Tag: furniture kayu

  • 3 Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Furniture dengan material kayu banyak dimiliki orang. Sebab, Furniture kayu dinilai membawa kehangatan dan cocok untuk di segala desain.

    Kayu merupakan material yang tahan lama dan cukup mudah perawatannya. Namun, harus sering dibersihkan agar tidak berdebu. Terlebih lagi apabila ada tumpahan air, maka harus segera dibersihkan agar tidak berbekas.

    Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari The Spruce, Selasa (6/2/2024), ada dua cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Cara pertama adalah membersihkan noda air dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada Furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada Furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, astikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furnituree polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan Furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar Furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Kamu bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap Furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan Furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali Furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari, kamu bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan Furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Kamu bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan Furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jenis Finishing Kayu Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Kayu merupakan bahan yang sering digunakan untuk berbagai model rumah. Mulai dari rumah model modern, kontemporer, maupun klasik.

    Permukaan kayu diperlukan untuk melindungi dari efek keausan (kerusakan yang disebabkan oleh suatu gesekan). Selain memberikan perlindungan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keindahan dan memastikan umur panjang permukaan kayu.

    Ada beragam pilihan jenis finishing kayu yang tersedia, kamu bisa sesuaikan dengan seleramu dengan mengetahui penjelasan di bawah ini.


    Jenis Finishing Kayu

    Dilansir dari situs Homesdirect 365, berikut adalah berbagai jenis finishing kayu.

    1. Wood Stain (Pewarna Natural Kayu)

    Finishing wood stain biasanya paling baik digunakan untuk mengubah warna permukaan kayu yang berwarna terang.

    Kelebihannya, jenis finishing kayu ini punya variasi warna. Namun, kekurangan finishing ini seringnya tidak memberikan banyak perlindungan.

    2. Water-Based Stains (Pelapis Kayu Berbasis Air)

    Pelapisan jenis pewarna kayu ini terkenal karena mudah diaplikasikan dan aman. Selain itu, produknya juga bisa cepat kering (bisa sekitar 1 jam) dan daya tutupnya sangat baik.

    Keunggulan lainnya yaitu jenis noda kayu sangat tahan terhadap lumut dan jamur, sekaligus bisa digunakan pada semua jenis kayu.

    Untuk mengaplikasikanya, bisa menggunakan bantalan busa, kain, atau sikat berbulu alami.

    3. Solvent-Based Wood Stain

    Jenis ini akan memberikan hasil akhir yang halus dan mudah diaplikasikan. Kekurangannya, kita memerlukan pelarut seperti white spirit untuk membersihkan kuas, tangan, dan peralatan lain yang digunakan.

    Waktu pengeringannya juga antara 2 dan 6 jam. Rentang waktu tersebut baru membuatnya cukup kering, untuk mengaplikasikan lapisan berikutnya.

    4. Wax Finish (Finishing Kayu dengan Lapisan Lilin)

    Pertimbangkan merek lilin pasta yang sudah jadi, karena untuk finishing kayu lilin yang murni tidak memberikan perlindungan jika digunakan pada furniture.

    Lapisan lilin akan ideal untuk benda-benda kayu yang jarang ditangani. Tapi, bukan pilihan terbaik untuk furniture yang ada luar ruangan karena warnanya bisa cepat kusam oleh sinar matahari.

    Jenis ini juga bisa diaplikasikan di atas lapisan kayu lainnya, untuk menambahkan kilau ekstra.

    5. Oil Finishes (Finishing Minyak)

    Jenis finishing kayu minyak mampu membuat tampilan alami permukaan kayu. Ada beberapa pilihan oil finishing yang bisa dipilih, seperti minyak tung (minyak Cina), minyak denmark, minyak biji rami, hingga minyak jati.

    Sebagai contoh, minyak jati sangat tahan air. Dengan waktu pengeringan sekitar 4 hingga 6 jam untuk menghasilkan hasil akhir matte.

    Umumnya, masing-masing jenis pelapis kayu ini memerlukan tiga lapis jika digunakan pada kayu telanjang.

    6. Danish Oil (Pernis Kayu)

    Pernis merupakan cat tanpa pigmen. Kebanyakan berwarna bening, dan punya sedikit warna dengan bahan satin atau hasil mengkilap.

