Tag: furnitur

  • 10 Furnitur yang Wajib Ada biar Rumah Indah & Nyaman


    Jakarta

    Membeli sebuah rumah merupakan investasi yang besar bagi kebanyakan orang. Setelah mendapatkan rumah, langkah selanjutnya adalah mengisinya dengan furnitur yang akan melengkapi tampilan dan fungsi rumah.

    Namun, perlu diingat agar senantiasa bijak dalam membeli furnitur. Kamu tidak perlu sampai kalap membeli banyak furnitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Jangan juga asal beli furnitur hanya karena tergiur harga yang murah.

    Untuk itu, pastikan untuk merencanakan serta mencari furnitur terbaik buat dibeli meski menghabiskan lebih banyak uang, demi mewujudkan rumah yang indah dan nyaman bagi penghuninya.


    Melansir dari laman business insider dikutip Minggu (3/3/2024), berikut ini 10 furnitur yang sebaiknya kamu investasikan saat mengisi rumah.

    Sofa Ruang Keluarga

    Furnitur pertama yang sebaiknya kamu beli adalah sofa, terutama untuk rumah keluarga. Selain untuk kenyamanan, sofa merupakan furnitur yang dapat memberikan pengaruh terbesar ke tampilan interior ruang tamu.

    Kamu bisa memilih sofa dengan warna-warna netral dengan tekstur ataupun warna yang lebih berani jika kamu penggemar tampilan yang lebih mencolok.

    Karpet Ruang Keluarga

    Ternyata karpet juga penting untuk mengubah tampilan sebuah ruangan, apalagi kalau berukuran besar. Pilihlah karpet berkualitas yang kamu suka serta selaras dengan interior ruangan.

    Akan lebih baik lagi kalau memilih ukuran karpet yang lebih luas namun tetap sesuai dengan ruangan. Sebab, karpet yang lebar dapat memberi ilusi ruangan tampak luas.

    Meja Makan

    Meja makan biasanya tahan digunakan untuk waktu yang sangat lama. Untuk itu, pastikan menginvestasikan uang lebih pada meja makan terbaik secara kualitas bahan dan desain.

    Meja ini menjadi furnitur yang sangat penting di dalam rumah, terlebih fungsinya yang sering digunakan untuk menunjang kehidupan keluarga.

    Tempat Tidur

    Kualitas tempat tidur beserta perlengkapan sprei, bantal, hingga selimutnya sangat krusial untuk memastikan penghuni rumah bisa beristirahat dan bersantai dengan optimal di dalam rumah. Jadi, pastikan memilih kasur beserta perlengkapannya ternyaman bagi para penghuni rumah.

    Apalagi karena tempat tidur memakan banyak tempat di dalam kamar tidur, sehingga sebaiknya memilih desain yang paling cocok dengan nuansa kamar.

    Kursi Aksen

    Untuk menambah karakter pada rumah, kamu bisa bereksperimen dengan kursi aksen yang indah supaya mengimbangi tampilan sofa yang sederhana. Kursi ini bisa membantu mentransformasi tampilan ruangan menjadi lebih menarik.

    Furnitur Aksen

    Lengkapi koleksi dengan furnitur aksen yang fungsional untuk keseharianmu, seperti meja samping kasur, meja kopi, ottoman, bahkan lampu. Tak perlu buang-buang uang beli printilan dekorasi, tetapi fokus ke barang-barang yang besar terlebih dahulu.

    Karya Seni

    Karya seni juga penting untuk melengkapi tampilan rumah serta menambah sentuhan personal ke dalamnya. Kamu dapat menghias ruangan dengan beragam karya seni yang sudah dipilih dengan seksama.

    Pilih karya seni yang kamu suka serta merefleksikan kepribadianmu. Namun, hindari menggunakan pajangan karya seni yang pasaran.

    Cermin

    Daripada menggunakan karya seni yang kurang cocok buat rumahmu, lebih baik membeli cermin yang bagus untuk menghias rumah. Cermin sangat fungsional karena bisa memberi ilusi ruangan yang luas, memantulkan cahaya, serta tersedia dalam harga yang terjangkau.

    Gorden

    Pemilihan gorden juga tidak boleh sembarangan, karena barang yang satu ini juga melengkapi nuansa tampilan interior ruangan. Pastikan untuk memilih gorden dengan desain yang bagus serta ukuran yang sesuai dengan tembok dan jendela.

    Selain itu, gorden sebaiknya dipasang setinggi mungkin mendekati plafon supaya menciptakan ilusi ruangan yang tinggi.

