat memacu kepercayaan investor, mendorong aktivitas perdagangan yang transparan dan berkelanjutan di bursa lokal,” tambahnya.

Kontribusi pajak Indodax sendiri sejak 2022 terus meningkat dari Rp 114,63 miliar menjadi Rp 283,95 miliar pada 2024, lalu di 2025 hingga September mencapai Rp 297,09 miliar. Hal ini menunjukkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan dan peran besar bursa domestik dalam penerimaan pajak nasional.

“Tren positif ini menjadi dasar optimisme bahwa Indonesia dapat menjadi pusat perdagangan aset digital regional, asalkan regulasi terus diperkuat dan kepatuhan industri tetap terjaga. Dengan kombinasi kontribusi pajak, adopsi investor dan edukasi yang konsisten, industri kripto di Indonesia kini berada di jalur strategis untuk mendukung pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Tonton juga video “Nilai Transaksi Kripto September 2025 Turun 14,53 Persen”

(acd/acd)



Sumber : finance.detik.com

Ajaib Sekuritas Hadirkan Ajaib Fest 2025, Ajak Masyarakat Investasi Bijak


Jakarta

Menjelang penghujung tahun, Ajaib Sekuritas kembali menghadirkan event unggulan Ajaib Fest 2025. Event ini adalah sebuah kampanye yang dirancang untuk memudahkan masyarakat Indonesia melakukan investasi dengan bijak, sambil merayakan momentum akhir tahun dengan bonus dan pengalaman edukasi yang menginspirasi.

Dalam Ajaib Fest 2025, pengguna Ajaib akan menemukan rangkaian program menarik: mulai dari welcome bonus untuk investor baru hingga kompetisi transaksi besar dengan total hadiah Rp 100 juta. Investor baru yang membuka akun dan melakukan deposit RDN berkesempatan mendapatkan bonus saldo dan berbagai tawaran tambahan untuk reksa dana dan saham.

Sementara itu, program ‘Makin Banyak Transaksi, Makin Banyak Peluang Menang’ menghadirkan total hadiah hingga Rp 100 juta, termasuk hadiah khusus untuk transaksi kripto, saham AS, serta program ‘Saving Challenge’.


“Kami percaya bahwa akhir tahun bukan hanya waktu evaluasi finansial, tetapi juga kesempatan untuk memulai langkah investasi yang lebih pintar. Melalui Ajaib Fest 2025, kami ingin membuka pintu bagi lebih banyak orang untuk mulai berinvestasi dengan percaya diri dan aman,” ujar Direktur Utama Ajaib Sekuritas Juliana, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/2025).

AjaibAjaib Sekuritas Hadirkan Ajaib Fest 2025, Ajak Masyarakat Investasi Bijak Foto: Ajaib

Program ini dibuka mulai 3 November hingga 31 Desember 2025 dan terbuka untuk seluruh pengguna Ajaib, baik pemula maupun yang berpengalaman. Ajaib mencatat bahwa pada edisi sebelumnya, pengguna baru meningkat signifikan, sehingga persiapan telah dilakukan untuk promo dan volume transaksi yang lebih besar di tahun ini.

Salah satu highlight kampanye adalah ‘Challenge 1×1000’ di mana setiap pengguna yang melakukan transaksi aktif dalam aplikasi akan berpeluang memenangkan hadiah menarik hingga total ratusan juta rupiah. Selain itu, pengguna reksa dana dapat memperoleh ‘Top-Up Bonus’ hingga Rp 5 juta untuk produk pilihan, dan investor aset kripto berkesempatan mendapatkan bonus token eksklusif.

Ajaib menegaskan bahwa seluruh promo, bonus, dan program edukasi dilakukan sesuai regulasi dan tata kelola yang berlaku, agar pengguna tidak hanya mendapatkan keuntungan sesaat, tetapi juga pemahaman investasi yang berkelanjutan.

“Investasi bukan sekadar membeli aset, tetapi tentang memahami risiko, mengelola portofolio, dan merancang masa depan. Untuk itu kami menyertakan modul edukasi #SIAPInvestasi sepanjang kampanye ini,” kata Juliana.

Event Ajaib Fest 2025 menjadi bukti nyata investasi bisa dirayakan dengan cara yang menyenangkan, inklusif dan bertanggung jawab, memperkuat komitmen Ajaib untuk menjadikan #SemuaBisaInvestasi.

