Tag: eits

  • Ingin Liburan Tenang? Cek Dulu 5 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah



    Jakarta

    Libur sejenak di tengah-tengah padatnya rutinitas memang mengasyikkan! Siapa nih yang punya rencana berlibur long weekend? Eits, tunggu dulu, jangan lupa kerjakan hal-hal ini ya sebelum meninggalkan rumah buat liburan!

    Dikutip dari Martha Stewart, terdapat 5 hal yang wajib dilakukan di rumah sebelum ditinggal liburan.

    Tutup Jendela dan Pintu

    Hal yang paling penting adalah memastikan pintu dan jendela tertutup dan terkonci rapat. Jangan hanya pintu dan jendela utama, tetapi juga jendela kamar bahkan pintu belakang. Jika meninggalkan kendaraan di rumah, pastikan juga pintu garasi tertutup rapat serta kendaan dalam keadaan terkunci ya.


    Cabut Peralatan Elektronik

    Demi alasan keselamatan, cabut semua peralatan elektronik seperti TV, charger HP, rice cooker, mesin cuci, dan alat elektronik lainnya. Hal ini guna mencegah risiko kebakaran listrik akibat korsleting serta dapat menghemat tagihan listrik.

    Bersihkan Kulkas

    Periksa kulkas apakah ada bahan makanan yang perlu dibuang atau tidak. Meninggalkan makanan berlama-lama di kulkas yang sudah membusuk bisa membuat kulkas bau dan kulkas mudah rusak.

    Periksa Tanaman

    Jika ada tanaman di dalam rumah, jangan lupa untuk diperiksa juga. Pastikan sudah disiram agar ketika pulang tanaman tidak kering. Dianjurkan juga memotong rumput sebelum meninggalkan rumah agar halaman tetap rapi. Halaman yang ditumbuhi rumput liar dapat menjadi ciri penghuni sedang bepergian dan ini tanda baik bagi penjahat.

    Beritahu Tetangga atau Teman yang Dipercaya

    Beritahu tetangga atau teman yang paling dipercaya dan berikan mereka kunci darurat. Hal ini guna mencegah risiko serta mereka dapat langsung masuk ke rumah jika terjadi keadaan darurat. Namun, tentu saja tetap berhati-hati saat mempercayakan rumah kepada orang terdekat ya.

    Itu dia sedikit tips untuk kamu yang berencana berlibur long weekend kali ini. Semoga membantu dan tetap hati-hati!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Jangan Asal Buang Air Panas ke Saluran Air, Begini Cara yang Benar


    Jakarta

    Pernahkah kamu membuang air panas hasil merebus makanan langsung ke wastafel? Eits, sebaiknya jangan diulangi lagi ya. Air panas sebenarnya tak boleh langsung dibuang ke wastafel, sehingga mengalir ke saluran air.

    Mungkin kamu ingin cepat dan praktis membuang air panas, namun hal ini justru bisa merugikan, lho. Lantas, memang apa akibatnya kalau buang air panas ke saluran air?

    Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari WP Plumbing, Kamis (29/8/2024).


    Dampak Buang Air Panas ke Saluran Air

    Air panas bisa merusak pipa saluran pembuangan pada wastafel. Ada beberapa bahan pipa yang tidak tahan panas, seperti PVC, Pex, dan CPVC.

    Berdasarkan data, bahan-bahan ini memang bisa menahan panas hingga di atas 60℃. Namun, jika terkena air panas secara terus-menerus, pipa juga pada akhirnya bisa melunak dan meleleh sehingga memicu terjadinya kebocoran.

    Selain itu, air panas yang dibuang ke wastafel juga bisa membuat sisa minyak dan lemak di dalamnya meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak tersebut lalu semakin sulit dijangkau dan bisa menyumbat pipa saluran pada wastafel.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Nah, agar air panas yang kita buang tidak merusak wastafel, ada trik yang bisa diterapkan. Caranya adalah dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya.

    Dengan mencampurnya dengan air biasa, suhu air panas akan menurun sehingga tidak akan melunakkan dan melelehkan pipa saluran pembuangan pada wastafel. Selain itu, kamu juga bisa menghidupkan keran saat membuang air panas ke dalam wastafel. Cara ini juga bisa menurunkan suhu panas pada air yang dibuang.

