Tag: estetika

  • Mau Beli Furniture Outdoor? Hindari 4 Kesalahan Ini Ya



    Jakarta

    Furniture outdoor terkadang diperlukan apabila kamu memiliki area luar rumah untuk berkumpul. Nah, saat ingin membeli furniture outdoor, pastikan kamu menghindari kesalahan-kesalahan berikut ini, salah satunya tergiur karena harga yang murah.

    Harga yang murah memang menggiurkan. Namun, jangan sampai hanya karena harganya yang murah kamu langsung membeli perabotan tersebut padahal kualitasnya tidak tahan lama.

    Di sisi lain, menyeimbangkan antara estetika dengan daya tahan merupakan kunci saat memilih furniture outdoor. Sebab, jika memilih furniture yang salah justru bisa merusak tampilan atau bahkan perlu mengeluarkan uang untuk perbaikan.


    Dilansir dari Real Simple, berikut ini kesalahan yang harus dihindari saat mau membeli furniture outdoor.

    1. Tidak Mengukur Ruangan

    Sebelum membeli furniture, sebaiknya mengukur ruangan terlebih dahulu, tidak peduli perabotan yang dibeli berukuran kecil maupun besar. Tanpa ukuran yang tepat, furniture yang dibeli bisa saja terlalu kecil atau terlalu besar.

    2. Tidak Peduli Material yang Digunakan

    Saat membeli furniture, apalagi furniture outdoor, harus ketahui dulu material yang tepat. Kalau bisa pilih material yang tahan cuaca panas maupun hujan.

    “Untuk furniture luar ruangan, jati adalah pilihan kayu terbaik karena daya tahan dan keindahannya yang tahan lama,” kata Presiden di Ballard Designs, Karen Mooney, dikutip dari Real Simple.

    Kamu bisa menyimpan furniture di gudang atau garasi jika sedang tidak digunakan. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan penutup supaya furniture outdoor tetap dalam keadaan yang bagus. Jika furniture dibiarkan begitu saja di luar, sering terkena hujan maupun panas matahari, bisa-bisa cepat rusak.

    4. Asal Membeli Furniture dengan Harga Murah

    Furniture outdoor biasanya memiliki harga yang cukup mahal karena daya tahan yang kuat dan tidak mudah rusak. Jangan sampai karena harga yang murah, kamu tergiur membelinya tanpa memperhatikan material yang digunakan.

    “Jika kamu membeli hanya berdasarkan harga, kemungkinan besar barang-barangnya tidak akan tahan lama dan perlu diganti hanya dalam beberapa musim. Jadi pilihlah (furniture) kualitas tinggi sesuai anggaran kamu,” papar Mooney.

    Itulah beberapa kesalahan yang harus dihindari saat ingin membeli furniture outdoor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetangga Bangun Rumah 2 Lantai Sampai Nutupin Jendela, Siapa yang Salah?



    Jakarta

    Memiliki banyak jendela di rumah ternyata memiliki banyak keuntungan. Mulai dari mendapat akses pencahayaan yang maksimal, sirkulasi udara yang baik, dan bisa memberikan estetika pada rumah.

    Tidak sedikit dari kamu yang berkreasi dengan memasang jendela di samping atau belakang rumah. Pemasangannya di lantai 2 agar dapat melihat pemandangan di sekeliling rumah. Kebetulan juga baru rumah kamu saja yang memiliki 2 lantai.

    Namun, tiba-tiba tetangga samping rumah ikut meninggikan bangunan. Alhasil jendela samping kamu tertutup dinding rumah tetangga karena memang tidak ada jarak di antara rumah kalian.


    Jika sudah begini, apakah ini berhak menyalahkan mereka? Atau apakah kita yang salah?

    Menurut Arsitek Denny Setiawan saat membangun rumah, ada yang namanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Ini merupakan dasar acuan kelayakan bangunan termasuk rumah untuk mendapat Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

    Di dalamnya mengatur bahwa pemasangan jendela minimal berjarak 3 meter dari rumah sekitarnya. Maka, apabila menilik dari kondisi rumah kamu yang tidak memiliki jarak alias menempel dengan rumah samping, pemasangan jendela di rumah kamu tadi tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

    “Untuk rumah tunggal atau rumah yang sifatnya tidak deret, itu harus ada jarak ke tetangga minimal 3 meter. Itu baru dibolehkan untuk buka jendela atau bikin bangunan. Karena kejadiannya seperti itu tadi, tiba-tiba diblok (tertutup jendelanya), nggak boleh marah. Karena haknya rumah tetangga untuk memblok itu,” kata Denny kepada detikProperti, Senin (27/1/2025).