Simak juga Video: Cara Jitu Mengelola Keuangan di Akhir Tahun

(anl/ega)



Sumber : finance.detik.com

7 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Terjun ke Dunia Forex Indonesia


Jakarta

Pasar forex global mencatat volume transaksi harian lebih dari US$ 7 triliun pada tahun 2025. Di Indonesia, minat terhadap trading forex meningkat pesat, terutama pada kelompok usia produktif 25 sampai 50 tahun yang mencari alternatif investasi dan sumber penghasilan tambahan.

Perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses ke platform trading membuat semakin banyak orang ingin memahami cara kerja forex serta pentingnya memilih broker forex Indonesia yang terpercaya.

Namun, sebelum memulai aktivitas trading, Anda perlu memahami aspek legalitas, risiko, serta standar pemilihan broker agar transaksi berlangsung aman dan sesuai regulasi. Oleh karena itu, silakan simak pembahasan berikut sampai selesai untuk mengetahui tujuh hal krusial yang wajib diketahui berdasarkan sumber resmi dan informasi kredibel.


1. Apa Itu Forex dan Mengapa Populer di Indonesia?

Forex atau foreign exchange adalah aktivitas perdagangan mata uang asing yang bertujuan mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar. Popularitas forex di Indonesia terus meningkat karena beberapa alasan penting.

Pertama, pasar forex dapat beroperasi selama 24 jam pada hari kerja. Ini tentu membuat trader menjadi lebih fleksibel dalam melakukan trading. Kedua, potensi keuntungan dari pergerakan harga mata uang tergolong tinggi sehingga menarik minat masyarakat.

Ketiga, platform trading kini dapat diakses melalui perangkat mobile dan desktop, sehingga memungkinkan transaksi dilakukan dari mana saja.

Selain itu, kemampuan teknologi kelas menengah di Indonesia semakin tumbuh. Ini sedikit banyaknya turut menciptakan lingkungan yang mendukung berkembangnya aktivitas trading. Kesadaran akan pentingnya diversifikasi investasi juga membuat masyarakat mulai mencari instrumen yang lebih dinamis dibandingkan tabungan atau deposito. Bahkan, banyak generasi muda kini menjadikan forex sebagai sarana belajar memahami pasar keuangan global.

Banyak masyarakat urban dan suburban mulai menjadikan forex sebagai alternatif investasi jangka pendek. Likuiditas pasar yang tinggi serta akses informasi yang semakin mudah memperkuat minat para trader pemula untuk belajar dan mencoba strategi di pasar forex.

2. Legalitas dan Regulasi Forex di Indonesia

Seluruh aktivitas trading forex di Indonesia berada dalam pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Bappebti menetapkan aturan agar kegiatan perdagangan berjangka berlangsung secara aman dan transparan.

Lembaga ini juga merilis daftar broker forex legal yang telah memenuhi persyaratan izin usaha dan standar perlindungan dana nasabah.

Menggunakan broker yang tidak memiliki izin adalah tindakan berisiko karena tidak ada perlindungan hukum terhadap dana maupun aktivitas transaksi yang dilakukan. Risiko penipuan, manipulasi harga, dan kesulitan penarikan dana dapat terjadi jika Anda memilih broker ilegal sehingga memahami regulasi menjadi langkah penting sebelum memulai trading.

Selain Bappebti, lembaga kliring seperti Kliring Berjangka Indonesia (KBI) juga berperan penting dalam menjamin penyelesaian transaksi para nasabah. Hadirnya sistem pengawasan berlapis ini membantu mencegah praktik tidak transparan dalam pergerakan harga serta memastikan bahwa broker mematuhi ketentuan perlindungan dana.

3. Cara Memilih Broker Forex Indonesia yang Terpercaya

Memilih broker merupakan keputusan yang sangat penting bagi setiap trader. Jadi, Anda perlu memastikan bahwa broker sudah terdaftar dan diawasi oleh Bappebti. Namun, selain aspek legalitas broker, terdapat beberapa hal lain perlu diperhatikan agar aktivitas trading lebih aman dan nyaman.

Pertama, perhatikan struktur biaya dan spread yang diberikan. Spread rendah biasanya lebih menguntungkan bagi trader. Kedua, pastikan platform trading memiliki antarmuka yang mudah digunakan serta dilengkapi chart, indikator, dan eksekusi cepat.

