Tag: estetika

  • 5 Tanaman Wangi yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami


    Jakarta

    Tanaman sering kali dipajang di dalam rumah untuk menambah nilai estetika. Selain sebagai dekorasi, ada juga beberapa tanaman berbau wangi yang cocok jadi pengharum ruangan alami.

    Tanaman dengan aromanya yang khas bisa memberi kesegaran di dalam ruangan. Keharuman ini dapat membantu menangani aroma tak sedap di rumah.

    Lantas, tanaman apa yang bisa mengharumkan ruangan? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


    Tanaman yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami

    Inilah tanaman yang mengeluarkan bau harum untuk dipakai mengharumkan rumah kita secara alami, dikutip dari Living.etc.

    1. Melati (Jasminum officinale)

    Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

    Melati memang dikenal sebagai tangaman yang sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

    Tak hanya wangi, tanaman melati berwarna putih terlihat menarik. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

    Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

    “Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Living.etc.

    Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

    “Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

    2. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

    Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

    Tanaman kopi juga bisa menjadi pengharum ruangan alami. Tanaman ini dapat tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

    “Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

    Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

    “Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

    3. Kumquat (Citrus japonica)

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Hal ini membuatnya dapat menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

    Pakar tanaman di Fast-Growing Trees Bethany Lakatos mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

    “Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

    4. Kacapiring Wangi (Gardenia)

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia adalah tanaman wangi yang beraroma sangat manis. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan Kacapiring Wangi. Gardenia dapat hidup di dalam maupun di luar ruangan.

    “Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

    Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa dipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

    Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

    5. Rosemary Tuscan

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary kerap digunakan untuk menambah keharuman dan cita rasa pada makanan. Keharumannya pun bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan.

    “Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

    Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

    “Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

    Itulah beberapa tanaman wangi yang bisa dijadikan pengharum ruangan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Inspirasi Dekorasi Tangga Depan Rumah yang Ciamik


    Jakarta

    Tangga pada bagian depan rumah tidak hanya fungsional tetapi juga bisa menjadi tambahan dekorasi. Desain tangga yang menarik bisa membuat rumah tampak serasi.

    Ada berbagai cara untuk membuat tangga tampak menarik sehingga baik pemilik rumah maupun tamu tidak merasa bosan. Dilansir dari The Spruce, berikut ini beberapa inspirasi tangga agar bagian depan rumah menjadi lebih menarik dan indah.

    Lapisi dengan Kayu

    RumahIlustrasi tangga depan rumah dilapisi kayu. Foto: Getty Images/Thomas Northcut

    Jika tangga depan rumah terbuat dari beton, melapisinya dengan kayu bisa menjadi pilihan agar rumah terasa lebih hangat dan homey. Tak hanya itu, melapisi tangga depan rumah dengan kayu bisa menyamarkan kotoran dan noda dibandingkan dengan anak tangga berwarna putih murni.


    Gunakan Ubin

    Brown tiled steps leading to a white door with white railing and green plants. Outdoor architecture photographyTangga depan rumah pakai ubin. photography Foto: Getty Images/Andrey Zhuravlev

    Melapisi tangga dengan ubin bermotif bisa meningkatkan estetika rumah. Memilih warna yang berani atau yang lebih netral akan tetap menciptakan suasana yang menawan.

    Tambahkan Lampu

    stairs on the square or on the route.  building terrace with backlight. light led strip. light tubes illuminate the bottom of the stairs so that people don't trip over when they go at night, underpath, included, dance club, disco, cabaretTangga depan rumah pakai lampu. Foto: Getty Images/beekeepx

    Menambahkan lampu pada tangga depan rumah bisa membantu penghuni agar tidak jatuh ketika naik turun tangga pada malam hari. Selain itu, keberadaan lampu juga bisa membuat rumah tampak tampak indah pada malam hari.