    Hal serupa juga dikatakan oleh Pengacara Muhammad Rizal Siregar bahwa jendela sebuah bangunan tidak boleh menghadap langsung ke halaman orang lain. Terutama jika itu mengganggu pemilik rumah tersebut.

    Hal ini tertuang dalam Pasal 647 KUHPerdata yang mengatur mengenai hak dan kewajiban perihal pembangunan rumah.

    “Orang tidak diperbolehkan mempunyai pemandangan langsung ke pekarangan tetangga yang tertutup atau terbuka, maka tak boleh ia memperlengkapi rumahnya dengan jendela, balkon atau perlengkapan lain yang memberikan pemandangan ke pekarangan tetangga itu, kecuali bila tembok yang diperlengkapinya dengan hal-hal itu jaraknya lebih dari dua puluh telapak dari pekarangan tetangga tersebut.”

    Aturan ini juga diperkuat dalam Pasal 648 KUH Perdata yang berbunyi:

    “Dan jurusan menyamping atau dari jurusan menyerang orang tidak boleh mempunyai pandangan atas pekarangan tetangga, kecuali dalam jarak lima telapak.”

    Rizal mengingatkan kepada pemilik rumah yang memasang jendela di tempat tak semestinya, jendela tersebut harus dibongkar. Hal ini dikarenakan tidak sesuai dengan standar dan PBG akan sulit diterbitkan.

    “Pasti bersalah dan pemda (pemerintah daerah meminta) melakukan pembongkaran,” ujarnya saat dihubungi.

    Apabila masalah ini sampai bersengketa atau menimbulkan keributan, Rizal menyarankan kedua belah pihak dapat menyelesaikan secara kekeluargaan agar tidak ada yang dirugikan.

    “Kami lebih menyarankan agar masalah dalam kehidupan bertetangga hendaknya lebih mengedepankan upaya musyawarah secara kekeluargaan terlebih dahulu,” tuturnya.

    Denny menambahkan, untuk menghindari konflik seperti ini, sebaiknya pemilik rumah dapat meminta bantuan profesional yakni arsitek saat mendesain rumah. Arsitek pasti akan memberikan beberapa pilihan pemasangan jendela yang lebih aman dan dari segi manfaat juga sama baiknya.

    “Membuat taman di dalam rumah sendiri sehingga semua jendelanya mengarah ke dalam sana. Sirkulasi udara dan cahaya matahari dapat masuk, rumah tidak lembap,” ungkapnya.

    “Atau kalau misalnya memang tanah kita panjang ke belakang misalnya 6×20 meter, bisa diberlakukan membuat inner court. Jadi jendela itu kita arahkan ke taman tengah milik kita sendiri,” tambahnya.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Lampu, Ini 4 Cara Bikin Ruangan Gelap Lebih Cerah



    Jakarta

    Ruangan yang kekurangan cahaya bukan cuman akan gelap, tetapi bisa membuat suasana di dalamnya terasa suram. Solusi utamanya tentu dengan menambah atau menyalakan lampu, namun ternyata ada cara lain membuat ruangan jadi lebih terang, lho.

    Kamu bisa membuat ruangan gelap jadi lebih terang cukup dengan mengubah pilihan warna pada interior ruangan. Kamu perlu lebih seksama saat memilih benda-benda buat mengisi ruangan gelap.

    Lantas, bagaimana cara membuat ruangan gelap terasa lebih terang? Yuk, simak caranya berikut ini, dikutip dari The Spruce.


    Tips Bikin Ruangan Gelap Jadi Terang

    Inilah tips membuat ruangan gelap menjadi lebih terang.

    1. Cat Dinding dengan Warna Terang

    Cara yang pertama adalah, cat dindingnya menggunakan warna terang. Kondisi ruangan yang gelap, bisa disiasati dengan penggunaan warna cat yang terang. Warna terang ini tidak harus putih, tapi bisa juga warna abu-abu muda atau pastel. Meski kelihatannya sepele, pemberian warna terang pada ruangan yang gelap ini berdampak sangat signifikan, loh.