Ketiga, pilih broker yang menyediakan edukasi agar Anda dapat mempelajari dasar trading secara lebih terarah.

Broker terpercaya umumnya juga menyediakan layanan dukungan pelanggan yang responsif, mengutamakan biaya yang transparan, serta memiliki rekam jejak yang baik. Selain itu, broker terpercaya juga menawarkan fitur seperti akun demo, metode deposit yang aman, dan proses penarikan yang cepat juga menjadi indikator kualitas sebuah broker.

Salah satu contoh platform yang memberikan layanan edukasi dan transparansi adalah RRFX, sebuah platform forex terpercaya di Indonesia. RRFX menyediakan materi pembelajaran untuk membantu trader pemula memahami analisis pasar dan cara mengelola risiko.

4. Risiko Trading Forex yang Harus Diwaspadai

Trading forex mengandung risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risikonya sebelum memulai.

Trading forex memiliki karakteristik high risk high return. Maka dari itu, trading forex memiliki potensi keuntungan dan kerugiannya sama besar.

Pergerakan harga mata uang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global sehingga pasar dapat berubah dalam waktu singkat.

Salah satu faktor risiko utama adalah penggunaan leverage. Leverage memungkinkan Anda membuka posisi dengan modal yang lebih kecil.

Namun leverage juga dapat memperbesar kerugian jika prediksi Anda tidak tepat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap manajemen risiko menjadi hal wajib.

Tanpa strategi yang terukur, kerugian dapat terjadi dalam waktu cepat. Oleh karena itu, pastikan untuk menetapkan strategi pengelolaan risiko.

Beberapa teknik pengelolaan risiko yang umum digunakan adalah penggunaan stop loss, pembatasan ukuran posisi, dan menjaga alokasi modal dengan disiplin.

Selain itu, risiko non-teknis seperti gangguan server, volatilitas akibat berita mendadak, serta kondisi psikologis trader juga berperan besar. Ini yang menyebabkan banyak pemula melakukan overtrading karena euforia setelah profit atau panik setelah mengalami kerugian, sehingga keputusan menjadi tidak rasional.

5. Tips Memulai Trading Forex untuk Pemula

Untuk memulai trading forex secara lebih aman, terdapat beberapa langkah dasar yang perlu Anda lakukan.

Pertama, gunakan akun demo untuk berlatih tanpa risiko. Akun demo memungkinkan Anda memahami fitur platform dan mencoba strategi sebelum menggunakan dana nyata.

Kedua, fokus pada pair mata uang utama seperti EUR USD atau USD JPY karena likuiditasnya tinggi dan pergerakan harganya lebih dapat diprediksi. Ketiga, pelajari dasar analisis teknikal dan fundamental agar Anda dapat membuat keputusan berdasarkan data dan kondisi pasar.

Untuk belajar lebih jauh, Anda dapat memanfaatkan materi edukasi dari berbagai platform. Contohnya, Anda bisa mempelajari lebih lanjut di RRFX yang menyediakan panduan bagi trader pemula.

Selain itu, pemula sebaiknya menghindari penggunaan leverage tinggi dan tidak tergoda untuk mengejar profit cepat. Penting untuk membiasakan diri mencatat setiap transaksi dalam jurnal trading agar Anda bisa mengevaluasi strategi yang digunakan dan memperbaiki kesalahan secara konsisten.

6. Peran Teknologi dalam Trading Forex Modern

Peran teknologi dalam trading forex semakin besar dalam beberapa tahun terakhir. Platform trading modern hadir dengan fitur seperti chart real time, indikator teknikal lengkap, dan eksekusi cepat yang mendukung pengambilan keputusan.

Penggunaan algoritma dan kecerdasan buatan mulai berkembang dalam analisis pasar. Teknologi ini mampu memproses data dalam jumlah besar untuk membantu trader membaca pola dan peluang.

Meski demikian, Anda tetap perlu memastikan bahwa broker yang digunakan memiliki infrastruktur teknologi yang stabil, aman, dan sesuai dengan strategi trading yang Anda jalankan.

