Tag: estetik

  • 3 Warna Lampu yang Paling Cocok untuk Ruangan Rumah, Bikin Nyaman & Estetik!


    Jakarta

    Memilih warna lampu untuk ruangan di rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, warna lampu dapat memengaruhi tingkat cahaya dan kenyamanan saat berada di ruangan tersebut.

    Warna lampu yang terlalu cerah bisa membuat seseorang merasa silau ketika bangun tidur. Namun, warna yang terlalu redup bikin tidak nyaman ketika sedang membaca buku.

    Maka dari itu, penting untuk menentukan warna lampu agar sesuai dengan ruangan di rumah. Simak jenis-jenis warna lampu yang umum digunakan dalam artikel ini.


    Warna Lampu yang Cocok untuk Ruangan

    Seiring perkembangan teknologi, kini semakin banyak lampu yang mengusung berbagai macam warna. Jika dahulu lampu bohlam hanya memancarkan warna kuning, kini lampu LED bisa mengeluarkan cahaya putih dan kuning.

    Pemilihan warna lampu dapat disesuaikan dengan ruangan di rumah. Dilansir situs Natale Builders, berikut penjelasannya.

    1. Warm White

    Warm white menghasilkan warna oranye dan kuning keemasan yang terasa lembut dan hangat. Warna lampu ini memiliki nilai correlated color temperature (CCT) antara 2.400-2.700 Kelvin (K).

    Warm white dapat menciptakan suasana nyaman dan rileks. Bahkan, sejumlah penelitian mengungkapkan penggunaan lampu warm white dapat memberikan efek menenangkan pikiran hingga meningkatkan nafsu makan.

    Warna lampu ini umumnya digunakan pada ruang tamu dan kamar tidur. Khusus di ruang tamu dapat memberikan kesan cozy, sehingga baik penghuni rumah maupun tamu yang datang merasa nyaman ketika berbincang, terutama saat malam hari.

    Penggunaan warm white di kamar tidur juga memberikan efek hangat dan menenangkan. Lampu ini juga tidak terlalu terang sehingga tidak bikin silau ketika baru bangun tidur.

    2. Natural White

    Natural white atau cahaya putih netral memancarkan cahaya yang terang. Berbeda dengan warm white yang cenderung kuning, natural white terlihat lebih putih cerah tapi masih ada sedikit warna oranye. Lampu ini memiliki nilai CCT antara 4.000-5.500 K.

    Natural white dapat menciptakan ruangan terlihat cerah, tetapi tidak terlalu silau bagi mata. Lampu dengan warna ini sangat cocok digunakan di dapur, ruang kerja atau belajar, dan kamar mandi.

    Pada area dapur, natural white memberikan visibilitas yang baik untuk memasak. Untuk ruang kerja atau belajar, lampu ini dapat memberikan keseimbangan sehingga membantu menjaga konsentrasi dan mencegah mata cepat lelah karena warna lampu yang redup.

    Sedangkan pada area kamar mandi, natural white bisa memberikan cahaya netral untuk berdandan atau bercermin. Warna yang terlalu redup bisa memengaruhi hasil make up.

    3. Cool White

    Cool white dapat memancarkan cahaya yang lebih terang daripada natural white, bahkan hampir menyerupai kondisi cerah di siang hari. Nilai CCT dari lampu cool white antara 5.000-6.000 K.

    Disebut cool white karena warna putih yang ditampilkan sangat terang dengan efek putih kebiruan. Warna ini memberikan kesan modern, bersih, dan energik sehingga banyak digunakan pada ruangan yang luas dan butuh pencahayaan tajam.

    Untuk penggunaan di rumah, lampu cool white bisa digunakan pada area garasi atau ruang utilitas. Lampu ini dapat memancarkan cahaya ke seluruh ruangan secara jelas sehingga tidak ada sudut yang terlihat redup.

    Itulah tiga pilihan warna lampu yang cocok untuk ruangan di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Inspirasi Model Pagar yang Kekinian dan Estetik Sesuai Desain Rumah


    Jakarta

    Rumah biasanya dipasang pagar sebagai pembatas wilayah sekaligus gerbang pengaman. Tak hanya itu, pagar juga melengkapi estetika fasad rumah lho.

