Tag: farmasi

  • Pentingnya Udara Segar di Rumah, Alat yang Tepat Jadi Kuncinya



    Jakarta

    Polusi udara bukan hanya terjadi di luar ruang (outdoor) tapi juga di dalam ruang (indoor). Bahkan, polusi yang terjadi di luar ruang memiliki penangkal ataupun filter alami berupa angin, hujan, vegetasi, dan lainnya sementara di dalam ruangan kerap dianggap selalu bersih padahal tidak memiliki filter.

    Polusi udara khususnya di dalam ruangan bisa mengancam kesehatan secara serius. Data United States Environmental Protection Agency (EPA), jika kadar polutan di dalam ruangan memiliki tingkat 2-5 bahkan 100 kali lebih tinggi dibandingkan kadar polutan di luar ruangan.

    Ada banyak penyebab yang menjadikan sebuah ruangan tinggi polutan, salah satunya ventilasi udara buruk yang menyebabkan debu, proses pembakaran dalam rumah seperti rokok, memasak, bahan kimia pembersih, bulu Binatang, tungau, jamur, hingga serbuk terjebak dalam ruangan.


    Berbagai polutan ini bisa menjadi pemicu hingga menyebabkan gangguan kesehatan serius pneumonia, sakit kepala, sakit tenggorikan, sesak napas, bersin, iritasi pada mata, jantung, hingga stroke. Pneumonia misalnya, merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang menyerang organ paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang ada di udara dan selama beberapa dekade telah menjadi penyebab utama kematian pada bayi dan balita.

    Karena itu produsen perangkat elektronik rumah tangga (home appliances) Sharp bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mensosialisasikan pentingnya menciptakan udara sehat di dalam ruangan.

    “Sudah lebih dari 20 tahun Sharp mengembangkan teknologi Plasmacluster dan terus melakukan penelitian untuk meningkatkan fungsi dari produk penjernih udara (air purifier) yang dapat memberikan perlindungan ekstra di dalam ruangan. Kerja sama dengan IDI merupakan kontribusi lebih kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan udara yang sehat di rumah,” ujar Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.

    Kampanye “Ciptakan Udara Sehat Untuk Indonesia” terus didorong akan pentingnya kualitas udara yang bersih, sehat, dan segar di dalam rumah. Dengan produk air purifier berteknologi Plasmacluster, dibenamkan ion generator untuk menghasilkan Ion Plasmacluster bermuatan positif (H+(H2O)m) dan ion bermuatan negatif (O2-(H2O)n) yang dilepaskan ke udara secara bersamaan.

    Ion positif dan negatif ini secara instan mengikat pada permukaan bakteri di udara, jamur, virus, alergen, dan sejenisnya kemudian mengubahnya menjadi radikal OH (hidroksil) yang memiliki daya oksidasi sangat tinggi. TeknoIogi Plasmacluster menjadi teknologi pemurnian udara unik yang bekerja untuk menekan aktivitas bakteri dan lainnya dengan memecah protein di permukaan tubuh mereka melalui reaksi kimia. Teknologi Plasmacluster juga mampu menghilangkan bau, melumpuhkan virus, bakteri dan kuman serta mengurangi pertumbuhan jamur dan listrik statis.

    Menurut dr. Ulul Albab, Sp. OG, Sekretaris Jenderal IDI, pihaknya mengapresiasi komitmen Sharp untuk meningkatkan kesadara masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara di dalam ruangan karena dampak polusi di ruangan telah menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan utama di Indonesiia.

    “Kami berharap melalui kampanye ini bisa terus meningkatkan kesadara masyarakat hingga menyukseskan program pemerintah dalam mengurangi kasus angka kematian akibat pneumonia yang terjadi di Indonesia. Bersama Sharp, kami juga telah melakukan penelitian dengan lembaga survei medis, farmasi, dan Monthly Index of Medical Specialities (MIMS) dan produk air purifier bisa meningkatkan kualitas udara dalam ruangan,” jelasnya.

    Sharp juga merilis produk air purifier terbaru yaitu Sharp Purefit mini-series untuk melengkapi line-up sebelumnya, lebih lengkapnya bisa dilihat di id.sharp. PSG Manager for AC dan Air Purifier Sharp Indonesia Yudha Eka Putra mengatakan, produk ini didesain untuk coverage area mencapai 84 m2 yang cocok digunakan untuk kamar anak maupun ruangan yang kecil.