    Tambahkan Railing Tangga

    Traditional house in the historic Silk Stocking District in Galveston, Texas, USA on a cloudy day.railing pada tangga depan rumah. Foto: Getty Images/benedek

    Memasang pegangan atau railing tangga akan memudahkan penghuni maupun tamu untuk keluar masuk rumah terutama jika ada anak-anak, lansia, atau mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

    Tambahkan Tanaman

    Fort Langley,British Columbia, Canada- October 2,2017: Front entrance to Modern Shingle and stone style home. Autumn flowers and arrangements on stairs,porch and door.Tanaman pada tangga depan rumah. Foto: Getty Images/Solidago

    Menambahkan tanaman di setiap undakan tangga bisa menjadi pilihan untuk mempercantik bagian luar rumah. Pilih beberapa tanaman outdoor yang ingin dipajang, campurkan beberapa jenis tanaman untuk menciptakan suasana yang unik.

    Itulah beberapa inspirasi dekorasi tangga depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Patung hingga Lukisan, Ini Aturan Pajang Karya Seni di Rumah Menurut Islam



    Jakarta

    Karya seni sering digunakan sebagai dekorasi interior rumah. Karya itu bisa berupa patung, lukisan, hingga foto.

    Hiasan tersebut bermaksud menambah estetika pada rumah. Namun, tak jarang benda-benda itu menggambarkan makhluk hidup, seperti manusia dan hewan.

    Lantas, bagaimana pandangan Islam terkait dekorasi rumah itu? Berikut ini penjelasannya.


    Hukum Memajang Karya Seni di Rumah

    Inilah sejumlah karya seni yang biasa di pajang di rumah beserta ketentuan hukumnya dalam Islam.

    1. Patung

    Patung suka disimpan di sudut-sudut rumah sebagai dekorasi. Nah, sebenarnya keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam tidak dianjurkan.

    Meski hanya pajangan sekali pun, patung dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    2. Lukisan

    Lukisan juga termasuk karya seni yang dilarang dalam Islam kalau menggambarkan manusia dan hewan yang terlalu detail. Sebab, karya tersebut menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    3. Foto

    Daripada memajang patung atau lukisan, kamu bisa menghias interior rumah dengan karya seni.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah


    Jakarta

    Banyak orang yang memilih untuk menjemur pakaian di luar ruangan, dibandingkan menggunakan mesin cuci yang bisa mengeringkan pakaian. Beberapa di antaranya menjemur pakaian di depan rumah.

    Namun, cara ini sebenarnya memiliki beberapa kekurangan yang bisa dipertimbangkan. Apa saja alasan sebaiknya tidak menjemur pakaian di depan rumah?

    4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah

    Beberapa alasan sebaiknya tidak menjemur baju di depan rumah. Mengutip laman The Spruce, berikut penjelasannya.


    1. Rentan Terkena Polusi dan Bau Tak Sedap

    Saat dijemur depan rumah, pakaian bisa menyerap bau dari polusi kendaraan yang lewat. Sama halnya jika rumah berdekatan dengan peternakan hewan atau pabrik. Aroma khas dari kedua tempat tersebut bisa menempel di pakaian yang bersih.

    2. Adanya Serangga dan Hewan Lainnya

    Menjemur baju di depan rumah juga memungkinkan dihinggapi serangga hingga kotoran hewan seperti burung yang sulit dihilangkan. Jika hal ini terjadi, kamu perlu mencuci ulang baju yang sudah kering.

    Jadi, penting untuk berhati-hati saat menggantungkan pakaian di luar ruangan.
    Pakaian dengan benang yang menggantung seperti sweater rajut juga bisa menarik perhatian burung yang melihatnya.

    3. Kondisi Cuaca Buruk

    Pakaian akan mengandalkan cuaca yang cerah agar bisa kering secara efektif. Angin yang kencang juga bisa menerbangkan kotoran dan debu yang menempel di pakaian.

    Sementara, jika ada hujan deras, pakaian tidak akan kering. Apalagi jika hal tersebut terjadi saat tidak ada orang di rumah. Pakaian bisa benar-benar basah karena tak sempat diangkat.