7. Tren Forex Indonesia di Tahun 2025

Tren pasar forex Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Berdasarkan data dari Bappebti dan media industri, jumlah trader forex meningkat lebih dari 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh akses edukasi yang lebih mudah serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih broker legal. Lebih lanjut, pasar forex Indonesia diprediksi menjadi lebih stabil dan semakin diminati oleh masyarakat.

Broker yang semakin mengutamakan transparansi dan menyediakan edukasi bagi para trader merupakan salah satu faktor utama dari perkembangan forex di Indonesia. Disisi lain, regulasi di Indonesia semakin kuat dengan akses informasi yang semakin luas, seiring dengan Bappebti memperketat regulasi untuk melindungi nasabah dari risiko penipuan dan manipulasi pasar.

Selain itu, perkembangan ekosistem digital seperti pembayaran online, dompet elektronik, dan akses internet cepat turut mempercepat perkembangan industri forex di Indonesia. Banyak trader pemula kini belajar melalui webinar, komunitas trading, hingga platform edukasi digital yang memberikan wawasan tentang analisis teknikal, fundamental, hingga psikologi trading.

Memahami dunia Forex Indonesia adalah langkah penting sebelum memulai aktivitas trading. Anda perlu memahami regulasi, risiko, serta memilih broker forex Indonesia yang legal dan terpercaya.

Dengan mengikuti aturan Bappebti serta mempelajari strategi yang tepat, Anda dapat memulai trading dengan lebih aman dan percaya diri. Untuk memperdalam pengetahuan, Anda dapat pelajari lebih lanjut di RRFX.

Simak juga Video ‘Oikos Nomos: China Tutup Keran Wisata ke Jepang, Bisnis Travel Amsyong!’:

(anl/ega)



Sumber : finance.detik.com

Terseret Dugaan Penipuan Kripto Miliaran, Siapa Sebenarnya Timothy Ronald?


Jakarta

Influencer Timothy Ronald terseret dalam laporan dugaan penipuan trading kripto yang sedang ditangani aparat penegak hukum. Laporan itu berkaitan dengan aktivitas trading kripto yang disebut-sebut menyebabkan sejumlah orang mengalami kerugian.

Pelapor berinisial Y menyebut para korban mayoritas berusia 18-27 tahun dan nilai kerugian yang dilaporkan mencapai miliaran rupiah. Korban mengaku mendapat janji keuntungan ratusan persen dari kripto namun berujung merugi.

Timothy bukanlah nama asing di jagat kripto Indonesia yang dikenal luas sebagai influencer dan pegiat trading aset digital. Lewat berbagai konten edukasi, kelas dan komunitas yang ia kelola, Timothy membangun citra sebagai sosok yang aktif mempopulerkan investasi kripto.


Dalam catatan detikcom, Timothy Ronald mulai menyelami dunia investasi sejak usianya menginjak 15 tahun. Terinspirasi oleh legenda investasi seperti Warren Buffett dan buku-buku fundamental seperti ‘The Intelligent Investor’ karya Benjamin Graham serta ‘Security Analysis’, ia mempelajari setiap seluk-beluk pasar modal.

“Investasi bukan sekadar tentang mencari keuntungan, tapi kita juga harus memahami bagaimana cara kerja bisnis yang sebenarnya,” ungap Timothy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (12/1/2026).

Berjualan pomade dan sedotan adalah caranya bisa memiliki modal awal berinvestasi di pasar modal. Di usia 19 tahun, pria kelahiran 22 September tahun 2000 itu mendirikan Ternak Uang, sebuah platform edukasi finansial dengan misi meningkatkan literasi finansial masyarakat Indonesia.

Melihat perkembangan pesat teknologi blockchain dan aset kripto, Timothy juga mendirikan Akademi Crypto. Platform ini berfokus pada pengajaran teknologi blockchain dan investasi kripto kepada generasi muda.

Dilansir dari laman Linkedin pribadinya, Timothy pernah menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan antara lain owner di Ternak Uang, CEO di Akademi Crypto, Commissioner di Holywings Group dan Co-Owner di FLOQ.

Saat ini, Timothy aktif membagikan konten seputar investasi di platform YouTube pribadinya @TimothyRonald. Ia berpartner dengan rekannya sesama trader, Kalimasada, yang juga terseret dalam laporan tersebut.