    “Produk ini hadir dalam tiga tipe untuk menyesuaikan kebutuhan ruang-ruang kompak di rumah. Dibenamkan beragam fitur yang canggih untuk meningkatkan kualitas udara lebih sehat dan segar di ruangan dengan harga mulai Rp2 jutaan. Kami juga memberikan kemudahan dengan cashback sebesar Rp200 ribu bahkan untuk anggota IDI dan keluarganya ada cashback mencapai Rp900 ribu,” pungkasnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Teh Ternyata Bisa Usir Tikus di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Selain kerap mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Ada sejumlah cara yang dilakukan untuk mengusir tikus, mulai dari memasang perangkat hingga menyiapkan semprotan anti tikus. Akan tetapi, kamu harus menggelontorkan sejumlah uang untuk membeli peralatan tersebut.

    Nah, ada cara lain yang dinilai ampuh untuk mengusir tikus, yaitu dengan ampas teh. Jadi, buat detikers yang suka menyeduh teh sebaiknya jangan langsung dibuang ampasnya.


    Lantas, apakah benar ampas teh ampuh untuk mengusir tikus? Lalu bagaimana cara menggunakannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Benarkah Ampas Teh Mampu Mengusir Tikus?

    Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu:

    Teh hijau yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh putih yang mengandung kafein dan katekin.
    Teh peppermint yang mengandung minyak peppermint.
    Teh oolong yang mengandung theanin.
    Teh chamomile yang mengandung minyak chamomile.
    Teh eukaliptus yang mengandung minyak eukaliptus.

    Cara Menggunakan Ampas Teh untuk Mengusir Tikus

    Cara mengusir tikus di rumah dengan ampas teh terbilang mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Seduh secangkir teh hitam dan jangan mengangkat kantong tehnya. Diamkan beberapa saat sampai teh menjadi dingin. Cara ini agar kantong teh dapat menyerap aroma teh dengan maksimal, sehingga dapat mengusir tikus dengan ampuh.

    2. Peras sisa air yang masih berada di dalam kantong teh. Pastikan kamu meremasnya sampai kering hingga tidak ada tetesan air lagi. Perlu diingat, ampas teh yang masih basah kurang ampuh untuk mengusir tikus.

    3. Letakkan ampas kantong teh di beberapa sudut ruangan yang sekiranya sering dilalui tikus. Umumnya, tikus menyukai tempat yang gelap, lembap, dan bersembunyi di belakang perabotan.

    Oh ya, pastikan kamu mengganti ampas kantong teh secara teratur, minimal sehari sekali. Hal ini agar aroma tehnya tetap kuat sehingga dapat mengusir tikus-tikus yang senang berkeliaran.

    Cara Lain untuk Mengusir Tikus di Rumah

    Selain menggunakan ampas teh, ada sejumlah cara lain untuk mengusir tikus di rumah. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Minyak Peppermint

    Kamu bisa menggunakan minyak peppermint untuk mengusir tikus di rumah. Aroma peppermint yang kuat membuat tikus tidak suka dan memilih kabur.

    Cara pakainya juga mudah, siapkan minyak peppermint dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    2. Minyak Kayu Putih

    Selain peppermint, kamu juga bisa menggunakan minyak kayu putih untuk mengusir tikus. Aroma minyak kayu putih yang menyengat juga membuat tikus merasa tidak nyaman saat menciumnya.

    Untuk cara penggunaannya, siapkan minyak kayu putih dan teteskan ke sejumlah bola kapas. Kemudian, letakkan bola kapas di beberapa sudut ruangan yang sering dilalui tikus.

    3. Memelihara Kucing

    Cara lain untuk mengusir tikus di rumah adalah dengan memelihara kucing. Sama halnya seperti di kartun Tom & Jerry, kucing sangat senang mengejar tikus karena hewan berbulu itu merupakan predator alami tikus.

    Itu dia cara mudah mengusir tikus di rumah dengan menggunakan ampas teh. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

    Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

    Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


    Cara Mengusir Tikus

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

    Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

    Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Curut dan Tikus, Lengkap Cara Cegah Mereka Masuk Rumah


    Jakarta

    Banyak orang mengira curut dan tikus itu adalah jenis hewan yang sama. Padahal curut dan tikus adalah jenis hewan yang berbeda.