    4. Merusak Estetika

    Tali jemuran bisa dianggap menurunkan nilai estetika rumah. Bahkan, di luar negeri beberapa asosiasi pemilik rumah melarang menjemur pakaian di depan rumah. Sebab, adanya jemuran tersebut dianggap menurunkan nilai properti.

    Meski demikian, dibandingkan dengan hanya mengandalkan pengering mesin cuci, menjemur pakaian di bawah sinar matahari, seperti di depan rumah memiliki beberapa kelebihan. Mulai dari mencerahkan pakaian putih, menjaga ukuran pakaian tanpa membuatnya menyusut, hingga menghemat listrik.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 10 Jenis Keramik Rumah dan Fungsinya, Jangan Salah Pilih!



    Jakarta

    Lantai merupakan salah satu komponen terpenting dalam membangun rumah. Selain menjadi kunci estetika, lantai juga bisa membuat rumah terasa nyaman. Oleh karena itu dalam memilih jenis keramik perlu pertimbangan khusus.

    Keramik sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi yang berbeda. Dikutip dari Mulia Ceramic, macam jenis keramik.

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.


    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga coxok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen ini tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengam biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik ini biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit ini sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Pada dasarnya, material ini memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian Kamu. Sebab matetial kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet. Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Motif ini kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Jenis keramik ini sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan keinhinan. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuj memutuskan jenis keramik

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Tempat yang Tepat dan Salah Meletakkan Tempat Sampah di Rumah



    Jakarta

    Tempat sampah menjadi barang wajib yang ada di rumah. Tanpa tempat sampah, debu, kotoran, sisa makanan, atau barang tidak terpakai akan berceceran.

    Terkadang orang juga memiliki beberapa tempat sampah di rumah. Ada yang diletakan di dalam rumah, ada juga tempat sampah yang ditaruh di luar rumah.

    Namun jangan sampai salah menempatkan tempat sampah di rumah. Mengutip dari Homes and Gardens, berikut beberapa tempat yang tepat dan sebaiknya dihindari meletakkan tempat sampah di rumah.


    Tempat yang Tepat Meletakkan Tempat Sampah

    1. Dapur

    Dapur adalah ruangan paling cepat kotor di rumah terutama setelah memasak. Berbagai jenis sampah dari kering dan basah bisa dihasilkan setiap hari. Maka dari itu, di dapur perlu ada tempat sampah sendiri agar sampah tidak bercecer.

    Lokasi yang disarankan agar tidak mengganggu estetika dapur adalah di samping wastafel atau tempat cucian piring. Ketika kamu mencuci piring atau peralatan dapur, tanpa berpindah tempat karena tempat sampah ada di dekat kaki.

    Selain itu, menurut feng shui, penempatan tempat sampah di dapur juga mengundang energi positif di dapur. Namun, jangan lupa memilih tempat sampah yang tertutup agar tidak mengundang tikus, kecoa, atau hewan pengerat lainnya.

    2. Kamar Mandi

    Tempat sampah boleh diletakkan di dalam kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, kemasan odol atau sabun, hingga kotoran yang jatuh dari baju.

    Namun, kamu perlu memperhatikan jenis bahan yang dipakai, usahakan dari plastic. Hindari menggunakan tempat sampah dari rotan, kayu, atau besi karena kamar mandi area yang lembap dan banyak cipratan air. Pilih juga tempat sampah yang tertutup agar air tidak masuk ke dalamnya.

    3. Luar Rumah

    Selain dua tempat sampah di dalam rumah, kamu perlu memiliki tempat sampah yang lebih besar di depan rumah. Tempat sampah ini yang biasanya isinya dibersihkan oleh petugas sampah untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat. Pastikan tempat sampah tersebut tertutup agar isinya tidak dimakan atau diacak-acak oleh tikus dan kucing.

    Tempat yang Tidak Perlu Ada Tempat Sampah

    1. Ruang Tamu

    Kamu tidak perlu meletakkan tempat sampah di ruang tamu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu tamu. Jika ada sampah cukup letakkan di meja atau arahkan ke tempat sampah di dapur.