Saksikan juga Ekslusif Update, Suyudi: UU Narkoba Penting untuk Direvisi agar Relevan

Tonton juga video “Modus Pria Bandung Bobol Situs Kripto London Rp 6,6 M”

(acd/acd)



Sumber : finance.detik.com

Rekam Jejak Timothy Ronald, Influencer yang Terseret Kasus Kripto


Jakarta

Nama influencer Timothy Ronald muncul dalam laporan dugaan penipuan terkait aktivitas trading kripto. Pengaduan tersebut dilayangkan sehubungan dengan transaksi aset digital yang disebut telah menimbulkan kerugian bagi sejumlah pihak.

Pelapor berinisial Y menyampaikan bahwa para korban sebagian besar berasal dari kelompok usia 18 hingga 27 tahun dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai miliaran rupiah. Para korban mengaku sempat dijanjikan imbal hasil ratusan persen dari investasi kripto, namun justru berakhir dengan kerugian.

Timothy bukanlah nama asing di jagat kripto Indonesia yang dikenal luas sebagai influencer dan pegiat trading aset digital. Lewat berbagai konten edukasi, kelas dan komunitas yang ia kelola, Timothy membangun citra sebagai sosok yang aktif mempopulerkan investasi kripto.


Dalam catatan detikcom, Timothy Ronald mulai menyelami dunia investasi sejak usianya menginjak 15 tahun. Terinspirasi oleh legenda investasi seperti Warren Buffett dan buku-buku fundamental seperti ‘The Intelligent Investor’ karya Benjamin Graham serta ‘Security Analysis’, ia mempelajari setiap seluk-beluk pasar modal.

“Investasi bukan sekadar tentang mencari keuntungan, tapi kita juga harus memahami bagaimana cara kerja bisnis yang sebenarnya,” ungkap Timothy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (12/1/2026).

Berjualan pomade dan sedotan adalah caranya bisa memiliki modal awal berinvestasi di pasar modal. Di usia 19 tahun, pria kelahiran 22 September tahun 2000 itu mendirikan Ternak Uang, sebuah platform edukasi finansial dengan misi meningkatkan literasi finansial masyarakat Indonesia.

Melihat perkembangan pesat teknologi blockchain dan aset kripto, Timothy juga mendirikan Akademi Crypto. Platform ini berfokus pada pengajaran teknologi blockchain dan investasi kripto kepada generasi muda.

Dilansir dari laman Linkedin pribadinya, Timothy pernah menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan antara lain owner di Ternak Uang, CEO di Akademi Crypto, Commissioner di Holywings Group dan Co-Owner di FLOQ.

Saat ini, Timothy aktif membagikan konten seputar investasi di platform YouTube pribadinya @TimothyRonald. Ia berpartner dengan rekannya sesama trader, Kalimasada, yang juga terseret dalam laporan tersebut.

Tonton juga video “Timothy Ronald Terseret Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Capai Rp 3 M”

(ily/hns)



Sumber : finance.detik.com

OJK Buka Suara soal Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald


Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara soal dugaan penipuan trading kripto melibatkan influencer Timothy Ronald. Dalam surat laporan tersebut, korban mengklaim diberikan sinyal untuk membeli koin Manta dengan janji kenaikan hingga 300-500% pada awal 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menjelaskan OJK telah menerima laporan kasus penipuan tersebut.

Namun, dia enggan mengungkap rinci lantaran masih dalam proses investigasi.


“Kita saat ini sedang dalam, sudah masuk ke kita, sedang kita dalami,” ujar Friderica kepada wartawan di Gedung Maramis, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Friderica mengatakan proses investigasi mencakup pemeriksaan dan penelaahan. OJK juga akan mempublikasikan hasil investigasi tersebut ke publik.

“Kita nggak bisa sharing ke teman-teman. Tapi nanti ketika sudah bisa, kita akan sampaikan pada kesempatan pertama,” janji perempuan biasa disapa Kiki itu.

Sebagai informasi dugaan penipuan Timothy Ronald dilayangan pria berinisial Y. Dikutip dari unggahan @cryptoholic yang memuat laporan kepolisian, korban mengklaim diberikan sinyal untuk membeli koin Manta dengan janji kenaikan hingga 300-500% pada awal 2024.

Dalam laporan tersebut, tercatat dana investasi untuk membeli koin Manta ini sebesar Rp 3 miliar. Namun hingga saat ini, koin Manta justru anjlok meski sempat menyentuh nilai tertingginya di awal tahun 2024 silam.