    Tempat Penyimpanan

    Semakin banyak tempat penyimpanan akan lebih baik untuk menjaga rumah tampak rapi dan teratur. Buat atau beli tempat penyimpanan yang tertutup agar bisa menyembunyikan printilan barang di rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Membeli Sofa? Hati-hati dengan 5 Warna Ini


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur yang memiliki peran penting sebagai daya tarik utama ruang tamu atau ruang keluarga. Sofa adalah investasi jangka panjang, sehingga penting untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum memilih sofa.

    Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memilih sofa adalah warna. Mengutip Livingetc, interior desainer Margherita Thumiger dan Louise Glynn berpendapat bahwa sofa adalah furnitur yang kerap mendominasi suatu ruangan. Oleh karena itu, warna sofa sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan ruangan.

    Warna sofa tentu sesuai selera masing-masing orang. Akan tetapi, sebaiknya detikers berhati-hati dengan beberapa warna sofa tertentu.


    Warna yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Sofa

    Berikut 5 warna yang sebaiknya dihindari untuk sofa detikers.

    1. Putih

    Warna sofa pertama yang sering disarankan untuk dihindari adalah warna putih sebab rawan kotor. Bagi sebagian besar keluarga, ada hewan pemeliharaan atau anak-anak yang mungkin mengotori sofa putih. Jika sofa terlalu sering dibersihkan, kualitas sofa lama-kelamaan akan menurun.

    Jika detikers ingin memiliki sofa berwarna putih, alternatif yang bisa digunakan adalah slipcover atau sarung sofa. Slipcover mudah dilepas dan dibersihkan sehingga sofa putih detikers tetap terlihat bersih.

    2. Merah Menyala

    Merah adalah warna yang elegan, tetapi mampu menghasilkan energi bergairah dan bersemangat yang kurang cocok dengan ruang keluarga sebagai tempat untuk bersantai.

    Selain itu, warna terang seperti merah akan pudar seiring waktu. Margherita dan Louise menyarankan untuk menghindari warna-warna menyala jika sofa diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.

    Warna merah juga cukup sulit untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Jika detikers tertarik dengan warna merah, perhatikan warna lantai, dinding, dan furnitur lain di dalam ruangan.

    Alternatif warna merah menyala yang bisa diambil adalah nuansa merah yang lain, seperti warna burgundy yang lebih tenang tetapi tetap memberikan kesan elegan.

    3. Abu-abu

    Interior desainer Anne Hindley berpendapat bahwa abu-abu memberikan kesan modern, tetapi juga bisa menimbulkan kesan formal dan kaku. Ini kurang cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga yang mestinya nyaman.

    Jika detikers memutuskan menggunakan warna abu-abu untuk sofa ruang tamu atau ruang keluarga, manfaatkan dekorasi dengan warna-warna yang cocok, seperti warna kuning tanah (ochre), agar ruangan memiliki kesan lebih hidup.

    4. Warna atau Pola yang Sedang Tren

    Warna atau pola yang sedang tren memang menarik, tetapi sofa adalah furnitur yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ketika memilih sofa, pilihlah warna yang tidak lekang oleh waktu.

    Interior desainer Kelly Cinnamond-Santos menyarankan agar warna sofa sebaiknya lebih netral. Warna atau pola yang sedang tren bisa dipakai untuk dekorasi tambahan seperti sarung bantal yang bisa diganti di kemudian hari.

    5. Hitam

    Warna hitam mampu memberikan kesan suram, gelap, dan negatif ke sebuah ruangan. Jika detikers menginginkan sofa berwarna hitam, pilih bahan yang mampu memantulkan cahaya agar sofa hitam terlihat lebih menarik dan tidak kaku.

    Misalnya, sofa hitam yang terbuat dari kulit memberikan kesan klasik, elegan, dan tidak lekang oleh waktu.

    Itu dia 5 warna yang sebaiknya dihindari saat memilih sofa. Tetapi, bukan berarti warna-warna ini tidak boleh dipakai sama sekali, ya! Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang ingin membeli sofa.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Habis Lebaran Waktunya Dekor Rumah, Begini Cara Mengukur Furnitur Baru


    Jakarta

    Kamu masih punya uang sisa tunjangan hari raya (THR) Lebaran. Uang itu bisa kamu gunakan untuk apa saja seperti investasi atau bahkan renovasi. Atau, kamu bisa juga menggunakannya untuk menambah koleksi furnitur biar rumah makin cantik.

    Tapi, membuat rumah yang nyaman dan mewah membutuhkan lebih dari sekadar memilih furnitur yang indah. Hal ini memerlukan perencanaan yang cermat dan pengukuran yang tepat.

