Tag: enggan

  • Penyebab Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pernahkah menemukan tiba-tiba kaki seribu muncul di kamar mandi, merayap hingga ruang tengah atau bahkan kamar? Jika iya, bisa jadi ini beberapa alasan binatang melata itu bisa masuk ke rumah.

    Kaki seribu adalah binatang melata yang cukup menggelikan. Bahkan, tak jarang kaki seribu bisa menggigit bila kondisinya terancam. Kuilit manusia yang tergigit akan merasakan sensasi seeprti digigit semut atau tersengat.

    Nah, secara khusus, kaki seribu kerap muncul saat musim hujan, meski tak jarang kaki seribu juga muncul di musim kemarau.


    Bila sudah cukup mengganggu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 6 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kadal Masuk Rumah


    Jakarta

    Adanya kadal di rumah terkadang membuat penghuni di dalamnya tidak nyaman. Tak heran, mereka melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

    Sebelum kadal masuk ke dalam rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan lho. Apa saja itu?

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Mencegah Kadal Masuk Rumah

    1. Jaga Kelembapan

    Kadal menyukai suasana lembap. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan dehumidifier agar rumah tidak terlalu lembap dan kadal enggan masuk ke dalam.

    2. Buang Sampah di Tempat Tertutup

    Buang makanan yang sudah tidak dimakan atau kaleng yang sudah dibuka ke dalam tempat sampah tertutup. Dengan begitu, kadal tidak akan bisa masuk.

    3. Singkirkan Sumber Makanan Kadal

    Penghuni rumah bisa menyingkirkan hama yang menjadi sumber makanan kadal, seperti agas atau serangga kecil lainnya.

    4. Bereskan Barang-barang

    Bersihkan barang-barang yang berserakan bisa mencegah kadal masuk rumah. Sebab, barang-barang yang berserakan bisa menjadi tempat berlindung dan bersembunyi kadal.

    5. Tutup Rapat Lubang yang Ada

    Selanjutnya adalah tutup titik masuk dekat ventilasi, pintu, maupun jendela.

    6. Singkirkan Sumber Air

    Selanjutnya adalah singkirkan sumber air. Misalnya air di dalam mangkuk hewan peliharaan atau perbaiki keran dan pipa yang bocor.

    Penyebab Kadal Ada di Rumah

    1. Sumber Air

    Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

    2. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan yang satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

    3. Sumber Makanan

    Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

    Itulah cara mencegah kadal masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gorden Sebaiknya Ditutup atau Dibuka saat Rumah Kosong? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Gorden adalah kain yang berfungsi untuk menutupi jendela agar tidak terlihat dari luar. Fungsi lain dari gorden adalah dapat menahan debu dan menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

    Banyak pemilik rumah yang memilih menutup gorden ketika akan pergi keluar rumah, baik dalam waktu beberapa hari ataupun hitungan jam saja. Tujuan gorden ditutup adalah agar tidak ada orang yang dapat melihat isi hunian, baik itu furnitur hingga dekorasi yang menempel di dinding.

    Alasan lainnya adalah soal keamanan. Dengan menutup gorden maka dapat mencegah maling untuk masuk ke dalam rumah. Soalnya mereka tidak dapat melihat apa saja isi di dalam rumah itu.


    Meski begitu, sejumlah ahli di bidang interior desain punya pendapat lain soal menutup gorden ketika pergi keluar rumah. Lantas, lebih baik gorden dibuka atau ditutup saat rumah dalam kondisi kosong?

    Perlukah Gorden Ditutup saat Pergi Keluar Rumah?

    Sejumlah ahli di bidang desain interior mengungkapkan berbagai alasan tentang menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Menurut Jennifer Jones selaku pendiri Niche Interiors, hal ini tergantung dari kondisi tempat tinggal.

    “Ketika klien bertanya kepada saya apakah mereka harus membiarkan gorden tetap terbuka atau tertutup saat mereka pergi, jawabannya tergantung pada keamanan dan estetika,” kata Jennifer mengutip The Spruce, Selasa (17/6/2025).

    Apabila terdapat ruangan yang langsung menghadap ke jalan maka sebaiknya gorden ditutup. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan rumah secara maksimal.

    “Semakin sedikit informasi yang dimiliki oleh para pencuri tentang tata letak dan isi perabotan di dalam rumah, maka hal itu semakin baik,” ujarnya

    Apabila ruangan tersebut tidak berhadapan dengan jalan atau rumah tetangga, maka tidak perlu menutup gorden saat rumah ditinggal pergi. Namun jika ingin tetap ada cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, cobalah memasang tirai berbahan tipis. Selain membiarkan sinar matahari masuk, cara ini juga dapat mempercantik hunian sekaligus tetap menjaga privasi.

