Tag: eksterior rumah

  • 16 Model Pagar Tembok Unik dan Minimalis untuk Rumahmu


    Jakarta

    Selain memiliki fungsi utama meningkatkan keamanan rumah, pagar tembok juga menjadi elemen penting dalam memberikan kesan pada sebuah rumah.

    Apalagi karena letaknya di depan, maka kamu harus pintar memilih tipe pagar tembok yang cocok dan sesuai dengan keinginanmu.

    Nah buat kamu yang sedang atau akan membangun rumah, berikut 16 model pagar tembok unik dan minimalis untuk rumahmu yang mungkin bisa jadi inspirasi.


    Deretan Desain Pagar Tembok Unik dan Minimalis

    Langsung saja, berikut adalah contoh-contoh desain pagar tembok yang mungkin cocok untukmu.

    1. Desain Pagar Tembok dengan Kayu

    Desain Pagar Tembok dengan Kayu.Desain Pagar Tembok dengan Kayu. Foto: i.pinimg.com

    Model pagar tembok minimalis yang pertama adalah menggunakan perpaduan kayu pada tembok.

    Memang penggunaan kayu pada tembok adalah hal biasa, tetapi jika kamu bisa memilih aksen kayu, pola garis, dan bentuk geometri yang tepat, itu bisa membuat kesan tertentu pada rumahmu.

    2. Pagar Tembok Batu Bata

    Pagar Tembok Batu Bata.Pagar Tembok Batu Bata. Foto: Dian Mahdalena/Pinterest

    Desain yang bisa kamu gunakan selanjutnya adalah dengan batu bata.

    Warna batu bata dengan aksennya yang klasik memberikan kesan kokoh dan natural pada rumahmu.

    3. Pagar Tembok Bertekstur

    Pagar Tembok Bertekstur.Pagar Tembok Bertekstur. Foto: Weiss Stone/Pinterest

    Pagar tembok yang terbuat dari berbahan material batuan alam dengan campuran beton mungkin akan memberikan tekstur tertentu yang sangat berkarakter.

    Dengan bentuk yang sederhana dan berkarakter, pagar tembok bertekstur akan memberikan kesan unik dan elegan pada rumahmu.

    4. Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi

    Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi.Pagar Tembok dengan Perpaduan Besi. Foto: i.pinimg.com

    Jika kamu bosan dengan pagar tembok mungkin kamu bisa memadukannya dengan besi atau balok logam supaya lebih menarik.

    Kamu bisa memilih warna yang modis tetapi juga netral sehingga rumahmu tetap terkesan elegan.

    5. Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat

    Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat.Pagar Tembok dengan Tanaman Rambat. Foto: Wulandari/Pinterest

    Ide ini bisa digunakan untuk kamu yang sudah membangun pagar rumah, tetapi bosan desain pagar rumah yang begitu-begitu saja.

    Kamu bisa menambahkan tanaman rambat pada pagar tembok rumahmu seperti tirai hijau menjuntai yang cantik. Penambahan tanaman seperti ini akan memberikan kesan rumah yang lebih natural, segar, asri, dan menenangkan.

    Adapun tanaman yang bisa digunakan seperti tanaman rambat Vernonia Elliptica atau di sini sering disebut tanaman janda merana.

    6. Pagar Tembok dari Batu Alam

    Pagar Tembok dari Batu Alam.Pagar Tembok dari Batu Alam. Foto: Ide Desain Rumah/Pinterest

    Jika kamu bosan dengan material tembok yang biasa, mungkin bisa mencoba memilih pagar tembok dengan material batu alam.

    Warna alami yang keluar dari batu alam akan memberikan suasana yang natural pada rumah. Selain itu, batu alam juga memberikan kesan yang elegan dan mewah walaupun ukurannya minimalis.

    7. Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam

    Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam.Pagar Tembok dengan Keramik Batu Alam. Foto: Kilometer 14 Sablon/Pinterest

    Masih berbahan dasar batu alam tetapi dengan variasi yang berbeda. Untuk membangun tembok ini, kamu bisa menggunakan 2 jenis keramik batu alam sehingga memberikan aksen tertentu.