    Ukur Ruangan untuk Furnitur

    Langkah pertama saat membeli furnitur baru adalah menentukan apakah furnitur yang kamu pilih sesuai dengan luas ruangan. Sangat penting untuk memeriksa ukuran furnitur kalau kamu beli secara online, kamu bisa periksa apakah kamu punya ruang yang cukup untuk meletakkan furnitur tersebut.


    Dilansir dari Voyage Maison, kalau kamu tidak yakin atau masih bingung, jangan khawatir, berikut rinciannya:

    Menentukan Ukuran

    Mulai dengan memvisualisasikan furnitur di ruangan. Kamu bisa menggunakan selotip untuk menentukan ukuran lantai.

    Metode sederhana ini memberi gambaran yang jelas, sehingga kamu bisa memperkirakan tampilan tiap furnitur. Kamu harus mempertimbangkan tinggi, lebar, dan kedalaman furnitur baru tersebut, memastikan proporsinya sesuai dengan ukuran ruangan. Semua ukuran ini semestinya dicantumkan di deskripsi produk.

    • Ukur Tinggi (Height) – Lakukan pengukuran dari lantai ke titik tertinggi dari barang yang dirakit.
    • Ukur Lebar (Width) – Ukur titik terjauh dari kiri ke kanan barang yang dirakit.
    • Ukur Kedalaman (Depth) – Ukur titik terjauh dari depan ke belakang barang yang dirakit.

    Ruang di Sekitar Furnitur

    Meski sangat penting agar furnitur muat, sama halnya untuk menyisakan ruang yang cukup di sekeliling furnitur. Penting untuk mempertimbangkan potensi kendala, seperti jarak antara lampu gantung dan furnitur, ruang untuk buka-tutup pintu, dan lain-lain. Langkah ini akan meningkatkan estetika dan fungsionalitas ruangan.

    Cara Mengukur Pengiriman Furnitur

    Memilih furnitur yang ideal hanyalah setengah dari perjalanan; memasukkannya ke rumah dengan mulus adalah rintangan selanjutnya. Berikut cara mengukur untuk pengiriman furnitur:

    Melalui Pintu Depan

    Sebelum melakukan pembelian, penting untuk mengukur pintu depan dulu. Langkah ini memastikan furnitur kamu mudah masuk lewat pintu. Perhatikan lebar, tinggi, dan kedalaman diagonal, sebab beberapa barang mungkin punya ukuran yang bisa menimbulkan tantangan saat pengiriman.

    Melalui Lorong

    Kalau harus melewati lorong, penting untuk mengukur lebar lorong tersebut. Hal ini sangat penting untuk furnitur besar atau yang bentuknya tidak lazim. Dengan memastikan ukuran lorong, kamu bisa meminimalkan risiko hambatan yang tak terduga.

    Melalui Tangga

    Untuk rumah bertingkat, pengukuran tangga sangatlah penting. Ukur lebar dan tinggi tangga, pastikan ukurannya sesuai dengan ukuran furnitur. Perhatikan setiap belokan atau pijakan untuk mengantisipasi potensi kendala. Antisipasi ini mencegah masalah dan memastikan kelancaran menuju lantai atas.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Furniture yang Wajib Ada di Apartemen Kecil dengan Satu Kamar Tidur


    Jakarta

    Salah satu bagian menyenangkan dari membeli atau menyewa apartemen adalah mengisinya dengan berbagai furnitur. Apalagi kalau apartemen didapatkan dalam keadaan belum furnished, sehingga kamu bisa memilih furnitur sesuai selera.

    Nah, sekarang yang mungkin menjadi pertanyaan adalah perabotan apa saja yang kamu akan butuhkan dalam sebuah apartemen. Terlebih untuk apartemen berukuran kecil dengan satu kamar tidur.

    Untuk mengisi apartemen kecil, sebaiknya memilih furnitur yang praktis dan multifungsi supaya bisa memadai kehidupan tanpa memakan banyak tempat. Berikut ini beberapa furnitur yang wajib ada di apartemen kecil dengan satu kamar tidur, dikutip dari laman Inhabitr pada Minggu (14/4/2024).


    1. Sofa

    Sofa yang muat untuk tiga orang sangat cocok untuk mengisi ruang tamu apartemen. Akan lebih baik lagi kalau sofa dapat diubah menjadi tempat tidur untuk tamu.

    2. Meja Kopi

    Meja kopi berukuran sedang cukup penting untuk dimiliki di ruang tamu apartemen. Kamu bisa menggunakan meja ini untuk berbagai hal, termasuk menjadi area ngobrol dengan keluarga atau tamu, tempat bermain game, bahkan tempat makan.