    Selain itu, hindari meletakkan tempat sampah di samping pintu masuk karena dalam feng shui dapat menghambat keberuntungan seseorang.

    2. Kamar Tidur

    Keberadaan tempat sampah di kamar tidur dapat mengganggu kualitas tidur seseorang karena sampah tempat hidup bakteri. Sedangkan kamu bisa lebih lama berada di kamar sehingga tidak baik untuk kesehatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Tahu Belum Perbedaan Seprai dan Bed Cover? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Tempat tidur biasanya disertai dengan dengan berbagai perlengkapan seperti bantal, guling, sarung, seprai, bed cover, dan selimut. Benda tersebut menambah kenyamanan dan estetika tempat tidur.

    Seprai dan bed cover adalah kain berukuran besar yang biasa melapisi permukaan tempat tidur. Nggak heran, istilah kedua barang ini terkadang suka tertukar.

    Padahal, seprai dan bed cover sebenarnya punya fitur yang berbeda, lho. Supaya nggak bingung, simak perbedaan keduanya berikut ini.


    Perbedaan Seprai dan Bed Cover

    Inilah perbedaan antara seprai dan bed cover dikutip dari Comfort Beddings.

    Fungsi

    Seprai merupakan kain yang berfungsi untuk menutup permukaan matras supaya tidak langsung bersentuhan dengan kulit. Lapisan ini membantu melindungi kulit dari iritasi dan alergi karena debu dan bakteri pada matras. Bed cover juga berfungsi untuk melapisi kasur, namun sekaligus menjadi selimut yang memberi kehangatan.

    Bentuk

    Seprai kasur berupa kain tipis lebar dengan bentuk persegi yang sesuai dengan dimensi kasur. Lalu, terdapat lapisan karet di sekitar kain untuk menyangkutkan seprai dengan pas pada matras.

    Sementara itu, bed cover yang juga lebar dan berbentuk persegi memiliki bahan yang lebih tebal dan empuk. Hal ini membuat bed cover dapat memberi kenyamanan dan kehangatan.

    Ukuran

    Meski seprai dan bed cover sama-sama berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur, ketersediaan ukuran kedua barang tersebut ternyata berbeda. Seprai kasur dijual dalam ragam ukuran untuk menyesuaikan banyaknya ukuran kasur di pasaran. Namun, bed cover umumnya hanya tersedia dalam satu ukuran saja.

    Estetika

    Kedua benda ini sebenarnya dapat menambah nilai estetika pada kasur. Namun, bed cover lebih dikenal sebagai dekorasi tempat tidur, sebab tersedia dalam banyak warna dan motif unik. Berbeda halnya dengan seprai, umumnya digunakan dengan warna polos dan motif yang tidak terlalu mencolok.

    Pada intinya, bed cover dan seprai merupakan dua benda dengan bentuk dan fungsi berbeda, tetapi bisa digunakan secara bersamaan untuk membuat tempat tidur nyaman digunakan untuk beristirahat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Kunyit pada Karpet


    Jakarta

    Adanya noda kunyit di karpet bisa membuat penghuni rumah jengkel. Sebab, noda kuning pada karpet itu bisa merusak estetika.

    Noda tersebut bisa saja timbul karena adanya tumpahan makanan dengan bahan kunyit, misalnya makanan gulai, kari, maupun opor pada karpet. Biasanya jika ada tumpahan, langsung dilap menggunakan tisu. Namun, hal itu tidak serta merta langsung membuat karpet bebas noda.

    Noda kunyit ini bisa sulit dihilangkan apabila tidak langsung dibersihkan. Namun tak perlu khawatir karena ada tips menghilangkan noda kunyit pada karpet.


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Bersihkan Noda

    Langkah pertama adalah hilangkan cairan kunyit pada karpet sebanyak mungkin, bisa menggunakan sendok maupun pisau. Selanjutnya, lap karpet dengan menggunakan kain yang lembap.

    Tambahkan Pasta Baking Soda

    Selanjutnya, buat pasta campuran baking soda dengan air. Setelah itu, letakkan pasta pada noda dan diamkan selama 15 menit.

