Tag: furnitur kayu

  • 3 Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Furniture dengan material kayu banyak dimiliki orang. Sebab, Furniture kayu dinilai membawa kehangatan dan cocok untuk di segala desain.

    Kayu merupakan material yang tahan lama dan cukup mudah perawatannya. Namun, harus sering dibersihkan agar tidak berdebu. Terlebih lagi apabila ada tumpahan air, maka harus segera dibersihkan agar tidak berbekas.

    Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari The Spruce, Selasa (6/2/2024), ada dua cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Cara pertama adalah membersihkan noda air dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada Furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada Furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, astikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furnituree polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan Furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar Furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Kamu bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap Furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan Furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali Furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari, kamu bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan Furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Kamu bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan Furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Membersihkan Noda Air pada Furnitur Kayu


    Jakarta

    Furnitur kayu sudah sangat umum dijadikan andalan oleh masyarakat Indonesia, seperti lemari, pintu, kursi, hingga meja makan biasanya masih sering menggunakan bahan kayu. Jika furnitur kayu terkena tetesan air, ternyata bisa menimbulkan noda lho.

    Namun sayangnya, bahan kayu alami pada furnitur ini memiliki pori-pori yang cukup banyak, sehingga ketika furnitur dengan bahan kayu ini tidak dilapisi dengan pernis, furnitur ini akan mudah menyerap cairan dan kotoran di atasnya. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran atau cairan ini akan meresap ke dalam kayu dan akan menimbulkan bekas noda yang sangat sulit untuk dibersihkan.

    Nah, bagi kamu yang punya furnitur kayu tua atau furnitur kayu yang tidak di pernis. Kamu sebaiknya simak beberapa cara di bawah ini untuk mencegah timbulnya noda cairan ketika kamu tidak sengaja menumpahkan cairan di atas furnitur kayu kamu


    Tipe Noda Air pada Furnitur Kayu

    Dikutip dari rd.com, sebelum kamu melakukan langkah pembersihan, kamu harus kenali dulu 2 tipe noda cairan yang meresap pada furnitur kayu tersebut.

    1. Noda Cairan Keruh

    Singkatnya noda cairan gelap sebenarnya sudah tidak bisa dibersihkan lagi, dan kemungkinan besar akan menjadi noda permanen pada furnitur kayu kamu. Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menutupinya dengan finishing baru.

    2. Noda Cairan Cerah/Bersih

    Menurut pemilik Pohl Custom Cabinets, Dan Brister, noda cairan cerah atau ringan masih bisa dibersihkan. Jika noda tersebut masih baru, segera bersihkan dengan kain lalu tunggu beberapa hari.

    Dalam beberapa hari, noda tersebut akan mengering dengan sendirinya. Noda cairan tersebut akan menguap, dan noda cairan tersebut bisa hilang.

    Namun, lain ceritanya untuk furnitur tua dengan noda air berwarna cerah. Bahan finishing furnitur kayu lama sering kali lebih berpori, sehingga cairan dapat meresap lebih dalam dan terperangkap.

    Bila kamu memiliki furnitur kayu dengan noda tersebut, di bawah ini ada 3 metode yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda air yang sudah terlanjur meresap ke dalam furnitur kayu kamu.

    3 Cara untuk Menghapus Noda Air pada Furnitur Kayu

    1. Pakai Pengering Rambut

    Metode ini sangat cocok untuk noda cairan yang masih baru.

    Langkah-langkah:

    – Nyalakan pengering rambut dengan pengaturan paling rendah.

    – Arahkan pengering rambut tersebut langsung ke arah noda cairan yang meresap ke furnitur kayu selama 10 menit. Pastikan kamu tidak mengarahkannya alatnya terlalu dekat dengan noda.

    – Bila permukaan furnitur kayu tersebut terasa panas ketika dipegang, biarkan hingga dingin terlebih dahulu selama 10 hingga 15 menit, sebelum melanjutkan proses.