    3. Lampu Berdiri

    Apartemen kecil terkadang bisa terasa sumpek dan membosankan. Akan tetapi, kamu bisa menghias ruangan dengan pencahayaan dari lampu berdiri untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Lampu berdiri bisa ditaruh di mana saja dan bisa menjadi hiasan yang melengkapi apartemen.

    4. Tempat Tidur

    Tentu saja furnitur yang tidak boleh ketinggalan adalah tempat tidur untuk mengisi satu kamar di dalam apartemen. Kamu bisa memilih tempat tidur berukuran twin atau queen untuk apartemen kecil.

    5. Laci Pakaian

    Tempat penyimpanan sangat penting untuk memaksimalkan ruang apartemen yang kecil. Jika ingin apartemen tidak terasa sesak dengan barang-barang, pastikan untuk menyimpan pakaian di laci dengan ruang yang luas.

    6. Meja Makan dan Kursi

    Memilih meja makan dan kursi untuk apartemen kecil memang sedikit menantang. Pastikan untuk membeli meja akan dan kursi yang memadai untuk tamu-tamu yang mungkin datang, namun tidak memakan terlalu banyak tempat ketika kamu sedang sendirian.

    7. Meja Kecil

    Meja kecil di samping sofa ataupun tempat tidur bisa sangat berguna di dalam apartemen kecil. Kamu dapat menaruh berbagai printilan barang seperti kunci, ponsel, ataupun tas supaya tidak tergeletak begitu saja di lantai.

    Itulah beberapa furnitur yang wajib ada untuk mengisi apartemen kecil dengan satu kamar tidur. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Kesalahan Ini saat Memilih Furnitur Luar Ruangan


    Jakarta

    Kalau kamu sedang mencari furnitur buat di luar ruangan untuk bersantai di halaman belakang atau di beranda, tentu harus mencari yang sesuai dengan gaya dan ruang eksterior. Tak hanya itu, tapi furnitur juga perlu tahan terhadap berbagai cuaca.

    Tidak gampang untuk menyeimbangkan estetika dan daya tahan saat mencari furnitur luar ruangan yang tepat. Berikut kesalahan yang harus dihindari saat memilih furnitur luar ruangan.

    1. Tidak Mengukur Ruang

    Pengukuran adalah hal yang sangat penting, tidak peduli seberapa besar dan kecilnya ruang luar ruanganmu.


    “Tanpa pengukuran yang tepat, akan mudah sekali membeli furnitur yang terlalu kecil atau terlalu besar,” kata Karen Mooney, presiden Ballard Designs seperti dikutip dari Real Simple (20/4/2024).

    Lakukan hal ini agar kamu tidak mendapat furnitur yang tidak sesuai dengan ruang dan menjadikan ruang tersebut terasa sempit.

    2. Memilih Furnitur dengan Harga Termurah

    Karena furnitur luar ruangan terpapar oleh berbagai unsur alam, furnitur ini cenderung lebih gampang rusak daripada furnitur dalam ruangan. Hal ini pula yang membuat harganya lebih mahal.

    “Furnitur luar ruangan yang bagus adalah investasi jangka panjang,” ucap Mooney.

    “Jika kamu membeli hanya berdasarkan harga, kamu mungkin akan mendapatkan furnitur yang tidak tahan lama, dan perlu diganti hanya dalam beberapa musim,” lanjutnya.

    Jadi, sebaiknya kamu mencari furnitur dengan kualitas tinggi yang juga disesuaikan dengan anggaran.

    3. Tidak Mempertimbangkan Bahannya

    Hal terpenting yang perlu diperhatikan saat membeli furnitur luar ruangan adalah bahan yang tepat.

    “Carilah furnitur yang terbuat dari kayu, logam, atau anyaman sintetis yang dirancang untuk tahan terhadap sinar matahari dan hujan, sehingga tetap terlihat bagus dari musim ke musim,” jelas Mooney.

    “Untuk furnitur luar ruangan, kayu jati adalah pilihan kayu terbaik untuk daya tahan dan keindahan yang tahan lama. Secara alami jati sangat kuat, tahan cuaca, dan serangga,” lanjutnya.

    Kayu ini boleh dirawat ataupun tak dirawat, tergantung pada preferensi estetikamu.

    “Jika dibiarkan tanpa perawatan dan terpapar cuaca, finishing jati alami akan menjadi abu-abu terang keperakan seiring berjalannya waktu, yang merupakan cara yang saya sukai dalam menggunakan kayu jati,” jelasnya.