    “Tirai tipis dapat menyebarkan cahaya matahari ke dalam ruangan sekaligus menghalangi pandangan dari luar ke dalam rumah, sehingga menawarkan perpaduan cahaya yang tenang serta tetap mengutamakan privasi,” ujarnya.

    Di sisi lain, desainer interior Rachel Blindauer mengatakan jika gorden sebaiknya dibiarkan terbuka ketika kamu pergi keluar rumah, baik sebentar maupun berhari-hari. Sebab, gorden yang ditutup rapat memberikan kesan bahwa rumah kamu kosong karena ditinggal penghuni.

    “Gorden yang terbuka dapat memberikan kesan atau isyarat bahwa rumah tersebut tidak kosong dan ada penghuninya,” ungkap Rachel.

    Dengan membiarkan gorden terbuka, maka pencuri jadi enggan untuk masuk ke rumah tersebut. Namun, cara ini dapat dilakukan jika hunian telah dilengkapi sistem keamanan canggih, mulai dari kamera CCTV 24 jam, smart lock door, hingga alarm anti maling.

    Rachel juga mengingatkan pentingnya memasang lampu otomatis yang dapat menyala saat malam hari. Cara ini dapat mengelabui maling bahwa rumah tersebut masih ada orang, meski sebenarnya dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni pergi selama berhari-hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Curut di Rumah! Ini 7 Cara Ampuh Mengusirnya


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus yang mempunyai hidung mancung. Hewan kecil ini bisa muncul di sekitar rumah, seperti pekarangan, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah patut waspada dengan kehadiran curut. Sebab, kotoran curut dapat mengandung sumber penyakit yang mengancam kesehatan penghuni rumah.

    Jika menemukan curut, segera basmi agar rumah tetap bersih dan sehat. Berikut ini cara mengatasi curut di rumah.


    Cara Basmi Curut di Rumah

    Inilah cara membasmi curut di rumah menurut situs Do My OWN, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Gunakan Bawang Putih

    Penghuni rumah bisa mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih. Aroma bawang putih membuat curut enggan mendekati rumah.

    2. Gunakan Minyak Esensial

    Selain itu, gunakan minyak esensial misalnya peppermint untuk mengusir curut. Gunakan kapas yang sudah ditetesi minyak esensial untuk mengoleskan pada beberapa area yang sering dilewati curut.

    3. Pasang Perangkap Jepit Tikus

    Pasang perangkap tikus untuk menangkap curut. Namun, curut tidak mudah terpikat perangkap yang tertutup.

    Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan daging atau ikan. Lalu, taruh perangkap di tempat yang terdapat curut.

    4. Pasang Perangkap Lem Tikus

    Kemudian, penghuni juga bisa menggunakan perangkap berupa lem tikus untuk menangkap curut. Cara ini terbilang aman karena tidak mengandung racun atau bau.

    5. Jangan Tinggalkan Makanan Peliharaan

    Makanan peliharaan dapat memancing curut dan serangga. Jangan tinggalkan makanan hewan di luar ruangan. Segera bersihkan setelah hewan peliharaan selesai makan.

    6. Bersihkan Halaman

    Bersihkan halaman rumah dengan membersihkan genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Cara ini membantu mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

    7. Tutup Celah Masuk

    Terakhir, tutup dan perbaiki celah atau lubang di sekitar rumah. Curut dapat masuk ke rumah melalui celah kecil di dinding atau lantai.

    Itulah tips membasmi tikus di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengusir Cicak di Rumah Secara Alami dan Efektif


    Jakarta

    Cicak kerap kali ditemukan merayap di dinding, meja, ataupun lantai rumah. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu bagi sebagian penghuni.

    Terkadang orang merasa geli melihat bentuk cicak. Belum lagi, cicak suka buang kotoran sembarangan, sehingga mengotori rumah. Makhluk kecil ini juga suka naik ke meja dan menyicip makanan.

    Kalau merasa ada banyak cicak di rumah, penghuni bisa mengusirnya menggunakan bahan alami. Simak cara mengusir cicak secara alami dan efektif berikut ini.


    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Sebab, cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti cicak.

    5. Minyak Pepermin

    Terakhir, gunakan minyak pepermin untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak pepermin dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips efektif untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


    Jakarta

    Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

    Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

    Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


    Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

    Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

    Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

    2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

    Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

    Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

    3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

    Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

    Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

    4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

    Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

    Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

    5. Gunakan Pengusir Alami

    Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

    Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

    Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


    Jakarta

    Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

    Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


    1. Tutup Celah dan Retakan

    Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

    2. Rutin Bersihkan Rumah

    Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

    4. Usir Serangga Lain

    Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

    7. Gunakan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

    Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di pekarangan terkadang membuat penghuni rumah merasa geram. Sebab, kucing kerap buang air besar (BAB) sembarangan di halaman rumah.