    2. Pilih Warna Wallpaper yang Cerah

    Jika kamu lebih suka melapisi dinding dengan wallpaper daripada mengecatnya, kamu bisa memilih warna wallpaper yang cerah. Cari wallpaper dengan motif besar atau latar belakang lebih terang untuk hasil terbaik. Dengan begitu, ruangan yang awalnya gelap seketika bisa menjadi lebih terang dan lapang.

    3. Letakkan Karpet Berwarna Netral

    Ruangan yang gelap sebenarnya tidak cocok jika lantainya juga berwarna gelap. Tapi, jika lantai ruangannya memang sudah terlanjut gelap, kamu bisa meletakkan karpet berwarna kalem atau terang untuk membuat ruangannya lebih terang. Hal ini karena cahaya akan memantul dari karpet tersebut dan mengenai dinding sekitarnya.

    Untuk karpet berwarna terang, karpet goni klasik selalu menjadi pilihan terbaik. Karpet goni dikenal tahan lama dan mudah dibersihkan serta cocok untuk berbagai jenis ruangan. Karpet ini juga cocok untuk melengkapi perpaduan estetika desain yang berbeda, mulai dari gaya milenial yang megah hingga gaya pedesaan.

    4. Gunakan Gorden Berwarna Terang

    Banyak gorden jendela di pasaran yang berwarna gelap dan berat. Namun, jika kamu memiliki ruangan yang gelap, sebaiknya hindari warna-warna tersebut dan pilihnya gorden yang berwarna lebih lembut. Contohnya, warna putih, krem, abu-abu muda, atau pastel.

    Selain itu kamu bisa menggantung batang gorden beberapa centi di atas bagian bingkai jendela. Hal ini bisa membuat lebih banyak cahaya masuk ke dalam ruangan, dan juga membuat jendela tampak lebih besar dan mewah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Berbagai Jenis Atap Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Atap menjadi elemen penting dalam sebuah rumah. Atap rumah berfungsi sebagai pelindung dari hujan, panas, hingga berbagai kondisi cuaca lainnya.

    Maka dari itu, pemilihan jenis atap perlu diperhatikan. Pelajari apa saja berbagai jenis atap rumah beserta kelebihan dan kekurangannya untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran detikers.

    Jenis-jenis Atap

    Pemilihan jenis atap rumah tidak yang tepat tidak hanya untuk estetika bangunan, tapi juga mengenai daya tahan, kenyamanan, serta biaya perawatan. Berikut adalah beberapa jenis atap yang paling umum digunakan:


    1. Genteng Beton

    Dilansir laman Colorbond, material atap ini biasanya digunakan untuk rumah berkonsep minimalis. Pasalnya punya tampilan yang serbaguna dan bersih.

    Kelebihan

    • Lebih tahan terhadap pembusukan.
    • Tahan kebakaran.
    • Tahan terhadap serangga.
    • Punya masa pakai yang lebih lama.

    Kekurangan

    • Cenderung lebih berat.
    • Biaya relatif mahal.
    • Waktu pemasangannya relatif lebih lama dibandingkan jenis genteng lain.

    2. Atap Genteng Tanah Liat

    Atap genteng tanah liat merupakan atap yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk, kemudian dibakar hingga keras.

    Atap genteng tanah liat dan beton sering dipakai bersama, karena keduanya memiliki bahan atap pasangan bata dengan persyaratan pemasangan yang sama.

    Baik tanah liat atau beton digunakan sebagai bahan cetakan. Di mana, hasil akhirnya yaitu genteng yang dirancang untuk saling tumpang tindih dan/atau saling mengunci dengan genteng di sebelahnya.

    Kelebihan

    • Punya kemampuan untuk menahan panas dan suara dari luar (terutama saat hujan).
    • Dianggap material yang ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Relatif mudah retak.
    • Relatif mudah lumutan.

    3. Atap Asbes

    Atap asbes merupakan jenis atap yang terbuat dari bahan asbes yang dikenal dengan daya tahannya terhadap cuaca.