    “Namun, banyak orang yang suka mempertahankan warna aslinya, dan jika demikian, kamu harus memolesnya,”

    4. Melupakan Pentingnya Kain Pelapis yang Baik

    Kain pelapis yang berkualitas juga perlu dimiliki. Disarankan untuk membeli bantalan yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan aman dipakai di luar ruangan dan gampang dibersihkan.

    5. Memilih Material Kaca

    Kaca adalah bahan yang cocok untuk furnitur luar ruangan karena gampang dibersihkan dan lebih murah daripada kayu. Namun, kalau kamu tinggal di daerah yang berangin atau beriklim ekstrim, bahan ini bukan pilihan yang tepat.

    “Jika kamu memilih kaca, pastikan kaca tersebut sudah di temper,” ucap Mooney.

    “Juga dikenal sebagai ‘kaca pengaman’, kaca temper empat kali lebih kuat dari kaca biasa dan dirancang agar dapat pecah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, sehingga lebih kecil kemungkinan menyebabkan kerusakan jika pecah. Selain itu, pastikan kaca luar ruanganmu cukup tebal dan berat agar tetap bertahan saat angin kencang,” sambungnya.

    Namun, kalau kamu tinggal di daerah dilanda angin kencang atau badai, lebih baik hindari material kaca atau jangan menggunakan kaca sama sekali.

    6. Tidak Merawat atau Menyimpan Furnitur dengan Benar

    Kalau kamu tinggal di daerah dingin, kamu tidak mungkin bersantai dengan furnitur luar ruangan saat suhu dingin. Maka, kalau kamu punya gudang penyimpanan atau garasi, kamu bisa pindahkan furniturmu ke dalam sana saat musim hujan. Sebagai alternatif, disarankan menggunakan penutup untuk menjaga furnitur tetap terlihat bagus untuk tahun-tahun mendatang. Bagaimanapun, furnitur luar ruangan adalah sebuah investasi, dan kamu perlu merawatnya.

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Penyebab Keramik Kamar Mandi Retak dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Tidak hanya mengganggu tampilan, keramik kamar mandi yang retak juga bisa menjadi masalah fungsionalitas ruang.

    Lamat kamar mandi bisa retak karena berbagai faktor. Tekanan fisik hingga faktor-faktor lingkungan menjadi beberapa penyebab keretakan ubin.

    Penyebab Keramik Kamar Mandi Retak

    Retakan keramik kamar mandi bisa ditemukan di spot mana saja. Namun, Mengutip Bathroom Werx, retakan keramik paling sering terjadi pada pancuran, bak mandi, dan perlengkapan lainnya.


    Lebih lanjut, berikut adalah alasan yang menyebabkan ubin kamar mandi retak:

    1. Instalasi yang Buruk

    Teknik pemasangan yang salah menjadi alasan umum yang menyebabkan ubin kamar mandi retak. Jika lantai keramik tidak dipasang dengan benar, maka ia tidak akan bertahan lama karena memunculkan celah dan titik lemah ubin.

    2. Kontraksi atau Pergerakan Bangunan

    Ini mencakup ekspansi dan kontraksi pergeseran rumah. Jika dasar ubin bergeser atau bergerak (meskipun sedikit), hal ini rentan membuat keramik kamar mandi retak.

    3. Kelembapan

    Kelembapan atau kerusakan akibat air juga berperan dalam retaknya keramik. Pasalnya, air akan meresap ke dalam celah-celah ubin, sehingga merapuhkannya. Seiring waktu, hal itu menyebabkan keretakan.

    4. Kurangnya Perawatan

    Kurangnya perawatan, seperti tidak membersihkan noda atau kotoran keramik kamar mandi secara rutin, biasa mengakibatkan penumpukan jamur atau lumut. Pada akhirnya, hal itu yang bisa merusak lapisan keramik.

    5. Fluktuasi Suhu

    Perubahan suhu menyebabkan tekanan yang, membuat ubin akan memuai dan menyusut. Tekanan tersebut membuat risiko retaknya lebih besar.

    6. Terkena Benda atau Furniture yang Bergerak

    Dampak langsung dari benda yang jatuh dan furniture yang bergerak berperan dalam retakan ubin. Karena keduanya menyebabkan benturan yang menyebabkan ubin mudah retak.