    Batu alam memang sangat cocok dijadikan pagar karena kesannya yang natural dan mewah.

    8. Pagar Tembok dengan Marmer

    Pagar Tembok dengan Marmer.Pagar Tembok dengan Marmer. Foto: dekoruma.com

    Jika kamu punya budget yang lebih, tak ada salahnya untuk membuat pagar tembok yang terkesan mewah, elegan, modern, dan kokoh.

    Material yang dimaksud adalah marmer, batuan alam yang satu ini memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

    9. Pagar Tembok dengan Tema Industrial

    Pagar Tembok dengan Tema Industrial.Pagar Tembok dengan Tema Industrial. Foto: Nia Chealdish/Pinterest

    Pagar tembok yang mengusung tema industrial identik dengan tembok dengan permukaan tanpa menggunakan cat. Warna yang digunakan natural dari semen, beton, atau material lainnya sehingga didominasi dengan warna abu-abu atau hitam.

    Jika kamu bisa pintar memilihnya, pagar tembok dengan tema industrial akan terlihat estetik dan unik. Tetapi jika salah dalam memilihnya mungkin akan terlihat seperti rumah yang belum jadi.

    10. Pagar Tembok dengan Besi Bronjong

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Masih dengan konsep industrial tetapi dengan variasi yang berbeda yaitu batu bronjong.

    Pagar ini terbuat dari kumpulan batu alam yang dimasukkan ke dalam bronjong besi hingga menjadi sebuah pagar. Biasanya pagar ini dipadukan dengan kayu, besi, ataupun beton.

    Selain memiliki kesan berkarakter, pagar tembok ini tahan akan cuaca ekstrim dan tahan lama hingga puluhan tahun.

    11. Desain Pagar Tembok Roster Berlubang

    Desain Pagar Tembok Roster Berlubang.Desain Pagar Tembok Roster Berlubang. Foto: THÀNH PHÁT HUY/Pinterest

    Pagar tembok yang bisa menjadi pilihan selanjutnya adalah pagar tembok roster berlubang.

    Selain memberikan sirkulasi udara yang baik, lubang-lubang yang tertata rapi juga memberikan estetika tersendiri pada rumahmu.

    Roster sendiri adalah lubang angin yang terbuat dari beton, batako, GRC, atau batu alam. Jika tertarik dengan model ini, kamu harus memastikan membuat polanya lubangnya dengan benar agar mendapat kesannya.

    12. Pagar Tembok dengan Variasi Bambu

    Pagar Tembok dengan Variasi Bambu.Pagar Tembok dengan Variasi Bambu. Foto: lingkarwarna.com/Pinterest

    Pagar tembok dengan material bambu akan terlihat lebih alami dan nyaman dipandang. Kamu juga bisa memadukan dengan tanaman di sekitarnya sehingga tampak lebih menyegarkan.

    Tetapi kekurangan dari pagar bambu adalah usianya yang mungkin tidak bertahan lama seperti dari batu bata, beton, atau batu alam.

    13. Desain Pagar Tembok ala Mediterania

    Desain Pagar Tembok Ala Mediterania.Desain Pagar Tembok Ala Mediterania. Foto: shila.co.id

    Ide pagar tembok yang mungkin bisa jadi pilihan selanjutnya adalah pagar tembok bergaya mediterania.

    Ciri khas dari gaya mediterania adalah penerapan bentuk-bentuk lengkung di atasnya dengan warna-warna seperti krem atau merah bata. Pagar ini memberikan memberi kesan modern dan klasik eropa.

    14. Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam

    Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam.Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam. Foto: Rose/Pinterest

    Desain pagar selanjutnya adalah pagar tembok yang anti-mainstream yaitu pagar tembok dengan kayu berwarna hitam.

    Beberapa orang memang tidak suka memberikan aksen warna hitam terlalu banyak pada rumahnya karena akan terlihat gelap.

