Tag: estimasi

  • Segini Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis Sesuai Bahan


    Jakarta

    Untuk mempercantik tampilan dapur, banyak pemilik rumah yang memasang kitchen set. Namun, banyak yang belum tahu berapa kisaran biaya membuat kitchen set.

    Pada dasarnya, saat kamu membeli rumah dari pengembang sudah dibangun area dapur. Meski begitu, dapur hanya didesain sederhana yang terdiri dari kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.

    Agar dapur terlihat lebih estetis, banyak orang yang memasang ‘aksesoris’ seperti rak penyimpanan untuk menaruh alat masak dan peralatan makan. Nah, jenis rak itu yang disebut sebagai kitchen set.


    Jika detikers ingin membuat kitchen set, pastikan sudah mengetahui kisaran harganya. Sebab, harga kitchen set bisa berbeda tergantung dari ukuran, bahan yang dipilih, hingga jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis

    Dalam catatan detikProperti, Profesional Kontraktor Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki mengatakan, harga kitchen set dapat dipengaruhi oleh desain dan bahan yang dipilih. Adapun salah satu bahan yang umum dipakai adalah kayu HPL.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” kata Panggah saat dihubungi detikcom, Rabu (14/8/2024) lalu.

    Mengutip buku 46 Inspirasi Desain Kitchen Set oleh Yunus Aryanto, kitchen set terdiri dari lemari kabinet atas, lemari kabinet bawah, meja dapur, dan backsplash. Untuk material yang dipilih umumnya menggunakan bahan blackboard atau multiplek.

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Minggu (22/6/2025), harga material untuk kitchen set dapat berbeda-beda. Untuk material blackboard harganya mulai dari Rp 1,9 jutaan, sedangkan bahan multiplek sekitar Rp 2,3 jutaan.

    Selain mengetahui harganya, penting juga mengukur dapur agar kitchen set bisa terpasang dengan rapi dan sesuai. Sebagai contoh, berikut simulasi perhitungan komponen kitchen set:

    1. Kabinet Bawah

    • Panjang bagian kanan: 3 m
    • Panjang bagian kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,5 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,5 m = 4 m

    2. Kabinet Atas

    • Panjang sisi kanan: 3 m
    • Panjang sisi kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,3 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,3 m = 4,2 m

    3. Meja Dapur

    Untuk meja dapur berukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    4. Backsplash

    Bagian ini dapat dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding, yakni 3 + 1,5 m = 4,5 m.

    Setelah mengetahui ukurannya, langkah berikutnya adalah menghitung estimasi biaya membuat kitchen set. Sebagai simulasi kita menggunakan material multiplek HPL.

    Harga multiplek HPL di pasaran sekitar Rp 2,5 jutaan per meter. Dengan menggunakan harga tersebut maka estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membuat kitchen set minimalis adalah sebagai berikut:

    • Kabinet bawah multiplek HPL: 4 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.200.000
    • Kabinet atas multiplek HPL: 4,2 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.660.000
    • Backsplash pakai granit: 4,5 m x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000
    • Meja dapur pakai granit: 4 m x Rp 1.200.000 = Rp 4.800.000.
    • Jadi, total biaya memasang kitchen set: Rp 9.200.000 + Rp 9.660.000 + Rp 5.400.000 + Rp 4.800.000 = Rp 29.060.000.

    Sebagai catatan, perhitungan di atas hanya estimasi saja. Untuk mengetahui harga secara tepat bisa langsung menghubungi pihak desainer interior agar bisa dihitung luas, pemilihan material, dan biaya pasang kitchen set di rumah.

    Selain itu, harga pemasangan kitchen set dapat berbeda-beda tergantung dari material yang dipilih, ukuran, dan wilayah tempat tinggal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36


    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai jadi salah satu opsi yang banyak dipilih masyarakat untuk tempat tinggal. Sebab, rumah ini memiliki ruang yang cukup besar sehingga tidak terasa sumpek.

    Namun, keterbatasan lahan di sejumlah kota membuat sebagian orang memilih membangun rumah sederhana dua lantai, salah satunya tipe 36. Tipe ini dinilai sudah cukup sebagai tempat tinggal bagi keluarga kecil yang tinggal di perkotaan.

    Jika detikers tertarik membangun rumah dua lantai tipe 36, sebaiknya ketahui dulu estimasi biayanya. Langkah ini dilakukan agar dapat membangun hunian sesuai dana serta mencegah terjadinya over budget.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36

    Sebelum membangun rumah dua lantai tipe 36, pastikan detikers sudah menghitung biayanya terlebih dahulu. Saat membangun rumah biaya yang dikenakan adalah per meter persegi (m2).

    Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan, membangun rumah dua lantai dapat menelan dana sekitar Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta per m2. Namun, harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi pembangunan.

    Dengan biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Akan tetapi, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan keramik lantai asli diganti menjadi kualitas KW 1 agar lebih terjangkau.

    “Kalau misalkan atapnya pakai yang genteng keramik tuh lebih mahal lagi, karena dia per pieces-nya sudah Rp 12 ribu, beda dengan atap spandek karena lembaran,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Selain itu, biaya tersebut hanya untuk membangun rumah dan pemasangan material standar. Untuk instalasi listrik, membuat taman, pagar rumah, atau pemasangan kanopi maka dikenakan biaya tambahan lagi. Besar kecilnya anggaran yang dibutuhkan juga tergantung dari material serta luasnya.

    Di sisi lain, kamu juga perlu mempersiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya lebih saat membangun rumah.

    Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah sederhana dua lantai tipe 36 dengan kisaran Rp 4,8 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 72 m2 x Rp 4.800.000 per m2 = Rp 345.600.000.
    • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 51.840.000

    Setelah itu, kamu perlu menjumlahkan biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya tak terduga 15% = Rp 398.440.000.

    Dengan begitu, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp 398 jutaan untuk membangun hunian sederhana dua lantai tipe 36. Untuk menekan biaya, maka kamu bisa memilih material sederhana tapi punya kualitas yang baik.

    Kembali diingatkan, rincian biaya di atas hanya merupakan estimasi saja. Apabila kamu mengusung konsep hunian modern atau skandinavia, maka anggaran yang dibutuhkan bisa lebih banyak.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36. Tertarik untuk membangunnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com