    Cara Memperbaiki Ubin Retak di Kamar Mandi

    Kita bisa memperbaiki ubin kamar mandi yang retak, tanpa harus menggantinya. Dilansir Birkes Builders, Berikut adalah langkah-langkah mengatasi keramik kamar mandi yang retak:

    • Cari tahu apakah itu retakan tipis atau besar. Retakan tipis yang kecil jadi hal yang umum, yang bisa diperbaiki dengan dempul silikon.
    • Bersihkan retakan dengan baik.
    • Oleskan dempul dan ratakan, sampai sesuai dengan permukaan ubin.
    • Untuk retakan yang lebih besar, pakaila dempul keramik. Caranya, bersihkan area tersebut lalu aplikasikan dempul dan biarkan kering.
    • Amplas dengan lembut untuk meratakan dempul keramik.

    Jika kerusakannya tidak bisa diperbaiki, maka kamu perlu mengganti keramik kamar mandi tersebut.

    Berikut adalah langkah-langkah mengganti ubin kamar mandi:

    • Lepaskan ubin lama dengan hati-hati.
    • Bersihkan nodanya.
    • Pasang ubin baru dengan mortar tipis.
    • Biarkan mengeras, lalu tutupi celah-celahnya.
    • Selalu periksa apakah mengganti ubin kamar mandi yang baru lebih baik daripada sekadar memperbaikinya.

    Cara Mencegah Kerusakan Ubin Kamar Mandi

    Berikut adalah langkah-langkah melindungi ubin di kamar mandi dari kerusakan:

    • Gunakan kain lembut dan pembersih ringan untuk membersihkan ubin. Karena, penggosok keras bisa menyebabkan keretakan kecil, yang seiring waktu bisa menyebabkan keretakan.
    • Menyegel ulang ubin keramik kamar mandi setiap beberapa tahun. Tujuannya untuk mencegah air masuk dan melindungi ubin.
    • Periksa ubin secara teratur. Cara ini untuk mengetahui tanda-tanda awal masalah, seperti retakan kecil atau ubin yang longgar. Memperbaiki masalah ini segera akan menghemat banyak masalah.
    • Pastikan nat tetap dalam kondisi baik. Pasalnya, nat yang rusak atau hilang bisa menyebabkan air meresap ke dalam, yang bisa melemahkan ubin dan membuatnya lebih mudah retak.
    • Hindari menjatuhkan barang berat di atas ubin kamar mandi. Bahkan ubin yang dipasang dengan sangat baik pun bisa retak, kalau terkena benturan keras.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC Kalau Nggak Mau Rusak


    Jakarta

    Meletakkan benda di bawah AC sebenarnya sah-sah saja. Meski begitu, tidak semua benda terbilang aman jika diletakkan di bawah AC langsung.

    AC memang mengeluarkan udara yang dingin sehingga dapat menyejukkan ruangan. Namun, udara dingin itu justru dapat merusak beberapa benda penting. Kalau dibiarkan terus-menerus bisa jadi benda kesayanganmu malah rusak.

    Ingin tahu apa saja benda yang tidak boleh ditaruh di bawah AC? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC Kalau Nggak Mau Rusak

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut sejumlah benda yang tidak aman jika ditaruh tepat di bawah AC:

    1. Furnitur Besar

    Meletakkan furnitur berukuran besar di bawah AC sangat tidak disarankan. Furnitur seperti lemari atau rak buku diyakini dapat menghalangi udara sejuk untuk mengalir ke seluruh ruangan.

    Alhasil, ruangan tidak akan terasa dingin meski AC sudah diatur ke suhu paling rendah. Jadi, sebelum memasang AC pastikan letaknya tidak di bawah furnitur besar.

    2. Kompor dan Oven

    Peralatan seperti kompor dan oven dapat mengeluarkan suhu panas ketika digunakan. Jika kamu memasang AC di dekat kedua barang tersebut maka harus bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan ruangan. Di sisi lain, tagihan listrik bisa membengkak gara-gara harus mengatur suhu AC paling rendah.

    3. Barang Elektronik

    Beberapa orang sering meletakkan barang elektronik seperti TV, komputer, atau konsol game di bawah AC. Alasannya karena udara dingin dari AC dapat mendinginkan benda elektronik tersebut yang terus digunakan hampir setiap hari.

    Padahal, meletakkan barang elektronik di bawah AC justru dapat memengaruhi suhu ruangan. Apalagi jika barang elektronik tersebut terus digunakan selama berjam-jam, selain membuat ruangan terasa hangat sekaligus berisiko merusak barang itu sendiri karena dipakai non-stop.

    4. Tanaman Hidup

    Meletakkan tanaman hidup di bawah AC juga tidak disarankan. Aliran udara dingin dari AC secara langsung bisa berdampak langsung pada kesehatan, pertumbuhan, dan penampilan tanaman hias.

    Padahal tanaman hias dapat hidup di lingkungan yang hangat dan lembap. Udara yang terlalu dingin justru membuat tanaman dehidrasi serta membuat daunnya mengerut, layu, kering, atau berubah warna.