Dikutip dari detikNews, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan yang menyeret pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald. Namun, terlapor dalam hal ini masih dalam penyelidikan.

Dugaan penipuan ini dilaporkan oleh pria berinisial Y. Budi menuturkan pelapor berinisial Y itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi, kata Budi, juga anak menganalisa barang bukti laporan tersebut.

“Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang buktinya,” kata Budi kepada wartawan, dikutip dari detikNews, Minggu (11/1/2026).

Simak juga Video: Timothy Ronald Terseret Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Capai Rp 3 M

(ahi/hns)



Sumber : finance.detik.com

72% Pedagang Kripto RI Masih Rugi Bandar


Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 72% bursa kripto atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih merugi sepanjang tahun 2025. Hal ini terjadi karena investor domestik memilih transaksi di sejumlah platform bursa kripto global.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai kondisi ini terjadi karena rendahnya kepercayaan investor yang berdampak pada minimnya volume transaksi. Menurutnya, dibutuhkan dukungan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri kripto dalam negeri, salah satunya melalui insentif pajak.

“Kami berharap ada ruang untuk mendorong efisiensi biaya, termasuk melalui skema insentif yang tepat seperti insentif pajak, maupun struktur pendapatan yang lebih berimbang misalnya penerapan komponen biaya ekosistem seperti bursa fee, agar pelaku usaha bisa berinvestasi lebih besar pada kepatuhan dan perlindungan pengguna,” kata Calvin dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (24/1/2026).


Calvin juga menilai perlu adanya penguatan perlindungan konsumen. Pasalnya, mayoritas investor kripto di Indonesia berpendapatan di bawah Rp 8 juta per bulan berdasarkan riset LPEM FEB UI. Para investor juga didominasi berusia di bawah 35 tahun yang mayoritas berpendidikan SMA.

“Kalau basis investornya banyak dari kelompok yang bantalan finansialnya terbatas, maka perlindungan konsumen harus lebih ketat, mulai dari edukasi risiko, transparansi, sampai memastikan akses ke platform legal yang diawasi,” ujarnya.

Sebagai upaya memperkuat praktik pasar yang sehat, ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk memberantas bursa kripto ilegal. Karena menurutnya, kehadiran platform ilegal berpotensi memangkas kontribusi pajak industri hingga Rp 1,7 triliun per tahun.

“Penegakan terhadap platform ilegal harus tegas, tapi juga perlu dibarengi literasi dan kolaborasi regulator, industri, komunitas, dan akademisi. Targetnya bukan hanya pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang aman dan berkelanjutan,” pungkas Calvin.

Diberitakan sebelumnya, OJK mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 482,23 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut turun dibandingkan tahun 2024, yakni sebesar Rp 650 triliun. Kondisi ini menyebabkan 72% dari 29 PAKD menelan kerugian sepanjang 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Hasan Fawzi, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan kripto domestik terjadi lantaran investor lebih memilih bursa global. Kondisi ini menjadi catatan bagi otoritas untuk memperkuat penetrasi industri kripto domestik.

“Dari data PAKD itu masih 72%-nya tercatat mengalami kerugian usaha,” ungkapnya dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi XI di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

(ahi/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Riset LPEM FEB UI Catat AdaKami Kontribusi hingga Rp 10,9 T ke PDB


Jakarta

Platform pinjaman daring berizin AdaKami tercatat menyumbang kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan kepada masyarakat. Riset terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengestimasikan bahwa pada 2024, AdaKami berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp 6,95 triliun hingga Rp 10,96 triliun.

Kontribusi tersebut dihasilkan melalui efek berganda (ripple effect) dari penyaluran pinjaman, yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh peminjam AdaKami, melainkan juga tercermin pada aktivitas ekonomi lokal melalui peningkatan perputaran ekonomi di berbagai sektor. Mekanisme ini dimungkinkan karena pembiayaan konsumsi berperan menjadi pemicu bagi permintaan terhadap barang dan jasa di sektor produktif.

Adakami Foto: Istimewa

Dalam periode analisis, LPEM FEB UI mencatat setidaknya 185 sektor ekonomi nasional memperoleh nilai tambah dari aktivitas ekonomi yang dipicu oleh pendanaan AdaKami. Tiga sektor dengan porsi dampak terbesar adalah jasa lembaga keuangan lainnya (21,34%), jasa pendidikan pemerintah (10,03%), serta perdagangan selain mobil dan sepeda motor (9,30%), yang kemudian menyebar ke sektor-sektor lain baik secara langsung maupun tidak langsung.