    Jenis ini seringnya berbahan dasar pelarut, seperti pernis poliuretan (mengandung tiga unsur dasar: minyak pernis yang mengeras apabila terkena udara, resin untuk menambah kekuatan dan bentuk, serta pengencer).

    Salah satu kelebihan pernis kayu yaitu biasanya tidak memerlukan lapisan primer atau lapisan bawah.

    7. Tung Oil

    Tung oil disebut juga minyak Cina yakni minyak yang dihasilkan dari kacang pohon tung. Minyak ini sering dianggap sebagai pilihan yang ramah lingkungan dan sangat tahan terhadap jamur.

    Namun, salah satu kelemahannya yaitu waktu pengeringan. Diperlukan waktu antara 5 -30 hari untuk mengering sepenuhnya. Lama pengeringannya juga akan bergantung pada suhu udara.

    8. Linseed Oil

    Ada pilihan minyak biji rami mentah (raw linseed oil) dan biji rami rebus (boiled linseed oil). Bentuk paling murninya yaitu minyak biji rami yang tanpa bahan pengawet atau kimia.

    Pada proses pembuatannya, biji rami rebus biasanya akan diberi bahan aditif untuk membuatnya lebih kering.

    Minyak biji rami sendiri merupakan minyak alami yang diekstrak dari biji rami. Minyak ini sering digunakan dalam cat dan pernis, karena memberikan hasil akhir yang halus.

    9. Minyak Jati

    Walaupun namanya minyak jati, seringnya minyak ini tidak diekstraksi dari jati. Disebut minyak jati karena pengaplikasiannya digunakan pada kayu jati.

    Seringnya, setiap produsen memiliki campuran minyak dan pernis sendiri untuk dipasarkan sebagai minyak jati. Umumnya mengandung campuran minyak biji rami dan minyak tung, dengan tambahan berbagai pengencer atau pernis.

    10. Shellac

    Shellac merupakan resin alami yang dihasilkan oleh serangga lac betina. Salah satu manfaat dari shellac yaitu mampu memberikan perlindungan UV. Sehingga, kayu tidak akan menjadi gelap selama bertahun-tahun.

    Namun seiring berjalannya waktu, kayu di bawahnya mungkin akan menjadi gelap apalagi jika kayu itu berwarna terang seperti pinus.

    Itu tadi beberapa jenis finishing kayu yang biasa digunakan. Pastikan kamu memilih jenis yang tepat ya.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Furniture Kayu Jadi Idola


    Jakarta

    Keindahan furnitur kayu tetap bertahan dari zaman dahulu hingga sekarang, dan tetap menjadi pilihan utama bahan furnitur daripada baja, batu, besi, plastik, dan lain-lain.

    Kekuatan dan usia pakai yang dimiliki oleh furnitur kayu menjadi alasan utama banyak masyarakat yang memilih bahan ini. Banyak yang memilih bukan karena sekadar tren, tapi karena tampilannya yang tak lekang oleh waktu.

    Dilansir dari Asian paints, Senin (26/2/2024), keindahan kayu bisa menaikkan mood dan suasana seluruh ruangan. Furnitur kayu menawarkan keanggunan pada ruangan manapun, dan berikut adalah beberapa alasan kamu bisa jadikan furnitur kayu sebagai titik fokus ruangan mu.

    1. Daya tahan

    Keuntungan utama dari furnitur kayu adalah sangat tahan lama dan kuat. Kalau kamu mau berinvestasi pada furnitur seperti meja makan, atau sofa untuk ruang tamu atau bahkan lemari pakaian untuk kamar tidurmu, lebih baik memilih kayu jati, atau jenis kayu solid kuat lainnya.


    Agar furnitur bertahan lebih lama harus dirawat dengan baik, hindari terkena sinar matahari langsung atau lembab. Semir kayu untuk memastikan tampilannya selalu seperti baru.

    2. Cocok untuk semua area

    Tidak seperti bahan furnitur lain, kayu terlihat bagus di hampir semua jenis suasana dan dalam desain apapun – industri, bohemian, tradisional, modern, kontemporer, dll. Apa pun gaya desainmu, furnitur kayu adalah pilihan yang tepat.