    Bersihkan Pasta Baking Soda

    Setelah didiamkan selama 15 menit, bersihkan pasta baking soda dari karpet dengan menggunakan lap yang lembap. Lap dengan lembut untuk menyerap pasta dan juga nodanya. Setelah itu, keringkan karpet.

    Jika masih noda masih belum hilang, ulangi cara-cara tersebut hingga noda hilang.

    Sebagai catatan, dilansir dari Homes & Gardens, saat membersihkan noda kunyit sebaiknya jangan gosok karpet menggunakan lap karena bisa merusaknya. Cukup mengusapnya saja dengan hati-hati.

    Itulah cara membersihkan noda kunyit pada karpet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumput Vs Batu Kerikil, Mana yang Lebih Pas untuk Halaman Rumah?


    Jakarta

    Memiliki halaman rumah berarti detikers harus merawatnya secara rutin. Pada umumnya, orang-orang menggunakan rumput jenis gajah mini yang ditanam di halaman rumah. Hal ini dipilih agar hunian terlihat lebih asri dan adem.

    Meski begitu, ada juga pemilik rumah yang memilih menggunakan batu-batu kerikil di halaman rumah. Meski tidak terlihat hijau, tapi penggunaan batu punya kelebihan tersendiri daripada rumput.

    Alasan utama kerikil dipilih untuk halaman rumah karena dianggap mudah dirawat. Sebab, beberapa orang kerap malas merawat halaman rumah dan dibiarkan berantakan.


    Lantas, mana yang lebih pas untuk halaman rumah, apakah rumput hijau atau batu kerikil? Simak tipsnya dalam artikel ini.

    Halaman Rumah Lebih Cocok Pakai Rumput atau Kerikil?

    Penggunaan rumput memang jadi pilihan menarik untuk mempercantik halaman rumah. Namun, batu kerikil juga banyak digunakan orang-orang karena lebih gampang perawatannya.

    Pada dasarnya, penggunaan rumput atau batu kerikil untuk halaman rumah bisa tergantung dari keinginan si pemilik rumah itu sendiri. Namun, ada juga yang memperhatikan dari segi kelebihan dan kekurangannya.

    Dilansir situs True Level dan Ryno Lawn Care, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah.

    Rumput

    Jika tertarik menggunakan rumput, pastikan detikers rutin menyiramnya secara rutin. Namun, khusus rumput gajah mini jika terlalu disiram banyak air dapat menyebabkan akar membusuk. Alhasil, rumput jadi cepat mati dan halaman rumah terlihat gundul.

    Karena rumput merupakan tanaman hidup, maka perlu diberikan pupuk secara teratur untuk menjaga kekayaan nutrisi tanah. Pilih pupuk yang kaya nitrogen karena membantu dalam pertumbuhan rumput yang subur dan memberikan warna hijau intens.

    Rumput yang tidak dirawat secara rutin akan menjadi tinggi dan terlihat tidak estetis. Pastikan kamu memotong rumput secara rutin, baik menggunakan mesin pemotong rumput atau secara manual menggunakan gunting.

    Salah satu risiko menggunakan rumput untuk halaman rumah adalah munculnya hama. Jika ditemukan tanda-tanda infestasi, segera ambil tindakan pengendalian yang sesuai. Pembersihan taman secara berkala juga membantu meminimalisir risiko serangan hama.

    Batu Kerikil

    Memasang batu kerikil sebagai pengganti rumput untuk halaman rumah dapat menjadi pilihan terbaik. Sebab, kerikil mudah dirawat dan tidak perlu dipotong atau disiram seperti rumput. Selain itu, kerikil juga dapat membantu mengurangi gulma dan hama, erosi, serta masalah lumpur.

    Penggunaan batu kerikil untuk halaman rumah juga tidak mengurangi estetika hunian. Kamu bisa memilih kerikil yang sesuai dengan keinginan dari segi jenis dan pilihan warnanya.