    – Bila noda cairan mulai menghilang, biasanya cairan tersebut akan timbul ke permukaan kayu. Oleh karena itu kamu perlu membersihkannya dengan kain bersih setelah selesai membersihkan noda tersebut.

    2. Metode Setrika

    Metode ini cocok untuk dilakukan pada furnitur tua atau baru yang memiliki noda cairan cerah.

    Menurut kreator Ten Minutes With, Brian Kelsey, menggunakan setrika sebagai pembersih noda cairan pada kayu adalah metode favoritnya. Tujuan dari metode ini adalah untuk menggunakan suhu panas setrika untuk mengangkat noda cairan dengan cara membuatnya menguap.

    Namun sebagai catatan, kamu tidak boleh menggunakan mode uap pada setrika atau menambahkan air pada noda. Karena kayu adalah benda yang kurang baik untuk dibersihkan dengan air.

    Langkah-langkah:

    – Siapkan handuk atau kain katun yang masih bersih dari noda apapun.

    – Tutupi noda dengan kain yang sudah disiapkan.

    – Atur setrika dengan suhu terendah dan tunggu beberapa menit sampai setrika siap digunakan.

    – Tekan setrika pada kain dan tahan selama 30 detik.

    3. Pakai Pasta Gigi

    Pasta gigi sangat cocok untuk membersihkan noda yang sudah membentuk awan (sudah memutih).

    Langkah-langkah:

    – Sebelum mencoba metode ini, pastikan untuk menguji pasta gigi pada area kecil yang tidak terlihat untuk memastikan pasta gigi tidak merusak finishing furnitur kayu kamu.

    – Olesi noda cairan yang sudah memutih pada furnitur kayu dengan pasta gigi dengan gerakan melingkar selama 30 detik. Pastikan kamu tidak membiarkannya lebih dari 1 menit.

    – Bersihkan residu pasta gigi hingga bersih menggunakan kain putih yang lembap. Selesai selesai, kamu juga bisa langsung mengeringkannya dengan pengering rambut.

    Nah itu dia 3 metode untuk membersihkan noda cairan pada furnitur kayu di rumah kamu, semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Benda Ini Mudah Rusak Jika Terkena Sinar Matahari Langsung


    Jakarta

    Konon elemen yang disebut berisiko merusak barang-barang di rumah adalah air. Sebab, air dapat mempengaruhi kualitas bahan dan membuat lembap sehingga banyak benda-benda di rumah diminta untuk diletakkan di tempat yang kering.

    Namun, ada lagi lho ancaman lain yang juga harus dijauhkan dari benda-benda di rumah, yakni sinar matahari. Hal berbahaya dari adanya sinar matahari adalah sinar UV. Sinar satu ini tidak terlihat secara kasat mata tetapi keberadaannya baru disadari setelah benda-benda di rumah banyak yang rusak.

    Dilansir Library of Congress, sinar UV dapat membuat warna pada beberapa benda memudar. Selain itu, radiasinya dapat merusak serat pakaian dan ikatan kimia pada bahan benda tersebut.


    Bahaya dari sinar UV ini membuat banyak produsen berlomba untuk membuat produk dengan bahan yang tahan terhadap sinar UV. Namun sayangnya, pasokannya tidak sebanyak dengan barang-barang yang memakai kualitas tambahan tersebut.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa benda yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

    1. Furniture Kayu

    Banyak yang mengatakan kekurangan dari bahan kayu adalah mudah lapuk dan keropos karena rayap. Namun, jarang yang mengatakan sinar matahari dapat menjadi salah satu ancaman tersebut.

    Sinar UV dapat menyebabkan perubahan warna dan pemudaran pada kayu keras dan pelapis kayu. Bahkan kayu dapat melengkung dan retak jika kondisinya sudah parah.

    Cara untuk melindungi furniture kayu dari sinar UV adalah tidak meletakkan barang dari kayu di area yang terbuka. Untuk melindungi furniture kayu yang berada di dalam rumah, bisa dengan memasang tirai atau kaca film yang dapat menghalau paparan sinar matahari langsung. Akan tetapi hal itu berisiko membuat bagian dalam rumah memang akan terasa lebih gelap.