    3. Ramah lingkungan

    Dilansir dari EdgeWork Creative, kalau kamu mau berkontribusi terhadap lingkungan, maka pilihan yang tepat jatuh kepada furnitur kayu. Karena kayu tumbuh secara alami, bahan ini memiliki bau dan toksisitas yang sangat rendah, sehingga aman tidak hanya bagi alam tetapi juga bagi anak-anak dan orang tua.

    4. Tampilan elegan alami

    Kayu memiliki corak dan tekstur butiran yang indah sehingga membuatnya menonjol dibandingkan bahan furnitur lainnya. Inilah kenapa tampilan dari furnitur kayu tidak pernah ketinggalan zaman. Pengaplikasian cat kayu bisa menonjolkan polanya dan membuat furnitur kayu terlihat semakin indah.

    5. Perawatan mudah

    Furnitur kayu membutuhkan pembersihan dan perawatan yang mudah. Selama kamu tidak memaparkannya ke sinar matahari langsung atau terhindar dari kelembaban. Furnitur kayu juga tetap kokoh dan utuh di segala kondisi iklim. Kamu hanya perlu membersihkan dengan kain lembut dan semir kayu secara rutin.

    Berdasarkan beberapa keuntungan yang telah disebutkan di atas, kita menjadi tahu bahwa memilih furnitur kayu adalah pilihan yang bijak untuk kamu yang masih bingung menentukan pilihan. Kamu mungkin harus membayar mahal di awal, tapi furnitur kayu adalah investasi jangka panjang yang layak untuk mengisi rumahmu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Membersihkan dan Merawat Furniture Kayu yang Baik dan Benar



    Jakarta

    Furnitur berbahan dasar kayu sering menjadi pilihan pemilik rumah untuk mengisi hunian mereka. Bahan ini memang memiliki desain dengan keindahan yang alami serta dapat melengkapi tampilan interior rumah.

    Akan tetapi, karakteristik furnitur kayu sebenarnya membutuhkan perawatan khusus. Terlebih, harganya yang tidak murah, sehingga penghuni rumah harus lebih berhati-hati dalam menjaga furnitur ini.

    Tak perlu khawatir, merawat furnitur kayu tidak terlalu rumit, tetapi membutuhkan kerajinan. Berikut ini berbagai cara tepat menjaga kondisi furnitur kayu dilansir dari laman archeyes, dikutip Minggu (3/3/2024).


    Rutin Bersihkan Debu

    Salah satu hal paling penting dalam merawat furnitur kayu adalah membersihkan debu. Sebaiknya, bersihkan furnitur dari debu seminggu sekali atau lebih sering jika tinggal di tempat rawan debu atau ada hewan peliharan.

    Kamu boleh gunakan mikrofiber atau kain lembut untuk mengelap permukaan furnitur dengan perlahan dan mengikuti arah motif kayunya. Apabila ada noda membandel, kamu bisa pakai kain agak basah. Selain itu, bisa juga memakai penyedot debu dengan hati-hati agar tidak menimbulkan goresan.

    Hati-hati Ketika Memindahkan Furnitur

    Ketika sedang memindahkan furnitur kayu, lakukan dengan perlahan dan hati-hati agar tidak tergores karena terseret atau tersenggol. Sebaiknya mengangkat furnitur kayu, tetapi jika tidak memungkinkan masih bisa menggunakan selimut atau handuk sebagai alas.

    Sesuaikan Perawatan Sesuai Jenis Kayu

    Setiap jenis bahan kayu memiliki karakteristik tersendiri, sehingga cara perawatannya juga berbeda. Umumnya, furnitur kayu terbagi menjadi kayu keras dan kayu lunak.

    Jenis kayu yang keras dianjurkan agar dibersihkan dengan sedikit air atau pembersih kayu khusus. Selain itu, kayu keras juga perlu dioleskan minyak atau lilin khusus secara berkala.

    Sementara kayu lunak perlu rajin dibersihkan dari debu dengan kain lembut dan dijaga dari tumpahan cairan karena lebih rawan membekas.