    Tetapi jika kamu memang suka dan bisa memadukan dengan elemen lain, pagar tembok dengan kayu berwarna hitam akan terlihat begitu modern dan menarik.

    15. Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih

    Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih.Desain Pagar Tembok dengan Warna Serba Putih. Foto: Interior Decor Hub/Pinterest

    Jika sebelumnya berwarna gothic atau serba hitam, kali ini terdapat pilihan dengan pagar tembok berwarna serba putih.

    Warna putih akan memberikan kesan yang elegan, rapi, dan bersih. Kamu juga bisa menambahkannya dengan tanaman-tanaman hijau agar terlihat lebih segar.

    Tetapi kekurangan dari desain ini mungkin rumah akan gampang terlihat kotor jika kamu tidak pandai membersihkannya.

    16. Desain Pagar Tembok dengan Tambahan Ukiran

    Desain Pagar Tembok dengan Tambahan UkiranDesain Pagar Tembok dengan Tambahan Ukiran. Foto: Watu Jogja/Pinterest

    Desain pagar tembok selanjutnya adalah dengan menambahkan aksen ukiran pada pagar tembokmu. Ini sangat cocok jika kamu merupakan pencinta seni ukir.

    Penambahan aksen ini akan memberikan kesan artistik dan estetik pada rumahmu.

    Itu dia beberapa model pagar tembok rumah yang mungkin bisa jadi pilihanmu. Kamu tertarik desain yang mana?

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Inspirasi Dekorasi Tangga Depan Rumah yang Ciamik


    Jakarta

    Tangga pada bagian depan rumah tidak hanya fungsional tetapi juga bisa menjadi tambahan dekorasi. Desain tangga yang menarik bisa membuat rumah tampak serasi.

    Ada berbagai cara untuk membuat tangga tampak menarik sehingga baik pemilik rumah maupun tamu tidak merasa bosan. Dilansir dari The Spruce, berikut ini beberapa inspirasi tangga agar bagian depan rumah menjadi lebih menarik dan indah.

    Lapisi dengan Kayu

    RumahIlustrasi tangga depan rumah dilapisi kayu. Foto: Getty Images/Thomas Northcut

    Jika tangga depan rumah terbuat dari beton, melapisinya dengan kayu bisa menjadi pilihan agar rumah terasa lebih hangat dan homey. Tak hanya itu, melapisi tangga depan rumah dengan kayu bisa menyamarkan kotoran dan noda dibandingkan dengan anak tangga berwarna putih murni.


    Gunakan Ubin

    Brown tiled steps leading to a white door with white railing and green plants. Outdoor architecture photographyTangga depan rumah pakai ubin. photography Foto: Getty Images/Andrey Zhuravlev

    Melapisi tangga dengan ubin bermotif bisa meningkatkan estetika rumah. Memilih warna yang berani atau yang lebih netral akan tetap menciptakan suasana yang menawan.

    Tambahkan Lampu

    stairs on the square or on the route.  building terrace with backlight. light led strip. light tubes illuminate the bottom of the stairs so that people don't trip over when they go at night, underpath, included, dance club, disco, cabaretTangga depan rumah pakai lampu. Foto: Getty Images/beekeepx

    Menambahkan lampu pada tangga depan rumah bisa membantu penghuni agar tidak jatuh ketika naik turun tangga pada malam hari. Selain itu, keberadaan lampu juga bisa membuat rumah tampak tampak indah pada malam hari.

    Tambahkan Railing Tangga

    Traditional house in the historic Silk Stocking District in Galveston, Texas, USA on a cloudy day.railing pada tangga depan rumah. Foto: Getty Images/benedek

    Memasang pegangan atau railing tangga akan memudahkan penghuni maupun tamu untuk keluar masuk rumah terutama jika ada anak-anak, lansia, atau mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

    Tambahkan Tanaman

    Fort Langley,British Columbia, Canada- October 2,2017: Front entrance to Modern Shingle and stone style home. Autumn flowers and arrangements on stairs,porch and door.Tanaman pada tangga depan rumah. Foto: Getty Images/Solidago

    Menambahkan tanaman di setiap undakan tangga bisa menjadi pilihan untuk mempercantik bagian luar rumah. Pilih beberapa tanaman outdoor yang ingin dipajang, campurkan beberapa jenis tanaman untuk menciptakan suasana yang unik.