Besaran kontribusi tersebut setara dengan PDB negara kepulauan seperti Tonga, yang pada 2024 tercatat sebesar USD 558 juta atau sekitar Rp 9,38 triliun dengan kurs saat ini. Selain memberikan kontribusi pada PDB, penyaluran pinjaman AdaKami juga berkontribusi membuka kesempatan kerja bagi 47-78 ribu orang yang tersebar di 17 sektor industri, antara lain perdagangan besar dan eceran (19,84%), jasa pendidikan (18,63%), serta pertanian, kehutanan, dan perikanan (15,11%).

“Penyaluran pembiayaan mendorong ripple effect melalui peningkatan konsumsi rumah tangga-baik rutin maupun non-rutin-yang kemudian menggerakkan sektor ritel, grosir, transportasi, manufaktur, hingga sektor primer. Dengan demikian, dukungan terhadap sektor ekonomi riil terjadi melalui penguatan permintaan barang dan jasa produktif yang memicu aktivitas ekonomi dan produksi, setidaknya dalam jangka pendek,” ujar Wakil Kepala LPEM FEB UI Mohamad Dian Revindo dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).

Chief of Public Affairs AdaKami Karissa Sjawaldy mengatakan bahwa AdaKami sebagai platform pinjaman daring terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Kami percaya bahwa akses pembiayaan yang inklusif dan dikelola secara prudent serta bertanggung jawab dapat membawa manfaat yang luas bagi masyarakat. Kontribusi positif yang dihasilkan melalui aktivitas pembiayaan ini mendorong AdaKami untuk terus menghadirkan layanan yang berkelanjutan serta meningkatkan literasi keuangan pengguna. Dengan demikian, pendanaan yang disalurkan dapat membantu masyarakat agar dapat bertahan, tumbuh, dan beradaptasi di tengah dinamika ekonomi, sekaligus mendukung penguatan ekonomi nasional,” kata Karissa.

Adakami Foto: Istimewa

Ketahanan Rumah Tangga dan Stabilisasi Konsumsi

Hasil riset LPEM FEB UI menunjukkan bahwa penyaluran pinjaman AdaKami berperan sebagai bantalan keuangan (financial buffer) yang membantu rumah tangga memenuhi kebutuhan, terutama dalam situasi mendesak, sehingga mampu menjaga tingkat konsumsi (consumption smoothing).

Survei mencatat bahwa pinjaman AdaKami juga dimanfaatkan oleh pengguna untuk menghadapi tekanan ekonomi atau guncangan (shock), seperti pemutusan hubungan kerja, sakit keras, dan peristiwa meninggal dunia dalam keluarga.

Selain itu, 24,51% pengguna AdaKami menyatakan bahwa tanpa adanya pinjaman daring, mereka harus menggunakan tabungan atau menjual aset untuk memenuhi kebutuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pinjaman daring seperti AdaKami berperan sebagai mekanisme penyangga, yang membantu rumah tangga menghindari strategi bertahan hidup yang berpotensi merugikan kondisi keuangan jangka panjang.

Peran penyangga tersebut tercermin pada stabilitas pola konsumsi dan pengelolaan rumah tangga pengguna. Kelompok peminjam AdaKami memiliki rata-rata pengeluaran total sebesar Rp4,8 juta per bulan, yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Di saat yang sama, pengguna AdaKami juga menunjukkan perilaku menabung yang relatif lebih baik, dengan rata-rata tabungan hampir Rp700 ribu, lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.

Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa pendanaan AdaKami tidak hanya mendorong pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga mendukung kemampuan rumah tangga dalam mengelola keuangan secara lebih stabil di tengah dinamika ekonomi.

Mendukung Usaha Mikro dan Perorangan

Selain untuk mendukung kebutuhan rumah tangga, pendanaan AdaKami juga dimanfaatkan sebagai modal pengembangan usaha mikro dan perorangan. Hasil survei menunjukkan bahwa 53,1% pengguna yang memanfaatkan pinjaman untuk keperluan usaha menggunakan pembiayaan untuk menambah stok barang, sementara 28,1% responden menyebutkan terjadi peningkatan omzet usaha.