    Bersihkan dengan Produk Berbahan Alami

    Bersihkan kayu dengan produk berbahan alami supaya tidak merusak permukaan furnitur. Kamu bisa gunakan sabun lembut atau cuka putih sebagai cairan pembersih alami.

    Campurkan satu air dengan cuka putih dengan perbandingan 4:1 dan simpan dalam botol semprotan spray bottle. Semprotkan ke furnitur, lalu lap dengan kain lembut hingga kering.

    Sementara kalau ingin menggunakan sabun, campurkan sabun cuci piring lembut dengan air. Semprotkan cairan tersebut ke furnitur, kemudian bilas dengan air dan keringkan dengan kain.

    Poles Secara Berkala

    Hal lain yang tidak kalah penting dalam merawat furnitur kayu adalah memoles atau memberi lapisan lilin pada permukaannya. Langkah ini membantu melindungi kayu dari kotoran dan lembab. Memoles furnitur kayu sebaiknya dilakukan setiap beberapa minggu sekali, sementara mengoleskan lilin setiap 1-3 tahun.

    Gunakan Alas pada Furnitur

    Jika furnitur kayu berupa meja, lindungi permukaannya dengan menggunakan alas meja atau tatakan gelas. Hal ini untuk mencegah timbulnya goresan atau kontaminasi cairan. Pilihlah alas yang berbahan lembut dan non-slip.

    Cegah Paparan Sinar Matahari

    Paparan sinar matahari dan panas dapat mengubah warna permukaan furnitur kayu. Untuk melindunginya, letakkan furnitur jauh dari jendela dan paparan sinar matahari langsung.

    Jika tidak memungkinkan, kamu dapat memasang gorden tipis untuk menghalangi sinar matahari. Selain itu, bisa juga memasang cairan pelindung kayu yang dapat menangkal sinar UV.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Furniture Kayu yang Tahan Air dan Cara Merawatnya



    Jakarta

    Kayu adalah salah satu bahan furniture di rumah yang rentan rusak jika terkena air. Meskipun begitu, ada jenis kayu yang tahan air dan kelembapan. Sayangnya biasanya harganya lebih mahal dari jenis kayu pada umumnya. Jika tidak bisa membeli jenis kayu yang tahan air, kamu bisa melindungi permukaannya dengan finishing cat.

    Tanda-tanda furniture kayu rusak akibat air biasanya cat yang melapisi menggelembung dan lama kelamaan mengelupas. Tanda ini terlihat jelas jika kamu membeli furniture kayu yang warnanya bukan seperti kayu asli. Selain cat yang menggelembung, terlihat bekas air pada permukaan kayu, warna kayu yang memudar, hingga permukaan kayu yang menggembung tidak rata seperti semula. Munculnya jamur pada furnitur kayu juga menandakan kerusakan akibat air.

    Jenis Kayu yang Tahan Air

    Melansir dari Duffield Timber, Selasa (4/6/2024), jika ingin membeli atau membuat furniture dari kayu yang tahan air dan tidak mudah lapuk, ada beberapa jenis kayu yang disarankan, berikut diantaranya.


    1. Kayu Walnut (Kenari)

    Untuk jenis ini kebanyakan produknya adalah kayu impor. Kayu jenis ini dikenal tahan terhadap air, tetapi hanya untuk furniture di dalam ruangan saja. Selain jadi furniture, kayu walnut juga bisa dipakai pada lantai rumah.

    2. Kayu Jati

    Kayu jenis ini mudah ditemukan di Indonesia, meskipun harganya memang cukup mahal. Namun, kayu ini memiliki kualitas yang bagus dan tentunya tahan air.

    3. Kayu Iroko

    Jenis kayu satu ini berasal dari Afrika. Jika kamu ingin memiliki pilihan yang sama bagusnya seperti kayu jati, kamu bisa memakai kayu Iroko, sebab kayu ini sering disebut kayu jatinya Afrika.

    Selain bisa jadi bahan furniture, kayu Iroko juga sering digunakan untuk pagar rumah, lantai, hingga bahan kapal karena tahan air.

    4. Kayu Ulin

    Jenis satu ini juga mudah ditemukan di Indonesia. Kayu ulin termasuk jenis kayu yang unik karena semakin terkena air, kepadatannya semakin bertambah. Namun, jika dibandingkan jenis kayu lain, permukaan kayu ulin sedikit bertekstur dan terlihat memiliki retak.