    Kelebihan

    • Mudah dipasang.
    • Sifatnya ringan.

    Kekurangan

    • Tampilan cenderung kurang menarik.
    • Bisa sangat rapuh

    4. Atap Logam

    Atap logam adalah jenis penutup bangunan t dari bahan logam seperti aluminium, baja, atau tembaga. Jenis atap ini tidak cocok untuk daerah beriklim tropis.

    Kelebihan

    • Biayanya cenderung rendah.
    • Bobotnya ringan.
    • Pemasangannya tidak terlalu sulit.

    Kekurangan

    • Cenderung tidak memberikan insulasi yang baik.
    • Bising saat hujan deras.
    • Mudah terangkat oleh angin kencang.

    5. Atap Gelombang uPVC

    Jenis atap bahan unplasticized polyvinyl chloride (uPVC) adalah jenis material olahan turunan dari PVC. Dikutip dari buku Seri Rumah Ide – 30 Material Inovatif oleh Imelda Akmal Architecture, uPVC materialnya lebih kaku dan tidak elastis PVC, dan sekilas uPVC tampak serupa dengan atap fiber atau polikarbonat.

    Lembaran atap ini bergelombang, dan tersedia dalam dua pilihan yakni solid dan transparan.

    Kelebihan

    • Memiliki lapisan berongga yang berfungsi sebagai insulator panas dan suara.
    • Daya tahan cukup lama.

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal.
    • Warnanya agak terbatas.

    6. Atap Keramik

    Atap keramik umumnya dari tanah liat yang diolah dengan lapisan glasir tambahan. Atap ini dikenal bisa memberikan tampilan estetis klasik dan daya tahan tinggi.

    Kelebihan

    • Lebih estetik.
    • Punya kekuatan yang bagus.
    • Tahan api.
    • Tidak mudah terkena lumpur.

    Kekurangan

    • Relatif mahal.
    • Pemasangannya bisa sangat rumit.

    7. Atap Galvalum

    Atap jenis ini terbuat dari campuran seng, aluminium, serta silikon. Atap ini biasanya digunakan untuk bangunan modern karena pemasangannya mudah.

    Kelebihan

    • Daya tahan tinggi terhadap kondisi cuaca.
    • Tahan karat.
    • Pemasangannya mudah.

    Kekurangan

    • Menyerap panas.
    • Bisa menimbulkan suara bising saat hujan.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Sofa dan TV di Ruang Sempit, Biar Nggak Sumpek!



    Jakarta

    Meletakkan sofa dan televisi (TV) di ruangan yang sempit harus cermat. Sebab, jika salah posisi justru bisa membuat ruangan semakin sempit atau tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur sofa dan TV di ruang keluarga yang sempit. Salah satunya adalah meletakkan TV dengan ketinggian yang pas dengan sofa. Hal ini agar penghuni rumah bisa menonton TV dengan nyaman.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk meletakkan sofa dan TV yang pas pada ruangan sempit. Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika ruangan keluarga di rumahmu berbentuk persegi atau persegi panjang, posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Pastikan selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furniture agar orang rumah dapat berjalan dengan nyaman.

    Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk. Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    TV biasanya diletakkan di area ruang keluarga agar penghuni rumah bisa menonton bersama. Untuk posisi menonton yang optimal, idealnya TV diletakkan di bagian depan tengah sofa.

    Kamu juga bisa meletakkan TV di sudut ruangan jika menaruhnya di tengah ruangan merusak estetika. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Itulah beberapa tips meletakkan sofa dan TV di ruangan sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Warna Air Kolam Ikan Berubah Jadi Hijau? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Keberadaan kolam ikan di rumah bisa menjadi dekorasi yang menarik. Adanya kolam ikan di rumah, berarti para penghuni juga harus siap untuk rutin membersihkannya.

    Jika kolam ikan dirawat dengan baik tentunya akan membuat tampilan rumah semakin menarik. Namun, jika tidak dirawat justru bisa merusak estetika rumah.

    Kolam ikan yang tak dirawat kerap kali berubah warna airnya. Biasanya, air mulai berubah menjadi warna hijau. Kok bisa?


    Melansir dari Michigan State University Extension Natural Resources, salah satu penyebab paling umum pada perubahan warna air adalah penumpukan nutrisi yang mengakibatkan mekarnya alga. Hal itu bisa membuat warna air berubah menjadi hijau, cokelat, bahkan merah.