    Kotoran kucing tak hanya bau, tapi juga membuat penghuni harus berhati-hati agar tidak menginjak ‘ranjau’ di pekarangannya. Jika tak ingin kucing datang ke rumah, penghuni perlu membuat lingkungan yang tidak nyaman bagi hewan berbulu itu.

    Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan agar kucing tak dekati pekarangan. Temukan apa saja bahan itu di artikel ini.


    Cara Cegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah beberapa bahan yang mencegah kucing BAB di halaman rumah, dikutip dari Country Living.

    1. Cuka

    Cuka mempunyai aroma yang kuat dan menyengat sehingga bisa mencegah kucing mendekat. Cara pakainya cukup dengan mencampurkan cuka dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke sekitar halaman. Semprotkan cuka secukupnya saja agar tidak membahayakan tanaman.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tidak disukai kucing. Penghuni rumah dapat menaburkan bubuk kopi di halaman secara merata. Dengan begini, kucing pun enggan untuk BAB di sana.

    3. Pisang

    Selain itu, pisang bisa menjadi opsi buat menghalau kucing masuk halaman. Potong dan cincang pisang sampai halus, lalu sebarkan di pekarangan. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai kucing.

    4. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk bisa dipakai buat mencegah kucing BAB di pekarangan. Sebab, kucing tidak suka aroma kuat dari jeruk.

    Cara pakainya dengan mencincang halus kulit jeruk dan menyebarkannya di sekitar taman. Selain itu, penghuni juga dapat memeras buat jeruk dan mencampurkannya dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa bahan untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

    Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
    Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

    Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

    Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

    3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

    Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

    Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Keberadaan ular cukup ditakuti dan diwaspadai karena dapat mengancam keselamatan manusia. Apalagi kalau jenis ular itu berbisa, gigitannya bisa mematikan.

    Reptil ini dapat ditemukan di pekarangan, bahkan masuk ke dalam rumah. Kemunculan ular bukan tanpa alasan, ada hal yang menarik mereka untuk datang.

    Supaya bisa mengamankan rumah, penghuni perlu mengetahui penyebab ular masuk. Kemudian, ambil langkah pencegahan agar ular enggan mendekati rumah.


    Namun, kenapa ular masuk pekarangan dan rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa alasan ular masuk ke rumah, dikutip dari Herping Thailand.

    1. Ada Mangsa Ular

    Ular datang ke rumah karena menemukan sumber makanan. Biasanya mereka memakan kodok, kadal, serangga, tikus, serta hewan pengerat lain. Jauhkan sumber makanan mereka dari jangkauan agar rumah tidak dihampiri ular.

    2. Lingkungan Cocok buat Ular

    Selain itu, ular menemukan tempat yang cocok untuk bereproduksi dan berlindung. Hewan melata ini menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin ganti kulit.

    Sebaiknya penghuni rumah menjaga halaman rumah selalu bersih terutama bagian rumput. Lalu, jauhkan sumber air dari area yang mudah dijangkau oleh ular. Meski tak banyak minum, ular tetap bisa datang karena air.

    Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ular mendekati rumah.

    1. Rajin Buang Sampah

    Sampah adalah sumber makanan bagi tikus yang juga mangsa ular. Pastikan untuk rajin membuang sampah keluar buat mencegah ular masuk rumah.

    2. Bersihkan Halaman Rumah

    Ular senang tinggal di lingkungan yang lembap dan banyak benda di halaman rumah. Penghuni dapat mencegah ular dengan memangkas pendek rumput, menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan.

    3. Tutup Lubang di Rumah

    Ular lebih suka mencari tempat persembunyian yang aman daripada berkeliaran dan menyerang manusia. Mereka bisa memanfaatkan lubang-lubang di sekitar rumah seperti di tanah, dinding, atap, kloset, hingga saluran air. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang-lubang di rumah.

    4. Tinggikan Rumah

    Selain itu, pemilik dapat membuat semacam rumah panggung buat mencegah ular masuk. Jika memungkinkan, buatlah rumah yang tidak menempel pada tanah dengan celah 30-50 cm.

    5. Buat Jalur di Halaman

    Jika memiliki halaman yang luas, ada baiknya membuat jalur setapak untuk berjalan. Jalur ini mempermudah penghuni rumah lebih waspada dengan kehadiran ular serta menghindari kaki diserang oleh ular.

    6. Buat Pagar Beton

    Terakhir, pemilik dapat membangun pagar beton yang mengelilingi rumah. Sebab, banyak ular tidak bisa memanjat pagar tersebut.

    Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com