    Kerikil punya sejumlah kelebihan dari rumput, salah satunya memungkinkan air mengalir dengan mudah dan mencegah terjadinya genangan air di halaman rumah. Sebab, kerikil dinilai punya sifat drainase yang sangat baik.

    Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang kerikil di rumah. Pertimbangkan kondisi cuaca dan seberapa banyak area tersebut akan dilalui manusia.

    Selain itu, pertimbangkan ukuran kerikil dan warna yang digunakan. Jangan sampai membeli batuan kerikil yang ukurannya terlalu besar atau tidak sesuai dengan cat rumah, sehingga mengurangi nilai estetika.

    Jika tidak ingin meletakkan seluruh batu kerikil di halaman rumah, kamu bisa menggunakan pembatas yang kokoh di sekeliling taman. Misalnya, kamu bisa menambahkan batu-batu yang ukurannya besar atau bebatuan karang ukuran sedang sebagai pembatas alami pada halaman.

    Itulah perebedaan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah. Jadi, tertarik untuk menggunakan yang mana?

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Ampuh Bersihkan Lumut di Kamar Mandi, Gampang!


    Jakarta

    Lumut dapat tumbuh di berbagai sudut rumah, salah satunya di kamar mandi. Munculnya lumut di kamar mandi dapat mengganggu estetika dan bisa terus tumbuh jika tidak segera dibersihkan.

    Dilansir situs Bathroom City, Senin (19/5), lumut bisa muncul karena suhu lembap yang tinggi di kamar mandi. Faktor lainnya karena ventilasi udara yang buruk sehingga jadi tempat yang cocok bagi lumut dan jamur tumbuh.

    Jika ditemukan ada lumut di kamar mandi, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Ada sejumlah cara yang diklaim ampuh dapat membersihkan lumut di kamar mandi. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Lumut di Kamar Mandi

    Ada beberapa cara untuk membersihkan lumut di kamar mandi. Dilansir situs Better Homes and Gardens, berikut sejumlah tips yang diklaim mudah dan cepat:

    1. Cairan Pemutih

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pemutih. Cara penggunaannya juga mudah, cukup campurkan larutan pemutih dan air bersih dengan perbandingan 1:1, setelah itu siram di area yang terdapat lumut. Lalu bersihkan menggunakan sikat berbulu dan bilas dengan air.

    Campuran cairan pemutih dan air dinilai sangat efektif membersihkan lumut di lantai dan dinding kamar mandi, wastafel, hingga pancuran air (shower). Namun, pastikan kamu membuka semua ventilasi udara di kamar mandi saat sedang membersihkannya.

    2. Cuka Putih

    Selain digunakan untuk memasak, cuka putih ternyata dapat membasmi lumut di kamar mandi. Kamu bisa menggunakan cuka untuk membersihkan lumut di lantai, pancuran, saluran pembuangan, atau kloset.

    Untuk cara penggunaannya, kamu bisa menuangkan cuka ke area yang ditumbuhi lumut, lalu diamkan selama 5-10 menit. Setelah itu, bersihkan dengan spons atau kain lap. Jika lumut sulit dihilangkan, kamu bisa menggosoknya dengan sikat berbulu.

    3. Boraks

    Apabila cara di atas belum efektif membasmi lumut, kamu bisa menggunakan boraks. Bahan ini disebut dapat membersihkan lumut di kamar mandi secara ampuh.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup campur satu cangkir boraks ke dalam wadah berisi tiga liter air hangat, setelah itu aduk sampai merata. Lalu, larutan yang sudah tercampur bisa dituang ke dalam botol semprot.

    Setelah itu, semprot cairan boraks pada permukaan yang ingin dibersihkan atau terdapat lumut di kamar mandi. Gunakan sikat kawat, spons, atau kain lap untuk membersihkan lumut yang sulit hilang. Agar lebih aman, gunakan sarung tangan saat membersihkan lumut dengan cairan boraks bagi kulit yang sensitif.

    Itulah tiga cara ampuh membersihkan lumut di kamar mandi dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com