    Dilansir Rentokil, perbedaan pertama adalah dari segi fisik. Tikus memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berat, sementara curut memiliki tubuh yang lebih kecil dan ramping. Bentuk ekornya pun berbeda. Curut memiliki ekor yang berbulu, lebih panjang, dan ramping, daripada ekor tikus yang lebih pendek, lebih tebal, dan tidak berbulu.

    Kemudian, perbedaan berikutnya dari jenis makanan yang mereka buru. Tikus adalah hewan omnivora, pemakan segala. Sementara itu, curut mengincar serangga.


    Perbedaan berikutnya adalah curut mengeluarkan bau yang lebih busuk dan menyengat daripada tikus.

    Cara Mencegah Curut dan Tikus Masuk ke Rumah

    Curut dan tikus sama-sama bisa dicegah dengan cara yang sama. Kamu tidak perlu membeli perangkap atau bahan kimia untuk membunuh mereka. Dikhawatirkan menimbulkan bau bangkai yang menyengat. Dilansir detikFood, coba pakai bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah sebagai berikut.

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bisa digunakan untuk mencegah tikus masuk. Seperti yang diketahui tikus memiliki penciuman yang tajam, kamu dapat mengganggu mereka dengan menyebar teh celup tersebut di area yang kerap ditemui tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Jika di rumah kamu tersedia bubu kopi, bahan ini juga ampuh untuk mengusir tikus. Bau dari kopi tidak disukai oleh tikus karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara rutin sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Sudah menjadi rahasia umum jika merica bubuk memiliki aroma yang kuat. Oleh karena itu, merica bubuk sering digunakan untuk bumbu masakan. Cara memasang perangkapnya cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka tidak akan betah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Aroma dari bawang putih juga tidak disukai oleh tikus dan curut. Cara membuat jebakannya adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Kulit telus yang dihancurkan dan disebar ke dekat lubang depan rumah disebut dapat mencegah tikus dan curut masuk ke rumah. Sebab, di dalam kulit telur terdapat kalsium yang dibenci oleh tikus. Cara ini juga cocok untuk mengusir kecoak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Tak hanya mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah juga bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Selain menggunakan cairan pembasmi hama, ada beberapa cara lainnya yang disebut ampuh untuk mengusir tikus, misalnya menggunakan cuka apel atau ampas teh.

    Ingin tahu bagaimana cara mengusir tikus di rumah secara ampuh? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah

    Sebenarnya, mengusir tikus dari rumah bukanlah perkara yang sulit. Simak cara ampuh untuk mengusir tikus di rumah di bawah ini:

    1. Cuka Apel

    Tips yang pertama adalah dengan menggunakan cuka apel. Sebagai informasi, tikus memiliki indra penciuman yang tajam. Nah, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hama tersebut dengan bahan yang memiliki bau menyengat, contohnya cuka apel.

    Cara pakainya juga mudah, cukup campurkan cuka apel dan air dalam botol semprot. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke sekeliling rumah.

    2. Larutan Cabai

    Selain cuka apel, kamu juga bisa menggunakan larutan cabai untuk mengusir tikus di rumah. Sebab, tikus juga tidak menyukai aroma pedas dan menyengat yang keluar dari biji cabai.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup iris cabai dan ambil bijinya. Kemudian, campurkan dengan sabun cuci piring dan air, lalu masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot dan semprot ke sekeliling rumah.

    Sebagai pengingat, meski cairan ini tidak beracun tetapi dapat mengiritasi mata. Jadi, hati-hati dalam menggunakannya.

    3. Ampas Teh

    Ampas teh ternyata bisa dipakai untuk mengusir tikus di rumah, lho. Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu teh hijau, teh peppermint, dan teh chamomile.

    4. Minyak Esensial

    Penggunaan minyak esensial juga diklaim ampuh untuk mengusir tikus dari rumah. Sejumlah minyak esensial seperti peppermint dan cengkeh bisa diletakkan di area yang sering didatangi tikus, seperti dapur dan lemari.

    Agar tikus tak datang lagi, penggunaan minyak esensial juga bisa dibarengi dengan cara lainnya, seperti memasang perangkap.