    Itulah beberapa inspirasi dekorasi tangga depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bagian Luar Rumah yang Sebaiknya Nggak Dicat


    Jakarta

    Mengecat bagian luar rumah bisa meningkatkan keindahan hunian. Namun, ada beberapa fitur eksterior yang sebaiknya nggak dicat.

    Kenapa? Karena bisa menyebabkan potensi kelembapan hingga gagal fungsi utilitas, misalnya seperti AC, antena TV, hingga jalur listrik.

    Selain itu, masih bagian luar rumah lainnya yang sebaiknya tidak dicat. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Permukaan Logam

    Mengecat permukaan logam tidak disarankan karena bisa mengelupas dengan cepat serta mengganggu ketahanan korosi. Jika penghuni rumah ingin mengecat permukaan logam, sebaiknya beri perhatian khusus untuk mempersiapkannya dengan benar.

    “Bahan-bahan tertentu seperti baja atau aluminium perlu dipersiapkan dengan benar karena rentan terhadap karat atau cat mengelupas,” kata pendiri Ranch Roofing, Robert O’Sullivan, dikutip dari The Spruce, Kamis (17/4/2025).

    Permukaan Beton

    Sebaiknya penghuni rumah tidak mengecat permukaan beton. Hal itu bisa menyebabkan cairan mengendap di dalam beton yang bisa membuat kerusakan struktur. Beton biasanya memang tahan lama dan tidak perlu dicat.

    Batu Bata

    Mengecat batu bata bisa membuat rumah tampak menarik. namun, sebaiknya hal itu tidak dilakukan.

    Mengecat batu bata bisa menghalangi kemampuan ‘bernapas’ batu bata yang berujung memerangkap kelembapan di dalam bata. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan batu bata dan struktural.

    Umumnya, bahan-bahan alami bisa tahan lama tanpa perlu dicat. Penghuni rumah cukup melakukan pembersihan yang baik saja.

    Itulah beberapa bagian luar rumah yang sebaiknya tidak dicat.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Cek 5 Hal Ini Sebelum Beli Rumah Second yang Habis Renovasi



    Jakarta

    Rumah second yang baru renovasi bisa bikin calon pembeli kepincut karena tampilannya yang menarik. Eits, tapi jangan buru-buru mengambil keputusan ya. Calon pembeli perlu melakukan survei secara menyeluruh dulu.

    Dilansir dari CNBC Make It, Senin (16/6/2025), calon pembeli bisa tertipu karena mengira rumah sudah melalui renovasi yang berkualitas. Padahal, perbaikan yang dilakukan bisa saja hanya di permukaan saja.

    Calon pembeli sebaiknya mempertanyakan apakah penjual benar-benar melakukan pembaruan yang signifikan. Di samping itu, apakah penjual cuman mempercantik tampilan rumah agar cepat terjual?


    Nah, calon pembeli perlu perhatikan secara seksama saat survei rumah, terutama dapur dan kamar mandi. Sebab, dua ruangan itu bisa mengungkap kondisi rumah.

    Cari tanda-tanda pengerjaan sendiri, misalnya pengecatan yang tidak rapi, ubin yang tidak sejajar, pemasangan kabinet yang tidak rata, hingga pendempulan yang kurang rapi.

    Lantas, bagaimana cara menilai rumah second? Simak penjelasannya berikut ini.

    5 Hal yang Perlu Dicek dari Bangunan Rumah Second

    1. Eksterior Rumah

    Fasad rumah mungkin terlihat estetik, apalagi pada foto di situs jual beli rumah. Calon pembeli perlu mengecek fitur-fitur yang tidak terlalu terlihat. misalnya dinding luar, jendela, atap, hingga lanskap.