    Cara lain yang bisa dilakukan yaitu memindahkan furniture kayu ke area yang lebih dalam dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.

    2. Bahan Tekstil

    Kepala Elaine Santos Design Elaine Santos memperingati agar bahan-bahan tekstil sebaiknya jauh dari paparan sinar matahari. Material ini paling rentan dan paling cepat rusak jika terkena sinar UV.

    Sinar UV dapat mempengaruhi warna dan daya tahan serat pada tekstil. Tekstil di sini bukan hanya pakaian, melainkan perabotan yang bahannya lembut dari kain, termasuk gorden jendela yang fungsinya untuk menghalau sinar matahari. Elaine menyarankan agar gorden juga dipasang yang memiliki daya tahan untuk menangkis sinar UV.

    3. Karpet

    Banyak karpet terbuat dari bahan kain atau tekstil. Letaknya yang berada di bawah, mudah sekali terpapar sinar matahari langsung. Hal ini dapat menyebabkan karpet berubah warna dan kualitasnya menurun. Cara untuk menjaga karpet dapat tahan lama dengan memakainya saat dibutuhkan saja dan simpan rapi saat tidak dipakai.

    4. Sarung Bantal dan Selimut

    Jenis tekstil lainnya yang juga harus dijauhkan dari sinar matahari langsung adalah kasur di rumah terutama yang memakai sarung bantal dan selimut dari bahan kain. Sarung bantal yang sering terpapar sinar matahari akan lebih pudar warnanya daripada sisi lainnya.

    5. Foto Cetak dan Lukisan

    Barang yang rentan rusak karena sinar UV adalah foto cetak dan lukisan. Menurut Presiden dan Direktur Kreatif Keita Turner Design, Keita Turner, kedua barang tersebut rentan pudar dan mengalami perubahan warna jika terkena sinar matahari langsung.

    “Sebaiknya simpan benda-benda berharga ini di tempat yang teduh agar tetap berkilau dan utuh selama bertahun-tahun mendatang. Namun, jika tidak memungkinkan, gunakan kaca pelindung UV atau akrilik saat membingkainya,” saran Turner seperti yang dikutip, Kamis (10/7/2025).

    6. Perabotan Kulit

    Bukan hanya tekstil dan perabotan kayu, barang-barang dari rumah yang berbahan kulit asli juga sebaiknya dijauhkan dari sinar matahari langsung. Paparan sinar UV yang terlalu lama dapat memudarkan dan mengeringkan kulit, serta yang paling parah adalah membuat permukaannya kaku dan retak.

    Cara mencegahnya dengan membuat penghalang agar sinar matahari tidak menyorot langsung ke barang-barang berbahan kulit. Bisa juga dengan memasang penutup pada perabotan tersebut.

    Itulah beberapa benda yang sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Jaga Furnitur Kayu biar Awet dan Kinclong


    Jakarta

    Pemilik rumah yang mempunyai furnitur kayu perlu merawat dan menjaganya sebaik mungkin. Hal ini penting kalau mau perabotan itu awet dan tetap terlihat indah.

    Desainer objek dan interior Hendro Hadinata mengatakan furnitur merupakan benda yang seharusnya tahan lama dan bisa diberikan kepada generasi selanjutnya. Namun, pemakaian furnitur memang perlu dijaga.

    Bagaimana cara menjaga furnitur kayu agar tetap awet dan kinclong? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Menjaga Furnitur Kayu

    Inilah beberapa hal yang perlu dilakukan agar furnitur kayu tetap terjaga menurut desainer.

    1. Bersihkan Secara Berkala

    Menurut Hendro, perawatan furnitur kayu pada dasarnya bisa dengan menjaga kebersihannya. Ia menganjurkan untuk membersihkan furnitur secara berkala sesuai kebutuhan.