    5. Pasang Perangkap Tikus

    Memasang perangkap tikus bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menangkap hama tersebut. Kamu bisa memasang perangkap di area yang sering dilalui tikus.

    Usahakan memasang perangkap saat malam hari. Sebab di waktu tersebut tikus sedang keluar mencari makan. Beberapa makanan yang dapat memancing tikus di antaranya ada selai kacang dan keju.

    Setelah berhasil ditangkap, pastikan melepas tikus dengan jarak sekitar 1,5 km dari rumah. Pastikan juga untuk melepas tikus di area yang tak berpenghuni.

    6. Minyak Kayu Putih

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak kayu putih. Aroma yang menyengat mampu membuat para tikus enggan kembali ke rumah detikers.

    Cara pakainya, gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke tempat-tempat yang sering dilalui tikus.

    7. Bawang Bombay

    Selain digunakan untuk bahan masakan, ternyata bawang bombay juga bisa dipakai untuk mengusir tikus. Hal ini berkat aroma yang menyengat sehingga tidak disukai tikus.

    Untuk cara pakainya, letakkan irisan bawang bombay di sejumlah titik yang sering dilalui tikus. Jika sudah membusuk, kamu bisa menggantinya dengan bawang bombay yang tidak terpakai.

    Dikutip dari Bobvila, kamu bisa menutup semua lubang di rumah agar tikus tidak datang lagi. Sebab, tubuhnya yang mungil membuat tikus dengan mudah memasuki lubang-lubang kecil, misalnya lewat ventilasi rumah atau celah pintu.

    9. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Cara pakainya yakni dengan mencampurkan cairan putih dengan air, lalu semprotkan ke titik-titik yang kerap dilalui tikus.

    Selain mencegah tikus datang kembali, cairan pemutih juga bisa dijadikan sebagai disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    10. Kapur Barus

    Cara ampuh berikutnya untuk mengusir tikus adalah dengan kapur barus. Benda yang juga disebut kamper ini mengandung racun yang bisa menyiksa hewan, terutama hama.

    Agar dapat mengusir tikus di rumah, kamu bisa menempatkan kapur barus di beberapa lokasi, seperti di loteng, dapur, dekat saluran air, kamar mandi, atau tempat yang menjadi sarang tikus.

    Demikian 10 cara ampuh mengusir tikus di rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Sama-sama Air Minum, Apa Sih Bedanya?


    Jakarta

    Banyak yang menganggap air minum dalam kemasan (AMDK) yang dijual di warung-warung dan minimarket sudah pasti air mineral. Jangan terlalu yakin, coba perhatikan baik-baik label di kemasannya.

    Jika dibandingkan, beberapa brand atau merek AMDK yang umum ditemui sehari-hari ternyata punya label berbeda. Ada di labelnya dinyatakan sebagai ‘air mineral‘, dan jika dicermati sebenarnya ada juga yang berlabel ‘air demineral‘.

    Apa bedanya?


    Dua-duanya merupakan ‘air putih’ dalam pengertian awam, atau dalam istilah teknis disebut Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Meski sama-sama bisa diminum, keduanya memiliki perbedaan.

    Air Mineral

    Air mineral merupakan AMDK yang bersumber dari alam, salah satunya dari mata air pegunungan. Karena tidak mengalami proses selain sterilisasi, AMDK jenis ini memiliki kandungan berbagai mineral alami seperti kalsium, magnesium, natrium, dan kalium.

    Mineral-mineral ini tidak hanya memberi rasa khas, tapi dalam kadar tertentu juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Sesuai kandungan yang ada di dalamnya, jenis AMDK ini umumnya mencantumkan keterangan ‘Air Mineral’ atau lebih spesifik ‘Air Mineral Pegunungan’.

    Bahkan ada juga brand air mineral yang secara detail mencantumkan mineral apa saja yang terkandung di dalamnya, berikut kadarnya.

    Air Demineral

    Sementara itu, air demineral adalah air yang telah melewati proses tertentu seperti penyulingan (distilasi) atau deionisasi agar menghilangkan kandungan mineral dan ion. Proses itu menghasilkan air yang sangat murni, tetapi menghilangkan seluruh kandungan mineral alaminya.

    Meski kemasannya mirip seperti air mineral, air demineral umumnya mencantumkan label yang berbeda. Ada yang mencantumkan ‘Air Demineral’, ‘Air Murni’, ataupun ‘Pure Water’.

