Tag: fengshui

  • Jangan Gantung Jam Dinding di 6 Lokasi dalam Rumah Ini


    Jakarta

    Jam dinding biasanya akan digantung pada tempat yang bisa dilihat secara jelas. Namun, bukan berarti boleh sembarang tempat. Menurut feng shui kuno, jam merupakan simbol berlalunya waktu atau lebih tepatnya seiring berjalannya waktu.

    Sehingga jam dinding dipandang sebagai hitungan mundur dari waktu yang terbatas untuk banyak hal, dari tugas, pencapaian, hingga rentang hidup. Karena itu, ada ketentuan feng shui mengenai lokasi yang perlu dihindari untuk menggantung jam dinding agar tidak terhalangnya energi positif masuk ke rumah.

    Mengutip dari Love to Know, Jumat (16/2/2024), berikut beberapa area rumah yang perlu dihindari untuk menggantung jam dinding menurut feng shui.


    1. Di bawah atau di atas ketinggian mata

    Jangan menggantung jam dinding lebih tinggi atau rendah dari ketinggian mata. Pasalnya, membuat energi chi mengalir kurang seimbang lantaran energi chi akan bergerak secara menyebar. Sehingga energi tidak bisa mengalir dengan merata ke seluruh ruangan.

    2. Di jendela atau pintu

    Hindari juga menggantung jam dinding di jendela atau pintu. Bahkan, menyandarkan jam pada salah satu dari dua benda tersebut dilarang. Sebab, penempatannya dapat membuat energi positif bergerak terlalu cepat. Kamu akan merasa selalu tertinggal dalam berbagai tugas atau mencapai tujuan.

    3. Di atas jendela atau pintu

    Selain jendela atau pintu,menggantung jam di posisi tepat di atas jendela dan pintu juga tidak boleh dilakukan. Ini merupakan lokasi yang tidak nyaman yang membuat jam dinding sulit dilihat dan dijangkau, terutama bila ingin mengganti baterai atau membetulkan jarum penunjuk waktunya.

    4. Di ruang makan

    Jam dinding juga tidak boleh digantung di ruang makan karena bisa menandakan makanan dan kelimpahan kamu terbatas serta segera habis.

    5. Berlawanan dengan pintu

    Untuk pintu yang mengarah ke luar rumah, seperti pintu masuk atau pintu belakang, sebaiknya jangan menggantung jam dinding pada posisi yang berlawanan dengannya.

    Penempatan ini dianggap akan mengundang kesialan. Permukaan kaca pada jam dinding sering kali memantulkan cahaya dan berfungsi sebagai cermin. Jam dinding yang digantung pada posisi berlawanan dengan pintu dapat memantulkan energi chi yang masuk ke rumah atau ruangan.

    6. Di kamar tidur

    Memiliki jam di kamar tidur boleh saja, tetapi jangan menggantungnya tepat di atas tempat tidur. Sebaiknya, meletakkan jam di nakas atau di area lain. Sebab, jam yang digantung tepat di atas tempat tidur dapat membuat kamu merasa tergesa-gesa, gugup, gelisah saat tidur, bahkan menyebabkan insomnia.

    Demikian 6 area rumah yang tidak boleh digantung jam dinding menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Ciri-ciri Rumah Seret Rezeki yang Sering Dipercaya Orang


    Jakarta

    Keberadaan dan kondisi benda-benda tertentu di rumah sering kali dihubungkan dengan keberuntungan hingga rezeki. Di bawah ini akan kita ulas 13 ciri-ciri rumah seret rezeki yang sering dipercaya orang.

    Hal ini berdasarkan kepercayaan Jawa, Feng Shui, maupun kepercayaan umum yang sudah berkembang di masyarakat. Selain dihubungkan dengan kepercayaan, sebetulnya hal-hal ini memang kurang baik dari segi estetika hingga kesehatan.

    Ciri-ciri Rumah Seret Rezeki

    Berikut ini ciri-ciri rumah seret rezeki. Kamu bisa memperbaiki atau menghilangkan 13 hal di bawah ini.


    1. Membiarkan Tanaman Layu

    Dilansir dari Reader’s Digest, rumah yang seret rezeki adalah ketika terdapat tanaman layu, kering, atau tak bernyawa di rumah.

    Memiliki benda yang mati tidak akan membawa energi positif di dalam rumah. Jika ada tanaman mati, segera buang atau ganti yang baru.