    Ada beragam bentuk dan material pagar yang bisa dipilih pemilik rumah. Saat memilih desain pagar, pemilik sebaiknya mempertimbangkan bentuk dan konsep rumahnya.

    Lalu, apa saja model pagar yang bisa bikin rumah terlihat modern atau kekinian sekaligus estetik? Simak ulasannya berikut ini.


    Inspirasi Model Pagar

    Inilah beberapa ide desain pagar rumah menurut Profesional Kontraktor PT. Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki.

    1. Pagar Perforated Metal

    Tren Jenis PagarPagar Perforated Metal Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Jika pemilik rumah sedang mengusung konsep desain industrial, pagar perforated metal bisa menjadi pilihan yang cocok. Perforated metal menggunakan bahan dasar lembaran baja yang dicetak menggunakan mesin untuk membuat pola-pola sesuai kebutuhan desain. Selain itu, efek dari pola pagar membuat cahaya alami yang masuk berlimpah.

    2. Pagar Expanded

    Tren Jenis PagarPagar Expanded Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Kemudian, ada pagar perforated metal yang cocok buat rumah desain scandinavian. Pagar expanded juga memakai bahan dasar lembaran baja yang dicetak menggunakan mesin untuk menciptakan pola-pola. Pagar perforated metal pada pola pagar expanded berbentuk menyilang, berbeda dengan pagar perforated metal yang berbentuk bulat.

    3. Pagar Kayu Papan

    Tren Jenis PagarPagar Kayu Papan Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Pagar kayu papan sangat diminati para pemilik rumah. Desain ini sederhana tapi membuat tampilan rumah minimalis menjadi lebih cantik. Untuk membuat pagar tersebut, bahan yang digunakan adalah papan kayu asli dan papan semen motif kayu.

    4. Pagar Laser Cutting

    Lalu, ada pagar laser cutting dengan beberapa macam bahan, seperti carbon steel, mild steel, stainless steel dan juga kuningan. Proses pembuatan pagar menggunakan laser untuk membentuk pola yang diinginkan pemilik rumah. Jenis pagar ini cocok buat rumah dengan gaya minimalis modern.

    5. Pagar Besi Tempa

    Tren Jenis PagarPagar Besi Tempa Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Pemilik rumah juga bisa mempertimbangkan pagar besi tempa. Jenis pagar ini sering jadi pilihan buat desain rumah klasik atau American style. Besi tempa adalah campuran besi dengan karbon rendah yang akan menghasilkan jenis besi yang kuat.

    Itulah beberapa inspirasi model pagar yang kekinian dan estetik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman Berdaun Estetik Ini Bisa Bikin Ruang Tamu Naik Kelas



    Jakarta

    Tanaman dengan daun grafis atau tanaman yang keindahannya terletak pada bentuk, warna, dan corak daunnya yang unik, kini banyak dipilih untuk menjadi elemen dekorasi yang bisa mempercantik ruang tamu. Bukan karena bentuknya yang mencuri perhatian, tetapi juga karena karakter daunnya yang mampu menghadirkan kesan tropis dan artistik tanpa harus menambah banyak dekor tambahan.

    Tren tanaman berdaun besar dan bercorak ini terus meningkat karena tampilannya yang elegan dan mampu memperkaya visual ruang. Dilansir dari Elle Decor, berikut 10 inspirasi tanaman hias grafis yang bisa digunakan untuk mempercantik ruang tamu.

    Monstera Deliciosa


    Monstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden roomMonstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden room Foto: Getty Images/iStockphoto/Kseniia Soloveva

    Tanaman monstera adalah tanaman yang kerap menjadi ikon interior modern. Daunnya yang berlubang dan beralur, mampu menciptakan efek grafis natural yang kuat. Tanaman ini menyukai cahaya terang secara tidak langsung dan dapat tumbuh dengan baik di dalam pot.

    Namun, tanaman ini perlu perawatan yang rutin. Diperlukan penyiraman atau penyemprotan tanaman yang lebih sering dibandingkan tanaman yang lain, karena monstera bisa tumbuh baik di kelembapan yang tinggi.