    Maknanya sama, yakni air yang dimurnikan dari kandungan mineral maupun ion alaminya.

    Bagaimana Membedakan Air Mineral Vs Air Demineral?

    Bagi orang awam, salah satu cara paling mudah adalah dengan melihat label kemasan. Di kemasan air mineral, umumnya tertera tulisan “air mineral”. Klaim label ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 78 Tahun 2016. Menurut aturan tersebut, yang dimaksud dengan air mineral adalah AMDK yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu tanpa adanya penambahan mineral, oksigen, dan karbondioksida.

    Meski demikian, tidak semua produk air minum mencantumkan label yang menyatakan apakah produk tersebut termasuk ‘Air Mineral‘ atau ‘Air Demineral‘. Beberapa produk yang diklaim sebagai ‘Air Alkali‘ atau ‘Air Minum pH tinggi‘ tidak mencantumkan keduanya.

    Demikian pula di laman registrasi produk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk-produk ‘Air Minum pH Tinggi’ juga tidak dinyatakan sebagai ‘Air Mineral’ maupun ‘Air Demineral’.

    Samakah Efeknya di Dalam Tubuh?

    Dalam kadar tertentu, mineral dibutuhkan oleh tubuh manusia. Menurut penelitian tahun 2025 yang terbit di Jurnal Nutrients, mineral seperti magnesium dan kalsium dalam air dibutuhkan untuk menjaga tekanan darah, fungsi otot, serta mendukung kesehatan tulang. Kandungan bikarbonat juga berperan menyeimbangkan pH tubuh dan mencegah asam lambung berlebih.

    Beberapa studi dari Frontiers in Nutrition dari tahun 2022-2024 menunjukkan bahwa konsumsi air mineral secara rutin dapat membantu menurunkan risiko sindrom metabolik dan meningkatkan fungsi ginjal. Bagi orang dengan pola makan rendah mineral, air mineral bisa menjadi tambahan sumber mikronutrien penting yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit.

    Bagi mereka yang banyak beraktivitas atau mudah berkeringat, air mineral juga membantu mengembalikan elektrolit yang hilang. Karena itulah air mineral sangat cocok untuk konsumsi harian, baik di rumah, saat olahraga, maupun bekerja di luar ruangan.

    Bagaimana dengan air demineral?

    Meskipun tidak mengandung mineral, bukan berarti air demineral tidak punya manfaat. Terlebih, air demineral memiliki keunggulan dari segi kemurnian dan kebersihannya. Proses pemurnian membuat air ini bebas dari logam berat, klorin, mikroorganisme, maupun senyawa kimia lain yang bisa menimbulkan endapan.

    Karena sifatnya yang sangat murni, air demineral sering digunakan pada alat medis seperti nebulizer, mesin dialisis, serta pada industri makanan dan farmasi agar tidak menimbulkan endapan atau reaksi kimia yang bisa mengubah hasil produk.

    Bagi konsumen, air demineral juga bisa jadi pilihan saat kerja ginjal telah menurun. Air demineral juga baik diminum setelah mengonsumsi makanan yang tinggi mineral. Air demineral bisa menjadi pilihan sementara bila sumber air mineral sulit ditemukan, misalnya saat bepergian.

    Namun, karena tidak mengandung mineral sama sekali, penggunaannya untuk konsumsi jangka panjang tetap tidak direkomendasikan.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Negara dengan Ekonomi Islam Terkuat di Dunia 2025, RI Ungguli UEA


    Jakarta

    Lembaga penelitian dan pengembangan yang berbasis di Amerika Serikat, DinarStandard, merilis laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025. Dalam edisi 11 ini, Indonesia menempati posisi ketiga negara dengan ekonomi Islam terkuat di dunia.

    Dalam laporan yang terbit pada Juli 2025 itu, posisi Indonesia berada di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Indonesia mengungguli negara-negara muslim penghasil minyak besar di Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.


    Pemeringkatan ini menggunakan 52 metrik yang mencakup lima komponen untuk masing-masing sektor ekonomi Islam. Di antaranya sektor keuangan Islam (ekonomi syariah), makanan halal, wisata ramah muslim, busana muslim, media/rekreasi, dan farmasi/kosmetik halal.