    Itulah empat benda yang jangan ditaruh di bawah AC karena dapat merusaknya. Semoga menambah pengetahuan detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC, Bikin Tagihan Listrik Bengkak!


    Jakarta

    Hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan AC bukan hanya soal pengaturan suhu, melainkan posisi AC tersebut. Posisi AC bukan hanya untuk menentukan arah angin berhembus, posisi tersebut sebaiknya tidak mengenai benda-benda tertentu karena bisa membuat tagihan listrik naik.

    Dilansir Better Homes & Gardens berikut beberapa benda yang tidak boleh diletakkan tepat di bawah AC.

    Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC

    1. Furnitur Besar

    Furniture besar di sini dimaksudkan adalah lemari, rak buku, atau benda yang cukup tinggi dan besar yang dapat menghalangi udara AC mengalir ke seluruh ruangan. Rak dan lemari memang tidak akan mudah rusak hanya karena udara dingin AC, tetapi AC akan bekerja lebih keras agar ruangan bisa dingin merata.


    2. Kompor dan Oven

    Pemasangan AC pada dapur juga tidak bisa sembarangan karena terdapat dua elemen yang bertolak belakang di ruangan ini. Elemen pertama adalah api yang menimbulkan panas, dan kedua adalah angin dari AC yang menyejukkan ruangan. Sebaiknya AC tidak diarahkan langsung ke kompor, oven, pemanggang roti, microwave, atau penanak nasi.

    Peralatan tersebut dapat mengeluarkan suhu panas ketika digunakan. Jika kamu memasang AC di dekat kedua barang tersebut, AC harus bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan ruangan. Di sisi lain, tagihan listrik bisa membengkak gara-gara harus mengatur suhu AC paling rendah.

    3. Barang Elektronik

    Setiap ruangan tidak bisa terlepas dari keberadaan barang elektronik seperti TV, konsol game, laptop, dan komputer. Ternyata meletakkan perangkat elektronik tepat di bawah AC itu tidak dianjurkan karena AC akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan dan benda elektronik tersebut yang juga menghasilkan panas

    4. Tanaman Hidup

    Tidak semua tanaman bisa hidup di ruangan AC. Aliran udara dingin dari AC secara langsung bisa berdampak langsung pada kesehatan, pertumbuhan, dan penampilan tanaman hias. Ada jenis tanaman yang menyukai hidup di lingkungan yang hangat dan lembap. Udara yang terlalu dingin justru membuat tanaman dehidrasi serta membuat daunnya mengerut, layu, kering, atau berubah warna.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak juga Video ‘Meski di Ruang Ber-AC, Tubuh Tetap Mengeluarkan Cairan Lho’:

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Ruang Tamu Terasa Sempit Meski Tak Banyak Perabotan


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan salah satu area yang paling krusial di dalam rumah. Ruang ini berfungsi untuk menjamu tamu yang datang sekaligus jadi tempat berkumpulnya keluarga.

    Ruang tamu tentu harus dirancang sebaik mungkin agar terasa nyaman. Tidak harus luas, ruang tamu yang kecil dan minimalis pun juga bisa memberikan kesan nyaman dan betah berlama-lama.

    Namun, beberapa pemilik rumah sering merasakan ruang tamu begitu sempit. Padahal, di ruangan tersebut tidak ada banyak perabotan atau furnitur. Kenapa ya?


    Penyebab Ruang Tamu Terasa Sempit Walau Tak Banyak Barang

    Desainer interior Marie Flanigan mengatakan penyebab utama ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan karena ukurannya yang salah. Mungkin, ada sejumlah furnitur berukuran besar yang dipaksa diletakkan di ruang tamu yang ukurannya kecil.

    “Ukuran menentukan bagaimana furnitur, karpet, dan dekorasi saling berkaitan dengan ruang satu sama lain,” kata Flanigan dikutip The Spruce.

    Flanigan menyebut ada sejumlah furnitur yang mungkin ukurannya tidak tepat untuk ruang tamu di rumah. Beberapa benda tersebut di antaranya:

    1. Sofa Berukuran Besar

    Sofa yang memiliki ukuran besar dapat mendominasi atau memakan banyak tempat di ruang tamu, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk furnitur lainnya.

    Sebagai solusi, kamu bisa memilih sofa sectional agar terlihat lebih minimalis dan tidak memakan banyak ruang.