    2. Banyak Sarang Laba-laba

    Munculnya sarang laba-laba di rumah juga menjadi ciri-ciri rumah seret rezeki, terutama jika ada banyak jumlahnya. Keberadaan sarang laba-laba ini tentu membuat rumah kotor, mengganggu estetika, dan menciptakan aura negatif.

    3. Menggunakan Barang Pecah

    Dikutip dari Homes & Gardens, menggunakan barang yang sudah pecah bisa menarik energi negatif ke dalam rumah, misalnya cangkir retak, kaca pecah, dan sebagainya. Gunakanlah barang yang utuh.

    4. Tanahnya Mengering

    Jika ada bagian rumah Anda yang masih berbentuk tanah, seperti di halaman depan, belakang, atau taman di dalam rumah, pastikan agar tetap subur.

    Jangan biarkan tanah mengering karena tidak pernah disiram. Hal ini akan menarik energi negatif yang bisa membuat rezeki seret.

    5. Memasang Cermin di Kamar

    Berdasarkan situs Homify, memasang cermin di depan tempat tidur juga dianggap tidak baik. Bahkan lebih baik jika tidak memasang cermin sama sekali di tempat tidur.

    Cermin bisa menyebabkan tidur terganggu karena cermin memantulkan cahaya dan energi.

    6. Memajang Jam Rusak

    Jangan memasang benda rusak, termasuk jam dinding. Ketika jam mati, segera ganti baterai atau belilah jam baru jika jam lama sudah rusak.

    Feng Shui mengatakan alat penunjuk waktu harus selalu berfungsi dengan baik agar Anda tidak terjebak dalam kebiasaan dan hidup Anda berhenti bergerak maju.

    7. Kalender Tak Dibalik

    Kalender juga termasuk penunjuk waktu yang harus diperhatikan. Jika Anda menggunakan kalender harian, maka harus menggantinya setiap hari. Jika menggunakan kalender bulanan, maka baliklah ketika memasuki bulan baru.

    Kalender yang tak dibalik diyakini sebagai ciri-ciri rumah seret rezeki. Bahkan ini diyakini membawa kesialan, hingga memperpendek usia.

    8. Ada Dinding Rusak

    Selain perabotan, dinding pun tidak boleh rusak agar tidak membawa energi negatif. Ketika dinding rumah rusak karena cuaca, bencana, atau hal lain, maka segeralah memperbaikinya.

    Selain masalah kepercayaan dan estetika, dinding rusak mungkin bisa membahayakan keselamatan penghuni rumah.

    9. Menanam Tumbuhan Berduri

    Hati-hati jika Anda menanam tumbuhan di rumah. Selain tanaman yang mati, jenis tumbuhan berduri juga diyakini membuat rezeki seret. Tumbuhan ini misalnya kaktus. Akan lebih baik jika Anda memilih tanaman berdaun bulat.

    10. Tempat Tidur Berantakan

    Entah ini muncul dari mana, tetapi sebagian orang percaya membiarkan tempat tidur berantakan dapat membuat seret rezeki.

    Tentu hal ini sudah menjadi kebiasaan orang tua mengingatkan anaknya agar merapikan tempat tidur sejak kecil. Ada baiknya hal ini dibiasakan hingga dewasa.

    11. Membiarkan Payung Terbuka di Dalam Rumah

    Tak hanya kepercayaan orang Jawa, di Mesir kuno pun meyakini bahwa payung tidak boleh dibiarkan terbuka di dalam rumah.

    Pada zaman dahulu, membawa benda pelindung diri dari cuaca ke dalam rumah adalah tindakan yang tidak sopan kepada roh yang menjaga rumah.

    12. Pintunya Seret Saat Dibuka

    Dilansir dari Favourite Homes, pintu seret saat dibuka atau adanya penghalang di pintu dapat mengganggu energi positif masuk ke dalam rumah dan membuat rezeki seret.

    13. Tiga Pintu Berjajar

    Dalam buku Feng Shui: Mitos & Fakta (2017) oleh Suhana Lim, disebutkan tiga pintu yang dibuat berjajar bisa membuat aliran energi terlalu kencang dan mengganggu sirkulasi energi.