    Tumbuhnya alga juga bisa menyebabkan masalah kualitas air serta menyebabkan penurunan kadar oksigen saat alga mati dan membusuk.

    Di sisi lain, perubahan warna air bisa dipengaruhi oleh keberadaan plankton, sedimen yang mengendap, maupun mineral yang terlarut. Perubahan warna air pada kolam tergantung pada penyebabnya.

    Cara Menghilangkan Alga dari Kolam

    Dilansir dari Yard Focus, ada beberapa cara untuk menghilangkan alga dari kolam. Berikut ini informasinya.

    Tambahkan Hewan Pemakan Alga ke Kolam

    Kamu bisa menambahkan ikan sapu-sapu untuk membantu membersihkan kolam ikan. Hewan ini akan menempel di sisi kolam ikan dan memakan lumut yang menempel di sana.

    Selain itu, kamu juga bisa menaruh berudu di dalam kolam ikan. Berudu memakan alga saat mereka akan tumbuh menjadi katak.

    Menambahkan hewan-hewan ini bisa membantu menjaga keseimbangan ekosistem kolam dengan memakan bahan tanaman sebelum terurai dan menambah kadar nutrisi. Dengan ikan dan berudu, kamu akan melihat air kolam yang lebih jernih dan lebih sedikit lumut dari waktu ke waktu.

    Tambahkan Tanaman Penyerap Nutrisi

    Kamu bisa menambahkan lili air maupun gelagah di kolam ikan. Tanaman ini akan menyerap nutrisi yang dibutuhkan alga untuk tumbuh. Tanaman ini juga bisa tumbuh dengan baik tanpa mengganggu ikan maupun lingkungan.

    Pasang Filter Air

    Memasang filter adalah solusi yang paling banyak digunakan. Filter air bisa membuang nutrisi ekstra yang merupakan sumber makanan lumut dan membersihkan air dari kotoran. Hal inilah yang membuat lumut sulit tumbuh.

    Sistem penyaringan yang baik juga meningkatkan kualitas air kolam secara keseluruhan, yang sangat bagus untuk ikan dan tanaman. Pastikan kamu sudah mengatur filter dengan benar dan menjaganya tetap bersih.

    Itulah penyebab dan beberapa cara mengatasi alga pada kolam ikan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Letakkan 5 Barang Ini di Teras Rumah



    Jakarta

    Teras adalah bagian dari rumah yang pertama kali terlihat oleh orang Ketika bertemu. Oleh karena itu penataan teras terbilang penting agar menciptakan kesan pertama yang baik ketika ada tamu datang.

    Selain itu teras juga memiliki fungsi untuk sekadar bersantai. Oleh karena itu juga perlu pendataan yang baik agar duduk di teras terasa nyaman.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa hal yang tidak boleh diletakkan di teras rumah untuk memaksimalkan fungsionalitas dan estetika.


    Furniture Berlapis Kain

    Furniture yang dilapisi kain pelapis lebih baik digunakan di ruang berjemur, bukan teras. Saat mendekorasi teras, sebaiknya gunakan furniture dengan bantal yang dapat dilepas untuk dibersihkan.

    Disarankan untuk memilih tekstil dengan peringkat kinerja luar ruangan yang tahan terhadap jamur dan pudar.

    Furniture Ringan

    Saat memilih furniture untuk diletakkan di teras rumah, sebaiknya hindari memilih furniture yang terlalu ringan.

    “Meskipun lebih mudah untuk ditata ulang, barang-barang yang ringan tidak cocok untuk kondisi berangin dan dapat membuat ruangan tampak tidak teratur atau lebih buruk lagi, merusak barang-barang dan properti,” kata Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes.

    Carilah furniture yang cukup mudah dipindahkan sesuai kebutuhan, namun tidak akan tertiup angin.

    Tanaman Berlebihan

    Tanaman dapat membuat suatu ruangan tampak cantik, tetapi terlalu banyak justru dapat menimbulkan masalah di teras. Jangan gunakan semua jenis tanaman sehingga menciptakan suasana seperti hutan.