Temuan dari wawancara mendalam (in-depth interview) juga menunjukkan bahwa pembiayaan AdaKami membantu pelaku usaha meningkatkan skala usaha secara bertahap, seiring dengan bertambahnya kapasitas produksi dan aktivitas penjualan. Adapun sektor usaha utama yang memanfaatkan pendanaan meliputi perdagangan (53,1%), penyediaan akomodasi dan makan minum (18,8%), serta pertanian (18,8%), yang merupakan sektor-sektor di sekitar aktivitas ekonomi masyarakat dan berperan penting dalam perputaran ekonomi lokal.

Literasi Keuangan Pengguna Relatif Tinggi

Survei juga mencatat bahwa pengguna AdaKami memiliki tingkat literasi keuangan yang relatif tinggi. Sebanyak 89,2% responden memahami konsep bunga, biaya, dan tenor pinjaman. Selain itu, pemahaman terhadap prinsip dan konsep keuangan secara umum, seperti inflasi, investasi, serta pembelian saham, juga tercatat lebih baik dibandingkan kelompok lainnya.

Riset LPEM FEB UI ini menegaskan pinjaman daring seperti AdaKami tidak hanya berperan sebagai sumber pembiayaan jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem keuangan formal yang mendukung ketahanan rumah tangga, aktivitas ekonomi produktif, dan peningkatan literasi keuangan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Penguatan Keberlangsungan Industri Pinjaman Daring

Dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pinjaman daring, studi LPEM FEB UI ini juga menemukan masih diperlukannya pendidikan dan peningkatan literasi untuk mengatasi potensi kerentanan perilaku yang ditemui di sebagian responden, yaitu sikap terlalu percaya diri (overconfidence) serta tendensi mementingkan manfaat jangka pendek (present-biased) dalam mengatur keuangan, termasuk keputusan terkait pinjaman.

Sikap terlalu percaya diri dalam memperkirakan kemampuan membayar bunga dan pokok pinjaman juga dapat menyebabkan penilaian yang kurang akurat terhadap kapasitas finansial. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kemampuan pembayaran di kemudian hari dan meningkatkan risiko terjebak dalam siklus utang. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih sistematis dari regulator dan pelaku usaha pindar untuk meminimalkan kerentanan ini.

Lebih lanjut, regulator perlu mendorong perluasan edukasi pengelolaan keuangan kepada pengguna. Di saat yang sama, penguatan pengawasan menjadi penting untuk memastikan implementasi aturan teknis berjalan konsisten dan efektif, termasuk penertiban pinjaman ilegal, serta memperkuat pelindungan konsumen melalui standar penagihan yang beretika dan mekanisme pengaduan yang transparan.

Sementara itu, pelaku industri perlu memperkuat transparansi dan kualitas informasi mengenai beban pinjaman, konsekuensi keterlambatan, serta aspek pelindungan konsumen agar pengguna memahami secara utuh risiko dan kewajibannya. Pengembangan fitur simulasi kemampuan bayar berbasis pendapatan (self-assessment) sebelum pencairan juga penting untuk membantu calon peminjam menilai posisi keuangannya secara lebih realistis.

Lebih lanjut, diperlukan penguatan kebijakan secara komprehensif, baik pada level internal melalui penyempurnaan risk profiling dan mekanisme pencegahan tunggakan sebelum penagihan, kemudian pada level regulator melalui pengawasan dan penyelarasan aturan yang adaptif, serta peningkatan literasi keuangan pengguna agar praktik jasa keuangan pindar tetap beretika, prudent, dan selaras dengan regulasi serta dinamika sosial-ekonomi di Indonesia.

Data dalam riset ini diperoleh melalui survei primer pada Oktober-November 2025 terhadap 615 responden di tujuh provinsi dengan pengguna AdaKami terbesar, dengan metode kombinasi wawancara langsung (offline) dan pengisian mandiri (online). Responden terbagi dalam kelompok pengguna pinjaman online dan informal untuk memungkinkan perbandingan yang komprehensif. Kontribusi ekonomi kemudian dihitung menggunakan pendekatan input-output untuk mengestimasi dampak langsung, tidak langsung, dan efek pengganda terhadap sektor-sektor ekonomi.

(akn/ega)



Sumber : finance.detik.com