    Indonesia mendapat skor 99,9 secara global, di bawah Malaysia (165,1) dan Arab Saudi (100,9). Posisi RI di atas UEA (95,8) dan Bahrain (81,9).

    Dilihat berdasarkan kategori, Indonesia unggul di busana muslim dengan skor 106,8. Sementara itu, makanan halal 78,8, ekonomi syariah 135,9, wisata ramah muslim 102,4, farmasi dan kosmetik halal 85,8, dan media/rekreasi mendapat skor 59,5.

    Berikut 10 negara dengan ekonomi Islam terkuat di dunia 2025 menurut laporan terbaru SGIE.

    10 Negara dengan Ekonomi Islam Terkuat di Dunia 2025

    1. Malaysia
    2. Arab Saudi
    3. Indonesia
    4. Uni Emirat Arab
    5. Bahrain
    6. Yordania
    7. Kuwait
    8. Pakistan
    9. Turki
    10. Qatar

    Selanjutnya ada Oman, Singapura, Iran, United Kingdom, dan Bangladesh yang memiliki ekonomi Islam terkuat di dunia.

    CEO dan Managing Partner DinarStandard Rafi-uddin Shikoh melihat peningkatan konsumen muslim dan beragamnya ekosistem investasi ekonomi halal dalam satu dekade sejak laporan pertama SGIE.

    “Dalam satu dekade sejak peluncuran pertama SGIE, belanja konsumen muslim telah meningkat lebih dari USD 800 miliar, terlepas dari inflasi, sementara ekosistem investasi halal semakin dalam dan beragam,” katanya dalam peluncuran pada 8 Juli 2025, dikutip dari DinarStandard.

    “Analisis media sosial tahun ini menunjukkan pergeseran aktivitas konsumen ke alternatif etis dan halal. Ke depan, gelombang ekonomi Islam berikutnya akan didukung oleh perangkat jaminan halal digital, aktivisme konsumen yang berbasis nilai dan keuangan Islam yang ramah lingkungan dan berdampak,” tambahnya.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Arab Saudi Batalkan Aturan Vaksin Meningitis untuk Umrah



    Jakarta

    Otoritas Arab Saudi menangguhkan persyaratan vaksin meningitis bagi jemaah umrah. Keputusan ini memperbarui pernyataan sebelumnya yang mewajibkan vaksin tersebut per Februari 2025.

    Dilansir Khaleej Times, penangguhan syarat vaksin meningitis Neisseria diinformasikan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) dalam surat edaran baru pada Kamis (6/2/2025). Isi edaran tersebut membatalkan surat edaran bulan lalu yang mewajibkan vaksin meningitis. Informasi ini telah dikirim ke semua maskapai penerbangan terkait.

    Penangguhan syarat vaksin meningitis dilakukan sampai waktu yang tidak ditentukan hingga keluar informasi lebih lanjut.


    “Persyaratan ini telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulis Inside the Haramain dalam unggahan media sosialnya di X @insharifain sembari menampilkan cuplikan berita kewajiban vaksin meningitis yang dikeluarkan Januari 2025 lalu, seperti dilihat, Senin (10/2/2025).

    Sebelumnya, GACA mengeluarkan edaran pada 7 Januari 2025 yang mewajibkan vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah. Berdasarkan mandat terbaru dari Kerajaan Arab Saudi, seluruh penumpang harus menunjukkan sertifikat vaksinasi yang masih berlaku di konter check-in. Masa berlaku sertifikat vaksin tidak boleh melebihi 3 tahun untuk vaksin tipe polisakarida atau 5 tahun untuk tipe konjugat.

    Selain itu, sertifikat vaksin harus dikeluarkan minimal 10 hari sebelum kedatangan. Anak di bawah usia 1 tahun dikecualikan dari kewajiban vaksin meningitis ini.

    Saluran televisi swasta Pakistan, SAMAA TV, melaporkan terjadi kekurangan vaksin meningitis setelah pengumuman pada 7 Januari itu. Menurut sumber dari Badan Pengawas Obat Pakistan, sebuah perusahaan farmasi telah memesan 37.500 dosis tambahan untuk mengatasi kekurangan vaksin tersebut. Sebanyak 16.000 di antaranya dikirim ke pemerintah Punjab, sementara provinsi lainnya akan mendapat sesuai kebutuhan.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com