    Anthurium Crystallinum (Kuping Gajah)

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Tanaman ini memiliki daun dengan tekstur beludru dengan urat putih kekuningan yang kontras. Tampilannya cukup artistik, seperti sebuah ilustrasi botani yang hidup. Cocok ditempatkan di sudut ruangan sebagai elemen utama alami yang dapat menarik perhatian. Tanaman ini bisa ditanam di pot dan tidak membutuhkan terlalu banyak air, hanya saja pot harus memiliki drainase yang baik.

    Philo Gloriosum

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpot Foto: Getty Images/Jobrestful

    Dengan daun yang berbentuk hati dan berurat tebal, tanaman ini sangatlah cantik. Tanaman ini tumbuh merambat secara horizontal, sehingga cocok ditanam di pot yang melebar. Meskipun cocok disimpan di dalam ruangan, tanaman ini ternyata juga rentan terhadap hama. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang khusus seperti menyemprotnya dengan minyak hortikultura.

    Aspidistra

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Dikenal sangat kuat dan minim perawatan, tanaman ini memiliki daun hijau yang besar dan kokoh sehingga bisa memberikan kesan rapi jika dipajang di dalam ruangan. Tanaman ini bisa menjadi pilihan yang ideal untuk ruang tamu dengan pencahayaan yang rendah.

    Ketapang Biola (Pohon Ara Daun Biola)

    Ilustrasi fiddle leaf fig treeIlustrasi fiddle leaf fig tree Foto: Getty Images/iStockphoto/Nelly Senko

    Tanaman ini juga cukup populer berkat daun lebarnya yang berbentuk seperti biola. Siluet dari corak daunnya, mampu menghadirkan nuansa modern dan elegan. Sangat cocok ditanam di pot besar sebagai hiasan tanaman di lantai.

    Peace Lily (Bunga Bakung Perdamaian)

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tak hanya indah karena daunnya yang lebar dan hijau pekat, tanaman ini juga indah karena dilengkapi dengan bunga putih ikonik yang terlihat minimalis. Peace lily juga terkenal mampu hidup dalam cahaya rendah, sehingga cukup fleksibel untuk ditempatkan di ruang tamu.

    Alocasia Odora (Kuping Gajah Raksasa)

    Alocasia OdoraAlocasia Odora Foto: The Spruce / Michelle Becker

    Tanaman dengan daun besar menyerupai telinga gajah ini mampu menjadikan ruangan lebih dramatis secara visual. Karena tampilannya yang raksasa dan hijau segar, tanaman ini cocok untuk ruangan dengan gaya interior modern. Kuping gajah raksasa menyukai kelembapan dan butuh cahaya terang secara tidak langsung. Namun, saat ukurannya semakin membesar, perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar ataupun dipindah untuk di tanam di luar rumah dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Bentuk daunnya yang tegak dan lurus, memberi kesan grafis yang kuat dan modern. Selain tampil unik, snake plant juga sangat toleran terhadap cahaya rendah dan perawatannya minim.

    Calathea (Tanaman Meranti)

    Calathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior houseCalathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior house Foto: Getty Images/CoinUp

    Tanaman ini memiliki banyak jenis, dengan corak daunnya yang juga berbeda-beda setiap motifnya. Namun, kebanyakan motif daun dari tanaman ini adalah garis-garis perak yang membuatnya terlihat seperti karya seni. Tanaman ini sedikit rewel dengan setiap pagi harus terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, jika ingin memelihara tanaman ini, perlu untuk menyimpannya di bagian ruang yang terpapar sinar matahari. Tanaman ini mampu memberi kesan mewah dan lembut pada ruangan.

    Caladium Bicolor (Tanaman Keladi)

    Caladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden tableCaladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/sKrisda

    Caladium memiliki warna dan pola paling mencolok, mulai dari merah muda, putih, hingga hijau gradasi. Daunnya tipis berbentuk hati, cocok untuk disimpan di ruangan untuk menambah estetika. Tanaman ini membutuhkan ruangan dengan suhu udara yang lembap.

    Itulah 10 Inspirasi tanaman hias dengan daun grafik yang bisa untuk mempercantik ruang tamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com