    Saat memajang tanaman di teras, kamu bisa memajang tanaman dengan memanfaatkan seluruh ruang. Coba dengan beberapa tanaman pot di tanah serta beberapa tanaman gantung untuk menarik perhatian ke atas dan memanfaatkan ketinggian teras.

    Lampu Dalam Ruangan

    Area yang memiliki pencahayaan yang baik memang menjadi terlihat menarik, namun tidak semua lampu cocok untuk teras. Ada beberapa jenis lampu yang tidak dirancang khusus untuk kondisi luar ruangan.

    “Perangkat ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan, yang seiring waktu dapat menyebabkan korsleting atau karat,” kata Kaercher.

    Pendekatan yang bisa dilakukan adalah memilih lampu tanpa kabel yang dapat digunakan di dalam ruangan, tetapi mudah dibawa ke teras sesuai kebutuhan tanpa perlu colokan.

    Elektronik

    Menyimpan barang elektronik di teras bukanlah ide yang bijak, karena faktor-faktor seperti kelembapan, hujan, dan matahari. Simpan speaker portabel di dalam rumah saat kamu tidak berada di teras, jangan meletakkannya secara permanen.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bikin Musala di Rumah Agar Salat Makin Khusyuk


    Jakarta

    Salat merupakan kewajiban bagi muslim dan harus dikerjakan setiap hari. Sebagian muslim bahkan sampai menyediakan ruang salat atau musala di rumahnya agar lebih khusyuk beribadah.

    Sebenarnya kamu dapat salat di mana saja di dalam rumah asalkan bersih. Namun, tak ada salahnya kamu menyiapkan musala supaya lebih tenang, tentram, dan nyaman saat beribadah.

    Bagi kamu yang mau bikin musala yang nyaman dan menenangkan, bisa ikut langkahnya berikut ini.


    5 Langkah Bikin Musala di Rumah

    Inilah cara membuat musala di rumah seperti yang dikutip dari The Halal Times.

    1. Tentukan Lokasi yang Cocok

    Langkah pertama adalah memilih lokasi yang cocok sebagai musala. Kamu bisa menggunakan ruangan yang tak terpakai atau di kamarmu. Jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat dan kecukupan ruang buat sajadah.

    2. Pilih Warna Tembok yang Tidak Mencolok

    Tembok merupakan bagian rumah yang paling menyita perhatian. Nah, supaya kamu lebih fokus saat beribadah di musala, kamu bisa membersihkan diri dulu.

    Jika ingin nuansa ruangan yang kalem dan menenangkan, pilih warna yang lebih lembut, terang, dan netral. Kamu bisa mengecat seluruh tembok dengan warna tersebut, atau cukup pada tembok aksen saja.

    3. Lengkapi Furniture

    Selanjutnya, kamu dapat mengisi ruangan dengan furniture secukupnya.

    Selain sajadah, kamu bisa menambahkan kursi, bantalan, dan meja kecil jika ada ruang lebih. Lalu, bisa tambahkan kabinet untuk menyimpan buku,

    4. Cek Kondisi Lantai

    Kamu dapat menaruh karpet di musala. Hal ini membantu masyarakat lebih fokus beribadah yang lalai. Karpet yang lembut bisa menjadi alas sholat dalam Islam, lho.

    5. Dekorasi Musala

    Terakhir, kamu bisa mendekorasi ruangan agar lebih bebas untuk pekerja. Musala dapat dihias menggunakan berbagai benda dekorasi bernuansa Islam, seperti kaligrafi, poster motivasi, ataupun gambar yang dibingkai. Kamu juga bisa memakai lampu LED mini untuk menambah estetika ruangan.

    Lalu, memajang bunga segar untuk memberi warna tambahan dan aroma pada ruangan bisa kamu pertimbangkan.

    Itulah cara membuat musala di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Pakai Handuk Warna-warna Berikut, Ini Sederet Alasannya


    Jakarta

    Handuk memiliki beragam warna yang sering digunakan, seperti hijau, kuning, putih, dan lainnya. Namun, ada beberapa warna yang sebaiknya tidak digunakan.

    Hal itu karena bisa membuat handuk cepat kotor atau bahkan tidak terlihat kotor dan terus menerus dipakai padahal bisa menimbun kotoran. Maka dari itu, kamu bisa mempertimbangkan warna-warna berikut ini sebelum membeli handuk.

    Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini beberapa warna handuk yang sebaiknya dihindari.


    Putih Terang

    Dilansir dari Homes & Gardens, warna putih terang memang sering digunakan pada handuk. Akan tetapi, untuk menjaga warnanya tetap putih terang cukup sulit.

    Jika sering digunakan dan dipakai, bukan tidak mungkin warnanya bisa kusam meski sudah dicuci.

    Hitam

    Handuk berwarna hitam bisa menjadi pilihan bagi kamu yang tidak ingin menggunakan warna terang. Dilansir dari Livingetc, warna ini juga bisa membuat kotoran pada handuk tidak terlihat. Namun, hal ini justru bisa membuat handuk lebih kotor.

    “Semakin gelap handuknya, semakin kotor pula handuk tersebut karena noda tidak terlihat,” kata manajer pemasaran di Sheridan, Ruth Stevens.

    Dari sudut pandang estetika, handuk hitam juga dapat terlihat terlalu gelap di kamar mandi.

    “Meskipun tampak elegan, handuk hitam sebenarnya dapat membuat kamar mandi terasa lebih kecil dan gelap, yang tidak ideal untuk ruangan yang seharusnya terasa terbuka dan menarik,” jelas Liam Davis, pakar warna dan Sejarawan Seni di Art File Magazine.

    Merah

    Handuk warna merah juga sebaiknya dihindari. Dari perspektif psikologi, warna ini mungkin agak mencolok untuk ruangan yang kecil.

    “Meskipun warnanya berani dan penuh gairah, ini bukan pilihan terbaik untuk handuk mandi. Warna ini bisa terlalu merangsang dan beberapa orang mengatakan warna ini bahkan meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, sehingga sulit untuk rileks setelah mandi,” kata Liam.

    Abu-abu Muda

    Penggunaan warna ini justru bisa membuat handuk tampak kusam setelah beberapa kali cuci. Maka dari itu, sebaiknya hindari warna ini.

    Kalau kamu menggunakan warna netral, bisa memilih beige. Warna tersebut bisa membuat suasana terasa santai.

    Itulah beberapa warna handuk yang sebaiknya tidak dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Kena Hujan, Lengkap dengan Harganya di 2025


    Jakarta

    Kanopi menjadi salah satu elemen penting dalam hunian modern. Fungsinya tak cuma sebagai pelindung area tertentu seperti carport, tetapi juga menambah estetika rumah.

    Hanya saja, jangan sampai cuma asal estetik, namun kanopi mengeluarkan suara berisik saat musim hujan tiba. Beberapa jenis kanopi dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni rumah.

    4 Jenis Kanopi yang Tak Bising Diterpa Hujan dan Harganya

    Penggunaan atap PVC (Polyvinyl Chloride) salah satu menjadi pilihan karena dianggap materialnya ringan dan mampu meredam suara saat hujan turun. Tapi, PVC punya kekurangan sebagai bahan kanopi yang dibuat dari pemrosesan plastik.


    Setiap jenis kanopi rumah memiliki keunggulan dan kekurangannya. Ada pula beberapa jenis lain seperti kanopi polycarbonate, alderon, dan solarflat. Berikut adalah perbandingan kelebihan, kekurangan, serta kisaran harga terbaru dari masing-masing jenis kanopi pada tahun 2025.

    1. Kanopi PVC

    Dikutip dari laman Aussie Tonneaus, PVC banyak dipilih sebagai produk dianggap lebih unggul dari lainnya. Kanopi PVC kedap air, tidak bising, dan tidak akan menyusut seiring waktu.

    Nia Noorrahmah dalam bukunya yang berjudul 21 Disain Atap Carpot, menjelaskan kanopi bahan PVC bersifat ringan seperti plastik, tetapi kuat dan tidak mudah patah. Selain dapat digunakan sebagai penutup atap carport, bahan ini pun biasa dipakai untuk atap teras, teritisan, atau kanopi jendela.

    Tapi kekurangannya, kanopi PVC yang berbahan plastik tentu tak ramah lingkungan. Plafon jenis ini juga masih menampilkan kesan plastik setelah dipasang.