    2. Meja Kopi Terlalu Kecil

    Meja kopi yang ukurannya terlalu kecil di ruang tamu akan terlihat aneh. Flanigan menyarankan agar memilih meja dengan panjang sekitar 2/3 dari sofa. Lalu posisikan meja sekitar 40-45 cm dari tempat duduk agar mudah dijangkau.

    3. Karpet Terlalu Kecil

    Memilih karpet untuk ruang tamu dinilai cukup sulit karena jika terlalu kecil maka tidak dapat menyatukan ruangan. Selain itu, area tempat duduk akan tampak seperti ‘mengambang’ di tengah ruangan.

    Sebagai solusi, kamu bisa memilih karpet yang ukurannya besar dan memanjang. Untuk ruang tamu minimalis, karpet berukuran 8×10 meter atau 9×12 meter dirasa cocok agar menciptakan tampilan ruang tamu yang lebih nyaman.

    4. Pencahayaan di Ruang Tamu

    Pencahayaan juga dapat memengaruhi skala di ruang tamu sehingga terasa sempit. Biasanya, hal ini disebabkan oleh pemilihan lampu yang tidak tepat sehingga ruangan terasa redup.

    “Jangan ragu untuk memilih lampu yang dapat memenuhi sekitar sepertiga lebar ruangan. Pemilihan lampu yang tepat dapat menyeimbangkan furnitur terbesar sekalipun,” ujar Flanigan.

    Itu dia alasan mengapa ruang tamu terasa sempit meski tidak banyak perabotan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Tempat Tawon Sering Bersembunyi di Dalam Rumah


    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu serangga yang cukup berbahaya karena mengeluarkan sengatan. Jika ada tawon masuk ke dalam rumah, maka kamu perlu hati-hati saat mengusirnya.

    Apabila tawon tidak segera diusir maka bisa saja bersembunyi di sejumlah tempat. Bahkan, tawon bisa membuat sarang di tempat tersebut untuk berkembang biak.

    Sebagai pemilik rumah, kamu harus mengetahui tempat-tempat yang sering menjadi tempat persembunyian tawon. Di mana saja tempat tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tempat Tawon Bersembunyi di Dalam Rumah

    Ahli entomologi Tracy Ellis mengatakan ada sejumlah tempat di dalam rumah yang sering menjadi tempat persembunyian tawon, salah satunya berada di dekat lampu.

    “Tawon secara alami bergerak menuju ke sumber cahaya, jadi periksa jendela, skylight, dan kap lampu terlebih dahulu,” kata Ellis dilansir situs The Spruce.

    Selain di dekat lampu, tawon juga dapat bersembunyi di sudut ruangan, di balik tirai jendela, atau di atas perabotan yang menempel di langit-langit. Area ini jadi tempat yang nyaman bagi tawon untuk bersembunyi.

    Wakil presiden senior National Pest Management Association (NPMA) Jim Fredericks menyarankan untuk mengecek tempat-tempat yang hangat, seperti di dekat atau di belakang perabotan, belakang tirai, atau di balik hiasan dinding. Ukurannya yang kecil membuat penghuni rumah sering tidak menyadari kehadiran tawon.

    “Saat memasuki musim yang dingin, beberapa spesies seperti tawon kertas mungkin bahkan dapat hibernasi di dalam ruangan. Jadi, periksa juga area seperti rongga dinding, loteng, dan ruang tertutup lainnya di dalam rumah,” paparnya.

    Tanda-tanda Ada Sarang Tawon di Rumah

    Jika tawon bersembunyi di dalam rumah dalam waktu cukup lama, kamu perlu hati-hati karena ia bisa membuat sarang. Dilansir Fast Action Pest Control, berikut tanda-tanda ada sarang tawon di rumah:

    1. Ada Kayu yang Rusak

    Sejumlah spesies tawon dapat mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses tersebut menyebabkan ada lubang pada permukaan luar kayu.

    Kalau menemukan ada kayu yang rusak di rumah, bisa jadi itu disebabkan oleh tawon. Besarnya kerusakan yang ditimbulkan oleh tawon bisa tergantung dari ukuran sarang.

    2. Muncul Suara Berdengung

    Saat membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Jika mendengar ada suara dengung yang semakin keras di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak tawon yang bersarang.

    3. Sering Melihat Tawon

    Jika sering melihat tawon beterbangan di sekitar rumah, kamu perlu waspada karena bisa jadi pertanda ada sarangnya di rumah. Sebab, tawon dapat meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

    Cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarangnya. Tetap hati-hati dalam mencari sarangnya karena tawon bisa menyerang dan mengeluarkan sengatan jika merasa terancam.

    Itu dia sejumlah tempat di dalam rumah yang bisa menjadi lokasi tawon bersembunyi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com