    Itulah penjelasan soal larangan membuang air panas ke saluran air. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Siram Air! Begini Cara Ampuh Atasi Kebakaran Kecil di Dapur



    Jakarta

    Area dapur rawan terjadi kebakaran karena ada sumber api pada kompor dan gas. Kebakaran bisa terjadi kapan saja akibat kelalaian maupun kecelakaan, sehingga penting bagi penghuni rumah tahu cara mengatasinya.

    Kebakaran bisa terjadi ketika meninggalkan masakan dengan kompor menyala terlalu lama, sehingga minyak beserta makanannya terbakar. Langkah paling efektif untuk memadamkan api tentunya dengan menggunakan alat pemadam kebakaran.

    Jika tidak punya alat tersebut, mungkin kamu terpikir untuk menyiram air buat memadamkan api. Eits hati-hati, langkah itu justru bakal memperbesar api, bahkan menyambar orang yang menyiramnya.


    Lalu, bagaimana cara memadamkan kebakaran kecil di dapur? Yuk, simak caranya berikut ini.

    Dilansir dari UVTV44, kebakaran yang terjadi ketika memasak berarti ada unsur minyak yang terbakar. Air dan minyak tidak dapat menyatu, sehingga menyiram air justru akan membuat airnya muncrat dan menambah kobaran api.

    Siapa sangka, ternyata kamu bisa menggunakan handuk basah sebagai alternatif dari alat pemadam api, lho. Dengan catatan, handuk cukup dibuat lembap saja karena kalau terlalu basah justru dikhawatirkan ada tetesan air yang menciptakan sambaran api.

    Jadi cara yang lebih tepat adalah sedikit membasahi handuk, lalu di dikibaskan untuk memastikan tidak ada tetesan air. Selanjutnya, lemparkan handuk lembap tersebut menutupi seluruh permukaan api pada wajan atau alat masak yang terbakar.

    Langkah ini akan membantu padamkan api karena handuk lembap tersebut akan menghilangkan oksigen dalam wajan, alhasil api tidak bisa terbentuk lagi. Sebab, api tercipta dari gabungan tiga hal, yakni panas, bahan bakar, dan udara. Hilangkan satu hal saja, maka api akan padam.

    Selain itu, yang tak kalah penting adalah untuk tidak panik menghadapi kebakaran. Segera siapkan handuk lembab, pindahkan wajan dari sumber panas, matikan kompor, dan padamkan api dengan handuk tersebut.

    Dengan demikian, handuk basah sebenarnya bisa membantu padamkan api pada masakan asal tidak terlalu basah dan meneteskan air. Namun, jangan lupa agar selalu berhati-hati saat berurusan dengan api dan utamakan menggunakan alat pemadam api.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Tebang Pohon Tetangga yang Masuk ke Halaman dan Bikin Kotor?



    Jakarta

    Dahan pohon tumbuh menjalar, semakin besar batangnya, semakin panjang rantingnya tumbuh ke segala arah. Terkadang, ranting tersebut bisa sampai ke rumah tetangga.

    Sebenarnya hal ini merupakan hal yang wajar. Namun, jika ranting yang masuk ke halaman tetangga tersebut memiliki buah dan daun yang sering jatuh, itu bisa mengotori pekarangan orang lain. Tidak semua orang dapat memaklumi hal itu, pasti ada beberapa yang kesal karena harus membersihkan halaman yang kotor karena pohon milik orang lain.

    Pemilik pohon juga jangan menganggap sepele hal ini karena daun kering yang jatuh, dapat menyumbat saluran air, daun kering yang menumpuk di pojokan lalu basah karena air hujan bisa menarik nyamuk datang, dan hal paling mengganggu adalah merusak estetika rumah seseorang. Jadi perihal pohon ini bisa menjadi hal yang serius bukan hanya soal mengotori pekarangan orang lain.


    Lantas bagaimana cara menyelesaikan hal ini? Beberapa orang mungkin akan menjawab, tebang saja ranting yang masuk ke pekarangan rumah. Namun, tidak semua tetangga yang dirugikan berani melakukan hal itu.

    Eits, tenang! Dilansir dari Kejaksaan Negeri Sukoharjo, ada pasal yang memperbolehkan hal tersebut, termuat dalam pasal Pasal 666 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tetangga mempunyai hak untuk menuntut agar pohon dan pagar hidup yang ditanam dalam jarak yang lebih dekat daripada jarak tersebut di atas dimusnahkan. Orang yang di atas pekarangannya menjulur dalam pohon tetangganya, maka ia menuntut agar tetangganya menolaknya setelah ada teguran pertama dan asalkan ia sendiri tidak menginjak pekarangan si tetangga.”