    Cara Melindungi Furniture Kayu Agar Tak Mudah Lapuk

    Produk furniture dari kayu saat ini banyak pilihannya. Tidak sedikit yang harganya murah memiliki desain yang bagus atau minimalis. Biasanya yang seperti ini ketahanannya terhadap air tidak begitu bagus. Namun, kamu bisa melindungi furniture kayu tahan air agar tidak mudah lapuk dengan cara melapisinya dengan sebuah cat finishing.

    Menurut Homify, terdapat beberapa cat finishing untuk kayu seperti lilin, pernis, minyak, shellac (sejenis resin), dan pelapis berbahan dasar air. Masing-masing bahan pelapis menawarkan perlindungan, kemudahan pengaplikasian, daya tahan, kemudahan perbaikan, dan hasil akhir yang berbeda-beda.

    Pernis yang berbahan dasar minyak memiliki daya tahan terbaik dalam hal ketahanan air. Pernis yang menggunakan uretan untuk resinnya (biasanya diberi label poliuretan) lebih cepat mengeras, cepat menyebar, dan dapat melindungi permukaan kayu dari kelembapan. Penggunaan pernis juga bagus untuk furniture kayu di dapur atau kamar mandi yang mudah terkena air dan lembap.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Perabotan Kayu Digerogoti Rayap dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memakai furniture atau material bangunan dari kayu, risikonya adalah rayap. Hewan kecil ini, terkadang tanpa disadari sudah menggigit kayu di rumah hingga menimbulkan lubang-lubang kecil.

    Keberadaan hewan ini apabila dibiarkan lama kelamaan akan membuat kayu keropos yang bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Maka dari itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Namun, tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghilangkan Goresan pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Goresan pada furniture kayu kesayangan kamu dapat membuat frustasi, tetapi jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana dan efektif untuk menutupi goresan itu.

    Baik itu kecil atau noda yang lebih kentara, kamu dapat menyembunyikan goresan pada furnitur dengan cepat dan mudah untuk mengembalikan keindahan furniture kamu. Simak pembahasan berikut mengenai perbaikan furniture menggunakan barang-barang rumah tangga umum serta metode tingkat profesional untuk perbaikan yang tahan lama.


    Cara menghilangkan Goresan pada Furniture

    Pena dan Spidol

    Melansir Real Simple, salah satu cara termudah untuk menghapus goresan dari furnitur kayu adalah dengan memakai perlengkapan perbaikan furnitur dengan spidol atau pena khusus yang bisa menyamarkan goresan.

    Misalnya, satu pak berisikan 6 sampai 13 spidol dapat mencakup beberapa warna kayu, seperti maple, ceri, mahoni, dan kenari. Dengan pena atau spidol ini, cukup bersihkan area tersebut terlebih dahulu, pakai spidol untuk menggambar di atas goresan, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Kacang Kenari

    Kacang kenari lebih dari sekedar camilan bergizi, melainkan juga bisa sebagai metode penghapusan goresan DIY yang terkenal adalah dengan menggosokkan biji kenari pada goresan, biji ini akan melepaskan minyak alami yang meleleh. Jangan lupa untuk menggosokkan biji kenari pada area yang tergores, kemudian lap dengan tisu.

    Air

    Cara lain yang lebih sederhana adalah dengan air. Air mampu menghilangkan goresan pada funitur kayu kamu. Disarankan untuk menepuk goresan dengan lembut untuk melihat apakah cara ini berhasil.

    Lemon

    Goresan kecil kadang dapat dihilangkan dengan sedikit air jeruk lemon. Setelah membersihkan ke berbagai furnitur, tuangkan air jeruk lemon ke kain mikrofiber dan gosokkan pada goresan selama beberapa menit.

    Atau kamu juga bisa menggosokkan air jeruk itu sendiri pada goresan. Jika kamu mendapati goresan tersebut larut, maka tugas kamu berhasil, tetapi jika tidak maka oleskan kembali.