    “Ada baiknya kita bersihkan furnitur secara menyeluruh. Misalnya kita sering bersihkan dengan kain yang lembap. Kalau mau, dikasih detergen ringan misalnya pembersih piring. Kemudian dibilas dengan kain lembap,” ujar Hendro kepada detikProperti dalam acara Indonesia Design Week Exhibition di Indonesia Design District, PIK2, Selasa (16/9/2025).

    2. Semir Enam Bulan Sekali

    Selanjutnya, furnitur kayu juga perlu rutin dirawat menggunakan produk pembersih khusus furnitur atau semir setiap enam bulan sekali. Caranya cukup dengan mengoleskan produk tersebut menggunakan kain.

    3. Hindari Benturan

    Pemilik perlu berhati-hati ketika menggunakan furnitur kayu. Hindari benturan keras pada furnitur untuk menjaga bentuknya.

    “Furnitur itu mesti dipakai selayaknya, jangan sering tertabrak benda keras,” ucapnya.

    4. Letakkan Sesuai Peruntukan

    Terakhir, pastikan untuk meletakkan furnitur kayu di tempat yang sesuai peruntukannya. Perhatikan label furnitur untuk mengetahui penggunaannya bisa di dalam atau di luar ruangan.

    “Furnitur yang memang dilabeli indoor dia nggak bisa direct kena sinar matahari, atau furnitur yang tidak bisa kena hujan secara terus menerus itu harus ditaruh di posisi yang lebih aman,” kata Hendro.

    “Kalau memang buat outdoor ya harus beli yang benar-benar outdoor yang (aman) kena direct sinar matahari dan direct kena hujan,” sambungnya.

    Itulah tips untuk menjaga furnitur kayu tetap awet, kinclong, dan indah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Pakai Air, Begini Cara yang Benar Bersihkan Meja Kayu


    Jakarta

    Cara membersihkan meja kayu berbeda dengan material lainnya. Sebab, kayu merupakan material alami yang rentan dengan bahan-bahan kimia.

    Memang agak sulit melihat kotoran pada meja kayu karena warnanya yang gelap dan memiliki corak di seluruh permukaan. Harus benar-benar jeli untuk melihat kotoran pada meja kayu.

    Dilansir Martha Stewart meja kayu harus dibersihkan minimal seminggu sekali. Caranya dengan memastikan setiap sudutnya tidak berdebu, setiap sisinya aman, tidak ada yang rusak, tergores, atau kotor karena noda lengket.


    Dilansir The Kitchn, begini cara membersihkan meja kayu yang efektif.

    1. Bersihkan Pakai Kain Mikrofiber

    Cara paling mudah membersihkan meja kayu adalah dengan memakai kain bersih atau mikrofiber. Kain tersebut lebih baik dibuat lembap untuk mengangkat noda, debu, hingga remah-remah makanan yang menempel di meja.

    2. Bikin Larutan Pembersih dari Sabun Cuci Piring

    Apabila ingin lebih bersih lagi, siapkan air hangat dan masukkan dua tetes sabun cuci piring. Celupkan kain mikrofiber lembap dan peras hingga tidak ada air yang menetes atau busa. Usap perlahan dan pastikan tidak ada sabun atau busa yang tertinggal.

    Terakhir, jangan lupa keringkan menggunakan kain kering bersih karena meja kayu tidak bagus jika sering basah.

    3. Gunakan Cuka dan Minyak Zaitun

    Campuran cuka dan minyak bisa menjadi senjata ampuh menghilangkan noda bekas air akibat gelas basah. Masukkan kedua cairan tersebut dengan komposisi setara. Pakai kain lembut untuk mengusap area cincin, serat-serat kayu. Terakhir, keringkan dengan kain bersih dan lembut.

    Bahan-Bahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Furnitur Kayu

    Ketika membersihkan furnitur kayu hindari penggunaan produk yang abrasif, asam, atau mengandung bahan kimia keras, seperti cuka pekat dan alkohol. Selain itu, hindari perabotan kayu dari tempat lembap dan dekat dengan sumber air. Keberadaan air dapat menyebabkan kayu melengkung, memudarkan warnanya, dan bahkan menimbulkan noda.

    Itulah tips membersihkan meja kayu, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com