    Dalam pasal tersebut setiap orang boleh menuntut tetangga karena perkara pohon rumah mereka. Namun, sebelum itu orang yang dirugikan harus menegur baik-baik pemilik pohon tersebut dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

    Jangan lupa untuk selalu menggunakan bahasa yang jelas dan sopan saat menyampaikan keluhan. Apabila pemilik menolak untuk bertanggung jawab dan tidak mau menebang pohonnya, baru tetangga yang dirugikan bisa membawa kasus ini ke jalur hukum. Jangan lupa sertakan bukti yang kuat jika pemilik pohon tidak bertanggung jawab dan tidak merawat pohonnya yang menyebabkan pekarangan kotor.

    Menurut advokat Naufal Fikri Mujaddid SH, jatuhnya dedaunan di pekarangan rumah orang lain dan pemilik pohon tersebut tidak bertanggung jawab, itu juga dipermasalahkan ke jalur hukum.

    Dilansir detikNews, pasal yang dapat mendukung aduan tetangga kamu ini adalah Pasal 201 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang mengatakan:

    “barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak, diancam:

    dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang;

    dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang;

    dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati.”

    Pertama bahwa jatuhnya dedaunan atau perusakan yang disebabkan oleh ranting pohon tersebut karena kelalaian (dalam doktrin hukum pidana disebut kealpaan) tetangga. Kedua karena si tetangga lalai dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan.

    Maka, harus ada hubungan hubungan kausalitas (baca ; sebab akibat) yang bahwa kelalaian tetangga dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaaan milik. Atau secara sederhana, kamu harus bisa membuktikan bahwa kerusakan yang diderita karena si tetangga dalam merawat pohon hingga daunnya.

    Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel. Hal ini berkaitan bahwa dalam konteks pidana yang dicari adalah kebenaran materiel.

    Kedua, kamu dapat meminta pertanggungjawaban tetangganya dalam merawat pohon sehingga daunnya berjatuhan menyebabkan kehancuran dan atau kerusakan yang timbul pada pekarangan dan atau kebendaan milik orang lain.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Toren Air Bocor Tanpa Bongkar Pasang


    Jakarta

    Toren bocor kondisinya sama seperti pipa yang bocor. Keduanya sama-sama sulit untuk disadari dan diperbaiki.

    Tanda toren bocor adalah air yang keluar dari keran terlihat lebih kecil dan air lebih cepat habis. Kemudian, ketika sudah diisi, air tidak kunjung penuh. Tanda-tanda toren bocor akan lebih parah apabila pemilik rumah telat menyadarinya hingga beberapa hari. Sebab, celah pada tangki dapat memicu percepatan pertumbuhan lumut dan alga di dalam toren. Masalah lainnya yang akan muncul adalah beberapa bagian toren yang terbuat dari logam akan lebih mudah berkarat.

    Ketika mendapati toren di rumah bocor, orang awam biasanya tidak memahami cara memperbaikinya dan memilih untuk membeli yang baru. Eits, sebentar, cek dulu kerusakannya. Ada beberapa kerusakan yang bisa diatasi tanpa harus beli baru lho. Misalnya hanya satu lubang kecil yang bisa ditutup.


    Dilansir Water Tank Factory begini cara mengatasi toren air bocor tanpa perlu beli dan bongkar besar-besaran. Cara ini bisa diikuti untuk jenis toren air berbahan plastik.

    1. Pengelasan Poli

    Untuk retakan berukuran kecil hingga sedang, bisa memanggil tenaga ahli untuk meminta retakan ditutup dengan teknik pengelasan poli, yakni material dipanaskan agar menyatukan kembali.

    2. Ditutup dengan Lem

    Saat ini terdapat produk untuk menutup kebocoran pada tempat penyimpanan air. Cara ini ampuh untuk mengatasi kebocoran kecil pada toren air.

    3. Perbaiki Pipa

    Toren air yang bocor juga bisa disebabkan karena pipa terdekatnya tersumbat, retak, atau pecah. Periksa bagian ring dan gasket, cari apakah ada indikasi terjadi aus. Kemudian, tutup celah yang mungkin jadi tempat keluarnya air dengan lakban khusus.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com