    Fitur tersebut nantinya dapat memakan biaya besar kalau perlu perbaikan. Dinding yang mulai hancur mungkin tidak terlihat dalam foto, tetapi bagian ini sama pentingnya dengan ubin rumah.

    2. Perimeter Properti

    Pahami batas-batas tanah, lalu identifikasi pelanggaran atau bangunan di sekeliling properti. Tanyakan juga tentang hak kepemilikan.

    Sebaiknya pelajari tentang batasan dengan tetangga dan utilitas yang terkubur di bawah tanah sebelum melakukan transaksi.

    3. Area Tambahan

    Calon pembeli bisa menilai rumah secara umum dengan memeriksa ruang-ruang tambahan, misalnya garasi dan gudang. Area-area ini biasanya merupakan bagian yang tidak terlalu penting.

    Ruangan tambahan yang terlihat rapi bisa jadi indikasi baik pemilik menjaga keseluruhan rumah. Sebab, ruangan tambahan seperti ini biasanya dipikirkan belakangan.

    4. Masalah Air dan Drainase

    Temukan tanda-tanda masalah air di dalam rumah. Perhatikan noda air di langit-langit dan dinding, bau apek, atau tanda-tanda bekas banjir.

    Lalu, lihatlah kemiringan tanah saat menjauh dari fondasi rumah. Drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah besar, termasuk kerusakan fondasi.

    5. Usia Infrastruktur

    Pelajari tentang saluran listrik, pipa saluran air, dan septic tank pada rumah tersebut. Cek kalau dalam kondisi baru atau berpotensi rusak. Sebab, bagian rumah ini sulit buat diperbaiki.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah second. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Begini Cara Pilih Cat Eksterior


    Jakarta

    Memilih warna cat eksterior sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika salah pilih warna justru bisa membuat rumah terlihat kusam hingga ketinggalan zaman.

    Banyaknya warna untuk dipertimbangkan tentunya sangat penting untuk memilih yang pas untuk rumah dan juga tak lekang oleh waktu. Pemilik pastinya nggak mau rumahnya sudah terlihat ketinggalan zaman padahal baru dicat beberapa tahun lalu.

    Salah satu warna yang sangat tidak disarankan untuk eksterior rumah adalah kuning. Para desainer sepakat bahwa warna tersebut bisa membuat rumah tampak tidak menarik dan terkesan jadul.


    Pendiri Studio Envie Jennifer Carter menuturkan cukup sulit untuk mendapatkan warna kuning sempurna. Terkadang terlalu kuning, terlalu kusam, atau terkadang terlihat keruh.

    Untuk mendapatkan warna eksterior rumah yang tepat, para desainer menyarankan beberapa hal. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara untuk memilih cat eksterior yang tepat.

    Hindari Warna yang ‘Berani’

    Desainer Melissa Mahoney menyarankan untuk menghindari warna-warna yang berani untuk eksterior rumah. Menurutnya, sebaiknya gunakan warna yang berani atau yang cerah pada pintu depan.

    Pilih Warna yang Berbeda dari Rumah Tetangga

    Mahoney menyarankan untuk memilih warna yang berbeda dari rumah tetangga. Menurutnya jika warna rumah sama seperti milik tetangga sekitar sangat disayangkan karena akan kehilangan sentuhan personal.

    Walau demikian, desainer Erin Tripodi mengingatkan untuk tidak berpikir terlalu out of the box agar terlihat sangat unik.

    “Rumah Anda harus tetap terasa seperti bagian dari lingkungan (perumahan),” katanya, dikutip dari Real Simple.

    Cek Warna Dulu

    Cara lainnya adalah mengecek warna dulu alias swatch cat di dinding luar rumah untuk mengetahui apakah cocok atau tidak.

    “Selalu uji tiga hingga empat sampel pada eksterior Anda dan amati pada waktu yang berbeda dalam sehari sebelum berkomitmen,” ujar Tripodi.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan warna cat dinding eksterior yang cocok dengan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com