    Ada kesan kurang rapi sebab sambungan antar panel tetap terlihat jelas. Material berbahan plastik juga pastinya tak sekuat bahan lain jika terpapar panas.

    Dilansir dari laman berbagai agen properti, kanopi PVC memiliki harga yang terjangkau dan tergantung pada motif yang ditawarkan. Rata-rata kisaran harganya Rp 85-130 ribu per meter persegi. Lalu tak jarang harga PVC dikombinasikan dengan bahan lain seperti aderon dan solarflat, dengan harga Rp 400-700 ribu per meternya.

    2. Kanopi Alderon

    Nah dengan berbagai kekurangan kanopi PVC, maka kini banyak yang beralih ke material UPVC (unplasticized polyvinyl chloride). Ialah kanopi alderon, yang dikenal lebih ramah lingkungan dan punya permukaan bergelombang serta berongga.

    Dilansir dalam laman Alderon, karakteristik uPVC lebih kaku dan tidak mengalami proses plastisisasi. Bahan ini bebas dari kandungan BPA dan memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap api.

    Kandungan klorin (garam) dalam uPVC berperan dalam menghambat penyebaran api dan aliran listrik, sehingga material ini tidak mudah terbakar. Malah, bahan kanopi ini bukan cuma mampu meredam bising hujan, tapi juga meredam panas sehingga membuat ruangan menjadi lebih sejuk dan dingin.

    Di tengah segala kelebihannya, kanopi bahan ini punya kekurangan yakni harga yang agak lebih mahal. Selain itu, pilihan warnanya cenderung lebih sedikit. Kanopi alderon lebih banyak dipakai di hunian model modern.

    Harga kanopi alderon terkini dimulai dari harga Rp 550 ribu per meter, dalam laman Pro Konstruksi. Namun, harga dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    3. Kanopi Solarflat

    Solarflat merupakan jenis kanopi yang terbuat dari lembaran polycarbonate, sangat cocok untuk rumah di daerah tropis. Semakin tebal material solarflat, semakin baik pula kemampuannya dalam meredam suara dan mencegah kebocoran.

    Solarflat tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 1,1 mm, 1,2 mm, 3 mm, hingga 6 mm. Solarflat terbagi menjadi dua jenis, yaitu plain dan embossed. Versi embossed memiliki keunggulan dalam menjaga suhu ruangan lebih sejuk dibandingkan plain.

    Material ini dikenal tahan lama, kuat, dan tidak mudah pecah. Selain itu juga bisa dikombinasikan dengan penutup kanopi lainnya. Hanya saja, pemasangannya harus teliti sebab rentan bocor jika pemasangan kurang tepat. Pilihan modelnya pun terbatas.

    Dari segi harga, solarflat juga cukup tinggi yakni antara Rp 850 ribu hingga Rp 1,2 juta per meter. Harga ini dapat berubah tergantung jenis dan ketebalannya.

    4. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi polycarbonate dibuat dari polimer khusus yang tampilannya menyerupai plastik bening. Kanopi ini sering menjadi alternatif pengganti kaca karena memberikan kesan transparan yang serupa.

    Kanopi polycarbonate tersedia dalam bentuk roll, lembaran, dan per meter. Harga dalam bentuk roll cenderung lebih terjangkau, tetapi tetap bergantung pada jenis dan ketebalannya.

    Material ini punya banyak keunggulan yakni bobotnya ringan, pemasangan relatif mudah, dan tentunya meredam suara bising hujan. Kekuatan polycarbonate juga tahan lama dan mampu menyaring radiasi panas matahari.

    Tapi, warnanya mudah pudar seiring waktu. Selain itu jika pemasangan tidak tepat, dapat menyebabkan kebocoran. Polycarbonate juga cenderung sulit dibersihkan.

    Harganya dalam bentuk roll dan lembaran berkisar rata-rata antara Rp 1.150.000-8.780.000. Dalam laman Monotaro, untuk panjang 11.8 meter, lebar 2.1 meter dan ketebalan 5 mm, seharga Rp 3.999.000-4.499.900, tergantung warna yang dipilih.

    Nah itulah tadi daftar kanopi yang tak bising dari hujan, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan harganya. Pemilihan yang tepat tergantung pada kebutuhan, desain rumah, serta anggaran yang tersedia. Semoga membantu!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com