Tag: environmental

  • 6 Aroma Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus, Bisa jadi Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentunya akan sangat mengganggu. Tak hanya membawa penyakit, hewan pengerat ini juga bisa merusak benda-benda di rumah.

    Jangan khawatir, ada beberapa aroma dari bahan alami yang tidak disukai tikus. Bahan alami ini dapat digunakan sebagai alternatif cara mengusir tikus dari rumah.

    Aroma dari Bahan Alami yang Tidak Disukai Tikus

    Mengutip laman Purcor Pest Solutions, Summit Environmental Solutions, dan Eliminate Solution, bahan-bahan yang tidak disukai tikus di antaranya tanaman mint, minyak peppermint, dan bubuk cabai. Ketahui cara menggunakan bahan ini untuk mengusir tikus.


    1. Tanaman Mint

    Tanaman ini tak hanya membantu mengusir tikus, tapi memberi aroma harum di sekitar rumah. Mint bisa ditanam dalam pot dan diletakkan di sekitar rumah.

    2. Minyak Peppermint

    Tikus akan lari karena tidak tahan aroma peppermint yang kuat. Caranya, rendam bola kapas dengan minyak peppermint. Kemudian letakkan bola kapas pada lubang atau tempat yang biasa didatangi tikus.

    3. Minyak Cengkeh

    Tikus juga tidak suka dengan bau cengkeh yang menyengat. Cara mengusir tikus dengan minyak cengkeh sama dengan penggunaan minyak peppermint. Rendam bola kapas dengan minyak cengkeh, lalu letakkan di tempat persembunyian tikus.

    4. Bawang Bombay

    Aroma bawang bombay yang menyengat dapat digunakan untuk mengusir tikus. Caranya, bawang bombay diiris dulu lalu diletakkan di tempat yang ada bekas aktivitas tikus. Misal, bekas cakaran dan kotoran.

    5. Bawang Putih

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bisa mengiritasi tikus. Cara penggunaannya, bubuk dan bawang putih yang dihancurkan bisa dicampur 1/4 cangkir tepung terigu serta maizena. Campuran disimpan dalam wadah kedap udara, lalu ditabur di area persembunyian tikus. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

    6. Bubuk Cabai

    Aroma campuran bubuk cabai dan air sangat tidak disukai tikus. Untuk membuat campuran ini, dua sendok bubuk cabai bisa dicampur 1 liter air lalu dimasukkan dalam botol semprot. Campuran disemprotkan di tempat yang dicurigai menjadi sarang tikus.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Dua Tombol Flush di Toilet Bisa Bikin Hemat Air, Begini Cara Kerjanya



    Jakarta

    Sadarkah ada dua tombol flush berbeda ukuran pada toilet duduk? Ternyata kedua tombol itu berguna untuk menghemat air lho.

    Letak tombol flush ini bisa berbeda-beda tergantung jenis kloset. Banyak kloset yang tombolnya di bagian atas tangki. Lalu, ada yang menempel pada dinding kamar mandi.

    Dilansir dari News18, pencipta toilet dengan dua tombol flush merupakan warga Amerika Serikat bernama Victor Papanek. Ia menciptakan desain toilet itu melalui buku berjudul ‘Design for the Real World’ pada 1976. Namun, negara yang pertama kali menggunakan dual-flush toilet adalah Australia pada 1980.


    Meski keduanya serupa, apa fungsi masing-masing tombol ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Dikutip dari Times of India, kloset dengan dua tombol flush merupakan solusi penggunaan air toilet. Penggunaan dual-flush toilet disebut bisa menghemat penggunaan air.

    Tombol kecil biasanya digunakan setelah pengguna kamar mandi buang air kecil. Menekan tombol kecil dapat mengeluarkan sekitar 3-4,5 liter air untuk menyiram toilet.

    Sementara itu, tombol besar digunakan setelah buang air besar. Sekitar 6-9 liter air akan keluar untuk menyiram toilet dengan tombol tersebut.

    Berdasarkan Forbes, U.S Environmental Protection Agency (EPA) dan American Water Works Association pada 2020 mengatakan penggunaan dual-flush toilet sangat direkomendasikan karena mengurangi penggunaan air hingga 20 persen. Pemilik rumah pun bisa hemat tagihan air hingga US$ 99 atau sekitar Rp 1,6 juta (kurs Rp 16.252) per tahun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com