    Ini misalnya mendesain tiga kamar bersebelahan dengan pintu sejajar. Efeknya bisa berbeda-beda, ada yang merasakan pada aspek keuangan, kesehatan, hingga keharmonisan.

    Nah, itulah tadi 13 ciri-ciri rumah seret rezeki yang sering dipercaya banyak orang. Beberapa hal di atas memang sebaiknya diikuti meski kalian tidak meyakini kepercayaan tertentu, karena kurang baik dari segi estetika, kesehatan, hingga keselamatan.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Kolam Ikan Bisa Bawa Cuan, Begini Penjelasannya



    Jakarta

    Konon, keberadaan kolam ikan bisa mendatangkan kemakmuran bagi penghuni rumah pemiliknya. Kepercayaan ini telah ada sejak lama, terutama di kalangan masyarakat Asia, di mana kolam ikan sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kekayaan.

    Banyak yang percaya bahwa air yang mengalir di kolam menciptakan energi positif, menarik rejeki dan keberuntungan bagi keluarga yang tinggal di sekitarnya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak rumah mewah dilengkapi dengan kolam ikan yang indah, tidak hanya sebagai elemen estetika tetapi juga sebagai investasi spiritual.

    Setidaknya itu yang dipercaya mereka yang meyakini praktik Fengshui. Feng Shui sendiri merupakan praktik China kuno yang diyakini dapat menyelaraskan individu dengan lingkungannya. Hal ini tidak hanya berlaku untuk bagian dalam rumah, tetapi juga bagian luarnya.


    Seperti kolam koi, kolam koi memiliki makna tradisional dan budaya yang mendalam dalam praktik Feng Shui. Ikan hias ini dipercaya melambangkan kekayaan, kemakmuran, dan keberuntungan. Adanya kolam di depan rumah dianggap mengundang energi positif.

    Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saaat membuat kolam ikan agar bisa mendatangkan kemakmuran bagi penghuni rumah. Dilansir dari Tayau Landscape, Kamis (3/10/2024), berikut pandangan dan pantangan kolam ikan di rumah menurut praktik Feng Shui.

    Apakah Kolam Ikan di Rumah Menguntungkan?

    Banyak pendapat berbeda tentang apakah kolam ikan di depan rumah bermanfaat. Dipercaya bahwa memiliki kolam ikan di depan rumah dapat mendatangkan kekayaan dan keberuntungan. Namun, ada juga yang mengatakan dapat mendatangkan bahaya.

    Membangun kolam ikan di depan rumah menjadi sangat populer dengan banyak orang yang mendesain dan membangunnya. Untuk memaksimalkan manfaat, kamu perlu mengikuti prinsip-prinsip Feng Shui dengan ketat.

    Meningkatkan Lanskap

    Para arsitek percaya bahwa memiliki kolam ikan dapat memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan keindahan, estetika, dan membuat rumah lebih menarik dan menciptakan ruang yang sejuk dan ramah lingkungan.

    Menurut Feng Shui, tanah yang ideal adalah tanah yang menghadap ke gunung. Artinya ada kolam di depan rumah dengan bagian belakang ditopang oleh tanah yang lebih tinggi yang dianggap sebagai lahan yang menguntungkan.

    Meningkatkan Feng Shui

    Membangun kolam ikan di depan rumah sangat bermanfaat bagi Feng Shui. Menurut para ahli Feng Shui, kolam ikan di depan rumah melambangkan kekayaan. Membangun kolam ikan adalah cara untuk mendatangkan kemakmuran.

    Pantangan Feng Shui untuk Kolam Ikan

    Mendesain Kolam Ikan

    Sebaiknya membangun satu kolam ikan dan hindari membangun beberapa kolam yang berdampingan. Sebaiknya kolam dilapisi dengan lapisan kedap air agar lebih mudah dibersihkan.

    Tempatkan kolam jauh dari pintu masuk karena akan membahayakan anak-anak yang akan bermain. Jika terdapat dua atau tiga kolam yang berdekatan, penghuni rumah dapat menghadapi kemalangan.

    Membentuk Kolam

    Sebaiknya desain kolam dengan bentuk agak melengkung, mirip seperti kacang atau ginjal. Hindari kolam persegi panjang atau persegi.

    Hindari air terjun yang deras atau aliran yang terlalu deras. Penataan batu dan tanaman di sekitar kolam juga harus memastikan daya tarik estetika dan keharmonisan Feng Shui.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com