    Lilin Pelembab

    Lilin pelembab merupakan solusi lain yang dapat kamu aplikasikan untuk menutupi goresan. Cukup oleskan sedikit lilin pelembab, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    Semir Sepatu

    Apabila kamu mau menyamakan warna kayu, maka kamu dapat memakai semir sepatu untuk menghilangkan goresan pada furnitur kayu. Oles semir sepatu di area yang tergores, kemudian bersihkan sisa-sisanya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Banyak orang yang memiliki furniture kayu karena daya tahannya, warnanya, serta kesan hangat yang diberikan. Furniture tersebut juga cocok untuk berbagai macam desain rumah.

    Bahan kayu merupakan salah satu material yang diincar karena perawatannya tak terlalu sulit. Meski mudah dirawat, furniture kayu juga tetap harus dibersihkan apalagi jika terkena tumpahan air.

    Tumpahan air yang tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan noda. Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, pastikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furniture polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture


    Jakarta

    Pernah lihat bubuk kayu di sekitar perabotan? Itu bukan sekadar bubuk kayu, tapi merupakan kotoran berbentuk bubuk dari kumbang bubuk kayu.

    Kumbang bubuk kayu ini merujuk pada beberapa spesies kumbang perusak kayu yang termasuk pada tiga famili berbeda dalam kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Seperti namanya, kumbang ini menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Serangga ini mirip rayap yang bisa merusak furniture kayu.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang yang menyebabkan adanya lubang. Beberapa spesies hanya memakan kayu keras, namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


    Lantas, bagaimana caranya untuk menghilangkan serangga ini? Berikut ini informasinya.

    1. Beri Lapisan Kayu

    Salah satu cara untuk mencegah kayu keropos karena dimakan kumbang bubuk kayu adalah melapisinya. Lapisi permukaan kayu dengan lak, cat, atau pernis agar kumbang bubuk kayu betina enggan bertelur di permukaan benda.

    2. Jaga Kelembapan Kayu

    Cara lain yang bisa dilakukan adalah menjaga kayu agar tidak terlalu lembap. Serangga ini sangat menyukai kayu yang lembap, maka dari itu kelembapan kayu kalau bisa dijaga di bawah 20 persen. Beberapa ahli percaya, jika kayu dijaga tetap kering maka tidak perlu menggunakan insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu.

    3. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti Kumbang Bubuk Kayu

    Dilansir dari The Spruce, apabila furniture kayu di rumah sudah ada kumbang bubuk kayu, sebaiknya segera disingkirkan dan ganti kayu apabila yang dimakan kayu struktural. Saat mengganti kayu, jangan lupa untuk memeriksa bahan bangunan sebelum membawanya ke rumah.

    4. Pakai Insektisida

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan insektisida. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang di dalam kayu maupun yang masuk atau keluar di permukaan kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

    Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

    Itulah beberapa cara mencegah dan menghilangkan kumbang bubuk kayu. Semoga membantu ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda Air di Furniture Kayu? Hilang Cuma Pakai Pasta Gigi dan Mayones!


    Jakarta

    Furniture yang terbuat dari bahan kayu kerap menjadi pilihan penghuni rumah. Furniture berbahan kayu dipilih karena memiliki warna alami yang indah dan juga awet.

    Furniture kayu juga perlu dibersihkan meski hanya ada tumpahan air. Jika tidak segera dibersihkan, bisa-bisa akan ada noda air di furnitue kayu.

    Walau demikian, penghuni rumah nggak perlu khawatir kalau ada noda air di furniture kayu. Sebab, masih ada cara untuk membersihkannya.


    Cara Menghilangkan Noda Air

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.

    1. Pakai Mayones atau Minyak Zaitun

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayones ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Pakai Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Hair Dryer

    Cara selanjutnya adalah menggunakan hair dryer atau pengering rambut. Khusus cara ini, harus segera dilakukan saat furniture kayu masih lembap.

    “Gunakan hair dryer pada pengaturan terendah, lalu arahkan ke noda air. Gerakkan pengering rambut untuk memastikan tidak ada panas langsung yang mengenai kayu, yang dapat menyebabkan kayu terlalu panas,” ujar ahli kebersihan Sarah Dempsey, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (6/8/2025).

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuatnya lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai di dalam rumah.

    3. Tutupi Furniture

    Menutup bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda air dan cara merawat furniture kayu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com